Skip to playerSkip to main content
  • 2 days ago
Terikat Janji Episode 101
Transcript
00:02How does your heart feel?
00:13Davina is crazy, crazy.
00:16What are you doing here?
00:17It's so cold.
00:21Yes.
00:23What are you doing in the morning?
00:30I'm walking in the morning.
00:32I'm walking in the morning.
00:35I'm walking in the morning?
00:37Yes. Why?
00:41What are you doing?
00:44I'm looking at your car in front of my house.
00:47I don't believe you're walking in the morning at this time.
00:53I'm walking in front of my house.
00:55Huh?
00:56Huh?
00:58I'm walking in front of my house.
01:00I'm not intelligent. Sorry.
01:04Oh.
01:05Oh.
01:12Kamu kangen sama saya?
01:15Huh?
01:29Gak usah pohon.
01:31Kangen saya.
01:32Bisa gak gak GR?
01:34Gak saya gak GR.
01:35Kamu selalu GR.
01:36Enggak.
01:37Sana ingat ya.
01:39Ingat perjanjian yang sudah kita bikin dari awal.
01:42Kalau misalnya kita saling melihat papasan atau apapun itu.
01:46Harus menghindar.
01:48Kamu kalau bisa memang melihat mobil saya dari sini.
01:50Kenapa kamu samperin mobil saya?
01:52Lagian kamu juga gimana sih?
01:54Gak jelas deh.
01:56Permisi.
01:56Saya mau.
01:57Awas, awas, awas.
01:59Bye.
01:59Eh, belum selesai.
02:07Davina pasti masih penasaran tentang gue.
02:10Bisa pun entah apa lagi yang bakal dia lakuin.
02:16Seena gak ngikutin aku kan?
02:18Eh, untung aja enggak.
02:22Wah.
02:24Davina, Davina.
02:26Mungkin kok bisa sih aku nyasar sampai dekat rumahnya Seena?
02:31Makanya nih otaknya nih mikirin Seena terus eh stop, stop.
02:34Top.
02:39Got IT.
02:41I just didn't want to go up there.
03:13Hey, that's it, please.
03:20Let's zoom in.
03:21Let's zoom in.
03:22Let's zoom in.
03:25You're not like this, sir.
03:28Sorry, sir.
03:30We're not going to zoom in.
03:31We're not going to zoom in.
03:34So, if you zoom in, it's not clear.
03:40You're not going to zoom in.
03:42I'm not going to zoom in.
03:45I'm not going to zoom in.
03:47I'm not going to zoom in.
03:48I'm not going to zoom in.
03:49I'm not going to zoom in.
03:49Okay, okay, okay.
03:54But from the body's posture,
03:56it's like it's similar.
04:01Senna.
04:01All this, Pamela.
04:07Let's see.
04:28Yeah.
04:29You're
04:31I'm forced.
04:33I have to report this to Kapolres.
04:36And you're ready to take the risk.
04:39You're going to take the duty of this film.
04:42How is it?
04:44I'm sure Davina is going to feel my identity, Dion and Reza.
04:48While she's not able to ask me to talk with cold and cold,
04:52she's always standing beside me.
04:55It's not easy.
04:56And she's always going to go quickly.
04:57I'm going to go quickly.
04:58Tomorrow I'm going to go with Davina,
05:00so that I can talk to her.
05:17Hello, Vic.
05:19Tomorrow we have a meeting for CSR events, right?
05:23Yes, that's right.
05:24What's up, Pak?
05:25Okay.
05:26Okay.
05:26Besok meeting-nya ajak tim marketing juga, ya?
05:29Saya ada satu ide yang lucu,
05:32yang bisa dikolaborasikan dengan tim marketing.
05:35Okay, okay.
05:35Baik, Pak.
05:36Malam ini saya langsung infokan ke tim marketing.
05:39Terima kasih banyak, Vic.
05:40Sama-sama, Pak.
05:41Selamat malam.
05:45Semoga acara ini bisa menjadi awal yang baik
05:50untuk hubunganmu sama Davina.
06:01Mudah-mudahan Sena belum dateng,
06:03biar aku nggak perlu ketemu sama dia.
06:06Tapi kalau dia sengaja nungguin aku kayak waktu itu...
06:09Aduh, gimana ya?
06:12Pokoknya, kalau aku lihat Sena,
06:14aku harus langsung menghindar.
06:16Jangan sampai dia kegeeran lagi kayak kemarin.
06:26Untung aja tadi nggak ada Sena.
06:38Pagi, Bestie.
06:39Pagi.
06:42Pagi.
06:45Pagi.
06:46Pagi.
06:47Pagi.
06:47Pagi.
06:47Jangan lupa ya,
06:48sebentar lagi lo akan meeting sama tim CSR.
06:51Hah?
06:52Gue?
06:52Iya.
06:53Hah?
06:54Kan gue udah chat loh.
06:56Ya emang dadakan sih.
06:58Baru pagi ini sih diputuskan.
07:04Ini bisa di wakilkan aja nggak?
07:08Tolong.
07:10Nggak bisa Davina.
07:13Soalnya ini tuh lo yang wajib dateng.
