- 2 hari yang lalu
- #peradi
- #ijazahgibran
- #breakingnews
JAKARTA, KOMPAS.TV - Peradi Bersatu, Militan 08 Gibran hingga Projo bicara soal sidang gugatan Denny Indrayana Cs terkait Ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming di Mahkamah Konstitusi.
Hal ini disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta pada Jumat (25/9/2026).
Menurut Sekjen Peradi Bersatu, Ade Darmawan menyampaikan bahwa dirinya keberatan dengan gugatan yang diajukan Denny Indrayana di MK.
Ade kemudian menyinggung penolakan dari kubu Anies & Ganjar terkait gugatan Denny terkait Ijazah Gibran.
Video Editor: Novaltri Sarelpa
Produser: Theo Reza
#peradi #ijazahgibran #breakingnews
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/692681/full-berapi-api-ade-darmawan-andi-azwan-hingga-projo-bicara-denny-cs-gugat-ijazah-gibran-ke-mk
Hal ini disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta pada Jumat (25/9/2026).
Menurut Sekjen Peradi Bersatu, Ade Darmawan menyampaikan bahwa dirinya keberatan dengan gugatan yang diajukan Denny Indrayana di MK.
Ade kemudian menyinggung penolakan dari kubu Anies & Ganjar terkait gugatan Denny terkait Ijazah Gibran.
Video Editor: Novaltri Sarelpa
Produser: Theo Reza
#peradi #ijazahgibran #breakingnews
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/692681/full-berapi-api-ade-darmawan-andi-azwan-hingga-projo-bicara-denny-cs-gugat-ijazah-gibran-ke-mk
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Kami sebagai masyarakat yang memilih langsung Bapak Prabowo Gibran,
00:05wah kami keberatan ini dengan hal-hal seperti ini.
00:08Kenapa?
00:10Dianggap sebagai sesuai dengan kuridur hukum atau konstitusional.
00:16Nah ini yang repot ini.
00:18Lahir lagi bulan 9 kemarin, PMK nomor 1.
00:24Bisa.
00:25Sementara tidak mencabut, PMK sebelumnya.
00:30Tiga hari itu udah luar sah.
00:32Terus kemudian legal standing, ini gak bisa.
00:34Di sini juga ada tim kampanye nasional yang nanti akan berbicara.
00:39Yang memiliki legal standing tentang itu.
00:43Kemudian kita lihat di dalam media sudah banyak penolakan.
00:47Baik dari kubu Anis maupun kubu daripada pasulun nomor urut 3 dan 2.
00:56Itu dan 1.
00:57Jadi mereka tidak mau ikut.
00:59Kenapa?
01:00Mereka memahami bahwa ini konstitusional selesai.
01:03Final and binding.
01:05Kok digeret-geret bahwa oh kalau tidak ijazah SMA tidak boleh mencalonkan.
01:13Nah, kenapa?
01:15Pertanyaannya kembali kepada Mahkamah Kusyuk.
01:17Sah gak?
01:19Saya meminta Mahkamah Kusyuk menjawab.
01:22Sah gak?
01:22Suara anak-anak sekolah di luar negeri ketika dia memilih?
01:26Anda komodir gak?
01:31Jangan ajarkan kami anak bangsa ini seolah-olah kami tidak memahami itu.
01:39Ya kan?
01:40Jangan diajarkan.
01:42Memilih dan dipilih.
01:43Sah gak itu?
01:44Ketika anak-anak luar negeri, yang kuliah di Belanda, yang ada TPS di Belanda sana, kemudian memberikan hat suaranya.
01:55Nah, dia tidak boleh ikut dipilih.
02:00Harus ada ikut lagi paket C mereka.
02:03Sementara kalau memilih, sah!
02:06Konsep keadilannya dimana?
02:09Ya kan?
02:10Nah, ini saya menyampaikan bahwa Anda yang duduk di sembilan hakim, ya, diberikan kewenangan tidak pada hanya negara yang memberikan
02:22Anda, tetapi juga Tuhan.
02:25Dengan ingat, suara rakyat dalam suara Tuhan.
02:31Anda mempertimbangkan suara berapa dalam hal ini.
02:37Jangan merusak tatanan.
02:39Ini-ini yang kita ingatkan kepada Mahkamah Konstitusi.
03:07Seperti, gitu loh.
03:09Bahwa kewibawaan Mahkamah Konstitusi, kamilah rakyat yang menjaga itu.
03:15Kewibawaan serta harkat dan martabat konstitusi, Mahkamah Konstitusi ini adalah bagian dari diri kita semua.
03:23Gitu loh.
03:23Makanya kami minta Mahkamah Konstitusi tentunya,
03:27terpanjang tidak dimaknai, bertentangan dengan
03:318D,
03:33maka hal itu
03:35sah.
03:38Gak bisa itu.
03:40Kita harus melihat lebih
03:42pada tatanan kebangsaan.
03:44Terus setelah itu,
03:46kalau terjadi polemik di bangsa ini,
03:49mau jadi apa bangsa kita ini?
03:52Jangan please,
03:54jangan ganggu pemerintahan ini,
03:56biarkan mereka bekerja.
03:58Pak Prabowo lagi mempersiapkan itu.
04:00Hari ini Anda mengatakan bahwa Pak Prabowo itu gagal
04:03dengan berbagai programnya.
04:05Tapi Anda jangan salah.
04:06Setiap presiden,
04:08karena waktu ritmennya pendek,
04:10hanya 5 tahun,
04:11maka tidak mungkin langsung dirasakan oleh rakyat Indonesia.
04:15Tetapi percayalah nanti suatu saat,
04:17ketika itu sudah berjalan normal keseluruhan,
04:21maka itu akan dirasakan oleh rakyat Indonesia.
04:25Biarkan beliau bekerja.
04:27Masa urusan ijazah menggagalkan program yang begitu besar
04:30untuk bangsa ini?
04:33Melanjutkan pembangunan yang lalu-lalu untuk bangsa ini?
04:39Iya kan?
04:40Ya, kita intelektual-intelektual silahkanlah.
04:44Tetapi tidak mencari-cari.
04:46Kalau kita mau berkontestasi secara adil,
04:50kontestasi nanti dong.
04:51Iya kan?
04:53Kan masih ada pemilu.
04:55Apa udah mau lewat apa?
04:57Yang bakal calon nanti?
04:59Sampai ada hal-hal seperti ini.
05:01Iya kan?
05:02Apakah Deni Nrayana nanti kalau
05:03dia tidak memiliki kesempatan yang sama
05:05untuk menjadi wakil presiden,
05:07atau bahkan mencalonkan presiden?
05:09Ya silahkan.
05:11Anda maju dong.
05:13Gitu loh.
05:14Jangan ganggu.
05:15Iya kan bikin partai kalau gak ada partai.
05:17Kalau ada partainya ya udah usung dong.
05:20Iya kan?
05:20Kan begitu.
05:22Itu baru anak bangsa yang baik.
05:24Bukan mengganggu dan mempermalukan bangsa sendiri.
05:27Yang tidak ada loh.
05:29Kecuali memang Mas Gibran
05:30Atau Pak Prabowo berijasa palsu.
05:33Kan tidak.
05:35Ada ijasanya.
05:37Kan ini aneh.
05:38Kita berhenti ya melihat
05:41hanya pada sisi kepentingan saja.
05:45Kelompok.
05:46Pertanyaannya sekarang apa yang dilakukan Mas Gibran?
05:50Apa yang dilakukan?
05:52Apakah dia merugikan negara?
05:53Dia bekerja.
05:55Kasih kesempatan bekerja.
05:57Pak Prabowo dan Mas Gibran.
05:58Apa susahnya?
06:00Memberikan kesempatan.
06:01Lima tahun itu gak lama kok.
06:03Iya kan?
06:05Masih sehat ya atau walaafiat calon-calon yang lain itu.
06:08Ya.
06:09Oke.
06:10Untuk itu saya akan bergiliran ya
06:12untuk membahas ini
06:14agar bisa makam konstitusi
06:15bisa memahami ini.
06:18Bahwa tingkat kecerdasan jatah serata-rata
06:21ditunjuk oleh masyarakat dan negara.
06:24Dan Anda juga adalah wakil Tuhan.
06:27Jangan rusak warga Indonesia
06:30dengan kepentingan segelitir orang.
06:33Ya.
06:34Ini udah final and binding.
06:35Ini sudah nebisi didam.
06:37Dan tidak ada legal sending.
06:39Clear.
06:40Secara hukum.
06:41Konstitusi.
06:42Nah.
06:42Selanjutnya saya serahkan kepada
06:43tim hukum merah putih.
