- 15 jam yang lalu
- #timnasindonesia
- #thailand
- #gbk
- #fifaaseancup2026
KOMPAS.TV Analis sepak bola Anton Sanjoyo atau yang biasa dipanggil Bung Joy, mengungkap kondisi stamina pemain Timnas Indonesia jelang menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Menurut Bung Joy, stamina menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan Timnas Indonesia dalam menghadapi laga final. Seperti apa analisis Bung Joy terkait kesiapan fisik para pemain Garuda?
#timnasindonesia #thailand #gbk #fifaaseancup2026
Baca Juga Suasana Newsroom KompasTV saat Pertandingan Timnas Indonesia Vs Thailand di https://www.kompas.tv/nasional/694345/suasana-newsroom-kompastv-saat-pertandingan-timnas-indonesia-vs-thailand
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/694348/full-bung-joy-ungkap-stamina-pemain-strategi-timnas-indonesia-di-final-fifa-asean-cup-2026
Menurut Bung Joy, stamina menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan Timnas Indonesia dalam menghadapi laga final. Seperti apa analisis Bung Joy terkait kesiapan fisik para pemain Garuda?
#timnasindonesia #thailand #gbk #fifaaseancup2026
Baca Juga Suasana Newsroom KompasTV saat Pertandingan Timnas Indonesia Vs Thailand di https://www.kompas.tv/nasional/694345/suasana-newsroom-kompastv-saat-pertandingan-timnas-indonesia-vs-thailand
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/694348/full-bung-joy-ungkap-stamina-pemain-strategi-timnas-indonesia-di-final-fifa-asean-cup-2026
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:06Intro
00:11Kita akan bahas lebih dalam lagi soal laga final FIFA ASEAN Cup
00:14antara tim nasi Indonesia melawan Thailand bersama analis sepak bola
00:17Bung Anton Sanjoyo, selamat malam Bung Joy
00:20Selamat malam
00:21Kita langsung aja, karena dari tadi saya menunggu seperti apa sih starting line up nya
00:25malam hari ini, apakah benar oleh dimainkan atau tidak
00:27kemudian ada siapa penjaga gawangnya
00:30tampaknya kalau misalkan kita lihat dari starting 11
00:33ternyata Ole Romani dimainkan
00:36dan juga yang dipakai sebagai keeper adalah Emil Audero
00:40bagaimana analisa dari Bung Joy melihat starting yang dipergunakan oleh pelatih Jon Hartman
00:45yang mengembirakan adalah Ole Romani bisa main ya
00:49paling tidak menurut analisa timnya Jon Hartman, dia bisa tampil
00:53karena kan sampai tadi siang masih meragukan apakah Ole bisa tampil atau tidak
00:57karena kalau Ole tidak tampil Indonesia kehilangan besar di lini depan
01:01Bung Joy maaf saya potong dulu, karena ini ada bisik-bisiknya
01:05karena ada Presiden Prabowo yang sudah tiba di Gelora Bung Karno
01:09untuk nonton langsung final ASEAN Cup antara Indonesia melawan Thailand
01:14pada malam hari ini Saudara, Presiden Prabowo Subianto menonton final tim nasi Indonesia
01:20melawan Thailand di Gelora Bung Karno Jakarta
01:22dan baru saja tiba pukul 8 malam menggunakan mobil mau
01:26sebelumnya Saudara Presiden Viva Gianni Infantino juga sudah datang ke istana
01:31dan mengundang Presiden Prabowo secara langsung
01:34untuk menonton final Viva ASEAN Cup tim nasi kontra Thailand
01:38di GBK pada malam hari ini
01:41tampak kalau kita lihat sudah tiba
01:44Presiden Prabowo Subianto juga sudah ada Menteri Pemuda dan Olahraga
01:51yang juga Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut di sana Saudara
01:54tepat pukul 8 Presiden Prabowo tiba
01:57dan langsung masuk ke GBK untuk menonton final yang akan dilaksanakan pada malam hari ini
02:07nah Bung Joy, Presiden sudah datang, line-up sudah keluar
