Skip to playerSkip to main content
  • 2 days ago
Terlahir Kembali di Akhir Zaman
Transcript
00:00:00Di acara tahunan kantor, aku dapat hadiah utama, sebuah mobil RV mewah, sedangkan rekan kerja jalur orang dalam, cuma dapat
00:00:08100 ton batu bara, tapi dikukabur pakai mobil RV, tapi karena krisis energi global, bensinnya habis di tengah jalan, mobilnya
00:00:16pun jadi rongsokan, akhirnya dia tewas digigit zombie, sedangkan aku punya batu bara, selain kehangatanku terjamin, aku bisa barter banyak
00:00:24logistik,
00:00:24tapi gak lama kemudian, terjadi petaka lagi, sekelompok preman menjarah barangku, aku diusir dari rumah, di kepong olim zombie, aku
00:00:33pun mati di mulut mereka, saat buka mata, aku kembali ke acara tahunan, malam pengundian itu, aku menoleh, melihat rekan
00:00:41kerjaku, Selim Yudita, menatapku penuh rasa benci dan iri, tatapannya gak bisa menyembunyikan, kemarahan dan kebencian padaku, sepertinya dia juga
00:00:49terlahir kembali, kehidupan ini, dia tetap dapat 100 ton batu bara,
00:00:54tapi dia terlihat sangat senang, orang-orang menjarah dia hila, karena terlalu kecewa, cuma aku yang tahu, dia sudah tahu
00:01:01rahasianya, kalau mobil RV di kiamat, hampir gak ada gunanya, sedangkan batu bara adalah kebutuhan utama, karena di masa lalu,
00:01:09aku mengandalkan batu bara, hasil undian acara kantor, bisa makan hotpot dan pakai pemanas, sangat nyaman di apartemen, lalu Selim
00:01:17yang iri, mengadu ke sekelompok preman, apartemenku punya banyak persediaan,
00:01:21para preman mendobrak pintuku, merampas apartemen dan persediaanku, lalu mengusirku keluar, saat dengan kabar itu, Selim, berkata padaku dengan kejam,
00:01:31kalau saja dulu dia pilih batu bara, pasti dia yang hidup enak, dia menyalahkanku mencuri nasibnya, sekarang hidup kembali, dia
00:01:39cuma ingin pilih batu bara, teman kantor mendesaku, cepat cari cara hibur Selim,
00:01:43bahkan, kepala bagian yang ada main dengannya, malah menyuruhku, langsung tukar kupon RV mewahku, dengan batu bara milik Selim, biar
00:01:51Selim gak terlalu terpukul,
00:01:53dengan begitu aku jadi pendosa, adegan ini persis kehidupan lalu, tapi badannya kali ini, Selim melepas tangan kepala bagian itu,
00:02:04dia mau pilih 100 ton batu bara saja, sambil bicara, lewat sudut matanya, dia meliriku dengan sinis, penuh rasa puas
00:02:12karena merasa menang,
00:02:13anak magang baru merasa bingung, dia langsung bertanya pada Selim, kenapa lepas arjesh mewah demi, 100 ton batu bara gak
00:02:20berguna,
00:02:21Selim, tentu gak akan bilang soal reinkarnasi, jadi dia bilang dengan memelas, dia gak pantas pakai RV mewah, dia cuma
00:02:28gadis desa,
00:02:29Ibaeton Batabara, cukup untuk keluarganya, menghangatkan diri seumur hidup, mendengar alasan Selim, teman-teman memuji baktinya,
00:02:36melihat drama menjijikan ini, aku tertawa dalam hati, batu bara ini, meski sangat berharga saat kiamat, tapi juga bisa bawa
00:02:45petaka,
00:02:45kalau ketahuan, akan langsung jadi incaran orang, tapi semua itu, gak perlu aku bilang ke Selim, aku dengan tenang memasukkan,
