Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Iran resmi mengumumkan penutupan kembali Selat Hormuz akibat tuduhan pelanggaran nota kesepahaman perdamaian sementara oleh pihak Amerika Serikat dan Israel.

Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbiya, komando militer utama Iran, mengumumkan penutupan Selat Hormuz pada hari Sabtu waktu setempat dengan alasan pelanggaran AS terhadap nota kesepahaman perdamaian yang baru ditandatangani dan pelanggaran gencatan senjata Israel di Lebanon Selatan.

Iran menilai AS gagal menegakkan Pasal 1 dari MoU yang baru ditandatangani, terutama dalam menjamin penghentian operasi militer di seluruh front konflik.

Sementara itu, Komando Pusat AS (CENTCOM) menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak dikendalikan oleh Iran dan pelayaran internasional tetap berjalan aman.

Sementara itu, negosiator Iran tiba di Swiss untuk membahas perjanjian penghentian perang sesaat setelah Teheran menutup Selat Hormuz sebagai respons atas serangan Israel di Lebanon.

Iran menegaskan negosiasi final akan dimulai hanya setelah komitmen penghentian pertempuran dipenuhi, serta mengancam pembatalan seluruh nota kesepahaman.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa penutupan selat adalah respons langsung atas kegagalan Amerika Serikat dalam mengakhiri konflik di semua lini. Pihak Iran menegaskan jika syarat tersebut diabaikan, maka seluruh nota kesepahaman yang telah dirancang terancam batal sepenuhnya.

Iran sebelumnya menegaskan Lebanon menjadi bagian tak terpisahkan dari kesepakatan damai dengan Amerika Serikat.

Pertemuan di Swiss antara AS dan Iran hari ini bukan lagi sekadar diplomasi biasa, melainkan ujian berat bagi komitmen kedua negara. Dapatkah AS dan Iran mencapai titik temu, sementara agresi Israel di Lebanon terus memicu Teheran untuk menarik diri dari kesepakatan?

Kita bahas bersama Peneliti Asia Middle East Centre, Pizaro Gozali, dan Peneliti Senior Indo Pacific Strategic Intelligence, Fauzia G. Cempaka Timur.

Baca Juga Trump Sesumbar PM Italia Memohon Ingin Foto Bersama, Ternyata Berbuntut Panjang di https://www.kompas.tv/internasional/675949/trump-sesumbar-pm-italia-memohon-ingin-foto-bersama-ternyata-berbuntut-panjang

#trump #iran #amerikaserikat #israel




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/676194/peneliti-senior-dan-amec-soal-perdamaian-as-iran-saat-israel-masih-serang-lebanon-diskusi-alot
Transkrip
00:00Setelah bergabung bersama kami di Kompas Petang, selamat petang semuanya.
00:04Selamat petang, Mas Keter.
00:06Saya ke Bang Pizarro dulu.
00:09Kalau Bang Pizarro melihat ini seperti apa?
00:12Karena kita lihat kedua belah pihak ini negosiatornya sudah tiba di Swiss untuk diplomasi.
00:18Akan sealot apa negosiasi yang terjadi di saat Israel yang masih terus melakukan penyerangan ke Lebanon
00:26dan Iran pun akhirnya mengambil sikap untuk menutup kembali Selat Hormuz.
00:31Mas Yashir, seperti sudah banyak kita duga dan prediksi bahwa gencatan antara Amin Serikat dengan Iran
00:38ini gencatan senjata yang sangat rapuh, yang akan sangat sulit untuk menuju perdamaian yang permanen di wilayah kawasan Timur Tengah.
00:46Karena kalau kita lihat dari poin-poin yang sudah dikespakati oleh mereka, memang yang paling berat itu di poin pertamanya.
00:52Makanya ini kemudian kita mengetahui di poin pertama bahwa Amerika Serikat dan Iran sepakat untuk menghentikan
01:01berbagai macam operasi militer yang ada di wilayah Libanon dan harus menghargai teritorial Libanon.
01:07Menurut saya ini masih multi tafsir, Mas Yashir.
01:09Pertama, tidak ada secara spesifik, diktum spesifik Israel itu harus mundur dari wilayah Libanon.
01:14Yang celah ini kemudian dimanfaatkan Israel untuk terus melakukan serangan kepada Libanon.
