Skip to playerSkip to main content
  • 2 years ago

Di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, terdapat kopi liberika yang langka. Kopi tersebut dikembangkan seorang warga di Desa Prangat menjadi kopi leberika luwak liar hingga memiliki harga jual yang tinggi.

 

Rindoni pemilik kebun kopi memberdayakan sejumlah warga sekitar perkebunan. Mereka mengumpulkan biji kopi dari kotoran luwak.

 

Perkebunan ini kini dijadikan Kampung Kopi Luwak yang juga menjadi destinasi wisata. Selain bisa menikmati kopi yang langka, di sini pengunjung bisa belajar dan mengetahui cara pengolahan kopi.

 

Dalam 2 kali musim setahun, perkebunan ini bisa mendapatkan 1 ton kopi luwak.

 

Kontributor: Dzulfikar Ash

Produser: Reza Ramadhan

Category

🗞
News
Transcript
00:00 (musik)
00:06 (musik)
00:11 (musik)
00:38 Ini akan menjadi pendapatan masyarakat petani yang ada di Kaltim.
00:42 Karena dari sisi harga, pasar, kemudian pendapatannya itu,
00:47 itu tidak kalah dengan sektor-sektor lain di bidang pertanian lainnya atau perkebunan lainnya.
00:52 Jadi ini akan menjadi pendapatan baru masyarakat Kaltim di bidang sektor pertanian perkebunan, yaitu di kopi.
01:01 (musik)
01:27 Setelah coba kopinya, ternyata memang beda.
01:31 Dan ketika dengar tadi langsung dari pengelolanya, ini adalah kampung kopi luwak yang pertama di Kaltim.
01:38 Dan dari segi tempatnya juga menurut saya cukup strategis.
01:42 Karena bagi teman-teman yang mungkin mau perjalanan panjang dari Samarinda menuju ke Bontang dan sekitarnya,
01:48 ini tempat yang cukup recommended untuk kita boleh bersantai sejenak beristirahat, menikmati kopi.
01:55 Dan juga kita bisa melihat langsung pengelolaannya.
01:59 (musik)
02:09 (musik)
Comments

Recommended