00:02:53kunci RV ketas,
00:02:54Selim melihat itu dan mendengus, saat melewatiku, dia berbizik Helen Hadakew, katanya, dia bilang padaku,
00:03:01nasib baikku akan jadi miliknya, dan aku akan tewas digigit zombie, seperti Nazar Jadilu, sedangkan dia di apartemen,
00:03:08dengan persediaan dan batu baranya, akan melewati kiamat dengan mudah, aku pura-pura gak ngerti, maksudnya, padahal tertawa dalam hati,
00:03:16hidup enak jadi orang kaya, hanya bisa kalau kau punya kekuatan, bisa menjaganya, aku bahkan bisa bayangkan,
00:03:23raut panik Selim saat hadapi, hara pre-mand dan zombie, sambil bawa kunci RV, aku segera mencari mobil RV-ku,
00:03:30setelah tutup pintu, aku langsung menelpon seseorang, ini agen properti yang, menghubungiku di kehidupan lalu,
00:03:36ada yang mau beli rumahku, dulu aku gak mau jual, tapi sekarang aku tahu, saat kiamat salju datang,
00:03:43semua tempat tinggal tetap, hanyalah target empuk, kerumunan adalah sarang bencana,
00:03:48waktu sangat sempit, aku harus kumpulkan uang sebanyaknya, nama agennya Damar, aku langsung ke intinya,
00:03:54bisa beres transaksinya dalam 3 hari, dia sangat terkejut di telepon, beberapa hari lalu,
00:04:00sikapku sangat tegas menolak, kenapa hari ini berubah, aku bilang padanya, aku cuma butuh kecepatan,
00:04:06harga jualnya bol, lebih murah 10% dari harga pasar, Damar langsung setuju, aku,
00:04:12minta transaksi selesai dalam 3 hari, setelah tutup telepon, aku langsung lanjut ke tahap kedua,
00:04:17aku mengunduh semua, aplikasi pinjol di pasar, hanya dalam semalam, aku cairkan lebih dari 6 miliar,
00:04:24tapi belum cukup, pakai ingatan kehidupan lalu, aku catat nomor pemenang, jackpot 100 miliar,
00:04:30untuck undian tiga hari lagi.
00:04:41Begitu uang di tangan, aku langsung mulai modifikasi RVku,
00:04:45aku hubungi kantor keamanan terbaik,
00:04:47beralasan sebagai wanita yang ingin berlibur,
00:04:50tapi takut dikuti orang,
00:04:56tombak total mobil RVku,
00:04:58dan minta selesai dalam 2 hari,
00:05:00bodi luar mobilnya,
00:05:01semua aku ganti,
00:05:03pakai material sekuat berangkas ban,
00:05:05bahkan kalau ditembak senapan mesin,
00:05:07gak akan meninggalkan goresan,
00:05:09semua jendela diganti kacatahan peluru,
00:05:11di luarnya ditambah jaring pelindung baja,
00:05:13yang dialiri listrik tegangan tinggi,
00:05:15kalau zombie menyentuhnya,
00:05:17mereka bakal langsung gosong,
00:05:18semua bannya memakai,
00:05:20ban tahan ledakan kelas militer,
00:05:22ditambah rantai anti-slip yang tebal,
00:05:24pintunya diganti pintu tahan ledakan,
00:05:26tiap lapis butuh sandi dan sidik jari berbeda,
00:05:29para teknisi bingung dengan persiapan besarku,
00:05:31beberapa bahkan,
00:05:32curiga aku ini buronan yang mau kabur,
00:05:35tapi aku langsung lempar sekoper uang tunai,
00:05:37biar mereka tutup mulut,
00:05:38melihat koper berisi uang tunai itu,
00:05:41mereka langsung kerja rodi sekuat tenaga,
00:05:43teknisi yang tadi malas-malasan,
00:05:44juga langsung semangat ikut modifikasi,
00:05:47setelah modifikasi selesai,
