Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV hari ketiga belas pencarian korban KM Virgo, Tim SAR KN Pacitan kembali mengevakuasi lima kantong jenazah korban. Evakuasi dilakukan melalui penyelaman sorti pertama dengan melibatkan delapan penyelam gabungan.

Kantong jenazah kemudian diangkut ke KN SAR Pacitan untuk selanjutnya dibawa ke Banjarmasin menggunakan helikopter Basarnas. Tim SAR menyebut cuaca dan arus laut menjadi salah satu tantangan dalam proses evakuasi.

Kita bahas bersama Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas, Marsekal Madya Mohammad Syafii, terkait perkembangan pencarian korban KM Virgo dan upaya evakuasi yang dilakukan tim SAR.

#kmvirgo #timsar #basarnas #evakuasi #jenazah

Baca Juga TNI AL Turunkan 12 Penyelam Kopaska dalam Pencarian Korban KM Virgo | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/692627/tni-al-turunkan-12-penyelam-kopaska-dalam-pencarian-korban-km-virgo-kompas-siang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/692634/full-basarnas-ungkap-tantangan-evakuasi-korban-km-virgo-di-tengah-cuaca-laut-kompas-siang
Transkrip
00:00Saudara, hari ke-13 pencarian korban KM Virgo,
00:03Tim Sar KN Pacitan pagi ini kembali mengevakuasi 5 kantong jenazah korban.
00:11Penyelaman sorti pertama yang menurunkan 8 penyelam gabungan
00:14berhasil mengevakuasi 5 kantong jenazah.
00:17Kantong jenazah diangkut ke KN Sar Pacitan,
00:20kemudian dibawa ke Banjarmasin menggunakan helikopter Basarnas.
00:24Tim Sar bilang salah satu tantangan dalam evakuasi ini adalah cuaca dan arus laut.
00:34Dan saudara, kini kita sudah bergabung dengan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan
00:39atau Basarnas Marsakal Madya Mohamad Syafi.
00:43Selamat siang Pak Syafi, terima kasih untuk waktu Anda di Kompas Siang hari ini.
00:48Jadi hingga pencarian ke-13 ini Pak, hari ke-13, apa saja yang dikerahkan dalam pencarian hari ini Pak?
00:56Terima kasih Mas Fidi, dapat saya sampaikan bahwa hari ini kita operasi sudah memasuki hari ke-13.
01:05Dan Alhamdulillah dari evakuasi yang kita laksanakan,
01:12dari 243 penumpang atau kru dan juga penumpang kapal,
01:20108 kita evakuasi dalam kondisi selamat.
01:23Dan per hari ini atau jam ini ada 52 korban yang sudah kita evakuasi dalam kondisi meninggal dunia.
01:32Sehingga kalau mengacu kepada manifest masih ada 83 orang yang harus kita laksanakan untuk pencarian.
01:44Baik, Pak Syafi, ada 83 yang masih dicari.
01:48Apakah keberadaan mereka ini ada di dalam badan kapal yang saat ini tim pencari ini masih kesulitan
02:01atau untuk menjangkaunya atau seperti apa Pak?
02:06Untuk tim underwater yang sudah kita turunkan,
02:12dari informasi yang disampaikan masih memungkinkan banyaknya korban yang masih.
02:21Karena itu kita memanfaatkan kondisi cuaca yang tidak selamanya baik ini,
02:30pada saat memungkinkan kita melaksanakan untuk pencarian underwater kita maksimalkan.
02:36bahkan dari Basarnas sendiri dibantu oleh potensi-potensi khususnya TNI,
02:45di dalamnya ada TNI Angkatan Laut,
02:47terus melakukan berbagai macam upaya yang mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan ini
02:55bisa memaksimalkan untuk bisa masuk ke seluruh badan kapal.
02:59Baik Pak, apakah keberadaan korban yang masih dicari ini
03:02memang sudah memasuki, sudah ada di badan kapal yang sulit dijangkau atau seperti apa Pak?
03:09Sebenarnya kita belum menjangkau seluruh ruang-ruang di badan kapal
03:15karena memang kondisi kapal ini juga masih mengandung resiko.
03:22Memungkinkan bahwa kondisi kapal ini masih labil
03:26dan ada barang-barang yang memungkinkan bisa membahayakan dari para reskiwer tersebut.
03:33Karena itu dengan kesulitan yang dihadapi salah satunya cuaca tentunya
03:39kondisi dalam kapal ini sendiri juga tidak seperti kita melaksanakan pencarian
03:45di ruangan-ruangan terbuka yang ada di permukaan air.
03:49Jadi perlu kehati-hatian dengan oksigen yang sangat terbatas
03:55kemudian penyalaman dengan kedalaman hampir 30 meter tentunya ini mengandung resiko tersendiri.
04:02Karena itu personil-personil yang kita turunkan tentunya
04:06mereka-mereka yang memiliki kemampuan dan juga dengan batasan-batasan yang harus kita kedepankan.