06:44ikutin itu Pak C.
06:47Terima kasih.
06:49Assalamualaikum.
06:50Orang motolahi wabarakatuh.
06:53Salam sejahtera buat kita semua.
06:55Om swastiastu.
06:57Namo buddhaya.
06:58Salam kebajikan.
07:00Berjaga.
07:00Berjaga.
07:02Menarik nih.
07:03Adi udah berkali-kali mengatakan
07:05putusan makamah konstitusi itu adalah
07:09final and binding.
07:13Pertama dan terakhir.
07:15Mengikat.
07:16Ya.
07:17Ini kata-kata yang harus benar-benar dicermati.
07:20Kenapa saya membuka proloh ini?
07:24Karena ya berkaitan dengan perkara Pilpres.
07:28Itu sudah selesai.
07:30Ya.
07:31Dalam perkara 01 dan 02 tahun 2024.
07:36Itu sudah ada putusan.
07:38Dimana dari kedua putusan tersebut.
07:41Menyatakan Prabowo Gibran sebagai pemenang Pilpres.
07:46Ya.
07:47Nah kalau kita mencermati kata final and binding.
07:51Pertama dan terakhir.
07:53Bagaimana dengan putusan-putusan itu?
07:55Ini kan menjadi blunder.
07:58Kalau seandainya ini dilanjutkan kepada tingkat pokok perkara.
08:03Karena yang namanya final and binding.
08:06Ya binding.
08:07Di dalam mahkamah konstitusi.
08:09Itu gak ada upaya hukum.
08:12Dia cukup terakhir di peradilan itu.
08:15Dan itu terakhir.
08:16Makanya dikatakan pertama dan terakhir.
08:20Mengikat.
08:21Nah kalau sudah dikatakan seperti ini.
08:23Bagaimana nanti?
08:25Kalau ini mau dilanjutkan.
08:27Kan jadi blunder kan persoalannya.
08:29Nah ini juga tentunya harus betul-betul diwaspadai berkaitan dengan mekanisme yang diberlakukan oleh MK.
08:38Mahkamah konstitusi.
08:40Jangan dikatakan dia sebagai pengawal konstitusi.
08:43Dia merusak juga konstitusi.
08:46Ini yang tentunya juga akibatnya nanti gak bagus.
08:49Nah terus kemudian.
08:51Kalau kita melihat lagi.
08:53Ini kan ternyata setelah saya amat-amati.
08:57Ini aneh.
08:59Ternyata bukan pasal 169 huruf R yang diuji.
09:04Tetapi PKPU nomor 19 tahun 2023.
09:13Ini yang dikatakan saya katakan aneh.
09:17Karena kenapa PKPU berkaitan dengan masalah itu, itu berkaitan dengan syarat presiden dan wakil presiden dengan pengecualian.
09:29Khususnya yang tertera di dalam pasal 18 ayat 3.
09:34Nah kita mau lihat juga nih berkaitan dengan masalah hirarkis.
09:38Karena ini penting.
09:39Ini kita lihat di undang-undang nomor 12 tahun 2011.
09:45Di mana dikatakan bahwa undang-undang itu punya hirarkisnya.
09:51Pertama undang-undang dasar 1945.
09:55Terus kemudian NPR.
09:58Undang-undang dan peraturan.
10:01Jadi peraturan itu di atasnya undang-undang.
10:06Nah berkaitan dengan peraturan setahu saya.
10:11Sebagaimana undang-undang dasar 1945 di pasal 24 huruf A.
10:23Kewenangan itu ada di mahkamah agung.
10:26Bukan ada di mahkamah konstitusi.
10:30Ini kan udah salah berkaitan dengan masalah ini.
10:33Nah kalau ini terus dilanjutkan.
10:36Ini kan menjadi masalah.
10:38Karena kenapa?
10:39Itu bukannya domain MK berkaitan dengan masalah peraturan.
10:44Peraturan itu domainnya ada di mahkamah agung.
10:49Jadi harusnya kemarin teman-teman yang dikatakan hebat-hebat itu.
10:53Adakan revisi dulu atau uji dulu kepada mahkamah agung untuk bagaimana mendrop pasal 18 ayat 3 di peraturan KPU nomor
11:0919 tahun 2023.
11:11Ini harus dihapuskan dulu.
11:13Ini kan aneh tiba-tiba diajukan terus kemudian MK mengikuti aturan itu padahal itu adalah domainnya mahkamah agung.
11:21Nah kalau ini dilanjutkan, yang melanggar hukum itu siapa?
11:26Kan berarti MK dong dalam kaitan ini.
11:29Karena undang-undang di bawah itu ya, itu tidak mempunyai kewenangan.
11:35Tidak mempunyai domain mahkamah konstitusi untuk menguji.
11:39Itu ada di wilayahnya mahkamah agung.
11:43Nah kalau kita melihat dari perspektif ini, ini udah menurut saya juga kacau.
11:48Terus kemudian juga, tadi dikatakan bahwa peraturan mahkamah konstitusi nomor 1 tahun 2026,
11:58ini kan sebetulnya juga kacau.
12:01Karena kenapa?
12:02Itu ada peraturan mahkamah konstitusi tahun 2024.
12:08Cabut dulu dong itu.
12:10Bagaimana cara mencabutnya?
12:12Ya ajukan kepada mahkamah agung, ya bahwa itu habitat dibuka atau tidak.
12:19Karena kalau itu tetap diberlakukan, berarti di sini ada suatu ambigu hukum
12:25yang terjadi di dalam proses peradilan yang sekarang ini sedang ramai dan viral.
12:31Ini tentunya kan nggak bagus.
12:33Ya karena kenapa?
12:34Tadi saya katakan, kok pengawal konstitusi bisa kita katakan juga ikut-ikut melanggar
12:41aturan-aturan yang harusnya dikawal.
12:44Kan itu nggak boleh.
12:46Nah tentunya juga, ya karena ini sudah berlangsung dan sudah berjalan,
12:51nanti kan akan ada putusan selak,
12:53karena yang namanya mahkamah konstitusi itu,
12:56sebelum memasuki pokok perkara itu ada dismisal, sidang dismisal, ya.
13:01pendahuluan.
13:03Barangkali kita juga meminta supaya ini jangan dilanjutkan.
13:07Dan kalau kita lihat lagi berkaitan dengan masalah tadi,
13:11saya menyinggung pasal 18 ayat 3,
13:15peraturan KPU nomor 19 tahun 2023,
13:19ini kan juga nggak salah.
13:22Kok dikatakan cukup mengajukan,
13:25kalau nggak salah ya bunyinya di ayat 3-nya,
13:28kalau tidak memiliki ijasa SMA yang sederajat,
13:33yang dikeluarkan oleh luar negeri,
13:35maka bagi calon presiden dan wakil presiden,
13:39cukup menunjukkan ijasa perguruan tinggi yang dikeluarkan oleh luar negeri.
13:44Sekarang saya tanyakan,
13:47di mana salahnya?
13:48Karena, ya,
13:50parameter berpikirnya,
13:52jangan ijasa SMA-nya,
13:54yang sederajatnya.
13:55Kan kalau dikatakan salah dan melanggar dan juga tidak tepat,
14:00aturan-aturan itu,
14:02harusnya kan begini,
14:04syaratnya ijasa SMA yang sederajat,
14:07terus kemudian peraturan PKPU nomor 19 tahun 2023,
14:14di ayat,
14:15pasal 18 ayat 3,
14:17mengatakan,
14:18syaratnya,
14:20bisa lulusan SD atau SMP,
14:22itu salah.
14:24Loh, orang ini lebih tinggi kok,
14:26kok jadi salah?
14:28Ya kan?
14:29Kan juga harusnya kan dibenarkan dong,
14:32dalam kaitan,
14:33berkaitan dengan pendidikan.
14:35Karena akar permasalahannya kan di pendidikan,
14:38dalam persoalan ini.
14:40Nah, kalau udah bisa dibuktikan ada ijasa,
14:43perguruan tinggi yang dikeluarkan oleh,
14:45apa, oleh Dignas,
14:48tentunya juga kan gak mungkin gak ada ijasa SMA-nya.
14:51yang dikeluarkan oleh luar negeri.
14:54Dan ini kan harusnya dicari,
14:56jangan terus kemudian padanan yang salah,
14:59kemudian ini dipiralkan,
15:00dan sebagainya.
15:01Itu hal-hal yang gak sehat.
15:03Tadi rumusannya,
15:05apa yang salah?
15:06Orang perguruan tinggi kok artinya kan,
15:09dulunya SMA,
15:11terus kemudian ditingkatkan derajatnya menjadi sarjana,
15:15emang salah?