00:05:49aku membeli satu set lagi,
00:05:50system panuring in air,
00:05:52mandiri tercanggih di dunia,
00:05:54the surda generator,
00:05:55untuk dipasang di RV,
00:05:56demi mengatasi masalah air dan listrik,
00:05:59aku juga bayar mantan tentara pasukan elit,
00:06:01untuk memasang panel surya,
00:06:03berdaya tinggi di atap mobil,
00:06:05beserta unit baterai cadangan,
00:06:06lalu kupasang 12 CCTV di luar,
00:06:09memastikan diriku yang berada di dalam mobil,
00:06:11bisa memantau setiap pergerakan di luar,
00:06:14tanpa ada titik buta sedikit pun,
00:06:16namun aku dihadapkan pada masalah baru,
00:06:18ukuran mobil RV ini terlalu kecil,
00:06:20sulit untuk menyimpan persediaan yang melimpah,
00:06:23terutama masalah bahan bakar,
00:06:25begitu RV ini kehilangan sumber energi,
00:06:27ia akan seketika jadi gudang es yang membeku,
00:06:29aku gigit jari sambil berpikir cari solusi,
00:06:32sampai tak sengaja jariku terluka dan berdarah,
00:06:35tiba-tiba terdengar suara ding,
00:06:37di dalam pikiranku,
00:06:38mendadak terdengar sebuah suara misterius,
00:06:41karena aku sudah selesaikan modifikasi RV,
00:06:44system,
00:06:45memberiku hadiah fitur ruang tak terbatas,
00:06:47muncul dimensi ruang di bagian belakang mobil,
00:06:50tempat aku bisa simpan,
00:06:51biskuit kompresi,
00:06:53miinstan,
00:06:53nasi instan panas,
00:06:55makanan kaleng,
00:06:56obat anti-inflamasi,
00:06:58antibiotic,
00:06:59hingga perban,
00:06:59semuanya menumpuk seperti gunung kecil,
00:07:02aku juga membeli banyak pembalut,
00:07:04jumlah ini,
00:07:04cukup untuk ku habiskan sisa hidup di dalam RV,
00:07:07aku juga berkeliling ke seluruh SPBU di kota,
00:07:10dengan membayar harga dua kali lipat,
00:07:12aku borong semua bensin yang ada,
00:07:14masalah energi untuk RV pun sudah teratasi,
00:07:17terakhir,
00:07:18ku habiskan seluruh sisa tabunganku,
00:07:20untuk hubungi tentara bayaran luar negeri,
00:07:22membeli senjata api,
00:07:23amunisi,
00:07:24hingga rompi tan poliru dalam Jumlubasar,
00:07:27memastikan di masa depan nanti,
00:07:28saat menghadapi zombie atau orang jahat,
00:07:31aku punya kekuatan untuk melawan,
00:07:33waktu pun tiba di hari terakhir sebelum kiamat,
00:07:36melihat ruang dimensi penuh dengan persediaan,
00:07:38rasa aman yang belum pernah ada,
00:07:40menyelimutiku,
00:07:41aku sudah punya modal untuk lawan hari kiamat,
00:07:45aku mulai memeriksa monitor CCTV,
00:07:46sekitar RV terlihat normal,
00:07:49di jalanan orang masih berlalu lalang,
00:07:51terlihat begitu tenang dan damai,
00:07:53tepat saat aku hendak mematikan monitor,
00:07:55aku menyadari gak jauh dari sana,
00:07:57ada pria berpakaian serba hitam,
00:08:00sedang menatap tajam ke arah RVku,
00:08:02tatapannya,
00:08:02meski terpisah jarak puluhan meter,
00:08:05tetap bisa terasa,
00:08:06penuh dengan kekejaman dan keserakahan,
00:08:08seketika aku merasa tegang,
00:08:10meski hari kiamat belum tiba,
00:08:12sisi jahat manusia sudah datang lebih awal,
00:08:14aku segera melajukan mobil,
00:08:16dan berkendara semalaman menuju pinggiran kota,