04:15Jadi operasi ini hanya bisa kita laksanakan atas dasar jaminan aman.
04:20Baik itu aman dari restricted atau batasan-batasan kondisi cuaca,
04:26kecepatan arus maupun kemampuan dari para penyelam itu sendiri.
04:31Karena itu kalau kita lihat ada penyelam yang sampai menggunakan dua tabung,
04:35kemudian satu tabung.
04:36mereka akan di-assessment mulai dari kesehatannya dan juga kemampuan yang dimiliki
04:42serta manuver dari operasi itu sendiri.
04:46Itu yang kita lakukan selama ini.
04:48Kalau bicara masalah kekuatan memang dari personil yang tergabung
04:51totalnya sudah menyentuh di 1.200.
04:54Namun beberapa personil saja yang memiliki kemampuan untuk masuk ke underwater.
05:01Begitu juga kekuatan kapal.
05:02Kalau kita lihat lebih dari 20 kapal yang sudah tergabung,
05:07namun yang tergelar saat ini tentunya kapal-kapal yang memang kita harapkan
05:13secara spesifik mampu memberikan perbantuan terhadap operasi.
05:18Begitu juga pesawat, juga ada 6 pesawat yang kita kerahkan
05:23mulai dari pesawat Vigwing, pesawat Boeing sampai pesawat Caravan,
05:28namun yang kita operasikan pada hari ini dalam evakuasi medis,
05:32kugarah, kita gunakan ada helikopter dari Basarnas dan juga dari TNI.
05:38Seperti itu.
05:39Baik, bagaimana dengan evakuasi yang memanfaatkan teknologi
05:42remotely operated vehicle atau ROV, Pak?
05:45Ini seperti apa nantinya sistem ini bekerja, Pak?
05:47Ya, sebenarnya ROV ini merupakan sarana untuk pelaksanaan SAR underwater.
05:56Di mana sebenarnya ROV ini kan secara tidak langsung
06:00seperti drone bawah air yang menggunakan kabel,
06:09di mana kemampuan ini menggunakan sistem robotik yang dikontrol dari kapal
06:17atau di atas permukaan.
06:18Karena itu sebenarnya biasanya operasi yang menggunakan ROV
06:22diawali dari pengamatan di bawah air dengan side scan sonar,
06:30kemudian biasanya menggunakan multi beam echo sounder,
06:32dan itu biasanya tahapannya pada saat benar-benar kapal yang mengalami kecelakaan ini
06:39belum diketahui tempatnya.
06:41Nah, saat ini sebenarnya kapal ini kan sudah fix, sudah gatungnya, itu sudah diketahui.
06:47Sehingga ROV yang kemarin kita operasikan memang membantu untuk melaksanakan
06:53observasi dan pengamatan lingkungan.
06:56Begitu juga terkait dengan kondisi arus.
06:59Kembali lagi arus, ini menjadi hambatan, tidak maksimalnya ROV ini kita operasikan.
07:07Kemarin kita sempat menurunkan ROV dan kita juga bisa mendapatkan gambar-gambar.
07:15Namun pada saat tim penyelam bisa masuk, tentunya ini juga bisa dikatakan lebih efektif.
07:22Seperti itu.
07:23Baik, Pak besok sudah memasuki hari ke-14.
07:27Mungkin publik juga ingin tahu apakah setelah itu operasi penyelaman untuk mencari korban
07:34ini masih akan terus diperpanjang atau seperti apa, Pak?
07:37Saya pastikan bahwa operasi akan terus dilaksanakan pada saat kita masih melihat
07:45adanya korban-korban yang belum terevakuasi dan memungkinkan untuk kita laksanakan evakuasi.
07:52Jadi rapat yang kita laksanakan pada hari ke-7 ini memang merupakan ketentuan yang harus kita lalui.
08:03Di mana kita harus melaksanakan rapat melibatkan seluruh stakeholder,
08:08kementerian, lembaga dan juga unsur-unsur terkait untuk mengevaluasi operasi yang telah dilaksanakan
08:15dan tahapan-tahapan ke depannya seperti apa.
08:17Jadi pada saat itu, pada saat normalnya, 7 hari itu kita laksanakan evaluasi
08:25dan kita yakini mulai dari kondisi pesawat sudah kita ketahui adanya korban juga,
08:31kita ketahui yang sudah kita evakuasi dan yang belum kita evakuasi jumlahnya juga sudah bisa kita perkirakan
08:39karena itu kita langsung perpanjang 14 hari.
08:42Dan tidak menutup kemungkinan pada saat seluruh korban belum bisa kita temukan,
08:48tentunya kita akan evaluasi dan kemungkinan besar akan kita perpanjang sampai semaksimal mungkin
08:56bahwa operasi ini menghasilkan apa yang kita harapkan selama ini,
09:03yaitu menemukan seluruh korban yang sedang kita cari.
09:07Baik, terima kasih Kepala Basarnas, Marsa Kalmadia, Mohamad Syafi untuk penjelasan Anda di Kompas siang hari ini.
09:13Terima kasih.

Dianjurkan