07:16Ya, meeting ini itu langsung diinfokan ke bokap lo.
07:18Dan bokap lo minta tolong gue memastikan bahwasannya lo akan datang.
07:26Oke.
07:28Yaudah.
07:29Kalau gitu lo langsung ke ruang meeting aja.
07:31Soalnya 5 mandi lagi akan dimulai meeting.
07:34Sekarang?
07:35Iya.
07:39Iya, iya.
07:44Ini aku lagi siap-siap ke kantor sayang.
07:47Kamu jemput aku ya.
07:48Kamu bisa kan?
07:49Aku pengen ke kantor sama kamu.
07:52Sayang.
07:53Udah lama lo aku ngeke kantor sama kamu.
07:55Berangkatnya pengennya bareng ya.
07:57Please.
07:58Emang supir kamu kemana?
07:59Aku udah pecat sayang.
08:01Jadi semua fasilitas aku tuh udah dibalikin sama Kak Davina.
08:05Terus dia ngasih aku supir kantor.
08:07Makanya I don't need him anymore.
08:09Ntar aku suruh supirnya jemput aku pas pulang aja ya.
08:11Aku berangkat terus sama kamu.
08:13Ya?
08:14Aduh.
08:15Muka sama badan aku masih merah-merah gini lagi.
08:19Tapi kalo ditolak.
08:21Ntar Jihan marah lagi.
08:23Ngerasa aku gak mau ngertiin dia.
08:25Yaudah-yaudah aku kesana sekarang ya.
08:28Oke.
08:30Yes.
08:30Yaudah sih ya sayang.
08:32Hati-hati di jalan.
08:33Iya sayang.
08:36Oke.
08:37Ready.
08:48Oke.
08:49Jadi untuk divisi CSR kita akan mengadakan kegiatan tanam pohon dan kita akan memasak city mi dengan anak-anak pantai
08:57asuhan dari Lendera Hati.
08:58Nah.
09:00Untuk ujung acaranya akan dilakukan penyerahan dana sosial CSR dari Kusuma Food itu sebesar 1,5 miliar rupiah.
09:13Aduh Davina ngapain sih ngeliatin Sena.
09:16Kalo sampe sana tau pasti aku diledekin sama dia.
09:21Cukup semalam aja aku bertindak bodoh dengan datang ke sekitar rumahnya Sena.
09:27Mulai sekarang aku gak boleh ngelanggar aturan yang aku buat sendiri.
09:34Harus saling menjauh.
09:35Dan untuk penyerahan secara simbolis akan dilakukan oleh marketing direktur kita.
09:42Yaitu Ibu Davina Rosalia Kusuma.
09:44Rencananya sih hari ini kita akan survei ke pantai asuhan-pantai asuhan ya.
09:50Kalo dari divisi CSR itu ada pesena langsung yang ngewakilin.
09:54Kalo dari divisi marketing Ibu Davina mau untuk ngewakilin.
10:04Semoga dia mau.
10:05Semoga dia gak nolak.
10:08Jadi aku bakalan pergi sama Sena.
10:11Gimana caranya saling menjauh kalo aku sama dia pergi ke pantai asuhan bareng.
10:15Tapi kan ini urusan kerjaan.
10:18Kalo aku tolak aku akan dianggap gak profesional.
10:22Karena mencampur adukan urusan pribadi sama kerjaan.
10:26Ya boleh.
10:30Oke kalo gitu.
10:31Jadi, aku tidak apa-apa.
10:33Saya tidak pernah pakai.
10:34Saya tidak apa-apa.
10:34Saya dapat tahan kenal.
10:58Sayang.
10:59Good morning, Sayang.
11:03Sayang.
11:06Sayang.
11:07Itu kenapa?
11:08Kamu okey?
11:09Oh, ini.
11:11Lalu merah.
11:13Gigit sama semut rangrang.
11:15Oh my God, serius kok bisa?
11:17Digigit gimana Sayang?
11:19Di bawah pohon.
11:24Kamu tahu kan aku, pagi-pagi emang suka jogging.
11:27Ya, pas lagi panas aku capek aku nadu di bawah pohon.
11:30Well, there's a lot of smudges in my life.
11:35There's a lot of smudges in my life.
11:37Unfortunately, there's a lot of smudges in my life.
11:40Sayang, what did you say to me?
11:43When you say that you don't need to meet me in the morning,
11:46it's bad for you.
11:48No, sayang.
11:51Smudges in my life
11:54to meet my love.
11:57Hmm, sayang, kok bisa aja deh?
12:01Iya dong, harus gitu dong sama tunangan.
12:06Yaudah kita berangkatin,
12:07ntar kamu telat lagi.
12:08Itu biarin aja.
12:09Biarin aja, lebih sedih.
12:12Oke.
12:15Hai sayang.
12:17Thank you sayang.
12:32Loh sayang, kok kamu sama merah-merah gini loh?
12:37Apa kita mampir apotek dulu kali ya?
12:39Beli salep.
12:40Kamu ada salep gak?
12:41Kayaknya ada deh salep di kotak P3 kasih itu.
12:44Di kasih dashboard.
12:46Oke.
12:48Yang ini kan?