15:16Enggak ada yang salah kan?
15:18Kecuali tadi saya bilang,
15:19kalau itu melanggar dan kemudian menyusupkan pasal,
15:23dari syarat yang SMA tadi,
15:26yang sederajat,
15:27kemudian turun menjadi syaratnya minimal SD,
15:30minimal SMP.
15:32Itu yang gak bener.
15:34Orang KPU cerdas kok dalam kaitan ini.
15:38Karena kenapa?
15:39Ya sekarang kan memang udah banyak sarjana.
15:42Wajar dong kalau syarat itu ditingkatkan.
15:44bukan lagi SMA buat presiden.
15:47Walaupun sebetulnya konotasinya,
15:49tetap di ijasa persamaan.
15:51Makanya perspektif melihatnya,
15:54jangan dilihat pertengahnya itu,
15:56tapi di ujungnya.
15:58Ada apa?
15:59Kan ijasahnya sudah dikeluarkan oleh perguruan tinggi,
16:03apa,
16:03perguruan tinggi yang ada di luar negeri.
16:05Kalau dilihat dari konteks ini,
16:09selesai dong harusnya.
16:11Ya.
16:12Kenapa ini gak dicari?
16:13Kenapa cuma persoalan-persoalan yang kelihatannya,
16:16oh udah kesana dan sebagainya.
16:18Kemarin saya udah bertanya juga kepada orang yang mengerti tentang
16:21dunia pendidikan di Singapura.
16:24Gak mungkin, Pak,
16:25kalau gak ada ijasahnya,
16:27pasti ada ijasahnya.
16:29Cuma memang ada mekanisme-mekanisme
16:31yang barangkali kurang tepat digunakan.
16:34Tapi kalau saya melihatnya bukan seperti itu.
16:38Kan sudah jelas,
16:39kalau sudah syaratnya lebih tinggi dari sederah yang ditentukan,
16:43dan itu bisa dipertanggungkan secara hukum,
16:47harusnya selesai.
16:49Gitu.
16:49Jadi sekali lagi,
16:51dalam kaitan ini,
16:52kita meminta kepada Mahkamah Konstitusi,
16:55yang katanya penjaga konstitusi,
16:58agar benar-benar hati-hati melihat persoalan ini.
17:02Karena kita lihat juga,
17:03orang-orang yang mengajukan ini juga kan kita tahu.
17:06Orang-orang yang ada di pihak kalah dalam Pilpres 2024.
17:11Dan apakah mereka mewakili masyarakat?
17:14Kan tentunya juga tidak.
17:16Ya kita menang kok.
17:18Nah terus kemudian,
17:21persoalan paling utama dalam Pilpres itu apa sih?
17:25Kan perolehan suara.
17:26Rakyat yang memilih.
17:29Jadi syarat itu hanya pintu masuk.
17:32Bukan segala-galanya.
17:34Kalau Pak Prabowo Gibran kalah,
17:37gak ada artinya itu syarat kok.
17:41Sekarang kalau seandainya memang ini terus dibeginikan,
17:44masyarakat secara diam-diam juga akan marah.
17:46Siapa yang marah?
17:4858 persen yang memilih Pak Prabowo Gibran,
17:53itu pastinya akan marah.
17:55Jangan juga dikatakan,
17:56oh itu kan kebenangan Pak Prabowo,
17:58ya gak begitu orang ini paket kok.
18:01Kalau yang namanya paket,
18:0258 itu adalah presentasinya,
18:06keduanya harus dikatakan sebagai perolehan
18:09daripada suara tersebut.
18:11Ya, jadi sekali lagi,
18:13kita minta kepada Mahkamah Konstitusi
18:17agar hati-hati menyikapi persoalan ini,
18:20jangan mau dibawa kepada ranah politik,
18:24karena berkaitan dengan permaksulan
18:26atau melengsarkan presiden
18:28dan atau wakil presiden,
18:30itu syaratnya hanya ada di pasal 7A
18:33Undang-Undang Dasar 1945
18:36yang dikatakan presiden
18:39atau wakil presiden itu
18:40melanggar hukum,
18:42berbuat melakukan korupsi,
18:44menghianati negara.
18:46Kalau itu gak ada,
18:48berarti ranah yang dikatakan
18:50sebagai apa namanya,
18:52yang sekarang diwacanakan
18:54untuk dilengsarkan,
18:55itu bukan domain kerja Mahkamah Konstitusi,
18:58bukan juga domain kerja negara.
19:01Itu domain kerjanya orang-orang
19:03yang menurut saya itu
19:04gak jelas dalam persoalan ini.
19:06Terima kasih.
19:08Oke, terima kasih Pak Suwadi.
19:11Jadi perlu ditekankan lagi ya,
19:14saya tekankan lagi.
19:16Mahkamah Konstitusi,
19:18kita harus sama-sama saling menghargai
19:21antar lembaga,
19:22karena presiden adalah satu lembaga
19:25sama dengan wakil presiden.
19:27Saat ini dan hari ini.
19:29Ini adalah lembaga kepresidenan.
19:31Bukan lagi berbicara kepada
19:34Mas Gibran pribadi,
19:36tetapi sebagai lembaga kepresidenan
19:39dan wakil presiden.
19:41Itu adalah satu badan saat ini.
19:43Jadi, kita jangan mau dibentur-benturkan lagi.
19:46Kalau ada perselisihan antara lembaga,
19:48itu nanti gugatannya berbeda lagi.
19:50Bukan PHPU namanya.
19:51Oke, selanjutnya mungkin saya berikan ke Pak
19:58Pandi dulu.
20:00Pandi dulu ya.
20:01Ini sidang terus Pandi ya.
20:05Silahkan monggo.
20:06Waktu nanti saya berikan Pandi.
20:08Tepuk tangan dulu dong buat Bang Adi.
20:11Luar biasa.
20:12Pak Suwadi pun juga tadi luar biasa memberikan
20:14pencerahan juga kepada publik dari perspektif hukum.
20:19Teman-teman, saya Ketua Umum
20:22dari Militan Gibran 08 Nusantara.
20:24Hadir di sini ada Sekjen dan Bendum juga di sini
20:27untuk mensupport
20:28teman-teman yang berjuang di jalur hukum
20:31untuk menegakkan hukum yang sebenar-benar
20:34dan hakiki untuk itu.
20:37Ya, kemarin kita mengucapkan terima kasih
20:40yang sebesar-besarnya kepada
20:41Mahkamah Konstitusi
20:43yang telah memberikan ruang dan waktu kepada kita
20:47menerima permohonan kita
20:49sebagai pihak terkait
20:52dalam hal
20:54pemohon dari Deni Daya dan kawan-kawan itu
20:58di sidang MK
21:00pada hari Rabu kemarin.
21:02Kami mengerjakannya pada hari Minggu
21:06sebelum diserahkan pada hari Senin
21:08itu full 24 jam
21:10selesai kerja hari Minggu
21:13selesai hari Senin jam 12
21:16jam 3 kita serahkan
21:18dan Alhamdulillah diterima
21:19dan diumumkan
21:20oleh Ketua MK Yang Mulia
21:23Bapak Suhartoyo
21:25bahwa diperkenankan
21:28pihak terkait
21:29untuk melakukan sidang
21:32pada hari Rabu.
