- 4 months ago
Category
🎥
Short filmTranscript
00:00:00One trillion, five times.
00:00:03If I know I'm going to buy a batu.
00:00:05Why do you want one trillion?
00:00:07I'm also going to die.
00:00:09Today I'm not going to come to here.
00:00:11Giyok's high quality such as this is very long.
00:00:14Very cool.
00:00:15Besides that, our keluarga Cardano is a very cool.
00:00:18Kaka is getting a price,
00:00:19while my brother is getting a big deal.
00:00:22It's a real thing.
00:00:23What do you mean?
00:00:25Don't be proud of yourself.
00:00:27One trillion can be done with your business.
00:00:30Don't worry about me.
00:00:31You should think about your family and your family.
00:00:34$400 billion for what you use.
00:00:37Okay, Mika, wait.
00:00:40Let's see who wins.
00:00:47All right, Briel.
00:00:48Let's go to the hospital.
00:00:49Meet Nene Boyut.
00:00:50Let's go.
00:00:54This woman and the other woman...
00:00:56interesting.
00:00:57Paevan, sudah aku selidiki.
00:00:59Dia itu nona besar yang ditelantarkan keluarga kardana.
00:01:01Anak perempuan di sampingnya adalah anak adopsi.
00:01:03Ternyata di kakaknya pecundang keluarga kardana itu.
00:01:05Keluarga kardana menarik sekali.
00:01:07Melindungi pecundang, campakan dan telantarkan.
00:01:10Harta sesungguhnya.
00:01:12Paevan, Giyok Jedid.
00:01:14Yang dibeli nona Mika, kita...
00:01:16Kau pakai identitas pribadi.
00:01:17Buat beli dengan harga tinggi.
00:01:19Lalu dibuat dengan lupang dewa dan dikirimkan nenek.
00:01:21Nenek sudah lama mau patung itu.
00:01:22Kalau mereka menolak, naikkan harganya.
00:01:24Selama masih di bawah lima kali lipat.
00:01:26Langsung beli.
00:01:27Baik, Paevan.
00:01:28Nenek Boyut, kami datang.
00:01:30Oh, Brielle datang.
00:01:32Sini, Nenek Boyut, lihat.
00:01:35Nenek, bagaimana keadaanmu?
00:01:37Wah, sangat baik.
00:01:39Pa Louis bilang, perlu diamati beberapa waktu.
00:01:42Setelah itu sudah boleh pulang dan istirahat di rumah.
00:01:45Bagus sekali.
00:01:46Ini berkat Pa Louis.
00:01:47Dan Brielle, sejak dia datang ke keluarga kita,
00:01:50segala sesuatu membaik.
00:01:51Benar.
00:01:52Brielle mungkin adalah reinkarnasi dari dewa keberuntungan.
00:01:59Itu karena hidup Nenek Boyut sangat diberkati.
00:02:02Nenek Boyut, kali ini kami dapat kiok yang sangat berharga dari acara relang.
00:02:07Benarkah?
00:02:08Bagus sekali.
00:02:10Akhirnya nasib Mika berubah.
00:02:13Beneran.
00:02:14Sudah ada pembeli yang hubungi aku.
00:02:16Tapi aku nggak setuju.
00:02:17Ya sudah, kau putuskan sendiri.
00:02:20Mika, beberapa tahun ini kau sudah menderita.
00:02:24Aku sangat khawatirkan kau.
00:02:26Kau bisa lawan ibu dan adik dirimu.
00:02:28Tapi terkadang, lihat kau begitu gigih.
00:02:32Nenek sangat gak tega.
00:02:35Nenek sudah tua.
00:02:38Nggak bisa bantu kau.
00:02:41Takutnya malah beban kau.
00:02:43Nenek, jangan bilang begitu.
00:02:45Nenek jalani hidup dengan baik sudah banyak bantu aku.
00:02:48Aku bakal bertahan demi ibu dan Nenek.
00:02:51Aku nggak bakal biarkan mereka berhasil.
00:02:53Aku juga, aku juga.
00:02:55Ibu ada aku.
00:02:56Si kelas kamu pasti membaik.
00:02:57Benar.
00:02:58Masih ada pembawa keberuntungan kita, Brielle.
00:03:00Semuanya bakal membaik.
00:03:02Semuanya bakal membaik.
00:03:05Hei.
00:03:06Dasar pembangkang.
00:03:07Ibu.
00:03:08Kusuruh kau hadiri lelang buat dekati keluarga Guthama.
00:03:11Kau bukannya jalankan tugasmu.
00:03:12Kau malah habiskan 400 miliar buat beli batu nggak berharga.
00:03:15400 miliar!
00:03:17Sudah sayang.
00:03:18Bicarakan baik-baik.
00:03:19Kau yang manjakan dia.
00:03:20Kau bisa celaka iputramu.
00:03:21Dia lepas kontrol.
00:03:22Kau tak mencegahnya.
00:03:23Bahkan dia asal hamburkan uang pula.
00:03:25Karena kukira bisa dapat gag berkualitas tinggi.
00:03:28Kuhabisi kau.
00:03:29Itu semua karena Mika.
00:03:30Sejak dia temukan emas di pertambangan, sikapnya berulang drastis.
00:03:32Dia bawa wajah itu dan rambut batu yang kusuka.
00:03:35Apa kau bilang?
00:03:36Dia temukan emas di pertambangan.
00:03:38Benar.
00:03:39Ada tambang emas di pertambangan Mika.
00:03:41Tapi...
00:03:42Mika bilang nggak ada hubungan sama keluarga Kardana.
00:03:45Nggak ada hubungan apaan?
00:03:46Segala miliknya dari keluarga Kardana, termasuk dia.
00:03:49Selain itu, di acara lelang, Mika sengaja naikkan harga.
00:03:52Kami sudah bujuk dia.
00:03:54Tapi kau juga tahu.
00:03:55Dia benci kami berdua.
00:03:57Benar ayah.
00:03:58Selain itu, tambang emas itu memang milik keluarga kita.
00:04:00Kurang nggak ajar.
00:04:02Sekarang aku telepon dia.
00:04:03Suruh dia pulang.
00:04:07Mika, kau hebat ya.
00:04:08Di acara lelang berani rebutan barang sama adikmu.
00:04:11Cepat pulang.
00:04:12Aku...
00:04:13Ayahmu?
00:04:15Iya.
00:04:16Harusnya mau bicarakan acara lelang.
00:04:19Nenek, aku pulang bereskan ini dulu.
00:04:21Dua hari lagi, aku ajak Bria ke rumah Nenek.
00:04:23Oke.
00:04:24Pulanglah.
00:04:25Nenek Puyut, sampai jumpa.
00:04:36Jelas-jelas di luar sangat dingin.
00:04:38Begitu masuk, langsung terasa panas.
00:04:40Awalnya aneh sekali.
00:04:43Seperti liantin ibu.
00:04:45Bria, ada apa?
00:04:46Kau nggak enak badan.
00:04:47Gak apa-apa ibu.
00:04:48Ayo masuk.
00:04:56Bria, kau baik-baik saja.
00:04:57Ibu, aku baik-baik saja.
00:05:00Kalian sedang apa?
00:05:01Mika.
00:05:03Kau masih tahu pulang.
00:05:05Katakan.
00:05:06Ada apa cari aku?
00:05:07Jaga sikapmu.
00:05:08Aku ayahmu.
00:05:09Cuma ini.
00:05:10Nggak ada urusan lain.
00:05:11Aku pergi dulu.
00:05:12Kau, berhenti.
00:05:15Gio sudah bilang kau dapat emas di pertambangan yang terletak di area timur.
00:05:19Benar.
00:05:22Alihkan ke Gio.
00:05:24Kenapa?
00:05:25Nenek yang kasih tambang itu ke aku.
00:05:26Dulu kalian merasa tambang tembaga nggak guna.
00:05:28Setuju kasih ke aku.
00:05:29Kenapa?
00:05:30Sekarang aku dapat emas.
00:05:32Kalian langsung minta.
00:05:33Jangan beda-bedakan.
00:05:34Pertambangan itu milik keluarga kardana.
00:05:36Bahkan kau pun milik keluarga kardana.
00:05:37Aku bisa lakukan apapun ke kau.
00:05:39Ayah perengsek.
00:05:41Ibu, kasihan sekali punya keluarga seperti ini.
00:05:44Aku nggak setuju.
00:05:45Aku nggak negosiasi sama kau.
00:05:46Di acara lelang kau rebutan batu sama Gio.
00:05:49Bahkan sengaja naikkan harga.
00:05:51Temu lain yang hadir tertawakan kalian.
00:05:53Sekarang beredar kabar.
00:05:54Kalau keluarga kardana nggak harmonis.
00:05:56Perusahaan bakal kacau.
00:05:57Asal kau tahu.
00:05:58Rumor ini bakal buat harga saham perusahaan merosot.
00:06:00Rumor?
00:06:02Omongan mereka benar.
00:06:03Kau!
00:06:04Dasar pembangkam.
00:06:05Kau mau buat aku marah.
00:06:06Karena perbuatanmu buat Paevan marah.
00:06:09Paevan sudah sebarkan nggak mau kerjasama dengan keluarga kardana.
00:06:11Di acara lelang.
00:06:12Jelas-jelas dia yang tantang ibu.
00:06:15Bahkan kasari ahli barang antik.
00:06:17Jelas-jelas bukan ibu yang salah.
00:06:19Aduh, pengami sialan.
00:06:21Kau berhak bicara.
00:06:22Mika.
00:06:24Kalau kamu nggak hadir.
00:06:26Nggak bakal terjadi masalah ini.
00:06:28Kau pilih kasih sekali, pak tua.
00:06:30Ibu nggak lakukan apapun.
00:06:32Semuanya ulah dia.
00:06:34Bocah.
00:06:35Kalau kau bicara lagi.
00:06:36Kusir kau dari rumahku.
00:06:37Hei Gyo.
00:06:38Kau nggak kompeten.
00:06:39Nggak usah ancaman kecil.
00:06:40Sudahlah.
00:06:41Perbuatan kalian buat perusahaan rugi besar.
00:06:43Sekarang.
00:06:44Gadaikan tambang emasmu.
00:06:47Apa sih maumu?
00:06:48Keluargamu rugi.
00:06:49Suruh kamu yang tanggung jawab pula.
00:06:51Itu tambang emas yang aku kasih ke ibu.
00:06:53Bukan kalian.
00:06:55Kalian nggak punya pilihan.
00:06:57Mika.
00:06:58Aku wali nenekmu.
00:07:00Kalau aku bertindak.
00:07:01Kau nggak bisa ketemu dia lagi.
00:07:03Rumah lama di dekat sungai Sanari.
00:07:05Sudah ada yang nanya harga.
00:07:06Kau punya hati nurani nggak?
00:07:07Itu rumah nikah kaki dan nenek.
00:07:08Kenangan terindah nenek ada di rumah itu.
00:07:10Mana boleh kau jual rumah itu.
00:07:12Hmm.
00:07:13Oke.
00:07:14Nggak kujual.
00:07:15Lagian harganya nggak seberapa.
00:07:16Tapi.
00:07:19Kau harus tanda tangan surat peralihan saham ini.
00:07:25Kalian ternyata sudah rencanakan.
00:07:27Bahkan sudah siapkan kontrak.
00:07:28Ibu.
00:07:29Jangan tanda tangan.
00:07:31Maman Leo bilang.
00:07:32Tambang emas kita paling menghasilkan uang.
00:07:35Kalau nggak ada tambang emas.
00:07:37Kita nggak punya penghasilan lagi.
00:07:41Aku tahu.
00:07:42Aku harus nafkai anakku.
00:07:43Bria.
00:07:44Lihatlah.
00:07:45Aku mau tanda tangan.
00:07:46Tapi.
00:07:47Ada syaratnya.
00:07:48Kau mau apa?
00:07:49Rumah.
00:07:50Mobil.
00:07:51Saham perusahaan.
00:07:53Aku nggak mau semuanya.
00:07:54Aku cuma mau uang.
00:07:55Kalian sudah lihat sekarang aku punya anak.
00:07:58Dan kalian mau ambil penghasilan terbesarku.