02:11silahkan tadi bagaimana analisanya
02:13kenapa kemudian apakah ada paksaan oleh Romeni dimainkan pada malam hari ini
02:18karena ada kecurigaan
02:19katanya dia agak cedera setelah mengasis hampir 4 gol
02:24ya mudah-mudahan kondisinya 100%
02:27tapi saya tidak terlalu yakin juga
02:29kalau pun 90% oke lah
02:31karena oleh Romeni ini
02:33kalau kita baca di pertandingan melawan Bang Rades
02:36dia kan salah satu kunci kemenangan Indonesia
02:39Mitch Baker boleh 5 gol
02:41tapi kalau tidak ada oleh Romeni
02:42Mitch Baker tidak akan bikin 5 gol
02:44jadi yang hebat dari Ole ini adalah
02:47dia bisa bergerak di kiri, dia bisa bergerak di kanan
02:50jadi dia utility di lini depan
02:53dan saya lihat juga tadi Tom Hai akan menjadi starter
02:57dan keepernya adalah Emil Odero
02:59yang dengan segala pertimbangannya
03:02John Herman pasti sudah punya macam-macam pertimbangan
03:07tapi yang jelas bahwa ini tim yang mungkin tim yang terbaik
03:13sekarang yang dipunyai oleh John Herman
03:15dan ini adalah the winning team
03:17jadi meskipun orang boleh bilang lawannya Bang Rades
03:21ya tapi bagaimanapun ini pertandingan internasional
03:25dan Thailand ini jenis alien yang berbeda
03:28jadi dibutuhkan ketenangan yang lebih
03:31dibutuhkan penyelesaian akhir yang lebih clinical
03:34dibutuhkan margin of error yang sangat kecil
03:38untuk bisa membawa pertama kalinya ya mungkin setelah belasan tahun
03:42Indonesia senior ini tidak pernah bisa meraih gelar juara di level ASEAN
03:47mudah-mudahan sekarang tiba masanya bahwa Indonesia bisa mengangkat piala
03:52orang bilang ini setara dengan AFF
03:55tapi saya bilang ini lebih tinggi posisinya
03:59levelnya daripada AFF
04:01karena ini adalah level turnamen di bawah FIFA resmi
04:04dan rankingnya pun berbeda
04:07ini kalau kita lihat grafis di belahang ini
04:09Bung Joy ini kan oleh Romeni
04:11penampilan di timnasnya sudah 13 kali dengan goal 7
04:14tapi memang yang tampaknya menjadi highlight sepanjang ASEAN ini
04:18ada ketika dia memberikan asis untuk Mitchell Baker
04:21kemudian mendapatkan goal sebanyak 5 itu
04:23bagaimana Bung Joy melihatnya?
04:25ya oleh ini kan sebetulnya dia memang bukan striker
04:28dia adalah pemain sayap atau kita bilangnya forward
04:32nah forward itu dia bisa di ternyata dia bisa di kiri bisa di kanan
04:36ini yang menurut saya kemarin dengan Orat Mangun
04:39ketika Orat Mangun di kiri dia ada di kanan
04:41dan ketika Orat Mangun digeser posisinya dia bisa di kiri
04:45bahkan di asis terakhir dia kan dia bergerak dari sayap kiri yang dengan brilliant ya
04:50jadi menurut saya kalau dia dimainkan
04:53Mitch Baker main, Orat Mangun main
04:55ada 3 pemain dengan kualifikasi yang berbeda-beda
04:58dengan pengalaman yang berbeda-beda
05:00dan itu bisa membuat perbedaan dalam hasil pertandingan
05:03jadi menurut saya tergantung pada situasi lini tengah
05:07kalau Verdong, Kevin Dix bermain dengan sangat solid
05:10sementara Tom Hai bersama Joy Pelopesi di tengah
05:13bisa juga mensuplai bola
05:15bisa juga menjadi orang-orang pertama yang menahan gempuran dari Thailand
05:20saya yakin sih hasilnya akan positif
05:22kalau misalnya kita lihat kan selama pertandingan ini
05:25memang ini adalah kali perdana John Hartman mendampingi di ASEAN Cup
05:28kemudian juga kalau kita lihat penampilan olor di timnas juga 13
05:32apakah memang latihan bersama para squad ini
05:39latihan yang cukup banyak
05:40kemistrinya bisa terbangun karena hal tersebut Bung Joy?
