Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Pemerintah Provinsi Bengkulu mendorong percepatan program cek kesehatan gratis bagi masyarakat. Hingga kini, capaian pemeriksaan baru mencapai 18 persen dari target 46 persen masyarakat yang mendapatkan layanan tersebut.

Memanfaatkan momentum Hari Kemerdekaan RI ke-81, Pemprov Bengkulu menggelar pemeriksaan kesehatan bagi para aparatur sipil negara. Upaya serupa juga diperluas hingga tingkat kecamatan dengan meminta seluruh jajaran aktif menjangkau masyarakat agar layanan kesehatan gratis lebih mudah diakses.

Pemerintah Provinsi Bengkulu juga mendorong pelaku usaha mendaftarkan para pekerjanya untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis. Langkah ini diharapkan dapat membantu memastikan kondisi kesehatan pekerja sekaligus memperluas jangkauan program.

Seperti apa upaya dan tantangan percepatan program cek kesehatan gratis di Provinsi Bengkulu? Simak pembahasannya bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Yasman.

#ceksehatgratis #bengkulu #kesehatan #yasman #kemerdekaanri #kompastv

Baca Juga Jaga Ekosistem Pulau Tikus, Pertamina Tanam 760 Terumbu Karang di Bengkulu di https://www.kompas.tv/advertorial/685188/jaga-ekosistem-pulau-tikus-pertamina-tanam-760-terumbu-karang-di-bengkulu

