Skip to playerSkip to main content
  • 5 hours ago
Maya, a secondary school pupil who is sceptical about taboos, regards them as nothing more than mere myths. One afternoon just before sunset, without a hint of fear, she inadvertently broke the taboos by sweeping the courtyard, leaving the door open, combing her hair and cutting her nails as the sun set. However, since then, strange things have begun to happen. Dark shadows seemed to lurk in the corners of her room, and disturbing whispers could be heard
Transcript
00:02...yang penuh keceriaan.
00:03Dan ini Maita, si partner suruh Asya.
00:05Malam ini, kita bakalan nomorin kalian dengan lagu-lagu yang lagi hit,
00:09dan request-an lagu dari kalian.
00:11Stay tuned!
00:14Yuk kita buka layan teleponnya.
00:16Halo, siapa di sana?
00:17Warnitas lagu apa?
00:19Halo, nama saya Wilson.
00:24Beberapa tahun lalu,
00:26ada seorang wanita di Lampung.
00:28Dia sering menyisi rambutnya di malam hari.
00:31Katanya, rambutnya harus selalu rapi, bukan sebelum tidur.
00:38Ada sesuatu yang menatapnya.
00:40Besokan harinya, dia ditemukan tak bernyawa.
00:44Rambutnya masih terisi rapi, tapi wajahnya hancur.
00:48Seperti ada yang memaksanya untuk terus menyisi rambutnya.
00:52He, kamu mencobanya menyisi rambutmu di malam hari?
00:56Siapa tahu, kamu akan melihat sesuatu di jerminmu.
01:00Bersarung!
01:06Qui tahu, kamuKEN, TAN AIST.
01:08Saya akan melihat sebuahил locksan ter��ah.
01:09Bersamb ..
01:11Kanwan, TN работу.
01:11Kemudian kita harus selalu!
01:11Masa!!!
01:12J 是ip.
Comments