05:43ya sebetulnya memang problem utama dari timnas Indonesia ini
05:47adalah waktu berkumpul yang tidak terlalu lama
05:49tapi ini adalah sudah pertandingan keempat bagi Indonesia
05:53kira-kira mereka sudah berkumpul lebih dari 10 hari
05:57kira-kira 2 minggu mereka berkumpul
05:59mudah-mudahan bisa menyaingi kemistrinya Thailand
06:03yang 80% pemainnya bermain di Liga Domestik
06:07sehingga mereka di sela-sela Liga Domestik
06:10mereka lebih sering berkumpul
06:11hanya ada 3 atau 4 pemain yang abroad
06:14yang bermain di luar negeri
06:16jadi ini satu keuntungan bagi Thailand
06:18dan ini beberapa pemain bahkan 2 pemain Thailand
06:21di antaranya itu sudah bermain selama 10 tahun bersama-sama
06:25jadi bisa dibayangkan 2 pemain senior
06:28masih menjadi andalan tim nasional Thailand
06:31saya rasa mereka akan memberi banyak perbedaan
06:35pada penampilan Thailand
06:36yang menurut saya dalam 20 tahun terakhir
06:38ini penampilan tim ASEAN yang paling stabil
06:43kalau kita lihat ranking FIFA nya mereka juga di atas Indonesia
06:4693 ya kalau tidak salah ya
06:48ya 93 Indonesia masih seratusan kebawah
06:50sementara kalau di level ASEAN
06:52mereka raja 6 kali menjadi juara AFF
06:56jadi bahkan dengan kehadiran Vietnam
07:00sebagai kekuatan baru kira-kira 20 tahun terakhir
07:03mereka tidak tergoyahkan
07:04jadi kita menghadapi Indonesia
07:07menghadapi tim yang sangat solid
07:09dan ya dibutuhkan ketenangan
07:11kalau mental sudah teruji ya
07:13dari Bangladesh kemarin ya
07:15lawan Malaysia 10 orang bisa bertahan
07:18meskipun digempur habis-habisan
07:21tapi mereka bertahan sampai pelui terakhir
07:23melawan Bangladesh
07:24kejar-kejaran dengan Malaysia
07:26mereka bisa lolos dengan selisih goal yang fantastik
07:299 goal diciptakan oleh para pemain Indonesia
07:32jadi secara moral dan secara gesture ya
07:35saya lihat bahasa tubuh mereka
07:37menyeratkan bahwa mereka
07:39mau memberikan yang terbaik
07:42ibaratnya mati-matian patah kaki di lapangan
07:45mereka akan lakukan
07:46jadi ini yang
07:46barangkali dalam 10 tahun terakhir
07:49kita tidak melihat lagi
07:50hal seperti itu
07:51dan kemarin
07:52terutama ketika melawan Bangladesh
07:53terlihat betapa mereka
07:55ingin memberikan yang terbaik
07:57untuk bangsa ini
07:58tadi kalau sempat Bung Jai bilang adalah mentalitas ya
08:00karena kita sempat lihat juga
08:02sempat ada kekhawatiran
08:03ketika lawan Bangladesh kemarin
08:05memang unggul tapi kok
08:06ada kebobolan
08:07yang kemudian
08:09beda goal inilah yang
08:10dipertanyakan juga sama Malaysia
08:12hingga saat ini
08:12Bung Jai kalau kita lihat tadi
08:15peringkatnya beda
08:16udah jelas
08:17si Thailandnya 93
08:19Indonesia 117
08:20kalau tidak salah
08:21kemudian dalam beberapa pertemuan
08:22terakhir kita seri
08:24dan memang kita belum pernah
08:25unggul lebih banyak
08:27daripada Thailand
08:28apakah memang
08:29sejarah-sejarah ini
08:30atau rekor-rekor ini
08:31kemudian bisa
08:32mengubah mental
08:34yang sudah terjaga saat ini
08:36apakah bisa mengubah mental itu Bung Jai?
08:39Ya kalau kita bicara 10 tahun terakhir
08:41atau 20 tahun terakhir
08:44Indonesia ini mental block
08:46kalau ketemu Thailand
08:47tadi saya berdialoh juga
08:50dengan mantan pemain Indonesia
08:51yang tampil di Pakan Sari
08:53tahun 2016
08:54jadi mereka tahu
08:56ketika menghadapi Thailand itu
08:58pressure-nya jauh lebih besar
09:00jadi kakinya gemetar
09:03kelasnya berbeda
09:04keringat dingin lah
09:05keluar dan segala macam
09:06mental block itu
09:07memang dialami
09:09tapi terakhir
09:10yang dialami oleh pemain senior
09:11itu tahun 2022
09:13jadi
09:14saya udah 4 tahun
09:15dan ini sekarang adalah
09:17generasi tim nasional Indonesia
09:19yang jauh berbeda
09:20jadi
09:22rasanya
09:23statistik
09:24dan rekor-rekor
09:25yang kemarin
09:26katakanlah
09:2710 tahun terakhir
09:28atau 5 pertemuan terakhir
09:29Indonesia tidak pernah bisa menang
09:31tidak pernah dirasakan oleh
09:32oleh Romani
09:33oleh Luke Vickery
09:34oleh
09:35Mitch Baker
09:36tidak pernah dirasakan
09:37bahkan
09:38Jay Itzes pun tidak pernah merasakan
09:40jadi
09:41harusnya
09:42rekor-rekor itu
09:43atau
09:44catatan buruk Indonesia
09:45menghadapi Thailand
09:46tidak ada
09:47manfaatnya
09:48tidak ada gunanya
09:49tidak ada akibatnya
09:50terhadap tim ini
09:51mudah-mudahan ya
09:52mudah-mudahan
09:53karena
09:53kemarin kan ketika menghadapi
09:55Malaysia
09:56orang bilang
09:57Malaysia itu
09:57musuh bubu yutannya Indonesia
09:59bukan
09:59itu cuma sekadar
10:01musuh di halaman belakang