01:19Bagi Teheran, itu penghargaan terhadap teritorial Libanon sudah termasuk bagian dari upaya Israel keluar dari Libanon.
01:26Tapi bagi Netanyahu, dia memahatkan celah ini bahwa tidak ada secara detail mereka harus keluar dari wilayah Libanon.
01:32Seperti itu.
01:33Israel, kesepakatan gencat senjata yang poinnya aja jelas, itu aja dilanggar dulu, Mas Yashir.
01:38Di Gaza, kesepakatan jelas itu dia harus mundur, itu terpaktub secara spesifik.
01:44Itu pun dia tidak mundur, dia bahkan menambah ekspansi dia kepada wilayah Gaza.
01:47Apalagi ini yang multitafsir seperti itu.
01:49Ini yang menurut saya sekarang, kedua belah pihak antara Amerika Serikat dan Iran sudah ada di wilayah Swiss yang tadinya
01:55akan membahas secara detail, Mas Yashir.
01:57Kemungkinan ini yang lebih akan dibahas protes utamanya adalah masalah Libanon.
02:00Iran pasti akan memastikan Amerika Serikat untuk mematuhi kesepakatan terlebih dahulu.
02:05Karena serangan Israel kepada wilayah Libanon dianggap oleh Teheran itu pelanggaran terhadap komitmen mereka untuk menghentikan segala macam front yang
02:12ada di Libanon.
02:13Jadi sebelum masuk nanti kepada teknis masalah nuklir, masalah uranium, masalah hormus, menurut saya ini akan menjadi titik panganas.
02:19Dan jangan lupa problematikanya, delegasi Iran yang datang kepada wilayah Libanon, ini sudah mendapatkan titik pangan pesan dari Mustafa Khomeini,
02:27dari faksi RGC, bahwa mereka tidak boleh tunduk dan lemah di hadapan Amerika Serikat.
02:32Harus dipastikan, Israel tidak boleh melakukan serangan pada wilayah Libanon.
02:35Karena paskan senjata itu ditekan Mas Yasser pada kami selalu, itu bahkan bukan hanya serangan,
02:40tetapi sudah banyak warga Libanon yang itu kemudian tewas, gugur akibat serangan yang terus dilakukan oleh Israel.
02:46Berarti tidak ada tawar-menawar ya soal poin terkait dengan tidak adanya lagi penyerangan di Libanon ini menjadi salah satu
02:55poin dalam negosiasi
02:56yang tidak bisa ditawar-menawar oleh Amerika Serikat.
03:00Kalau dari Mbak Cempaka sendiri melihatnya seperti apa?
03:02Kalau seandainya Iran kekeh dengan posisi Libanon yang tidak boleh diserang, begitu.
03:09Langkah yang diambil oleh Amerika Serikat seperti apa?
03:11Di tengah bisa dikatakan banyak pengamat yang bilang bahwa Israel ini seperti duri dalam daging di Amerika Serikat.
03:19Saya lihat bahwa memang saat ini Iran juga memperlakukan selat hormus sebagai bagian dari automatic trigger
03:27atau pemantik atau pelatuk otomatis begitu ya Mas.
03:31Yang artinya sekali Israel ini melanggar salah satu poin yaitu terkait dengan klausur pertama tadi disampaikan oleh Mas Pizarro
03:40terkait penghentian permusuhan di semua front termasuk di Libanon, ini langsung ditutup kembali oleh Iran.
03:47Nah menurut saya ada beberapa poin Mas ketika kita lihat secara diplomatis dari sisi G-Defense maupun dari Trump sendiri
03:54sudah sangat keras secara diplomatis pada Israel maupun secara personal pada Bibi Netanyahu begitu ya.
04:01Berapa kali disampaikan bahwa you are on your own kamu sendiri kalau tetap menyerang Libanon itu yang pertama.
04:06Yang kedua adalah G-Defense bahkan menyatakan bahwa saat ini sekutu satu-satunya yang dimiliki Israel
04:12hanyalah Amerika Serikat maka jika Israel sendiri tidak berkooperasi pada Amerika Serikat
04:17maka tentu saja Israel akan semakin terkucilkan di geopolitik Timur Tengah.
