00:00Donald Trump dikabarkan deklarasikan Selat Hormuz masuk wilayah Amerika Serikat.
00:04Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan wacana kontroversial
00:08untuk mengklaim Selat Hormuz sebagai wilayah kedaulatan Amerika Serikat
00:12setelah konflik militer dengan Iran berakhir.
00:15Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam pidatonya di Akademi Kepolisian New York
00:20pada Sabtu 15 Agustus 2026,
00:23sebagaimana diberitakan Al Jazeera.
00:25Langkah berani ini menandainya Trump menguasai penuh titik nadi perdagangan minyak dunia.
00:30Di lapangan, armada militer Amerika Serikat menyatakan telah memegang kendali
00:35atas kawasan perairan sempit tersebut melalui blokade laut yang ketat.
00:40Trump menggambarkan keunggulan pasukannya sebagai tembok baja yang tak terbendung
00:45untuk mengisolasi pelabuhan-pelabuhan utama Iran.
00:48Bentrokan bersenjata yang melibatkan aliansi Amerika Serikat dan Israel melawan Iran ini
00:53telah berlangsung sejak akhir Februari lalu
00:55dan berdampak langsung pada krisis pasokan energi global.
00:59Selat Hormuz sendiri merupakan koridor yang dilalui
01:02hampir sepertiga pasokan minyak mentah dunia via jalur laut.
01:06Penutupan atau pembatasan akses di kawasan perairan strategis ini
01:10dengan cepat memicu lonjakan harga berbagai komoditas pokok di tingkat internasional.
01:15Pemerintah Iran merespons keras reklaim tersebut
01:18dengan menegaskan bahwa kedaulatan dan pengelolaan Selat Hormuz
01:22berada penuh di tangan mereka
01:24dan tidak dapat diganggu-gugat oleh pihak asing.
01:26Di sisi lain,
01:28Trump kini harus menghadapi gelombang protes dan tekanan publik domestik
01:32yang mulai jenuh dengan pembekakan harga perang
01:34serta dampak krisis ekonomi yang berkepanjangan.
01:37Terima kasih telah menonton!
Komentar