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/686681/full-kadiskes-bengkulu-perluas-cek-kesehatan-gratis-sasar-asn-dan-pekerja-jurnal-nusantara
Transkrip
00:04Intro
00:05Saudara pemerintah Provinsi Bengkulu mendorong percepatan program Cek Kesehatan Gratis
00:11Momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81
00:14dimanfaatkan untuk memperluas layanan kesehatan bagi masyarakat
00:18Hingga kini capai pemeriksaan baru mencapai 18% dari target 46%
00:30Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mempercepat capaian program Cek Kesehatan Gratis
00:35yang hingga kini baru mencapai 18%
00:39Memanfaatkan Momentum Hari Kemerdekaan RI ke-81
00:42Pemprov menggelar pemeriksaan kesehatan bagi para aparatur sipil negara
00:48Upaya serupa juga diperluas hingga tingkat kecamatan
00:52Seluruh jajaran diminta aktif menjemput masyarakat
00:56agar layanan kesehatan gratis lebih mudah dijangkau
01:00Pemerintah juga mendorong pelaku usaha
01:02pendaftarkan para pekerjanya untuk mengikuti pemeriksaan
01:06Langkah ini diharapkan membantu memastikan kondisi kesehatan pekerja
01:10sekaligus memperluas jangkauan program
01:13Program strategisnya Bapak Prabowo harus kita tindaklanjuti
01:18sampai ke provinsi, kabupaten, kota
01:21sampai ke satuan kerja kesehatan terendah di setiap wilayah
01:26karena tujuannya adalah agar masyarakat Indonesia, masyarakat Provinsi Bengkulu sehat
01:34sehat tentunya dibutuhkan deteksi dini
01:38deteksi dini itu melalui cek kesehatan gratis
01:41saya gak nunjukkan presentasinya
01:44tetapi kita Bengkulu akan mengejar
01:48Pemprov Bengkulu penargetkan 46% pasyarakat mendapat layanan cek kesehatan gratis
01:54dengan capaian yang baru 18%
01:57percepatan dan keterlibatan berbagai pihak
01:59masih diperlukan untuk mengejar target tersebut
02:09Pemerintah Provinsi Bengkulu mendorong
02:11percepatan program cek kesehatan gratis
02:13hingga kini capaian pemeriksaan baru mencapai 18%
02:17dari target 46%
02:19seperti apa upaya dan tantangan program percepatan cek kesehatan gratis
02:24di Provinsi Bengkulu
02:25kita ulas bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Yasman
02:33Salam sehat Pak Yasman
02:34terima kasih telah bergabung di Jurnal Nusantara
02:36terkait dengan capaian cek kesehatan gratis
02:40ini baru mencapai 18%
02:42dari target 46%
02:44apa kemudian yang menjadi tantangan
02:46dan bagaimana strategi
02:47untuk kemudian mempercepat pencapaian target
02:54Selamat
02:54Assalamualaikum Wr. Wb
02:57Salam sehat buat kita semua
02:59bagi masyarakat Indonesia
03:01tentu apa yang menjadi tantangan dan strategi
03:05karena kita akui bahwa capaian 18% ini
03:09masih harus kita dorong
03:10agar dapat mengejar target 46% secara nasional
03:14tentu kami melihat ini bukan merupakan satu hambatan
03:18namun merupakan tantangan yang harus kita jawab
03:20dengan kerja yang cepat, kreatif, dan inovatif
03:23salah satu diantaranya adalah
03:25kami membuat terobosan
03:27berupa cek kesehatan gratis merah putih
03:30secara serta se-provisi mungkulu
03:32yang tadinya sudah tanggal 18 Agustus itu
03:35langsung di-launch oleh Bapak Gubernur
03:37yang dalam pelaksanaan itu adalah
03:40dibuka langsung oleh Bapak Wakil Gubernur
03:42yang pada waktu yang bersamaan
03:45di mana seluruh kepala daerah
03:47Bupati dan Wali Kota
03:48juga melaksanakan launching
03:50cek kesehatan merah putih secara serta se-provisi mungkulu
03:54yang diikuti juga secara bersamaan
03:56seluruh pukesmas se-provisi mungkulu
03:58ada 179 pukesmas
04:00yang paling tidak mereka menetapkan target
04:02pada saat hari launching itu adalah
04:04100 sampai 200 sasaran
04:07yang akan mereka lakukan cek kesehatan
04:10nah sasaran utamanya adalah
04:12ASN dan non-ASN
04:13se-provisi mungkulu
04:15sebagai sasaran utama yang nanti akan meluas
04:17melebar untuk memperluas layanan
04:19pada titik-titik layanan
04:21ke depan
04:22seperti misalnya kampus
04:24komunitas, dunia usaha, dan lain sebagainya
04:27dan kemudian karena itu
04:29dinas kesehatan provisi mungkulu
04:30selalu terus mengoptimalkan
04:31layanan dengan gerakan jemput bola kepada masyarakat
04:35kalau seandainya masyarakat kita
04:37mengalami kesulitan, hambatan, atau belum
04:39mempunyai kesempatan untuk mendatangi