12:49Iya.
12:53Yang ini sayang?
12:55Iya, iya. Yang itu, yang itu.
12:57Yang aku pakein ya.
13:07Sakit gak sayang?
13:08Enggak.
13:12Kalau kamu yang pakein sih,
13:14bentar lagi juga sembuh.
13:16Ih, kamu apaan sih sempet-sempetnya gombal?
13:19Enggak gombal, beneran.
13:23Makasih ya.
13:26Oke.
13:27Tutup ya.
13:32Ini aku tarusin lagi ya.
13:42Sayang.
13:44Hmm?
13:46Ini?
13:46Ini obat apa?
13:48Ini obat apa?
14:14Tuh.
14:20Itu suplemen aku buat nge-gym.
14:23Jadi kalau pake itu,
14:25aku bisa lebih ada tenaga waktu nge-gym.
14:27Sama lebih cepet kebentuk otot ya.
14:30Biar cepet jadi badannya.
14:33Suplemen kok bentuknya cairan gitu sih?
14:36Biasanya kan kapsul atau bubuk.
14:40Ada simpen dalamnya, Shay.
14:41Iya, iya, iya.
14:48Apa tadi namanya?
14:51Etomidate.
14:52Iya, iya.
14:53Etomidate.
14:54Nanti aku cari tau deh soal suplemen itu.
14:58Oke kalau gitu,
14:59kita permisi dulu ya, Bu.
15:00Pak.
15:01Makasih.
15:02Iya, iya.
15:06Oke.
15:07Saya mau ikut survei pantiasuhan ini demi ku Sumafur.
15:11Kamu tau saya profesional.
15:14Jadi jangan mikir macam-macam.
15:17Dan jangan pernah mikir kalau saya berusaha untuk melanggar
15:21janji yang sudah kita buat.
15:24Paham?
15:27Oke.
15:35Besti.
15:36Katanya lo sama Sena mau ke Pantai Asuhanan Terahati ya siang ini?
15:40Mau naik mobil kantor apa gimana?
15:41Biar gue yang ngatur.
15:43Gak usah.
15:43Sena mau mobil saya sendiri.
15:44Gak usah.
15:47Sena mau mobil saya sendiri.
15:49Sesuai perjanjian.
15:51Ya udah, kalau gitu gue gak jadi siapin driver sama mobil kantor ya.
15:55Gak usah.
16:00Ya udah.
16:07Sama Sena mau mobil saya.
16:09Enggak Sena.
16:10Sena bukan mobil saya sendiri.
16:13Saya kasih kamu kesempatan untuk tanya satu pertanyaan ke saya.
16:17Saya tunggu dia lebih.
16:20Davina gak boleh nolak.
16:22Oke?
16:27Jadi aku bisa tanya satu pertanyaan lagi ke Sena?
16:31Ya udah.
16:32Aku ikut dia aja.
16:33Tapi kok cuma satu sih?
16:35Kemarin boleh tiga.
16:39Kamu tadi udah sarapan kan?
16:41Udah sarapan.
16:45Berhasil juga dikeluar dari hutan kota itu.
16:53Ya udah, Pak.
16:54Coba ulang sekali lagi.
16:55Dari...
16:55Dari saya mau dipukul.
16:56Uang sekali lagi.
16:57Uang sekali lagi.
16:57Oke, baik, Pak.
17:01Tapi dari postur tubuhnya...
17:04kayak mirip.
17:08Sena.
17:10Ya udah gue berhitungkan sih.
17:12Di sana kan banyak berkebunan warga.
17:14Jadi pasti akan banyak warga yang menolong juga.
17:19Mau pesta, Postur?
17:22Efek kan?
17:26Kebetulan ya kamu nanya.
17:28Saya juga pengen nanya.
17:30Kenal ya?
17:31Sama cowok.
17:33Suka banget pake buff.
17:35Suka mukul dari belakang.
17:38Gak berani berhadap-hadapan langsung.
17:41Apa ngecut?
17:45Saya pernah baca...
17:46Orang narsistik itu...
17:48Memang suka membina orang lain.
17:50Terus lebih parahnya...
17:52Orang narsistik itu...
17:53Bisa mencelakai siapa saja.
17:56Gak pandang bulu.
17:57Gak punya empati.
17:59Keperempuan sekalipun.
18:04Kenapa dia sebut-sebut perempuan?
18:06Maksudnya Davina.
18:07Apa dia tahu?
18:09Kalau aku yang bikin Davina alergi.
18:13Tunggu, tunggu.
18:14Ini pada ngomongin apaan sih?
18:16Siapa yang narsistik?
18:17Yang gak punya empati siapa?
18:20Siapa?
18:21Ditanyakah sama dia?
18:22Nanti juga tahu.
18:27Kamu ngapain masih sama dia sih?
18:31Kemarin katanya cerita.
18:32Kalau dia di belakang kamu...
18:34...diam-biam masih suka ketemu Davina.
18:36Kalau saya sih putusin aja.
18:38Tidak.
18:40Kalau sasak ikut campur urusan orang lain.
18:42Siangnya ikut campur.
18:43Orangnya sudah cerita saya.
