Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BANYUMAS, KOMPAS.TV - Gelap mata, ingin menguasai harta benda, seorang cucu di Banyumas, Jawa Tengah, tega membunuh neneknya sendiri. Seolah tak puas menghabisi nyawa neneknya, pelaku juga membunuh selingkuhannya.

Jumat (12/6/2026) pagi, warga Banyumas, Jawa Tengah digegerkan dengan penemuan 2 jasad di dalam rumah nenek Kartinah.

Warga awalnya curiga pintu rumah Kartinah masih tertutup rapat serta lampu rumah yang belum juga dimatikan.

Kecurigaan warga semakin menjadi kala mengintip dari jendela ada sesosok pria tengah tidur di dalam rumah. Pria yang diketahui merupakan cucu Kartinah tampak gelagapan kala ditanya keberadaan sang nenek.

Namun, bukannya menjawab di mana sang nenek berada, korban justru bergegas menaiki sepeda motor milik selingkuhannya. Pelaku tak menghiraukan warga yang berkumpul di depan rumah neneknya.

Bahkan, beberapa warga tertabrak pelaku yang kala itu langsung kabur ke arah timur dari rumah korban.

Warga yang menyisir rumah Kartinah kaget dengan adanya jasad perempuan muda di salah satu kamar. Sementara itu, warga lain juga dikagetkan dengan penemuan jasad Kartinah di dalam sumur.

Jasad selingkuhan Doni, AA dibiarkan di dalam rumah dalam kondisi mengenaskan. Sementara itu, jasad nenek Kartinah ia bawa ke belakang rumah dan dimasukkan ke dalam sumur.

Setelah tuntas melakukan aksi kejinya itu, Doni langsung tertidur di rumah, seolah tak berbuat salah.

Lampu rumah tetap menyala, pintu rumah juga tertutup rapat. Sementara itu, sumur yang digunakan untuk membuang jasad nenek Kartinah ia biarkan terbuka lebar.

Tak berselang lama, pelaku akhirnya ditangkap jajaran Satreskrim Polresta Banyumas.

Ia ditangkap di tempat persembunyiannya di wilayah Banjarnegara usai membunuh nenek dan teman dekatnya di Desa Patikraja, Banyumas, Jawa Tengah.

Motif pembunuhan pun terungkap. Pelaku tega membunuh sang nenek karena sakit hati saat disinggung terkait masalah utang.