04:22Nah di sisi lain Mas kalau tadi ditanyakan apa yang bisa dilakukan Amerika Serikat
04:26kita harus tahu bahwa sejak tahun 2008 ada perjanjian yang mengikat Amerika Serikat
04:31untuk mendukung dan memprioritaskan bantuan ke Israel
04:35yang memang Pentagon pun memiliki angka yang cukup besar
04:40bahkan bantuan prioritas dari Amerika Serikat ke Israel ini sudah dikomplain begitu ya
04:47oleh negara-negara sekutu lainnya Amerika Serikat seperti Jerman dan Jepang
04:50yang menyatakan bahwa mengapa Israel memiliki porsi prioritas begitu.
04:55Nah dika kita melihat bagaimana berulang kali bahkan sudah diadres
05:01atau disampaikan secara personal oleh G-Defense pada nama-nama kabinet yang berada di Israel
05:06yang tentu masih ingin melakukan eskalasi di Lebanon
05:10menurut saya jika Amerika Serikat memutuskan terlebih jika disetujui oleh Kongres
05:15untuk menarik atau menahan bantuan dukungan ke militer Israel
05:19ini tentu akan berdampak sangat besar bagi Israel sendiri
05:23dan tentu akan bersifat kontraproduktif pada serangan atau operasi yang bisa dilakukan oleh Israel
05:28di domestik maupun ke front-front yang selama ini dibuka
05:31karena menurut saya ini bantuan dari Amerika Serikat pada pendanaan atau anggaran militer Israel
05:36itu sangat besar mas jumlahnya dan juga dampaknya
05:39jadi jika eskalasi ini tidak hanya bersifat diplomatis
05:42tidak hanya bersifat peringatan
05:44maka anggaran milik operasional militer Israel ini juga akan terpengaruh
05:48mas Yasser
05:49oke karena kalau kita lihat ini kan sebenarnya negosiasi antara kedua belah pihak di Swiss ini kan
05:54bisa kita katakan bisa membawa angin segar menuju ke perdamaian
05:58tapi lagi-lagi Israel bisa dikatakan sebagai ancaman dalam negosiasi ini
06:04menurut Bang Pizarro sendiri ini kan sering kita bahas bahwa Israel yang sulit dikendalikan sekarang
06:10atau Israel yang memang punya agenda sendiri karena ingin menguasai Lebanon
06:14kepentingan apa akhirnya membuat Israel ini bisa tunduk terhadap Amerika Serikat
06:21yang memang saat ini tengah bernegosiasi dengan Iran
06:23ya mungkin satu-satunya alasan bagi Israel untuk mau mengikuti apa kata Trump
06:29mereka masih menganggap Trump, Amerika Serikat itu sekutu yang paling dekat bagi mereka
06:34sekutu ideologis bagi mereka dan sekutu strategis dari mereka
06:38karena betul ya bahwa seperti kata J.D.F.S. Mas Yasser ya
06:41Israel itu tidak punya pilihan
06:42teman Anda tidak punya teman di Timur Tengah
06:44bahkan sekarang upaya normalisasi yang dilakukan Amerika Serikat
06:47agar Israel berdamai bersahabat dengan negara Timur Tengah
06:50itu kan sekarang deadlock
06:51hampir tidak berjalan itu Mas Yasser
06:53pasca Genosida Gaza 2023 itu tidak berjalan
06:56tetapi kemudian Israel ini tidak bisa juga tunduk 100% terhadap Amerika Serikat
07:00ini bukan sekadar soal Amerika Serikat yang Mas Yasser
07:02tapi ini masa depan pertaruhan keamanan Israel di Timur Tengah
07:05jangan lupa Israel itu punya doktrin keamanan regional
07:08saya melihat ya, ini saya membaca psikologisnya Netanyahu ya
07:11kenapa dia tidak mau mundur dari Libanon
07:13karena kalau dia mundur dari Libanon, dia juga harus mundur dari Gaza
07:16dia juga harus mundur dari Syria
07:17itu akan menimbulkan efek berantai
07:19yang kemudian menggambarkan Israel itu menjadi lemah
07:21dan Netanyahu itu tidak menjadi populer lagi
07:23sekarang saja di Mas Yasser, di internal Israel
07:2661% warga Israel tidak mau Netanyahu kembali maju dalam pemilu Oktober 2026 ini
07:31itu kan membuktikan bahwa skenario keamanan, invasi militer Israel
