00:00Ujian bagi penegakan hukum di negeri ini sesungguhnya baru terjadi saat prosesnya menyentuh mereka yang sedang berkuasa atau punya pengaruh
00:09kuat dalam penyelenggaraan negara.
00:11Di titik inilah, publik akan menilai apakah penegakan hukum adalah panglima atau sekedar retorika politik saja.
00:20Dan kini ujian itu sedang berlangsung dalam kasus dugaan korupsi dan pencucian uang yang menyeret ex-Jaksa Agung Muda Tindak
00:29Pidana Khusus atau Jampitsus, Febri Adriansyah, sebagai tersangka.
00:34Bahkan publik sudah disajikan tontonan drama menegangkan yang terjadi saat berlangsungnya proses penggeledahan barang bukti di kafe dan rumah milik
00:43Jampitsus saat itu.
00:51Dua institusi penegak hukum berhadap-hadapan dengan senjata lengkap.
00:56Penyidik polisi yang menggeledah datang dengan kawalan pasukan BRIMOB bersenjata.
01:01Begitu pula pihak kejaksaan yang meminta bantuan tentara bersenjata laras panjang untuk berjaga di rumah kediaman ex-Jampitsus.
01:09Bahkan esok harinya, di bawah komando seorang jenderal, sejumlah prajurit TNI mendatangi polda Metro Jaya
01:16untuk meminta kembali bukti-bukti yang sudah disita polisi.
01:20Apa yang dipertontonkan ke publik ini membuat kita sulit untuk tidak menyebut bahwa ujian dalam penegakan hukum
01:27di kasus dugaan korupsi yang menyeret ex-Jampitsus Febri Adriansyah adalah rivalitas antara polisi dan juga kejaksaan.
01:42Presiden Prabowo pun turun tangan.
01:45Tidak saja menegur aparat penegak hukum untuk introspeksi,
01:48tetapi juga memanggil Menteri Pertahanan, Gaporri, Panglima TNI, dan Jaksa Agung Keistana Negara.
01:56Perseteruan antara sesama institusi penegak hukum dalam pemberantasan korupsi
02:00tidak saja memprihatinkan, tetapi juga memalukan sikap kooperatif dan kepatuhan kepada hukum
02:07harus kalah dari gengsi jabatan atau institusi.
02:12Belum lagi, bila ada praktik backing yang melibatkan pejabat tinggi negara
02:16dan terjadi politisasi kasus, maka penegakan hukum akan semakin tumpul ke atas.
02:28Oleh karenanya, Presiden Prabowo dan aparat penegak hukum harus menjadikan kasus dugaan korupsi
02:34yang menyeret ex-Jampitsus Febri Adriansyah
02:38sebagai momentum bersih-bersih penegak hukum dari korupsi.
02:41Bersih-bersih ini harus diikuti dengan pembenahan sistem, penguatan mekanisme pengawasan,
02:47dan sinergitas antar institusi, peningkatan akuntabilitas, serta keberanian menindak siapapun
02:55yang menyalahgunakan kewenangan, sehingga setiap pengungkapan kasus korupsi
02:59bisa betul-betul menimbulkan efek jerah bagi pelaku, baik yang sudah tertangkap ataupun yang belum.
03:06Hal ini perlu dipastikan kembali karena kasus korupsi masih terus saja terjadi.
03:11Negara tidak boleh terjebak dalam pertarungan antar lembaga,
03:15tetapi fokus untuk memastikan proses hukum berjalan profesional, independen, dan juga transparan.
03:27Inilah yang jadi ujian selanjutnya, Saudara.
03:30Pasca pelimpahan kasus kekejaksaan, baik polisi dan kejaksaan harus bisa menjawab skeptisme publik
03:37bahwa penanganan kasus dugaan korupsi dan pencucian uang dengan tersangka ex-Jampitsus Febri Adriansyah
03:44akan berjalan independen dan transparan.
03:47Jaga profesionalitas dan juga tumbuhkan budaya rasa malu,
03:52sehingga tidak ada lagi rivalitas di antara sesama aparat negara.
03:55Apalagi, hal itu terjadi karena untuk melindungi pejabat korup atau semata,
04:01hanya menjaga gengsi institusi.
04:06Terima kasih telah menonton!
04:06Terima kasih telah menonton!
04:07Terima kasih telah menonton!
Komentar