00:00Terima kasih Pak.
00:01Terima kasih. Jadi apa yang diharapkan daripada apa namanya yang memberi perintah tentunya adalah permasalahan ekonomi ya.
00:10Adanya keuntungan daripada apa yang telah dibuat.
00:15Perlu kami sampaikan disini bahwa dari satu, apa, tiga uang pasu itu sebanding dengan satu uang asli.
00:25Atau kita bilang tiga banding satu. Jadi itu yang diambil keuntungan dari situ.
00:32Kemudian kami sampaikan juga ini akan kami mendapat informasi dari hasil penjadikan kami akan dimasukkan atau distribusikan kepada salah satu
00:43bank swasta.
00:45Nanti terusnya akan kami kembangkan. Jadi biasanya dicampur. Antara asli dengan pasu akan dicampur.
00:53Kemudian tadi terkait peralatan ya. Peralatan yang di dalam ini ya.
00:59Sementara ini keterangan baru dari AB sebagai pihak yang memesan.
01:05Tapi nanti kami akan kembangkan pada pihak-pihak lain.
01:08Karena dari nilai aset sementara ini kurang lebih alat untuk memproduksi itu nilainya cukup besar.
01:15Itu satu miliar untuk alat yang ada di dalam.
01:19Total itu?
01:19Ya, total itu satu miliar. Yang kami lihat memang cukup besar ya.
01:24Kemudian tadi yang...
01:25Apakah si pemberi order itu jadi otak?
01:27Ya, tentunya yang pemberi order ini menjadi otak.
01:31Karena inisial AB, pemberi order daripada tiga ini.
01:36Dia menyiapkan empat bulan yang lalu sarana-sarana yang ada, yang lain.
01:41Ya, sudah diberikan DP untuk melakukan kegiatan produksi.
01:47Dan tentunya nanti akan ada hitungan setelah 360 ribu lembar ini beredar.
01:53Akan ada hitungan khusus yang nanti kita akan dalami.
02:00Baik, Bapak Arbida dari Metro TV.
02:03Izin Pak mikrofonnya boleh dilaikkan sedikit karena tadi...
02:06Ya, baik. Terima kasih.
02:09Yang pertama Pak, ini tadi dikatakan bahwa AB adalah otak begitu ya Pak.
02:13Dari produksi ini begitu atau pemberi pesan.
02:17Ini apakah juga melakukan produksi uang palsu ini di tempat lain begitu Pak?
02:21Atau hanya di sini?
02:21Kemudian yang kedua adalah bagaimana perekrutan awal mulai mendapatkan info residivis tersebut.
02:27Karena ini menarik begitu.
02:28Dua dari tiga orang yang dipekerjakan adalah residivis hal yang sama tahun 2022 dan 2019.
02:35Berarti artinya si AB ini mendapatkan info dari mana begitu.
02:39Kemudian yang ketiga sosialisasi nanti seperti apa yang akan dilakukan kolaborasi bersama dengan Bank Indonesia.
02:46Yang keempat adalah aktivitas setiap harinya selama 4 bulan ini seperti apa begitu Pak?
02:50Yang dilaporkan oleh masyarakat tersebut kepada Polda Metro Jaya.
02:53Apakah memang ada aktivitas yang sangat mencurigakan?
02:55Atau memang ini sangat tertutup sekali begitu tidak ada aktivitas keluar masuk di rumah ini?
03:00Terima kasih.
03:01Terima kasih Mbak dari Metro TV.
03:04Jadi yang pertama, nanti kita akan kembangkan ya.
03:08Terkait dengan AB.
03:10Ya, sementara ini keterangannya memang berdasarkan juga bukti-bukti permulaan yang ada.
03:17Yang bersangkutan adalah yang mendanai.
03:21Ya, ya, fondernya.
03:23Tapi nanti kita akan kembangkan.
03:25Mungkin ada pihak-pihak lain.
03:27Kemudian yang kedua tadi,
03:32ada hubungannya dengan jaringan yang lain ya.
03:37Karena di antara empat itu ada dua residivis.
03:41Mereka ini namanya jaringan ya.
03:43Jadi pada saat salah duanya itu keluar dari tahanan,
03:46mereka akan menginformasikan.
03:48Ya, kira-kira ada kegiatan apa atau pekerjaan apa yang sama,
03:53ya, yang bisa dibantu.