#pembunuhan #banyumas #jenazah

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/676241/pria-di-banyumas-bunuh-selingkuhannya-dan-nenek-kandungnya-ini-kronologi-aksi-pelaku
Transkrip
00:00Dan kita ke topik ketiga saudara.
00:02Gelap mata ingin menguasai harta benda seorang cucu di Banyumas, Jawa Tengah tega membunuh neneknya sendiri.
00:10Seolah tak puas menghabisi nyawa neneknya, pelaku juga membunuh selingkuhannya.
00:15Pelaku yang diketahui sudah berkeluarga dan memiliki dua anak ini kini harus berurusan dengan hukum mendekam di balik jeruji besi.
00:24Hukuman berat menanti.
00:30Pagi 12 Juni 2026, warga Patik Raja Banyumas, Jawa Tengah digegerkan dengan penemuan dua jasad di dalam rumah nenek Kartina.
00:39Warga awalnya curiga pintu rumah Kartina masih tertutup rapat serta lampu rumah yang belum juga dimatikan.
00:47Padahal mentari sudah mulai menampakkan sinarnya.
00:51Kecurigaan warga semakin menjadi, kala mengintip dari jendela ada sesosok pria yang tengah tidur di dalam rumah.
01:00Pria yang diketahui merupakan cucu Kartina tampak gelagapan kala ditanya keberadaan sang nenek.
01:13Namun bukannya menjawab di mana sang nenek berada, korban justru bergegas menaiki sepeda motor milik selingkuhannya.
01:21Ia tajap gas, pelaku tak menghiraukan warga yang berkumpul di depan rumah neneknya.
01:27Bahkan beberapa warga tertabrak pelaku yang kala itu langsung kabur ke arah timur dari rumah korban.
01:33Warga yang menyisir rumah Kartina kaget dengan adanya jasad perempuan muda di salah satu kamar.
01:40Sementara warga lain juga dikagetkan dengan penemuan jasad Kartina di dalam sumur.
01:50Ini tuh ada anaknya datang, biasanya kan kodenya sudah dibikirkan, tapi ini belum di sana sekali.
01:58Jadi ini ditintip, ternyata di dalam tuh ada Mas Doni.
02:02Mas Doni langsung makan motor, nabrak anaknya-anaknya si Ibahnya, Pak Kamis malam menjadi awal petaka.
02:23Peristiwa tragis terjadi di rumah Kartina.
02:27Doni mendatangi rumah Kartina saat dirinya akan melaksanakan sholat isya.
02:32Geratangan Doni, cucunya sendiri, justru menjadi hari terakhir bagi Kartina melihat dunia.
02:38Doni meminjam uang pada Kartina, namun bukannya diberi, Doni justru dimaki dan ditagi utang oleh Kartina.
02:45Tak sampai di situ, menurut pengakuan Doni, neneknya juga terus membanding-bandingkan dirinya dengan cucu-cucu lainnya.
02:52Maki Kartina seketika jadi petaka, Doni yang gelap mata langsung menganiaya neneknya sendiri dengan benda tumpul dan tali rafia hingga
03:02tewas.
03:04Dari meminjam kuat kepada korban satu, namun korban satu menolak dan justru mengungkit hutang tersangka yang belum dikembalikan serta meminta
03:16tersangka untuk mengangsur hutang sebelumnya.
03:20Tersangka kemudian mengungkapkan keluh kesannya kepada korban satu.
03:24Korban justru membanding-bandingkan tersangka dengan cucu yang lainnya, sehingga tersangka marah dan tersulit emosi.
03:34Tersangka kemudian mengikuti korban satu yang hingga berbunuh dan melaksanakan surat kisah.
03:40Pada saat itulah, tersangka kemudian melihat satu buah palu besi.
03:45Usai beraksi, pelaku Doni bertemu dengan selingkuhannya A.A.
03:50Dengan menggunakan motor milik A.A, mereka berkeliling hingga ke Batu Raden.
03:55Usai dari Batu Raden, Doni mengajak A.A. ke rumah nenek Kartina dengan Dali akan mengenalkan pada orang tuanya.
04:01Di sana, mereka menginap.
04:06Jumat dini hari, saat keduanya tengah asik menonton TV bersama,
04:10A.A. merasa curiga melihat ada sepasang kaki terbujur di atas sejadah.
04:15Lantas A.A. pun bertanya mengenai sosok tersebut ke Doni.
04:19Doni yang takut aksinya ketahuan langsung menganiaya A.A. hingga tewas dengan benda tumpul dan tali rafia.
04:27Usai A.A. tewas, perhiasan dan telepon genggam milik A.A. diambil dan disimpan di bagasi jog motor korban.
04:35Jasad selingkuhan Doni, A.A. dibiarkan di dalam rumah dalam kondisi mengenaskan.
04:41Sementara jasad nenek Kartina, ia bawa ke belakang rumah dan dimasukkan ke dalam sumur.
04:46Setelah tuntas melakukan aksi kejinya itu, Doni langsung tertidur di rumah seolah tak berbuat salah.
04:53Labu rumah tetap menyala, pintu rumah juga tertutup rapat.
04:56Sementara sumur yang digunakan untuk membuang jasad nenek Kartina, ia biarkan terbuka lebar.
05:06Tak berselang lama, pelaku akhirnya ditangkap jajaran Satreskrim Polresta Banyumas.
05:12Ia ditangkap di tempat persembunyiannya di wilayah Banjarnegara,
05:15usai membunuh nenek dan teman dekatnya di Desa Patikraja Banyumas, Jawa Tengah.
05:20Motif pembunuhan pun terungkap, pelaku tega membunuh sang nenek karena sakit hati saat disinggung terkait masalah utam.
05:35Motif ekonomi, dimana tersangka telah merencanakan berniat untuk mengambil dan menguasai karakter bendak,
05:46baik itu milik korban satu maupun korban dua karena teresak kebetulan ekonomi.
Komentar

Dianjurkan