Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Saan Mustopa menemui perwakilan mahasiswa yang menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. Dalam audiensi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan, mulai dari kelangkaan BBM subsidi, tingginya harga bahan pokok, evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga isu supremasi sipil dan stabilitas ekonomi nasional.

Menanggapi aspirasi tersebut, DPR berjanji akan menindaklanjuti dan memfasilitasi dialog dengan pihak pemerintah. Dasco menyebut sejumlah tuntutan telah langsung dikomunikasikan kepada kementerian terkait dan Kepala Badan Gizi Nasional. Sementara mahasiswa menegaskan akan terus mengawal komitmen yang disampaikan DPR dan tidak menutup kemungkinan kembali turun ke jalan apabila tuntutan mereka belum mendapat penyelesaian yang konkret.




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/675890/temui-mahasiswa-dasco-saan-mustopa-janji-tindak-lanjuti-tuntutan-soal-bbm-mbg-supremasi-sipil
Transkrip
00:09Terima kasih.
00:40Terima kasih.
01:06Terima kasih.
01:41Terima kasih.
02:08Terima kasih.
02:35Terima kasih.
03:01Terima kasih.
03:04Terima kasih.
03:42Terima kasih.
03:54Terima kasih.
03:57Terima kasih.
04:17Terima kasih.
04:20Terima kasih.
04:30Terima kasih.
04:56Terima kasih.
05:10Terima kasih.
05:19Terima kasih.
05:39Terima kasih.
05:40Terima kasih.
05:45Terima kasih.
05:47dan mahasiswa ada beberapa hal yang tadi sudah kita langsung tindak lanjuti pertama yang terkait
05:55dengan mahasiswa Trisakti yang 16 orang yang posisinya masih tersangka tapi belum diproses
06:03tadi ketua komisi tiga sudah berkomunikasi dalam satu minggu kedepan Insya Allah mahasiswa Trisakti
06:11yang 16 itu akan tidak ditatus tersangkanya akan ditabur-tabur
06:23yang kedua yang terkait dengan anak Merjubwana yang tadi mau datang ke DPR unjuk rasa tapi di tahan
06:36dua orang itu yang bernama Jepri tapi malam ini begitu bubar demo ini dia langsung bebas lepas
06:52dari sini ini yang berkait kedua nah yang ketiga yang terkait dengan soal tatak kelola MBG oleh BGM
07:02tadi juga sudah disambungkan ketika dialog dengan rekan-rekan yang menjadi perwakilan
07:08dialog langsung dengan kepala BGM dan sudah disampaikan dari hasil evaluasi dan penyisiran
07:16ke depan ada penghematan sekitar 70 triliun dari proses yang tidak efektif
07:23nah ini sudah disampaikan nah nanti kalau teman-teman masih belum
07:27ingin tanyakan lagi nanti DPR akan memfasilitasi untuk berdialog secara langsung
07:35nah yang terkait dengan tadi pertanyaan hasil temuan dari teman-teman mahasiswa
07:41baik Trisakti, Merjubwana maupun juga dari S.A. Unggul dan HBM PO
07:46kelangkaan BBM bersubsidi misalnya seperti di daerah Daan Ngobok, Jangkarta, Barat dan sebagainya
07:54tadi sudah langsung dengan Menteri SDM Pak Bahlil berkomunikasi langsung berdialog
07:59dia akan secepatnya bisa selesaikan
08:11itu skema terkait dengan
08:18kami dari DPR
08:20kami dari DPR juga akan memfasilitasi teman-teman untuk dialog secara langsung
08:29kami akan secepatnya komunikasikan dan tindak lanjuti
08:35sampaikan dengan pemerintah
08:37tadi ada soal stabilitas ekonomi
08:41stabilitas politik
08:45evaluasi program dan sebagainya
08:47jadi ada tiga tuntutan dan sebagainya
08:52guru-guru honorel dan sebagainya
08:54ada guru-guru honorel dan sebagainya
08:57itu nanti akan disampaikan semua
09:08soal penegakan soal supaya masih supir juga tadi disampaikan
09:27terima kasih
09:41terima kasih
09:48saudara jajaran wakil ketua DPR Republik Indonesia
09:52diantaranya adalah San Mustafa dan juga Sufbi Dasko Ahmad
09:56bertemu dengan perwakilan mahasiswa
09:59ataupun masa aksi yang tengah berdemonstrasi di depan gedung DPR Senayan Jakarta
10:05dan menyampaikan sejumlah tuntutan mahasiswa akan diterima oleh DPR
10:10dan disampaikan kepada pihak eksekutif
10:12semua pulang ditemui sama orang tua kita masing-masing
10:16dan kita ke kabar lain
10:18kasih jangan
10:23sampai jumpa
10:33sampai jumpa
10:45sampai jumpa
10:48Kami mahasiswa Indonesia bersumpah, berpaksa satu, bangsa yang kandung akan jadilah.
10:59Kami mahasiswa Indonesia bersumpah, terpaksa satu, bahasa tanpa kemohonan, bahasa tanpa kemenampingan.
11:15Kami mahasiswa Indonesia bersumpah, terpaksa satu, bahasa tanpa kemohonan, bahasa tanpa kemohonan.

Dianjurkan