Skip to playerSkip to main content
  • 2 days ago
[Dijuluki]Jodoh Terbalik di Altar
Transcript
00:12This is for upacar.
00:30Laira sadar aku melihat itu. Dia menyentuh gelangnya dengan lembut, layaknya itu bisa rusak.
00:34Dia mau aku memakainya. Aku harap kau gak keberatan.
00:37Dia tahu aku keberatan. Daemon gak hentikan dia. Dia cuma melihatku dengan dingin.
00:40Aku gak bakal berpasangan samamu, Serafina. Para tetua peduli sama darah peraku.
00:44Mereka kira itu bisa angkat Raja Alfa berikutnya.
00:47Dia menarik Laira mendekat.
00:48Tapi Laira mengandung penelusku.
00:50Gelang itu punyaku.
00:52Laira bersembunyi seolah aku yang menyakiti.
00:54Daemon melirik gelang itu lalu melihatku lagi.
00:57Itu janji buat gadis yang butuh perlindungan.
00:59Tangannya memegang perunya Laira.
01:00Dia memberiku masa depan.
01:02Laira melihatku dari belakang Daemon. Dia menangis tapi memasang senyum kemenangan.
01:06Lalu Daemon mengumumkan ke seluruh awal.
01:08Saat anakku lahir, Serafina bakal besarkan.
01:10Kayak anaknya sendiri.
01:13Buat sesaat aku kira sudah salah dengar. Lalu Daemon memperburuknya lagi.
01:16Kau bakal melayani Laira selama kehamilannya.
01:19Merawatnya hingga pulih.
01:20Besarkan anakku layaknya anakmu sendiri.
01:22Dia katakan itu seperti beri tugas pada serigala terhina di ruangan.
01:24Mungkin dia benar.
01:26Aku, Serafina, salah satunya penerus darah perak Silvercrest yang ada dalam seribu tahun.
01:30Ramalang bilang siapapun yang mengikat diri denganku bisa bangkitkan kekuatan Alpha sejati dan duduk kita ke Raja Alpha.
01:35Tapi aku juga seorang Omega, kasta yang diinjak orang jika tidak dibutuhkan.
01:38Bagi Daemon, darahku berguna.
01:40Tidak dengan diriku.
01:41Laira di sampingnya tersentak pelan.
01:43Daemon, jangan berkata begitu.
01:45Serafina selalu sangat baik dalam menjaga orang.
01:47Di markas besar Omega.
01:49Dia bantu semua orang, Daemon.
01:51Aku yakin yang gak bakal menghukum anak gak bersalah cuma karena dia tersakiti.
01:54Seluruh Allah ini, semua tatapan tertuju padaku menunggu aku menangis, memohon bumbuk seperti Omega kecil yang baik.
01:59Mataku panas bukan karena Daemon menolakku, tapi karena Laira tahu titik lemah yang kusembunyikan.
02:03Dan dia tetap pilih menekan tangannya di sana.
02:06Upacara ini belum disegel.
02:08Tanpa sumpah darah, tanpa tanda, sesuai hukum lama masih bisa dicabut.
02:12Seorang ketua bertukar pandang dengan tetualan.
02:13Itu memang benar.
02:16Aku menatap Daemon.
02:17Aku memang Omega.
02:18Tapi aku bukan pelayannya.
02:22Aku gak bakal besarkan anakmu dengannya.
02:25Aku mencabut pengikatan ini.
02:27Aku bakal terima jika ada serigala lain yang mau mengikat denganku.
02:33Semua orang berbisik.
02:34Darah perak.
02:35Apa Daemon bakal abaikan ramalan itu?
02:38Jika orang lain mengikat diri dengannya.
02:39Aku bisa lihat mereka terkejut, lapar, dan berhitung.
02:42Untuk sesaat, aku berpikir bakal ada yang maju.
02:45Lalu suara Daemon menyelah.
02:46Namamu masih tertulis di upacara kerajaan.
02:48Semua ruangan terpaku.
02:49Sampai para tetua resmi bubarkan upacara ini yang maju berarti mau melawan tahta.
02:55Gak ada yang bergerak.
02:56Itulah rencananya.
02:57Gak mau ikat denganku, gak mau bebaskan aku, menjebakku dengan hak kerajaan.
03:00Sampai para tetua mengubahku jadi sesuatu lebih tenang, lebih berguna.
03:03Yaitu pelayannya dan pengasuh penerusnya.
03:05Gak ada jantan yang berani sentuh Omega berdarah perak.
03:07Daemon dekati aku agar cuma aku yang bisa dengar.
03:09Sarah, dadaku berkecambuk.
03:11Nama itu selalu terasa lembut tapi malam ini bagaikan pisau.
03:14Jangan permalukan dirimu.
03:15Lalu dia berbalik.
03:17Gak ada yang mau mulai perang demikah.
03:19Buat sesaat, aku pikir dia benar.
03:21Bukan karena aku gak berharga, tapi karena semua jantan di ruangan ini lebih inginkan darahku dibandingkan selamatkan.
03:26Lalu pintu di ujung aula terbuka lebar.
03:28Sebelum orang bisa melihat siapa yang datang, Moira sudah masuk duluan.
03:32Moira ibunya daemon sama teriak luna masuk ke aula bakbadai dalam sutra.
03:36Dia menatap Leira yang ada di belakang daemon dan langsung menamparnya.
03:40Suara tamparan itu berkemadin.
03:41Dasar Omega gak tau malu.
03:42Berani ya kau bikin jamuan kerajaan jadi tontonan.
03:45Leira jatuh ke lantai sambil memegang kubinya.
03:47Air matanya bercucuran.
03:48Daemon berlari maju dan lindunginya.
03:49Dia ada di bawah perlindunganku.
03:51Moira menatap daemon seolah dia baru lihat itu pertama kalinya.