10:02darby saja itu
10:04tapi musuh terbesar Indonesia
10:06adalah Thailand
10:06Indonesia nggak pernah menang
10:07di final AFF
10:09tidak pernah menang
10:10saya ingat tahun
10:11seri ya
10:11kalau tidak salah
10:12terakhir seri ya
10:13terakhir seri
10:142022
10:15kualifikasi Piala Dunia
10:172-2 skornya
10:18saya ingat betul
10:20Indonesia ketika
10:21pertama kali ikut
10:22SEA Games
10:22tahun 1977
10:23saya masih kelas 6 SD
10:26waktu itu
10:27Indonesia
10:27tim yang sangat kuat
10:28di Asia Tenggara
10:29harus kalah menghadapi Thailand
10:31di pertandingan
10:33SEA Games
10:33untuk pertama kalinya
10:34jadi
10:35menurut saya
10:36itu sudah bagian dari masa lalu
10:38tapi sekarang
10:39menurut saya
10:40ini adalah
10:41skuad Indonesia
10:44yang paling bisa
10:46memutus rantai
10:47buruk
10:48melawan Thailand
10:49ini kesempatan
10:51rekor-rekor kemarin
10:53sudah harus dilupakan
10:54dan
10:55meskipun penampilan Indonesia
10:57masih naik turun
10:57di bawah John Hartman
10:58tapi rasanya
11:00setelah kemenangan
11:01melawan Bangladesh
11:02yang sangat heroik
11:04saya sih yakin ya
11:05tim ini
11:06mampu memutus
11:07mimpi buruk Indonesia
11:08menghadapi Thailand
11:10ya mudah-mudahan
11:11dengan dukungan
11:13mungkin ada
11:13dekali 80 ribu ya
11:15kalau di GBK
11:16kan bilangnya 67 ribu
11:17kayaknya lebih deh
11:18kalau misalnya
11:18tadi kan ada beberapa teman-teman
11:19daerah juga
11:20lebih pasti yang mendukung
11:22betul
11:22bahkan saya dengar
11:23terakhir itu
11:25tiket yang sold
11:25bukan 67 ribu
11:26tapi 70 ribu
11:28jadi
11:30ya mudah-mudahan
11:31ini gemuruhnya
11:32GBK ini
11:33enggak jadi backfire ya
11:34pada Indonesia
11:35karena
11:35PR-nya itu
11:37tapi mental kan
11:38udah teruji ya
11:40ekspektasi yang
11:41sangat tinggi
11:41setelah berbelasan
11:43tahun Indonesia
11:44tidak bisa meraih gelar
11:46di level senior
11:46mudah-mudahan
11:48bisa dipatahkan sekarang
11:49yang juga menarik
11:50Bung Joy dan juga
11:51saudara
11:52kalau kita lihat ini
11:53antara
11:54pelatih
11:55John Hartman
11:55dan juga pelatih Hudson
11:56yang dari pelatihnya Thailand
11:58ini bukan
11:59sosok yang
12:00yang
12:01yang
12:01yang tidak saling kenal gitu
12:03mereka sudah pernah bertemu
12:04ketika
12:07pelatih Hudson
12:08pernah menjadi bagian dari
12:09kepelatihan di Amerika Serikat
12:10pada periode tersebut
12:12John Hartman pernah
12:13tiga kali menghadapi
12:14Amerika Serikat
12:15dan hasilnya
12:16karena meraih satu kemenangan
12:17satu hasil limang
12:18dan satu kekalahan
12:18apakah memang hubungan ini
12:20juga akan ada kaitannya
12:22dengan
12:23pertandingan pada malam ini
12:24by the way
12:25ini pertandingan masih kosong-kosong
12:26ada bisik-bisiknya
12:28ya
12:29ya tentu saja
12:31masing-masing saling tahu lah ya
12:33saling tahu
12:34kalau di level Eropa
12:35itu pelatih-pelatih top
12:37seperti
12:38Jose Mourinho
12:40Jurgen Klopp
12:41atau you name it lah siapa
12:42itu mereka
12:43puluhan kali
12:44bertemu di level klub
12:46di level tim nasional
12:48mereka
12:48dan itu
12:49hanya saling tahu saja
12:51tapi
12:51timnya John Hartman
12:53ketika di Kanada
12:54berbeda
12:54berbeda sama timnya Hudson
12:56ketika di Amerika Serikat
12:57jadi yang mereka tahu
12:58hanya oh filosofi permainannya
13:00ya ada sedikit sih dampaknya
13:03tapi
13:04squad yang mereka bawa
13:05itu sama sekali berbeda
13:06jadi
13:07menurut saya ya ini
13:08sekedar gimmick
13:09sekedar gimmick
13:10yang
13:10bisa meramaikan
13:12apa
13:13meramaikan
13:14analisis pertandingan lah
13:15tapi tidak terlalu
13:16berpengaruh kepada tim
13:17karena timnya sudah sama sekali
13:20berbeda
13:20mereka
13:21Hudson hanya tahu
13:23John Hartman biasanya
13:24melakukan ABCD
13:25seperti ini
13:25seperti ini
13:25seperti ini
13:26di tim nas ini
13:27dua-duanya sudah saling mencatat
13:28dua-duanya menurut saya
13:30sudah melakukan analisis
13:31terhadap
13:32filosofi permainan
13:33dan tentunya ketika
13:34masing-masing
13:36melatih tim nas lain
13:37kemudian pindah lagi ke tim nas lainnya
13:39pasti ada hal
13:39yang berbeda
13:40ada adaptasi-adaptasi lainnya
13:41tentu saja
13:42nah
13:43kalau kita lihat
13:44secara filosofi permainan
13:46antara Hortman dan juga Hudson
13:47seperti apa Bung Joy
13:48karena kan
13:48kalau kita lihat memang
13:49Hudson lebih lama
13:51bersama dengan tim nas Thailand
13:53ketimbang John Hartman
13:53yang baru saja
13:54yang baru beberapa
13:55baru beberapa kali ya
13:56pertanding
13:56sebagai pelatih tim nas
13:58seperti apa?