00:08:00Kalian harus kasih aku uang.
00:08:01Harus dihitung berdasarkan harga pasar.
00:08:03Kalau nggak.
00:08:04Aku nggak mau tanda tangan.
00:08:05Ibu.
00:08:06Bagus sekali.
00:08:07Hah.
00:08:08Bukannya cuma uang.
00:08:09Jangan bilang kami rapas barangmu.
00:08:10Kukasih 10 triliun.
00:08:11Cukup.
00:08:12Harga pasar tambang emas cuma segini.
00:08:14Cukup buat nafkahi kau dan pengis ini seumur hidup.
00:08:16Kau kira aku ini bodoh.
00:08:17Nilai pasar tambang emas ini melebihi 20 triliun.
00:08:19Kau hargai 10 triliun.
00:08:21Memangnya kenapa ha?
00:08:2210 triliun nggak bisa dibicarakan.
00:08:24Gio Cardana.
00:08:25Kau ketelaluan.
00:08:26Sebaiknya kau terima tawaran ini.
00:08:28Lagian nenek sekarang ada di tangan kami.
00:08:31Kami kasih uang kau terima saja.
00:08:32Kalau kami marah kau nggak dapat apa-apa.
00:08:34Ibu.
00:08:35Nggak apa-apa.
00:08:36Ambil saja 10 triliun.
00:08:37Kita punya cara lain buat hasilkan uang.
00:08:39Kakek bilang ke aku selama benar tak perlu takut pada penjahat.
00:08:42Aku yang kasih tambang emas itu tentu saja bisa aku ambil kembali.
00:08:46Sudah jahat.
00:08:47Mau tindas ibu?
00:08:48Jangan harap.
00:08:49Benar juga.
00:08:50Jangan terpaku sama satu hal.
00:08:52Briel cerdas sekali.
00:08:53Ya sudah.
00:08:54Lebih baik dari nggak dapat apa-apa.
00:08:56Aku nggak boleh biarkan Briel menderita bersamaku.
00:08:58Kalau gitu 10 triliun.
00:09:00Tapi selanjutnya segala sesuatu yang berurusan sama nenek aku yang tangani.
00:09:03Setelah nenek keluar rumah sakit, nenek harus tinggal bersamaku.
00:09:06Oke.
00:09:07Lagian decima sayang sama kau.
00:09:08Dia sama sekali nggak hargai aku dan ibuku.
00:09:10Cepat ada tangan.
00:09:12Ucapanmu nggak berlaku.
00:09:16Oke.
00:09:21Memang sudah seharusnya begini.
00:09:23Kau ini cuma pembosial.
00:09:24Nggak bisa lindungi harta apapun.
00:09:25Sudah seharusnya kau selahkan.
00:09:27Biar aku lihat.
00:09:28Kau bisa bertahan berapa lama dengan 10 triliun ini.
00:09:30Mungkin cuma satu detik.
00:09:31Perusahaan kekurangan dana keluarkan semuanya.
00:09:35Jauh-jauh dari ibu.
00:09:36Mulutmu boh sekali.
00:09:37Biar.
00:09:45Kau berani pukul aku.
00:09:46Ibu.
00:09:49Yo, Cardana.
00:09:50Coba pukul dia lagi.
00:09:51Cukup.
00:09:52Belum puas bertengkar.
00:09:53Aku nggak mau basa-basi sama kalian.
00:09:55Aku mau pergi gali emas.
00:09:57Dan kalian cuma bisa...
00:09:58Lihat aku gali emas.
00:10:00Besar jahat.
00:10:01Kau nggak bakal dapat apa-apa.
00:10:03Biar.
00:10:04Ayo pergi.
00:10:07Di sini.
00:10:08Kali.
00:10:09Nah.
00:10:10Sana-sana.
00:10:11Eh.
00:10:12Sudah lama kenapa nggak ketemu apa-apa?
00:10:13Mana emasnya?
00:10:14Dulu pasti jadi langsung ada emas.
00:10:16Biar aku.
00:10:17Eh.
00:10:18Eh.
00:10:19Eh.
00:10:20Eh.
00:10:21Eh.
00:10:22Eh.
00:10:23Eh.
00:10:24Eh.
00:10:25Eh.
00:10:26Eh.
00:10:27Eh.
00:10:28Eh.
00:10:29Eh.
00:10:30Eh.
00:10:31Eh.
00:10:32Eh.
00:10:33Eh.
00:10:34Eh.
00:10:35Eh.
00:10:36Eh.
00:10:37Eh.
00:10:38uh.
00:10:39Pak Gio.
00:10:40Ini bukan emas.
00:10:41Ini batu radioaktif.
00:10:42Nggak boleh digali lagi.
00:10:43Pak Gio.
00:10:44Nggak ada emas di gunung ini.
00:10:45Di dalamnya ada uncur berbahaya.
00:10:46Ngomong gerosok.
00:10:47Siapa suruh kalian berhenti?
00:10:48Hah saya bosnya.
00:10:49Dengarkan perintaku.
00:10:50Cepat sekali.
00:10:51Ada emas di dalamnya.
00:10:53Nggak boleh Pak Gio.
00:10:54ini sudah tanda tangan kontrak.
00:10:55Kalau ada benda berbahaya,
00:10:56tambang ini harus berarti beroperasi.
00:10:57Sudah ada yang laporkan keatasan.
00:10:58There's a report at the top, don't worry, boss, who's coming, we're not going to die.
00:11:02Sobat, buber!
00:11:09Not even.
00:11:11Where are you going to spend a trillion dollars?
00:11:15Pasti Mika tahu.
00:11:17As for this, I'm going to make a decision for you.
00:11:23Brielle, Mama Nolan to the house for the look at home.
00:11:24Makan malam hari ini, I'm going to do it.
00:11:26Kau tunggu di sini, aku segera siap.
00:11:29Ibu, nggak suka keluarga Kadana, kenapa nggak tinggalkan Kota Harba?
00:11:33Pergi jauh-jauh, ier nggak diganggu mereka.
00:11:39Aku juga mau pergi.
00:11:41Tapi nenek masih di sini.
00:11:42Penyakitnya nggak biasa, harus diobati tim medis Kota Harba dan butuh biaya besar.
00:11:45Tapi perusahaanku diambang kebangkrutan.
00:11:47Aku nggak sanggup tanggung biaya nenek.
00:11:49Anggota keluarga Kadana tahu, makanya mereka nggak takut sama aku.
00:11:52Juga nggak takut tak berontak.
00:11:54Aku sudah lama berbisnis.
00:11:55Awalnya sangat lancar, bahkan ciptakan prestasi kecil.
00:11:58Tapi kemudian, entah mulai kapan, apapun yang kulakukan selalu gagal.
00:12:01Uang yang kuhasilkan, lenyap dan hilang begitu saja.
00:12:04Kok bisa?
00:12:06Nggak tahu.
00:12:07Anggota keluarga Kadana pernah panggil peramal.
00:12:09Katanya aku kekurangan uang dan pembawa sial.
00:12:11Siapapun yang berhubungan sama aku, bakal sial.
00:12:13Mereka asal bicara.
00:12:15Sekarang ibu punya aku.
00:12:16Apapun yang terjadi, aku bakal temani ibu.
00:12:18Sekian awalnya, aku cuma perlu menjalankan tugas dari kakek rezeki, tapi ibu ini sangat baik padaku.
00:12:26Rial pun sangat suka ibu dari dunia manusia ini.
00:12:28Aku bukan cuma mau antar keberuntungan, tapi juga mau bantu ibu.
00:12:31Adapi orang-orang jahat itu.
00:12:35Benar.
00:12:35Sekarang sudah membaik.
00:12:37Dengan uang ini, aku bisa jemput nenek.
00:12:39Rial pun ada di sampingku.
00:12:40Aku sangat bersyukur.
00:12:47Halo.
00:12:48Bu Mika, terjadi sesuatu di tambang yang baru ada aliskan.
00:12:52Ada apa?
00:12:52Bukannya semalam masih naik-baik saja.
00:12:54Benar.
00:12:54Tadi Gio bawa orang pergi gali.
00:12:56Ada batu radioaktif.
00:12:57Pertambangan sudah disegel karena tersemaran sama unsur radioaktif.
00:13:00Gio masuk rumah sakit.
00:13:05Ibu, apa-apa?
00:13:07Ya sudah, 10 triliun.
00:13:08Kita punya cara lain buat hasilkan uang.
00:13:10Besar cahat.
00:13:11Kau nggak bakal dapat apa-apa.
00:13:14Kok bisa seperti ini?
00:13:16Oke, aku mengerti.
00:13:17Entah kenapa, aku merasa tambang emas sepertinya dikendalikan sama Briel.
00:13:22Aku pasti salah sangka.
00:13:24Seberuntung apapun Briel, dia cuma anak kecil biasa.
00:13:28Sini, Briel, duduk.
00:13:31Briel, beberapa hari ini paman Nolan nggak kerja.
00:13:34Kau terpaksa temannya aku kerja.
00:13:35Semua ini disiapkan buat kau.
00:13:37Kalau kau bosan, pakai buat habiskan waktu.
00:13:39Baik, Ibu.
00:13:43Pergilah bekerja.
00:13:44Briel nggak bakal ganggu Ibu.
00:13:46Ganggu pun nggak apa-apa.
00:13:47Kalau kau bosan juga boleh panggil aku.
00:13:49Oke.
00:13:49Nanamika, gawat.
00:14:01Ada apa?
00:14:02Katakan dengan jelas.
00:14:02Pemasok yang kerjasama dengan kita tiba-tiba putus kontrak.
00:14:04Nggak mau pasok barang buat kita lagi.
00:14:06Tapi kita sudah ambil pesanan, ratusan ribu pesanan.
00:14:07Sekarang kita nggak bisa produksi satu produk pun.
00:14:12Kenapa putus kontrak?
00:14:13Bukannya tertera di kontrak.
00:14:14Kalau melanggar, bayar denda sepuluh kali lipat.
00:14:16Benar.
00:14:17Mereka sudah bayar denda.
00:14:18Jadi mereka lebih memilih bayar denda daripada kerjasama dengan kita.
00:14:20Pasti ada yang berulah di balik masalah ini.
00:14:23Selain dari keluarga Kadana, siapa lagi pelakunya?
00:14:26Tapi minggu depan adalah batas terakhir kirim barang.
00:14:28Di saat seperti ini, kemana kita temukan pabrik yang bisa produksi ratusan ribu pesanan?
00:14:32Kalau nggak kirim barang, kita bakal dituntut dan harus ganti rugi.
00:14:35Kalau gitu, sepuluh triun yang didapat dari jual tambang bakal nyap.
00:14:37Ibu, Ibu baik-baik saja.
00:14:39Aku baik-baik saja.
00:14:40Masih sama seperti sebelumnya.
00:14:44Aku nggak bisa pertahankan apapun.
00:14:46Gini deh, hitung total berapa banyak pesanan.
00:14:49Soal pabrik, aku pikirkan cara.
00:14:51Baik.
00:14:55Nonamika, sebenarnya...
00:14:57Kenapa ragu-ragu? Katakan.
00:14:59Di kota Harba, cuma grup Gutama yang bisa produksi barang sejenis.
00:15:02Bahkan, lebih unggul dari pemasok kita.
00:15:04Tapi produk mereka cuma tersedia buat internal.
00:15:06Belum tentu mau kerjasama dengan kita.
00:15:08Ini jalan satu-satunya.
00:15:10Harus dicoba.
00:15:11Tapi, CEO grup Gutama sudah bilang nggak mau kerjasama dengan keluarga Cardana.
00:15:18Aku dan keluarga Cardana berbeda.
00:15:20Ini perusahaan yang kudirikan sendiri.
00:15:22Nggak ada hubungan sama keluarga Cardana.
00:15:24Tapi, Bu Mika, gimana pun kau putri keluarga Cardana.
00:15:28Nggak masalah.
00:15:29Grup Gutama cuma bilang nggak mau kerjasama dengan keluarga Cardana di salah satu proyek.
00:15:31Nggak bilang nggak mau kerjasama di proyek lain.
00:15:33Kau tinggal di kantor, tangani para klien yang desak barang.
00:15:35Aku pergi ke grup Gutama.