03:53Lalu dia menoleh padaku.
03:54Suaranya jadi...
03:55Serafina sayang, daemon sudah bikin kau malu.
03:58Biar aku yang urus dia.
03:59Tapi kau jangan bertindak gegabat.
04:00Biar aku tutup upacara ini dengan tenang.
04:02Tahta ini bakal terus melindungimu sampai kita putuskan kemana kau akan pergi.
04:06Kemana aku pergi bukan yang aku mau.
04:08Bukan orang yang kupilih.
04:09Aku menarik tangan.
04:10Kau mengikat aku pada daemon karena darahmu.
04:12Lalu dia bawa wanita ini kemari dengan pewarisnya.
04:14Dan beritahu kutuk besarkan anak mereka.
04:16Suaraku berhenti.
04:17Tapi aku tak berhenti.
04:18Aku gak bakal jadi pelayan mereka.
04:20Ruangan seketika senyap.
04:21Aku gak mau merawat simpanannya yang hamil.
04:24Dan gak bakal besarkan anak wanita lain.
04:25Karena daemon kira seorang Omega harus bersyukur atas sisa-sisa potongan.
04:29Tatapan Moira jadi gelap.
04:30Hati-hati, nak.
04:31Kau masih berdiri di dalam kerajaan.
04:33Darahmu.
04:34Milik Silver Crest.
04:35Sebelum itu jadi milikmu.
04:36Ulu hatiku serasa membeku.
04:37Itu memang benar.
04:38Daemon mau aku berguna.
04:39Lera ingin aku berada di bawahnya.
04:40Sedangkan Moira mau kuasai.
04:41Kalau malam ini gak ada yang mau mengikat denganmu.
04:43Para tetua bakal tentukan masa depanmu.
04:45Daemon tersenyum lagi.
04:46Malam itu tutup pertama kalinya aku merasa terjebak.
04:48Lalu ada suara berat membelah kehandingan Aula.
04:50Apa tawarannya masih berlaku?
04:52Semua orang menolak.
04:53Kyle berdiri di ujung Aula.
04:54Susutnya tinggi berpakaian hitam.
04:56Wajahnya sepecat salju.
04:57Dia putra pertama Aldri.
04:58Kakak tirinya Daemon.
04:59Penerus Alpha yang sebenarnya juga serigala terputuk yang gak bisa berubah.
05:03Dia melangkah maju.
05:04Lalu berhenti.
05:05Tangannya menyentuh bingkai pintu sejenak.
05:07Semua orang melihatnya.
05:08Penerus terputuk itu bahkan sulit berdiri.
05:10Daemon tertawa tebah.
05:11Kak, berhati-hatilah.
05:13Kalau Serafina memilihmu, besoknya dia pasti langsung jadi jangka.
05:18Kyle, jangan bersikap bodoh.
05:20Kau tahu darah perak bisa ada pada serigala terkutuk, itu bisa membulanku.
05:25Apa yang kubilang tadi masih berlaku?
05:31Tidak.
05:33Dia bilang serigala lain, bukan yang sekarat dan mengira bisa mengikat diri.
05:37Perut wajah Kyle gak berubah.
05:39Daemon mendekatiku.
05:41Lihatlah dia, Sarah.
05:42Dia gak bisa melindungimu.
05:43Dia gak bisa berubah.
05:45Dia bahkan kesusahan berdiri.
05:46Kalau kau pilih dia, pernikahan ini bakal jadi pemakaman sebelum esok.
05:50Tetapan layra melebar, lembut dan basah.
05:52Jangan lakukan itu padamu, Serafina.
05:54Kau gak perlu hancurkan dirimu, cuma karena kau tersakiti.
05:56Mayra manfaatkan kehandingan itu.
05:58Kalau gak ada jantan cocok yang mengikat denganmu,
06:01para tetua bakal putuskan masa depanmu.
06:03Ruangan itu mengurungku lagi.
06:04Daemon mengeluarkan tangannya bukan seperti kekasih, tapi seperti tali.
06:07Kesempatan terakhir, Sarah.
06:09Senyumannya dingin.
06:12Sesaat seluruh aula menunggu, mereka menungguku hancur.
06:15Aku lewatkan tatapanku ke arah Kyle,
06:17yang sekurus kertas dan pucat pasir.
06:19Penarus terkutuk yang dilupakan kawanan.
06:21Dan dia satu-satunya pria yang menanyakan jawabanku di ruangan itu.
06:24Bukan darahku, bukan kepatuhanku, bukan kegunaanku,
06:28tapi jawabanku.
06:29Jadi aku melewatkan tangannya Daemon.
06:30Senyumannya hilang.
06:31Raut wajah layra berubah, seluruh aula terdiam.
06:33Aku berjalan ke arah Kyle.
06:35Setiap langkahku terasa memotong tali yang mengikat di leherku.
06:38Suara Daemon membentak di belakangku.
06:39Serafina!
06:40Aku gak berhenti.
06:41Nah, pikirkan baik-baik.
06:42Sudah, untuk pertama kali aku sudah pikirkan.
06:44Lalu aku berhenti di depan Kyle.
06:46Dia melihatku ke bawah, pupil abunya stabil.
06:48Apa yang kau katakan?
06:49Itu masih berlaku?
06:50Tanganku masih gemetara, tapi jawabanku stabil.
06:53Iya.
06:53Seluruh aula terkesiap.
06:55Kyle gak melihat Daemon, gak melihat Moira.
06:57Cuma aku.
06:57Aku bakal mengikatnya.
06:59Beberapa tetua duduk tegak lalu terpaku karena pengikatan yang diucapkan dan diterima sebelum upacara gak bisa ditarik kembali.
07:05Daemon tertawa terbahak.
07:07Lanjutkan, Kak.
07:08Pegang tangannya.
07:09Kau sudah selesai mengacau, Serafina.