13:59ya kalau John Hartman
14:00sejak dia melatih di Thailand
14:02dia baru
14:03kemudian dia melatih di
14:05Kanada
14:06itu filosofinya
14:07sebetulnya ya
14:08kalau filosofi permainan
14:09para pelatih ini
14:11semuanya sih
14:12udah sepak bola modern
14:13yang menyerang
14:15jarang lagi ada
14:16saya pelatih dengan
14:17formasi yang imbang
14:18misalnya 4-4-2
14:19lebih ke 4-3-3
14:21atau 3-4-3 itu
14:23formasi yang paling favorit
14:24diantara mereka
14:25jadi kombinasi diantara
14:27diantara
14:29filosofi permainan itu
14:30tapi
14:31saya yakin
14:32dua-duanya
14:32berfilosofi menyerang
14:34karena apa?
14:35kemajuan teknologi
14:37kemajuan
14:39kesehatan jasmani
14:40itu memungkinkan
14:42semua pemain
14:43semua tim yang ada
14:44di dunia ini
14:45bisa bermain lebih agresif
14:46lebih menyerang
14:48bisa lebih akurat
14:49karena mereka
14:50melakukan riset yang
14:51sangat mendalam
14:52terhadap semua aspek
14:53jadi kalau kita bicara
14:55logika permainan
14:57saya rasa sih
14:58dua-duanya sama
14:59cuma formasi
15:01bakunya aja yang berbeda
15:02John Hartman meneruskan
15:04formasi sebelumnya
15:053-4-3
15:06yang cukup sukses
15:07bersama Sintayong misalnya
15:08dan formasi yang saya lihat
15:11ketika Thailand menghadapi
15:13Vietnam
15:134-3-3
15:16dugaan saya
15:17mereka akan bermain
15:18dengan 5 gelandang sekarang
15:19tapi
15:20kalau kita lihat
15:21pasti mereka akan
15:22berusaha untuk
15:23menguasai lini tengah
15:24karena lini tengah
15:25Indonesia termasuk
15:26salah satu yang terbaik
15:27di Asia Tenggara
15:29karena
15:29Indonesia punya
15:30Ferdong di kiri
15:31punya
15:32Joy Pelopesi
15:33punya
15:33Ifar Jenner
15:35punya Tom Hai
15:36punya Kevin Dix
15:37di lini tengah
15:39jadi
15:39secara kualitas
15:40bisa mengimbangi
15:41para pemain Thailand
15:42yang menurut saya
15:44lebih solid
15:44lebih lama berkumpul
15:46mereka ini
15:46rata-rata sudah
15:47bermain selama
15:48bersama ya
15:49selama 4
15:504 tahunan
15:51jadi sudah tahu ya
15:52seperti apa
15:53kemistrinya sudah
15:54lebih terjalin
15:55dibandingkan
15:56dengan para pemain
15:57Indonesia yang
15:58kumpulnya jarang-jarang
15:59apalagi ada dua
16:00pemain yang
16:01menurut saya
16:02baru masuk
16:03ada Luke Fikri
16:04ada beberapa pemain
16:05harus bangun kemistri
16:06dari awal lagi
16:07nah kalau misalnya kita
16:08lihat siapa dari
16:09pemain Thailand yang
16:10memang harus
16:11diawasi Bung Joy
16:12tapi jangan dijawab dulu
16:13kita akan kembali usai
16:14saudara tetaplah bersama
16:15kami di Breaking News
16:16Kompas TV
16:16yang mencuri posisi
16:19di panggung
16:19di panggung
16:20satu gol yang dinanti
16:24satu gol yang menjadi
16:25awal lagi
16:26ketika tidak mudah
16:27tidak menyerang
16:29menyerang
16:53Indonesia Thailand berapa?
16:56prediksi Thailand
16:57tim yang susah di
16:59tidak di kalah
17:00mungkin
17:01kalau mau menang
17:01satu kosong saja
17:02sudah cukup
17:06pengennya satu kosong sih
17:08tapi percaya diri
17:10tidak
17:10timnas bisa
17:11unggul nanti
17:12di final?