21:34Teman-teman semua
21:36dalam sidang pada hari Rabu itu
21:38kita lihat secara terang
21:40benderang
21:41apa yang terjadi di dalam sana
21:44dan memang
21:45dengan adanya pihak terkait
21:48di dalam sidang itu
21:50kita melihat ada keseimbangan
21:52ya
21:54dalam persidangan itu
21:56yang dimana
21:58pihak
21:59KPU
22:00menjelaskan semua
22:02awal dari pencalonan
22:05sampai
22:06ditetapkan sebagai
22:07Presiden dan Wakil Presiden
22:10yang dilantik
22:21sudah pernah juga digugat
22:24pada saat dispute
22:25yaitu antara
22:27paslon 1 dan paslon 3
22:28yang memang
22:30paslon 1 dan paslon 3
22:32dan paslon 2
22:33itulah
22:33mereka yang mempunyai
22:35legal standing
22:37bukan orang lain
22:40yang sekarang sebagai
22:41pemohon
22:41melakukan
22:44penggugatan terhadap
22:45PHPU
22:46yang sudah selesai
22:482 tahun yang lalu
22:50disini kita
22:51menggarisbawahi
22:52selain yang dikatakan
22:55dari
22:55paswadi tadi
22:57yang mengenai
22:57yang dipersoalkan mereka
22:59pasal selundupan
23:00mengenai
23:01undang-undang
23:02nomor 19
23:03tahun 2023
23:04pasal 18
23:04ayat 3
23:05kami menggarisbawahi
23:08yaitu
23:09mengenai
23:10PHPU
23:11yang jadi
23:12contoh oleh mereka
23:14beberapa
23:15pirkada
23:16yang jadi
23:17rujukan mereka
23:18untuk
23:19melakukan
23:20yang namanya
23:21yang dia katakan
23:23itu
23:24adalah
23:25diskualifikasi
23:27ya
23:28yang dalam
23:30petitung mereka itu
23:31berdasarkan
23:32dari
23:32argumen
23:33mengenai
23:34PHPU
23:35tentang
23:36bupati
23:37pilkada
23:38bupati
23:39dan oleh kota
23:39sebagai contoh
23:41sebaru jua
23:42pesawaran
23:43mengkulu
23:44palopo
23:45yang dia
23:46jadikan
23:46refer untuk itu
23:48tapi kita
23:50memberikan jawaban
23:51dalam
23:54keterangan kita
23:56kepada
23:58majelis
23:59konstitusi
24:01yang kami muliakan
24:02karena waktu
24:04yang sangat
24:04terbatas
24:05jadi kita
24:06tidak
24:07memberikan
24:08secara
24:09utuh
24:10untuk membacakan
24:11hal itu
24:12nah tapi
24:13dalam hal ini
24:14saya mencoba
24:15memberikan
24:19pandangan
24:20dari pihak
24:20terkait
24:21terhadap
24:21yang dia katakan
24:23sebagai refer
24:24untuk
24:25melakukan
24:26yang namanya
24:27permintaan
24:29atau permohonan
24:29diskualifikasi
24:30tersebut
24:31baik
24:33menurut pihak
24:35terkait
24:35presiden
24:36perselisian
24:37hasil pemilihan
24:38kepala daerah
24:39tidak dapat
24:40diterapkan
24:41putusan-putusan
24:43yang dirujuk
24:43para pemohon
24:44yaitu
24:45Saib Sabu
24:46Raijua
24:47135
24:48garis miring
24:49php.pup
24:51garis datar
24:5219
24:52tahun
24:532021
24:53sekadau
24:55137
24:56garis miring
24:56php
24:57titik
24:58bup
24:59garis datar
25:0019
25:00tahun
25:012021
25:01Bengkulu
25:02Selatan
25:0357
25:04garis miring
25:05phpu
25:05titik
25:06D
25:066
25:07garis miring
25:082008
25:09Nia Selatan
25:104
25:10garis miring
25:11phpu
25:12D
25:129
25:13garis miring
25:142011
25:14Bovendigo
25:15132
25:17php
25:17titik
25:18bup
25:18garis datar
25:1919
25:19garis miring
25:202021
25:21pesawaran
25:2220
25:23garis miring
25:24phpu
25:24titik
25:25bup
25:25garis datar
25:2722
25:27tahun
25:282025
25:28dan
25:29Palopo
25:30168
25:31garis miring
25:31phpu
25:32wako
25:32garis datar
25:3323
25:34tahun
25:352025
25:35memiliki
25:37setidaknya
25:383 perbedaan
25:39mendasar
25:40dengan perkara
25:41akwo
25:42A
25:43seluruhnya
25:45diajukan oleh
25:47pasangan calon
25:48sehingga
25:49kedudukan hukum
25:51pemohon
25:51tidak dipersoalkan
25:53B
25:55seluruhnya
25:56diperiksa
25:57dalam siklus
25:58perselisihan
25:59hasil pemilihan
26:00yang sedang
26:01berjalan
26:02bukan yang
26:03kadaluarsa
26:04dan tidak
26:06satu pun
26:07diajukan
26:07bertahun-tahun
26:08setelah
26:09perselisihan
26:10hasil pemilihan
26:11yang sama
26:12dibutus final
26:13oleh
26:14mahkamah
26:16C
26:17seluruhnya
26:19mengangkut
26:19jabatan
26:20kepala daerah
26:22dan
26:24mekanisme
26:26konstitusional
26:27setara
26:28pasal 7A
26:30dan pasal 7B
26:31undang-undang
26:32dasar 45
26:33sebagai
26:34mana berlaku
26:35bagi presiden
26:36dan
26:37wakil presiden
26:38ya
26:39jadi
26:39inilah yang jadi
26:41refering mereka
26:42dan kita sudah menjawab
26:43dalam petitung
26:44kita itu
26:45bahwa itu
26:46semuanya
26:47sudah
26:47kadaluarsa
26:48dan tidak
26:50mempunyai
26:51legal standing
26:53dan artinya
26:54mereka itu
26:56tidak punya
26:56hak
26:57untuk mengatakan
26:58diskualifikasi
26:59karena
26:59diskualifikasi itu
27:01ada permohonan
27:02dan bukan
27:03kewenangan
27:03dari
27:04MK
27:05dan itu adalah
27:06PT UN
27:07jadi demikian
27:08biar
27:08kita memberikan
27:09pencerahan publik
27:10apa yang selalu
27:11yang mereka katakan
27:13adalah narasi
27:14dengan contoh-contoh
27:16dari PKD itu
27:17itu tidak
27:18apple
27:19to apple
27:19baik
27:20terima kasih dari saya
27:22wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
27:24oke
27:25terima kasih
27:25pandi
27:26nah sekarang
27:26saya bergeser
27:27ke
27:30Pak
27:32Maret dulu ya
27:33Maret dulu ya
27:34oh
27:35nanti
27:36nanti
27:36kita geser
27:38ke Pak
27:38Petrus
27:39Balapationa
27:44waktu yang tepat
27:45saya seragam
27:46terima kasih
27:48teman-teman
27:49sehubungan dengan
27:53permohonan
27:54di makamah
27:56oleh
27:56Dina
27:56ada beberapa hal
27:58yang perlu
27:59saya minta
28:00perhatian
28:01sembilan
28:02hakim
28:02konstitusi
28:03pertama
28:05dalam pengajuan
28:07permohonan ini
28:07seperti dikatakan rekan saya tadi
28:09tidak memiliki
28:11legal standing
28:12mereka bukan
28:14peserta pemilu
28:15yang kedua
28:18tenggang waktu
28:19pengajuan
28:20yang menurut
28:21PMK waktu
28:23pilpres dahulu
28:24tiga hari setelah
28:26ketetapan
28:27KPU
28:28ini sudah berjalan
28:29sekian tahun
28:30ketiga
28:32tidak ada
28:33penyajian
28:34selisih suara
28:43tentunya kita berharap
28:50karena selain telah
28:52lewat waktu
28:53bukan peserta
28:54pemilu
28:55dan kalau mereka
28:56mempersoalkan
28:57mengenai syarat
28:58pencalonan
28:59rananya
29:00bukan di
29:01silakan menguji
29:03ketentuan itu
29:03di
29:04mahkamah agung
29:05atau
29:07kalau mereka
29:08seandainya
29:09mempunyai
29:09keterkaitan
29:10mungkin pada waktu itu
29:11bisa menguji
29:12di
29:12pengadilan
29:13TUN
29:14sehingga
29:15dasar mereka
29:17mengajukan ini
29:18menurut saya
29:18adalah
29:19hanya membuat
29:20gaduh
29:30apa malunya
29:31kampus
29:32atau rektor