07:36itu dianggap gagal dari publik mereka sendiri
07:38itulah kemudian kenapa Netanyahu tetap kemungkinan
07:41dia melokalisir serangan
07:43dia masih ada di Libanon
07:44tetapi sudah tidak lagi melakukan serangan kepada Liberut
07:46kalau sekarang aja kalau kita lihat kan
07:47serangan dia itu kepada Nabatiyeh dan Tireh
07:50itu memang wilayah yang berbatasan dari bulu lainnya PBB itu
07:53jadi dia lebih kepada melokalisir serangan
07:55tidak lagi bombardir serangan di mana-mana
07:57itu dalam upaya menghargai negosiasinya sedang lakukan Amerika Serikat dengan Iran
08:01tapi jika mereka disuruh mundur, berhenti serangan
08:04menurut saya mustahil Mas Yasser
08:05karena itu tadi, dia punya doktrin keamanan kawasan
08:08kalau dia mundur dari Libanon
08:09dia maka juga harus dituntut mundur dari Gaza
08:11dituntut mundur dari Suriah
08:13yang itu akan melemahkan mereka
08:14jadi skenario menurut saya seintensitasnya berkurang
08:17tetapi tidak benar-benar hilang
08:18dan Israel saya yakin tidak akan pernah mau mundur dari wilayah Libanon
08:21kalau tidak akan pernah mundur dari Libanon
08:23sementara itu Iran teke-keh
08:25menyatakan bahwa poin satu adalah
08:27tidak ada lagi konflik yang terjadi di Libanon
08:29lantas apa yang akhirnya nanti menjadi titik temu
08:32dalam negosiasi yang tengah akan dilakukan oleh Amerika Serikat
08:36dan juga Iran di Swiss
08:38ini yang menjadi pertanyaan besar kita semua
08:40dan akan kita bahas usai jeda
08:41tetaplah bersama kami di Kompas Petang
08:53pertanyaan gantung saya tadi ke Mbak Cempaka
08:56Mbak Fauzia
08:57Mbak Fauzia melihatnya seperti apa?
08:58karena kalau kita breakdown
09:00terkait dengan bagaimana
09:02kepentingan dari masing-masing negara
09:04Iran sendiri akhirnya mengambil langkah tegas
09:07dengan kembali menutup Selat Hormuz
09:09sebagai bentuk ancaman bisa dikatakan seperti itu
09:12kepada Amerika Serikat yang tidak memenuhi komitmennya
09:16pada poin satu yaitu tidak ada konflik yang terjadi
09:18nah melihat kondisi seperti ini
09:21dalam pertemuan ataupun negosiasi
09:23yang dilaksanakan di Swiss nanti
09:26akan seperti apa posisi Iran nanti?
09:30tentu Mas Yasir kita tahu bahwa
09:32analis sepakat bahwa
09:34dua kondisi terhadap negosiasi ini
09:37yakni negosiasi ini memang peace deal
09:39atau kesepakatan ini memang rapuh
09:40dan yang kedua adalah bahwa
09:42belum ada trust sebenarnya
09:44meskipun telah ditanda tangani
09:45peace deal tersebut secara
09:47poin-poin peace deal itu secara daring
09:50begitu ya oleh kedua belah pihak
09:51nah namun dalam konteks ini Mas
09:53ketika kita bicara titik mana
09:55yang akan bertemu begitu ya
09:56saya rasa ada dua titik yang paling
10:00titik garis merah
10:02yang memang oleh GDFans
10:03maupun oleh Bagehi
10:05dari jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran
10:07disampaikan begitu bahwa
10:09terkait dengan poin tentang struktur utama
10:12adalah terkait dengan Lebanon
10:14nah ini adalah karena ditaruh sebagai
10:15klausul memorandum of understanding yang pertama
10:18dan yang kedua adalah merupakan backbone
10:20atau merupakan punggung gitu ya
10:24yang dimana menyanggak negosiasi ini
10:27di poin-poin yang lain begitu
10:29itu yang pertama
10:29yang kedua adalah poin terkait dengan
10:31negosiasi hormus
10:33nah ini juga yang menurut saya saat ini
10:35masih ketika kita tahu bahwa
10:37saat ini delegasi Iran berangkat
10:39delegasi Iran berangkat
10:40di saat yang sama IRGC pun
10:42menutup kembali selat hormus
10:44yang artinya masih menjadikan
10:46hormus ini buka tutupnya ini