17:13percaya diri sih
17:13main di kandang juga
17:15jadi
17:16didukung banyak
17:17supporter
17:18jadi semoga
17:19mainnya maksimal
17:20dan
17:21bisa ngasih
17:22juara
17:23buat pertama kali
17:253-1
17:26buat Indonesia
17:27menjadi juara
17:28berarti percaya diri ya
17:30timnas kita bisa unggul?
17:31udah jauh-jauh
17:32kami harus
17:33percaya bahwasanya
17:34Indonesia
17:35harus menang
17:35dan juara
17:36oke
17:39pemain
17:40favorit siapa?
17:41hamna
17:42muluk-muluk lah
17:43cukup 2-1
17:44atau 2-0
17:45untuk kemenangan Indonesia
17:47percaya diri
17:48pemain kita bakal
17:49gacor malam hari ini?
17:50gacor
17:51habis-habisan
17:51apalagi kita
17:52habis
17:53kesaktian Pancasila
17:541 Oktober
17:55pasti kita gacor
17:56menang 2-0
17:57atau 2-1
17:59oke
17:59siapa kira-kira
18:00pemain andalannya?
18:02ya seperti biasa
18:02tetap kita andalkan
18:03beker
18:04sebagai ujung tombak
18:05kita timnas Indonesia
18:08saudara kita akan bergabung
18:10dengan jurnalis
18:10kompas tv nyoman Denny
18:11dan jurur kamera
18:12Mahendra Tri
18:13di gedung negara geraha
18:14di Surabaya
18:15Jawa Timur
18:16bagaimana kemeriah nobar
18:17di sana Denny?
18:22baik terima kasih Bella dan juga saudara
18:24memang pada malam hari ini
18:26ribuan warga Surabaya dan juga sekitarnya
18:29memadati di area gedung negara geraha di Surabaya
18:31di jalan Gubernur Suryo Surabaya ini
18:34dan mereka berdatangan sejak pukul 6 petang tadi
18:38dan mereka mendaftarkan pada barcode yang disediakan secara gratis
18:45sebagai tiket masuk ke dalam area gedung negara geraha di Surabaya ini
18:49mereka sangat antusias untuk menonton langsung
18:52pertandingan laga final
18:54FIFA Asian Cup 2026
18:56yang digelar oleh pemerintah provinsi Jawa Timur
18:59selain warga Surabaya juga jajaran
19:01Forkopim dan Jatim
19:02seperti Tenny Poldi juga
19:03hadir langsung untuk menyaksikan
19:05pertandingan laga final tim nasi Indonesia dengan Thailand ini
19:08dan kami akan berbincang dengan salah satu warga Surabaya
19:11yang datang langsung ke gedung negara geraha di
19:14untuk menyaksikan nonton bareng
19:15dan selamat malam Mas
19:16Mas siapa namanya?
19:18Sahrul
19:18Mas Sahrul betul
19:20Mas Sahrul
19:20Gimana datang sini dengan siapa
19:22dan seperti apa pertandingan kali ini?
19:24Kebetulan datang dengan keluarga langsung
19:26sama anak sama istri
19:28Ya
19:28Ini kan laga sedang berlangsung
19:30Gimana Mas melihat pertandingannya?
19:32Sangat seru dah
19:33dan sangat ditunggu-tunggu
19:35karena ini masuk final
19:36final mungkin
19:37yang kita dampak-dampakan ya
19:39betul
19:40Mas untuk prediksi skor berapa Mas?
19:44Harusnya bisa 2-0 bisa
19:46Ya
19:47Untuk melihat penampilan permainan tim nasi saat ini
19:50memang
19:51Gimana Mas?
19:52Kepercayaan diri mereka atau seperti apa?
19:55Saya sih cukup percaya ya
19:57tim nasi ini akan bisa berkembang lebih jauh lagi
20:00harusnya kita harus percaya sama pelatih kita John Hertman
20:03harus percaya aja dulu pokoknya
20:05positif
20:06Mas untuk pemain favorit
20:08pada laga final kali ini siapa?
20:10Tom Hai!