29:32saya pikir
29:38masih kembali
29:41ya
29:42gelar guru besarnya ini
29:44apakah seorang guru besar
29:46seperti ini
29:47karena sebagaimana kita tahu
29:48orang yang sangat
29:50orang yang sangat
29:51amat terpelajar
29:53tentu tidak akan
29:55membuat kegaduhan
29:56seperti ini
29:57oleh karena itu
29:58saya hanya mau
29:59menyampaikan kepada
30:00sembilan hakim konstitusi
30:02yang secara pribadi
30:03karena kita sering bersidang
30:04dan tahu karakter mereka
30:06mereka sangat memastikan
30:08rule yang berlaku
30:09soal legal standing
30:11soal tenggang waktu
30:13soal besarnya selisih suara
30:15dan hal ini
30:16pasti
30:17kesembilan hakim
30:18konstitusi
30:19sebagai negarawan
30:20pasti sangat
30:21memperhatikan
30:22jadi harapan kami
30:23tim ini
30:24supaya
30:24tidak usah
30:26memasuki
30:26pokok perkara
30:28walaupun sidang berikutnya
30:29mungkin pengesahan
30:30pembuktian
30:30bukan berarti
30:32bukti-bukti
30:33pengesahan pembuktian
30:34sebagaimana pengalaman kita
30:35bersidang di MK
30:36diterima
30:37lalu
30:38mengajukan
30:39saksi-saksi
30:40tetapi hanya sampai
30:41di pengesahan pembuktian
30:43lalu timbul putusan selah
30:44dimana dalam putusan selah
30:46tiga hal ini
30:48pasti diputuskan
30:49soal legal standing
30:50tidak memenuhi syarat
30:52karena bukan
30:53peserta pemilu
30:54kedua
30:55tenggang waktu
30:57pengajuannya
30:57sudah lewat waktu
30:59yang menurut
31:00PMK
31:01tenggang waktu
31:03pengajuan
31:04atas keberatan
31:05terhadap ketetapan
31:07KPU
31:073x24 jam
31:10yang ketiga
31:12tidak pernah ada
31:13selisih suara
31:14yang disajikan
31:15di dapil mana
31:16di provinsi mana
31:17oleh karena itu
31:19harapan kami
31:20tim yang
31:21terlibat aktif ini
31:22berharap
31:23Mahkamah Konstitusi
31:26cukup menyatakan
31:27permohonan
31:28tidak dapat diterima
31:29dan sebisa mungkin
31:30ada kalimat
31:31hanya membuat
31:32gaduh saja
31:33ya
31:34dan sekali lagi
31:35saya mau
31:37meminta
31:37otoritas kampus
31:39yang memberi gelar
31:40terhadap seseorang ini
31:41ditinjau kembali
31:42ya
31:44ya
31:45atau dikeluarkan lah
31:47atau apalah
31:47karena apa pantas
31:48seorang guru besar
31:49seperti ini
31:50ya
31:50ya dari saya
31:51sekian Pak Adek
31:53baik
31:54terima kasih
31:55abangku
31:57masing-masing
31:58tiga menit ya
31:59untuk
31:59sekarang saat ini
32:01perwakilan dari
32:03Projo ya
32:04karena Projo juga
32:05adalah TKN
32:06oke
32:07waktu yang tepat
32:09saya sampai
32:10ya
32:11terima kasih
32:12Bung Adek
32:13saya
32:14Freddy Damanik
32:15Sekjen Projo
32:19jadi memang
32:21tadi sudah disampaikan
32:22secara politik
32:24kita harus
32:24memahami
32:25bahwa
32:26perkara ini
32:27pasti menyentuh
32:29legitimasi
32:31hasil pemilu
32:312024
32:32dan posisi
32:34presiden
32:35dan wakil
32:36presiden
32:37yang sudah
32:38dilantik
32:39yaitu Prabowo
32:40Subianto
32:40dan
32:41Wapres Gibran
32:42tentunya
32:42karena itu
32:44sebuah putusan
32:45yang sudah
32:46dianggap
32:47sebagai terobosan
32:48yang sangat jauh
32:50dari hukum acara
32:51ya
32:52dan batas
32:53kewenangan
32:54yang selama ini
32:54dipahami
32:55berpotensi
32:57menimbulkan
32:57perdebatan
32:59politik yang
32:59sangat besar
33:00ini sudah banyak
33:01tokoh-tokoh yang
33:13demokrasi
33:42tetapi
33:44setelah
33:45konsekuensinya
33:47dapat berubah
33:48krisis
33:48kepercayaan
33:49polarisasi
33:50politik
33:51dan kegaduhan
33:52mengenai
33:53legitimasi
33:54pemerintahan
33:55dan itu
33:56harus menjadi
33:57pertimbangan
33:58serius
33:58dalam perspektif
34:00ketatanegaraan
34:01jadi
34:03sebab demokrasi
34:04bukan hanya
34:05soal siapa yang
34:05menang dan siapa
34:06yang kalah
34:07demokrasi
34:09juga membutuhkan
34:10kepastian
34:10bahwa setelah
34:12seluruh proses
34:13selesai
34:14hasilnya
34:15harus dihormati
34:17melalui
34:17mekanisme hukum
34:19yang telah
34:20ditentukan
34:21maka kalau ada
34:23yang mengatakan
34:24ya teman-teman
34:25Denny Indrayana
34:26dan kawan-kawan ini
34:27saya lihat
34:28setelah
34:29menyampaikan
34:30argumen
34:30dan dalil-dalilnya
34:31di pengadilan
34:32dan mereka
34:33ragu
34:34akan
34:36dikabulkan
34:37mereka membangun
34:38narasi di luar
34:39narasi yang
34:40provokatif
34:42propaganda
34:42mereka membangun
34:44narasi tentang
34:44keadilan
34:46substantif
34:46ya
34:48ketika tadi
34:49yang disampaikan
34:49teman-teman itu
34:50tidak akan
34:51dikabulkan
34:53kewenangan
34:54ya
34:54kepastian hukum
35:00ketika
35:04mari kita
35:05lihat
35:07sebentar ya
35:07saya justru
35:08bertanya
35:09apakah
35:09kepastian hukum
35:10juga bukan
35:11bagian dari
35:12keadilan
35:13substantif
35:13ya
35:15kemudian
35:15apakah
35:16jutaan
35:17pemilih
35:17yang sudah
35:18memberikan suara
35:19tidak mempunyai
35:20hak atas
35:21kepastian
35:22hukum
35:22kemudian
35:24apakah
35:24pemerintahan
35:25yang
35:25sudah terbentuk
35:26dan
35:28tidak mempunyai
35:30kepastian
35:30konstitusional
35:32sekali lagi
35:32apakah
35:33pemerintahan
35:34yang sudah
35:34terbentuk
35:35tidak mempunyai
35:36kepastian
35:37konstitusional
35:38dalam hal ini
35:39pemerintahan
35:39Prabowo
35:40Gibran
35:41setiap hasil
35:42pemilu
35:43boleh terus
35:43menerus
35:44dibuka
35:45kembali
35:45ketika muncul
35:46argumentasi
35:47baru
35:47katakan
35:48bukti baru
35:49fakta baru
35:50mau sampai
35:51kapan
35:52ujungnya
35:53ya
35:54kemudian
35:55kalau jawaban
35:55iya
35:56maka yang kita
35:57hadapi
35:57bukan lagi
35:58sekedar
35:59perkara
35:59Gibran
35:59ini penting
36:00teman-teman
36:01yang kita
36:02pertaruhkan adalah
36:02desain
36:03kepastian
36:04hukum
36:04dalam demokrasi
36:05Indonesia
36:06karena itu
36:08saya mengingatkan
36:09Indrayana dan
36:10Denny Indrayana dan
36:11kawan-kawan
36:11jangan menjadikan
36:13keadilan substantif
36:14sebagai kartu bebas
36:15untuk menerobos
36:16hukum acara
36:17keadilan substantif
36:19bukan berarti
36:20hukum acara
36:21boleh dibuang
36:22keadilan substantif
36:23bukan berarti
36:24kewenangan
36:25NK
36:25boleh diperluas
36:27sesuka hati
36:27dan keadilan substantif
36:29bukan berarti
36:30putusan yang sesuai
36:31dengan permohonan
36:32adalah satu-satunya
36:34putusan yang dapat
36:35disebut adil
36:36Denny Indrayana
36:38dan kawan-kawan
36:39sudah menyampaikan
36:39dalil-dalil
36:40dan argumentasinya
36:41para termohon
36:42dan pihak terkait