00:15:36Ibu, aku juga mau pergi.
00:15:39Oke.
00:15:40Tapi, Brielle.
00:15:40Ibu mungkin agak sibuk nggak bisa jaga kau.
00:15:42Kau harus tetap di samping ibu.
00:15:44Baik, Ibu.
00:15:44Ayo.
00:15:50Halo.
00:15:51Aku adalah pemilik grup Steri.
00:15:53Apa-apa Evan ada di kantor?
00:15:54Apa Anda ada janji temu?
00:15:56Maaf.
00:15:57Aku datang kemari mendadak.
00:15:58Nggak buat janji.
00:15:59Kalau gitu, kulaporkan sebentar.
00:16:00Mohon tunggu.
00:16:00Baik.
00:16:01Makasih.
00:16:06Maaf.
00:16:07Pak Evan sedang sibuk.
00:16:08Buka cantik.
00:16:10Kapan dia punya waktu?
00:16:11Aku nggak tahu.
00:16:13Bagaimana kalau kalian tunggu di lobby sebentar.
00:16:15Baiklah.
00:16:16Makasih.
00:16:17Ayo.
00:16:17Bria, ada apa?
00:16:36Kakak yang cantik, bolehkah kutanyakan lagi?
00:16:46Ah, sudah lapar.
00:16:49Maaf.
00:16:50Anakku masih kecil.
00:16:51Tapi kita sangat buru-buru.
00:16:53Jadi, tolong.
00:16:54Baik.
00:16:54Biar kutanyakan lagi.
00:16:56Tapi kalau Pak Evan nggak mau turun, kami pun nggak berdaya.
00:16:58Makasih, Kakak cantik.
00:17:03Pak Evan.
00:17:04Ini dokumen yang Anda minta.
00:17:05Nah, selain itu...
00:17:07Ada apa?
00:17:09Boss, grup setari sudah tunggu setengah harian di bawah.
00:17:12Anda...
00:17:12Grup setari?
00:17:15Milik siapa?
00:17:15Milik nona besar keluarga Cardana.
00:17:17Sepertinya dia datang buat bicarakan produksi bareng di area barat.
00:17:19Anda mau temui dia?
00:17:21Produksi bareng?
00:17:22Nggak.
00:17:26Bukannya Anda bilang...
00:17:28Dia menarik?
00:17:29Bahkan mau beli...
00:17:30Kyok Jedid darinya.
00:17:32Dia memang menarik.
00:17:33Tapi bukan berarti aku mau berurusan sama dia.
00:17:35Apalagi soal pekerjaan.
00:17:37Baik.
00:17:48Pak Evan.
00:17:49Mau rapaman ini sangat cocok sama ibu.
00:17:55Sayangnya nggak ada Dewi pengurus jodoh di sini.
00:17:58Aku nggak bisa lihat apa ada benang merah di tubuh mereka.
00:18:01Pak Evan, halo.
00:18:02Aku adalah Mika dari grup Steri.
00:18:04Tolong kasih aku waktu lima menit buat bicarakan soal.
00:18:06Aku nggak berencana produksi buat perusahaan luar.
00:18:08Pak Evan.
00:18:09Pak Evan.
00:18:11Ayah?
00:18:12Ayah mau capakan aku dan ibu.
00:18:14Rial bakal jadi enak yatim.
00:18:23Ayah, kalau hari ini ayah nggak kasih penjelasan, aku nggak bakal pergi.
00:18:27Nak, bangun dulu.
00:18:29Nggak mau.
00:18:30Kau mau capakan aku dan ibu.
00:18:33Maaf.
00:18:34Rial sudah besar nggak mau dengarkan aku.
00:18:35Ya sudah.
00:18:41Ikut aku naik.
00:18:45Sudah kuduga.
00:18:46Kakak rejeki pun dulu sama kerik ini.
00:18:50Aku minta maaf.
00:18:51Buat temui Anda, gunakan cara ini.
00:18:57Putrimu cerdas juga.
00:18:59Maaf, dia cuma mau bantu aku.
00:19:04Makanya, singgung kau.
00:19:06Maman, namaku Rial.
00:19:08Anak yang diadopsi ibu.
00:19:10Kau terlihat sangat baik.
00:19:12Punya wajah beruntung.
00:19:13Sekarang kau nggak panggil aku ayah lagi.
00:19:15Duduk.
00:19:16Aku nggak begitu pemarah.
00:19:19Aku yang bersulit kalian.
00:19:20Sampai harus beraktif buat ketemu aku.
00:19:23Aku masih ada rapat.
00:19:24Nona Mika, kau cuma punya waktu lima menit.
00:19:26Oke.
00:19:26Oke.
00:19:26Pak Evan, susu yang Anda minta.
00:19:31Letakkan di sini.
00:19:38Kau sudah lapar, kan?
00:19:39Cuma ada ini di kantor.
00:19:40Minumlah untuk isi perut.
00:19:42Makasih, Paman.
00:19:53Paman, ini tampak sangat dingin.
00:19:55Tapi orangnya baik.
00:19:58Mungkin dia cocok sama ibu.
00:20:00Seminggu sebelum kirim barang, kami dicelakai sama pesaing bisnis.
00:20:03Pemasok kami putus kontrak.
00:20:04Sekarang, ada ratusan ribu pesanan yang belum dikirim.
00:20:07Di kota Harba, cuma grup gue utama yang sanggup produksi barang ini.
00:20:09Jadi, ku harap Anda bersedia bantu aku.
00:20:13Pemasokmu putus kontrak?
00:20:14Kenapa aku harus bantu kau?
00:20:15Selain itu, grup gue utama berbisnis.
00:20:17Bukannya yasana mal.
00:20:19Benar.
00:20:19Jadi, Anda boleh tentukan harga.
00:20:22Asal nggak lebih dari tiga kali lipat, aku terima.
00:20:24Tiga kali lipat?
00:20:25Harga ini cukup buat bayar denda.
00:20:27Kenapa kau bersikeras mau produksi barang ini?
00:20:29Bukan cuma mau kirimkan barang.
00:20:31Aku juga mau pertahankan reputasi kami di hati para klien.
00:20:33Aku nggak mau masalah ini buat klien nggak percaya sama kami.
00:20:36Kami harus minimalkan kerugian klien.
00:20:39Pantas perusahaanmu berada di ambang kebangkrutan.
00:20:42Apa?
00:20:43Pebisnis selalu utamakan keuntungan.
00:20:46Pebisnis kecil yang terlalu baik hati, nggak bisa bertahan lama.
00:20:49Hidupmu pun terancam, tapi kau malah pergi demi kepentingan klien.
00:20:54Aku nggak tahu kalau ini tulus atau bodoh.
00:20:56Tapi aku nggak merasa seperti itu.
00:20:58Pebisnis harus punya hati nurani.
00:21:00Selain itu, Pak Evan, reputasimu di dunia bisnis sangat baik.
00:21:04Jadi menurutku, Anda pasti bisa maklumi aku.
00:21:08Itu karena aku sanggup kendalikan hati nuraniku.
00:21:11Aku orang yang berpendirian.
00:21:13Makanya aku bisa berbuat sesuai kemauanku.
00:21:15Sedangkan kau, Nonamika.
00:21:17Kau sudah berbisnis lima tahun setiap tahun merugi.
00:21:19Tahun ini di ambang kebangkrutan.
00:21:21Nonamika atas desa apa?
00:21:23Kau bicarakan soal hati nurani.
00:21:27Ibuku bukan cuma bisa hasilkan uang.
00:21:30Bisa bantu banyak orang.
00:21:32Ibuku orang baik.
00:21:33Selain itu, selama ada aku,
00:21:35Ibu bakal makmur.
00:21:37Anakmu ini menarik sekali.
00:21:39Sebelumnya, Ibuku temukan tambang emas.
00:21:41Ke depannya, Ibuku juga bakal dapatkan banyak uang.
00:21:44Aman Evan, kau terlihat seperti orang baik.
00:21:47Kau pasti bakal bantu Ibu, kan?
00:21:50Kau sudah puji aku.
00:21:52Bilang aku beruntung dan baik.
00:21:54Kalau aku nggak bantu kalian,
00:21:56bukan kehadap terlaluan.
00:21:58Oke,
00:21:59aku kasih kalian kesempatan.
00:22:00Anda serius, kan?
00:22:02Kami memang sanggup produksi barang yang kau minta.
00:22:04Sanggup atasi masalahmu.
00:22:06Selain itu,
00:22:07aku nggak minta harga tiga yang lipat.
00:22:08Aku nggak bakal memanfaatkan kesempatan dan kesempitan.
00:22:10Bayar sesuai harga pasar.
00:22:12Tapi, aku punya syarat.
00:22:15Giyok Jedet yang kalian dapatkan di acara lelang grup Gautama,
00:22:18juga kasih aku.
00:22:20Waktu itu, Pak Marko bilang harganya satu triliun.
00:22:21Kubayar satu triliun.
00:22:23Cuma itu syaratnya?
00:22:25Ya, cuma ini.
00:22:27Tapi Giyok ini,
00:22:28Briel yang beli waktu itu.
00:22:30Perlu tanyakan persetujuannya.
00:22:33Tanya anak perempuan ini.
00:22:35Meski aku adopsi Briel,
00:22:39tapi sebagian besar hal yang kumiliki sekarang
00:22:41berasal dari Briel.
00:22:43Dia adalah pembawa keberuntungan bagiku.
00:22:46Tanpa dia,
00:22:47aku mungkin nggak punya kesempatan
00:22:48buat negosiasi dengan Anda.
00:22:50Nggak.
00:22:51Pada dasarnya,
00:22:51Ibu sangat hebat.
00:22:53Namamu Braille, ya?
00:22:55Braille.
00:22:56Kau bersedia jual Giyok itu
00:22:58ke aku?
00:23:00Bersedia.
00:23:01Pada dasarnya,
00:23:01sudah aku kasih ke Ibu.
00:23:03Bisa bantu Ibu?
00:23:03Aku sangat senang.
00:23:05Oke.
00:23:06Sepakat.
00:23:08Malam ini kusunin sekretaris.
00:23:09Kirimkan uangnya ke kau.
00:23:10Kontrak bakal dikirim ke kantor.
00:23:12Senang bergerak sama denganmu, Namika.
00:23:13Makasih.
00:23:13Senang bekerja denganmu.
00:23:14Tapi,
00:23:16kalau Bumi kasih Ibu
00:23:16nggak punya waktu buat jaga anak,
00:23:18bisa pertimbangkan buat serakan Gail ke aku.
00:23:20Aku suka anak ini.
00:23:23Bukan.
00:23:24Pak Evan,
00:23:25kita baru pertama kali ketemu
00:23:26kau sudah incar anakku.
00:23:27Ini kurang pantas.
00:23:29Sas-sas aja.
00:23:30Aku nggak pernah jaga anak.
00:23:32Pertama kali ada anak kecil yang aku suka.
00:23:34Aku mau jaga dia.
00:23:35Selain itu, Namika lancang kan?
00:23:37Jadi Ibu tunggal,
00:23:38pasti sangat susah.
00:23:39Nggak usah khawatir soal itu.
00:23:41Jaga Briel sama sekali nggak susah.
00:23:42Aku nggak bakal kasih Anda
00:23:43kesempatan ambil Briel.
00:23:44Selain itu,
00:23:45seharusnya kau lebih sibuk
00:23:46dari bos perusahaan kecil sepertiku.
00:23:48Memang benar.
00:23:50Sayang sekali.
00:23:51Kalian bisa jaga aku bersama.
00:23:52Alangkah baiknya
00:23:53kalau Pak Aman Evan jadi ayahku.
00:23:54Ah, maaf.
00:23:56Anak-anak nggak ngerti asal bicara.
00:23:58Pak Evan, lanjutlah bekerja.
00:23:59Kami pamit dulu.
00:24:00Ayo ya.
00:24:00Aman Evan, sampai jumpa.
00:24:05Pak Evan, rapat sebentar lagi mulai.
00:24:07Oh, oke.
00:24:08Aku ke sana.
00:24:10Pak Evan,
00:24:11kerjasama ini mau disetujui begitu saja.