04:41fasilitas pelayanan kesehatan
04:43sudah barang tentu kami yang akan mendatangi
04:45dan memberikan layanan kepada masyarakat
04:46secara langsung dengan jemput bola
04:48nah ini sebenarnya bagian dari strategi kami
04:50untuk melakukan akselerasi
04:53percepatan capaian kepada masyarakat
04:55agar masyarakat betul-betul mendapatkan layanan
04:57terutama pemerintahan kesehatan secara gratis
04:59sebagai upaya awal
05:01terhadap deteksi dini
05:03terhadap kondisi kesehatan masyarakat kita
05:06baik, upaya untuk meningkatkan
05:10keterlibatan dari peserta
05:12cek kesehatan gratis ini dilakukan
05:14melalui kegiatan cek kesehatan gratis
05:16secara serentak
05:17salah satunya juga strategi jemput bola
05:19di tingkat kecamatan
05:20lalu sejauh mana Pak
05:21efektivitas dari program
05:24ataupun juga strategi cek
05:26ataupun juga jemput bola
05:27yang dilakukan di tingkat kecamatan
05:29untuk dapat mendorong pencapaian target
05:33memang jemput bola dalam strategi pencapaian
05:36akselerasi dari target yang ditetapkan
05:39adalah merupakan suatu hal yang sangat penting
05:42karena dengan jemput bola ini adalah
05:44mendekatkan layanan yang akan semakin dekat
05:46kepada masyarakat
05:48sudah barang tentu sebenarnya konsepnya sederhana
05:50bahwasannya kalau masyarakat sulit
05:52sulit mendatangi layanan
05:54di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama
05:56atau pokesmas
05:57atau klinik atau rumah sakit
05:59maka kita harus mendatangi
06:01artinya kita layananlah yang akan mendatangi masyarakat
06:04itu konsep utamanya
06:05sehingga betul-betul dengan melalui pendekatan ini
06:07dengan harapan hambatan
06:09jarak, waktu
06:10keterbatasan waktu untuk mendatangi
06:12fasilitas pelayanan kesehatan
06:14betul-betul pun dapat
06:15boleh katakanlah diatasi
06:17sehingga dipastikan bahwasannya masyarakat
06:20Provinsi Bungkulu khususnya
06:21dapat memperoleh layanan kesehatan
06:23secara gratis
06:24sebagai langkah awal
06:26sebagai deteksi
06:26terhadap kondisi kesehatan masyarakat kita
06:28nah oleh karena itu
06:30kelompok masyarakat
06:31apa namanya
06:32kelompok ASN
06:34ini merupakan suatu kelompok
06:35yang sangat strategis
06:36sebagai sesaran kita
06:37karena kita tahu
06:38bahwasannya ASN
06:39harus lebih produktif
06:41dalam bekerja
06:42harus lebih produktif dalam bekerja
06:44sehingga betul-betul
06:45yang pada akhirnya nanti
06:46akan memperoleh layanan yang baik juga
06:47dan berkaitan bagi masyarakat
06:49baik
06:49strategi jemput bola ini
06:51kemudian sudah dilakukan
06:52dan sejauh ini
06:53apakah ada peningkatan
06:54dari peserta cek kesehatan gratis
06:56setelah strategi jemput bola ini
06:58dilakukan Pak?
07:00sudah barang tentu
07:01kita melihat pada saat hari
07:03pelaksanaan launching
07:03yang dilaksana secara serentak
07:05se-provinsi Bungkulu
07:06ya
07:07kita melihat bahwasannya
07:09masyarakat sangat antusias sekali
07:10untuk melaksanakan cek kesehatan gratis
07:13terutama untuk kalangan ASN
07:14kita berharap ASN ini
07:16adalah sebagai role model
07:17contoh bagi masyarakat
07:19kenapa saya katakan demikian
07:21jangan sampai ASN-nya
07:23berkuar-kuar
07:24mengajak masyarakat
07:25ayo
07:25memerisakan
07:27kesehatannya sendiri mungkin
07:28sementara di sisi lain
07:30ASN-nya sendiri
07:31tidak memerisakan kesehatannya
07:32ini sudah barang tentu
07:33apa namanya
07:34suatu hal yang keliru
07:36maka oleh karena itu
07:37sasaran kita ASN
07:38untuk memastikan bahwa
07:39seluruh aparatul
07:40sipil negara
07:41dalam arti
07:42di lingkup pemerintahan
07:44betul-betul memastikan
07:46adanya
07:47cek kesehatan secara berkala
07:49dan kemudian memastikan
07:50bahwasannya ASN
07:51mempunyai perilaku hidup dan sehat
07:52dan ini merupakan
07:54suatu langkah awal
07:55yang nantinya
07:55mampu memberikan
07:56sebagai agen perubahan
07:57memberikan informasi
07:59edukasi kepada masyarakat
08:01bahwasannya kesehatan itu
08:02sangat penting
08:03nah dan kemudian
08:04kalau seandainya
08:05ASN kita sehat
08:06maka tentu akan lebih produktif
08:08dan kemudian pelayanan publik
08:09tentu lebih akan optimal
08:11yang pada akhirnya
08:12nanti juga akan berdampak
08:13terhadap kualitas layanan
08:15yang diberikan oleh
08:16aparatus sipil negara