10:48masih menjadi poin konsesi Mas
10:50yang mekanismenya baik terkait
10:53kita tahu bahwa ada dua versi
10:54mekanisme yang belum konkret
10:56dari Amerika Serikat menyatakan
10:57tidak akan diberikan
10:58angka 12V begitu
11:01sedangkan dari pihak Iran
11:03menyatakan bahwa
11:03angka 12V yang gratis ini
11:05hanya selama 60 hari
11:07dimana pasca 60 hari
11:08akan ada mekanisme baru
11:09untuk mengatur selat hormus
11:11nah ini dua poin yang menurut saya
11:12sangat signifikan dalam
11:14mencari bagaimana nantinya
11:16titik temu di antara
11:18kedua belah pihak Mas Yasset
11:20oke kalau dari Bang Pizarro
11:22pertanyaannya seperti ini
11:24kalau sederhananya kan kita melihat
11:26bahwa Iran meminta
11:28agar Lebanon tidak diusik lagi
11:30ataupun tidak diserang lagi
11:31oleh Israel begitu
11:32sederhananya
11:33AS tinggal mengontrol Israel
11:36sehingga Israel tidak melakukan penyerangan
11:38perjanjian selesai
11:39kesepakatan damai pun tercapai begitu
11:42tapi tidak semudah itu ternyata
11:44apakah Amerika Serikat
11:46Mas Amerika Serikat ini
11:48masih punya power
11:49begitu untuk
11:49mengendalikan Israel
11:51secara sepenuhnya
11:52sehingga bisa menemukan
11:53perjanjian
11:54titik temu
11:55perjanjian dengan Iran
11:56iya itu akan sangat bergantung
11:58Mas Yasset
11:59sejauh mana
11:59langkah konkret
12:00yang dilakukan oleh
12:01Amerika Serikat
12:02menurut saya
12:02tekanan
12:03ucapan statement
12:04itu tidak akan pernah
12:05mengubah tapal batas
12:07politik luar negeri Israel
12:08untuk melakukan
12:08pencaplokan dan pendudukan
12:10kepada wilayah timur tengah
12:11ada dua faktor menurut saya
12:13yang membuat Israel nanti
12:14akan kemudian
12:14tunduk pada Amerika Serikat
12:15yang pertama ialah
12:16sejauh mana Amerika Serikat
12:17mau memotong
12:19bantuan militer dia
12:20kepada Israel
12:21Israel sekarang
12:22masih hasil
12:22kenapa dia masih eksis
12:24kenapa dia masih
12:25melakukan invasi
12:25seterhana tadi
12:26disebut oleh
12:27Bu Cempaka
12:28dari 2008
12:29dia masih mendapatkan
12:30funding yang sangat besar
12:31dari Amerika Serikat
12:31bahkan
12:32apapun yang diinginkan
12:33oleh yang tanyol
12:34di eranya
12:34Donald Trump
12:35itu kan diberikan gitu
12:36pertanyaan ini lah
12:37apakah Washington
12:38mau memotong
12:38dana militer dia
12:39kepada Israel
12:40selama itu tidak dipotong
12:41menurut saya akan
12:41terus seperti ini
12:42yang kedua
12:43apakah Washington juga
12:44mau melakukan
12:45pemotongan
12:46bantuan keuangan
12:47kepada Israel
12:47jangan lupa Mas Yasser
12:49Israel itu bisa eksis
12:50dia bisa bernapas
12:51karena ada napas
12:52buatan yang diberikan oleh
12:53Amerika Serikat
12:53dengan kucuran militer
12:54udana militer
12:56kucuran keuangan
12:56dan sebagainya
12:57maka menurut saya
12:58akan bergantung pada
12:58dua hal ini
12:59kalau tindakan dua hal ini
13:00dilakukan oleh
13:01Amerika Serikat
13:02maka menurut saya
13:03Israel itu tidak punya pilihan
13:04dia untuk kemudian tunduk
13:05walaupun namanya juga Israel
13:06dia anak yang nakal
13:08dia yang liar
13:08dia pasti akan berupaya
13:10terus melakukan serangan-serangan
13:11tetapi Amerika bisa menurunkan
13:13intensitas serangan
13:14yang dilakukan oleh Israel
13:15itu yang menjadi kuncinya
13:17apakah yang mau
13:17karena kalau tidak dilakukan
13:18menurut saya
13:19eskalasinya Mas Yasser
13:20ini akan kembali memanas
13:21Iran sudah mengatakan
13:22kami tidak akan pernah
13:23meninggalkan
13:24aliansi-aliansi kami
13:25di Timur Tengah
13:26dari belakang
13:26artinya apa?
