00:00Segera dibentuk PUSCO.
00:02Kita juga sudah mengirim beberapa tim emergency medical team.
00:07Data pengungsi itu sebesar 40.040 jiwa.
00:12Tapi kita di pusat monitor terus keadaannya dan akan menyiapkan anggaran sesuai dengan dibutuhkan tentunya dengan pertujuan Bapak Presiden dan
00:20menunggu petunjuk Bapak Presiden.
00:21Bapak Presiden untuk memberikan dukungan penuh terhadap proses tanggap darurat dan juga nanti reak-rekon.
00:31Jadi hari ini kami melakukan rapat karena pemerintah pusat, full team hadir ke sini.
00:39Masing-masing menanya belum apa dan apa yang sudah dilakukan dan apa yang akan dilakukan dan seterusnya.
00:46Jadi sinkronisasi ini menjadi sesuatu yang sangat penting karena memang resursus pusat untuk tanggap darurat dan juga reak-rekon ini
00:55sangat besar.
00:57Tadi sudah disampaikan ini akan segera dibentuk PUSCO.
01:02Dalam hari kedua ini sudah terbentuk PUSCO.
01:05Pemerintah pusat ada PUSCO, PUSCO Nasional nanti Pak Kepala BNBP disampaikan bahwa bantuan logistik dari Jakarta, dari daerah lain terkonsolidasi
01:16nanti di Halim.
01:18Dikirimkan ke sini kemudian ada PUSCO di Labuan Bajo, PUSCO di Maumere dan juga Pemprov dan Pemkap juga membuat PUSCO.
01:26PUSCO ini akan mengawal sinkronisasi program untuk tanggap darurat ini.
01:32Dalam tahap darurat ini yang utama tentu saja adalah menyelamatkan warga yang terdampak, kemudian mengembalikan infrastruktur yang rusak agar segera
01:47fungsional.
01:48Apakah itu jalan, jembatan, rumah sakit, listrik, kemudian juga jaringan internet dan lain-lain.
01:58Itu recover dalam waktu singkat-singkatnya sambil tadi kita lakukan pembangunan pemulihan yang lebih permanen.
02:07Dan kita tentu saja tidak hanya ingin membuat pembangunan itu kembali seperti semula,
02:13tapi kita juga berusaha untuk membangun lebih baik di pasar bencana sehingga daerah ini menjadi lebih tangguh dalam menghadapi bencana.
02:23Sekali lagi bencana tidak bisa sepenuhnya kita hindari, tapi kita harus membangun pemda yang tangguh,
02:29masyarakat yang tangguh, infrastruktur yang tangguh, dan juga masyarakat yang tangguh dalam menghadapi bencana.
02:37Ini kami menyampaikan bela sungkawa yang dalam kepada para korban,
02:42dan mohon kepada seluruh jajar masyarakat untuk seluruh terus bersinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat,
02:51segera melakukan aksi cepat dalam tanggap terurat dan mendukung secepatnya rehab-recon.
02:58Saya kira itu saja.
02:59Ibu Sintia, kami di Kabupaten Naikyo, khususnya di Desa Air Amo, kecamatan Naikyo, saat ini dalam kondisi warga semua pada
03:12trauma,
03:13dengan kejadian gempak kemarin, Ibu.
03:16Nah, saat ini sebagian warga sedang tinggalkan semua kediamannya, mereka sedang kecepat yang tinggi.
03:25Sekarang semua sudah mengusir di daerah lereng maupun di daerah yang lebih tinggi.
03:31Ada sebagian warga yang menggunakan tenda darurat, menggunakan alat sekadarnya,
03:38terpal maupun pakai daun-daun gebang, daun-daun kering untuk bisa mereka mendiami itu, Ibu.
03:47Ada berapa kurang lebih warga yang menempati lokasi di tempat-tempat dataran tinggi ini, Bung Arto?
03:57Nah, saat dataran ini kurang lebih dua ratusan warga yang mendiami di pebukitan.