36:43juga sudah menyampaikan
36:44tanggapan
36:45dan semua dalilnya
36:46kami melihat
36:47tidak satupun
36:48argumen
36:49pemohon
36:50yang bisa menjawab
36:51semua permasalahan
36:52hukum acara
36:52tadi sudah disampaikan
36:54kewenangan MK
36:55tenggar waktu
36:56objek perkara
36:57kepastian hukum
36:57tidak satupun
36:59jangan mencoba
37:00memenangkan perkara
37:02terlebih
37:03lagi di luar
37:04hukum
37:05di luar hukum acara
37:08di luar persidangan
37:09melalui perang opini
37:10yang saya sampaikan tadi
37:11karena
37:12ketika mereka
37:13yakin bahwa
37:14mereka tidak bisa
37:15memenuhi hukum acara
37:16gugatan akan ditolak
37:18dibangun argumentasi
37:19keadilan substantif
37:21sedikit lagi
37:21karena MK
37:23bukan panggung kampanye
37:24hakim konstitusi
37:26bukan penonton
37:26komprensi pers
37:27ya teman-teman
37:28dan hukum
37:29tidak berubah
37:30hanya karena
37:30sebuah narasi
37:33diulang
37:34berkali-kali
37:35keadilan substantif
37:36yang terus
37:36diulang-ulang oleh mereka
37:37saya tutup dengan kalimat
37:38keadilan substantif
37:40bukan kartu bebas
37:42untuk menerobos
37:42hukum acara
37:43sebab
37:44kalau setiap
37:45batas hukum
37:46bisa dihapus
37:47hanya dengan
37:47tiga kata
37:48demi keadilan substantif
37:50maka yang
37:51sedang
37:51sedang kita bangun
37:52bukan supremasi hukum
37:54melainkan
37:55supremasi
37:55narasi
37:56dan dalam demokrasi
37:58supremasi narasi
37:59tidak boleh
37:59menggantikan
38:00supremasi konstitusi
38:02terima kasih teman-teman
38:06luar biasa sekali ya
38:07ini langsung
38:08kick ya
38:09kalau
38:09kalau
38:10pemain bola nih
38:12ya
38:12ini langsung
38:13kena jantung nih
38:14tupupup
38:15kena dia
38:15artinya
38:16ya betul
38:17bahwa
38:17kalimat substantif
38:19diumbar-umbar
38:21dengan narasi-narasi
38:22intelektual
38:23akademisi
38:24dibungkus
38:25dengan
38:25sebegitu indah
38:26tetapi
38:27percayalah bahwa
38:28bangsa Indonesia
38:29hari ini
38:29tidak
38:30tidak peduli
38:32dengan keadilan
38:33substansi
38:33yang anda
38:34maksud
38:35di nindrayana
38:35ya
38:36mereka
38:37menginginkan
38:38ya
38:39rakyat Indonesia
38:40menginginkan
38:41apalagi
38:42di ntt sana
38:43ya
38:44rumahnya
38:45retak
38:47ya
38:48jalan jembatan
38:49terputus
38:50untuk ke sekolah
38:53itu yang
38:54mereka inginkan
38:56bagaimana
38:57eksekutif
38:58mengeksekusi
38:59itu
39:01keputusan
39:01MK
39:03ini juga
39:04Hakim Mahkamah Konstitusi
39:05harus melihat ini
39:06yang dibutuhkan
39:08di sana
39:09itu
39:11bagaimana
39:12Karhulta
39:13di
39:14Kalimantan
39:15itu
39:16yang dibutuhkan
39:18penanganannya
39:19gimana
39:20eksekusinya
39:21seperti apa
39:25jangan diganggu
39:27pemerintahan ini
39:29apa sih
39:31apa
39:32hebatnya
39:33kalau anda
39:34mau bersaing
39:35sekali lagi
39:36saya sampaikan
39:36bahwa
39:37yuk ketemu
39:392029
39:41denindrayana
39:42kau calon nanti
39:43kita lihat
39:44saya gak perlu
39:46calon
39:46saya mendukung
39:47calon lawannya
39:48deni aja
39:48gitu loh
39:50dola
39:51apa-apaan sih
39:52jangan dijadikan
39:53dagelan hukum
39:54kok petruk
39:56di bawah
39:56oke selanjutnya
39:58saya minta
39:59tanggapan dari
40:01youtuber Nusantara
40:02yang memang
40:03beliau ini
40:03turun dari
40:04kebencana ya
40:05beliau ini
40:06turun kebencana ya
40:07ini amanat
40:08Prabowo Gibran nih
40:09nah
40:09ini untuk
40:11waktu dan tempat
40:12saya persilahkan
40:13pada ketua umum
40:14youtuber Nusantara
40:15Bapak Agri Barani
40:17Bismillahirrahmanirrahim
40:18Assalamualaikum
40:19Warahmatullahi Wabarakatuh
40:20marah saya
40:21sudah diambil
40:22alih sama
40:23Bang Adik
40:24jadi
40:25saya gak marah
40:26tapi kemudian
40:28ketahui
40:28teman-teman
40:28kami mengambil
40:29porsi yang
40:30sudah teman-teman
40:31tadi
40:31sampaikan semuanya
40:33saya tidak di wilayah itu
40:34apa itu
40:35ada yang kenal gak
40:36siapa
40:37Deni Indrayana
40:37ya
40:39dia adalah
40:40calon
40:41legislatif
40:42gagal
40:43jangan menyerang
40:45pribadi dong
40:46enggak
40:46ketika
40:48yang bermasalah
40:49mesti dibuka
40:50profilingnya
40:50dia juga
40:52calon
40:53kepala daerah
40:55gagal
40:55oke
40:57dia juga
40:58bermasalah
40:59dengan
40:59kasus penipuan
41:02pinjaman uang
41:031 miliar
41:04pada saat
41:05dia menjabat
41:07di root
41:12BUMD
41:13ke salah satu
41:15pengusaha lokal
41:16mau dijanjikan
41:17proyek
41:18tapi proyeknya
41:19tidak kunjung
41:20mau datang
41:21dan berurusan
41:22dengan hukum
41:22mesti dicari lagi
41:24status
41:25hukumnya seperti apa
41:26tapi bahwa
41:27orang ini
41:28bermasalah
41:28nah
41:30hari ini
41:31yang kemarin
41:32keluar-keuar
41:33kurang lebih
41:3415 hari yang lalu
41:35ketika
41:35di salah satu
41:36podcast
41:38statusnya
41:39tersangka
41:40terhadap
41:40payment gateway
41:41katanya sudah
41:42SP3
41:43aku jadi marah
41:45nih
41:45nah
41:46ternyata
41:48kita
41:48kita cek
41:49ke barat
41:49skim
41:50porli
41:51bohong
41:52kita
41:54dikasih
41:55tahu bahwa
41:56tidak benar
41:58kepolisian
41:59dalam hal ini
42:00kasusnya
42:01Denny Indra
42:01belum pernah
42:04mengeluarkan
42:04SP3
42:05Senin besok
42:07kami follow up
42:08tentang ini
42:09dan dijanjikan
42:10mau dibuka
42:11semuanya
42:11dokumen
42:12hot copy
42:12oke
42:15ini penting
42:16perlu dilakukan
42:17perlu disampaikan
42:18bukan berarti
42:19menyerang pribadi
42:20hari ini
42:22Denny Indrayana
42:23masih menjadi
42:24masih buka
42:25law firm
42:26di Australia
42:26kalau gak salah
42:27nah
42:28kalau kemudian
42:29saya sudah konteks
42:30teman-teman yang ada
42:31di Australia juga
42:32kalau memang
42:33nanti terbukti
42:35statusnya masih
42:36tersangka
42:37dan belum
42:38SP3
42:39ya siap-siap
42:40saja
42:40di deportasi
42:41dan ditutup
42:42lofomnya
42:42di Australia
42:43mudah-mudahan
42:45malah sudah tidak
42:45aktif kali
42:46soalnya orangnya
42:47di Indonesia
42:47tapi itu adalah
42:49bentuk dari
42:49tindak lanjut
42:49tidak hanya
42:50itu saja
42:52kalau kemudian
42:54nanti ternyata
42:55SP3 nya
42:56benar
42:57memang sudah
42:58diterbitkan
42:59tapi kemudian
43:00kepenjelasannya
43:00menjadi berbeda
43:01adalah karena
43:04miskomunikasi
43:04di internal polri
43:05misalnya
43:06kita akan tindak lanjut
43:08dengan PT UN
43:09terhadap
43:10penerbitan
43:11SP3 tersebut
43:13oh sorry
43:14sorry
43:15prapradilan
43:15udah porsinya
43:17diambil alih
43:18sama Roy Surya