00:24:13Kalau ini dijadikan patokan,
00:24:15pasti bakal banyak perusahaan
00:24:16yang mau kerjasama.
00:24:16Mau kita setuju semua.
00:24:17Meski mereka nggak cari kita,
00:24:19jalur produksi di utara kota,
00:24:20nggak ada pasokan internas besar itu.
00:24:21Tahun depan harus kerjasama
00:24:22dengan pihak luar.
00:24:24Kita cuma percepat,
00:24:25jadikan mereka proyek percobaan.
00:24:26Baik.
00:24:26Aku tahu Anda tidak melakukan ini
00:24:28demi kepentingan pribadi.
00:24:29Belum pernah ada perusahaan berhati nuran
00:24:30yang punya kebiasaan membantu.
00:24:32Pak Willy kurang sibuk
00:24:33sampai punya waktu
00:24:34bergosip soal atasan ya?
00:24:35Bukan gitu maksudku.
00:24:37Baiklah.
00:24:37Aku siapkan dulu.
00:24:41Ibu,
00:24:42Aman Evan orang yang baik.
00:24:45Juga kanteng.
00:24:46Dia bantu kita
00:24:47dan masih lajang.
00:24:49Kalau gitu,
00:24:50Briel bisa punya ayah dong.
00:24:52Briel?
00:24:53Kenapa?
00:24:54Aman Evan juga
00:24:55mau adopsi Briel kan?
00:24:57Kalau jadi ayah Briel,
00:24:58bareng sama ibu
00:24:58bisa rawat Briel bersama kan?
00:25:00Itu sangat nggak mungkin.
00:25:02Oh nggak mungkin?
00:25:04Aman Evan lumayan suka kita.
00:25:06Dia kelihatan dingin.
00:25:08Tapi sebenarnya
00:25:09sering senyum ke Briel dan ibu.
00:25:13Kau ini kecil-kecil banyak akal.
00:25:15Aku baru kenalan sama
00:25:16Paman Evan.
00:25:16Hari ini pertama kalinya ketemu.
00:25:18Kok kau bisa kepikiran begitu sih?
00:25:20Lagangan ini di televisi
00:25:22isinya cinta pandangan pertama semua.
00:25:25Kurangin nonton yang begituan.
00:25:27Kalau begini terus,
00:25:28nggak boleh nonton televisi lagi.
00:25:28Briel,
00:25:31jangan ngomong gitu lagi.
00:25:32Kau mengerti kan?
00:25:33Kenapa?
00:25:37Terlepas dari hal lain,
00:25:38latar belakang keluarga saja
00:25:39sudah nggak cocok.
00:25:41Meski keluarga kadana kaya,
00:25:42tapi dibandingkan keluarga Gutama
00:25:43yang terpandang itu,
00:25:44tetap saja beda jauh.
00:25:46Keluarga besar seperti itu
00:25:46paling mementingkan status keluarga.
00:25:49Belum lagi,
00:25:50reputasiku di luar nggak bagus.
00:25:51Bagi keluarga Gutama,
00:25:52aku nggak ada manfaatnya.
00:25:55Ribet banget.
00:25:56Bukannya cukup saling suka?
00:25:58Nggak dong.
00:26:00Sudahlah,
00:26:01Briel masih kecil.
00:26:02Nanti juga bakal ngerti.
00:26:03Sudah.
00:26:05Harus cari kesempatan,
00:26:06tanya dewa.
00:26:08Sepertinya,
00:26:08paman Evan adalah jodoh sejati ibu.
00:26:11Ayo jalan.
00:26:13Sudah jam segini.
00:26:14Briel pasti kelaparan kan?
00:26:15Kita pulang makan enak.
00:26:17Hooray.
00:26:20Nona Mika dan Briel sudah pulang.
00:26:22Pas banget buat makan malam.
00:26:23Rekenglang,
00:26:24kau sudah balik?
00:26:25Paman Nolan,
00:26:26masalah keluargamu sudah beres.
00:26:28Sudah beres.
00:26:29Uang muka beli rumah buat pasangan muda itu sudah dibayar.
00:26:32Sisanya,
00:26:33biar mereka yang usaha sendiri.
00:26:36Kangen Briel loh.
00:26:38Anak ini makannya banyak.
00:26:39Aku takut dia nggak kenyang makannya buru-buru balik.
00:26:41Jadi kakek Nolan nggak perlu pergi lagi.
00:26:43Nggak.
00:26:44Kakek bakal tetap di sini,
00:26:46temani Briel dan Nona Mika.
00:26:49Ini uang sisa beli rumah.
00:26:51Briel simpan.
00:26:52Anggap saja angkau lebih awal.
00:26:54Briel juga dapat.
00:26:55Makasih kakek Nolan.
00:26:57Tentu saja.
00:26:58Briel itu pahlawan keluarga kita.
00:27:00Kalau Briel nggak paksa aku beli lotre,
00:27:03aku yang sudah tua ini pasti sudah kerja di proyek angkat batu bata.
00:27:06Nah, jangan dibahas lagi.
00:27:09Ayo makan malam.
00:27:15Nona Mika,
00:27:16semua pesanan sudah dikirim.
00:27:18Pelanggan sangat puas sama kita.
00:27:19Bahkan, ada pesanan tambahan.
00:27:20Produk lain perusahaan juga kecepratan.
00:27:22Semuanya laku terjual.
00:27:23Wah, ibu hebat banget.
00:27:24Iya.
00:27:25Nona Mika memang luar biasa.
00:27:27Kali ini,
00:27:27bukan cuma nggak rugi,
00:27:28malah untung puluhan miliar.
00:27:30Ini adalah pendapatan terbesar perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.
00:27:32Nona Mika,
00:27:33kita benar-benar akan bangkit.
00:27:34Belakangan ini semua sudah kerja keras.
00:27:36Setelah ini selesai,
00:27:37aku bakal kasih liburan dan bonus dilipat gendakan.
00:27:40Kalau aku gimana, Bu?
00:27:44Dua hari ini,
00:27:45ibu ajak Tamasha ya bagaimana?
00:27:47Kenapa itu Tamasha?
00:27:48Tamasha itu jalan-jalan,
00:27:50ke pantai,
00:27:51taman bermain,
00:27:52ke luar negeri.
00:27:53Kemana saja boleh yang kau sukai.
00:27:55Hooray, hooray.
00:27:56Makasih, Nona Mika.
00:27:58Nggak sangka,
00:27:59Pak Evan secepat itu setuju buat kerjasama.
00:28:01Aku kira Nona Mika bakal ditolak mentah-mentah.
00:28:04Semua ini berkat Briel.
00:28:05Kalau enggak,
00:28:05kita bahkan enggak ada kesempatan ngobrol sama Pak Evan.
00:28:08Nake pernah bilang,
00:28:09asalkan cukup nekat,
00:28:11enggak ada yang enggak bisa dilakukan.
00:28:13Benar.
00:28:14Kita harus berterima kasih atas keberanian Briel
00:28:15yang bantu perusahaan dapatkan kesempatan ini.
00:28:18Tapi,
00:28:19Pak Evan terlalu perhatian deh.
00:28:21Demi proyek kecil begini,
00:28:22dia datang ke kantor setiap hari
00:28:23buat ketemu langsung sama Nona Mika.
00:28:24Paman Evan belakangan ini
00:28:27sering datang cari Ibu?
00:28:29Iya.
00:28:30Awalnya cuma ngobrol dari telepon,
00:28:31tapi lama-lama jadi sering datang ke kantor.
00:28:34Bria lihat saja.
00:28:34Nanti malam,
00:28:35pasti kita ketemu Pak Evan lagi.
00:28:36Aku tahu.
00:28:42Bilakangan ini Ibu sering teleponan di balkon
00:28:44itu sama Pak Evan, kan?
00:28:46Iya.
00:28:47Tapi itu urusan kerjaan.
00:28:49Ibu,
00:28:50apa Ibu siap-siap?
00:28:53Jadikan Pak Evan sebagai ayah Briel?
00:28:56Enggak terpikir ke situ.
00:28:58Cuma lagi pendekatan.
00:29:00Wah.
00:29:02Aku paham.
00:29:03Maksudnya,
00:29:04Pak Evan kesini bukan karena proyek.
00:29:06Tapi karena suka sama Nona Mika.
00:29:09Bumika,
00:29:10ada pesanan bernilai tinggi
00:29:11yang harus Anda cek langsung.
00:29:13Oh,
00:29:13aku kesana.
00:29:15Kalau gitu,
00:29:16kami kerja dulu.
00:29:17Briel,
00:29:17main sendiri dulu ya.
00:29:18Nanti kami jemput.
00:29:19Baik.
00:29:25Sudah nyala.
00:29:28Mandi-mandi Ibu sudah nyala.
00:29:30Bagus deh.
00:29:31Akhirnya artanya berhasil dikirim.
00:29:33Selangkah lebih dekat kembali ke langit.
00:29:36Hmm?
00:29:39Tidak apa?
00:29:41Kok jadi redup?
00:29:44Barusan masih nyala kan?
00:29:46Jangan-jangan.
00:29:47Aku salah lihat.
00:29:50Apa gelang ini sudah rusak?
00:29:51Tidak mungkin.
00:29:56Aku harus cari kesempatan buat coba.
00:29:59Benar.
00:30:01Dimana kalau benar-benar rusak?
00:30:03Terus gimana kalau aku gak bisa balik?
00:30:05Apa katamu?
00:30:09Mika bukan cuma gak rugi,
00:30:10malah kerjasama dengan grup kutama
00:30:11buat tutupi kerugian.
00:30:12Benar.
00:30:13Selain itu katanya,
00:30:14grup kutama mau kerjasama jangka panjang
00:30:15dengan perusahaan Onamika.
00:30:17Kok bisa?
00:30:18Bukannya grup kutama bilang gak bakal kerjasama
00:30:19dengan keluarga Kadana?
00:30:20Aku sudah ditolak berkali-kali.
00:30:21Kok Mika wanita rendahan itu malah berhasil?
00:30:24Sudahlah.
00:30:24Setelah semua baru bahas.
00:30:25Gak bisa.
00:30:27Aku harus selidiki.
00:30:28Kenapa semua hal bagus selalu jatuh ke Mika?
00:30:30Bukan cuma kasih aku tambang rosokan.
00:30:32Dia malah bisa dekat sama keluarga kutama.
00:30:33Kalau dia bangkit,
00:30:34apa posisiku di keluarga Kadana?
00:30:35Hah!
00:30:36Yo, kau mau kemana?
00:30:43Brielle, mau kemana?
00:30:45Mungkin dia bosan di kantor.
00:30:47Taman Nolan, aku juga mau istirahat.
00:30:48Nanti pas makan siang tolong panggil kami.
00:30:50Baik.
00:30:58Nona Mika, akhirnya kau bangun juga.
00:31:00Kenapa?
00:31:01Aku gak tahu gimana jelaskan.
00:31:03Mending kau lihat sendiri.
00:31:04Kalau gak cepat hentikan Brielle,
00:31:05rumah kita bakal jadi istana emas.
00:31:07Apa?
00:31:21Kenapa sudah kasih emas banyak itu buat ibu?
00:31:24Gelangnya tetap gak nyala.
00:31:26Jangan-jangan.
00:31:27Gelangnya beneran rusak.
00:31:29Gak boleh.
00:31:30Apa jangan-jangan?
00:31:31Aku belum sadar.
00:31:31Kok aku lihat semua yang disentuh Brielle berubah jadi emas?
00:31:37Beneran, Nona Mika.
00:31:39Brielle, beneran bisa ubah benda jadi emas.
00:31:42Cepat hentikan dia.
00:31:44Setiap kudekati dia langsung lari.
00:31:46Orang tua sepertiku mana bisa tangkap dia.
00:31:49Mika, aku tahu kau di rumah.
00:31:50Di dalam berisik banget.
00:31:51Jangan perak-perak hati.
00:31:52Buka pintunya.
00:31:53Apa itu?
00:32:05Pasti karena alamannya kekecilan.
00:32:07Coba di dalam rumah.
00:32:09Brielle, yang ini gak boleh diubah.
00:32:11Itu tiang.
00:32:12Gak boleh jadi emas.
00:32:13Itu penyangga.