04:05Dua yang rusak parah, yang paling parah di R2D, Naikyo.
04:10Ada beberapa yang rusak sedang dan juga ada yang rusak ketiga.
04:14Itu tugas jadinya nomor dua ya, Ijantifah Hjifah 15%.
04:18Tanya ada terdaftar cukup, cuma kita tanggungnya ada juga tanggungnya kesehatan di provinsi FNC yang terkena dampak.
04:25Sehingga kita juga sudah mengirim beberapa tim emergency medical team, jadi satu kopi, satu lagu untuk dikirim ke sana.
04:35Dan tugasnya adalah mengidentifikasi kebutuhannya di mana, agar nanti malam ini kita bisa lepas ke relawan-relawan yang mau pergi.
04:44Kabupaten Manggaret Timur, sebanyak 442 luka berat dan 513 luka ringan.
04:53Di Kabupaten Manggarai, 31 luka berat dan 88 luka ringan.
05:01Di Kabupaten Ngada, ada 14 luka berat, 1 luka sedang dan 19 luka ringan.
05:12Kabupaten Nagikeo, 13 luka berat, 9 luka ringan.
05:18Kabupaten Manggarai Barat, 13 luka-luka.
05:22Kabupaten Sika, 12 luka berat dan 7 luka ringan.
05:27Kabupaten Ende, 5 luka berat dan 15 luka ringan.
05:31Data sementara pengungsi saat ini yang kami kumpulkan, ada 40.040 jiwa.
05:41Sekali lagi, data pengungsi itu sebesar 40.040 jiwa.
05:46Ini bukan menggambarkan kerusakan rumah, jadi perlu kita hati-hati untuk menerjemahkannya.
05:53Namun, ini karena banyaknya dampak psikologis yang dirasakan oleh warga.
05:59Dapat kami rinci bahwa pengungsi tersebut berada di Manggarai sebesar 6.487 orang.
06:11Manggarai Timur, ada 966 orang mengungsi di posko BPPD.
06:19Namun, ada lebih kurang 14.000 jiwa yang mengungsi secara mandiri.
06:25Di Kabupaten Manggarai Barat, ada 600 jiwa mengungsi.
06:29Kabupaten Nagikeo, 6.221 jiwa.
06:34Kabupaten Sika, 5.681 jiwa.
06:38Kabupaten Ende, 3.666 jiwa.
06:42Kabupaten Ngada, 1.920 jiwa.
06:47Sedangkan total rumah yang rusak,
06:50sebanyak 11.925 unit dengan rincian.
06:57Rusak berat, sebanyak 5.516 unit.
07:02Rusak sedang, 1.916 unit.
07:06Rusak ringan, 4.493 unit.
07:34Rusak ringan, 4.493 unit.
07:41Kita monitor terus kondisi keuangan di sini, di Kabupaten Sini dan yang terkena bencana ini untuk memastikan mereka cukup dana
07:51untuk membantu masyarakat di sini.
07:53Kalau untuk perbaikan kondisi ekonomi, Bupati bilang tadi masih belum memikirkan, itu masih memikirkan tanggap berat ini.
08:03Saya pikir wajar, keadaannya kan masih baru nih.
08:06Tapi kita di pusat monitor terus keadaannya dan akan menyiapkan anggaran sesuai dengan yang dibutuhkan tentunya dengan pertunjuan Bapak Presiden
08:13dan menunggu pertunjuk Bapak Presiden.
08:21Kita lihat nanti, saya bilang ke Bapak Bupati pakai dulu itu, nanti kalau kurang laporkan kami, nanti kami laporkan kepada
08:27Bapak Presiden, nanti Bapak Presiden pasti akan menyiapkan anggaran lebih untuk daerah yang terkena bencana seperti Aceh.
08:33Jadi approachnya akan mirip Aceh mungkin, tapi kita lihat bagaimana keparahan bencana di sini, apakah perlu suat gas khusus atau
08:43tidak perlu.
08:44Kalau saya pikir sih kalau emang bisa ditangani langsung, ya langsung aja di daerah yang nangani pusat membantu gitu.
