Skip to playerSkip to main content
  • 3 years ago
Kementerian Agraria dan Tata Ruang Menegaskan akan terus mendorong kebijakan yang bertujuan untuk menekan alih fungsi lahan pertanian. Direktur Pengendalian Hak Tanah Alih Fungsi Lahan Kepulauan dan Wilayah Tertentu Kementerian ATR Andi Renald menjelaskan, pihaknya terus menjaga eksistensi dan luasan lahan pertanian yang setiap tahunnya terus mengalami penyusutan.

Data Kementerian ATR mencatat, lahan sawah yang beralih fungsi mencapai 120 ribu hektar per tahun atau jauh di atas angka lahan sawah baru. Hal ini membuat Kementerian ATR bersama Kementerian Lembaga lainnya mengambil langkah pengendalian alih fungsi lahan pertanian. Salah satunya dengan menetapkan peta sawah yang dilindungi. Dan di tahun 2023 ini, Pemerintah akan menetapkan peta sawah yang dilindungi di 13 provinsi, kemudian sebanyak 12 provinsi ditargetkan rampung pada 2024.

Category

📺
TV
Transcript
00:00 [Musik]
00:08 Baik, pembahas teman-teman teman membahas tema kita hari ini
00:11 juga alih fungsi pemerintah gembok peta sawah dilindungi
00:14 kita sudah tersambung melalui Zoom bersama dengan Bapak Andi Reynald
00:17 beliau adalah Direktur Pengendalian Hak Tanah
00:19 alih fungsi lahan, kepulauan, dan wilayah tertentu
00:22 Kementerian ATR BPN
00:24 Selamat pagi menjelang siang ini Pak Andi
00:27 Selamat pagi menjelang siang Mas Gres, apa kabarnya?
00:30 Baik, kabar baik Pak
00:32 Ini menarik kalau kita cermati dengan upaya pemerintah
00:34 khususnya Kementerian ATR BPN begitu yang akan menggembok ini
00:37 peta-peta sawah yang dilindungi
00:40 begitu yang kita cermati juga banyak sawah yang sudah mulai beralih fungsi
00:44 bagaimana sih update terkini dari jumlah dan kondisi lahan persahuan di Indonesia ini Pak Andi
00:50 Baik, terima kasih Mas Gres
00:53 Jadi, di dalam data Kementerian ATR BPN kondisi exiting
01:00 ada sekitar 7.463.948 juta hektare
01:07 data LBS pada tahun 2019
01:11 dan data sawah dilindungi ada 3.836.944
01:21 lebih juta hektare
01:23 yang ditetapkan dengan Kementerian ATR BPN
01:27 101589
01:29 terkait lahan sawah dilindungi
01:32 dan kita sudah melakukan update
01:35 data per jumi 2023
01:38 dengan melakukan verifikasi aktual
01:42 jadi sekitar 3.611.637 hektare
01:51 data LBS di 8 provinsi
01:55 yaitu seluruh Jawa
01:57 provinsi seluruh Jawa ditambah dengan Nusrat Tenggara Barat dan Kementerian Barat
02:02 Begitu Mas Gres
02:04 Dan kita tahu Kementerian ATR juga sudah melakukan
02:07 ataupun menetapkan peta lahan sawah yang dilindungi
02:10 bisa dijelaskan terkait dengan program ini
02:12 dan sejauh mana realisasinya nih Pak Andi
02:15 Ya terima kasih
02:17 Jadi kita melihat bahwa
02:19 begitu masuknya terjadi adunan silakan
02:23 di Jawa dan Bali
02:25 untuk itu memperlukan
02:27 melakukan adalah keterobosan dengan menyebutkan
02:31 Pakuran Persediaan tahun 2009 tahun 2015
02:34 tentang pengendalian sawah di Indonesia
02:38 dengan amanah provinsi itu
02:41 berdiri atas berbagai tim
02:44 yaitu ada tim pelaksana dan ada tim terpadu
02:47 yang diketahui oleh tim terpadu oleh Bapak Menteri Perkembangan
02:51 dan berdiri atas
02:53 sembilan kementerian
02:55 dengan 12 SOS 1 yang dikerjakan
02:59 tim pelaksana ini kemudian
03:01 menyerahkan hasil pekerjaannya kepada tim terpadu
03:04 oleh beberapa menteri yang ketuhariannya oleh Bapak Menteri Aktualitas Nusaya
03:09 dan alhamdulillah pada tahun 2021
03:13 ditetapkan lahan sawah di lingkungan
03:17 dengan keluar 3.836.164,99 hektare
03:26 dalam pelaksanaan ini alhamdulillah cukup efektif
03:30 untuk meredam, untuk mengendalikan laju
03:34 pengendalian perusiahan sawah
03:36 khususnya yang ditetapkan di 8 provinsi
03:40 yaitu di seluruh Jawa, ditambah dengan MTB dan Sumatra Barat
03:45 terdiri atas 151 kabupaten kontak
03:49 dalam perjalanan itu alhamdulillah
03:52 cukup menekan, cukup besar untuk mengendalikan laju
03:56 pengendalian perusiahan sawah di 8 provinsi itu
03:59 baik, baik
04:01 dan kementerian ATR juga mencatat bahwa
04:03 alih fungsi lahan pertanian ataupun persawahan
04:06 ini juga terus pertama begitu kondisinya
04:08 sebetulnya faktor apa sih membuat alih fungsi ini terjadi
04:12 semakin cepat dan masif ini?
