Skip to playerSkip to main content
  • 2 years ago
Nakula Villa Management & Rental adalah perusahaan manajemen villa dan rental yang menyediakan akomodasi liburan eksklusif. Dalam pengelolaannya terdapat lebih dari 70 villa di lokasi pariwisata seperti Nusa Dua, Jimbaran, Seminyak, Kerobokan, Canggu, Berawa, Sanur, Ubud, dan Tabanan. Nakula mencoba beradaptasi memenuhi kebutuhan dan preferensi wisatawan yang terus berubah.

Category

📺
TV
Transcript
00:00 Dan pembersa kita kali ini sudah berada di segmen CREATE UP dan tentunya masih bersama rekan saya Kezia Tujuh.
00:05 Iya Pajar, kalau kita bicara staycation pasti identik juga dengan villa-villa ya.
00:10 Di segmen CREATE UP kali ini kita akan membahas tema menarik,
00:14 Cuart ala Startup Management Villa Premium.
00:16 Dan sudah tersambung bersama kami di LINE ZOOM bersama dengan Mas Ankarsa Nasatria,
00:21 Corporate General Manager Nakula Villa Management and Rental.
00:24 Mas Nasatria apa kabar?
00:26 Kuat baik, bagaimana kabar Kezia dan Pajar?
00:29 Menarik sekali, tadi kita disebutkan bahwa Nakula ini adalah rental villa management.
00:34 Apa yang kemudian membuat industri manajemen villa menjadi menarik khususnya bagi Mas Nasatria dan Nakula?
00:39 Oke, dua hal yang saya coba mau share.
00:42 Pertama ketika pandemi ya, di mana Bali 80% sektor main industry di Bali itu terkuruk.
00:47 Somehow demand wisatawan terhadap villa itu semangat meningkat.
00:53 Kenapa seperti itu?
00:54 Karena ada dua hal faktor penting yang mereka pilih adalah pertama privacy.
00:58 Di villa kita memiliki privacy lebih dan yang kedua kita mempunyai gathering place for them untuk
01:05 enjoying their moment ketika mereka berwisata.
01:09 Nah itu ketika masa pandemi ya, ketika pasca pandemi berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Provinsi Bali,
01:16 di mana 5,2 wisatawan manca negara,
01:20 dengan rata-rata sekitar 16 ribu wisatawan per hari,
01:26 dan untuk wisatawan sentara itu sekitar 9,4 juta,
01:33 di mana angka tersebut melebihi target pemerintah Indonesia,
01:37 dan di situ mengindikasikan bahwa kita di Bali ini sudah pulih dari pandemi.
01:42 Kira-kira seperti itu.
01:44 Oke, jadi marketnya cukup besar begitu ya, lalu bagaimana kemudian para pengembang
01:50 ataupun manajemen villa seperti Nakula untuk mengejar ceruk market ini, Mas Nasatria?
01:54 Ya, pada dasarnya dengan kita melihat perkembangan pariwisata yang sangat signifikan,
02:01 dan tentunya 2024 ini pemerintah juga menargetkan angka yang lebih tinggi,
02:06 sekitar 12 juta wisatawan atau sekitar 5,7 juta,
02:12 target atau strategi kita pada dasarnya adalah pertama internal strategy,
02:20 di mana kita secara profesional menentukan tim kami,
02:25 tidak hanya untuk memberikan kualitas produk yang baik,
02:29 tapi juga kualitas servis yang baik.
02:31 Itu satu hal yang pada umumnya villa owner akan melihat hal tersebut.
02:35 Yang kedua adalah mengenai self-sustain dari produk tersebut,
02:40 di mana bisa menghasilkan dividend per bulannya,
02:44 pada saat yang sama villanya terjaga dengan kondisi yang baik,
02:48 sehingga ke depannya bisa menambahkan capital gain dari investment tersebut.
02:52 Baik, tadi disebutkan ada narasi bahwa ada villa owner,
02:56 berarti ada mungkin pihak lain yang bekerja sama dengan Nakula.
02:59 Mungkin bisa dijelaskan Mas Nasatria, bagaimana cara Nakula bekerja,
03:02 dan solusi apa yang ditawarkan yang membedakan Nakula dengan yang lainnya?
03:06 Oke, basically ada beberapa hal yang membedakan kita dengan manajemen lain pada umumnya.
03:14 Yang pertama profit sharing base,
03:16 which means our profit total is really tied with the performance of the villa.
03:23 Itu yang pertama.
03:24 Yang kedua, flexible management agreement,
03:28 di mana kita hanya perlu two months notification ketika owner decide to sell the property
03:35 or somehow tidak lagi mau merentalkan propertinya.