07:11Kalau kau berhenti sekarang, aku dan Layla masih bisa memaafkan kau.
07:14Kau masih berada di tempatmu sekarang.
07:16Dia melihatku dari atas ke bawah.
07:17Layla bersandar padanya.
07:18Kau hatiran terlintas di wajahnya seperti bagian dari sandiwaranya.
07:21Seluruh ruangan jadi senyap.
07:22Kyle mengulurkan tangannya.
07:24Bersamaan aku meraih tangannya.
07:25Jari kami terkunci.
07:26Garis ritual menyala putih.
07:28Lalu bercak hitam muncul dari bawah lengan Kyle.
07:31Itu bukan Nadinya.
07:33Itu kutukannya.
07:33Bercak hitam itu menyebar ke tangan Kyle melilit di tenggorokannya.
07:36Dan merambat ke wajahnya seperti sesuatu yang hidup.
07:38Semua orang di aula terkesian.
07:40Sejenak warna abu di matanya menghilang.
07:41Dan digantikan dengan warna emas cair.
07:43Ada sesuatu yang liar terkurung di sana.
07:45Kutukannya sedang aktif.
07:47Dia gak bakal bisa menahannya.
07:48Hentikan upacaranya.
07:49Para tetua langsung berjalan ke depan.
07:51Tapi garis ritual sudah mengunci pergelangan kami.
07:53Begitu ikatan terjadi gak ada yang bisa gagalkan.
07:56Tangan Kyle memegang tanganku mati perah.
07:58Tututnya lemas.
07:59Dan terjatuh mengantap alam.
08:01Darah dari mulutnya berceceran di batu perah.
08:03Semua orang terdiam.
08:04Kyle menatapku.
08:05Warna emas kelak klip di mata abunya.
08:06Lepaskan.
08:07Kalau kau berhenti sekarang.
08:09Kau masih bisa selamat.
08:10Iya serius.
08:11Meski dia sekarang di hadapan kawanan.
08:12Dia masih memberiku jalan ke luar lain.
08:14Damon melangkah maju.
08:16Apa kau gila?
08:17Aku sudah beritahu padamu Sarah.
08:19Kalau kau hentikan ini sekarang.
08:21Aku dan Lyra masih bisa maafkan kau.
08:23Aku gak melihatnya.
08:23Intonasi Damon semakin tajam.
08:25Jangan buang nyawamu demi buktikan sesuatu.
08:27Aku tetap gak melihat ke arahnya.
08:28Jariku menggenggam Kyle makin erat.
08:30Kutukan itu menyalah hitam di antara kamu.
08:32Semua serigala di sana menunggu ku lepaskan tangan.
08:34Tapi aku malah mendekat padanya.
08:36Kyle berikan padaku.
08:37Lalu tanpa mengalihkan tatapan darinya.
08:39Tanganku meraih tepi perak altar itu.
08:42Aku gak lepaskan dengan mata Kyle terpang padaku.
08:44Aku gesekkan telapaku di sepanjang tepi altar.
08:46Rasa sakit tajam menusuk.
08:48Darah-darah tumpah di kulitku.
08:49Seluruh orang di aula terkesia.
08:51Sebelum ada yang menghentikan aku.
08:52Aku menekan tangan berdarahku ke simpel kutukan yang ada di lenganya Kyle.
08:56Sebuah cahaya meledak di antara kami.
08:58Rasanya dingin dan silau.
08:59Cukup dahsyat untuk guncang altar di bawah kita.
09:01Kepala kummenada.
09:02Suara patah-patah keluar dari tenggorokan.
09:04Kutukan itu melawan balik di bawah telapaku.
09:06Bercak hitam itu melilit di kulitnya.
09:07Berusaha melilit ke arah tenggorokannya lagi.
09:09Jadi aku menekan lebih kuat.
09:10Tetaplah dengan.
09:11Bercakan hitam itu berhenti.
09:12Lalu mulai mundur dengan pelan dan enggan.
09:15Garis ritual di bawah kami menyala putih panas.
09:17Melingkari tangan kami yang saling bergenggaman.
09:19Hingga sebuah tanda perak membekas di kulit kami.
09:21Ritual pengikatan kami gak gagal.
09:23Itu tetap berlaku.
09:24Kyle terjatuh berlutut satu kaki.
09:25Bibirnya masih berdarah.
09:26Tapi warna emas sudah pergi dari matanya.
09:28Pupil abu itu kembali lagi.
09:29Dia hidup.
09:30Tetua paling tua melihat lengan kami.
09:31Ikatannya sudah disegel.
09:34Berdasarkan hukum lama.
09:35Serafina si darah perak.
09:36Telah dimiliki oleh Kyle.
09:38Penerus juga putra sulung Silvercrest.
09:40Sebuah kata membelah batu altar.
09:42Tanda hak kerajaan yang sebelumnya tertulis nama Damon.
09:44Di samping nama ku terbakar dan menghilang.
09:46Di posisi itu nama Kyle terukir dengan cahaya perak.
09:49Wajah Damon memucat.
09:51Dia memaksakan tertawa.
09:52Dia masih terkutuk.
09:54Kau pikir darahmu bikin dia lebih kuat dari ku?
09:56Sebelum aku menjawab.
09:57Tanda perak di lenganku menyala lagi.
09:59Di lengan Kyle juga.
10:00Cahaya ritual bergeser.
10:01Itu gak cuma melingkari aku.
10:03Tapi juga melingkari Kyle.
10:04Wajah tetua itu pucat.
10:06Darah itu menerima Kyle.
10:07Seluruh awal terdiam.
10:08Damon berhenti bernapas.
10:09Ramalan itu gak sirna.
10:10Cuma sudah berlalu.
10:13Seluruh awal ini.
10:14Kyle masih berlutut satu kaki.
