Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Polisi masih menyelidiki identitas dan peran Febrio Adiono, pegawai Kejaksaan yang disebut menjadi salah satu pengantar jasad Sutrimo, pegawai eks Jampidsus, ke rumah sakit dalam keadaan meninggal dunia.

Polisi menyebut telah memeriksa 24 saksi, tetapi belum mengungkap apakah Febrio Adiono termasuk dalam saksi yang telah diperiksa. Polisi juga masih menyelidiki potensi pidana dalam kematian Sutrimo melalui proses ekshumasi.

Nama Febrio Adiono muncul dalam surat kronologis rumah sakit sebagai penanggung jawab Sutrimo. Berdasarkan kronologi tersebut, Febrio diduga menjadi orang yang dihubungi Sutrimo saat mengeluh sakit, kemudian menghubungi ketua RT untuk memesan ambulans dan mengantar Sutrimo ke rumah sakit bersama tiga orang lainnya.

Sempat muncul perbedaan keterangan mengenai status Febrio. Kapuspenkum Kejaksaan Agung Anang Supriatna memastikan Febrio merupakan pegawai yang bekerja di Kejaksaan Agung, bukan pihak swasta. Sebelumnya, Jamintel Reda Manthovani menyebut Febrio bukan pegawai Kejaksaan dan merupakan pihak swasta.

Dari penelusuran digital melalui aplikasi Truecaller, nomor Febrio yang tercantum dalam surat kronologis tercatat sebagai ADC Jampidsus Febrie.

Guru Besar Universitas Bhayangkara Hermawan Sulistyo menilai polisi perlu berhati-hati dalam menyelidiki kasus kematian Sutrimo, termasuk saat memeriksa saksi kunci.

#sutrimo #febrioadiono #kejaksaanagung #kematiansutrimo #ekshumasi #poldametrojaya