03:40 Kemudian yang ketiga, transparansi,
03:43 di mana setiap owner itu memiliki login khusus ke property management system
03:49 untuk mengakses performance dari propertinya,
03:51 baik dari sisi sales and marketing, profit, dan juga operasional.
03:56 Itu yang membedakan kami dengan manajemen pada umumnya.
04:01 Kalau dari batasan manajemennya seperti apa Mas Nasatria?
04:04 Mulai mungkin dari pemeliharaan hingga marketing.
04:07 Apa yang kemudian menjadi pembeda dari Nakula terkait pemeliharaan dan juga marketingnya?
04:13 Oke, produk kita ada tiga.
04:17 Yang pertama manage only.
04:19 Jadi ketika owner decide untuk memiliki suatu property,
04:23 tentunya hal yang pertama yang dia lihat adalah bagaimana property vacation homenya dia terawat dengan baik.
04:31 Itu yang pertama, service kita.
04:32 Yang kedua adalah sales and marketing only.
04:34 Jadi kita membantu property owner untuk menjualkan dan memarketkan propertynya.
04:40 Dan yang ketiga adalah full service.
04:43 Di mana semua baik manajemen operasional maupun juga sales and marketing kita handle.
04:51 Tentunya dengan strategi kita yang dinamis,
04:56 kita confidence menjadi the leading company di Bali khususnya dan di Indonesia very soon.
05:06 Oke baik, ini masih bisa kita ulas lebih dalam lagi Mas Nasatria.
05:11 Tapi nanti tahan dulu, saya jadah kita akan juga kembali.
05:14 Pemirsa tetaplah bersama kami, CreateUp kembali bersama saya jadah.
05:17 Terima kasih Anda masih bersama kami dalam CreateUp dan kembali kita lanjutkan diskusi menarik kita di hari ini.
05:23 Iya Pemirsa dan tadi kita sudah bicara mengenai bagaimana pola kerjasama juga.
05:28 Apa juga yang kemudian ditangani oleh Nakula dari segi pemeliharaan dan juga marketing.
05:33 Mungkin pola kerjasama tadi sudah sempat dikasih teaser sedikit ya.
05:38 Kalau mungkin boleh tahu Mas Nasatria ada sudah berapa banyak villa yang ditangani oleh Nakula saat ini?
05:44 Oke, most of our villa berada di main tourism destination di Bali.
05:51 In total kita ada 70 plus and keep on growing karena ada beberapa opening yang akan kita lakukan sampai 3 bulan ke depan.
06:03 Dan saya yakin ke depannya akan tambah.
06:06 Selain 70 stand alone premium villa, kita juga ada 4 hotel dan 2 co-working.
06:16 Oke, Mas Nasatria katakanlah saya atau Zenny sebagai pemilik villa gitu ya, contohnya di Bali misalkan.
06:23 Saya ingin bekerjasama dengan Nakula, apa yang harus kita lakukan dan gimana kemudian caranya kita bisa bekerjasama?
06:29 Pada dasarnya simple aja.
06:32 Customer bisa approach our reservation team yang nanti akan di pass on informasinya ke saya dan team.
06:42 Hal yang pertama tentunya adalah assessment terlebih dahulu terhadap propertinya.
06:47 Setelah itu kita akan kirimkan projection 1 tahun terhadap propertinya bersama drug management agreement untuk direview.
06:56 Dan dari sana that's it, dari sana hanya tinggal signing agreement dan kita mulai melakukan brand activation pada dasarnya.
07:07 Oke, dari kami misalnya, kalau tadi kan analoginya kami pemilik villa.
07:11 Kalau kemudian value apa nih yang kira-kira Nakula akan tawarkan kepada villa owner misalnya seperti saya dan Mas Fajar ketika bekerjasama dengan Nakula?
07:20 Oke, value yang pertama adalah profit sharing base ya, dimana kita hanya mengambil 15% dari profit.
07:30 Jadi setelah semua revenue dari villa tersebut dikumpulkan dan setelah semua expenses itu dibayarkan dalam 1 bulannya.
07:39 Nah kita hanya mengambil 15% profit sharing which I don't think that other management agreement menyesuaikan hal tersebut ya.
07:48 Approach kita lebih ke bottom approach while other company itu ke top approach.
07:55 Kemudian kita flexible contract yang saya bilang tadi, hanya cukup 2 months notification there will be no penalty untuk para pemilik owner jika tidak menggunakan biasa kita.
08:06 Yang ketiga adalah unlimited stay, jadi para owner itu tetap tanpa batas di propertynya sendiri.
08:14 Dan yang keempat adalah transparansi tersebut.