04:14 oh ya, di masjid JNI memang kita lihat bahwa banyak faktor
04:20 multi faktor ya, penyebab alih fungsi lahan di sisi perkotaan
04:24 yang pertama adalah kita tahu bahwa lahan atau kota itu tidak bertambah
04:29 mentara manusianya penduduk semakin bertambah
04:32 kemudian ada pertumbuhan kota
04:34 kita mendengar faktor-faktor investasi
04:37 kemudian ada perubahan misalnya atau perawangan layak
04:39 itu semua merupakan faktor pengurang
04:42 atau menjadi pengurugi
04:45 yang luasan lahan sawah, yang lahan sawah di lindungi
04:49 begitu, maaf terlalu keras
04:51 lantas berapa besar luasan sawah yang sudah mengalami alih fungsi
04:54 kemudian sebagai besar tadi, lahan-lahan itu beralih fungsi menjadi apa?
04:58 kita tahu juga pemerintah kan sedang mengenjot
05:00 kawasan-kawasan industri baru, kawasan ekonomi khusus
05:03 apakah bersinggungan dengan rencana pemerintah tersebut
05:06 atau beralih fungsi menjadi hal yang lain
05:09 misalnya kawasan perumahan?
05:11 ya, betul, jadi itu suatu yang sangat berbaru
05:15 kita ketahui bahwa sejak ditetapkannya LSI itu
05:20 dan juga sampai begitu banyak
05:23 ditetapkan sebagai proyek sanding nasional
05:26 kawasan industri dan sebagainya
05:28 dan juga dipengurui oleh ada perubahan
05:31 permintaan industri, permintaan pertanian menjadi permukiman
05:35 atau perindustrian
05:37 nah kita melihat yang banyak fenomen yang ada di perkotaan
05:40 misalnya ada metro perlintahan
05:42 seperti Jabodabek misalnya
05:43 yang terbanyak itu ada di sekitar kabupaten Bekasi perkotaan
05:47 kita melihat bahwa di kabupaten Bekasi itu memang
05:51 apa namanya, industri tumbuh dengan cepat
05:54 kemudian banyak program-program pembangunan sosial
05:58 yang mengeruh, mengeruh ke lahan sawah
06:02 dan itu yang juga kita melihat
06:04 begitu cepatnya ketumbuhan kota
06:07 kita ketahui bahwa kabupaten Bekasi dan sekitarnya
06:10 itu merupakan dari penyambung kota
06:12 dan juga pengembangan kota-kota baru
06:15 seperti yang di, apa
06:17 yang dipenjang sebagai
06:19 apa
06:21 bapor
06:23 kota-kota
06:25 sekitar itu ditambung jadi bahwa memang ada
06:28 sirisan antara
06:30 kawasan industri
06:32 dan kawasan industri itu
06:34 nah inilah kita bagaimana kita mengintervensi dengan baik
06:38 bagaimana melihat
06:40 posisi aktual dan akurasi
06:42 yang ini kita keterangkan, kita ukurkan ketimbangan
06:45 bagaimana kebutuhan dan regulasi yang ada, seperti begitu
06:48 baik, dan menurut catatan kementerian ATR sendiri
06:50 daerah mana saja yang mengalami
06:52 alif fungsi lahan persahabatan tadi yang paling tinggi?