10:15Darah di bibirnya satu tangan bertumpu pada altar.
10:17Tapi genggaman tangannya tak lepas.
10:19Tanda perak di lenganku menyala sekali.
10:21Dia menjawab.
10:22Akhirnya Damon bersuara.
10:23Ini belum rah ya.
10:24Tetua tertua melihat tanda kerajaan yang terbakar.
10:26Lalu ke genggaman tangan kami.
10:28Raut wajah Damon mengeras.
10:29Dia bahkan gak bisa berkiri.
10:30Kyle menengadah perlahan.
10:31Dari ritual aku merasakan rasa sakit yang dia sembunyikan.
10:33Sakitnya sampai menusuk tulang.
10:35Lalu dia bangkit dengan susah payah.
10:36Gak stabil.
10:37Tapi dia tetap bangkit.
10:38Lihatlah aku.
10:39Kali ini gak ada yang tertawa.
10:40Moira melangkah maju.
10:41Kyle.
10:42Kau butuh penyembuh.
10:43Serafina harus disini.
10:45Sampai Dewan memutuskan harus apa selanjutnya.
10:47Kyle menatapnya.
10:48Tidak.
10:48Satu kata pelan dan tegas.
10:50Seluruh awal terpaku.
10:51Ekspresi Moira jauh lebih surah.
10:52Ini bukan waktunya pertahankan bensi.
10:53Gak ada yang boleh putuskan buat pasanganku.
10:55Rasa dingin menjalar di seluruh ruangan.
10:57Selama 13 tahun mereka bicara seolah dia sudah mati.
10:59Malam ini dia gak tinggikan suaranya.
11:01Tapi semua serigala menuruti perintahnya.
11:03Minggian.
11:04Serigala yang menghalangi larong pun memberi jalan.
11:06Damon menatapku seolah dia masih berharap aku melihat ke belakang.
11:09Jari Laira mencengkram di bajunya.
11:10Aku gak menolak.
11:11Kyle membawaku keluar dari aula.
11:12Ngorbanan setiap langkahnya makin besar dari yang terlihat.
11:15Setelah pintu di belakang kami tertutup.
11:16Genggaman tangannya semakin ras.
11:18Suaranya jadi renang.
11:19Sekarang tanyakan semua yang mau kau tanya.
11:22Kyle membawaku keluar dengan tangannya masih menggenggamku.
11:25Sejenak pertanyaan itu terlintas begitu saja.
11:28Tapi tubuhnya terkuyuk.
11:30Rasa sakit menusuk genggamannya.
11:32Jadi aku diam dan ikut dia ke menara utara.
11:34Gak ada yang berani hentikan kami.
11:35Kamarnya dingin dan kosong.
11:37Sebuah ranjang sempit.
11:38Meja berat.
11:38Petai yang dipasang rapi di dinding.
11:40Gak ada bunga.
11:41Gak ada pelayan.
11:42Gak ada persiapan buat mempelai wanita.
11:43Tapi semuanya bersih.
11:44Ranjang dibuat rapi.
11:45Buku-buku tersusun rapi.
11:47Bahkan botol obatnya dibuat berurutan.
11:48Kyle telah dilupakan di sini.
11:50Tapi dia gak biarkan dirinya terpuru.
11:51Buat pertama kalinya pada malam itu.
11:53Gak ada tetua, kawanan, atau demon yang melihat.
11:55Gak ada laira.
11:56Cuma aku dan udara terkutuk yang sudah jadi pasangan.
11:58Kyle lepaskan jaket hitam.
11:59Letakkan di sebelahnya.
12:00Tanpa jaket itu dia tampak lebih kurus.
12:02Terlalu pucat, terlalu lelah.
12:03Seseorang yang hidup dalam kutukan bertahun-tahun.
12:05Sebelah tangannya bertumpu pada meja.
12:07Tanyakan.
12:07Jariku mengepal di dalam lengan bajuku.
12:09Apa kau tahu?
12:15Karena darahku bisa buat kau tetap hidup.
12:17Kyle cuma diam.
12:18Aku pikir dia bakal membantah.
12:20Lalu dia melihatmu.
12:21Aku gak mau berbohong padamu.
12:22Talu mendadak aku tahu yang keluar dari mulutnya bakal menyakitiku.
12:26Kyle gak alihkan tetapannya.
12:28Begitulah cara aku tahu sebelum dia menjawab.
12:29Benar, aku tahu darah perak bisa menahan kutukanku.
12:32Aku terdiam sejenak.
12:33Demon ingin penerus.
12:35Tertua ingin ramalan.
12:36Kyle ingin obat.
12:37Tanpa ku sadari aku menangkah mundur.
12:39Kyle melihat itu, tapi dia gak ikut.
12:41Kalau aku cuma mau darahmu saja, aku sudah minta bertonton lalu.
12:44Mungkin kau menunggu sampai aku putus asa.
12:46Kata-kata itu keluar lebih pelan dari yang kumang.
12:48Rautnya berubah, tidak marah, tapi lebih buruk.
12:50Karena dia tahu aku berhak berpikir begitu.
12:52Mungkin aku pantas dapatkan itu.
12:53Tapi berdesis di antara kamu.
12:54Aku benci dia jujur.
12:55Aku benci kejujuran itu menyakitkan.
12:57Lalu kenapa malam ini?
12:58Karena demon buat kau berdiri sendiri.
13:00Dan aku tahu gimana rasanya.
13:02Tanganku terkebal perak mendadak aku buka cara menjawab.
13:05Karena dia gak minta aku mengasihi dia.
13:07Dia memberitahuku kalau dia sudah melihatku.
13:08Kalau aku bertahan, itu bukan karena kau butuh aku.
13:11Aku tahu.
13:12Kalau aku bantu kau, itu bukan berarti kau boleh manfaatkan aku.
13:16Tentu saja.
