00:00Bukan, bukan, bukan. Aku cuma kurir. Kenapa minta maaf?
00:03Tom menyindir karena kita nggak kenal orang penting.
00:06Bukan begitu. Maksudku, kita ini berbeda level.
00:11Benar, kami di bawah Anda. Bukan itu maksudku.
00:14Pak Tom, kami paham.
00:17Kalian anggap dia penting. Dia hanya sampah masyarakat.
00:21Masih berani bicara.
00:23Semua ini karena hasutanmu. Kami jadi terlibat.
00:26Aku bicara fakta. Tutup mulutmu.
00:29Baik. Kalian anggap dia penting, kan?
00:32Kalian akan menyesal.
00:34Ayo.
00:37Keluar Gabiani nggak berhak mengkritik orang terkaya.
00:42Gimana kalau kalian jujur saja?
00:46Pak Tom, sekarang ekonomi lesu. Saham terus turun.
00:50Bisa berikan saran?
00:51Aku harus apa agar kalian percaya? Aku bukan orang terkaya.
00:56Sudahlah, Pak Tom hanya untung sendiri.
00:58Mana mau bantu kita? Kalian yang minta.
01:01Tanggung sendiri.
01:06Ini.
01:07Ini.
01:10Pak Tom, saham ini dimilai sebagai saham terburuk.
01:14Kamu yakin?
01:16Kalau nggak gini, aku nggak bisa buktiin kemampuan.
01:21Beli, beli, beli, beli.
01:22Cepat, beli, beli.
01:23Beli, beli.
01:24Kalian jangan beli.
01:26Kalian jangan beli.
01:28Beli.
01:29Pak Tom, saham yang baru saja Anda beli, untung besar, Pak.
01:32Beli, beli, beli, beli.
Komentar