06:56 ya
06:58 baik, terima kasih
07:00 seperti saya sumpah tadi, bahwa
07:02 fenomena kebanyakan terjadi di daerah kota
07:05 usulnya sebagai daerah kota yang gaya
07:07 kalau kita melihat data yang ada, yang kami punya
07:09 itu ada di Jogja-Kota Bekasi
07:11 Jogja-Kota Bek, usulnya di Kabupaten Bekasi
07:14 oke
07:15 ya, di situ kira-kira yang menjadi
07:18 terbesar
07:20 perubahan alif fungsi lahannya
07:23 karena tadi pengalaman
07:25 pengaruh industri, kemudian juga ada perubahan
07:28 untaruan, misalnya daerah kota Bekasi itu
07:31 dan juga perlindungan
07:33 apa namanya
07:35 pengukiman, gitu ya
07:37 tentunya sesuai dengan percadaan kota uang
07:39 baik, lantas langkah strategi apa yang sudah
07:42 diterapkan dan akan dilanjutkan
07:44 dari kementerian ATRBPN
07:46 untuk mencegah lagi alif fungsi lahan
07:48 padahal ini kan kita tahu
07:50 tengah mengejar dan mewujudkan ketahanan
07:52 pangan nasional, kalau lahannya juga
07:54 semakin berkurang, bagaimana kita bisa
07:56 memproduksi bahan pangan kita, begitu pak?
07:58 ya, akan
08:00 oke
08:02 baik, jadi
08:04 mas Res, kalau satu instrumen penting ya
08:06 dengan adanya penetapan LNP itu
08:09 atolah hatta yang dilindungi oleh Bapak Menteri
08:11 oke, itu merupakan suatu
08:13 instrumen yang cukup efektif
08:15 ditetapkan di tahun 2021
08:18 8 provinsi, dan insya Allah
08:20 di tahun 2023 ini
08:22 akan direncanakan, ditetapkan
08:24 kembali 12 provinsi
08:26 dan tahun depan, 2024
08:28 direncanakan untuk 13 provinsi
08:30 dan keseluruhan di tahun
08:32 2024, ada
08:34 330 provinsi akan ditetapkan
08:36 LNP-nya, atau Lahan Tawar Dinding
08:38 itu salah satu strategi
08:40 untuk menahan laju
08:42 dan menunjukkan kita kepenampangan
08:44 nasional terkait masalah
08:46 lahan tawar dinding
08:48 dan kemudian kedua, kita juga melakukan
08:50 supaya audits
08:52 yang melihat bagaimana
08:54 pemerintahan ruang, apakah
08:56 sesuai rencana tata ruang atau tidak
08:58 apabila tidak, dan jika terlanggaran
09:00 akan diterapkan sancti
09:02 begitu ya
09:04 kepada para pelanggan
09:06 jadi kita membuat upaya
09:08 sesungguhnya bersama, pencegahan
09:10 dan menunjukkan penegakan hukum atau penegakan
09:12 sancti, bagi pelanggan tata ruang
09:14 misalnya dalam mempertahankan
09:16 fungsi tawar sesuai dengan
09:18 rencana tata ruang itu
09:20 Payung hukum yang dimiliki sekarang ini
09:22 sudah cukup kuat, dan bisa memberi satu
09:24 keyakinan dan efek jerani bagi mereka
09:26 yang melakukan alih fungsi lahan
09:28 persawahan ataupun pertanian yang mereka miliki
09:30 ya
09:32 terima kasih
09:34 saya berpikir bahwa
09:36 regulasi yang ada
09:38 adanya undang-undang SP2B
09:40 adanya juga terkait masalah
09:42 dengan rencana tata ruang, dan NIR sudah banyak
09:44 terlihat, dan rencana BPI
09:46 ini merupakan suatu perangkat-perangkat
09:48 ee
09:50 landasan ya, untuk
09:52 melindungi perangkat-perangkat itu melindungi
09:54 keberadaan
09:56 lahan sawah itu
09:58 sekiranya yang menjadi penting adalah
10:00 kita pun menegakkan aturan-aturan
10:02 itu secara rencana tata ruang
10:04 juga yang penting adalah
10:06 bagaimana dilakukan
10:08 kembing terus-terus, pabrik kembing
10:10 penyadaran kepada masyarakat, dan
10:12 seluruh kelab pentingan, yaitu
10:14 masyarakat petani ya, untuk mempertahankan
10:16 sawahnya, dan juga