13:17Enggak.
13:17Ruangan jadi hening.
13:18Aku melihat ke arah bawah bajunya di mana.
13:20Kutukan itu hampir bunuh dia di hadapan orang.
13:22Tanganku masih gemetaran, tapi suaraku terdengar jelas.
13:25Kau sudah mengikat diri denganku di depan kawanan.
13:27Jadi tunjukkan padaku.
13:29Serafina.
13:30Tunjukkan kutukannya padaku.
13:32Kyle terdiam sangat lama.
13:34Lalu dia melonggarkan ikatan kaosnya.
13:36Kain itu terbuka.
13:37Tanda kutukan bertengger di tengah dadanya.
13:39Warna merah gelap di kulit sepucat tulang.
13:40Melingkar seperti sesuatu yang hidup di kulitnya.
13:43Aku sudah melihat dia berdarah.
13:44Sudah melihat dia terjatuh di altar.
13:45Tapi ini lebih buruk.
13:46Kutukan itu gak cuma menyegal serigalanya.
13:48Tapi juga memangsa dirinya.
13:49Jariku terang apa lagi.
13:50Lalu kupaksa dia.
13:51Aku mau menyentuhnya.
13:53Serafina.
13:54Kau yang mau mengikat diri denganku.
13:56Jangan bersembunyi dariku lagi.
13:57Aku pikir dia bakal menolak.
13:59Lalu dia menganggung.
14:00Aku menekan telapaku pada tanda itu.
14:02Seluruh tubuhnya terkunci.
14:03Rasa panas menjalar ke tanganku.
14:04Terasa tajam dan kasar.
14:06Bukan aku tapi dia.
14:06Darah peraku langsung menjawab.
14:08Sesuatu di dalamnya juga menjawab.
14:09Aku merasakan itu mengenai segalanya dua kali.
14:11Seekor serigala terjebak di balik besi.
14:13Melempar dirinya melawan kegelapan.
14:14Nafas kaya tersenggal.
14:15Kilauan emas menembus mata abu-abunya.
14:17Serigalamu masih di sini.
14:18Di bawah tanganku dadanya terang.
14:20Serigalamu gak pergi.
14:21Aku merasakan es di hari.
14:22Kilauan emas muncul dari matanya lagi.
14:24Kayak api di bawah es.
14:25Lalu genggamannya semakin erat.
14:26Kali ini saat dia sebut namaku.
14:28Itu gak kedengaran kayak manusia sepunyuknya.
14:30Aku bahkan gak lihat dia bergerak.
14:32Tadinya aku berdiri di hadapannya.
14:34Dengan tanganku menekan dadanya.
14:35Lalu punggungku jatuh keranjang.
14:36Kayak menimpaku.
14:37Satu tangan menopang di sisi telingaku.
14:39Satunya lagi mengunci lenganku.
14:41Bernapas seperti keluar dari dasar laut.
14:42Tanda kutukan itu berkobar di telapaku.
14:44Tepinya menyala.
14:45Menyebar kaya retakan pada kaca terbakar.
14:47Ada yang salah pada matanya.
14:48Aku bisa rasakan serigalanya menentang ikatan itu.
14:50Serigalanya mau menembus keluar meraihku.
14:52Pupil matanya menjadi sifit.
14:53Rahannya mengatup hingga terdengar gigi bergesek.
14:55Berhenti menyentuhku.
14:57Kalau kau terus...
14:58Dia gak sempat selesaikan karena aku merasakan ikatannya berdenyut.
15:01Serigalanya yang terjebak di seigel menghampam ke arah tanganku dengan sekuat tenaga.
15:04Kyle menatapku dari atas dengan setengah rusak dan setengah liar.
15:07Semua otot tubuhnya terkunci.
15:08Menahan dirinya.
15:09Meski kayak gini, dia tetap gak menyakitiku.
15:11Lalu Kyle menciumku.
15:12Tidak lembut juga tidak berhati-hati.
15:14Layak ikatan itu ditarik terlalu keras hingga kami bisa berpura-pura.
15:17Itu bukan cuma ritual.
15:18Tanda di telapaku berubah putih keemasan.
15:20Tubuh Kyle terkunci.
15:21Matanya berbinar keemasan.
15:22Dalam sekejap, aku melihat yang sudah terkurung 13 tahun di sana.
15:25Bukan pewaris terkutuk, tapi serigala.
15:27Lalu ruangan itu dipenuhi cahaya.
15:30Saat cahayanya memudah, Kyle berbaring di lantai samping ranjak.
15:33Dalam kondisi gasadar, tanda kutukan yang didadanya terbelah lurus di tengah.
15:37Untuk beberapa detik, kira aku sudah membunuhnya.
15:39Lalu aku merasakan detak nadi lemah dari ikatan.
15:42Tapi di saat itu, aku berada di sesinya sampai nafasnya stabil.
15:44Aku pasti tertidur sebelum fajar.
15:47Aku dibangunkan sinar matahari dan suara goresan penak.
15:49Kyle sudah ada di depan meja.
15:50Menulis soal dia gak kenapa-napa di hadapanku beberapa jam lalu.
15:53Dia masih terlihat kurus dan pucat.
15:55Tapi wajah cekumnya sudah gak setajam sebelumnya.
15:57Wajahnya juga sudah lebih berwarna.
15:59Tangannya yang pegang pena gak gemetara lagi.
16:01Ini hal kecil yang gak mungkin.
16:02Dia sadar aku melihatnya, jadi dia turunkan pena.
16:05Tatapannya tertuju pada tanganku yang terbang.
16:07Kau membukanya lagi semalam.
16:08Aku menatap tanganku, sayatan dari altar terbuka lagi.
16:11Aku tak apa.
16:12Tidak.
16:13Kau berdarah karena aku.