43:19prapradilannya habis
43:20saya inginnya
43:21PT UN jadinya
43:22prapid
43:25artinya apa
43:26ini
43:27ya
43:28profilingnya
43:29kalau dari profilingnya
43:30orang bermasalah
43:31akhirnya kita
43:32berkesimpulan
43:33loh
43:33orang-orang yang
43:34semacam ini
43:35kan orang-orang yang
43:36bermasalah semuanya
43:36gitu
43:39ketika orang
43:40bermasalah gagal
43:41dengan hidupnya
43:42jangan kemudian
43:43juga
43:43mengganggu
43:44orang yang
43:45sukses hidupnya
43:48gitu loh
43:51oke
43:51nanti ada hal lain
43:53yang
43:54belum tercover
43:55disampaikan
43:56oleh teman-teman
43:57yang lain
43:57supaya
44:00lebih lengkap lagi
44:01tapi yang paling
44:02paling pasti
44:02kami mengambil
44:03porsi
44:04di luar
44:06lingkaran
44:07MK
44:07karena MK
44:08sudah banyak banget
44:09timnya
44:10dan masing-masing
44:11akan menindak
44:11lanjutin
44:12sampai tuntas
44:13itu yang perlu
44:15saya sampaikan
44:15terima kasih
44:44assalamualaikum warahmatullahi
44:46saya mau
44:46saya mau menyampaikan
44:47bahwa
44:49apa yang sudah
44:50dipaparkan oleh
44:51kawan-kawan semua
44:52dari aspek
44:53hukum
44:54legal
44:54dan
44:55seterusnya
44:56saya tidak akan
44:57mengulang lagi
44:59ya
45:00dan disini
45:02saya mau
45:02pertegas bahwa
45:03benar
45:04saya adalah
45:06salah satu
45:08tim inti
45:10tim
45:10kampanye
45:11nasional
45:12prabohogipran
45:14TKN
45:14sebagai wakil
45:17komandan
45:17di golf
45:20jadi kalau
45:21bicara
45:21legal standing
45:22saya berhak
45:23untuk bicara
45:26kira-kira
45:27seperti itu
45:27nah
45:29karena saya
45:30tidak mau lagi
45:31bicara terkait
45:32dengan masalah
45:33hukum
45:35saya
45:36mau
45:37menyoroti
45:38terkait
45:39dengan
45:40substansi
45:42yang
45:42dipermasalahkan
45:43siapa itu
45:44profesor ya
45:45dia masih
45:46dia itu
45:47gelarnya
45:48satu halamannya
45:49ya kan
45:50nah saya
45:51ini kan
45:52bukan
45:52saya bukan
45:53orang yang punya
45:54pendidikan tinggi
45:55yang gelarnya
45:57sampai satu
45:58halaman
45:59sehingga
45:59saya sangat
46:00tak
46:00untuk
46:05tapi
46:12saya
46:13mau
46:14menyampaikan
46:15kepada
46:15seluruh
46:16Indonesia
46:27di propaganda
46:30yang dilakukan
46:31oleh
46:31Denny Indrayana
46:33ini kan
46:34sekaligus
46:36mendowngrade
46:40dan membuat
46:42gelisah
46:43membuat
46:45gaduh
46:46seluruh
46:48rakyat
46:48Indonesia
46:49yang
46:50generasi-generasinya
46:53hari ini
46:54merindukan
46:56oleh
46:58karena
46:59kemampuan
47:00oleh
47:00karena
47:00kapasitas
47:03untuk
47:04meraih
47:05cita-cita
47:06masa depan
47:06mereka
47:07di luar negeri
47:12ini semua
47:13di luar ini
47:13gelisah
47:13bagaimana
47:14kalau generasi
47:15saya nanti
47:16saya kasih sekolah
47:17di luar negeri
47:19tetapi
47:19Denny Indrayana
47:21minta
47:22supaya
47:22saya buat
47:23SMR
47:25di negerinya
47:26orang
47:26seakan-akan
47:28dia yang
47:28punya kuasa
47:30dan
47:31seenak
47:32dugelnya
47:36mau
47:37memaksa-maksakan
47:39kehendaknya
47:39supaya
47:40SMR ini
47:41dibawa ke luar negeri
47:43itu kan
47:44otaknya
47:45profesor itu
47:45yang tadi itu
47:47siapa?
47:48yang gelarnya
47:49panjang itu
47:49itu kan
47:51kepalanya dia
47:52seperti itu
47:52jadi
47:54rakyat
47:54Indonesia
47:55tidak usah
47:55khawatir
47:56kalau
47:57propaganda
47:58ya
48:00penghasut
48:03bikin
48:04gaduh
48:04seperti ini
48:05untuk
48:06menyekolahkan
48:07anak-anaknya
48:08generasinya
48:09ke luar negeri
48:09apa yang
48:11dilakukan oleh
48:12Denny Indrayana
48:13ini
48:16semangat itu
48:17hilang
48:18tapi lucu
48:21pada saat
48:23dia
48:24terdesak
48:26pada saat
48:28dia
48:28dalam
48:29masalah
48:30apalagi
48:30masalah hukum
48:33larinya
48:34berlindung
48:34ke sana
48:36kaburnya
48:37itu ke luar negeri
48:38yang katanya
48:39ya
48:40tingkat pendidikan
48:41di sana itu
48:42mau disama-samakan
48:42dengan sini
48:45tetapi
48:45manakala
48:46pada saat
48:50ya
48:51ada angin-angin
48:52sepoi-sepoi
48:53yang bisa
48:54membuai
48:56bisa terbuai
48:57pulang kampung
48:58dan lalu
49:00mengatakan
49:00oh
49:01di sana
49:01tidak bagus
49:02loh
49:03kalau orang
49:05sudah punya
49:05pikiran ganda
49:07pola pikir ganda
49:08seperti ini
49:08persis yang
49:09dibilang
49:10bung agri tadi
49:11apalagi yang
49:12kita mau
49:13percaya
49:13kalau standarnya
49:15ganda
49:16pada saat
49:17dia dalam
49:17posisi
49:18menguntungkan
49:18dirinya
49:19dia mengatakan
49:20itu bagus
49:21tetapi
49:22pada saat
49:23dia merasa
49:24terpojok
49:25dia lah
49:25kabur ke sana
49:25artinya
49:27otak orang ini
49:28ini
49:29sudah ganda
49:30nah
49:31kalau kita
49:32sudah
49:34melihat
49:35dengan
49:36kodis
49:37kodis
49:37kodis
49:38kodis
49:38kodis
49:38kodis
49:40kodis
49:41kodis
49:44kodis
49:45kodis
49:46kodis
49:47kodis
49:50kodis
49:50kodis
49:52kodis
49:52kodis
49:53kodis
49:54kodis
49:55kodis
49:56kodis
49:56kodis
49:57kodis
49:57kodis
49:58kodis
49:58kodis
49:59kodis
49:59kodis
50:00kodis
50:00kodis
50:02kodis
50:03kodis
50:04kodis
50:05kodis
50:05kodis
50:09kodis
50:13kodis
50:14Ini hanya bumbu-bumbu kurang minum kopi si Dennynya
50:19Dia hanyalah bagian dari orang yang gagal
50:25Karena kebelet mau jadi apa ke depan
50:29Karena nomor 3 kemarin itu bertarung dengan nomor 2
50:34Faktanya rakyat sudah membuat pilihan
50:38Dan kalau bahasanya orang hukum tadi itu final and binding
50:43Kalau final kan ujung terakhir dan binding berarti kan diikat
50:50Tidak ada lagi upaya-upaya hukum jadi ini kan cuma main-main saja
50:53Nah harapan saya buat yang mulia mahkamah konstitusi
50:59Jangan juga lah bermain-main
51:03Jangan bermain-main
51:06Keputusan yang sifatnya sudah final dan mengikat
51:10Betul yang disampaikan kawan-kawan saya yang lain tadi itu
51:13Ya sudah jangan memberikan ruang
51:17Tunggu aja itu Denny dengan pasukan-pasukannya siapapun di belakangnya
51:21Kita bertarung di tahun 2029
51:24Kami semua relawan-relawan disini mudah-mudahan masih punya pasukan
51:29Yang kokoh dan kuat dan tidak pernah tercerai berai
51:34Dan tidak pernah terpisahkan dalam kondisi apapun
51:36Kita semua saudara
51:39Ya solid
51:40Dan pemerintahan Prabowo-Gibran
51:44Ini bagian dari
51:46Ya tim
51:48Untuk tidak terpisahkan sampai tahun 2029
51:53Jadi kalau ada yang korek-Gibran
51:55Berarti korek Prabowo
51:56Ada yang korek Prabowo
51:57Berarti korek-Gibran
51:58Dan ini menjadi komitmen kita
52:02Untuk mengawal Prabowo-Gibran