00:32:16Brielle.
00:32:17Brielle.
00:32:17Brielle.
00:32:21Brielle.
00:32:21Brielle.
00:32:25Brielle.
00:32:27Aduh.
00:32:28Nona Mika.
00:32:28Cepat bujuk dia.
00:32:30Jangan sentuh.
00:32:32Aduh.
00:32:33Aduh, nak.
00:32:34Ini fas antik.
00:32:36Kalau jadi emas nilainya malah turun.
00:32:38Brielle, anakku.
00:32:40Berhenti sekarang juga.
00:32:41Semua barang yang di halaman, kau yang mengubahnya.
00:32:47Kau, kau bisa ubah benda jadi emas?
00:32:49Dari lahir sudah bisa.
00:32:53Pantas saja.
00:32:55Aku heran kenapa bisa temukan emas.
00:32:57Ternyata beneran karena Brielle.
00:32:59Semua ini beneran dari Brielle rupanya.
00:33:01Kalau gitu, kau lagi ngapain sekarang?
00:33:04Kasih emas buat ibu.
00:33:08Brielle, ibu gak butuh emas sebanyak itu.
00:33:10Lagian, ada beberapa barang antik di rumah yang lebih mahal dari emas seperti giyok.
00:33:14Kalau kau ubah jadi emas, nilainya malah turun.
00:33:17Oh, begitu ya.
00:33:18Maaf, ibu.
00:33:20Aku bikin repot.
00:33:21Gak apa-apa.
00:33:23Ini bukan masalah besar kok.
00:33:25Brielle, ibu mau tanya.
00:33:27Soal kau bisa ubah benda jadi emas, ada orang lain yang tahu?
00:33:33Selain ibu dan kakek Nola, gak ada lagi yang tahu.
00:33:39Baguslah.
00:33:40Brielle, soal kemampuan ini, jangan sampai ada orang lain yang tahu.
00:33:44Kenapa?
00:33:45Dulu aku pernah bikin mangkuk emas buat bibi pengemis yang bisa obatin anaknya.
00:33:50Bukankah ini hal yang baik?
00:33:52Ibu tahu, kau memang berniat baik.
00:33:55Tapi kalau sampai ketahuan sama orang jahat, bisa berakibat sangat fatal.
00:33:59Benar.
00:34:00Untungnya ini di rumah.
00:34:01Kalau sampai dilihat orang luar, bisa gawat.
00:34:04Tapi kalau kasih emas bisa tolong orang, Brielle gak takut ketahuan.
00:34:07Aduh, anak ini, kau polos banget.
00:34:10Gimana caranya bisa selamat sampai sebesar ini?
00:34:13Brielle, dunia orang dewasa gak seindah yang kau bayangkan.
00:34:16Kalau orang lain tahu kau bisa ubah benda jadi emas, kau bakal diculik buat eksperimen.
00:34:20Lebih parah lagi, kau bakal dijadikan alat penghasil uang.
00:34:22Benar.
00:34:24Mereka bakal kurung kau di ruangan gelap dan suruh kau terus-terusan bikin emas.
00:34:27Aku gak mau dikurung di ruangan gelap.
00:34:30Makanya, soal ini, jangan sampai ada yang tahu.
00:34:32Aku mengerti, Bu.
00:34:35Jadi ternyata Brielle bisa ubah batu jadi emas.
00:34:38Lantas saja Mika mendadak beruntung.
00:34:40Ternyata dia punya hata karun begini.
00:34:42Kalau dia jatuh ke tanganku,
00:34:44bukannya aku bisa punya tambang emas sebanyak yang aku mau.
00:34:48Aku bakal cari kesempatan bagus buat bertindak.
00:34:50Kalau aku punya Brielle permata emas ini,
00:34:52aku bisa singgirkan grup-grup utama dan jadi orang terkaya di kota Harba.
00:34:55Saat itu tiba, sudah terlambat buat memohon kepada aku.
00:35:00Brielle, ayo kita ke kantor.
00:35:04Ibu, nanti sore aku boleh jalan-jalan.
00:35:06Kenapa?
00:35:07Dua hari lalu masih semangat mau temannya aku kerja.
00:35:09Sekarang sudah bosan.
00:35:10Bukan begitu.
00:35:12Gelangku sepertinya rusak.
00:35:13Aku mau lihat kenapa.
00:35:15Rusak?
00:35:16Mau aku antar ke toko buat perbaiki.
00:35:18Gak usah.
00:35:19Toko biasa gak bisa perbaiki.
00:35:21Tapi, ibu tenang saja.
00:35:22Aku bisa urus sendiri.
00:35:24Oke, aku suruh lewat teman ikau.
00:35:27Dilarang untuk menolak.
00:35:28Anak kecil seperti mau pergi sendirian beneran bahaya banget.
00:35:30Brielle yang seperti ini sama saja seperti emas batangan yang jalan-jalan sendiri.
00:35:34Ya sudah, aku pergi dulu.
00:35:35Nona Brielle, bukannya kita mau perbaiki gelang.
00:35:43Ngapain di sini?
00:35:44Aku lagi tunggu orang.
00:35:46Harus kirim keburuntungan lagi.
00:35:48Buat lihat maniknya menyala atau enggak.
00:35:49Ibu bilang, Kak Leo itu anak pengelamrat atau apa.
00:35:53Meski yang terlalu ngerti,
00:35:54sepertinya dia gak kekurangan uang terus mau kasih ke siapa.
00:36:02Brielle?
00:36:03Paman Evan, how are you?
00:36:06Halo, Brielle.
00:36:08Halil bilang, nanti malam Paman Evan pasti datang cari ibu.
00:36:12Rupanya beneran.
00:36:13Brielle, tadi kau terlihat lagi khawatir banget.
00:36:17Ada sesuatu yang ibu mau gak bisa bantu?
00:36:18Ceritakan kepada Paman Evan.
00:36:20Paman Evan, apakah kekurangan uang?
00:36:24Pertanyaan bagus.
00:36:25CEO kami orang terkaya di kota Harba.
00:36:27Gak bakal kekurangan uang.
00:36:28Yang beneran kekurangan uang adalah pekerja seperti kami.
00:36:32Oh, iya.
00:36:33Aku baru ingat.
00:36:34Sepertinya Paman Evan yang paling kaya.
00:36:36Kalau kau willy, apakah kau butuh uang?
00:36:38Uang?
00:36:39Jelas butuh.
00:36:40Siapa yang gak mau tiba-tiba ada tambahan ratusan juta di rekening banknya dan beberapa rumah?
00:36:44Hm?
00:36:45Ngomongin mimpi kau cuma ratusan juta.
00:36:47Makanya, kalau mimpi harus tinggi.
00:36:49Orang kaya seperti kalian gak bakal ngerti.
00:36:52Bagi orang biasa, ratusan juta itu uang yang sangat besar.
00:36:55Masalahnya daerah rumahku sudah digusur.
00:36:57Cuma komplek rumahku yang gak berubah.
00:36:59Aku mimpi pun.
00:37:00Mimpi kantor penggusuran kasih pengumuman.
00:37:02Paman Evan baik sama Brielle.
00:37:03Kau willy juga baik sama Brielle.
00:37:05Harusnya keperuntungannya bisa mular.
00:37:08Sudahlah.
00:37:08Bebas aja dulu.
00:37:15Begini saja.
00:37:15Brielle lagi ngapain?
00:37:19Si, keperuntungan buat kau willy.
00:37:21Siapa tahu mimpi bisa jadi kenyataan.
00:37:24Beneran.
00:37:25Tentu saja.
00:37:26Mulut benar Brielle ini manjur banget.
00:37:28Oke.
00:37:29Aku pinjam kata-kata keperuntunganmu ya.
00:37:32Brielle, nanti ada jaman bisnis keluarga kardana.
00:37:36Ibumu bakal dateng gak?
00:37:38Ibu pernah bahas.
00:37:40Aku bakal ikut ibu ke sana.
00:37:42Oke.
00:37:43Paman Evan, harusnya tanya ibu langsung.
00:37:45Kalau suka, ngomong saja.
00:37:49Pak Evan, kau...
00:37:51Kau mau jadi ayah tirinya, Brielle.
00:37:58Brielle, kau...
00:38:01Sudah tahu ya?
00:38:02Aku tidur bareng ibu.
00:38:04Dulu, Paman Evan sering telponan sama ibu.
00:38:06Sampai larut malam.
00:38:07Aku ada di samping.
00:38:09Kami itu bahas kerjaan.
00:38:11Iya, kerjaan.
00:38:13Aku tahu.
00:38:14Aku gak bilang kalian bahas yang lain.
00:38:18Kalau gitu, apa Brielle mau?
00:38:21Paman Evan jadi ayahmu.
00:38:24Paman Evan orang yang baik.
00:38:26Baik sama ibu juga.
00:38:27Brielle suka kalau Paman Evan jadi ayahku.
00:38:29Oke.
00:38:30Makasih, Brielle.
00:38:31Kalau gitu, sampai ketemu nanti.
00:38:33Kami pergi dulu.
00:38:34Paman Evan, dadah.
00:38:35Dadah.
00:38:35Halo, ayah.
00:38:43Ada apa?
00:38:44Nah, tim penggusuran baru datang.
00:38:46Kompleks kita juga bakal digusur akhir tahun ini.
00:38:48Kita bukan cuma dapat dua unit apartemen,
00:38:51tapi luas tambahan juga diuangkan.
00:38:53Kita bisa dapat ratusan juta.
00:38:55Apa?
00:38:56Ayah, kau serius?
00:38:58Aku ini ayahmu.
00:38:58Masa aku bohong?
00:39:00Kalau ada waktu pulang sebentar,
00:39:01kita urus administrasinya.
00:39:02Wah, oke, oke.
00:39:04Aku mengerti.
00:39:05Wah, mulut Brielle ini manjur banget.
00:39:11Beneran jadi kenyataan.
00:39:12Ih, kalau ketemu lagi,
00:39:14bakal kubawakan banyak cemilan buatnya.
00:39:16Ih, eh, eh.
00:39:20Pak Evan.
00:39:21Kenapa?
00:39:22Sudah dapat kompensasi.
00:39:23Jadi dengan niat kerja lagi,
00:39:24orang kaya baru.
00:39:25Pak Evan, mana bisa.
00:39:27Aku cinta kerja.
00:39:28Kantor ini rumah kedua aku.
00:39:29Aku pergi dulu.
00:39:35Satu lagi nyala.
00:39:41Berarti jelangnya nggak rusak.
00:39:43Jadi masalahnya pasti ada di ibu.
00:39:46Ternyata,
00:39:47ibu manusia biasa ini lubang penyedot uang.
00:39:51Eh, nggak mungkin.
00:39:53Tapi tenang saja.
00:39:56Selama ada Brielle,
00:39:57lubang sebesar apapun bisa ditutup.
00:39:59Ibu, kok paman Evan nggak jemput ibu?
00:40:04Kenapa tiba-tiba tanya begitu?
00:40:06Dia beberapa kali bilang mau jemput,
00:40:08tapi aku rasa nggak searah,
00:40:09jadi aku tolak merepotkan.
00:40:11Eh, paman Evan sudah berusaha.
00:40:14Oh iya, Brielle.
00:40:16Bukannya kau bencik luarga kardana.
00:40:17Kenapa hari ini ngotot mau ikut?
00:40:19Aku sudah canci ke Kawili bakal datang.
00:40:21Dia bilang mau bawakan camilan.
00:40:24Ya sudah.
00:40:25Kondisi keuangan ibu yang tak terkendali
00:40:27sampai sekarang belum tahu penyebabnya.
00:40:28Kakek Dewa bilang harus cari dari akarnya.
00:40:32Akar ibu adalah tempat ibu tumbuh besar.
00:40:35Waktu ke sana rasanya memang aneh.
00:40:37Kali ini harus cari tahu.
00:40:38Ibu, kau mau pakai ini?
00:40:41Iya.
00:40:42Kenapa? Profesional kan?
00:40:44Ibu, kau bukan mau kerja kan?
00:40:47Aku memangnya bukan.
00:40:50Paman Evan juga bakal ke sana.
00:40:52Aku tahu.