16:14Di pasar timur ada toko obat yang salap mereka lebih baik dari semua yang ada di benara ini.
16:18Aku hampir tertawa.
16:20Setelah semua terjadi, kau mau belikan obat buatku.
16:23Aku mau melakukan sesuatu berguna sebelum kau berpikir aku cuma jago dalam hal sekarang.
16:26Sebelum aku menjawab, terdengar suara ketukan pintu.
16:28Tuan Kyle, pasar timur buka lebih cepat.
16:30Ada kiriman obat langka baru tiba.
16:31Kyle melihat telapaku, lalu mengambil jaketnya.
16:34Kita pergi sekarang.
16:36Pasarnya ramai dan risik.
16:38Di kio selatan aku mendengar suaranya demon.
16:40Itu suaranya demon.
16:41Kandungannya harus kuat.
16:42Pasangan takdirku mengandung bawah risku.
16:44Dia berdiri di samping kios sambil memeluk layra.
16:46Saat dia melihatku, tetapannya tersuju pada telapaku yang diperban.
16:48Lalu beralih ke tanda perak di lenganku.
16:50Sarah, kau sudah berdarah dibuatnya.
16:52Gimana malam pertama kalian?
16:53Atau kutukannya mengacaukan itu?
16:55Serafina terbiasa selamatkan orang yang gak pilih dia duluan.
16:58Dulu kau sebut itu kebaikan waktu kau butuh itu dariku.
17:01Serafina, aku gak bermaksud.
17:03Memang itu maksudmu.
17:04Itu masalahnya.
17:05Aku menoleh dan melihat akar bayangan bulan.
17:07Apa itu bisa melemahkan kutukannya?
17:09Obat yang bisa lemahkan kutukan tingkat jiwa.
17:11Tangan layra menimpa tanganku.
17:13Matanya sudah basah.
17:14Serafina, tolong.
17:16Aku butuh ini.
17:17Aku gak lepaskan bibir layra gemetaran.
17:19Dia menoleh pada Damon.
17:20Suaranya berbisik.
17:21Dia gak bakal biarin aku ambil obat itu buat anak kita.
17:23Wajah Damon seketika langsung surang.
17:25Dia mengulurkan tangannya.
17:26Berikan itu padanya.
17:28Aku yang ambil duluan.
17:30Senyuman Damon hilang.
17:31Sebelum dia menjawab, Kyle melangkah maju.
17:33Udara menjadi tercekak.
17:34Toplas kaca dirak mulai gemetaran.
17:36Dia pasanganku.
17:37Coba saja kau bicara padanya lagi.
17:38Damon secara naluriah mundur bukan kemauannya.
17:40Lalu wajahnya menjadi gak enak dilihat.
17:43Dia berhenti melihatku.
17:44Kau masih ingat malam itu, Kak?
17:45Malam kau dikutuk.
17:47Kau masih umur enam tahun.
17:48Kau berteriak pada ayah berjam-jam.
17:49Tapi dia gak datang.
17:51Damon, aku maju ke depannya.
17:52Dia berkedip kaget.
17:54Bisa-bisanya kau bicarakan hidup orang yang rusak.
17:57Padahal kau mudah ditipu dengan modal air mata.
18:00Wajah layra memucat.
18:01Rahang Damon mengatuk keras.
18:02Aku melihatnya dari atas ke bawah.
18:04Setidaknya kutukan Kyle bisa disembuhkan.
18:05Gimana denganmu?
18:06Mulut Damon terbuka.
18:07Sebelum dia menjawab, tekanan Kyle menembus kios itu.
18:10Dia mundur ke belakang.
18:11Semua orang melihat itu.
18:12Kyle mengambil akar bayangan bulan dari tanganku dan letakkan poin di atas meja kios.
18:15Ini milik pasanganku.
18:17Ini belum berakhir.
18:19Itu masalahnya.
18:20Damon menyeret lahira pergi sebelum serigalanya mengkhianatinya lagi.
18:23Saat mereka pergi, aku melihat sudut bibir Kyle berdarah.
18:26Kutukannya menyakitinya layaknya dia alfah.
18:28Dan itu menghukumnya karena hal itu.
18:31Aku menyuruhnya duduk.
18:32Kyle mencoba bilang dia tak apa.
18:34Lalu darah percucuran dari mulutnya lagi.
18:35Aku menatapnya.
18:36Jangan berpura-pura lagi.
18:38Ikatan itu mematahkan kutukan.
18:40Tapi gak cukup.
18:41Kalau aku mau patahkan itu, aku harus lakukan langsung.
18:45Gimana?
18:46Dengan darahku.
18:47Tanganku memegang tandanya setiap malam.
18:50Itu bisa menyakitimu.
18:51Itu darahku.
18:52Aku yang pilih mau digunakan buat apa.
18:54Dia terdiam sejenak.
18:56Lalu dia duduk di ranjang dan membuka kaosnya.
18:58Tanda kutukan tampak lebih gelap, lebih marah.
19:00Saat aku menyentuhnya, seluruh tubuhnya terkunci.
19:03Segalnya melawan.
19:04Begitu juga dengan serigala yang terkerangka.
19:05Pada malam pertama, aku terus memandang tanda itu.
19:08Di malam ketiga, aku gak bisa lagi mengabaikan perubahan nafasnya saat kutukan itu melawan balik.
19:12Saat rahasia terkatuk keras, saat dia menatap atap layaknya menghitung batu adalah cara dia buat tetap sadar.
19:17Apa itu sakit?
19:19Gak sakit.
19:19Di malam kelima, itu menjadi rutinitas.
19:21Menyentuh tandanya, menahan tekanan, menunggu sampai sigilnya berhenti melawan, lalu lepaskan.
19:25Jadi aku pun lepaskan kayak biasa.
19:27Kyle menahan lenganku tapi tidak kuat.
19:29Cukup cepat buat hentikan aku.
