Firman Tuhan dalam Amsal 29:11 berkata, "Orang bebal melampiaskan seluruh amarahnya, tetapi orang bijak akhirnya meredakannya." Ayat ini mengingatkan kita bahwa orang yang bijaksana bukanlah orang yang tidak pernah marah, melainkan orang yang mampu mengendalikan emosinya. Saat emosi meledak, kita bisa mengatakan hal-hal yang menyakiti orang lain dan menyesalinya kemudian. Karena itu, mintalah hikmat dari Tuhan agar kita tidak dikuasai oleh amarah, tetapi belajar bersabar dan membawa damai. Pernahkah kamu menyesal karena marah yang tidak terkendali? Tuliskan "Tuhan, ajarku mengendalikan emosi" di kolom komentar sebagai bentuk doa dan komitmen kita kepada Tuhan.
Doa penutup
"Tuhan, ajarku untuk tidak dikuasai oleh amarah, tetapi berikanlah hati yang sabar dan bijaksana dalam menghadapi setiap keadaan. Amin."