13:27dia masih terus mau
13:28melakukan
13:28melakukan penuntutan
13:30perlahan Sormus
13:30melakukan peperangan
13:31kalau memang aliansi
13:32terus diserang
13:32ini kan bukti yang jelas
13:33selalu harus ditutup
13:34ini kan pesan
13:35bahwa Iran
13:36Hezbollah dan lain sebagainya
13:37itu tidak bisa dipisahkan
13:39dia menjadi salah satu
13:40benteng keamanan Iran
13:41yang ada di Timur Tengah
13:42nah ini menurut saya
13:43akan menjadi panas
13:44akan kembali menjadi
13:45eskalasi menjadi tinggi
13:46kalau kemudian
13:47masalah Israel ini
13:48tidak dipisahkan
13:48dan jalannya ialah
13:50memotong bantuan militer
13:51dan memotong bantuan keuangan
13:52kepada Israel
13:53ini yang menjadi
13:53ini yang menurut Anda
13:54bisa dilakukan oleh Iran
13:56untuk mengunca
13:57ataupun mengontrol Israel
13:58tapi di sisi lain
13:58seperti yang tadi
13:59dilihat bahwa sebenarnya
14:01Israel sendiri ini
14:02seperti anak nakal
14:03begitu sulit dikendalikan
14:04selalu melakukan
14:05serangan di Lebanon
14:06dari Anda sendiri
14:08terakhir ke Mbak Fauzia
14:09meskipun ini
14:11bisa dikatakan
14:12negosiasi rapu
14:13tapi tentu saja
14:14kita berharap ada
14:14poin-poin yang bisa
14:16didapatkan dalam
14:17negosiasi ini
14:18menurut Anda apa yang
14:19bisa setidaknya
14:20bisa disepakati oleh
14:21keduanya?
14:22satu adalah yang tentu saja
14:24kita tahu bahwa Amerika Serikat
14:26merupakan mediator
14:27antara Iran
14:29maksud saya
14:30Lebanon
14:30dan Israel
14:31nah ketika
14:32Amerika Serikat
14:33menjadi mediator ini
14:34tentunya Amerika Serikat
14:35harus menunjukkan
14:36kredibilitas
14:37tidak hanya menjadi mediator
14:38lalu membiarkan saja
14:40ketika
14:40satu belah pihak
14:42yaitu dalam konteks
14:42ini Israel
14:43menyerang
14:44Nabatia
14:44menyerang
14:45Tire
14:45dan ini
14:46tentu saja
14:47sebagai mediator
14:48harus seperti
14:48Pakistan
14:49misalnya begitu ya
14:50secara aktif
14:51melakukan tekanan
14:52terhadap dua belah pihak
14:54tidak hanya memberikan
14:55keleluasaan
14:56pada Israel
14:57ketika dia melakukan serangan
14:58terlebih
14:59tadi seperti informasi
15:00yang disampaikan
15:01di Viti sebelumnya
15:02bahkan
15:02sampai secara kumulatif
15:04sudah sampai 4 ribu orang
15:05korbannya di Lebanon saja
15:07nah ini tentu yang pertama
15:08terkait dengan hal tersebut
15:09dan yang kedua adalah
15:10poin terkait
15:12penekanan
15:13yang sifatnya
15:13tidak hanya diplomatis
15:14terhadap Israel
15:15jika dia melanggar
15:16karena bagaimanapun
15:18negara yang menjadi mediator
15:20adalah Amerika Serikat
15:21sehingga
15:22tadi
15:22ada banyak hal
15:23yang bisa dilakukan
15:24oleh Amerika Serikat
15:24satu pengurangan
15:25anggaran
15:26namun memang
15:27anggaran ini
15:27sifatnya tergantung
15:29Kongres
15:29dimana
15:30lobi-lobi
15:31Yahudi sendiri
15:33lobi-lobi
15:33Zionis
15:34masih ada
15:34yang masih
15:35sangat kental
15:37begitu ya
15:37di dalam Kongres
15:38Amerika Serikat
15:38itu sangat tidak mudah
15:39namun yang kedua
15:40kita tahu bahwa
15:41bagaimana
15:41bantuan yang sifatnya
15:44penjualan senjata