19:30Ikatan antara kami menjadi erat.
19:32Nafasku tercekat.
19:33Matanya terangkat menatapku.
19:34Terlihat gelap dalam cahaya aku.
19:35Jangan lepaskan kayak gitu.
19:37Kenapa?
19:37Karena saat kau begitu, serigalanya mau ikut.
19:41Aku terbangun karena mendengar suara yang bukan suara manusia.
19:44Ranjang di sampingku kosong.
19:46Kyle ada di sudut ruangan sambil bertumpu satu lutut.
19:48Tubuhnya gemetaran, terlihat menyakitkan.
19:50Kukunya sudah berubah jadi cakar panjang yang memboris sepanjang batu dan tinggalkan tanda putih dalam.
19:54Lalu dia menengadah.
19:55Mata emas dan pupil berbentuk celah lebih mirip serigala daripada manusia.
19:59Pergi.
19:59Saat kamu mendekat, ikatannya bisa memperburuk.
20:02Aku turun dari ranjang.
20:03Dia membentur tembok saat mencoba menjauh.
20:05Serafina, jangan.
20:06Aku berlutut di hadapannya dan telap aku mendekat dadanya.
20:08Sebuah cahaya perak meledak di antara kamu.
20:10Tanda kutukan itu terbulah.
20:11Kyle menengadah kepalanya dengan suara setengah mengerikan setengah lega.
20:14Lalu dia melihatku lagi bernafas tersenggam setengah manusia serigala.
20:17Dan terus menyebut namaku seolah itu hal yang bisa menjegah dia hancur berantakan.
20:21Suruh aku berhenti.
20:23Katakan itu sekarang.
20:24Aku masih bisa.
20:25Aku gak bakal kemana-mana, Kyle.
20:29Aku gak lari.
20:30Kyle menetapku.
20:31Mata emasnya berkilau.
20:32Lalu tangannya mencengkeram pinggangku dan satunya lagi ke belakang leherku.
20:35Itu serigalanya.
20:36Tanda kutukan berkobar di antara kami.
20:38Cahaya perak dan hitam saling berlawanan.
20:39Setiap sentuhan membuat segelnya melebar.
20:41Aku membiarkan darahku menjawab.
20:42Membiarkan banjiri setiap pertakan.
20:44Cakarnya mencengkeram pada batu di sampingku hingga batunya pecah.
20:47Tapi dia gak pernah sakitiku.
20:48Dan saat aku sadar kalau bagian segel terakhir lepas, kutukannya pun hancur berkeping.
20:52Waktu cahayanya sirna, tanda didedanya hilang hampir tak bersisa.
20:55Dia terlihat berbeda.
20:56Lebih kuat dan hangat.
20:57Berubah jadi lebih baik sesuai yang kuharap.
21:00Harusnya kau lari.
21:01Kau terus berkata begitu.
21:03Kau gak mendengarkan.
21:06Terbiasalah.
21:06Lalu dia tertawa.
21:07Pelan, kasar, dan nyata.
21:09Tangannya ke belakang leherku dan menciumku.
21:11Gak kayak ciuman kemarin yang dirampas kutukan.
21:13Yang ini gak mau berhenti.
21:14Cakarnya hilang.
21:15Tangannya berubah wujud manusia.
21:16Stabil, hangat, dan ada dimana-mana.
21:19Gak ada yang mengganggu kami.
21:20Gak ada yang menariknya.
21:21Saat aku terbangun, bulan sudah melewati seluruh rangit.
21:24Tangan kail yang hangat membungkus pinggangku.
21:26Nafasnya pelan dan dalam.
21:27Hawanya mengenai belakang leherku.
21:28Pria yang lagi menempel padaku lebih ramah dan hangat dari pria yang ku nikahi.
21:32Begitu koko hingga membuatku memenjamkan mataku dan tetap berada di posisiku.
21:37Matahari menyinari wajahku sebelum mataku terbuka.
21:39Ranjang di sampingku kosong, tapi masih hangat.
21:42Lalu aku mendengar suara air mengalami.
21:43Kail berdiri di depan baskom menyiram wajahnya.
21:46Dan aku terdiam.
21:47Karena pria yang berdiri di sana gak kayak orang yang sudah aku nikahi.
21:50Kerongka-berongka itu telah hilang.
21:51Tulang tajam itu telah melunak di bawah otot.
21:53Bahunya sudah jauh lebih lebar.
21:55Selama 13 tahun, kutukan itu terus menggorokotinya.
21:57Sekarang tubuhnya mengambil semuanya kembali.
22:00Apa?
22:00Tak apa.
22:01Kau kelihatan kayak bisa menang di perkelahian.
22:04Mulutnya berkedut.
22:05Aku gak bermaksud apa-apa.
22:07Aku selalu menang berkelahi.
22:09Kau bahkan gak bisa aduk pandang dua minggu lalu.
22:11Lalu dia menurunkan kepalanya mengecukku.
22:13Saat dia menarik dirinya, sesuatu berdenyut di bawah telapaku.
22:15Aku belum sadar telapaku ada pada dedanya.
22:17Serigalanya menghantap segel yang rusak.
22:20Kail langsung membungku kesakitan.
22:21Garis hitam memenuhi tanda kutukan pudar itu.
22:23Darah menetes dari hidungnya ke lantai.
22:25Kail!
22:26Kutukannya retak.
22:28Tapi serigalanya terlalu cepat bangkit.
22:30Aku melihat tandanya yang setengah memudar, setengah membara.
22:33Berapa lama?
22:34Hitungan hari.
22:35Gak sampai seminggu.
22:37Kail menyeka darah dan ambil jaketnya.
22:39Kalau gitu kita harus cepat.
22:41Karena demon juga gak bakal menunggu.
22:44Perubahan Kail tak bisa ditutupi.