00:08:18tapi krisis sebenarnya mulai mendekat,
00:08:31pukul 7 pagi,
00:08:31aku terbangun karena hawa dingin menusuk,
00:08:33aku beranjak untuk memeriksa termometer,
00:08:35suhu di mobil ternyata sudah turun hingga,
00:08:37minus 10 derajat celcius,
00:08:39aku sadar cuaca ekstrim telah tiba,
00:08:40lalu besar,
00:08:41yang terlihat hanyalah hamparan putih yang luas,
00:08:43aku tahu badai ini tak akan berhenti cepat,
00:08:45suhu akan teres marisat semakin rendah,
00:08:47orang yang diluar dalam beberapa menit,
00:08:49akan mati karena hipotermia,
00:08:50tiba-tiba,
00:08:51ponselku bergetar hebat,
00:08:52layar memunculkan satu demi satu,
00:08:54peringatan darurat,
00:08:55pemerintah menyiarkan pengumuman darurat,
00:08:57melarang seluruh warga untuk keluar rumah,
00:08:59BMKG rilis status waspada tingkat tertinggi,
00:09:02suhu di wilayah terdingin,
00:09:03bahkan mencapai minus 160 derajat celcius,
00:09:05Empat Cali Levy Dungeon Deripida Antarctica,
00:09:08ada satu lagi berita yang lebih mengguncang,
00:09:10seseorang mengaku melihat makhluk mirip zombie,
00:09:12minta semuanya jangan sesekali membuka pintu,
00:09:14tapi semua itu gak ada hubungannya denganku,
00:09:16saat ini aku berada di pinggiran kota,
00:09:18janggengken zombie,
00:09:19bayangan manusia saja hampir gak terlihat,
00:09:21dengan tenang ku nyalakan televisi,
00:09:23mengambil sebungkus keripik kentang,
00:09:24dan mulai menonton berita,
00:09:26kota sudah kacau balau,
00:09:27cuaca ekstrim baru saja dimulai,
00:09:29tapi sudah banyak orang,
00:09:30yang mati beku di rumah karena mati lampu,
00:09:32aku teringat di kehidupan sebelumnya,
00:09:33saat ini aku pasti sedang merana di rumah sendiri,
00:09:36coba bertahan hidup dengan sisa batu bara,
00:09:38tapi di kehidupan ini,
00:09:39aku duduk di dalam RV mewah,
00:09:41yang sudah dimodifikasi,
00:09:42menikmati suhu hangat 26 derajat,
00:09:44nonton serial favoritku,
00:09:45dan bahkan punya waktu luang,
00:09:47untuk menyortir stok logistikku,
00:09:48berdasarkan tanggal kedaluarsanya,
00:09:50tiba-tiba,
00:09:51rekan kerjaku,
00:09:52mulai membombardirku dengan pesan,
00:09:54melihat aku gak merespons,
00:09:55dia langsung telepon video,
00:10:06di luar gedung adalah cuaca dingin yang membeku,
00:10:09cedalam,
00:10:09adalah mutasi zombie yang bisa meledak kapan saja,
00:10:12tapi saat ini,
00:10:13rekan kerjaku,
00:10:13Selin,
00:10:14sedang berada di mensyah mewah gaya Eropa,
00:10:16mengenak sangat puas,
00:10:17lalu mengarahkan,
00:10:18lensanya ke arah piring makan di depannya,
00:10:20memamerkan betapa hangat kehidupannya,
00:10:22aku meletakkan ponselku di samping,
00:10:24masuk ke dalam dimensi ruang pribadiku,
00:10:26dan mulai memilih sarapan untuk hari ini,
00:10:27Selin sama sekali gak tahu,
00:10:29beberapa hari lagi kota akan mati lampu,
00:10:31saat itu semua orang akan kehilangan akal sehat,
00:10:33tingkat kriminalitas kota akan melonjak drastis,
00:10:36Presidian Batabara Young Japan again,
00:10:37akan menjadi incaran orang untuk diperbutkan,