18:45Saya duluan ya.
18:51Tidak.
18:52Kamu cerita apa sama dia, sayang?
18:54Enggak.
18:54Enggak cerita apa-apa.
18:55Dia salah paham kali.
18:59Ya udah.
18:59Kamu gak usah deket-deketinya.
19:00Gak usah dengerin, ya?
19:01Iya, enggak.
19:02Bahaya.
19:05Sekarang, kamu semangat kerjanya.
19:08Terima kasih, sayang.
19:09Selamat hari yang baik.
19:10Terima kasih, kamu juga.
19:12Selamat tinggal, sayang.
19:15Sekarang aku makin yakin.
19:17Orang yang mukul dan ngikat aku di hutan kemarin.
19:20Pasti Sena.
19:22Aku akan balas kamu.
19:25Sena Alipurnama.
19:26Dan pembalasan kali ini...
19:28...akan lebih kejam dari yang pernah kamu bayangkan.
19:50Terima kasih.
20:02Itu dia, Veronica.
20:04Coba aku bicara sama dia.
20:11Halo.
20:14Selamat pagi, Mbak.
20:19Hei!
20:21Jangan sembarangan ya kalau bicara.
20:23Jangan seenaknya menuduh sami saya.
20:26Saya tidak menuduh.
20:27Saya hanya bertanya.
20:28Tanya apa?
20:29Kita gak ada waktu untuk ngeladenin Anda.
20:31Gak ada waktu untuk drama.
20:32Mas, kita pulang aja ya.
20:34Saya gak jadi pelaraga.
20:36Mood saya rusak.
20:39Yuk, ya.
20:40Ini kan istrinya Panovan.
20:43Tumben dia ambil kelas yang sama sama aku.
20:48Pagi.
20:50Pagi.
20:51Kebetulan kita ketemu ya, Mbak.
20:53Saya boleh duduk sini?
21:01Oh iya, Mbak.
21:03Saya mau minta maaf ya.
21:05Waktu itu saya udah marah-marah sama Mbak.
21:08Soalnya saya panik sekali ketika lihat Mbak marahin suami saya.
21:12Suami saya itu ada darah tinggi Mbak.
21:16Saya takut dia stroke kalau darah tingginya kumat.
21:19Soalnya sebelumnya dia udah pernah stroke ringan Mbak.
21:22Ampun deh rewelnya kayak bayi Mbak.
21:25Makanya saya langsung tarik dia waktu itu Mbak.
21:27Maaf ya Mbak ya.
21:33Kalau aku gak janji sama Angga untuk tutup mulut.
21:37Pengen rasanya aku bilang sama perempuan ini.
21:40Kalau suaminya udah maki-maki dan nuduh Rian selingkuh.
21:47Oh, oke.
21:51Ih, lagu banget sih.
21:53Aku udah merendah dan ngomong panjang lebar.
21:56Jawabannya cuma kayak gitu.
22:03Baiklah, semua sudah siap.
22:06Kita segera kelas remove-nya.
22:08Mari, saya duluan.
22:14Oke, sabar Mayang.
22:17Sabar.
22:18Demi bisa menyelidiki siapa kakaknya Rian dan apa yang sedang mereka rencanakan.
22:23Aku harus bisa deketin Veronica.
22:26Karena emang aneh banget sih.
22:28Tiba-tiba aja Davina nanya ke aku dan Mas Novan.
22:32Apa pernah kami melakukan kejahatan?
22:50Oh iya, lupa.
22:52Bayar gajinya Mas Reza.
22:55Cat aja deh.
22:58Kita nomor rekeningnya.
23:00Biar nanti aku langsung transfer.
23:13Mas Reza, saya minta nomor rekening kamu ya.
23:16Saya mau transfer gaji pertama dan terakhir kamu.
23:20Gaji pertama dan terakhir.
23:23Gue beneran dipecat sama Mbak Jihan.
23:26Kayaknya Davina sengaja deh ganti supernya Jihan.
23:30Supaya gue gak bisa korek informasi lagi dari Jihan.
23:34Serem juga ternyata Davina kalau marah.
23:36Langsung main cut off aja.
23:44Ini nomor rekeningnya Mbak.
23:46Bang Sentosa Asia.
23:4863-499-27843.
23:52Atas nama Reza Adi Saputra.
24:03Ini nomor rekeningnya Mbak.
24:06Bang Sentosa Asia.
24:0763-499-27843.
24:11Atas nama Reza Adi Saputra.
24:27Udah ditransfer.
24:30Bentar yang selesai urusan gue sama Mbak Jihan.
24:37Walaupun cuma sebentar.
24:40Sedih juga ya ternyata.
24:42Karena Mas Reza udah gak jadi supir aku lagi.
24:46Kita disini.
24:47Itu ada misi.
24:49Jangan pakai hati.
24:53Sap.
24:55Stop, Sap.
24:57Ingat kata Dion.
24:58Jangan main hati.
24:59Oke.
25:00Mendingan sekarang lo fokus sama misi.
25:02Cari cara lain.
25:04Supaya gue bisa ngorek-ngorek lagi soal di Pandika.
25:22Silahkan.
25:30Tenang Davina.
