- 2 hari yang lalu
POTE eps 1
Kategori
🎈
KesenanganTranskrip
00:14Terima kasih telah menonton!
00:30Darahmu murka, kutukmu abadi.
00:33Mati Aceh, darah potang!
01:02Tak semua penyakit bisa dijelaskan oleh medis, begitu kata mereka.
01:10Aku tidak pernah terlalu memikirkan kalimat itu.
01:13Di rumah sakit, kami diajarkan untuk mencari sebab, bukan makna.
01:23Namaku Sarah.
01:25Ketika sebuah wabah misterius muncul di sebuah pulau yang terisolasi,
01:29rumah sakit memilihku untuk memimpin sebuah tim.
01:33Raka, Kira, Suci, Fandi.
01:38Dokter-dokter muda yang dengan kemampuan yang menurut mereka menjanjikan.
01:42Mereka mempercayai ku untuk memimpin bahkan ketika aku seharusnya tinggal,
01:47bahkan ketika adikku Naila masih dalam pengawasan medis.
01:51Pulau itu terpencil, akses terbatas, data medisnya tidak lengkap,
01:57dengan sejarahnya yang jarang dibicarakan dan larangan yang tak pernah tertulis.
02:03Sebuah misi kemanusiaan.
02:06Setidaknya, itu alasan yang kami terima.
02:10Tak satu pun dari kami menyangka bahwa pulau ini menuntut lebih dari pengetahuan.
02:16Lebih dari prosedur.
02:18Lebih dari keyakinan bahwa segala sesuatu selalu bisa dijelaskan.
02:24Ada sesuatu di sana,
02:26dan untuk pertama kalinya kami dipaksa untuk melihat tanpa tahu,
02:31harus menamai apa yang kami hadapi.
02:38Silakan, Mas.
02:39Terima kasih, Pak.
02:40Iya, iya.
02:41Ini dia rumahnya.
02:43Nah, di rumah ini itu ada tiga lantai, Mbak.
02:49Di lantai dua itu ada tiga kamar.
02:51Dan di lantai satu ini ada dua ruangan besar dan juga satu kamar lagi.
02:57Nah, untuk pembagian kamar dan juga nanti tugas di klinik,
03:01itu terserah Mas dan Mbak dokter saja.
03:06Barang-barang di sini itu antik semua, Mbak.
03:09Peninggalan zaman Belanda.
03:11Oh, iya.
03:12Itu tadi di lantai tiga, saya lupa bilang.
03:14Lantai tiga itu ada ruangan atap.
03:17Tapi sudah lama ditutup.
03:20Ya, saya sendiri juga tidak tahu isinya apa.
03:24Mungkin barang-barang lama peninggalan dari penghuni sebelumnya.
03:28Oh, seperti itu.
03:30Terima kasih, Pak, atas penjelasannya.
03:32Ya.
03:33Oh, iya.
03:33Untuk besok, kira-kira di jam berapa kita bisa bersosialisasi dengan warga?
03:37Siangan aja ya, Pak.
03:39Saya habis jaman siang.
03:40Soalnya perjalanan ke sini kita lumayan capek, Pak.
03:45Aku nggak apa-apa kok.
03:46Cuma mabuk gaut aja tadi.
03:49Oh, iya.
03:51Bisa, Mas.
03:51Bisa.
03:53Baik.
03:53Saya permisi dulu, kita ketemu lagi besok pagi.
03:58Dan ini untuk kuncinya, silahkan.
04:01Oh, iya.
04:02Terima kasih, Pak.
04:03Sama-sama.
04:04Mari.
04:04Terima kasih, Pak.
04:05Sama-sama.
04:18Oke.
04:19Sekarang kita harus bikin steril dulu tempat ini.
04:21Rumah yang akan jadi tempat tinggal kita selama sebulat ke depan.
04:36Van.
04:42Suci.
04:42Suci.
04:42Suci.
04:44Yuk.
04:52Kamu semua.
04:54Udah istirahatain dulu.