00:10:40Selin melihatku gak merespon,
00:10:41seketika dia merasa kesal,
00:10:43lalu matikan panggilannya,
00:10:44sementara itu aku baru menyadari,
00:10:46bahwa ruang dimensiku gak hanya besar,
00:10:48ternyata memiliki fungsi pengawet yang luar biasa,
00:10:50sebelum kiamat,
00:10:51buah dan daging yang kumasukkan begitu saja,
00:10:53ternyata masih segar seperti semula,
00:10:55aku segera mulai memanggang setiap,
00:10:56beberapa menit kemudian setiap pun sudah siap,
00:10:59aku membawanya ke meja makan sederhana,
00:11:00dan mulai makan,
00:11:02sambil nikmati hidangan,
00:11:03aku teringat kembali kehidupan sebelumnya,
00:11:05saat aku dijeba oleh Selin,
00:11:06aku menancapkan pisau ke atas teak,
00:11:08di kehidupan ini,
00:11:09aku gak akan biarkan yang mengkhianatiku,
00:11:11setelah selesai makan,
00:11:12aku mulai melakukan,
00:11:13pemeriksaan rutin keamanan di mobil RV,
00:11:15memastikan semua jendela terkunci,
00:11:17memrex a generator,
00:11:19dan kembali memantau kamera pengawas,
00:11:20di luar masih tampak putih bersalju,
00:11:22tapi kini ada beberapa orang yang menjadi es,
00:11:24aku mengendalikan kamera,
00:11:26mengamati setiap sudut mati,
00:11:27tiba-tiba aku menemukan,
00:11:29di bagian badan RV,
00:11:30ternyata telah diberi tanda merah,
00:11:32aku segera duduk,
00:11:33dan perbesar gambarnya,
00:11:34itu adalah sebuah lingkaran merah,
00:11:36dengan tulisan ada barang,
00:11:37apa inilah pekerja modifikasi,
00:11:39sebelumnya,
00:11:40atau orang misterius tempo hari,
00:11:41aku hanya bisa memastikan,
00:11:43mobile RV,
00:11:44benten pertahananku di hari kiamat,
00:11:46kini telah diincar,
00:11:47bersambung,
00:11:58pada hari pertama kiamat yang sangat dingin ini,
00:12:00aku sudah dihadapkan pada pilihan hidup dan mati,
00:12:03jika gegabah meninggalkan mobil RV,
00:12:05hanya untuk hapus tanda itu,
00:12:06kemungkinan aku akan disergap,
00:12:07tapi kemungkinan aku akan melihat situasi terlebih dahulu,
00:12:15di masa kiamat,
00:12:15tindakan tambahan apapun yang gak perlu,
00:12:17bisa berujung pada kematian,
00:12:19jika tebakanku gak salah,
00:12:20saat melakukan pembelian besar-besaran sebelumnya,
00:12:22aku memang sudah diincar,
00:12:24aku gak hanya menimbun banyak persediaan,
00:12:26tapi kemampuan tempurku juga rendah,
00:12:27aku mengsatabek di dunia kiamat ini,
00:12:29beberapa hari berikutnya,
00:12:30kegiatanku cuma tidur dan mantau kamera pengawas,
00:12:33setelah lima hari,
00:12:34sebuah mobil muncul di layar monitor,
00:12:36seseorang berbaju hitam turun,
00:12:37dan berjalan mendekati mobil RVku,
00:12:39dia sampai di depan pintu karavan,
00:12:41dan mulai mengetuk pintu terus-menerus,
00:12:43dia berkara,
00:12:43bahwa dia adalah kurir,
00:12:45yang antar barang padaku beberapa hari lalu,
00:12:47karena melihatku sangat kaya,
00:12:48dia mau aku beli persediaan harga tinggi,
00:12:50aku duduk di dalam karavan tanpa bergeming,
00:12:52kebohongan yang sangat dangkal ini,
00:12:54menunjukkan bahwa dia gak begitu pintar,
00:12:56melihatku yang tak kunjung merespons,
