Skip to playerSkip to main content
  • 2 years ago

Tegar Dwi Prasetyo pesepakbola berusia 13 akhirnya meninggal dunia, usai tersambar petir saat main bola di Stadion Haji Sudirman Bojonegoro. 

 

Tegar sempat dirawat selama 3 hari di rumah sakit akibat alami henti jantung usai tersambar petir. Orang tua korban menyayangkan tidak adanya tim medis dan ambulans di lapangan yang memberi pertolongan pertama.

 

Padahal pertandingan Piala Soeratin U-13 digelar resmi PSSI untuk zona Jawa Timur yang berlangsung di Bojonegoro.

Category

🗞
News
Transcript
00:00 [Musik]
00:02 [Musik]
00:04 [Musik]
00:07 [Musik]
00:09 [Musik]
00:24 [Musik]
00:29 [Musik]
00:31 [Musik]
00:33 [Musik]
00:35 [Musik]
00:37 [MUSIK]
00:41 [MUSIK]
00:45 [MUSIK]
00:49 [MUSIK]
00:53 [MUSIK]
00:57 [MUSIK]
01:01 [MUSIK]
01:05 [MUSIK]
01:09 [MUSIK]
01:13 [MUSIK]
01:41 - Mbak, infonya waktu kejadian ambulan gak ada, Pak.
01:45 - Betul, Mbak?
01:47 - Informasinya, insya Allah benar itu.
01:49 - Ambulan gak ada? - Ambulan gak ada.
01:51 - Dan medis pun, di terakhir, teman-teman, juga gak ada.
01:56 - Dari stadion, Mas Regarnya ini dibawa ke rumah sakit?
02:02 - Pake mobil, teman-teman.
02:04 - Oh, pake mobil ke gedung? - Iya, teman-teman, insya Allah.
02:07 [MUSIK]
Comments

Recommended