Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 9 jam yang lalu
KSP Pimpin Rakor Lintas Kementerian/Lembaga Atasi Masalah Hambatan Ekspor

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:04Terima kasih telah menonton!
00:34Terima kasih telah menonton!
01:00Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
01:02Hari ini saya rapat koordinasi tentang tata kelola ekspor mineral kritis logam tanah jarang.
01:11Saya mendapat laporan dari beberapa pengusaha bahwa terhambatnya ekspor mineral yang saat ini.
01:20Dan kemudian saya komunikasikan.
01:23Banyak yang terlibat di sini dari Kementerian Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Kementerian SDM, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kejaksaan Agung dari
01:35Baris Krim.
01:36Kemudian dari BRIN, dari Badan Mineral, kemudian dari Danantara, dari Perminas, MenID, PT Timah, dan ID Survei.
01:48Termasuk Kupindo, Superior Indonesia, kemudian Indonesia Mining Association, kemudian Forum Industri Nickel Indonesia, Asosiasi Boksit Indonesia, dan Asosiasi Pengusaha Indonesia.
02:02Dari kegiatan yang kita lakukan, saya mengkoordinasikan rapat lintas Kementerian dan Lembaga ini untuk memperkuat tata kelola ekspor mineral kritis
02:14yang mengandung logam tanah jarang.
02:17Ekspor yang mengandung LTJ sebagai logam ikutan menjadi masalah seperti kasus di Pangkal Pinang.
02:24Ini karena ada kekosongan aturan tentang kandungan maksimal mineral ikutan LTJ yang diperbolehkan.
02:33Kalau LTJ belum diatur, APH tidak boleh mengada-ada.
02:37Dan jangan ada APH termasuk TNI yang menghambat ekspor kalau memang tidak ada aturan yang dilanggar.
02:46KSP mengkoordinasikan kesepakatan sebagai pedoman pelaku usaha tentang batasan maksimal kandungan LTJ sebagai logam ikutan.
02:56Tadi sudah kita komunikasikan, dan alhamdulillah para dirjen termasuk pelaku usaha, termasuk dari baris krim, dan dari kejaksaan, sangat fleksibel.
03:09Karena aturannya kita tata rapi, kemudian tetapi ekspor tidak terhenti karena berdampak buruk juga kepada masyarakat saat ini.
03:20Banyak kapal-kapal yang tertahan karena memang satu, karena kekakuan aturan, karena tumpang tindih, karena keraguan-keraguan.
03:30Yang ketiga, karena rasa ketakutan juga dari pelaku usaha.
03:33Nah ini yang jangan sampai terjadi.
03:34Nah program KSP mendekat, kita selesaikan dan kita tuntas.
03:40Dan alhamdulillah semua stakeholder di sini dari kementerian lembaga sangat fleksibel,
03:46dan kemudian mendukung program prioritas nasional yang dicanangkan oleh Bapak Presiden,
03:52sehingga ini bisa berjalan dengan lancar, tertib, dan tidak ada keraguan-keraguan bagi para pengusaha.
03:59Tetapi tetap aturan yang berlaku harus dipenuhi, sehingga tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan yang nantinya akan merugikan negara.
04:10Saya rasa itu saja. Terima kasih.
04:11Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar

Dianjurkan