Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 6 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya memperkuat kerukunan, toleransi, dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Gibran saat membuka Kongres Nasional ke-V Asosiasi Pendeta Indonesia (API) di Tangerang, Banten, Kamis (8/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gibran menyampaikan permohonan maaf atas masih terjadinya kasus intoleransi di sejumlah daerah.

"Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya jika di tempat Bapak-Ibu masih terjadi kasus-kasus intoleransi," ujar Gibran.

Gibran menyatakan pemerintah memiliki perhatian serius terhadap persoalan intoleransi.

"Jika ada percikan-percikan intoleransi di tengah masyarakat, segera selesaikan, segera dicari solusinya," katanya.

Gibran juga mengingatkan para pemangku kepentingan, khususnya kepala daerah, kepala kepolisian daerah (kapolda), dan panglima komando daerah militer (pangdam), agar peka terhadap kondisi masyarakat dan segera menyelesaikan persoalan intoleransi yang muncul.

Video Editor: Joshua



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/695028/giat-wapres-maaf-gibran-soal-kasus-intoleransi-di-depan-asosiasi-pendeta-indonesia
Transkrip
00:01Kerja-kerja yang menyatukan semua elemen, kerja-kerja yang menyatukan dan merangkul semua umat.
00:12Indonesia adalah negara bangsa yang majemuk.
00:17Perlu benar-benar menjaga persatuan, perdamaian, nilai-nilai toleransi.
00:23Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya jika di tempat Bapak Ibu masih terjadi kasus-kasus intoleransi.
00:35Pemerintah memiliki perhatian serius terkait ini.
00:40Negara harus hadir menjamin kemerdekaan warganya dalam memeluk dan menjalankan ibadah sesuai agamanya masing-masing.
00:50Seperti yang diamanatkan di Undang-Undang Dasar 1945.
00:56Saya selalu mengingatkan kepada para pemangku kepentingan, khususnya Kepala Daerah Kapolda Pangdam,
01:04agar peka terhadap kondisi di tengah masyarakat.
01:09Jika ada percikan-percikan intoleransi di tengah masyarakat, segera selesaikan.
01:17Segera dicari solusinya.
01:19Jika Bapak Ibu menemukan kasus-kasus intoleransi di lapangan,
01:25jangan ragu untuk segera lapor.
01:35Nomor WA kami sudah kami cantumkan.
01:40Mari kita jaga Indonesia bersama-sama.
01:43Kita harus saling menguatkan, saling bantu, saling topang.
01:51Jadikan perbedaan bukan sebagai pemecah belah.
01:56Jangan mudah terprovokasi.
01:58Jangan mudah percaya dengan kabar bohong.
02:03Dengan kehadiran Mas Wapres membuat kami Papua dan meyakinkan kami Papua bahwa Papua adalah Indonesia dan Indonesia adalah Papua.
02:14Tuhan Yesus memberkati.
02:15Saya dari DPD Aceh bersyukur buat hari ini dengan hadirnya Mas Wapres.
02:24Menambah semangat kami untuk kembali nanti ke daerah.
02:27Kami datang ke tempat ini dari perjalanan yang cukup jauh dari Kalimantan Timur.
02:31Bertemu secara langsung dengan Mas Wapres.
02:33Itu adalah sebuah kebahagiaan yang kami sudah dapat rasakan.
02:35Terima kasih, Mas Wapres.
03:05Terima kasih.
03:20Terima kasih.
03:37Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu.
03:40Cari Kompas TV melalui pencarian.
03:44Pilih aplikasi lalu install.
03:46Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
03:51Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga.

Dianjurkan