00:00Sassando, Alat Musik Khas Pulau Rote Berbahan Daun Lontar
00:08Sassando adalah alat musik tradisional yang berasal dari Kabupaten Rotendau, Nusa Tenggara Timur.
00:14Alat musik ini dimainkan dengan cara dipetik.
00:17Bentuknya yang unik membuat siapapun yang melihat Sassando akan langsung tertarik,
00:21belum lagi ketika mendengar suara Sassando yang merdu.
00:24Sassando menggunakan daun lontar sebagai resonator suara, bukan kayu seperti pada gitar.
00:30Suara yang dihasilkan juga khas, seperti perpaduan harpa dan kecapi.
00:34Dalam keseharian masyarakat rote, umumnya Sassando dimainkan untuk mengiringi tarian, lagu, syair, dan acara hiburan lainnya.
00:42Sassando terdiri dari dua jenis.
00:44Pertama, Sassando Gong dengan sistem nada pentatonik memiliki 12 dawai.
00:50Biasanya hanya digunakan untuk memainkan lagu-lagu tradisional masyarakat di Pulau Rote.
00:54Sementara yang kedua, yaitu Sassando Biola yang memiliki sistem nada diatonik dengan jumlah dawai mencapai 48 buah.
01:02Dengan Sassando ini, jenis lagu yang dimainkan bisa lebih bervariasi.
01:06Setiap senar Sassando punya nada berbeda, dan versi modernnya dibuat elektrik tanpa menghilangkan suara aslinya.
01:14Sassando bukan hanya sekedar alat musik, tapi identitas budaya dari timur Indonesia.
01:18Sampai jumpa di video selanjutnya.
01:26Sampai jumpa di video selanjutnya.