08:18 Oke, tapi dari Nakula sendiri nih Mas Hatrio, sebetulnya mencaratkan gak sih villa seperti ini kah yang harus atau yang bisa kerjasama dengan Nakula?
08:29 Atau justru ini open for all categories untuk villa jadi siapapun owner villa owner dengan kategori apapun ini bisa bekerja sama dengan Nakula?
08:40 Baik, thank you Mas Roger. Basically ya tentu kita punya kriteria di Nakula.
08:46 Pertama dari number of bedrooms.
08:49 Most of our stand alone villa itu mulai dari 3 bedrooms sampai ada yang 8 bedrooms, ada yang 5 bedrooms, ada pun juga yang 14 bedrooms.
09:02 Jadi number of bedroomsnya minimum 3, kemudian size atau luasan dari property tersebut.
09:09 Karena initially kenapa orang memilih tinggal di villa daripada tinggal di hotel, let's say ada ber-6, group of friends ber-6.
09:20 Ketika tinggal di hotel, they don't have the privacy untuk mereka gathering.
09:26 Tapi ketika di villa mereka dapat fasilitas, mereka dapat pool, mereka dapat ruangan yang cukup untuk mereka berkumpul.
09:34 Sehingga luasan area dan size untuk people gathering itu sangat menentukan selain juga dari desain villa tersebut.
09:45 Baik dari size nya memang sudah bisa dibilang Nakula punya manajemen villa yang untuk villa-villa yang size nya sudah besar ya.
09:53 Karena di atas 3 bedrooms. Lalu secara profitabilitas Mas Satri apakah sudah profit dan mungkin target ke depan seperti apa?
10:02 Alhamdulillah syukur sekarang most of our property itu profitable.
10:09 Otherwise kita tidak growing se-rapid ini khususnya setelah pandemi.
10:14 Dan tentunya ke depannya melihat perkembangan para wisata mancanegara maupun domestik.
10:21 Di mana Bali juga renowned atau juga sudah diklasifikasikan lah ya sebagai one of the best destination.
10:31 Saya yakin ke depannya ini villa manajemen akan lebih berkembang ke depannya.
10:39 Sehingga kita bisa memberikan kontribusi juga dalam membuka lapangan pekerjaan khususnya di Bali.
10:45 Dan juga kita bisa memberikan pelatihan sehingga kita bisa memberikan growth perkembangan karir dari teman-teman kita.
10:55 Baik itu tadi beberapa hal yang kemudian di share oleh Mas Satria.
11:01 Selaku corporate general manager dari Nakula Villa Management and Rental.
11:05 Dan kita harapkan memang industri dari villa manajemen ini bisa terus berkembang.
11:09 Dan Nakula menjadi salah satu main utama di industri tersebut ya Mas Satria.
11:12 Terima kasih Mas Satria.
11:14 Baik terima kasih banyak Mas Satria sudah bergabung bersama kami dalam Kreatabli hari ini.
11:18 Ini kita kezio ngomong-ngomong soal villa jadi kingin liburan ya.
11:21 Iya gak sabar saya nanti mampir salah satu villanya Nakula.
11:24 Terima kasih Mas Satria sukses selalu.
11:26 Baik sebelum kita tutup perjumahan kita hari ini.
11:30 Saya akan ajak Anda untuk mengupdate bagaimana posisi Danex Sargasem Gabungan hingga pukul 9.27.
11:35 Waktu Indonesia Barat pemirsa dan terpantau IHSG sendiri masih bergerak di zona hijau.
11:42 Dengan mencatatkan penguatan 0,61% dan sekarang 0,32% ke 7258,59.
11:51 Sejumlah penggerak dari IHSG di hari ini dari sisi top gainers pemirsa ada saham-saham seperti MKAP, LIV, EMPX, Suri, INKO, ALE, BSML, Mijad, dan juga LMAX.
12:05 Sementara dari jajaran top losers ada UNTD, SMGA, UNVR, SLIS, TOSK, BTPS, NCKL, MPXL, dan JKAS.
12:18 Baik pemirsa 90 menit sudah kami menemani Anda dalam Power Breakfast.
12:22 Semoga pembahasan hari ini dapat menjadi referensi dan sumber informasi untuk Anda.
12:26 Dan tetap berbaharu informasi Anda hanya di IDX Channel, Yotra Swarthy, dan Comprehensive Investment Reference.
12:30 Saya Fajar Wayong, dan saya Kisah Tuju.
12:32 Sampai jumpa!
12:34 [Musik]
12:44 [Musik]
12:54 [Musik]
13:04 [Musik]
13:14 [Musik]
Comments

Recommended