Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Apa yang terjadi di Nepal?

Sebuah gletser terlepas yang memicu gempa bumi magnitudo 5,2 dan berakhir dengan longsor air yang tak terduga (meskipun masih diselidiki). Sebuah gempa mengguncang perbatasan antara Nepal dan Tibet.

Diduga sebuah blok es raksasa dengan lebar sekitar 600 meter terlepas dari gletser di ketinggian lebih dari 5.200 meter. Blok tersebut jatuh hampir satu kilometer secara vertikal, menghantam dasar lembah, dan hancur berkeping-keping. Pelepasan itu begitu kuat sehingga memicu gempa bumi. Dalam hitungan detik, es, batu, dan air berubah menjadi massa mematikan yang mengalir deras melalui jalur Sungai Lhende Khola.

Massa itu menyumbat sungai. Air menumpuk di belakang penyumbatan, dan ketika bendungannya jebol, air itu tumpah secara mendadak. Dinding lumpur, puing-puing, dan air meluncur ke bawah lembah, menyapu segala hal di jalurnya: desa-desa, jembatan, jalan raya, pembangkit listrik tenaga air, dan segala sesuatu yang ditemuinya di sepanjang jalan. Dalam hitungan menit, desa-desa di distrik Rasuwa (Nepal) dan pos perbatasan Gyirong (Tibet) terkubur.

Hujan deras belum turun di Nepal. Tak ada yang mengantisipasi banjir seperti ini. Korban jiwa hingga kini: setidaknya 95 orang tewas yang dikonfirmasi di Nepal, ratusan orang hilang (banyak di antaranya turis dan peziarah yang menuju Gunung Kailash), serta korban dari pihak Tiongkok juga.

Gambar-gambarnya mengerikan: sungai berwarna cokelat yang menelan rumah-rumah utuh dalam hitungan detik. Pihak berwenang memperingatkan bahwa masih mungkin terjadi gelombang banjir lain, karena sebagian material masih menyumbat air di hulu. 👇

#tribunlepar #nepalhariini #banjirnepal #faktahariini #reelsnews

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:09Terima kasih telah menonton
00:33Terima kasih telah menonton
01:03Terima kasih telah menonton
01:24Terima kasih telah menonton
01:36Terima kasih telah menonton
01:38Terima kasih telah menonton
01:46Terima kasih telah menonton
01:57Terima kasih telah menonton
02:07Terima kasih telah menonton
02:32Terima kasih telah menonton
02:36Ikuti kami di Facebook untuk update terbaru
Komentar

Dianjurkan

  1. Tribunlepar.id
    7 bulan yang lalu