08:17kepada masyarakat
08:18nah ini kira-kira
08:19yang berharap
08:20ke depan
08:21kepada
08:21siapa yang target kita
08:23yang kalau kita mulai
08:24dari
08:24sisi ASN
08:26maka oleh karena itu
08:27sasaran kami
08:28yang paling utama
08:29adalah ASN
08:30dan non-ASN
08:31di lingkup pemerintah
08:32provisium kulus
08:33secara keseluruhan
08:33baik ASN ini diharapkan
08:36dapat menjadi role model
08:37bagi masyarakat
08:38untuk dapat mengikuti
08:39cek kesehatan gratis
08:40selain ASN
08:41kemudian pelaku usaha ini
08:42juga didorong
08:43untuk mendaftarkan pekerjanya
08:45untuk mengikuti
08:46cek kesehatan gratis
08:47lalu kemudian
08:48apa yang menyebabkan
08:50para pekerja ini
08:50menjadi sasaran penting
08:51untuk mengikuti
08:52cek kesehatan gratis
08:53dan bagaimana
08:54sejauh ini
08:55feedback
08:56ataupun juga respons
08:57dari para
08:58kelompok pekerja
08:59untuk dapat mengikuti
09:00cek kesehatan gratis
09:03memang kita tahu
09:04bahwa kelompok pekerja ini
09:06merupakan kelompok
09:07yang sangat strategis
09:08banyak pekerja
09:10yang berada
09:10pada usia produktif
09:12tapi justru mereka
09:13karena kesibukan
09:14bekerja
09:15maka seringkali
09:16itu menunda
09:17pemeriksaan kesehatan
09:18sehingga betul-betul
09:19masyarakat kita
09:20belum menyadari
09:21bahwasannya
09:22cek kesehatan itu
09:22merupakan kebutuhan
09:23dan tuntutan
09:24sehari-hari
09:25padahal penyakit
09:26tidak menular
09:27seperti hipertensi
09:28penyakit diabetes melitus
09:29gangguan metabolik
09:30dan faktor risiko
09:31kesehatan lainnya
09:32itu muncul
09:32tanpa gejala yang
09:33serius dan jelas
09:35nah kalau seandainya
09:36kita tidak lakukan
09:37pemeriksaan sendiri
09:37mungkin
09:38kita tidak tahu
09:39bahwasannya penyakit tersebut
09:41sudah sejauh mana
09:42yang terjadi
09:44pada tubuh kita
09:45nah kadang-kadang
09:46ada terjadi
09:47misalnya
09:47akak kesakitan
09:48akak kematian secara mendadak
09:50sebenarnya tidak ada
09:50hal yang mendadak
09:51pasti berproses semuanya
09:53maka oleh karena itu
09:54melalui cek kesehatan gratis ini
09:55kita dapat tahu
09:56kondisi kesehatan kita
09:58secara dini
09:59nah mekanisme yang kami
10:00dorong adalah
10:01mengajak dunia usaha
10:02menjadi mitra pemerintah
10:04dalam membangun
10:04masyarakat yang sehat
10:05karena
10:06dalam memperoleh
10:08layanan kesehatan
10:09dalam membangun
10:10provinsi mungkul
10:11secara khusus
10:12ya
10:13pada bidang kesehatan
10:14tidak bisa dari
10:15jalur pemerintah saja
10:17namun butuh kemitraan
10:18dari dunia usaha
10:19dan kelompok-kelompok lainnya
10:21sehingga betul-betul
10:22kita mendorong
10:23perusahaan untuk
10:24mengkoordinasikan pekerjanya
10:25dengan focus mas
10:26dan fasilitas kesehatan
10:28untuk pelaksanaan
10:29pemerintah kesehatan
10:30secara gratis
10:30pemerintah dapat dilakukan
10:32secara terjadwal
10:32dan berkala
10:33nah ini memungkinkan
10:34melalui pelayanan
10:35kita juga melakukan
10:37pelayanan jemput bola
10:38kepada masyarakat
10:39terutama jemput bola juga
10:40kepada lingkup pekerja
10:42atau perusahaan-perusahaan
10:43atau dunia usaha lainnya
10:44sehingga memastikan
10:45bahwasannya
10:46para pekerja
10:47dapat lebih produktif
10:48kemudian
10:49tidak hanya mengenal
10:51produktivitas saja
10:51mengenai produktivitas saja
10:53tetapi juga
10:54investasi masa depan
10:55terhadap kesehatan ini
10:56maka sangat penting
10:58mitra
10:59kemitraan
11:00menjalin kemitraan
11:01menjalin sinergi
11:02dan kolaborasi
11:03dengan semua kalangan
11:04dan stakeholder
11:05untuk memastikan
11:06bahwasannya
11:07masyarakat kita
11:08betul-betul
11:08dapat terlayani
11:09dari sisi kesehatan
11:11sehingga target
11:13yang kita
11:14apa namanya
11:15ingin capai
11:15betul-betul
11:16nanti dapat diikselatasi
11:17dan sesuai target
11:18yang tetapkan secara nasional
11:21baik, kelompok pekerja ini
11:22menjadi sasaran penting
11:23untuk mengikuti
11:24program cek kesehatan gratis
11:26untuk menjaga
11:27ataupun juga meningkatkan
11:28produktivitas
11:28terima kasih Pak Yasman
11:30Kepala Dinas Kesehatan
11:31Provinsi Bengkulu
11:32telah bergabung
11:33di Jurnal Nusantara
11:34salam sehat Bapak
11:36ya salam sehat
11:37Assalamualaikum
Komentar

Dianjurkan