10:18 para investor untuk mengetahui
10:20 ya, daerah-daerah masyarakat
10:22 yang bisa dibangun, daerah-daerah
10:24 yang harus dilindungi, itu juga
10:26 terkait penelusuran sawah tadi itu
10:28 baik, lantas bagaimana
10:30 dengan kepemilikan sawahnya sendiri
10:32 nah, khususnya adalah petani-petani
10:34 bagaimana mereka juga bisa terlindungi
10:36 kalau mereka tidak melakukan alifungsi
10:38 lahan pertanian, mereka mendapatkan
10:40 insentif apa, sehingga kan ini
10:42 menjadi, ya kita tahu
10:44 daya tawar lah dari pemerintah sendiri
10:46 supaya tidak ada lagi alifungsi lahan pertanian
10:48 nih, Pak Andi
10:50 baik, ini menarik, dan pertanyaan
10:52 sangat bagus, jadi, di samping kita
10:54 melakukan atau
10:56 menutupkan lahan sawah
10:58 untuk menutup tujuan
11:00 penelusuran sawah
11:02 dan juga kita memperlakukan
11:04 adanya insentif, baik
11:06 instrumen fisikal maupun logiskal
11:08 kepada
11:10 petani, atau kepada kelompok petani
11:12 yang memiliki lahannya
11:14 misalnya, kemudian mengambil
11:16 perpanahan
11:18 kita mempercepat spesifikasi
11:20 spesifikasinya, kemudian juga
11:22 dalam sektor pertanian
11:24 di BPP, kemudian
11:26 ada edukasi-edukasi kepada
11:28 para petani, di samping juga
11:30 bagaimana kita melihat market yang membantu
11:32 bagaimana menjalurkan
11:34 ya, khasus
11:36 dari sebuah pertanian itu
11:38 di samping itu adalah
11:40 kita melakukan pembinaan utama
11:42 terus kepada petani, supaya
11:44 khususnya tidak, petani keliling
11:46 anak-anak umum ini tidak di
11:48 demikian, Pak Mas Ras
11:50 nah, bagaimana dengan proyek-proyek strategis nasional lainnya
11:52 begitu kita tahu, pembangunan infrastruktur
11:54 jalan, jebatan, kemudian kawasan
11:56 industri, kawasan ekonomi khusus
11:58 yang tadi belum kita tuntaskan begitu
12:00 apakah ini akan bersinggungan atau dengan
12:02 adanya kunci begitu ya, terkait dengan
12:04 area persahabatan yang tidak boleh
12:06 beralih fungsi, kemudian tidak akan
12:08 terdampak begitu, Pak Mas Ras
12:10 baik, dengan adanya
12:12 ini, atau lahan sawah penlindungi
12:14 kita sebenarnya ini sesana antara
12:16 hujungnya kita mendorong
12:18 supaya LSD itu
12:20 atau lahan sawah penlindungi
12:22 yang ditatakan juga dari provinsi dan tahun ini
12:24 juga di 12 provinsi, akan kita
12:26 dorong menjadi
12:28 UK2B, di dalam rencana
12:30 tata ruang wilayah negara, untuk itu
12:32 sudah cukup
12:34 kuat, ya, dan penlindungannya
12:36 selanjutnya apa, selanjutnya
12:38 bagaimana dengan adanya program
12:40 regional, sekiranya ini yang perlu kita
12:42 siapin, bagaimana penentuan lokasi
12:44 ya, dan
12:46 kita melihat sekali lagi ketimbangan
12:48 dan juga kondisi existing
12:50 sawah, apakah sawah itu
12:52 produktif ya, bagaimana
12:54 penduduk-penduduknya misalnya
12:56 kemudian dari sekitarnya ya
12:58 dan juga melihat faktor lain, misalnya
13:00 regional, pertimbangan penduduk
13:02 pertanahkan, dan seterusnya
13:04 ini faktor-faktor yang penting
13:06 banget ya, apakah dia disusunkan
13:08 nanti, dan tentunya kalau ada
13:10 linius itu harus ada rekomendasi
13:12 dari Bapak Menteri agar lebih
13:14 dan yang menarik yang lain
13:16 apabila ada pembangunan
13:18 infrastruktur, misalnya jalan
13:20 jembatan, jadi kita dorong
13:22 kalau memang PSN, maka PSN
13:24 juga kita ada perlukan, ya
13:26 PSN juga perlukan, kalau punya suasana