03:55Jadi mereka melalui jaringan-jaringan juga menghubungi.
03:59Karena mereka juga tidak sembarang untuk melakukan rekrut.
04:03Dan juga yang punya kemampuan khusus, ya.
04:06Terutama, ya, yang pernah residivis ataupun memang yang punya kalian dalam alat mencetak.
04:14Ya, dan yang ketiga tadi terkait kegiatan apa yang nantinya akan dilakukan,
04:20ya, untuk mitigasi atau sosialisasi.
04:22Tentunya, ya, kita akan bekerjasama dengan Bank Indonesia.
04:26Namun di awal ini juga tentunya kami menyampaikan, ya,
04:31untuk masyarakat dan siapapun yang memegang uang,
04:35ya, bisa dilakukan secara visual, yaitu 3D.
04:38Dilihat, diraba, dan diterawang.
04:41Tentunya nanti akan ada kegiatan-kegiatan yang lanjutan,
04:44yang sifatnya juga kemitraan atau sifatnya bersama-sama,
04:48antara instansi yang terkait memproduksi uang,
04:51dengan juga kami daripada pihak kepolisian.
04:58Oh, iya, terkait dengan aktivitas yang mencetak.
05:02Ya, jadi memang yang bersangkutan ini jarang sekali keluar dari,
05:08ini areal pergudangan, ya, dan juga rekan-rekan media bisa lihat ini cukup luas
05:13dan cukup jauh juga, ya, untuk kita masuk, ya, memang mereka ini tinggal secara tertutup.
05:20Dan juga memang ini yang perlu kita sampaikan,
05:23kita berharap antara tetangga kanan-kiri juga bisa saling bertegur sapa,
05:29ya, agar kita bisa tahu apa sih sebenarnya aktivitas,
05:32dan apabila mencurigakan bisa menyampaikan kepada kami pihak kepolisian.
05:38Lantai 2 tempat istirahat, nanti bisa mbak kelilingnya tur ke atas, bisa dilihat.
05:56Pelaku berarti tinggal di sini, indikasinya.
06:00Lalu, kejahatan ini kan termasuk extraordinary crime.
06:04Apakah ini berkaitan dengan kondisi ekonomi kita saat ini?
06:10Atau memang ada aktor, tanda kutip, intelektual yang terus-menerus
06:14mengupayakan melemahkan rupiah?
06:17Itu aja, Pak. Terima kasih.
06:19Ya, pertanyaannya itu.
06:20Ya, Pak. Pelakunya WNI atau WNA.
06:22Oh, gitu ya.
06:23Dari mana, Pak?
06:25Radio LC, minta, Pak.
06:26Ya, jadi sementara ini tentunya kita akan dalami, ya.
06:31Tadi yang kami sampaikan di awal bahwa untuk memproduksi itu ada keuntungan 1 banding 3, ya.
06:40Jadi sementara itu baru keuntungan kita.
06:43Saya belum bisa dalami, ya.
06:45Apakah itu untuk melemahkan rupiah dan segala, tentunya akan berdampak.
06:49Ya, kalau pihak kepolisian tidak melakukan upaya pencegahan, ya, atau mendiamkan atau tidak mengungkap,
06:57ini akan mengarah kepada hal yang tadi Bapak sampaikan, ya.
07:04Kemudian tadi, ya, untuk pelakunya adalah warga negara Indonesia atau WNI.
07:25Ya, tentunya juga kita ada strategi untuk penyelidikan yang nggak bisa diungkap, ya.
07:33Dan hari yang kita lakukan yang kemarin itu tentunya sudah berdasarkan aturan, berdasarkan bukti permulaan, alat bukti, ya.
07:44Sehingga kita tentunya melakukan pada penindakan pada malam hari kemarin.
07:51Sudah, cukup?
07:56Saya rasa itu ya, rekan-rekan. Silahkan nanti diatur teman-teman yang akan mau meliput khusus.
08:02Silahkan diatur dan kami luruskan kembali bahwa temuan lembar kertas menyerupai pecahan rupiah 100 ribu ini sebanyak 360 ribu lembar.
08:13Nah, saya minta rekan-rekan silahkan untuk meliput kegiatan ini.
08:20Kita beri kesempatan tetapi tidak masuk secara serempak seluruhan.
08:24Selagi terima kasih rekan-rekan.
08:25Wabilai topik wedai. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
08:28Om Santi Santi Santi Om.
Komentar