Skip to playerSkip to main content
  • 2 years ago
VIVA –  Kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Depok, KPU Kota Depok digeruduk ratusan massa dari Partai Keadilan Sejahtera atau PKS Depok pada Rabu, 6 Maret 2024. Mereka menuntut KPU mengusut dugaan penggelembungan suara di Kota Depok yang mengarah ke salah satu partai untuk tingkat DPR RI. 

Pengelembungan suara ini diduga terjadi di dua PPK yaitu Kecamatan Sumkajaya dan Sawangan. Saksi sejumlah partai mengungkapkan aplikasi Sirekap bergerak sendiri dan terjadi perubahan angka ketika petugas penghitungan istirahat. Diduga ada pihak yang ingin menyulap hasil perolehan suara.

Adapun, massa meninggalkan lokasi setelah mendapat penjelasan dan menyerahkan sejumlah tuntutan ke Ketua KPU Kota Depok. (Galih Purnama) [RP-KY]

Category

🗞
News
Transcript
00:00 [Musik]
00:06 Jadi kita ini satu-satu ya Pak, kalau sawangan memang saya nggak dapat laporan
00:11 tiba-tiba itu pada saat pleno itu data berubah gitu kan
00:17 karena awalnya saya kan monitoring untuk seluruh yang belum pada malam minggu itu
00:23 untuk kapan dilakukan proses rekabdulasi
00:27 nah semuanya itu masih aman
00:30 kemudian pada minggu siang memang ada pergerakan itu tadi yang diluar kendali daripada PPK
00:41 contoh di Tapos itu, posisi sedang istirahat
00:44 PPK mungkin Bapak juga dengar ceritanya, ibaratkan kan gitu
00:48 PPK istirahat, PANWASCAM itu tiba-tiba saya rekab berubah, bergerak sendiri
00:54 yang pada saat PPK ada di situ memelototin itu
00:58 kemudian PANWAS itu di Tapos ya, kemudian di Sumatra juga melaporkan
01:05 ketika ada finalisasi, komputernya tiba-tiba putih
01:09 terus ada beberapa, mungkin Bapak-Bapak juga sudah terima laporan juga kan
01:13 tiba-tiba ada angka yang berubah
01:19 tanpa mereka melakukan itu, ibaratnya kan gitu
01:23 kemudian apa yang kami lakukan untuk kecamatan Sukmacaya sudah clear Pak
01:27 sudah dilakukan penjermatan di tingkat PPK
01:31 bersama saksi PANWASCAM dengan melakukan prosyek terhadap Cplano yang ada di si rekab itu
01:41 dengan mencocokkan apabila si rekab tidak sesuai dengan Cplano
01:44 maka dilakukan koreksi atau pembetulan disesuaikan dengan Cplano
01:48 itu untuk Sukmacaya sudah clear
01:50 untuk kecamatan Tapos sampai dengan semalam
01:54 4 pemilihan sudah clear
01:57 untuk pemilihan Presiden, Pemilihan DPR RI, Pemilihan DPR Provinsi
02:03 nah yang belum clear itu untuk pemilihan kota
02:06 kota semalam itu posisinya tinggal 3 kelurahan Pak
02:11 juga sama posisinya dilakukan penjermatan
02:14 hari ini di kecamatan Tapos dilakukan penjermatan terhadap 3 kelurahan tersebut
02:19 bersama para saksi dan PANWAS
02:22 nah kemudian yang untuk kecamatan Sawangan
02:25 dilakukan penjermatan untuk pemilihan Presiden
02:32 baru pemilihan Presiden
02:34 hari ini, pagi ini akan dilanjutkan untuk penjermatan di
02:38 pemilihan DPR Provinsi sama DPR RI Kabupaten Kota
02:45 mudah-mudahan dapat selesai sehingga kita bisa melanjutkan proses rekab
02:49 intinya kita berupaya untuk menjaga suara sesuai dengan hasil yang ada di Cplano
02:56 tidak hanya kepada saksi PKS, saksi partai lain pun
03:00 apabila memiliki bukti terhadap ada hasil yang dirubah atau apa
03:06 kita kembali kepada Cplano untuk dicocokan atau dikorasi si rekab itu
03:11 terima kasih
03:13 Terima kasih.
03:15 Terima kasih.
03:17 Terima kasih.
03:19 (Sampai jumpa di video selanjutnya)
03:21 (Sampai jumpa di video selanjutnya)
Comments

Recommended