00:40:54Ada kerjasama yang harus kami bahas.
00:40:55Kalau nggak, aku nggak bakal datang
00:40:56ke jaman keluarga kardana.
00:40:57Ibu, cantilah kau nggak sadar
00:41:00kalau paman Evan suka sama ibu.
00:41:06Mungkin sedikit.
00:41:08Ibu, aku kasihan sama paman Evan.
00:41:12Nona Mika dari dulu
00:41:13memang lamban soal begini.
00:41:15Dulu waktu sekolah.
00:41:18Ada yang kasih dia surat cinta
00:41:19tapi malah dikira surat tantangan.
00:41:21Dia langsung lapor guru.
00:41:22Sejak itu, nggak ada lagi
00:41:24yang kasih surat cinta ke Nona Mika.
00:41:26Sudahlah, paman Nolan.
00:41:28Jangan ungkit masa lalu.
00:41:29Oh, baiklah.
00:41:31Ayo, ibu.
00:41:32Anggap ini kencan.
00:41:34Nanti baju yang lebih bagus.
00:41:35Eh, yang ini saja.
00:41:45Tapi, sudah lama aku nggak pakai
00:41:48baju-baju ini.
00:41:49Ibu, ibu.
00:41:54Pak Evan.
00:41:58Pak Evan, Anda lagi tunggu Nona Mika?
00:42:02Kenapa?
00:42:03Kau lagi santai.
00:42:05Mana mungkin?
00:42:06Pak Evan, barusan aku telpon
00:42:07Nona Briel.
00:42:08Mereka sudah mau sampai.
00:42:11Kau pintar becah situasi.
00:42:12Purus bulan ini dua kali lipat.
00:42:13Makasih, Pak Evan.
00:42:15Pak Evan,
00:42:16bukannya jarang hadir
00:42:17jamun bisnis begini.
00:42:18Kok hari ini dia datang?
00:42:20Kudengar Pak Evan ada kerjasama
00:42:21dengan perusahaan Nona Mika.
00:42:22Apa karena itu?
00:42:24Keluarga Cardana memang beruntung.
00:42:26Bisa dapat dukungan keluarga Gutama.
00:42:28Meski Mika dirikan perusahaannya sendiri,
00:42:30terus kenapa?
00:42:31Orang luar tetap bakal pikir
00:42:32dia bergantung sama keluarga Cardana.
00:42:33Iya.
00:42:34Pak Evan pasti datang
00:42:35demi hormati keluarga kita.
00:42:37Mika ini tetap
00:42:38bergantung sama keluarga Cardana.
00:42:40Cuma dia sendiri yang merasa cukup kuat
00:42:42buat lepas dari keluarga ini.
00:42:44Nanti,
00:42:45ikut aku layani Pak Evan dengan baik.
00:42:47Meski kerjasama di timur kota Gaga,
00:42:49tapi,
00:42:50kalau hubungan dengan Pak Evan bagus,
00:42:52kemungkinan besar bisa kerjasama.
00:42:54Iya, Gio.
00:42:55Cepat ke sana.
00:42:56Oke.
00:42:56Iya.
00:42:58Pak Evan,
00:42:59Anda datang.
00:43:00Kenapa nggak kabari?
00:43:01Biar aku suruh orang menjemputmu.
00:43:03Pak Evan,
00:43:04Anda datang ke sini
00:43:04buat urusan apa ya?
00:43:06Yang jelas bukan buat kalian.
00:43:08Pak Evan,
00:43:09apa maksud Anda?
00:43:11Sesuai yang kubilang.
00:43:11Nona Mika sudah sampai.
00:43:13Bye.
00:43:14Bye.
00:43:44Buat diri pasanganmu hari ini?
00:43:47Sana.
00:43:51Maaf, anakku.
00:43:52Rila juga ingat sekali hari ini.
00:43:54Ibuku yang pilihkan.
00:43:55Aku suka banget.
00:43:58Ibumu memang punya selera bagus.
00:44:01Nah, kalau gitu,
00:44:02ibu dan paman Evan bawa aku masuk bareng ya.
00:44:05Pak Evan.
00:44:07Karena itu keinginannya.
00:44:08Kita hargai saja.
00:44:14Nona Mika dan Pak Evan sepertinya bukan sekadar kerjasama.
00:44:26Kelihatan serasi banget.
00:44:28Iya, keluarga Cardana lagi mujur banget.
00:44:30Kalau beneran bisa nikah ke keluarga Gutama,
00:44:32benar-benar langsung naik kasta.
00:44:37Pak Evan dan Mika?
00:44:39Ini, mana mungkin?
00:44:40Kenapa nggak mungkin?
00:44:41Pak Evan baru bilang nggak mau kerjasama dengan keluarga Cardana.
00:44:44Tiba-tiba malah cari perusahaan kecil punya Mika.
00:44:46Pasti Mika ngomong sesuatu padanya.
00:44:49Makanya Pak Evan jadi begini kecita.
00:44:50Gio ada benarnya.
00:44:52Tapi ku dengar,
00:44:53keluarga Gutama pilih-pilih soal menantu.
00:44:55Dia bisa masuk ke keluarga mereka?
00:44:57Masuk ke keluarga Gutama?
00:44:58Memangnya Mika pantas.
00:45:00Alin juga cuma tertarik sesaat.
00:45:02Meski Pak Evan benar-benar suka,
00:45:04keluarganya nggak bakal setuju.
00:45:06Karena Mika cuma simpanan yang ngejar-ngejar.
00:45:09Dia berani.
00:45:10Nanti suruh dia balik ke sini.
00:45:13Keluarga Cardana nggak punya putri yang nggak tahu malu.
00:45:18Tenang dulu, jangan lupa.
00:45:20Tujuan kita hari ini.
00:45:22Anak angkat di dekat Mika itu.
00:45:24Benar juga.
00:45:26Kita urus dia nanti.
00:45:27Tambang emasku akhirnya datang.
00:45:33Sepertinya semua orang terkejut dengan kedatangan Pak Evan kejamuan hari ini.
00:45:36Kok gitu?
00:45:37Aku selalu ramah dan berdekati.
00:45:38Aku suka acara sosial.
00:45:39Iya.
00:45:41Pak Evan yang katanya suka bersosialisasi,
00:45:43nggak pernah datang ke acara begini.
00:45:44Hari ini tiba-tiba muncul.
00:45:46Pantas jadi pusat perhatian.
00:45:47Karena kau datang hari ini,
00:45:48aku mau bertemu lagi.
00:45:50Boleh?
00:45:51Kok tiba-tiba...
00:45:53Kata Brielle.
00:45:54Kalau suka, langsung bilang.
00:45:56Sebenarnya dia di pihak siapa?
00:46:00Nggak sanggup lihat.
00:46:02Orang dewasa pacaran.
00:46:04Di sini ada rasaan yang sangat familiar.
00:46:21Rasa hangat.
00:46:23Sama seperti waktu pertama kali kesini.
00:46:27Aneh.
00:46:28Apa mungkin karena tempat ini adalah tempat ibu tubuh besar?
00:46:32Di sini gelap banget.
00:46:34Mending balik dulu.
00:46:35Nanti kalau ibu cari aku,
00:46:37dia pasti panik.
00:46:37Dasar pengemis.
00:46:47Akhirnya kau sendirian.
00:46:48Hah?
00:46:49Pengemis?
00:46:50Orang dewasa,
00:46:50mau apa?
00:47:02Mau apa?
00:47:03Jangan kira aku nggak tahu.
00:47:04Tambang emas yang dimiliki Mika.
00:47:05Giyaku berubah jadi emas.
00:47:08Semua itu ulahmu, kan?
00:47:09Pengemis.
00:47:10Kau bisa ubah batu jadi emas.
00:47:12Bener, kan?
00:47:14Sarsya, kau ngomong apa?
00:47:15Aku nggak bisa.
00:47:17Jangan membantah.
00:47:18Waktu kau ubah batu jadi emas di rumah Mika,
00:47:20aku lihat semuanya.
00:47:22Lalu kenapa?
00:47:22Nggak ada hubungan sama kau.
00:47:24Kenapa nggak ada hubungan sama aku?
00:47:26Kau bisa kasih tambang emas ke Mika.
00:47:28Artinya kau bisa hasilkan gulung emas.
00:47:30Aku mau banyak emas.
00:47:32Awalnya aku masih pikirkan cara
00:47:33buat tangkap kau.
00:47:34Nggak sangka.
00:47:36Kau datang sendiri.
00:47:37Tuhan berbuat laku.
00:47:39Di kamar ini,
00:47:40hawa aneh itu terasa makin nyata.
00:47:42Jangan-jangan di sini
00:47:43nasib kekurangan kau ibu.
00:47:45Kenapa ada hubungannya denganmu?
00:47:48Sudah seperti ini,
00:47:49kau masih pikirkan ibumu itu.
00:47:51Kalau benar,
00:47:52memangnya kenapa?
00:47:53Jangankan kau.
00:47:54Sekalipun dewa datang,
00:47:55nggak ada yang bisa selamatkan kau.
00:47:57Mika itu terlahir seperti itu,
00:47:59tahu nggak?
00:48:00Apa yang kau lakukan ke ibuku?
00:48:01Kenapa aku harus kasih tahu kau?
00:48:04Eh,
00:48:04bukannya kau hebat.
00:48:06Selain ubah baut jadi emas,
00:48:08seharusnya kau punya keterampilan lain.
00:48:10Cepat,
00:48:10tunjukkan.
00:48:11Pada aku.
00:48:12Siluman apa kau ini?
00:48:14Aku bukan siluman.
00:48:16Kalau begini,
00:48:17tunggu karmamu.
00:48:18Bukan siluman.
00:48:19Hahaha.
00:48:20Kenapa?
00:48:21Kau itu dewa?
00:48:22Aku nggak peduli siapa kau.
00:48:24Aku sudah hubungi tim eksperimen.
00:48:26Setelah keluar dari kamar ini,
00:48:27ku bawa kau pergi ke laboratorium.
00:48:28Seumur hidup.
00:48:30Kau bakal tinggal di laboratorium dingin.
00:48:32Jadi bahan eksperimen.
00:48:33Seumur hidup produksi emas buat aku.
00:48:35Ibu ternyata benar.
00:48:36Dikurung di kamar gelap,
00:48:38disuruh ubah emas,
00:48:39dikirim ke laboratorium.
00:48:41Nggak boleh.
00:48:42Aku harus pikirkan cara buat tabur.
00:48:44Heh, heh.
00:48:45Sudah lihat.
00:48:46Kamar ini disiapkan buat kau.
00:48:48Semua ini batu.
00:48:49Cepat.
00:48:50Ubah semua ini jadi emas.
00:48:52Kalau aku ubah jadi emas,
00:48:53kau bakal keluarkan aku dari sini?
00:48:55Keluarkan kau.
00:48:56Pesta hari ini spesial kuadakan buat kau.
00:48:59Kau kira sesudah kutangkap,
00:49:00kau bisa larikan diri?
00:49:02Kau berani?
00:49:03Paman Evan dan ibu ada di bawah.
00:49:05Kau menculik aku di bawah pengasaan mereka.
00:49:06Mereka pasti bakal sadar.
00:49:08Kau cuma pengemis yang diadopsi.
00:49:10Memangnya kenapa kau hilang?
00:49:11Heh.
00:49:12Kamera pengawas di tangga dan lantai dua sudah kucabut.
00:49:15Nggak ada yang tahu kau datang ke sini.
00:49:16Nanti cukup bilang kau hilang.
00:49:19Nggak bakal ada yang temukan kau.
00:49:21Eh, pengemis sialan.
00:49:23Masih mau larikan diri.
00:49:23Jangan pikirkan macam-macam ya.
00:49:25Cepat tambah jadi emas!
00:49:31Mana Briel?
00:49:36Briel hilang.
00:49:37Tadi jelas-jelas dia masih di sini.
00:49:38Kok tiba-tiba dia menghilang?
00:49:40Jangan panik.
00:49:41Mungkin Briel cuma bosan.
00:49:42Pergi cari makan.
00:49:44Kau nggak mengerti dia, Briel.
00:49:45Oke, kusur anggota cari Briel.
00:49:47Pak Evan.