52:04Sampai masa mandat 2029
52:07Wa billahi taufik wal hidayah
52:09Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
52:11Baik terima kasih Bang Maret Samuel Soiken
52:15Tim golf dari
52:17Tim kampanye nasional
52:19Yang dibentuk dua partai
52:21Itu Kirindra
52:22Dan juga Goloka
52:24Ya
52:24Itu kita sepakati bersama-sama
52:26Jadi artinya
52:28Hati-hati
52:29Banyak partai ya
52:30Termasuk partai pendukung
52:31Ya
52:32Jadi
52:33Saya ingatkan sekali lagi
52:35Denny
52:36Ya
52:38Datang pulang kampung
52:39Jangan bikin kacau
52:40Gak usah bikin kacau
52:43Dudul diam ikuti
52:45Ya
52:46Gak usah
52:46Gak usah bikin kacau kayak gini
52:48Ngadi-ngadi aja
52:50MK juga
52:51Ngeluarin pula
52:52Tanggal
52:54PEMP
52:55PMK
52:552026 ini
52:56Ya kan
52:58Ya sama saja
52:59Tidak ada kepentingannya
53:00Kalau ditanya juga
53:01Kepada MK
53:02Kenapa mengeluarkan
53:04PMK
53:04Tahun 2026
53:06Pasti dijawab
53:07Apakah itu untuk
53:08Denny
53:09Pasti jawabnya
53:10Enggak
53:11Gitu loh
53:11Ya kan
53:12Konstitusi itu
53:13Sama
53:14Dengan
53:16PKPU
53:17Kenapa buat
53:18Ditutup Ibran
53:19Yang enggak lah
53:20Karena dia adalah
53:22Bangsa
53:22Anak bangsa
53:24Yang memiliki hak pilih juga
53:26Jadi enggak ada
53:28Itu yang spesial
53:28Yang spesial adalah
53:29Warga negara Indonesia
53:30Itu yang spesial
53:33Tetapi kalau sudah
53:34Sudah
53:35Menyangkut politik praktis
53:40Mengganggu pemerintahan
53:42Sebagai lembaga
53:42Lembaga presidenan
53:45Ya tentunya
53:46Rakyat pasti bicara
53:48Dan itu akan terjadi
53:49Krisis politik
53:51Ya hati-hati ya
53:52Pada
53:52Mahkamah Konstitusi
53:55Sebagai
53:57Penyangga
53:58Konstitusi
53:59Selanjutnya
54:01Saya kasih
54:02Adinda saya
54:04Ini
54:04Tapi ini
54:05Enggak ribut-ribut kok
54:06Enggak ribut-ribut
54:06Mahkamah Konstitusi
54:07Tenang aja
54:08Kita enggak akan datang
54:09Untuk baga-baga
54:09Enggak ada itu
54:10Waktu dan tempat
54:11Saya sampaikan
54:12Baik
54:13Terima kasih
54:13Bang Ade
54:15Melihat situasi
54:16Relawan Gibran
54:18Makin banyak
54:19Bang Andi sudah berapa
54:20Bang
54:21Di tempat abang
54:24Nah
54:25Nanti
54:26Deklarasi
54:27Pasukan
54:28Gibran
54:29Indonesia
54:29Saya ketuanya
54:32Itu yang pertama
54:33Yang ketua
54:34Saya tidak mengulangi lagi
54:35Saya hanya menyoroti
54:37Pak Bambang
54:38Kawan saya
54:39Timnas Amin
54:40Sama-sama
54:40Pak Bambang mengatakan bahwa
54:44Diskualifikasi
54:45Wapres Gibran
54:47Oleh MK
54:48Saya perlu tegaskan
54:49Dalam hukum
54:51Ketatanegangan Indonesia
54:53MK
54:54Tidak punya kewenangan
54:55Untuk diskualifikasi
54:57Presiden
54:58Maupun
54:58Wakil Presiden
55:00Itu harus diketahui
55:01Pengacara senior kok begitu
55:04Impactment
55:05Dilakukan
55:06Melalui
55:07Bisa lewat
55:08Pasal 7A
55:097B
55:09Undang-Undang
55:1045 kita
55:11Juga
55:12Kalau mau menurunkan
55:14Presiden
55:15Mau wakil
55:16Itu kan lewat
55:16DPR
55:17DPR MK
55:18MK DPR
55:19Lalu DPR ke
55:20MPR
55:21Kan mereka sudah datang di MPR
55:23Ditolak oleh MPR
55:26Mereka sudah ingin
55:28Memaksudkan Mas Gibran
55:29Lewat MPR
55:30Tapi
55:31Ditolak
55:32Akhirnya sudah tidak ada jalan keluar lagi
55:35Untuk memaksudkan Mas Gibran
55:37Yang kedua
55:38Ini adalah rencana jahat yang dilakukan oleh
55:41Denny Indrayana dan kawan-kawannya
55:43Dengan tujuan
55:44Untuk memaksudkan
55:46Bukan hanya Mas Gibran
55:47Tetapi
55:48Bapak Presiden Prabowo Subianto
55:50Karena mereka sepaket
55:51Siapa yang akan mereka usung
55:53Yaitu
55:54Pemenang pemilu kedua
55:55Yaitu
55:55Bapak Anies dan Caimin
55:57Itu mekanisme undang-undang kita
55:59Jadi kalau
56:00Kedua ini
56:01Sudah diturunkan
56:03Maka kesempatan perlu untuk
56:05Pak Anies dan Pak Caimin
56:07Menggantikan posisi itu
56:08Sehingga
56:10Yang lagi
56:11Menggugat itu adalah
56:12Orang-orang yang kalah
56:13Pilpres
56:14Saya kenal
56:15Kita sama-sama kemarin
56:16Tapi saya sudah
56:18Mendukung
56:30Prabowo
56:31Maka semakin banyak
56:32Masyarakat yang
56:33Deklarasi Mas Gibran
56:34Ingat
56:35Kawan-kawan saya yang kemarin
56:37Dukung Pak Anies
56:38Sudah merapat
56:39Dukung Mas Gibran
56:40Beberapa hari lalu
56:41Bersama dengan Bang Andi
56:43Semua
56:43Mereka menyatukan
56:45Siap deklarasi Mas Gibran
56:46Dan banyak sudah
56:47Telepon saya
56:48Siap dukung
56:49Mas Gibran
56:50Hidup Mas Gibran
56:51Hidup Pak Jokowi
56:52Hidup Prabowo
56:55Terima kasih
56:56Semangat sekali
56:58Semangat 45
56:59Barangkali saya mau
57:01Kasih waktu buat
57:03Bill
57:03Bill mana Bill
57:08Bill
57:09Bill
57:11Yang lain ya
57:12Oke
57:12Siapa yang mau
57:13Kasih tanggapan
57:14Oke
57:22Saya dari petisi ahli
57:25Gugatan dari
57:26Saudaraku
57:28Dedy Intrayana
57:30CS
57:30Itu caca
57:31Serapuk Mil
57:32Karena sudah
57:33Pendaluarsa
57:34905 hari
57:35Dan ini
57:37Sangat berbahaya
57:38Bagi pastian hukum
57:39Nanti hasil pemilu
57:41Sudah 5 tahun
57:42Bisa digugat kembali
57:43Untuk itu
57:44Kami
57:45Menyatakan
57:46Kepada MK
57:47Untuk menolak
57:49Gugatan
57:49Deni Intrayana
57:51CS
57:51Terima kasih
57:55Cukup ya
57:57Baik
57:58Terima kasih teman-teman
58:00Saya
58:01Pikir sudah cukup
58:03Sudah sangat jelas
58:04Dan terang
58:05Dan sekali lagi
58:06Kami meminta
58:08Kepada
58:09Mahkamah Konstitusi
58:11Sebagai lembaga
58:12Penjaga
58:14Keadilan
58:14Agar
58:15Benar-benar
58:16Menerapkan
58:17Hukum
58:17Sesuai dengan
58:18Ketentuan-ketentuan
58:20Hukum
58:20Yang berlaku
58:21Karena
58:22Kalau nanti
58:23Ini menjadi
58:24Persoalan-persoalan
58:25Baru
58:25Di wilayah hukum
58:27Maka
58:27Itu akan
58:28Menjadi
58:28Perhatian
58:29Masyarakat
58:30Dimana
58:31MK
58:31Sudah tidak
58:32Dipercaya lagi
58:33Karena
58:34Ujungnya
58:34Bukan lagi
58:35Kepada syarat
58:36Tetapi
58:37Bagaimana
58:38Orang-orang
58:38Yang sudah
58:39Memilih
58:40Berkaitan
58:41Dengan
58:41Keterpilihan
58:42Tadi
58:42Ini kan
58:43Dilukai
58:44Jadinya
58:44Tentunya
58:45Ada kemarahan
58:46Jadi
58:48Jangan
58:48Hanya
58:49Melihat
58:49Pada
58:49Perspektif
58:50Persoalan
58:51Persyaratan
58:52Walaupun
58:53Tadi
58:53Kami sudah
58:54Jelaskan
58:54Secara
58:55Panjang
58:55Lebar
58:56Itu pun
58:56Sudah
58:57Dalam
58:57Koridor
58:58Yang
58:58Benar
58:58Yang
58:59Pas
58:59Yang
59:00Sesuai
59:00Dengan
59:01Ketentuan
59:01Undang-undang
59:02Terima kasih
59:03Teman-teman
59:03Assalamualaikum
59:05Warahmatullahi
59:07Wabarakatuh
59:08Assalamualaikum