Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
TANGERANG SELATAN, KOMPAS.TV - Seorang polisi berpangkat Bharada tewas, diduga setelah dianiaya rekannya sesama polisi di Mako Polairud Baharkam, Tangerang Selatan, Banten.

Korban meninggal dunia setelah terduga pelaku menganiaya korban dengan senjata tajam.

Pelaku juga diduga menembak korban menggunakan peluru karet.

Dari keterangan saksi yang juga merupakan polisi, terduga pelaku mendatangi ruang piket Provos lalu meletakkan senjata tajam maupun senjata berpeluru karet.

Tersangka kini diperiksa di Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Baca Juga Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Kuasa Hukum Korban Tak Yakin Pelaku Seorang Diri di https://www.kompas.tv/nasional/696831/polisi-tembak-polisi-di-pondok-cabe-kuasa-hukum-korban-tak-yakin-pelaku-seorang-diri

#polisi #tembak #tangsel

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/696857/polisi-pangkat-bharada-tewas-diduga-dianiaya-rekan-sesama-polisi-di-tangerang-selatan-borgol
Transkrip
00:00Saudara seorang polisi berpangkat Baroda Tewas diduga setelah dianiaya rekannya sesama polisi di Makopol Airut Bahargam, Pangerang Selatan, Banten.
00:20Korban meninggal dunia setelah terduga pelaku menganiaya korban dengan senjata tajam.
00:26Pelaku juga diduga menembak korban menggunakan peluru karet.
00:31Dari keterangan saksi yang juga merupakan polisi, terduga pelaku mendatangi ruang piket provos lalu meletakkan senjata tajam maupun senjata berpeluru
00:41karet.
00:42Tersangka kini diperiksa di subdit Jatan Ras di Transkrip Mumpol dan Metro Jaya.
00:57Pada masalah-masalah pribadi harus laporlah kepada atasannya, ya kepada pimpinannya jangan melakukan tindakan-tindakan dengan emosi tidak berkontrol yang
01:09akhirnya seperti itu.
01:11Tapi itu pendekat tadi Budi, tadi Pak?
01:13Ya saya masih mencari informasi yang melihatkan nanti.
01:18Pasti akan diapal.
01:22Ya sistem rekrutmen mengetahui ideologi, psikologi itu pasti akan sangat dominan terlihat kejalan-kejalan seperti ini.
01:32Oleh keluarga Almarum Faldo Fernandez untuk mengawal kasus ini dan kami tim juga sudah bertemu tapi semua penjelasan seperti apa
01:44yang sudah dilakukan oleh tim penyidik belum kami dapat.
01:48Hanya dari dokumen-dokumen yang secara informasi kami peroleh sendiri, misalnya senjata yang digunakan, keadaan korban ketika dibawa ke rumah
01:58sakit, jam berapa kejadiannya, tapi kan harus dituangkan dalam BAP.
02:05Tapi diminta menunggu di sini, mudah-mudahan tim penyidik bisa menjelaskan dari BAP dengan tersangka karena sampai saat ini kan
02:15hanya satu.

Dianjurkan