25:32Gak usah kesenangan dulu.
25:33Gak usah baper.
25:35Sena bisa melakukan semua ini.
25:37Hanya demi tugas penyamarannya dia.
25:59Gak usah.
26:00Gak usah.
26:00Gak usah.
26:00Gak usah.
26:02Gak usah.
26:18Gak usah.
26:19Gak usah.
26:23Gak usah.
26:25Gak usah.
26:26Gak usah.
26:27Gak usah.
26:28Gak usah.
26:35What's that?
26:37It's my account.
26:39It's my account.
26:40What's that?
26:44For your question?
26:46You make your question for me?
26:48Yes.
26:49I don't want to ask you.
26:54I'm giving you a question.
26:55What's that?
26:56I'm giving you a question.
26:58I'm giving you a question.
26:59But it's only one.
27:00If you ask what's left,
27:04it's not important to me.
27:06Can I answer one question?
27:08Yes.
27:10Just wait.
27:10I'm going to choose the question.
27:12Just give me time to think.
27:15Okay.
27:23Okay.
27:24As long as you don't have to say,
27:25okay?
27:27Can I answer it.
27:30Yes.
27:39When you helped me, I wanted to become a partner.
27:50Is that actually you helped me because of your mission and job?
27:57Or are you willing to help me?
28:03I don't need to know your mission and job, but please answer my question.
28:18Answer me.
28:28I'm going to take a job.
28:38I'm going to take a job.
28:41I'm going to answer my question.
28:48But that's also because I'm sorry for you.
28:53I see you very sad at that time.
28:56So, I'm going to help you.
29:00Well, you're wrong.
29:01He's talking like this, but just want to fool me.
29:05The truth is that from the beginning,
29:07I'm only part of his mission and his mission.
29:12I'm sorry.
29:14I'm sorry, I'm sorry.
29:16I'm sorry.
29:17I'm sorry.
29:18I'm sorry.
29:19You can't ask Davina if you're wrong.
29:22It's all right.
29:24That's what I'm sorry.
29:25I'll go first.
29:34Mbak, I'm going to go first.
29:37Hi, Mbak.
29:41Mbak, how are you going to go?
29:43How are you going to go?
29:44Because in fact, I'm going to talk to my friends.
29:48Thank you before.
29:49But I still have an agenda to the other place.
29:52And I'm going to send it online.
29:54I'm going to go first.
29:56I'm going to go first.
29:57Mari.
29:58Eh, sombong banget jadi orang.
30:02Ditawarin baik-baik malah kayak gitu kelakuannya.
30:05Gimana ya caranya supaya bisa akrab sama orang kayak dia?
30:13Ah, sambil nonton serial di Netflix.
30:18Wih, udah lebih 90 episode nih.
30:27Mahalini.
30:27Mahalini.
30:28Nyanyi terus.
30:33Yon.
30:35Cabut dulu gue ya.
30:37Nuh.
30:38Mana lo?
30:39Jihan ya?
30:40Enggak lah.
30:41Kalau tau sendiri gue udah gak jadi supirnya Jihan lagi.
30:44Gue mau keluar deh, mau terlotak.
30:46Cari cara lain buat ngelidikin di Pak Andika.
30:49Hmm.
30:50Udah, gue cabut dulu ya.
30:52Udah.
30:52Gue gak mau gue masak ini bener.
30:54Gak usah.
30:55Yuk.
30:57Kaci.
30:57Yuk.
31:03Kasian juga sih Reza.
31:06Demi mengemban misi dan tugas negara,
31:09dia harus menyampingkan hati dan perasaannya.
31:14Yah, tapi itu mungkin cara terbaik.
31:16Supaya dia tidak semakin dalam memiliki hati untuk Jihan.
31:27Gue mau kemana ya?
31:29Beneran gak ada ide nih.
31:31Siapa yang bisa gue jadi informan soal di Pak Andika sekarang?
31:36Ah.
31:36Gue tau.
31:37Melanie.
31:39Gue coba hubungin dia deh.
31:40Ajak ketemuan.
31:41Siapa tau gue bisa ngoprek informasi penting soal di Pak Andika.
32:01Ah.
32:06Akhirnya beres juga.
32:07Ah.
32:10Ah.
32:10Ah.
32:20Ah.
32:21Ah.
32:21Ah.
32:21Ah.
32:24Ah.
32:24Ah.
32:24particaan.
32:27Ma devam.
32:33Tengok
32:36Oke.
32:38Akhir2.
32:39Hai Melani.
32:40Apa kabar?
32:43It's been a long time since I haven't had the news.
32:49Hi, Zack. What's the best with me?
32:52What's up with you?
32:57What's up with you?
32:58Weeey.
32:59I'll answer it with you.
33:02It's a good deal.
33:03Are you still busy today?
33:05Let's meet you.
33:18What's up with you?
33:20I'm just trying to resign.
33:22If you want to meet you, it's fine.
33:25If you want to meet you, it's fine.
33:28Yeah.
33:30It's been a long time since I had to resign.
33:33It's just that I can't say anything about them.
33:38But it's okay.
33:39It's fine.
33:39Who knows he has an important information
33:41before he resign from the Department of Defense.
