Skip to playerSkip to main content
  • 2 years ago

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan hujan sangat ekstrem hingga sedimentasi menjadi biang kerok banjir bandang yang melanda Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Hal ini disampaikan Jokowi usai meninjau pengungsian, di Demak, Jawa Tengah (22/3/2024).

 

Selain itu, Jokowi juga mengungkapkan sedimentasi waduk juga menjadi biang kerok banjir bandang yang melanda Demak. 

 

Tidak hanya itu, Jokowi mengatakan banyak pembalakan liar hingga alih fungsi lahan juga menjadi penyebab banjir di Demak. Sehingga, tidak ada resapan-resapan air ketika curah hujan dengan intensitas tinggi turun di wilayah Demak.

 

Oleh karena itu, Jokowi menegaskan agar alih fungsi lahan dan pembalakan liar harus dicegah agar tidak terjadi bencana banjir bandang seperti terjadi di Demak.

 

Reporter: Binti Mufarida

Produser: Reza Ramadhan

Category

🗞
News
Transcript
00:00 Ya ini memang hujannya sangat ekstrim,
00:04 karena hujan ekstrim itu 150 milimeter,
00:09 yang di sini sudah 238 milimeter.
00:14 Sangat ekstrim sekali,
00:16 sehingga tanggul yang ada
00:19 tidak muat dan menggerus dan jebol tanggulnya.
00:31 Tapi tadi malam yang lebar itu
00:34 yang jebol 16 meter, tadi malam jam 1
00:37 sudah tertutup, selesai dikerjakan
00:46 selama 4 hari berturut-turut,
00:47 siang-malam. Dan kita harapkan yang kedua,
00:51 awan di atas juga telah dilakukan TMC,
00:57 sehingga bisa digeser ke arah laut.
01:02 Ini juga akan sangat mengurangi
01:06 hujan yang ada di Kabupaten Demak dan sekitarnya.
01:11 Kemudian yang ketiga juga yang berkaitan
01:15 dengan yang sudah, ini sudah turun dari 2 meter,
01:18 kita tadi mendapatkan laporan,
01:22 hampir semuanya sudah setengah meter,
01:26 50 senti, tetapi apapun itu tetap mengganggu
01:31 aktivitas warga, sehingga yang ketiga
01:33 nanti akan kalahkan pembawaan-pembawaan.
01:37 [Musik]
01:42 Terima kasih.
Comments

Recommended