00:12:57dia mulai menjadi kasar,
00:12:59dia mulai memukul pintu karavan dengan tinjunya,
00:13:01lalu mengeluarkan obeng untuk bobol kunci,
00:13:03bahkan dia mengancamku,
00:13:04kalau gak buka pintu akan panggil preman,
00:13:06nanti puken kuma presidian yang hai long,
00:13:08bahkan nyawaku pun gak akan selamat,
00:13:10di luar,
00:13:11dia berusaha mendobrak pintu,
00:13:12di dalam,
00:13:12aku sedang makan dengan anggun,
00:13:14semengkak wanton hangit,
00:13:15melihat aktingnya yang buruk,
00:13:17aku gak bisa menahan tawa,
00:13:18pintu antiledakan yang ku bangun dengan mahal,
00:13:20jangankan sekadar tinjunya,
00:13:22bahkan bor listrik pun gak akan mebekas,
00:13:23suara berisik yang timbul saat pukul pintu,
00:13:25memancing zombie di sekitar untuk datang,
00:13:27karena dia terlalu terbawa emosi,
00:13:29dia sama sekali gak menyadari,
00:13:31ketika zombie menyerang dari belakang,
00:13:32dan menggigitnya dengan keras,
00:13:34dalam hitungan menit,
00:13:35dia pun tewas di tangan para zombie,
00:13:37dan zombie zombie ITU pergi tinggokin karavan,
00:13:39setelah mereka merasa kenyang,
00:13:40satu jam kemudian,
00:13:41setelah memastikan tak ada keanehan,
00:13:43aku membuka pintu untuk memeriksa keadaan,
00:13:45tanpa diduga,
00:13:46aku temukan sebuah rahasia besar,
00:13:48yang tersembunyi di dalam ponselnya,
00:13:49pria baju hitam itu incar persediaanku,
00:13:52dan menyerangku di tengah cuaca ekstrim ini,
00:13:54aku berhasil selamat berkat pertahanan mobil RV,
00:13:56tapi aku temukan sesuatu di ponselnya,
00:13:58ternyata dia anggota geng motor,
00:14:04akan ambil foto mobil RVku,
00:14:06untuk mempersiapkan serangan besar,
00:14:08tapi karena cuaca dingin yang ekstrim,
00:14:09tiap hari makin buruk,
00:14:11dia khawatir persediaan gak cukup bagi,
00:14:13sehingga dia serang mobilku sendirian,
00:14:14aku segera hapus tanda di badan mobilku,
00:14:16dan membuang ponselnya jauh-jauh,
00:14:18setelah kembali ke dalam,
00:14:19aku mulai berpikir keras,
00:14:21lokasiku saat ini sudah gak aman lagi,
00:14:22kalau tetap di sini,
00:14:23pasti akan berselisih dengan geng motor itu,
00:14:26aku harus segera pergi,
00:14:27makanya aku nyalakan mesin,
00:14:28dan mulai berkendara lebih jauh,
00:14:30tapi belum lama melaju,
00:14:31mobil RVku berhenti,
00:14:32hampikan saljunya terlalu dalam,
00:14:34mobilku terjebak di tengah padang salju,
00:14:36seketika aku merasa sangat tegang,
00:14:38bayangan dari kehidupanku yang sebelumnya,
00:14:40saat dihianati,
00:14:41dan dikepung zombie mulai muncul kembali,
00:14:43aku segera menarik nafas dalam-dalam,
00:14:44untuk menenangkan diriku,
00:14:45aku langsung buka ponsel,
00:14:47dan cari cara agar mobil RV,
00:14:48bisa bergerak kembali di atas salju,
00:14:50salah satu solusinya,
00:14:51adalah memodifikasi ban mobil,
00:14:53tapi di luar sana sangatlah dingin,
00:14:55dan zombie bisa muncul kapan saja,
00:14:56risikonya terlalu besar,
00:14:58aku mencari beberapa solusi lainnya,
00:15:00tapi ku tolak semua,
00:15:01aku kembali memasuki dimensi ruang pribadiku,
