Skip to playerSkip to main content
  • 2 years ago
VIVA – Maraknya alat peraga kampanye (APK) pemilu seperti baliho dan bendera di sejumlah ruas jalan rupanya menimbulkan masalah. Beberapa tragedi kecelakaan menimpa para pengendara akibat pemasangan APK tersebut.

Direktur Lalu Lintas atau Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman mengimbau kepada peserta Pemilihan Umum (Pemilu) agar pemasangan alat peraga kampanye (APK) tidak menggangu lalu lintas. Dalam hal penindakan, kepolisian akan bekerjasama dengan Satpol PP dan Bawaslu. (Foe Peace) (RP-R-DA)

Category

🗞
News
Transcript
00:00 [MUSIK]
00:06 Terima kasih dengan Bawaslu, dengan Sato BP.
00:09 Memang ada beberapa seperti dari Jakarta Utara kemarin sudah melakukan operasi, yaitu untuk perteriban APK-APK tersebut.
00:20 Dan sudah kami juga berkoordinasi dengan para pimpinan partai setempat untuk melakukan perteriban.
00:28 Patroli kami lakukan, karena ini kan apalagi cuaca, kadang hujan.
00:33 Pada pagi hari sudah kita, malam hari sudah kita patroli, tiba-tiba pagi hari sudah ada yang kemarin terjadi kecelakaan.
00:42 Nah ini tentunya kan perlu kerjasama dari semua unsur, pihak-pihak terkait untuk menutupkan APK ini.
00:49 Tapi kalau untuk kecelakaan sendiri gimana sih Pak nantinya pengawanan ini kalau terkait dengan APK ini?
00:56 Kita masih dalam proses, yang kemarin kita lakukan proses, yang masang siapa tentunya kan akan bisa menjadikan apa.
01:05 Tapi kan masih kita lakukan penyidikan.
01:09 Artinya bisa dijerat hudana yang memasang?
01:12 Iya nanti kalau hal tersebut bisa kita kenakan dengan masalah lintas, tapi masalah pemasangan tidak ketertiban dalam menempatkan APK-APK tersebut.
01:24 Tapi nanti berkoordinasi dengan Gakumdu?
01:26 Iya Gakumdu kita akan serahkan, nanti kita koordinasikan apa ini masuk ke Gakumdu atau masuk ke mana.
01:34 Tapi kalau itu kan mungkin bukan ke Gakumdu kan, bukan pelanggaran pemilu itu.
01:40 Tetap akan kita koordinasikan, ini gimana untuk masalah APK ini.
01:46 Karena sudah ada beberapa yang sudah mengganggu.
01:49 Masih jauh ini ada?
01:53 Iya Pak ada berapa total kecerakan gara-gara APK itu di Boldai Metro?
01:57 Yang kemarin mungkin baru termulut kita baru satu.
02:01 Baru satu ya, yang dicakung itu.
02:04 Tapi belum ada pihak yang melaporkan?
02:07 Belum ada, makanya kita, yang penting makanya kita kegiatan pre-emptive yang kita gelarkan hari ini.
02:16 Kita melakukan patroli terutama dengan kita mengajak dari bawah selu dan mengajak dari Satpol PP juga untuk melakukan patroli.
02:23 Pak dari hasil patroli itu yang rawan di mana?
02:25 Bahkan di Mampang banyak waktu Pak.
02:27 Di Mampang pokoknya jalan-jalan layang semua.
02:29 Semua jalan layang itu semuanya saya lihat APK-nya juga.
02:33 Nah polisi kalau tiba-tiba mengambil ini kan akan menjadi kontraproduktif.
02:40 Jadi kami selalu mengajak dari bawah selu sama Satpol PP.
02:44 Maksudnya polisi nggak bisa seenak-enak yang ambil gitu Pak ya?
02:46 Iya, tapi kalau sudah mengganggu sekali, sudah tersunyi ya apa boleh buat kami aman.
02:50 Siap.
02:51 Pertanyaan ke Bapak dari bawah selu, untuk mengusir kepada para partai.
02:54 Ya khususnya para partai dan para yang khususnya yang masang sebetulnya.
02:59 Makanya makanya disuruh, harusnya mana tempat yang bisa dipasang dan mana sekiranya tidak mengganggu ketidakmauan umum ya silahkan.
03:08 Tapi kalau pemasangannya pun tidak benar membahayakan ya tolong untuk lebih diperhatikan lagi.
03:15 Terima kasih.
03:16 Terima kasih.
03:17 Terima kasih.
03:18 Terima kasih.
03:19 Terima kasih.
03:20 Terima kasih.
03:21 (Sampai jumpa di video selanjutnya)
Comments

Recommended