20:12Baik
20:13Terima kasih Mas Yaru
20:14Ya sama-sama
20:15Ya saudara memang selain
20:17bisa menyaksikan
20:18nonton bareng secara gratis
20:20di area gedung negara-gedung Surabaya ini
20:22masyarakat Surabaya yang hadir
20:24langsung pada Nobar kali ini
20:26memang disuguhkan
20:27berbagai makanan tradisional
20:29yang bisa
20:32didapatkan secara gratis
20:34setelah melakukan scan barcode
20:36untuk tiket masuk
20:38Bella kembali ke anda di studio
20:39Baik terima kasih Nyoman ini
20:41dan juga Mahendra Tri dari gedung Gerahadi
20:43selamat bergabung dengan supporter-supporter lain
20:46mendukung timnas
20:47kita sama-sama doakan
20:48timnas menang pada malam hari ini
20:50Selamat bertugas kembali Denny
20:52dan
20:53Saudara Presiden Prabowo Subianto
20:54menonton final timnas versus Thailand
20:56di Gelora Bung Karno Jakarta
20:58Senin malam
20:59Prabowo tiba
21:00di GBK pukul 8 malam
21:02menggunakan mobil mau
21:03kedatangan Prabowo
21:04disambut Ketua Umum PSSI
21:06Erik Thohir
21:07dan sebelumnya
21:08Saudara Presiden FIFA
21:09Jenny Infantino
21:10datang ke istana
21:10dan mengundang Presiden Prabowo
21:12untuk menonton final FIFA
21:14ASEAN Cup
21:14timnas kontra Thailand
21:16di GBK
21:22saya masih bersama dengan
21:24pengamat sepak bola
21:25Bung Anton Sanjoyo
21:26atau biasanya kita panggil Bung Joy
21:28Bung Joy
21:28tadi sebelum jeda kita
21:29sempat berbincang soal
21:31siapa sih pemain yang
21:32tampaknya harus diawasi
21:34terutama pemain
21:35Thailand nya siapa gitu
21:38Tentu saja striker mereka
21:40yang
21:41striker muda
21:42yang
21:42sedang naik down
21:44Terasak Pony Pai
21:46ini
21:46sangat
21:47patut diwaspadai
21:49kemarin katanya
21:50penyataan gol terbanyak ya
21:51yang sangat berpengalaman
21:52terutama
21:53kalau kita bicara pemain
21:54seperti Sarah Yoyen
21:55yang sudah bermain
21:5610 tahun lebih
21:57bersama tim nasional Thailand
21:59dan Chris Sada Kaman juga
22:01ada
22:03yang kita bicarakan tadi
22:05Chanatip Songkraksin
22:07itu salah satu juga yang
22:09paling berpengalaman
22:10bukan saja di Thailand
22:12tapi juga barangkali
22:13di Asia Tenggara ini
22:15dia paling senior ya
22:16untuk seorang pemain
22:17yang bermain untuk tim nasional
22:19jadi Thailand ini dihuni oleh
22:21gabungan antara pemain muda
22:23dan pemain senior ya
22:25bukan pemain tua
22:26pemain yang sudah sangat matang
22:27umurnya mungkin setiga puluhan
22:30tetapi mereka
22:31betul-betul masih menjadi
22:32tulang punggung Thailand
22:34ini yang paling
22:35paling patut diwaspadai
22:37tapi kalau saya lihat
22:38di 23 menit pertama nih
22:41dominasi di pegang Indonesia nih
22:43mudah-mudahan bisa berlangsung terus
22:44ada tadi satu peluang
22:46cantik sekali
22:47didapat oleh
22:47oleh Romeni
22:48sayang tidak bisa menjadi gol
22:50Indonesia harus mencetak gol cepat
22:52karena
22:54ini dibutuhkan untuk
22:55mening booster ya
22:57booster moral
22:57meningkatkan mentalnya
22:58supaya bisa
22:59meningkatkan kepercayaan diri
23:01tapi 20 menit pertama
23:02Indonesia
23:04memegang kendali
23:04mudah-mudahan
23:05bisa terus berlanjut
23:07sampai 90 menit
23:08wall positionnya masih
23:09masih ada di Indonesia
23:10seperti itu ya
23:10betul
23:11kalau misalnya kita lihat
23:12antara Mitchell Becker
23:12dan juga tadi Pemai
23:14siapa yang
23:15yang jauh lebih
23:17harus diperhatikan
23:18karena kalau kemarin
23:19kita lihat kan
23:19dua-duanya sama-sama
23:20mencetak gol terbanyak
23:21Becker 5 gol
23:22si Pemai ini
23:242 gol
23:24selama pertandingan
23:25ya Pemai harus
23:26diwaspadai terutama
23:27oleh Elkan Bagot
23:29di belakang
23:29oleh
23:30Hoepner
23:31di belakang
23:33dan
23:33oleh Romeni
23:34harus mampu
23:35untuk bisa menopang
23:36pergerakan
23:38dari
23:38Mitch Becker
23:39yang sekali lagi
23:41dipasang
23:41di posisi nomor
23:429 ya
23:44oleh sendiri
23:45sebetulnya
23:45posisinya ini
23:46nomor 7
23:47atau nomor 8
23:47tapi dia kadang-kadang
23:48di posisi nomor 10
23:49jadi
23:50dia harus mampu
23:52untuk bisa membuka