33:52Oh, yeah?
33:54It's true.
33:55We'll meet at Velvet Rose Cafe at 12.30pm.
33:58Okay, I can.
34:00See you next time.
34:07Bye.
34:07See you, I'm sorry.
34:11It's fine.
34:12See you next time.
34:13Right.
34:13Bye.
34:23And then, you are too bad.
34:23You are a kid.
34:23You are really bad.
34:24You are the kid.
34:25You are too close.
34:26Oh, no.
34:36Permisi, Bu.
34:37Di luar ada sopir barunya Non-Jih Han.
34:39Katanya mau ambil mobil.
34:42Sopir barunya Jih Han?
34:43Ya, Bu.
34:44Coba suruh ke sini.
34:45Saya mau lihat orang, ya?
34:46Baik, Bu.
35:03Selamat siang, Bu.
35:05Perkenalkan, nama saya Warsito.
35:08Saya supir baru yang ditugaskan dari kantor
35:11untuk nyupir Non-Jih Han.
35:13Kok supirnya udah tua gini, ya?
35:16Keliatannya lamban lagi.
35:18Apa kuat dia jadi supirnya Jih Han?
35:23Emang Bapak bisa nyetir?
35:25Bisa, Bu.
35:26Kan setiap hari saya mau ngumpir kantor.
35:29Ya udah deh.
35:31Keliatannya dia berpengalaman.
35:33Daripada Jih Han deket-deket sama driver kemarin.
35:36Ya udah.
35:37Bapak kerja yang bener, ya?
35:39Antarin anak saya ke mana pun dia mau pergi.
35:42Dan yang paling penting, Pak,
35:43Bapak nyetir hati-hati.
35:45Jangan ngebut, ya?
35:46Baik, Bu.
35:49Sumi, kamu ambilin kunci kasih ke Pak Warsito.
35:52Baik, Bu.
36:02Bapak, ini kuncinya.
36:06Terima kasih, Bu.
36:08Kalau begitu, saya pamit.
36:11Permisi.
36:13Oke.
36:17Bu.
36:28I don't know.
36:49Selamat siang, Bu.
36:50Selamat siang.
36:51Ibu dan Bapak dari Kusuma Food, ya?
36:54Iya.
36:55Perkenalkan saya Sena.
36:57Ini rekan saya, Davina.
36:58Davina.
36:59Saya Halida, Pak, Bu, pegurus panti ini.
37:02Baik, Bu Halida.
37:04Iya.
37:04Kami ke sini ingin mensurvey lokasi sekaligus ingin berkoordinasi untuk masalah besok acara.
37:13Itu sudah di data?
37:15Sudah, Pak.
37:16Sudah.
37:16Mari, silakan masuk dulu.
37:18Kebetulan anak-anak juga sudah menunggu kedatangan Bapak dan Ibu di dalam.
37:22Terima kasih.
37:23Iya.
37:28Anak-anak, sabar.
37:29Anak-anak, sabar.
37:31Hai.
37:33Ini nih.
37:34Nah, ini kenal ini.
37:35Ini Ibu Davina dan Pak Sena dari Kusuma Food.
37:39Ayo, ikut salin, salin, salin.
37:41Halo.
37:43Pinternya.
37:45Adik.
37:46Satu-satu jangan rambutan.
37:48Adik, bintang, bintang, bintang, bintang, bintang.
37:52Oh, anak-anak berapa kali.
37:55Maaf, Pak, Bu.
37:56Anak-anak di sini memang kurang kasih sayang orang tua.
37:59Jadi kalau ada tamu datang ke sini, mereka langsung nempel seperti ini.
38:03Gak apa-apa, Bu.
38:05Namanya siapa?
38:06Shakira.
38:07Shakira.
38:07Umurnya berapa?
38:08Pak Tau, Nek.
38:09Pak Tau, lucu banget sih.
38:12Adik.
38:14Apa yang mau gendong sini?
38:15Kalau gendong sini?
38:17Gendong.
38:24Nanti di gendong ya, satu-satu.
38:26Ini, siapa yang mau gendong sini?
38:28Kan.
38:29Apa sih, Nek?
38:30Ayo.
38:31Ayo, katanya mau gendong.
38:32Siapa yang mau gendong sini?
38:33Mau gendong.
38:36Mana lagi sini?
38:52Mama cantik kayak aku.
38:56Terima kasih, sayang.
38:59Panggilnya Tante Davina aja, ya.
39:02Aku Tante Davina.
39:05Jangan memanggilnya papa-papa.
39:07Jangan.
39:08Papa-papa.
39:21Aduh, maaf ya, Pak.
39:23Bu, anak-anak di sini, kalau ada tamu yang datang berpasangan, mereka pasti memanggilnya papa-papa.
39:30Ya Tuhan, mereka pasti sangat merindukan kasih sayang orang tua yang utuh.
39:36Makanya sampai panggil aku dengan sebutan Mama.
39:39Padahal baru aja ketemu.
39:42Anak-anak, Tante Davina, kita panggil Mamina.
39:46Dan Pak Sena, kita panggil Papi Sen.
39:48Gimana?