15:45dan penjualan
15:46alutsista
15:47lain-lain
15:47dari Amerika Serikat
15:48dan Israel
15:49ini sudah diprioritaskan
15:51dan hal ini
15:52yang mungkin
15:52masih bisa dilakukan
15:53oleh Amerika Serikat
15:54yang artinya
15:54Pentagon
15:55bisa mengurangi
15:56bantuan yang sifatnya
15:58adalah penjualan
15:59senjata terbaru
16:00dan maupun
16:01misil dan lain sebagainya
16:03terhadap Israel
16:04yang tentu tidak perlu
16:05secara
16:06lebih rumit
16:07ditentukan oleh Kongres
16:08itu poin kedua
16:09jadi poin ketiga
16:10adalah tentu
16:11tekanan dalam negeri sendiri
16:12terhadap
16:13Amerika Serikat
16:14banyak yang sudah menyatakan
16:15terkait dengan
16:15pouring America first
16:17not Israel first
16:18nah ini sebenarnya
16:19poin yang menurut saya
16:20bisa menjadi justifikasi
16:21untuk Amerika Serikat
16:23menekan lebih besar
16:24pada Israel
16:26karena dalam konteks ini
16:27Amerika Serikat
16:27sebagai mediator
16:28punya kewajiban
16:29untuk menentukan
16:30dan memastikan
16:31bahwa Israel
16:32dan Lebanon ini
16:34menegakkan
16:35gencatan senjata
16:36yang dilakukan
16:37oleh mereka berdua
16:38jadi dalam konteks ini
16:39menurut saya
16:40ada beberapa cara
16:41yang bisa ditempuh
16:42oleh Amerika Serikat
16:43untuk memastikan
16:44bahwa Israel ini
16:45mematuhi
16:46gencatan senjata
16:47yang dimediasi oleh
16:48Amerika Serikat
16:49Mas Yasser
16:50oke
16:50kalau dari Bang Pizarro sendiri
16:51ada pandangan yang
16:53menyatakan bahwa
16:54sebenarnya
16:54kalau sendiri Iran
16:55sedikit melunak
16:56soal Lebanon
16:58soal Hezbollah
16:59sebenarnya
16:59kesepakatan ini
17:01bisa tercapai
17:02tapi menurut Anda
17:02apakah ini juga
17:03akan diambil oleh Iran
17:04yang penting
17:05Selat Hormuz
17:06tetap dipegang oleh Iran
17:09tidak mas
17:10karena Lebanon itu
17:11benteng keamanannya Iran
17:12oke
17:12Lebanon
17:13Hezbollah itu
17:14pagarnya Iran
17:14agar Israel
17:15tidak melakukan
17:16serangan daerah kepada Iran
17:17maka
17:18bisa dikatakan
17:19Lebanon
17:19Hezbollah itu
17:20hidup matinya Iran
17:21dan dia tidak akan
17:22pernah bisa memisahkan
17:23antara Hormuz
17:23dengan Lebanon
17:24apalagi kita mengetahui
17:25Hormuz itu sekarang
17:26menjadi betul-betul leverage
17:27yang bisa diberikan
17:28kepada
17:28dari Iran
17:29kepada Amerika Serikat
17:30bahkan sekarang
17:31kalau kita lihat ya
17:31perundingan yang ada sekarang
17:32yang masuk di Swiss itu
17:34ini yang prioritas
17:35akan dibahas itu
17:36justru Lebanon
17:36bukan Hormuz gitu
17:37ini membuktikan
17:38Mas Yasser
17:39masalah Lebanon
17:40Hezbollah
17:41Hormuz dan Iran
17:41itu tidak bisa
17:42dan Israel
17:43tidak bisa dilepaskan
17:44dari Iran
17:44dan menurut saya
17:45ini akan menjadi
17:45alat tekanan bagi Iran
17:46kepada Amerika Serikat
17:47agar betul-betul
17:48bisa menjinakannya
17:49karena kalau ini gagal
17:51kalau ini skandering
17:52tidak dilakukan
17:53atau tidak berhasil
17:54maka bukan tidak mungkin
17:55eskalasi akan kembali terjadi
17:57walaupun bukan
17:57perang sekala besar
17:58Mas Yasser
17:58karena Iran ini juga dilema
