00:00Dan saudara, kini saatnya kita simak sejumlah informasi menarik dari Biro Kompas TV di Tanah Air dalam segmen Cerita Nusantara.
00:07Dan siang hari ini sudah bersiap jurnalis Kompas TV dari Biro Lampung bersama dengan jurnalis Kompas TV Putri Alivia Fitra.
00:14Selamat siang Putri, ada informasi menarik apa dari Biro Kompas TV Lampung untuk Kompas siang hari ini?
00:20Selamat siang Imron dan saudara, ada informasi menarik yang telah kami kemas dalam edisi Cerita Nusantara hari ini.
00:26Dan informasi pertama yaitu seorang warga di Bandar Lampung berhasil menerapkan sistem pertanian modern buah melon dengan teknologi greenhouse hidroponik.
00:35Selain sebagai ladang pertanian, lokasi ini juga dijadikan wisata edukasi bagi masyarakat untuk memahami dan menerapkan pertanian sebagai mendukung ketahanan
00:44tangan.
00:44Berikut informasinya untuk Anda.
00:50Budi daya tanaman melon dengan teknologi greenhouse dan sistem hidroponik drip, irigasi, kini mulai banyak dilakukan oleh para petani.
00:58Salah satunya oleh Asep Suherman, warga Batu Putu Bandar Lampung-Lampung, yang kini tengah meraup keuntungan dari hasil panen buah
01:05melon berbagai varian yang ia tanam.
01:07Suherman mengaku, menseriuskan pertanian melon sejak satu tahun terakhir dengan belajar secara otodidak, dan memanfaatkan pekarangan miliknya yang tidak produktif
01:17sebelumnya.
01:19Setidaknya hingga kini, ia telah memiliki enam lokasi greenhouse tanaman varietas melon lokal dan hibrida unggulan,
01:25yang juga kerap dijadikan sarana edukasi bagi masyarakat serta pelajar untuk memahami cara bertani modern.
01:33Kami mencoba mengkonsep melakukan satu edukasi dalam bentuknya ini, penanaman melon yang dilakukan untuk wisata petik melon,
01:43yang lokasi berada di daerah Sukaharum, etnya Pila Merah, Bandar Lampung.
01:50Untuk saat ini, dengan kondisi ekonomi kita yang lagi kurang baik, dari support pemerintah juga kurang respon terhadap petani-petani
02:00milenial sekarang,
02:01dan kebanyakan anak-anak muda ini untuk konsep pertaniannya ini sudah tidak ada.
02:07Mereka betul-betul kewawasannya sudah jauh.
02:12Dengan faktor kita melakukan pertanian ini, mudah-mudahan edukasi ini yang kita akan lakukan.
02:18Pengunding mengaku, selain bisa membeli melon dengan cara memilih langsung,
02:23di greenhouse ini juga melihat bagaimana sistem pertanian yang menghasilkan melon berkualitas,
02:28sekaligus menjadi lokasi wisata edukasi.
02:33Menariknya karena kita panen langsung,
02:36panen langsung, udah gitu lebih fresh, rasanya juga lebih seger, manis.
02:42Udah gitu banyak jenisnya, ada Dalmension, ada Golden, ada Papillon, ada Ceria, banyak macamnya.
02:51Untuk melon di greenhouse yang diberi nama Sukaharum ini dihargai mulai dari 25 ribu rupiah per kilogramnya,
02:58tergantung varian jenis buah yang dipilih.
03:01Dengan diterapkan teknologi greenhouse melon dengan sistem hidroponik yang juga sebagai lokasi wisata edukasi ini,
03:09diharapkan bisa memberikan pemahaman masyarakat untuk mulai menyukai pertanian meski hanya dari pekarangan rumah,
03:15sebagai bentuk upaya mendukung ketahanan pangan keluarga.
03:18Roma Afriya Idam, Kompas TV, Lampung