00:00Film Kudrak 1968 High Council yang mengangkat isu hierarki dan budaya buli bakal menemui penonton di pawagam 29 Oktober ini
00:10dengan naratif yang melangkaui aksi dan keganasan semata-mata.
00:14Menerusi tayangan Perdana pada Isnin, karya itu mengetengahkan persoalan salah guna kuasa, institusi kekeluargaan dan nilai kemanusiaan sekaligus mengajak penonton
00:26memahami sistem persekitaran yang membentuk perilaku seseorang individu.
00:33Ada lessons to be learned. I think you can see we address bullying, we also address violence in terms of
00:40the making of a bully dengan Kudrak 1968, we address dengan Dajat dan Jurang.
00:46I think what we're trying to bring across, what we hope to bring across through Kudrak 1968 is
00:51Konflik mungkin berlaku dalam sekolah tetapi puncanya bermula di rumah, right? Sometimes it's the values that we, that at home,
01:03keluargaan is things that, you know, we shape children to who they are.
01:10Memandangkan kita bermain dengan dua format yang, senang kata dia format yang complicated daripada series tu sendiri sebab series tu
01:18adalah short series eh, short series kepada film.
01:21Benda yang paling mencabar yang saya dan tim saya belajar adalah sebenarnya masa. Masa sebab kita orang shoot semua benda
01:28ni sekali.
01:29Jadi bila kita shoot sekali, masa yang kita biasanya untuk buat film tu mungkin biasanya orang shoot film, sehari dia
01:36orang shoot berapa scene je.
01:37Tapi kita orang sebabkan kita masih ada series, jadi kita perlu laju. Saya tak boleh overthink, tim saya pun tak
01:44boleh overthink. Sebab tu prep kita orang sangat mencabar.
01:48Saya rasa saya akan cakap ni berulang-ulang kali cerita Kudrak 1998 ni bukan tentang bully sahaja. Ia menceritakan tentang
01:54seniority, hierarchy dan juga politik.
01:56Jadi saya boleh cakap untuk watak saya sendiri Abbas, Abbas ialah seorang budak yang baru membiasakan ataupun menyelesaikan diri dia
02:07dalam persekitaran baru.
02:08Jadi saya rasa sedikit sebanyak sewaktu saya bawa watak Abbas ni ia dekat dengan seorang budak, ia dekat dengan seorang
02:14ramaja yang ingin membiasakan diri dengan tempat yang baru.
02:18Jadi ya saya rasa Abbas ni sangat dekat dengan masyarakat kita pada hari inilah.
02:22Saya percaya penulisan daripada Anuari dan juga Zulaika Zakaria sangat-sangat kemas kenapa ia dibuat begini, kenapa dibuat begitu.
02:30Jadi penceritaan itu sendiri itu sudah sangat kemas.
02:33So saya rasa kalau nak layan daripada Kudrak 1968, projek Kaha dan juga High Council pun boleh, tak ada masalah.
02:41Kena percaya yang all the arts always imitate what's the reality, the reality never imitate the art.
02:49Kita ambil segala nilai-nilai yang baik, nilai-nilai yang murni dan insyaAllah kita akan menjadi pemimpin yang baik dalam
02:53kehidupan realiti kita.