13:28 ada mekanisme pergantian
13:30 kalau sudah menjadi NP2B
13:32 diganti dengan
13:34 lakang tawang baru di tempat lain
13:36 hmm, jadi memang begitu ya, ada
13:38 satu daerah yang terkena
13:40 begitu dari proyek-proyek strategis nasional, kemudian
13:42 harus ada pengganti areal sawahnya
13:44 begitu Pak Andi? Siap
13:46 Oke, nah lantas bagaimana
13:48 dengan target dari jumlah areal persawan
13:50 yang masuk dalam peta sawah dirindungi
13:52 begitu kan tadi sudah ada beberapa provinsi
13:54 yang total sekitar 24 provinsi
13:56 sampai dengan tahun 2024 mendatang
13:58 ini Pak Andi? Ya, jadi
14:00 sampai
14:02 2024
14:04 malah kita misalkan di 33
14:06 provinsi targetnya, dan lagi
14:08 bahwa 2021
14:10 8 provinsi, dan tahun ini
14:12 2023
14:14 insyaAllah sekarang kita melakukan
14:16 kiri-kiri faktual, dan mudah-mudahan
14:18 bisa kita setapkan
14:20 dengan 13 provinsi ini, dan
14:22 tahun depan 4+ provinsi, jadi
14:24 keseluruhan insyaAllah,
14:26 kecuali dari sana atau orang-orang kita
14:28 mudah-mudahan bisa semua provinsi
14:30 atau 33 provinsi itu
14:32 semuanya bisa ditetapkan
14:34 oleh tim terpadu yang dalam hal ini
14:36 yang ditetapkan oleh Pak Menutut sebagai Ketua Hariannya
14:38 ya, untungnya apa
14:40 semua bisa kita melakukan
14:42 dengan upaya pengerjaan yang sempurna
14:44 dan efektif dengan penetapan
14:46 elektrik itu. Oke
14:48 terakhir, optimisme Anda terkait dengan area
14:50 pertanahan ataupun persahabatan tadi
14:52 yang sudah dikunci bisa memberikan
14:54 kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional
14:56 Pak Andi? Ya
14:58 saya kira saya sangat optimis, yang penting
15:00 adalah dibutuhkan untuk memperkuat
15:02 para stakeholder, yaitu
15:04 teman-teman pemerintahan erat, begitu ya
15:06 pemerintahan lembaga di Indonesia
15:08 dan yang penting adalah
15:10 masyarakat petani, bagaimana
15:12 kita memberikan pemahaman, edukasi
15:14 dan yang penting sekali lagi adalah
15:16 instrumen intensif kita mempersiapkan itu
15:18 ya
15:20 untuk mempertahankan
15:22 dan melaksanakan lakon sawahnya
15:24 untuk menutup kepada
15:26 ketahanan pangan atau kesecuritas yang kita
15:28 menampak dan kita
15:30 setuju atau kita
15:32 akan setel. Baik
15:34 dengan demikian, masyarakat ketahanan pangan di Indonesia insyaallah
15:36 akan terbuka. Baik
15:38 Pak Andi, nampaknya memang masih banyak pekerja rumah yang harus
15:40 dituntaskan begitu dengan melibatkan
15:42 stakeholder terkait lainnya, dan yang penting
15:44 adalah bagaimana menjaga daya
15:46 tahan keberlanjutan dari
15:48 para petaninya sendiri, dan menjaga
15:50 kesejahteraan mereka yang telah mempertahankan
15:52 lahan pertanian mereka untuk
15:54 tidak beralih fungsi. Pak Andi
15:56 terima kasih banyak, selamat melanjutkan aktivitas Anda
15:58 kembali, salam sehat Pak Andi
16:00 Baik, terima kasih
16:02 Baik, Pemirsa, satu jam
16:04 sudah saya menemani Anda dalam Market Review
16:06 saya Prasetyo Wibowo beserta Kerabat Kerja
16:08 yang bertugas Unduduri. Terima kasih
16:10 dan sampai jumpa
16:12 [Musik]
16:14 [Musik]
16:16 [Musik]
16:18 [Musik]
16:20 [Musik]
16:22 [Musik]
16:24 [Musik]
16:26 [Musik]
16:28 [Musik]
16:30 [Musik]
16:32 [Musik]
16:34 [Musik]
16:36 [Musik]
16:38 [Musik]
16:40 [Musik]
16:42 [Music]
16:44 [Music]
16:46 Sub indo by broth3rmax
Comments

Recommended