Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Baru tiga hari bergulir, penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat sudah diwarnai berbagai persoalan.

Mulai dari kendala imigrasi yang dialami pemain, wasit, hingga ofisial tim, sampai isu keamanan yang mencuat di sekitar penyelenggaraan turnamen.

Pengamat sepak bola Firzie Idris menilai persoalan visa yang menimpa sejumlah peserta menjadi catatan serius bagi tuan rumah.

"Ini menjadi situasi yang sangat disayangkan. FIFA sebelumnya menjamin seluruh peserta, ofisial, dan perangkat pertandingan dapat berpartisipasi tanpa hambatan, tetapi yang terjadi justru sebaliknya," ujar Firzie di dialog Sapa Pagi, Minggu (14/6/2026).

Pengamat sepak bola Firzie Idris mengungkapkan bahwa FIFA memperkirakan Piala Dunia 2026 akan menghasilkan pemasukan hingga 13 miliar dolar AS atau sekitar Rp231 triliun.

Namun di balik potensi pendapatan fantastis tersebut, harga tiket pertandingan justru menuai kritik.

Pandangan serupa juga disampaikan WNI yang tinggal di Amerika Serikat, Titania Talhouk. Menurutnya, bagi kalangan kelas menengah di Amerika sekalipun, harga tiket saat ini masih tergolong mahal.

Titania mengaku sempat melihat tiket yang dijual di kisaran 700 hingga 800 dolar AS untuk kategori termurah. Namun posisi kursinya berada jauh dari lapangan.

"Buat saya pribadi tetap mahal. Dengan uang sebesar itu, saya bisa membeli tiket pesawat pulang-pergi atau bahkan mempertimbangkan menonton pertandingan di negara lain," katanya.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Aqshal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/674770/piala-dunia-2026-di-amerika-serikat-dihantui-berbagai-masalah-sapa-pagi
Komentar

Dianjurkan