39:49Mau?
39:49Mau.
40:06Mau dengar dongeng?
40:08Iya.
40:10Mamina pintar banget ini.
40:12Tahu semua cerita dongeng.
40:14Minta diceritain ya.
40:16Aduh.
40:19Boleh, yuk.
40:20Yuk.
40:22Bagaimana kalau baca ceritanya sambil duduk, biar lebih nyaman, Bu?
40:27Boleh.
40:28Mari, Bu.
40:28Ayo.
40:29Ayo, kita berdongeng.
40:34Loh, ya ampun banyak banget.
40:37Apa lagi ini?
40:41Aduh, ya ampun.
40:49Mendingan aku sakit deh kalau kayak gini kerjaannya sebanyaknya ini.
40:52Mending di rumah sakit, istirahat.
40:55Mending tipes daripada ngerjain kerjaan.
41:01Apa lagi?
41:09Oke, jam berapa sih?
41:13Ini juga udah jam segini.
41:15Udah jam makan siang.
41:18Makan aja dulu kali ya.
41:20Biar nafas, biar healing, biar gak pusing kerjaan sebanyak ini.
41:26Oke.
41:30Nanti ya.
41:37Jihan, driver baru kamu dari kantor namanya Pak Warsito.
41:41Sudah ambil kunci mobil sama mama sejam yang lalu ya.
41:45Paling sebentar lagi dia sampai di kantor kamu.
41:48Warsito.
41:51Tapi ini mama ngechatnya udah setengah jam yang lalu.
41:56Kayaknya dia udah di lobby deh.
41:59Turun aja deh.
42:08Sebenernya aku udah cocok punya driver kayak Mas Reza.
42:11Dia tahu apa yang aku butuhin.
42:13Terus set-set kalau di jalan.
42:15Tapi yaudahlah, gimana lagi?
42:24Semoga Pak Warsito kerjanya lebih baik daripada Mas Reza.
42:28Semoga dia lebih cepet, lebih set-set.
42:33Oke.
42:42Mana sih drivernya?
42:44Kok belum ada mobilnya?
42:46Rasaan tadi jalan dari rumah udah sejam lalu deh.
42:51Tuh, mana lapar lagi.
42:54Wih, nyampe-nyampe.
43:09Itu dia mobilnya.
43:12Tapi kok lambat banget sih?
43:14Apa rusak ya mobilnya?
43:16Mamaan gak dipakai ini ya?
43:33Pak.
43:35Bapak driver yang disuruh sama kantor untuk nganterin saya kemana-mana ya?
43:41Betul, non.
43:42Nama saya Warsito.
43:45Umur saya 58 tahun.
43:49Saya sudah menikah.
43:51Istri saya namanya Ratna Sumarni.
43:55Pak.
43:56Alhamdulillah.
43:57Pak.
43:57Saya sudah dikorekannya enak.
43:59Oh, oke.
43:59Pak, pak.
44:01Udah ya.
44:02Perkenalannya udah.
44:03Saya lapar buru-buru ya.
44:04Ayo, Pak.
44:06Iya, non.
44:06Iya.
44:06Sebentar, non.
44:09Pak, boleh lebih cepet dikit gak ya?
44:10Iya, iya, non.
44:16Tolong cepet ya, Pak.
44:18Iya, iya, non.
44:19Makasih, makasih.
44:20Ayo, cepet jalan, Pak.
44:21Iya, non.
44:29Pak, ayo, Pak.
44:30Iya, iya, non.
44:44Ayo, Pak.
44:46Ayo, jalan.
44:48Iya, iya, non.
44:57Aku mau duduk ya.
44:59Eh, anak-anak.
45:02Biarin Papi Sen sama Mamina cerita di depan aja ya.
45:05Kalian dengarkan di sini.
45:06Iya, ibu.
45:08Ini dong.
45:09Ini dong.
45:10Ini dong.
45:11Apa ini?
45:12Kisah dua kambing.
45:14Iya, kisah dua kambing.
45:16Nanti Papi Sen sama Mamina jadi kambingnya.
45:24Jadi kambing.
45:26Oke.
45:27Mamina pintar jadi kambing.
45:30Papi Sen juga.
45:31Gimana suara kambingnya?
45:33Ba?
45:35Ba?
45:36Ba?
45:36Kalau Papi Sen suara kambingnya gimana?
45:38Kambing kurban.
45:40Mau disebleh.
45:47Oke, Mamina coba dibuka, dibaca, dibantu.
45:55Oke.
45:57Kita mulai ya.
46:02Pada suatu hari, ada dua ekor kambing bernama Papi Sen dan Mamina.
46:13Seekor kambing yang bernama Mamina ini tinggal di bukit sebelah barat.
46:21Dan seekor kambing yang bernama Papi Sen tinggal di bukit sebelah timur.
46:30Anjir.
46:33Oke.
46:35Lalu, di antara kedua bukit, itu ada sungai yang sangat besar, panjang, dan juga arusnya sangat deras sekali.
46:48Tapi, untuk melewati sungai tersebut, harus melewati jembatan yang sangat kecil dan juga sempit.
46:59Cuman bisa satu kambing yang melewati jembatan itu.
