Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung menyebut dugaan eks Kepala dan Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, mempunyai dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Saya mau jelaskan ini, Ibu Nanik itu juga punya dapur," ungkap Lodewyk saat sidang praperadilan kasus korupsi MBG di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (20/8/2026).

"Dia setiap saat telepon saya waktu itu dan dia gunakan itu namanya Pak Presiden. 'Ini punya Pak Presiden, ini begini, ini punya Pak Presiden,'" lanjutnya.

Baca Juga Terungkap di Sidang, Lodewyk Pusung Sebut Nanik S Deyang Punya Dapur MBG dan Catut Nama Presiden di https://www.kompas.tv/nasional/686618/terungkap-di-sidang-lodewyk-pusung-sebut-nanik-s-deyang-punya-dapur-mbg-dan-catut-nama-presiden

#mbg #sppg #lodewykpusung #naniksdeyang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/686675/lodewyk-beber-nanik-kerap-catut-nama-presiden-hingga-punya-dapur-mbg-di-sidang-praperadilan
Transkrip
00:00Kalau saya menjelaskan ini, tiburah adik sindungan punya takut, dia setiap saat baru menurut saya mau tunjuk.
00:08Dan dia kurangkan itu, malahnya presiden, ini punya konfusen, ini punya di atas presiden.
00:15Tadi saudara saksi menyebut perangaan padang selaku ketua BKR.
00:20Bagaimana perangaan menanik saudara di atasnya ya?
00:24Bagaimana saudara mengetahui perangaan yang bersatukan?
00:27Saudara menanik, saudari hati, Dehan, yang berkati-kati.
00:33Siapkan.
00:34Baik, terima kasih kepada Pak Dehan.
00:38Jadi begini, malahnya SDR itu, dia tanggal 17, saya lihat ada yang salah, tanggal 17 September.
00:48Tadi SDR itu tanggal 17 September.
00:55Dia dilantik menjadi, dia dilantik menjadi, dia dilantik menjadi, 7 September 2005, dia bersama Pak Soni, tanjaya, dilantik menjadi waska.
01:10Akhirnya ada 3 waska di BKR.
01:13Mulai tanggal 17 September itu, saya ditunjuk oleh Pak Dehan, Tidak, Tidak, Tidak, Tidak, Tidak, Tidak, Tidak, Tidak, Tidak, Tidak,
01:27Tidak, Tidak.
01:33Jadi kalian lihat itu, kita lihat itu lagi, kita lihat itu lagi, kami bertiga wakil itu pembangun padanya.
01:41Ini Pak TH yang bisa saya jelaskan, jadi dia mulai tanggal 17 September.
01:47Namun sebelum itu, kalau saya menjelaskannya begini,
01:51Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu,
02:00Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu,
02:07Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu,
02:11Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu, Ibu
02:32Terima kasih.
02:47Buka Google Play Store di Smart TV kamu.
02:50Cari Kompas TV melalui pencarian.
02:54Pilih aplikasi, lalu install.
02:56Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
03:01Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga.
Komentar

Dianjurkan