00:00Selanjutnya dipersilakan Bapak Menteri Pertanian terkait kesiapan dan cadangan pangan.
00:05Dipersilakan Bapak Amran Sulaiman.
00:07Cadangan stok beras Indonesia, NTP 48, NTP nilai tukar petani.
00:16Karena kebijakan Bapak Presiden, harga pupuk turun 20 persen,
00:24dinikmati 115 juta petani Indonesia.
00:29Kemudian HPP, harga gabah beras naik.
00:34Sehingga sekarang NTP nilai tukar petani 131 dan ini tertinggi sejak 1992 bahkan sejak Merdeka.
00:43Stok kita izin Bapak Presiden, sejak 1992 sampai dengan tahun 2026
00:51pernah dulu mencapai 2,6 juta tahun 1984.
00:56Itu suasempada pada saat Pak Harto, kemimpinan beliau.
01:03Kemudian sekarang 2026 stok kita pada bulan Oktober itu 4,56 juta ton tertinggi sepanjang sejarah.
01:15Bahkan pernah mencapai 5,37 juta ton.
01:19Kekuatan pangan kita sekarang, standing crop di Horeca, standing crop artinya
01:26standing crop artinya tanaman yang ada di lapangan sekarang itu jumlah estimasi produksi 10 juta ton.
01:38Kemudian Horeca, hotel, rumah tangga dan seterusnya itu ada 10 juta ton.
01:44Di gudang 4,5 juta ton.
01:47Total 25 juta ton.
01:50Kebutuhan per bulan itu 2,5 juta ton.
01:53Artinya apa?
01:54Kalau 25 juta ton bagi 2,5 itu 10 bulan.
01:59Sampai bulan Juli tahun depan stok kita aman.
02:05Ijin Bapak Presiden.
02:07Berikutnya PDB, sektor pertanian, naik 5,74 persen.
02:15Ini juga tertinggi sejak 2001 sampai 2025.
02:23Berikutnya ekspor kita.
02:27Ekspor sektor pertanian naik 166 juta.
02:34Ekspor kita, impor turun 41, eh sorry, 166 triliun.
02:40Impor kita turun 41 triliun.
02:43Totalnya 208 triliun.
02:46Itu nilai tambah yang didapatkan petani karena harga pupuk turun 20 persen.
02:51Harga HPP dinaikkan oleh Bapak Presiden.
02:55Kemudian ada lahan yang akan digarap 2 juta hektare ke depan.
03:00Lahan mineral.
03:01Kalau ini kita garap, kita mampu menyediakan pangan untuk penduduk kita 500 juta orang ke depan.
03:10Tahap pertama, kami rapat tadi dengan TNI dan Pak Minhan
03:13untuk menggarak seluas 500 ribu hektare.
03:18Lahannya ini 2 juta hektare.
03:21Kembali yang tadi.
03:232 juta hektare kami sudah siapkan petanya
03:26untuk mencukupi pangan kita untuk penduduk 500 juta orang ke depan.
03:32Kemudian.
03:34Ini tambahan ya?
03:35Tambahan Bapak Presiden.
03:37Ini lahan rawa mineral yang kita sudah garap.
03:41Kemudian yang kita...
03:42Maaf, ini untuk...
03:46Untuk...
03:47Beras.
03:48Beras.
03:49Ijin Bapak Presiden.
03:50Beras jagung.
03:51Beras jagung kedele apa saja tanaman pangan,
03:54yang kita butuhkan itu kita tanam.
03:57Jadi yang mana minus,
04:00ini yang kita tanam nanti ke depan.
04:02Tapi lahannya kita siapkan.
04:04Kami tadi dengan Pak Minhan TNI,
04:07kami sudah rapat tadi siang,
04:09menentukan 500 ribu hektare pertama.
04:12Bukan untuk etanol ya?
04:15Etanol lain Bapak Presiden.
04:16Lain lagi?
04:17Lain lagi Bapak Presiden.
04:18Oke.
04:18Terima kasih.
04:21Jadi ini adalah 2 juta yang akan kita tambah.
04:26Tambahan lahan kita.
04:28Lahannya.
04:29Lahan mineral.
04:31Lahan rawa mineral.
04:32Ini rawa ya?
04:33Rawa mineral Bapak Presiden.
04:35Bukan gambut.
04:36Ini ada 10 juta hektare seluruh Indonesia.
04:41Kami garap sementara 500 ribu hektare bersama TNI.
04:46Jadi kita tidak akan buka hutan primer.
04:55Untuk produksi pangan kita selanjutnya,
04:58kita tidak perlu buka hutan primer.
05:01Siap tidak Bapak Presiden.
05:03Bagus.
05:04Kemudian ada yang mengatakan bahwa ada El Nino.
05:06Tahun 2025 juga El Nino Bapak Presiden.
05:102026 itu El Nino, kekeringan.
05:16Kemudian tahun depan adalah Lanina, basah.
05:21Ijin Bapak Presiden.
05:24Kemarin ada inflasi sedikit.
05:26Kami diskusi dengan Pak Mendagri.
05:29Pak Tito.
05:30Terima kasih Pak.
05:31Tiap hari Senin ada rapat inflasi.
05:34Ada anomali izin Bapak Presiden.
05:36Kami sudah diskusi dengan Pak Kapolri.
05:39Dengan kabar es krim.
05:40itu ada anomali untuk ayam telur.
05:44Sekarang surplus.
05:45Kita ekspor, Bapak Presiden.
05:47Tapi harga di tingkat peternak itu jatuh Rp21.000.
05:53Kami sudah minta tolong ke Kepala BGN, Pak Sudar Yono.
05:57Sudah minta tolong untuk konsumsi telur biasanya satu kali per minggu.
06:02Jadi dua kali, tiga kali.
06:04Tapi ternyata produksi karena melimpau Bapak Presiden masih turun.
06:08Tetapi harga di konsumen itu naik.
06:12Melebihi harga iciran tertinggi.
06:15Jadi ada anomali.
06:16Ijin Bapak Presiden.
06:17Kami sudah kirim surat ke Pak Kapolri.
06:20Agar semua yang bermain-main ditindak.
06:22Seperti kemarin.
06:24Beras premium.
06:26Portifikasi.
06:27Dijual Rp56.000.
06:29Tetapi kami periksa di lab IPB.
06:32Ternyata harusnya harga Rp13.000.
06:35Tapi dijual Rp56.000 per kilo.
06:37Dan ini tidak benar Bapak Presiden.
06:40Insya Allah dalam waktu dekat kami selesaikan.
06:43Terima kasih Bapak Presiden.
06:44Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
06:46Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.