47:10Pada suatu pagi, kambing Mamina dan Papi Sen mau menyeberangi jembatan tersebut dari berbeda arah.
47:21Nah, pas sudah sampai di tengah-tengah, Mamina ngomong gini ke Papi Sen.
47:30Minggir dong, Papi Sen.
47:33Mamina mau lewat.
47:35Kan saya yang sampai duluan.
47:37Emangnya kamu aja yang sibuk?
47:39Aku juga sibuk.
47:40Mending kamu aja yang mundur.
47:42Aku yang lewat.
47:43Tapi kan Mamina sampai duluan.
47:45Kamu dong yang harus minggir.
47:46Aku yang sampai duluan.
47:48Kamu nggak usah egois.
47:50Aku sampai duluan.
47:51Kamu yang mundur.
47:52Tapi kan Mamina perempuan.
47:53Kamu harusnya ngalah.
47:55Kambing ini kok punya perempuan ke laki.
47:59Kamu yang mundur.
48:01Tapi kan kambing juga ada perempuan sama laki.
48:03Iya, lalu kambing Mamina dan juga Papi Sen.
48:07Mereka saling menyeruduk satu sama lain.
48:11Gimana menyeruduknya?
48:13Begini.
48:22Minggir.
48:23Kamu yang minggir.
48:29Kambing Mamina sama Papi Sen kecebur ke sungai.
48:34Iya.
48:37Jadi nggak ada yang berhasil melewati jembatannya.
48:42Bahasa deh.
48:43Iya.
48:46Jadi kesimpulan dari cerita ini siapa ya yang tahu?
48:51Jangan pelit.
48:52Apa?
48:53Jangan pelit.
48:54Jangan pelit.
48:56Jangan pelit.
48:58Bukan.
48:59Kesimpulannya adalah tidak ada pemenang dari sebuah perdebatan dan juga pertengkaran.
49:06Percuma kita melakukan sebuah perdebatan dan juga pertengkaran.
49:10Karena kalau mau menyelesaikan masalah itu semuanya harus dibicarakan dengan baik.
49:19Betul.
49:22Tapi masalahnya nggak akan muncul kalau kambing Papi Sen nggak bohong ke Mamina.
49:27Apa?
49:30Kambing Papi Sen nggak bohong.
49:33Kambing Papi Sen itu cuma mau melindungi jembatan supaya jembatannya tidak robo.
49:39Tapi kambing Mamina itu tidak mau mengerti kambing Papi Sen.
49:44Makanya ya terjadilah peristiwa seperti itu.
49:47Jadi nggak boleh ya.
49:49Harus mengerti ya.
49:50Semuanya harus bisa dibicarakan baik-baik ya.
49:51Harus ada yang mengalah ya.
49:53Mami Papi Sen penuh alasan.
49:55Aduh kusing.
49:58Wah bagus banget ya.
50:00Ceritanya.
50:01Ayo tepuk tangan anak-anak.
50:06Nah anak-anak sekarang kita biarkan Papi Sen dan Mamina istirahat.
50:11Sekarang kalian main bola di lapangan ya.
50:14Ibu sudah menyediakan bolanya yuk.
50:16Yuk.
50:33Jadi mau diantar kemana, Non?
50:36Kita ke Velvet Rose Cafe ya, Pak.
50:39Saya ingin, Non.
50:40Lokasi itu persisnya di daerah mana ya, Non?
50:44Bapak coba search aja deh di Maps.
50:47Pasti ada kok itu.
50:47Aduh, maaf seribu maaf, Non.
50:51Saya kurang paham aplikasi handphone.
50:56Lagi pula menurut aturan keamanan bergendara kan,
51:02seorang umudi yang nyetir itu
51:03nggak boleh melihat handphone atau menggunakan handphone.
51:08Karena membahayakan penumpang di belakang dan pengendara lain.
51:15Jadi,
51:17Munggu,
51:18Non Jihan saja yang terlihat map.
51:22Dan Indio nonton arahnya ke saya.
51:26What?
51:28Ini apa sih aku harus punya supir kayak gini?
51:31Masa harus aku yang bacain maps buat dia?
51:34Jangan, Non.
51:36Eee, yaudah.
51:37Ntar itu pertigaan di depan.
51:39Bapak ambil kiri aja ya.
51:41Baik, Non.
51:49Jadi, untuk acara besok,
51:51kita mulai jam 8 pagi.
51:54Dimulai dengan menanam pohon.
51:55Setelah itu siangnya makan siang.
51:58Terus setelah makan siang,
51:59dipenutupnya itu penyerahan hadiah
52:02dari Kusma Food untuk panti lentera hati.
52:05Ah, baik Pak.
52:07Saya akan siapkan anak-anak sejak pagi.
52:09Ya.
52:11Apa, apa, apa, apa.
52:15Mami!
52:18Buk!
52:27Kau dan aku jadi satu
52:31Di dalam ikatan cinta kita
52:35Kamulah cinta untukku
52:40Yang dikirim Tuhan untukku
52:59Terima kasih telah menonton!
Comments
SENADA MOVIES
Creator
Terikat Janji Episode 101

Recommended