04:55Ntar aja beres-beresnya.
05:07San.
05:08We need to talk.
05:10Kamu tuh, men mau ke laut.
05:12Pas kita ke Dubai.
05:13Sama orangtuaku.
05:15Kita naik speedboat.
05:16Kamu fine-fine aja.
05:33Sabar deh, sahab.
05:35Ya, abis mau gimana?
05:36Namanya juga anaknya pemilik rumah sakit besar.
05:40Ya, gue sih profesional aja.
05:43Kan kita ada SOP.
05:45Semuanya sama di sini.
05:47Gak ada yang spesial.
05:49Menurut kamu, dia kesel gak ya pas tau kamu yang jadi nibet?
05:54Ya.
05:55Gue sih gak tau ya soal itu.
05:57Tapi artinya kan...
06:00Kayak-kayaknya lo aja deh yang sekamar sama Suci.
06:03Takutnya gue jadi canggung itu sama dia.
06:07Ya.
06:08Ya, oke.
06:09Aman-aman.
06:10Yap.
06:10Yap.
06:11Yap.
06:25Selamat menikmati.
06:25Selamat menikmati.
06:27Selamat menikmati.
06:29Selamat menikmati.
06:30Selamat menikmati.
06:30Selamat menikmati.
06:31Selamat menikmati.
06:32Selamat menikmati.
06:32Selamat menikmati.
06:32Selamat menikmati.
06:34Selamat menikmati.
06:35Selamat menikmati.
06:37Selamat menikmati.
06:45Terima kasih.
07:08Terima kasih.
07:43Terima kasih.
07:45Terima kasih.
08:15Terima kasih.
08:24Terima kasih.
08:27Terima kasih.
08:39Terima kasih.
08:41Sato.
09:12Sarah.
09:20Loh kemana?
09:22Gue lagi ngecek ada Naila.
09:24Buda sampai sore ini belum datang juga.
09:26Gue khawatir, takutnya lah kenapa-napa.
09:30Aduh, mana waktunya minum obat lagi sekarang.
09:57Disa.
10:00Iya, Pak. Kenapa?
10:03Ini lho.
10:05Dupanya habis.
10:07Besok, kerumah Kinordin ya.
10:10Beli yang banyak sekalian biar nggak usah pulak balik terus, ya?
10:15Itu, erdoanya masih ada kan?
10:18Tolong disiapkan. Bapak mau mandi.
10:24Kenapa? Kok mukanya kayak gitu?
10:27Orang-orang di desa ini aja buat makan sehari-hari susah, Pak.
10:31Masa kita sekarang harus ngasih makan demit daripada perut sendiri?
10:40Tuduh dulu, Nak. Yuk.
10:49Kisa.
10:52Kamu itu satu-satunya yang Bapak punya sekarang.
10:57Bapak nggak mau kalau sampai harus kehilangan kamu.
11:01Ya?
11:02Bapak ngomong apa sih?
11:06Gini lho.
11:08Sekarang ini kan kita nggak punya pilihan lain.
11:13Selain percaya dengan Kinordin.
11:17Kamu paham kan?
11:20Semoga dengan kehadiran para dokter bisa mengakhiri wabah di desa kita ya, Pak.
11:27Ya.
11:28Ya, semoga ya.
11:30Makasih juga Bapak udah ngedengerin bisa buat datangin para dokter ke desa kita.
11:35Ya.
11:37Ya.
11:37Ya.
11:40Ya sudah.
11:41Bapak mau mandi dulu.
11:42Gerak banget ini.
11:43Ya.
11:49Ya.
11:50Ya.
11:51Ya.
11:51Ya.
11:51Ya.
11:51Kenapa ini terlalu susah banget?
12:05Duh, sinyalnya mana sih?
12:18Halo?
12:22Halo Bude?
12:24Oke guys, walaupun hari ini kita bukan officially mulai ya, tapi tadi kita bisa melihat bahwa kebanyakan penduduk itu mengalami
12:34ruang pada kulitnya.
