Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS TV Presiden Prabowo Subianto mengibaratkan jajaran Kabinet Merah Putih seperti tim sepak bola.

Prabowo meminta para menteri yang belum banyak mendapat peran agar tidak frustrasi karena masih ada kesempatan untuk menjalankan tugas lebih besar.

"Tidak semua pemain akan kita mainkan di awal. Ada yang cadangan, ada yang pendukung, ada yang striker. Ya, yang cadangan jangan frustrasi. Pada saatnya saudara akan kita mainkan," ujar Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna untuk memperingati dua tahun pemerintahan Kabinet Merah Putih, Rabu (22/10/2026).

Prabowo menegaskan, masa pemerintahan lima tahun belum mencapai babak kedua.

"Ibarat ini pertandingan sepak bola, kita sesungguhnya belum sampai ke half time. Kita belum selesai satu babakan, kita ini lima tahun," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyinggung anggota kabinet yang telah masuk rumah sakit.

Ia meminta Menteri Kesehatan memberi perhatian terhadap kondisi kesehatan para menteri, wakil menteri, dan kepala badan.

"Saya minta Menteri Kesehatan, coba menteri-menteri, wakil menteri, kepala badan mungkin diundang check-up yang lebih teliti lagi. Cari vitamin-vitamin yang bagus. Kalau Menteri Kesehatan tidak tahu, nanti dari saya daftar vitaminnya," kata Prabowo.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Joshua

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/697363/prabowo-singgung-menteri-cadangan-hingga-minta-cek-kesehatan

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Sudah-sudah sekalian, saya kira itu yang ingin saya sampaikan.
00:06Sesudah ini kita break sebentar dan kita persilahkan kawan-kawan kita dari media untuk minum kopi.
00:18Dan saya berharap kopinya kopi dalam negeri.
00:23Jadi, sehingga nanti rapat Kabinet Paripurna tersebut kita lanjutkan secara internal.
00:32Intinya, Saudara-saudara, dalam pembukaan ini, saya terima kasih dengan kerja keras, Saudara-saudara, sekalian.
00:44Sebagaimana saya sampaikan dari awal pemerintahan kita, tidak semua pemain akan kita mainkan di awal.
00:59Ada yang cadangan, ada yang pendukung, ada yang striker.
01:06Yang cadangan, jangan frustrasi pada saatnya, Saudara, akan kita mainkan.
01:16Ibarat ini pertandingan sepak bola, kita sesungguhnya belum sampai ke halftime.
01:26Apa itu halftime?
01:30Ya, kita belum selesai satu babakan.
01:32Kita ini lima tahun.
01:34Jadi, dua setengah tahun baru.
01:38Ya, babak pertama.
01:40Habis itu kita akan ke babak kedua.
01:43Jadi, ini masih babak pertama.
01:47Jadi, tenang-tenang saja.
01:50Para pemain cadangan yang saya sudah lihat gelisah.
01:55Kapan saya dimainkan?
01:58Ya, tapi, Saudara-saudara, saya sudah prihatin.
02:03Di babak pertama, sudah ada yang masuk rumah sakit.
02:08Nah, ini yang kita waspadai.
02:11Saya minta Menteri Kesehatan.
02:16Coba Menteri-Menteri, Wakil Menteri, Kepala Badan, mungkin diundang check-up yang lebih teliti lagi.
02:30Cari vitamin-vitamin yang bagus.
02:34Kalau Menteri Kesehatan tidak tahu, nanti dari saya daftar vitaminnya.
02:42Sudah-sudah sekalian.
02:49Kita telah bekerja dengan baik, tapi kita tahu tantangan masih sangat besar.
02:56Rakyat kita berharap lebih banyak.
03:01Kesulitan kita masih banyak.
03:03Gangguan masih banyak.
03:06Kita terus dihadang.
03:10Ada apa itu?
03:12Macem-macem lah.
03:13MSCI.
03:15Macem-macem.
03:16Dia mau takut-takuti kita.
03:21Saya hanya katakan kepada MSCI.
03:24Bangsa Indonesia tidak takut siapapun dan tidak akan gentar.
03:34Sudah-sudah sekalian.
03:37Kita tidak takut.
03:38Kita punya kekuatan.
03:41Kita punya keberanian.
03:44Dan kita rela berkorban.
03:49Dan kita tidak mengenal menyerah.
03:52Sudah-sudah sekalian.
03:56Kalau perlu kita adakan penghematan besar-besaran.
04:03Kita lebih hemat lagi nanti.
04:07Terima kasih untuk pembukaan selesai.
04:12Kita jedah 10 menit.
04:14Kawan-kawan media, terima kasih.
04:19Silakan minum kopi.
04:32Kita break di tempat ya.
04:34Tapi yang mau ke toilet silakan.

Dianjurkan