18:00dia kalau ingin
18:01perang besar
18:01ini juga nanti
18:02harga energi
18:03harga ekonomi global
18:04akan naik
18:04tetapi Mas Yasser
18:05kalau dia tidak
18:05dia melunak
18:06tidak melakukan balasan
18:07dia dianggap lemah
18:08sama Israel
18:09sama Amerika Serikat
18:10yang itu justru akan menjadi
18:11alat tekanan kepada Teheran
18:12jadi menurut saya
18:13ini akan terjadi
18:14negosiasinya
18:15memfokuskan
18:16agar Israel
18:17tidak melakukan
18:17betul-betul serangan
18:18yang sangat besar
18:19kepada Libanon
18:20minimal
18:21selemah-lemah imannya
18:22yang terjadi
18:23negosiasi ini
18:24sekarang Mas Yasser
18:25intensitas serangan
18:26yang dilakukan Israel
18:26itu sudah benar-benar
18:27harus benar-benar
18:28sudah berkurang
18:29dan kemudian
18:29dilokalisir
18:30untuk tidak melakukan
18:31pencaplokan
18:32daerah-daerah baru
18:33di wilayah Libanon
18:34menurut saya
18:34seperti itu Mas Yasser
18:35kalau terakhir
18:36ke Mbak Fauzia
18:37jadi menurut Anda
18:38singkat saja
18:38exit strategis dari
18:40kedua belah pihak
18:41untuk negosiasi ini
18:42dan dalam perang ini
18:43akan seperti apa?
18:45satu tentu saja
18:46kita lihat bahwa
18:47J.D.Fan saat ini
18:48sudah jelas
18:48begitu ya
18:49stansnya
18:49dia ingin
18:50Amerika Serikat
18:51dalam konteks ini
18:51segera keluar
18:52begitu dari konflik ini
18:54yang artinya
18:54berbagai konsesi
18:56yang sudah dijanjikan
18:57oleh Amerika Serikat
18:58untuk Iran
18:59merupakan sebenarnya
19:00poin di mana
19:02memang Amerika Serikat
19:03ingin keluar segera
19:04dari perang ini
19:05yang kedua
19:05dari Iran sendiri
19:06tentu tidak bisa
19:07hanya mengandalkan
19:08selat hormus
19:09untuk menjadi leverage
19:10yang artinya
19:11buka-tutup ini
19:12ini juga
19:14dibandingkan
19:14dengan leverage
19:15konsesi
19:16yang akan diberikan
19:17oleh Amerika Serikat
19:18berupa
19:18300 bilion US dollar
19:20berupa
19:2024 bilion
19:21bantuan
19:22yang diberikan
19:23secara langsung
19:24untuk mengganti
19:24kerugian perang
19:25ini menurut saya
19:26adalah
19:26angka yang cukup
19:28luar biasa
19:29jika digunakan
19:30untuk menjadi
19:32pengganti
19:33dari
19:33buka-tutupnya
19:34selat hormus
19:35jadi menurut saya
19:36dari poin Iran
19:37dan Amerika Serikat
19:37sendiri
19:38nantinya
19:38di Burgenstock
19:40di Swiss
19:41akan lebih banyak
19:42bicara tentang
19:42secara teknis
19:43karena kalau kita
19:44bicara tentang hormus
19:45tentang Lebanon
19:45memang di dalam MOU
19:47poinnya belum konkret
19:48sehingga dibicarakan
19:49nanti saya rasa
19:50akan keluar
19:51dengan angka-angka
19:52dan juga mekanisme
19:53yang lebih konkret
19:54baik kita nantikan
19:55seperti apa
19:56poin-poin yang nantinya
19:57akan disepakati
19:58oleh kedua belah pihak
19:58di perjanjian yang
19:59tengah berlangsung
20:00antara Amerika Serikat
20:01dan Iran di Swiss
20:02terima kasih
20:02Bang Bizarro
20:03terima kasih Mbak
20:04Fauzia Cempaka
20:04telah berbagi perspektifnya
20:06di Kompas Petang
20:06salam sehat semuanya
20:07terima kasih Mbak
20:09terima kasih Mbak
Komentar

Dianjurkan