12:36Brom itu bisa disebabkan berbagai kondisi.
12:38Seperti dermatitis, dikarenakan oleh eksim atau cromontak.
12:43Atau bisa juga infeksi yang dikarenakan oleh virus satu jamur.
12:47Psoriasis.
12:48Atau yang teringat.
12:50Ya.
12:50Ya kita harus observasi lebih lanjut sih.
12:53Banyak data yang harus kita kumpulin.
12:57Oke.
12:58Berarti besok setelah kita sosialisasi sampai duk desa, kita bisa mapping di area-nya jadi kita bisa tahu pergerakan kita.
13:04Oke.
13:05Aduh.
13:06Aduh.
13:06Sinyalnya.
13:07Halo Bude?
13:08Bude denger aku enggak Bude?
13:11Bude?
13:12Bentar, bentar Bude.
13:13Aduh.
13:16Aduh.
13:24Aduh.
13:25Aduh.
13:26Aduh.
13:46Aduh.
13:46Aduh.
13:47Aduh.
13:47Aduh.
14:16Aduh.
14:16Aduh.
14:19Aduh.
14:19Aduh.
14:20Aduh.
14:23Aduh.
14:24Aduh.
14:27Aduh.
14:31Aduh.
14:37Aduh.
14:40Aduh.
14:51Terima kasih.
15:19Ah, Mas Sarah?
15:21Mas Sarah dari mana?
15:24Oh, tadi aku abis nyari sinyal, terus sampai ketelaga.
15:30Dapet sih sinyal, cuma agak keputus-putus aja.
15:33Mas Sarah ketelaga?
15:36Iya.
15:37Mbak, kayaknya kita gak boleh lama-lama di sini deh.
15:40Mbak, besok mau ketemu warga kan?
15:42Yaudah, yuk. Biar disanter.
15:44Ayo, Mbak, lewat sini.
15:57Sarah?
15:58Eh, kau lah.
16:02Nih.
16:06Teh panas yang gue bikinin buat ibu dokter Sarah Nindita yang lagi meneliti jamur yang diduga mengandung spora yang membahayakan.
16:17Makasih ya, Kak.
16:18Ya, tapi...
16:19Es.
16:22Gue udah tau lo pengen ngomong apa.
16:23Tarang aja, Sarah.
16:25Temen-temen yang lain juga udah gue bikinin kok.
16:28Tapi gue bikinin pake air minum yang kita bawa.
16:31Ya.
16:31Soal air disini keruh.
16:38Oke.
16:39Oh iya, Kak.
16:41Gue tidur dulu ya.
16:42Iya, gak apa-apa.
16:44Oke.
16:45Ikut naik.
16:47Good night.
16:53Saya ngomong, kenapa?
16:59Kamu sama makan.
17:02Terus?
17:03Terus.
17:05Terus.
17:10Terus.
17:11Terus.
17:13Terus.
17:26Terus.
17:36Terima kasih telah menonton
18:13Terima kasih telah menonton
18:34Terima kasih telah menonton
19:08Terima kasih telah menonton
19:25Terima kasih telah menonton
19:51Terima kasih telah menonton
20:17Terima kasih telah menonton
20:32Dan semoga juga ya
20:34Pak, Bu, dengan kedatangan kami
20:36Para tim dokter bisa membantu
20:38Untuk menyembuhkan
20:40Dari wabah yang sedang terjadi ini
20:42Amin, amin
20:43Semoga ya mas ya, ya semoga pak
20:46Jadi jangan sungkan-sungkan
20:48Monggo, silahkan langsung
20:53Bapak, Bapak, Ibu, Ibu
20:57Jangan mudah percaya sama
20:59Omongan mereka
21:00Kalau saya sudah gak akan percaya lagi sama mereka
21:03Karena saya mengalaminya sendiri
21:06Karena saya mengalaminya sendiri
21:14Anak saya pernah sakit
21:16Dan dirawat oleh dokter di kota
21:21Tapi apa yang terjadi
21:23Tapi apa yang terjadi
21:27Anak saya malah meninggal
21:30Jadi Bapak, Bapak, Ibu, Ibu
21:32Jangan percaya sama mereka
21:34Mereka semua pandai berbicara
21:38Saya ingatkan
21:39Kalau Bapak, Bapak, Ibu, Ibu
21:40Tidak mau mengalami nasib yang sama seperti saya
21:44Obat itu datangnya dari alam kita
21:46Dan lewat
21:48Ramuan dan doa-doa air saya
21:52Bapak, Bapak udah merasakan sendiri kan
21:55Air racikan doa dari saya
21:58Jadi
22:00Sebaiknya
22:02Kita usir mereka dari sini
22:09Mul
22:12Jangan paksa saya untuk mengerti apa yang kamu mau
22:15Wabah ini
22:16Hanya bisa dihentikan lewat doa saya
22:19Dan ramuan air doa dari saya
22:23Mengerti kamu
22:31Kenapa baru bilang sekarang?
