00:01Saudara polisi masih menyelidiki identitas dari Febrio Adiono, pegawai kejaksaan yang disebut,
00:06jadi salah satu pengantar jasad Sutrimo, pegawai ex-Jampitsus.
00:12Polisi bilang akan menginvestigasi informasi terkait peran Febrio Adiono,
00:17yang namanya tertulis sebagai penanggung jawab saat mengantar Sutrimo yang sudah meninggal dunia ke rumah sakit.
00:24Polisi telah memeriksa 24 saksi namun tidak mengungkap apakah Febrio Adiono telah diperiksa.
00:29Saat ini polisi masih menyelidiki potensi pidana dalam kematian Sutrimo dengan membongkar makam atau exhumasi.
00:48Terima kasih informasinya nanti kita dalamin.
00:52Pak, total saksi berapa Pak?
00:54Kenapa?
00:54Dalam ini pemeriksaan total saksi berapa?
00:5924 saksi sudah kami periksa apa kami minta keterangan di dalam proses penyelidikan.
01:09Pengantarlah yang mengisi langsung, atas nama Febrio memang tertulis.
01:18Yang namanya sodara Febrio yang kami tahu memang dia pegawai kejaksaan, tapi bukan kejaksaan, pegawai kejaksaan.
01:32Febrio saat-saat mengatakan itu pegawai kejaksaan?
01:35Itu sih bukan pegawai kejaksaan, bukan orang swasta biasa.
01:44Febrio Adiono diduga menjadi salah satu pengantar jasad Sutrimo, pegawai ex-jampitsus yang tewas di depan klinik kecantikan di Kebayoran
01:53Baru.
01:54Namun sosok Febrio masih menjadi teka-teki, padahal ia salah satu saksi kunci kematian Sutrimo.
02:00Sebelumnya dalam keterangan kepada wartawan pada 7 Agustus, Kapus Penkum Kejaksaan Agung sempat menyebut Febrio Adiono sebagai pegawai kejaksaan.
02:09Namun Anang menegaskan Febrio bukan jaksa.
02:13Keterangan berbeda sempat muncul pada 10 Agustus 2026.
02:17Jamintel Reda Mantovani membantah Febrio sebagai pegawai kejaksaan, melainkan pihak swasta.
02:24Kematiannya Sutrimo yang diduga bekerja dengan ex-jampitsus, ini Febrio salah satu pengantar itu pegawai kejaksaan, bukan orang swasta biasa.
02:37Sejauh ini pengungkapan untuk kasus?
02:38Itu kan di ranah polisi, polisi yang nangani. Kita hanya melihat saja situasi.
02:46Kapus Penkum Kejagung, Anang Supriyatna mengklarifikasi pernyataan Jamintel Kejagung Reda Mantovani soal pekerjaan Febrio Adiono.
02:54Anang memastikan Febrio Adiono adalah pegawai yang bekerja di kejaksaan agung, bukan pihak swasta.
03:01Tapi kalau Febrio itu memang pegawai kejaksaan agung, bukan jaksa, pegawai biasa.
03:12Oke, baik. Berarti yang betul statement dari Pak Anang ya, Pak. Kami konfirmasi ya.
03:17Kalau Pak Jamintel itu tadi teman-teman kan ngomongnya, Sutrimo kok gak ada ngomong Febrio?
03:22Wah, ini salah. Salah dengar mungkin karena banyak orang kan.
03:25Itu saja ya.
03:26Iya, iya. Soalnya tadi pertanyaannya, Febrio ini pegawai kejagung bukan?
03:31Terus Pak Reda bilang, bukan, bukan pegawai kejagung, dia pihak swasta.
03:38Nama Febrio Adiono muncul pertama kali dalam surat kronologis rumah sakit.
03:43Pihak rumah sakit mengklarifikasi jika kronologi kematian Sutrimo ditulis langsung oleh Febrio sebagai penanggung jawab.
03:51Dari kronologi yang ia tulis di rumah sakit, Febrio Adiono diduga sebagai orang yang dihubungi Sutrimo saat ia mengeluh sakit.
03:59Febrio juga sempat menelpon ketua RT untuk memesan ambulans.
04:03Ia kemudian mengantar Sutrimo ke rumah sakit bersama tiga orang lainnya.
04:09Febrio pun tercatat sebagai penanggung jawab Sutrimo.
04:13Dari penelusuran digital jurnalis Kompas TV melalui aplikasi Truecaller,
04:18nomor Febrio yang ditulis dalam surat kronologis tercatat sebagai ADC Jampitsus Febrio.
04:25Guru Besar Universitas Bayangkara Hermawan Sulistio menilai polisi cukup berhati-hati dalam penyelidikan kasus kematian Sutrimo,
04:33termasuk saat memeriksa saksi kunci.
04:35Hal ini dilakukan agar pelaku tidak berusaha menutupi jejaknya.
04:41Masalahnya adalah publik itu meminta transparansi seluruh proses dari awal.
04:48Jadi kalau ditemukan, dibuka, ditemukan, dibuka.
04:51Sementara polisi menyimpannya terus supaya tidak kecolongan yang lain ditutupi.
04:59Ini contoh saja nih, karena mayat itu ketika ditemukan, ada foto tangan dan sebagainya.
05:07Itu kan berusaha ditutupi supaya Febrio ini nggak ketahuan.
05:11Akhirnya ketahuan. Nanti Febrio nyangkut kemana lagi, itu akan ditutupi lagi kayak gitu.
05:17Nah, polisi berusaha supaya itu jangan terjadi.
05:21Polisi memastikan sudah memeriksa 24 saksi dalam kasus ini.
05:26Saat ditanya soal sosok Febrio sudah diperiksa atau belum, polisi mengatakan akan mendalami.
05:32Tim Liputan Kompas TV
Komentar