00:49:48Mana Briel?
00:49:48Bukannya hari ini kusur kau temani dia.
00:49:50Briel hilang?
00:49:51Maaf, ini kelelayanku.
00:49:53Tadi ada telepon masuk.
00:49:54Sekarang kau bawa anggota pergi cari dia.
00:49:55Aku ikut.
00:49:56Kita berpencar.
00:49:56Briel hilang kurang dari setengah jam.
00:49:58Pasti masih di sini.
00:49:59Rumah keluarga kardana nggak luas.
00:50:00Pasti bisa ditemukan.
00:50:01Mungkin cuma jalan-jalan di sekitar.
00:50:02Benar.
00:50:03Aku nggak mau kasih kau emas.
00:50:05Keluarkan aku dari sini.
00:50:11Pengebis sialan.
00:50:13Kau gigit aku.
00:50:15Mutiara merah ini sama persis dengan mutiara biru ibu.
00:50:22Sudah kuduga ini bukan barang biasa.
00:50:24Kau sudah sadar pembedaan liatin ini, ya kan?
00:50:27Bunda ini kau dapat tari mana?
00:50:29Kenapa harus kasih tahu kau?
00:50:31Karena kau nggak mau ubah batu jadi emas.
00:50:33Kau kirim kau ke laboratorium.
00:50:34Ubah di sana!
00:50:36Sudah aku cari.
00:50:37Nggak ada di lantai satu dan dua.
00:50:38Rumah ini nggak luas.
00:50:39Dia cuma anak kecil bisa pergi ke mana.
00:50:41Pasti dibawa pergi.
00:50:43Aku sudah suruh orang cari ke seluruh tempat.
00:50:45Semua tamu ada di sini.
00:50:46Kamera pengawas depan pintu tunjukkan.
00:50:47Nggak ada mobil maupun orang yang pergi.
00:50:50Artinya, Briel masih di dalam rumah.
00:50:52Lepaskan aku.
00:50:54Lepaskan aku.
00:50:54Kalian mau apa?
00:50:57Ini rumah keluarga kardana.
00:50:59Aku kepala keluarga kardana.
00:51:01Evan.
00:51:01Atas dasar apa grup gue utama berbuat semena menan di rumah orang?
00:51:05Cepat lepaskan aku.
00:51:06Mika, aku ayahmu.
00:51:08Suruh mereka lepaskan aku.
00:51:09Benar, Mika.
00:51:10Mana boleh kau bantu orang luar?
00:51:13Mana, Gio?
00:51:14Kenapa dia nggak ada di sini?
00:51:15Aku nggak tahu.
00:51:16Mungkin lagi tidur?
00:51:18Tidur?
00:51:19Semua kamar sudah didobrak.
00:51:21Mana mungkin dia bisa tidur?
00:51:22Aku tanya.
00:51:25Dimana Gio sekarang?
00:51:27Dia kan yang sembunyikan Briel.
00:51:28Aku nggak tahu.
00:51:30Tahu!
00:51:31Nggak apa-apa.
00:51:32Biar aku saja.
00:51:33Aku tanya kan sekali lagi.
00:51:38Gio bawa Briel pergi kemana?
00:51:40Kalau nggak hari ini, aku bukan cuma bakal gredah rumahmu.
00:51:43Mulai besok.
00:51:45Nggak bakal ada grup kardana di kota Harba.
00:51:48Aku bakal pegang ucapanku.
00:51:51Ah, Paivan.
00:51:52Aku.
00:51:53Aku beneran nggak tahu.
00:51:55Wanita sialan.
00:51:56Cepat katakan.
00:51:56Utramu bawa Briel kemana?
00:51:58Kalian cari mati.
00:51:59Jangan dibatkan keluarga kardana.
00:52:01Aku katakan.
00:52:02Aku katakan.
00:52:02Aku katakan.
00:52:03Ibu, paman Evan, tolong.
00:52:05Kau yang patuh.
00:52:08Tolong.
00:52:09Ibu.
00:52:09Ibu.
00:52:10Aku ada di sini, ibu.
00:52:12Briel.
00:52:21Rani, ambil barangku.
00:52:25Ibu.
00:52:26Ria.
00:52:27Ibu nggak usah periksa lagi.
00:52:29Aku baik-baik saja.
00:52:31Kau buat ibu kaget saja.
00:52:32Ibu salah.
00:52:33Ibu nggak seharusnya tinggalkan kau.
00:52:35Ibu, jangan nangis.
00:52:37Bukan salah, ibu.
00:52:38Bawa Gio turun ke bawah.
00:52:39Pastikan masih hidup.
00:52:41Baik.
00:52:41Pak Evan.
00:52:42Bawa pergi.
00:52:43Baik.
00:52:43Jangan-jangan.
00:52:44Pak Evan.
00:52:45Berlindungi siluman.
00:52:46Dia bisa bawa batu yang impas.
00:52:47Cepat kirim ke laboratorium.
00:52:48Jangan tangkap aku.
00:52:50Briel, mereka tahu kau bisa ubah batu jadi emas.
00:52:54Makanya tangkap kau.
00:52:56Sebelumnya, waktu ubah batu jadi emas di rumah ibu, mereka lihat.
00:53:02Kau, kau sudah dengar.
00:53:05Ada yang mau kau tanyakan?
00:53:07Ini masalah pribadi kalian.
00:53:08Kalau kau masih kasih tahu aku, kau bakal kasih tahu aku.
00:53:10Kalau kalian nggak mau orang lain tahu, itu hak kalian.
00:53:14Jangan khawatir.
00:53:15Setiap perkataan Gio hari ini, nggak bakal tersebar.
00:53:19Kau...
00:53:19Mulai hari ini, Gio didiagnosis.
00:53:21Menderita gangguan kecemasan.
00:53:23Bisa menyakiti orang.
00:53:24Berdasarkan saran dokter, dia harus tinggal di rumah sakit jiwa selamanya.
00:53:26Kau mengerti?
00:53:28Baik, Pak Evan.
00:53:28Kau laksanakan sekarang juga.
00:53:30Makasih, Pak Man Evan.
00:53:34Briel hebat sekali.
00:53:36Hadapi orang jahat sendirian.
00:53:37Makasih.
00:53:38Cuma masalah kecil.
00:53:40Kau anter kalian pulang.
00:53:41Sepertinya Briel belum makan.
00:53:44Briel lapas sekali.
00:53:46Oke.
00:53:47Kita pulang buat makan.
00:53:50Ayo.
00:53:52Ayo.
00:53:52Briel, hari ini kau sudah ketakutan, kan?
00:53:59Nanti ibu datang teman ikau.
00:54:01Ibu antar Paman Evan dulu.
00:54:02Ibu pergilah.
00:54:04Ibu boleh pulang lebih larut.
00:54:05Oh iya.
00:54:12Mutiara.
00:54:17Dua mutiara ini sama persis.
00:54:21Bukan cuma gak ada aura jahat.
00:54:23Tampaknya seperti barang langit.
00:54:30Eh.
00:54:31Ada cermin ajaib yang dikasih kaki rejeki.
00:54:34Aku hampir lupa.
00:54:35Lama tidak jumpa, Briel.
00:54:45Dewi pengurus jodoh, kau yang datang.
00:54:48Anak kakek rejeki.
00:54:49Manusia sedang rayakan tahun baru.
00:54:51Kakek rejeki sangat sibuk.
00:54:52Ada urusan apa?
00:54:53Katakan padaku.
00:54:54Kau pengurus jodoh.
00:54:56Bisa atasi masalahku.
00:54:58Kagian, gak ada dewa di langit.
00:55:00Cuma ada aku seorang.
00:55:02Briel, kau gak punya pilihan.
00:55:04Kagian, aku seribu tahun lebih tua darimu.
00:55:07Aku tahu lebih banyak hal dari kau.
00:55:09Ada urusan menedak apa?
00:55:09Cepat ketekan.
00:55:11Baiklah.
00:55:15Dua mutiara ini,
00:55:16aku dapat dari ibu di dunia manusia.
00:55:20Tampaknya,
00:55:21seperti barang langit.
00:55:23Tapi aku gak punya ilmu sihir.
00:55:25Bisa prediksi benda apa ini.
00:55:27Tolong lihat.
00:55:28Oke.
00:55:29Tunggu sebentar.
00:55:30Kuaktifkan indera ke-6.
00:55:37Ah.
00:55:38Fantas aja terasa familiar.
00:55:39Ini mutiara pengubah nasib.
00:55:40Pernah kulihat di buku.
00:55:42Mutiara pengubah nasib?
00:55:43Benda apa itu?
00:55:44Buat tukar nasib.
00:55:45Briel cerda sekali.
00:55:46Benar buat tukar nasib.
00:55:48Lihat.
00:55:48Mutiara merah ini yin.
00:55:50Mutiara biru ini yang...
00:55:51yang ibumu miliki.
00:55:53Seharusnya yang warna biru, kan?
00:55:55Kok Kayuna tahu?
00:55:57Kalau gitu benar.
00:55:59Mutiara biru serat keberuntungan.
00:56:01Mutiara merah terima keberuntungan.
00:56:03Orang yang pakai mutiara biru,
00:56:04semua keberuntungan dan kekayaan
00:56:05bakal dialihkan ke orang pemakai mutiara merah.
00:56:10Selain itu, gak bisa diubah.
00:56:12Ibumu ini ditakdirkan hidup makmur
00:56:14karena mutiara pengubah nasib ini.
00:56:16Makanya,
00:56:16kekayaannya selama pulang tahun ini
00:56:17dialihkan ke orang lain.
00:56:19Bagaimana cara menghentikannya?
00:56:21Sudah kucoba.
00:56:22Kedua mutiara ini
00:56:23gak bisa berubah jadi emas.
00:56:25Itu barang suci.
00:56:27Trikmu gak bakal ampuh.
00:56:29Tapi,
00:56:31mutiara pengubah nasib ini
00:56:32sudah hilang ratusan tahun.
00:56:34Kenapa ada di tangan manusia?
00:56:36Kalau gitu harus bagaimana?
00:56:37Aku sudah ambil kedua mutiara ini.
00:56:39Tapi,
00:56:40hilang kebaikan
00:56:41masih gak menyala.
00:56:43Ada
00:56:44satu cara.
00:56:45Apa itu?
00:56:49Kayuna,
00:56:50katakan padaku.
00:56:51Baiklah.
00:56:53Darah pericilik
00:56:54paling murni.
00:56:55Pakai darahmu
00:56:56buat murnikan kedua mutiara ini.
00:56:57Nasib mereka
00:56:58bakal kembali ke semula.
00:57:00Semudah itu
00:57:00dihilang dari awal.
00:57:02Dengarkan dulu.
00:57:03Kau berbuat seperti ini
00:57:04bakal ada efek sampingnya.
00:57:07Orang yang lakukan prosedur ini
00:57:08akan kehilangan kultifasi
00:57:09seratus tahun.
00:57:10Brielle,
00:57:11total kultifasimu
00:57:12cuma dua ratus tahun.
00:57:13Demi manusia,
00:57:14kau mau
00:57:15kehilangan separuhnya?
00:57:17Gak apa-apa.
00:57:17Bisa kulatih kembali.
00:57:18Tapi cuma ada satu ibu
00:57:19di dunia manusia.
00:57:21Aku sudah janji
00:57:22situasi ibu bakal membaik.
00:57:23Brielle harus tepati.
00:57:24Brielle,
00:57:25kau harus pikirkan baik-baik.
00:57:27Kultifasi pericilik
00:57:28selama seribu tahun awal
00:57:29sangat penting.
00:57:30Kehilangan satu tahun
00:57:30kalian bisa saja gagal.
00:57:32Kau langsung kehilangan
00:57:33seratus tahun.
00:57:34Kedepannya,
00:57:35kau mungkin gak bisa jadi dewa lagi.
00:57:36Cuma bisa jadi pericilik.
00:57:37Selamanya berwujud
00:57:38seperti anak-anak.
00:57:39Sudah kupikirkan.
00:57:40Jadi pericilik
00:57:41sangat menyenangkan.
00:57:43Brielle gak punya ambisi.
00:57:45Gak jadi dewa
00:57:45gak masalah.