22:34Iya, aku nyari waktu yang tepat, Van
22:37Kapan?
22:38Waktu yang tepat itu kapan?
22:40Sekarang
22:42Saat kita lagi di tengah pulau
22:43Kena ikin awal bapak nyakit
22:45Iya, aku juga takut
22:47Aku takut kamu gak menerima ini, Van
22:50Iya lah
22:52Kamu tahu kakak reputasi keluarga aku
22:55Kau ada dokter
22:58Kau pegang saham berbagi rumah sakit
23:01Kamu tahu gimana muka aku?
23:03Kamu tahu gimana muka aku?
23:04Kamu tahu gimana buat dua orang tuaku?
23:05Ini anakmu, Van
23:09Kamu tahu kenapa sih?
23:11Biasanya kamu ngurut sama aku
23:15Wabah ini, aku ingin membuat keputusan saya sendiri
23:20Dan aku ingin mempertahankannya
23:23Emang kamu tega membunuh anak kamu sendiri?
23:28Kamu cuma ngerti ya?
23:31Aku udah sering dilakses sama kamu
23:32Aku ngerti, Van
23:34Aku ngerti, aku gak sebodoh itu
23:36Aku ngerti keluarga kamu, reputasi kamu, karir kamu
23:39Aku ngerti
23:40Tapi bisa gak sih sekali ini kamu ngikutin apa yang aku mau?
23:47Aku udah nurut sama kamu selama ini, Van
23:52Tolong
23:53Cuma sekali ini
24:08I'm
24:08We are not keeping the baby
24:23We are not keeping the baby
24:26Engines
24:31Tu
24:53Tidak
24:54Tidak
24:54Tak
25:02Terima kasih.
25:39Terima kasih banyak untuk kesajiannya. Soal tadi, ada hal penting yang baru saja kami temuin, Pak.
25:59Kami memeriksa 43 warga yang datang ke sini. Dan hasilnya sangat tidak kami duga, Pak.
26:1119 orang yang tidak meminum dan tidak menggunakan air doa dari Kinurdin. Selama satu bulan terakhir ini, 18 orang diantaranya
26:22itu mengalami gejala wabah yang sangat parah, Pak.
26:25Mereka itu memiliki ruam yang menyebar begitu cepat dan mereka juga terasa demam, bahkan lemah, Pak.
26:34Kalau yang minum, Pak?
26:36Oke, yang minum? 24 orang yang minum dan mandi menggunakan air Kinurdin.
26:41Lima orang memiliki gejala yang ringan. Selebihnya bahkan jauh lebih ringan.
26:48Bahkan, Pak, ada yang tidak menunjukkan gejala sama sekali.
26:53Padahal mereka tinggal serumur dengan yang sakit.
26:58Dan ini bukan kebetulan, Pak.
27:02Air doa ini berfungsi.
27:04Bukan untuk menyembuhkan.
27:06Tapi seperti...
27:09Menahan sesuatu.
27:13Seperti...
27:16Tameng.
27:19Itu gak mungkin.