23:53ruang
23:53bagi
23:54terutama bagi
23:55Mitch Becker
23:56Bung Jain ini kan
23:57Hartman juga sudah menegaskan
23:58enggak
23:59enggak bakal bermain cantik
24:00karena kalau kita lihat
24:01selama pertandingan ini
24:02tampaknya kok masih agak
24:03agak menahan-ahan diri
24:04seperti itu ya
24:05Hartman bilang enggak akan
24:06main cantik
24:07apakah akan memainkan strategi
24:08yang berbeda
24:08pada pertandingan malam ini
24:10sebetulnya enggak
24:11jadi saya membaca
24:12pesan dari John Hartman ini
24:14enggak perlu bikin gol yang cantik
24:16enggak perlu bermain salon
24:18bermain
24:19karena Thailand ini
24:20adalah tim yang
24:21sangat fisikal
24:24kemampuan mereka
24:26screening bola itu
24:27di atas rata-rata
24:27jadi memang harus ada
24:29harus ada bukan
24:30bukan permainan keras
24:32tapi harus ada challenge-challenge
24:34tertentu
24:35terutama di sektor tengah
24:37yang bisa membuat
24:40irama permainan dari Thailand ini
24:42bisa terganggu
24:43dan ini yang dibutuhkan
24:45jadi tidak perlu takut
24:47kena kartu kuning misalnya
24:48jadi kalau bermain
24:50apa yang
24:51saya membacanya
24:52John Hartman
24:53kalau bermain cantik
24:54bermain salon
24:55enggak ada challenge
24:57enggak ada intercept
24:58enggak ada
24:59lebih bermain aman
25:01jadi
25:02dugaan saya
25:04apa yang dipesankan
25:05oleh John Hartman ini
25:06bermain lugas
25:08dalam arti bukan bermain
25:10mau bermain cantik
25:11bermain lugas
25:12taktis
25:13clinical
25:14margin of errornya
25:16paling sedih
25:16dibuat sedemikian
25:18rupa supaya
25:19sangat sedikit
25:19kemudian akurasi
25:21umpan terutama
25:22itu yang dibutuhkan
25:23apakah memang
25:23bermain lugas dan tegas tadi
25:25bisa dilihat
25:26dari line up yang tadi
25:27saya kira
25:29kalau
25:30kalau line upnya
25:31ini sudah line up terbaik
25:33line up ini
25:33bahkan bertahan dalam
25:34tiga pertandingan
25:36terakhir
25:36melawan Thailand
25:37kurang lebih sama
25:38hanya ada
25:39beberapa pergantian minor
25:42Tom Hai
25:43tadinya
25:43menjadi starter
25:44kemudian diganti oleh
25:45Ivar
25:46tapi kemudian sekarang
25:47Tom Hai kembali mendapatkan
25:49kesempatan
25:49karena memang
25:51Tom Hai ini
25:52sebagai pemain
25:53dia salah satu yang
25:54paling berpengalaman
25:55di tim Indonesia
25:57bukan saja umurnya
25:58yang sudah senior
25:59tapi juga pengalaman
26:01dia
26:02sekarang dia
26:02menjadi motor
26:04di
26:04Persib Bandung
26:06dan salah satu
26:07aktor yang membawa
26:08Persib kemarin
26:09mencetak hat-trick
26:10jadi
26:12kalau dia diberi lagi
26:13kepercayaan
26:14sebagai pemain jangkar
26:15pemain tengah yang
26:18mengawali serangan
26:19sebetulnya
26:21dia akan
26:22gelandang menyerang
26:23yang dibutuhkan
26:24adalah
26:25visinya
26:25pergerakannya
26:27dan umpan-umpan
26:28akuratnya
26:28jadi
26:28ya mudah-mudahan
26:30bisa menghasilkan
26:31hal positif
26:32di babak pertama
26:33ini kalau kita lihatkan
26:34memang sepanjang
26:35mungkin sudah
26:35lebih dari 20 menit ya
26:3727
26:37sekarang menit ke 28
26:39menit ke 28
26:40hasilnya masih
26:41imbang 0-0
26:42tadi kalau kata Bung Joy
26:43ball positionnya masih
26:44di Indonesia
26:46dan memang
26:46saat ini kita melihat
26:48kebutuhannya adalah
26:49untuk bermain lugas
26:50dan tegas
26:50nggak apa-apa
26:51main agak kasar sedikit
26:52kartu kuning sedikit
26:53nggak apa-apa
26:54gitu ya Bung Joy ya?
26:55betul, yang penting bisa
26:56cetak goal
26:57karena
26:57yang penting bisa cetak goal
26:58lebih cepat daripada Thailand
26:59betul
27:01baiklah
27:02saudara dan
27:03Breaking News Kompas TV
27:04kami tutup
27:05saya akan mengajak
27:06Bung Joy bersama teman-teman
27:08dari Kompas TV
27:08untuk nonton langsung
27:09ke newsroom
27:10kita sama-sama mendukung
27:11timnas
27:12mari Bung Joy
27:12kita bergeser ke
27:14newsroom dan saudara
27:15terima kasih sudah menyaksikan
27:16Breaking News Kompas TV
27:17saya Tilya Bella
27:18dan juga Bung Anton Sajoy pamit
27:20sampai jumpa
27:21Ayo Bung Joy
27:21selamat menikmati