00:57:46Selama bisa temani ibu
00:57:48kakek rejeki
00:57:49dan kalian,
00:57:49Brielle sudah bersyukur.
00:57:52Umur manusia
00:57:52gak lebih dari seratus tahun.
00:57:53Apa perbuatanmu ini
00:57:54layak?
00:57:56Layak.
00:57:56Ibu tahu
00:57:57aku bisa ubah batu
00:57:58jadi emas.
00:57:59Tapi gak manfaatkan aku.
00:58:00Dia cuma suka Brielle.
00:58:02Mau lindungi Brielle.
00:58:04Dia benar-benar
00:58:04sayang sama Brielle.
00:58:06Baiklah.
00:58:07Sudah keduga
00:58:07kau bakal bilang begitu.
00:58:09Brielle,
00:58:09paling pentingkan perasaan.
00:58:11Ya sudah,
00:58:11ini adalah urusanmu.
00:58:14Eh,
00:58:14Kak Yuna tunggu.
00:58:17Kenapa?
00:58:17Ada urusan lain.
00:58:18Kak Yuna itu
00:58:19dewa pengurus jodoh.
00:58:21Bolehkah bantu aku lihat
00:58:22apakah paman Evan dan ibu
00:58:23adalah jodoh sejati?
00:58:25Aku gak bisa lihat penang merah
00:58:26tapi aku bisa rasakan
00:58:28aura jodoh sejati.
00:58:29Kau ini
00:58:30beri pembawa keberuntungan.
00:58:31Tapi kau malah pelajari
00:58:32soal jodoh.
00:58:34Mereka itu jodoh sejati.
00:58:35Selain itu,
00:58:36mereka bakal
00:58:36hidup bahagia.
00:58:38Benarkah?
00:58:39Makasih, Kak Yuna.
00:58:40Sama-sama.
00:58:45Setelah selesakan masalah ibu,
00:58:47aku bisa tenang.
00:59:10Sepertinya efeksi.
00:59:13Sudah siap.
00:59:15Rasa rumit
00:59:15yang dikatakan
00:59:16Kak Yuna.
00:59:23Cuman aku
00:59:24merasa
00:59:25pusing.
00:59:35Ria.
00:59:36Ria.
00:59:37Ria.
00:59:37Ria.
00:59:38Ria.
00:59:39Ria.
00:59:40Ria.
00:59:41Ria.
00:59:42Ria.
00:59:43Ria.
00:59:44Ria.
00:59:45Ria.
00:59:46Ria.
00:59:47Ria.
00:59:48Ibu,
00:59:49kakek Nolan.
00:59:50Ria.
00:59:51Ria sudah bangun.
00:59:52Ria.
00:59:52Ria,
00:59:53gimana keadaanmu sekarang?
00:59:55Gak apa-apa,
00:59:56cuma agak lemah.
00:59:59Kau sudah pingsan tiga hari,
01:00:01mana mungkin gak lemah.
01:00:03Tunggu,
01:00:03kakek masakan sup
01:00:04buat nutrisi kau.
01:00:08Ria.
01:00:09Waktu kau pingsan,
01:00:11dokter gak temukan apa-apa,
01:00:12cuma bilang kau kelelahan.
01:00:15Apa telah terjadi sesuatu?
01:00:17Boleh kasih tahu ibu?
01:00:17Dua mutiara ini seharusnya milik aku dan Gio.
01:00:24Kenapa ada sama kau,
01:00:25Briel?
01:00:27Briel pingsan,
01:00:28apa berhubungan sama kedua mutiara ini?
01:00:32Dua mutiara ini mutiara pengubah nasib,
01:00:35bisa tukar nasib kalian.
01:00:37Waktu pertama kali temani ibu
01:00:38pergi ke rumah tua keluarga Cardana,
01:00:40aku sudah merasa ada yang aneh.
01:00:42Sebelumnya aku pergi
01:00:43buat selidiki hal ini.
01:00:45Maksudmu?
01:00:46Oh, beberapa tahun ini nasibku buruk
01:00:48karena mutiara ini.
01:00:51Tapi belakangan ini
01:00:53ada beberapa perusahaan besar
01:00:54yang bicarakan kerjasama denganku.
01:00:55Belakangan ini aku juga
01:00:56gak alami hal buruk lagi.
01:01:02Kekuatan mutiara pengubah nasib
01:01:03sudah dilenyapkan.
01:01:04Benar, kan?
01:01:06Briel,
01:01:07kau terluka dan pingsan
01:01:08karena lenyapkan kekuatan mutiara pengubah nasib, kan?
01:01:11Kasih tahu ibu,
01:01:12aku gak bisa terima semua ini
01:01:13tanpa tahu apa-apa.
01:01:16Aku bukan ibu yang baik.
01:01:22Bisa-bisanya biarkan Briel
01:01:23berkorban buat aku,
01:01:24tapi gak tahu apa-apa.
01:01:27Ibu, jangan nangis.
01:01:28Ini bukan salah ibu.
01:01:30Ibu sangat baik padaku.
01:01:32Aku juga mau bantu ibu.
01:01:34Benar,
01:01:35darah Briel
01:01:36bisa lenyapkan kekuatan mutiara
01:01:37pengubah nasib ini.
01:01:38Tapi kesehatanku terpengaruhi.
01:01:42Makanya aku pingsan.
01:01:43Seberapa besar pengaruhnya?
01:01:46Apakah bisa sembuh?
01:01:48Tak apa-apa, ibu.
01:01:49Bisa sembuh.
01:01:50Bukan masalah besar.
01:01:52Bagaimana bisa kau bilang ini bukan masalah besar?
01:01:54Kau pingsan tiga hari.
01:01:55Ibu sangat panik.
01:01:58Beberapa hari ini ibu terus
01:01:59salahkan diri sendiri
01:02:00karena bawa kau pulang.
01:02:01Tapi gagal lindungi kau.
01:02:03Ibu, jangan nangis.
01:02:04Bukan salah ibu.
01:02:04Briel,
01:02:06janji sama ibu.
01:02:07Kedepannya kau gak boleh
01:02:08diam-diam berkorban
01:02:09buat orang lain.
01:02:10Kau harus diskusi sama kami.
01:02:13Ibu sudah biasa sial.
01:02:14Gak masalah kalau tetap seperti itu.
01:02:16Ini sama sekali bukan masalah besar.
01:02:18Tapi ibu gak mau kehilangan Briel.
01:02:20Aku tahu ibu.
01:02:21Kedepannya,
01:02:22Briel pasti diskusi sama kalian.
01:02:29Nona Mika,
01:02:30jangan sedih.
01:02:31Briel sudah bangun.
01:02:32Ini,
01:02:35minum sup.
01:02:36Biar aku saja.
01:02:44Briel,
01:02:45kau sudah tiga hari gak makan.
01:02:47Aku sangat khawatirkan kau.
01:02:49Wah,
01:02:50enak sekali.
01:02:52Oh iya ibu,
01:02:53gimana keadaan penjahat itu?
01:02:55Dia datang cari masalah
01:02:56sama ibu lagi gak?
01:02:58Maksudmu,
01:02:59Gio dan ayahku.
01:03:01Setiap ketemu orang,
01:03:02Gio akan selalu minta emas.
01:03:04Sepertinya dia beneran
01:03:04kena gangguan mental.
01:03:05Sudah dimasukkan ke rumah sakit jiwa.
01:03:07Ini adalah karmanya.
01:03:09Benar.
01:03:10Kalau dibicarakan,
01:03:11konyol juga.
01:03:12Pak Martin,
01:03:13paling sayang Gio.
01:03:15Tapi,
01:03:15dia malah temukan
01:03:16Gio bukan putra kandungnya.
01:03:19Ia anak arsi sama pria lain.
01:03:21Wah,
01:03:22seru sekali.
01:03:23Bicarakan ini kau semangat sekali.
01:03:25Semua perbuatan Gio di grup Kardana
01:03:27sudah dibongkar.
01:03:28Grup Kardana pun,
01:03:29saat ini,
01:03:29sedang diperiksa.
01:03:30Baguslah kalau begitu.
01:03:32Sekarang,
01:03:33nona Mika gak dikendalikan orang lain lagi.
01:03:34Akhirnya bisa bebas.
01:03:37Bagaimana dengan ayahnya ibu?
01:03:40Dia merasa bersalah.
01:03:41Dia kasih semua uang
01:03:42penjualan sisa saham
01:03:42menggrupkan dana ke aku.
01:03:43Sekarang,
01:03:44pulang ke rumah tua di Danasanari.
01:03:46Brielle,
01:03:47minggu ini,
01:03:48kita pergi jemput Nenek Puyut pulang,
01:03:49oke?
01:03:49Oke.
01:03:50Aku sudah lama tidak bertemu Nenek Puyut.
01:03:54Ayo, ini.
01:03:54Minum.
01:03:57Evan,
01:03:58maaf sudah merepotkan kau.
01:04:00Sudah seharusnya.
01:04:01Nenek Puyut.
01:04:04Pak Evan.
01:04:05Evan,
01:04:05jangan cuma temani aku
01:04:08mengobrolah dengan Mika.
01:04:10Aku cukup ditemani Brielle.
01:04:13Aku datang.
01:04:15Hei.
01:04:18Hei.
01:04:19Kau hebat sekali.
01:04:21Bagus.
01:04:22Sekarang perusahaan nona Mika
01:04:24sudah terbebas dari krisis.
01:04:25Bisa pacaran dengan tenang.
01:04:26Mika orangnya banyak pikiran.
01:04:28Menurutku,
01:04:29mereka sangat cocok.
01:04:31Cuma aku agak khawatir
01:04:32keluarga Evan
01:04:33bisa terima Mika.
01:04:37Paman Evan gak peduli
01:04:37sama hal-hal seperti ini.
01:04:39Jodoh sejati gak selema itu.
01:04:41Selain itu,
01:04:41ibu begitu hebat.
01:04:43Pasti bisa hasilkan banyak,
01:04:44uang jauh lebih banyak
01:04:45dari yang dihasilkan Paman Evan.
01:04:46Wah.
01:04:47Terima kasih doanya Brielle.
01:04:51Mika.
01:04:52Sini, sini, sini.
01:04:53Nenek.
01:04:55Nenek merasa
01:04:56kau dan Evan
01:04:57sangat cocok.
01:05:02Sudah menyala?
01:05:03Aku gak rena.
01:05:18Mana Brielle?
01:05:20Brielle?
01:05:22Brielle?
01:05:25Brielle?
01:05:26Brielle sudah mau pergi ke kantor?
01:05:30Mana Brielle?
01:05:31Brielle sudah pergi.
01:05:33Ini surat yang ditinggalkan.
01:05:36Kau bakal tahu
01:05:36setelah baca.
01:05:41Ibu tersayang,
01:05:42Brielle bukan anak
01:05:43dari dunia manusia.
01:05:45Ibu begitu cerdas,
01:05:46pasti sudah tebak.
01:05:47Sebenarnya Brielle datang
01:05:49buat antar rejeki.
01:05:50Sekarang,
01:05:51masalah ibu
01:05:51sudah teratasi.
01:05:53Nenek Boyut,
01:05:54Maman Evan,
01:05:54dan kakek Nola
01:05:55ada di samping ibu.
01:05:57Aku gak bisa tinggal lebih lama.
01:05:59Masih ada banyak manusia
01:06:00yang membutuhkanku.
01:06:00Brielle gak pamit
01:06:02karena takut Brielle gak rela pergi
01:06:04kalau liat kalian.
01:06:06Makasih ibu sudah jaga Brielle
01:06:07selama beberapa waktu ini.
01:06:08Aku belajar banyak hal
01:06:09soal hubungan antar manusia.
01:06:11Tapi jangan khawatir,
01:06:13aku
01:06:13bakal sering kunjungin kalian
01:06:15dari Brielle.
01:06:17Brielle?
01:06:17Selanjutnya ku antar rejeki
01:06:20ke siapa nih?
01:06:21SMITH.
01:06:22Dann bakal
01:06:23dan nonsense.
01:06:24forgot to
01:06:24Don...
01:06:25derby
01:06:25semua
01:06:26만들
01:06:26ketя
01:06:27pri
Be the first to comment