22:46Ekspresi hampa di wajahnya mulai menghilang.
22:48Bahunya jadi lebih berisi.
22:49Dia sudah gak kaya pria lemah lagi.
22:51Pertama kali Aldrich lihat dia masuk ke balai dewan tanpa persendal pada apapun.
22:55Raja Al-Fatua berhenti saat berbicara.
22:57Begitu juga dengan para tetua.
22:59Buat sejenak mereka menatapnya.
23:01Lalu Aldrich melihat kembali laporannya.
23:03Seorang tetua berdeham.
23:05Seorang kapten patroli tundukkan matanya.
23:07Tubuh Kail sudah kembali kuat.
23:08Tapi namanya belum.
23:09Dia sudah diabaikan selama 13 tahun.
23:11Tidak menghilang karena bisa berdiri tegak.
23:13Kail tahu itu lebih dari siapapun.
23:15Jadi dia berhenti tunggu mereka mengingat dirinya.
23:18Dia bekerja di jalur perbatasan.
23:19Kekurangan pasokan, celah patroli, keluhan lama yang gak tersentuh.
23:22Dia membaca semuanya, memeriksa semuanya, memperbaiki semuanya dulu.
23:26Kapten itu mengabaikan dia.
23:28Lalu salah satu peringatannya menyelamatkan patroli dari jebakan.
23:31Pada sidang dewan berikutnya, dua orang prajurit berdiri di belakang kursinya tanpa perintah.
23:35Pada hari kelima, perselisihan mengenai wilayah utara sampai ke meja dewan.
23:38Gak ada yang bisa menjawab.
23:40Mata Aldrich menyapu seluruh ruangan.
23:42Dan pertama kalinya berhenti pada Kail.
23:44Gimana menurutmu?
23:45Ruangan menjadi heni.
23:45Kail menjawab sebagaimana dia sudah menunggu 13 tahun buat ditanya.
23:49Menjelang sore, berita itu sampai pada Damon.
23:51Seekor serigala patroli bawa pesan ke menara utara.
23:54Dia gak mau menatap pantannya Kail.
23:55Damon bilang, para serigala sudah terhanyut.
23:59Nikmatilah jadi udara, selagi kau bisa.
24:01Kail mendongat dari peta perbatasan.
24:03Beritahu dia berpura-pura, dia kesalahannya.
24:05Pembawa pesan itu terkaku diam.
24:07Aku sudah muak berpura-pura.
24:09Lyra yang perhatikan sebelum Damon.
24:11Setiap kali seseorang menyebut nama ku, perhatian Damon teralih tapi terlambah.
24:14Awalnya Lyra menganggap gak liat apa-apa, lalu gak bisa lagi.
24:17Malam itu Lyra melihatnya sendiri ya.
24:18Apa aku gak cukup?
24:20Jangan memulai.
24:20Matanya berkaca-kaca.
24:21Dia meraih tangannya Damon, tapi Damon mahempasnya.
24:24Aku melepaskan semuanya buatmu.
24:26Temanku.
24:27Posisiku.
24:28Aku memilih kau dari semuanya.
24:30Anak kita ada di sini, Damon.
24:32Damon lihat ke arah tangannya lalu mengalihkannya.
24:34Ketenangan Lyra hancur.
24:35Dia gak mencintaimu.
24:37Dia lebih memilih pria terkotong itu.
24:39Dia melepasmu tanpa melihat kembali.
24:41Akulah yang ada di sisimu.
24:42Akulah yang mengandung penerusmu.
24:43Kenapa itu gak cukup?
24:45Karena dia berdiri di samping Alpha yang mulai diikuti kawanan sekarang.
24:50Dan kau malah berdiri menangis di sini.
24:52Aku mengandung.
24:53Kalau gitu lakukan dengan dia.
24:54Dia berjalan keluar.
24:55Lyra bertumpu pada lututnya.
24:56Air mata bercucuran.
24:57Sambil pegang perutnya karena gak tahu mau sandiwara pada siapa.
25:00Keesokan harinya Damon melihat aku sendirian.
25:02Sarah.
25:04Jangan panggil aku begitu.
25:05Rahannya terkatuk lalu dia tersenyum.
25:07Kau gak perlu terus menghukumku.
25:09Berpura-pura seolah kau gak mencintai kau pasti melelahkan.
25:12Aku mengerti.
25:13Kau tersakiti.
25:15Lyra ketakutan.
25:16Dulu kalian itu teman.
25:18Perbesar hatilah.
25:19Kau mau aku maafkan dia.
25:21Aku mau kau berhenti permalukan dirimu.
25:23Tatapannya turun pada tanda perak di lengan.
25:26Berhenti habiskan darahmu buat dia.
25:27Kutukan itu sudah gerogoti dirinya selama 13 tahun.
25:30Kau sungguh berpikir bisa mengubah serigala skarat menjadi seorang alfa.
25:33Berikan darahmu pada aku.
25:34Aku tetap tenang.
25:35Damon melihat itu dan menganggap itu harapan.
25:37Saat aku menjadi raja alfa, aku juga bisa berbesar hati.
25:39Lyra memberiku penerus.
25:40Sedangkan kau, kau tetap bisa berdiri di sampingku.
25:43Kalau kau tahu diri, kau bahkan bisa menjadi lunak.
25:46Buat sesaat aku cuma menatapnya.
25:48Kau bukan mau aku, Damon.
25:50Kau mau darahku.
25:51Maafku.
25:52Dan diamku.
25:53Aku menarik lenganku sebelum dia menyentuh tandaku.
25:56Kau gak bakal dapatkan itu.
25:57Baiklah.
25:58Aku bakal hancurkan dia di hadapan kawanan.
26:00Waktu dia hancur, jangan minta ampun padaku, Sarah.
26:04Saat itu kau gak bakal punya pilihan lagi.
Comments