Baca Juga Jelang Ekshumasi! Melihat Langsung Persiapan Makam Sutrimo, Garis Polisi Terpasang | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/685032/jelang-ekshumasi-melihat-langsung-persiapan-makam-sutrimo-garis-polisi-terpasang-kompas-petang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/685060/mengulas-fakta-febrio-adiono-dalam-kasus-kematian-sutrimo-siapakah-dia-sapa-malam
Transkrip
00:01Saudara polisi masih menyelidiki identitas dari Febrio Adiono, pegawai kejaksaan yang disebut,
00:06jadi salah satu pengantar jasad Sutrimo, pegawai ex-Jampitsus.
00:12Polisi bilang akan menginvestigasi informasi terkait peran Febrio Adiono,
00:17yang namanya tertulis sebagai penanggung jawab saat mengantar Sutrimo yang sudah meninggal dunia ke rumah sakit.
00:24Polisi telah memeriksa 24 saksi namun tidak mengungkap apakah Febrio Adiono telah diperiksa.
00:29Saat ini polisi masih menyelidiki potensi pidana dalam kematian Sutrimo dengan membongkar makam atau exhumasi.
00:48Terima kasih informasinya nanti kita dalamin.
00:52Pak, total saksi berapa Pak?
00:54Kenapa?
00:54Dalam ini pemeriksaan total saksi berapa?
00:5924 saksi sudah kami periksa apa kami minta keterangan di dalam proses penyelidikan.
01:09Pengantarlah yang mengisi langsung, atas nama Febrio memang tertulis.
01:18Yang namanya sodara Febrio yang kami tahu memang dia pegawai kejaksaan, tapi bukan kejaksaan, pegawai kejaksaan.
01:32Febrio saat-saat mengatakan itu pegawai kejaksaan?
01:35Itu sih bukan pegawai kejaksaan, bukan orang swasta biasa.
01:44Febrio Adiono diduga menjadi salah satu pengantar jasad Sutrimo, pegawai ex-jampitsus yang tewas di depan klinik kecantikan di Kebayoran
01:53Baru.
01:54Namun sosok Febrio masih menjadi teka-teki, padahal ia salah satu saksi kunci kematian Sutrimo.
02:00Sebelumnya dalam keterangan kepada wartawan pada 7 Agustus, Kapus Penkum Kejaksaan Agung sempat menyebut Febrio Adiono sebagai pegawai kejaksaan.
02:09Namun Anang menegaskan Febrio bukan jaksa.
02:13Keterangan berbeda sempat muncul pada 10 Agustus 2026.
02:17Jamintel Reda Mantovani membantah Febrio sebagai pegawai kejaksaan, melainkan pihak swasta.
02:24Kematiannya Sutrimo yang diduga bekerja dengan ex-jampitsus, ini Febrio salah satu pengantar itu pegawai kejaksaan, bukan orang swasta biasa.
02:37Sejauh ini pengungkapan untuk kasus?
02:38Itu kan di ranah polisi, polisi yang nangani. Kita hanya melihat saja situasi.
02:46Kapus Penkum Kejagung, Anang Supriyatna mengklarifikasi pernyataan Jamintel Kejagung Reda Mantovani soal pekerjaan Febrio Adiono.
02:54Anang memastikan Febrio Adiono adalah pegawai yang bekerja di kejaksaan agung, bukan pihak swasta.
03:01Tapi kalau Febrio itu memang pegawai kejaksaan agung, bukan jaksa, pegawai biasa.
03:12Oke, baik. Berarti yang betul statement dari Pak Anang ya, Pak. Kami konfirmasi ya.
03:17Kalau Pak Jamintel itu tadi teman-teman kan ngomongnya, Sutrimo kok gak ada ngomong Febrio?
03:22Wah, ini salah. Salah dengar mungkin karena banyak orang kan.
03:25Itu saja ya.
03:26Iya, iya. Soalnya tadi pertanyaannya, Febrio ini pegawai kejagung bukan?
03:31Terus Pak Reda bilang, bukan, bukan pegawai kejagung, dia pihak swasta.
03:38Nama Febrio Adiono muncul pertama kali dalam surat kronologis rumah sakit.
03:43Pihak rumah sakit mengklarifikasi jika kronologi kematian Sutrimo ditulis langsung oleh Febrio sebagai penanggung jawab.
03:51Dari kronologi yang ia tulis di rumah sakit, Febrio Adiono diduga sebagai orang yang dihubungi Sutrimo saat ia mengeluh sakit.
03:59Febrio juga sempat menelpon ketua RT untuk memesan ambulans.
04:03Ia kemudian mengantar Sutrimo ke rumah sakit bersama tiga orang lainnya.
04:09Febrio pun tercatat sebagai penanggung jawab Sutrimo.
04:13Dari penelusuran digital jurnalis Kompas TV melalui aplikasi Truecaller,
04:18nomor Febrio yang ditulis dalam surat kronologis tercatat sebagai ADC Jampitsus Febrio.
04:25Guru Besar Universitas Bayangkara Hermawan Sulistio menilai polisi cukup berhati-hati dalam penyelidikan kasus kematian Sutrimo,
04:33termasuk saat memeriksa saksi kunci.
04:35Hal ini dilakukan agar pelaku tidak berusaha menutupi jejaknya.
04:41Masalahnya adalah publik itu meminta transparansi seluruh proses dari awal.
04:48Jadi kalau ditemukan, dibuka, ditemukan, dibuka.
04:51Sementara polisi menyimpannya terus supaya tidak kecolongan yang lain ditutupi.
04:59Ini contoh saja nih, karena mayat itu ketika ditemukan, ada foto tangan dan sebagainya.
05:07Itu kan berusaha ditutupi supaya Febrio ini nggak ketahuan.
05:11Akhirnya ketahuan. Nanti Febrio nyangkut kemana lagi, itu akan ditutupi lagi kayak gitu.
05:17Nah, polisi berusaha supaya itu jangan terjadi.
05:21Polisi memastikan sudah memeriksa 24 saksi dalam kasus ini.
05:26Saat ditanya soal sosok Febrio sudah diperiksa atau belum, polisi mengatakan akan mendalami.
05:32Tim Liputan Kompas TV
Komentar

Dianjurkan