Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Bencana alam yang melanda wilayah Sumatera beberapa waktu lalu tak hanya menyisakan duka mendalam. Masyarakat pun kesulitan untuk bangkit menata hidup karena rumah mereka hancur lebur dihantam banjir bandang. Tak hanya itu, infrastruktur penunjang seperti jembatan juga rusak berat.

Kepolisian Negara Republik Indonesia hadir membantu warga terdampak dengan membangun hunian tetap bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal, serta membangun kembali jembatan yang rusak untuk menghubungkan konektivitas demi masa depan yang lebih baik.

Kepolisian Negara Republik Indonesia konsisten menunjukkan komitmennya dalam penanggulangan bencana di Sumatera. Tidak hanya saat masa tanggap darurat, upaya kepolisian juga berlanjut hingga fase masa pemulihan. Pada tahap ini, penanganan dilakukan secara bertahap, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga penyediaan fasilitas penunjang.

Di masa ini, Polri ikut berkontribusi dengan membangun kembali infrastruktur dan membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana. Kebutuhan akan tempat tinggal yang layak menjadi salah satu prioritas.

#huniantetap #sumatera #jembatan

Baca Juga Respons Kuasa Hukum soal Roy-Tifa Diminta Tes Kesehatan Pasca Penangkapan | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/675871/respons-kuasa-hukum-soal-roy-tifa-diminta-tes-kesehatan-pasca-penangkapan-kompas-petang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/675875/pembangunan-hunian-tetap-dan-jembatan-pasca-bencana-alam-di-wilayah-sumatera-sapa-malam
Transkrip
00:00Saudara, bencana alam yang melanda wilayah Sumatera beberapa waktu lalu tidak hanya menyisakan duka mendalam.
00:06Masyarakat pun kesulitan untuk bangkit menata hidup karena rumah mereka hancur lebur dihantam banjir bandang.
00:12Tak hanya itu, infrastruktur penunjang seperti jembatan juga rusak berat.
00:17Kepolisian Negara Republik Indonesia hadir membantu warga terdampak dengan membangun hunian tetap bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal.
00:24Serta membangun kembali jembatan yang rusak untuk menghubungkan konektivitas demi masa depan yang lebih baik.
00:51Kepolisian Negara Republik Indonesia konsisten menunjukkan komitmennya dalam penanggulangan bencana di Sumatera.
00:58Tidak hanya saat masa tanggap darurat, upaya kepolisian juga berlanjut hingga fase masa pemulihan.
01:05Pada tahap ini, penanganan dilakukan secara bertahap, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga penyediaan fasilitas penunjang.
01:14Di masa ini, Polri ikut berkontribusi dengan membangun kembali infrastruktur dan membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.
01:23Kebutuhan akan tempat tinggal yang layak menjadi salah satu prioritas.
01:28Polri juga membangun beberapa sarana-prasarana seperti hunian tetap, kemudian saluran air dan sebagainya
01:42untuk menjadi kebangkitan dari para anggota atau para korban bencana untuk menata kembali kehidupan mereka.
01:52Nah ini bukan sekedar pembangunan fisik, pembangunan rumah, tetapi juga membangun kembali harapan,
01:58rasa percaya diri dan optimisme masyarakat untuk melanjutkan kehidupan setelah mengalami bencana.
02:06Salah satu wilayah pembangunan hunian tetap oleh Polri adalah Dusun Kelapasari, Kabupaten Aceh, Tamiang.
02:13Pada lahan seluas 4,5 hektare, di tahap pertama dibangun sebanyak 150 unit rumah.
02:19Ada tiga jenis rumah yang dibangun, yaitu rumah prikes, rumah unggul sistem panel instan atau ruspin, dan rumah kayu.
02:27Sementara pada tahap kedua, akan dibangun sebanyak 100 hunian tetap dengan dua jenis rumah, yaitu konvensional dan ruspin.
02:36Sedangkan pada lahan seluas 6 hektare, dibangun sebanyak 300 unit rumah tipe 36,
02:42yang terdiri dari 50 unit rumah prikes, 50 unit rumah kayu, 100 unit rumah ruspin, dan 100 unit rumah konvensional.
02:51Polri tentunya ingin menghadirkan rasa aman, ketenangan emosional, dan motivasi untuk bangkit bagi keluarga yang memulai kehidupan baru, pasca bencana.
03:03Harapan kami, hunian ini menjadi tempat yang menghadirkan rasa aman, kenyamanan, serta menjadikan titik awal tungguhnya kehidupan yang lebih baik.
03:14Kami ingin juga masyarakat merasakan bahwa masyarakat tidak sendiri dalam menghadapi bencana,
03:21tapi negara hadir melalui Polri untuk melakukan pendampingan-pendampingan untuk masyarakat segera bangkit,
03:28sehingga masyarakat bisa meningkatkan kembali kehidupan yang berkualitas untuk jangka panjang.
03:35Selain hunian tetap, Kepolisian Negara Republik Indonesia juga mempercepat pembangunan infrastruktur jembatan presisi
03:42di wilayah bencana Sumatera untuk memulihkan konektivitas dan membuka akses daerah terisolasi.
03:49Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat membuka peluang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan yang lebih baik.
03:57Jembatan yang kita buat, jembatan presisi yang dibuat oleh Polri, itu adalah akses penghubung untuk intinya mencetakkan masyarakat.
04:05Dalmatian, akses penghubung untuk perkundingan masyarakat, kemudian untuk akses kesehatan,
04:12dan khususnya untuk pendidikan anak-anak sekolah itu.
04:15Dengan jembatan presisi ini, membuat akses lebih mudah,
04:20karena banyak juga warga yang melambung pergi ke pasar, kemudian juga untuk kesehatan,
04:27seperti yang saya sampaikan tadi, termasuk anak-anak sekolah, khususnya anak-anak sekolah tingkat dasar.
04:32Itu yang menjadi inti dari jembatan presisi yang dibuat.
04:37Hingga saat ini, terdapat 286 unit jembatan presisi yang dibangun di berbagai daerah.
04:45185 unit di antaranya telah selesai dan dimanfaatkan masyarakat.
04:50Polri juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama merawat jembatan yang telah dibangun,
04:55agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan bagi generasi mendatang.
05:01Tapi yang lebih berat adalah bagaimana bersama-sama merawat jembatan itu,
05:07karena jembatan itu tidak untuk hari ini saja,
05:10tapi untuk kehidupan masa depan khususnya bagi anak-anak kita.
05:15Jadi semuanya harus ikut merawat jembatan itu sendiri.
05:19Jadi jembatan merah putih presisi menghubungkan harapan masyarakat dengan masa depan yang lebih baik.
05:26Polri akan terus hadir, mengabdi, dan membangun negeri.
05:31Polri memastikan akan terus hadir dan berkontribusi dalam setiap tahapan pemulihan bencana
05:36sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
05:40Dan hunian tetap, serta jembatan presisi yang dibangun, bukan sekadar infrastruktur,
05:47melainkan kehadiran negara secara langsung di tengah masyarakat,
05:50membuka akses wilayah terisolasi,
05:53serta mempercepat pemulihan ekonomi dan kesejahteraan warga pasca bencana.
Komentar

Dianjurkan