08:50Jadi Bupati, Pak Bupati, Bupati kan berperan lebih besar dibanding kayak di Aceh.
08:58Di Aceh kan semua infrastrukturnya keganggu di sini kan enggak.
09:02Jadi institusi pengundang masih berjalan dengan baik.
09:05Itu yang kita dukung.
09:07Tapi tentunya nanti kita kan kalau dari pesat pasti ke dalam keadaan seperti ini BNPB dulu yang jalan.
09:14Kita pastikan anggaran BNPB cukup.
09:17Terkait bantuan hari ini, Pak Bupati?
09:20Nanti kita akan keadaan mana?
09:21Wairi, Pak.
09:22Wairi, berapa?
09:23Wairi.
09:25Wairi nanti saya akan serahkan di sana.
09:27Enggak banyak banget sih kalau dibanding skala bencana.
09:30Nanti kita lihat dulu seperti apa.
09:31Ini kan bantuan pertama lah.
09:34Dari...
09:35Kita ke keuangan ya?
09:36Ke BNQ.
09:36Ke BNQ.
09:37Ke BNQ Peduri ya.
09:39Bukan dari anggaran jadi dari orang-orang ke BNQ.
09:42Nanti kalau anggaran nanti akan lebih besar.
09:44Kita lihat seperti apa kebutuhan di sini.
09:47Bagaimana komunikasi dengan BNPB, Pak?
09:49Karena banyak tindak-tindak di tuas-tindak pengusian belum ada itu, Pak.
09:54Masih darurat sih?
09:55Kan baru masuk ke pelabuhan apa namanya?
09:57KREO.
09:57KREO baru masuk ke kemarin dan hari ini.
10:00Saya pikir belan-belan akan mengalir ke sini juga.
10:03Kita akan cek dengan...
10:05Agar tangkap darurat, Pak Menteri?
10:07Belum.
10:09BNPB itu kalau itu BNPB kita sediakan cukup banyak.
10:12Harusnya sih kita bisa sediakan sampai 5T ya.
10:16Tapi kita akan menunggu permintaan dari BNPB seperti apa.
10:21Dan yang penting kalau ada kebutuhan daerah harus lancar penyaluran barangnya dan dananya.
10:27Kita akan monitor itu terus.
10:29Terima kasih ya.
10:35Kami sampaikan di sini tugas kami di BNPB melakukan pendampingan terhadap korban bencana gempa ini.
10:45Khususnya di Kabupaten Nagekeo.
10:47Jadi Alhamdulillah kemarin sudah dibentuk oleh Forkopimda dalam hal ini Kabupaten Nagekeo untuk membentuk Komando Posko.
10:58Berupakan Satgas Tangkap Darurat yang Alhamdulillah pagi ini sudah kami konsolidasikan bersama Bapak Wabup selaku Komandan Posko Tangkap Darurat.
11:11Nah untuk bantuan yang kami akomudir memang banyak hari-hari pertama dari BUMN dan dari yang lainnya sudah ditampung.
11:24Kemudian yang kemarin terakhir dari istana juga sudah kami terima.
11:30Yang di pusat didistribuskan dari Posko Nasional di Halim sudah kami terima.
11:39Kemudian melalui pangkalan di atau landasan di Maumere dan Bajo.
11:46Nah untuk itu kami akan inventarisir beberapa personil memang sudah dibentuk.
11:55Sejak awal memang dari struktur PEMDA juga sudah melaksanakan.
11:59Namun pagi ini karena sudah adanya atau dibentuknya Posko Tangkap Darurat tentunya lebih efektif.
12:05Siapa berbuat apa dan lebih kena sasaran.
12:15Cara baru nonton di Smart TV.
12:17Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gramedia langsung dari Smart TV kamu.
12:23Cara installnya buka Google Play Store di Smart TV kamu.
12:28Cari Kompas TV melalui pencarian.
12:31Pilih aplikasi lalu install.
12:33Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
12:38Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga.
Komentar