00:00Mahasiswa UI mau demo, tapi dicegat. Katanya jangan di bendaran HI, katanya bukan dilarang demo, cuma jangan di tempat itu.
00:13Nah, kalau urusan demo mahasiswa, Amerika dan China gimana?
00:19In my country, demo itu bagian dari kebebasan berpendapat.
00:25Boleh?
00:26Boleh, jelas.
00:30Beneran?
00:32Yes, really.
00:34But don't think you can speak or protest however you please.
00:39Pemerintah dan kampus tidak bisa mengajar waktu, sempat, dan cara berdemonstrasi.
00:48Lah, berarti sama dong.
00:51It's different.
00:53Kalau mau membatasi, harus ada alasan yang fa, dan pembatasan nggak boleh asa.
01:01Kalian ribut apa?
01:06Demo.
01:06Demo?
01:08Mahasiswa menyampaikan kritik ke para pemerintah.
01:13Oh.
01:15Kalau di China?
01:17Kalau di China?
01:18Kalau di China, kalau di China, kalau di China, tapi kalau aksinya dia nggak menenang partai atau kepentingan negara, ya
01:29ceritanya bisa berbeda.
01:32Tidak beda bagaimana?
01:35Bisa, bisa, sangat berbeda.
01:40Jadi, posisi gue di mana?
01:44Di, di tengah?
01:46X.
01:46Jangan buru-buru bangga.
01:50Kenapa?
01:51Karena pertanyaannya bukan cuma boleh demo atau tidak, tapi seberapa jauh negara boleh membatasi orang yang sedang mengkritik sebuah negara.
02:07Amerika bilang demo adalah hak, tapi tetap ada aturan.
02:12Di China, demo ada aturan, dan kritik terhadap negara punya batas yang jauh lebih ketat.
02:21Indonesia, karena dalam demokrasi, yang diuji bukan hanya keberanian mahasiswa untuk bersuara, tapi juga kesediaan negara untuk mendengarkan.
Komentar