27:20Itu pasti efek placebo.
27:23Atau...
27:23Van, sorry ya.
27:24Cuma dari tadi, kita ini ngebahas berdasarkan data yang kita peroleh sendiri, Van.
27:30Pak.
27:31Ada perbedaan yang sangat signifikan, Pak.
27:33Antara warga yang meminum air dari Kinurdin dan yang tidak meminumnya sama sekali, Pak.
27:38Bagi warga yang tidak meminumnya sama sekali,
27:41itu terasa seperti...
27:44ada masalah dari dalam, Pak.
27:48Pak.
27:50Sebenarnya...
27:51isi air doa itu apa ya, Pak?
27:54Dan dari mana Kinurdin ngedapetin itu?
27:57Karena maaf sekali, Pak.
27:58Ini bukan soal mitos lagi.
28:00Tapi di sini ada penjelasan ilmiah
28:02yang bisa menyelamatkan banyak nyawa, Pak.
28:10Saya...
28:12Saya gak tahu, Mbak.
28:21Kayaknya kita harus ambil sampel air di Telaga.
28:24Harus apa kesana, aku ambil aja ya.
28:27Mbak Sarah ke Telaga?
28:29Ini...
28:29Ini tidak ada yang ke Telaga itu, kan?
28:32Ya, ada, Pak.
28:35Kita tahu dia warga, kalau di sini ada Telaga.
28:39Ya...
28:40Ya, syukurlah kalau begitu.
28:45Saya dan Nisa pamit dulu.
28:50Mbak...
28:52Mas...
28:52Ini saya ingatkan, Mia.
28:55Aturan paling penting di desa ini
28:58adalah jangan ada yang ke Telaga itu.
29:01Ya?
29:05Baik, Pak.
29:09Ngeri gak, Mas?
29:11Iya.
29:11Ngeri, terima kasih, Pak.
29:19Lo ke Telaga, ya?
29:21Kita baru dua hari di sini.
29:22Dan lo cari masalah.
29:23Hei, santai dong, Van.
29:24Kenapa sebilan dia terus?
29:26Lo suka sama Sarah.
29:27Apa masalah lo?
29:27Kenapa jadi bahasa itu, ya?
29:28Udah, udah, udah.
29:30Van!
29:31Kuih dari kemarin udah coba sabar ya sama lo.
29:34Iya.
29:36Gue ke Telaga.
29:38Ini tuh desa orang.
29:40Bisa gak sih hari pertama lo diem, lo fokus di sini.
29:42Bukan kelayapan gak jelas.
29:43Kita belum tahu medan-nya.
29:44Adik gue lagi sakit.
29:46Budi gue coba untuk nelfonin gue.
29:49Ya gue pengen tahu lah keadaan adik gue.
29:52Tahu di sini susah sinyal.
29:54Gue coba cari sinyal kemanapun.
29:56Sampai akhirnya gue ke hutan dan gue ke Telaga.
29:58Dan gue gak tahu soal aturan itu.
30:00Gue gak tahu sama sekali.
30:05I'm sorry.
30:22Terima kasih.
30:41Terima kasih.
31:13Terima kasih.
31:50Terima kasih.
32:15Terima kasih.
32:53Terima kasih.
32:56Terima kasih.
33:04Terima kasih.
33:15Terima kasih.
33:26Terima kasih.
33:29Terima kasih.
33:38Terima kasih.
33:55Terima kasih.
33:56Terima kasih.
33:56Terima kasih.
34:07Terima kasih.
34:09Terima kasih.
34:10Terima kasih.
34:11Terima kasih.
34:12Terima kasih.
34:13Terima kasih.
34:14Terima kasih.
34:15Terima kasih.
34:25Terima kasih.
34:37Terima kasih.
34:47Terima kasih.
34:57Terima kasih.
35:07Terima kasih.
35:19Terima kasih.
35:22Terima kasih.
35:24Terima kasih.
35:28Terima kasih.
35:30Terima kasih.
35:30Terima kasih.