Skip to playerSkip to main content
  • 2 years ago
VIVA – Pusat Data Nasional (PDN) yang dikelola Kementerian Komunikasi dan Informatika mengalami gangguan sejak 20 Juni lalu. Menurut Hinsa Siburian, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), server PDN terkena serangan ransomware yang mengakibatkan data penting terkunci dan tidak dapat diakses. Hinsa juga menyoroti kurangnya perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki jurusan keamanan siber. [DRP-DA]

Category

🗞
News
Transcript
00:00Kita sedang menghadapi insiden siber yang menyarang pusat data sementara saat ini, itu terjadi kemarin tanggal 20.
00:21Salah satu yang diuraikan tadi ransomware yang menyandra data, bisa Bapak bayangkan semua data
00:29yang di pusat data sementara itu terenkripsi, terkunci, tidak bisa digunakan.
00:37Tentunya adalah yang membuat ransomware tersebut.
00:43Jadi saya katakan ya dialah yang membuat senjata, tapi sifatnya menyandra.
00:49Kalau dia sudah sandra baru dia hubungi, eh karena ini kebetulan dikelola sama Telkom Sigma,
01:02tempat pusat data sementara ini, mereka menghubungi Telkom Sigma, eh datamu sudah saya sandra,
01:10kamu bayar tebusan 8 juta US Dollar, itulah.
01:15Sekarang pertanyaannya, apakah kita akan bayar itu?
01:218 juta US Dollar itu besar itu, 100 sekian miliar, ya kan?
01:26Kemudian, uibawah pemerintah, gimana uibawah pemerintah?
01:31Apakah pemerintahan kita ini bisa dikompas-kompas kalau atau di ini, ya kan?
01:36Tidak mungkin.
01:37Jadi inilah yang kita upayakan sekarang, bekerja sama dengan yang memiliki pusat data ini adalah Telkom Sigma,
01:47kemudian tentunya yang bertanggung jawab untuk, apa istilahnya,
01:54karena ini sebenarnya dalam SPBE itu kan ditanggung jawab dari Gemimpo.
02:01Tapi kan untuk mengelola ini perlu di pihak Ketiga, kira-kira itu kondisinya.
02:10Nah, tapi saya katakan apapun yang terjadi itu adalah tanggung jawab kita bersama,
02:16adalah tentunya sebuah badan siber itu akan sangat tergantung dari tiga hal,
02:24sumber daya manusianya, tata kelolanya, dan teknologi yang digunakan.
02:31Nah, kalau kita lihat dari sumber daya manusia, ya kita masih, katakanlah dari sisi pendidikan formal,
02:40ada berapa sih perguruan tinggi yang memiliki jurusan cybersecurity?
02:45Kalau dari jurusan komputer banyak, ini juga menjadi masalah kita.
02:51Ini juga menjadi masalah kita.
02:54Kemudian dari sisi tata kelola, ini tentunya sangat tergantung dengan sumber daya manusia tadi yang dibangun.
03:02Kemudian dari teknologi yang saya katakan.
03:04Ibu Bapak sekali yang saya hormati, itulah gambaran, ciset yang dibentuk ini tidak terlepas dari tiga hal tersebut.
03:12Sumber daya manusianya, kemudian tata kelolanya, bagaimana di situ mekanisme, bagaimana prosedur-prosedur, bagaimana teknologinya.
Be the first to comment
Add your comment

Recommended