00:15:03melihat dinding yang penuh dengan senjata,
00:15:05aku pun bulatkan tekad,
00:15:06bahkan kalau mobil ini gak bisa gerak,
00:15:08aku sudah siap,
00:15:09untuk bertarung dengan geng motor itu,
00:15:11tepat saat hatiku merasa kalut,
00:15:12ponselku mendadak berdering lagi,
00:15:14lagi-lagi Selim menelepon,
00:15:15saat aku hendak matikan panggilannya,
00:15:17terdengar suara yang sangat familia,
00:15:19bersambung,
00:15:20kiamat dingin yang ekstrim,
00:15:21sistem mobil RV kembali aktif,
00:15:23dan kotak hadiah muncul di hadapanku,
00:15:25tanpa keraguan sedikit pon,
00:15:26aku memilih peningkatan roda rantai,
00:15:28sekicika,
00:15:29ban mobil kartu,
00:15:34segera berlari ke ruang kemudi,
00:15:36dan mengendarainya ke tempat yang jauh,
00:15:38ponselku masih terus berdering tanpa henti,
00:15:40panggilan itu dari Selim,
00:15:41aku angkat teleponnya,
00:15:42dia bertanya padaku sambil menangis,
00:15:44apa aku punya peralatan pelindung diri,
00:15:46dia menawarkan batu bara sebagai gantinya,
00:15:48turn it up,
00:15:48stok batu baranya juga telah diincar orang,
00:15:50meskipun dia menimbun banyak persediaan,
00:15:52dia gak membuat sistem keamanan sama sekali,
00:15:55sekelompok orang lagi dobrak pintu rumahnya,
00:15:57dan beberapa di antara mereka bawa senjata,
00:15:59siap menyerbu masuk kapan saja,
00:16:00aku langsung menolaknya,
00:16:01dia pun mulai mengemis,
00:16:03ungkit hubungan baik kami di kantor,
00:16:04bahwa dulu aku adalah mentornya,
00:16:06mendengar hal itu aku justru ingin tertawa,
00:16:08saat dia baru masuk kantor,
00:16:09aku merawatnya seperti adik kandung sendiri,
00:16:11tapi dia justru mencuri,
00:16:13proyek di komputerku saat tengah malam,
00:16:15bahkan dengan statusnya sebagai kerabat atasan,
00:16:17dia membalikan fakta,
00:16:18hingga hampir membuatku kehilangan pekerjaan,
00:16:20melihatku yang masih acuh,
00:16:22dia tiba-tiba tertawa dengan aneh,
00:16:23entah apa yang dia pikirkan,
00:16:25dia berjalan menuju pintu ruangan,
00:16:27dan berteriak ke arah luar,
00:16:28dia bilang tahu di mana tempat persediaan,
00:16:30tapi cuma mau kerjasama dengan yang terkuat,
00:16:32hanya 10 orang terakhir yang bertahan,
00:16:34yang boleh masuk ke rumahnya,
00:16:35Dan Jajimine hit up Marika,
00:16:36I can't take a copy,
00:16:37seketika di luar terjadi pertarungan mau,
00:16:39Celine,
00:16:40menatapku dengan tajam di dalam video,
00:16:41tersenyum dan bilang tahu keberadaanku,
00:16:43aku teringat,
00:16:44mobil ini dipesana khusus oleh Celine,
00:16:46dia juga sudah pernah memakainya,
00:16:48pasti sudah memasang GPS di suatu tempat,
00:16:50aku gak bisa periksa sekarang,
00:16:51di mana dia sempini kena lot ITU,
00:16:53lokasiku sekali lagi sudah terbongkar,
00:16:55aku benar-benar sudah dikunci musuhku,
00:16:57dari kehidupan sebelumnya,
00:16:58kiamat dingin ekstrim,
00:17:00Celine sudah rekrut 10 preman,
00:17:01dan lagi rencanakan merampas persediaanku,
00:17:03tapi gak khawatir,
00:17:04karena di luar sana ada padang es dan salju,
00:17:07kendaraan biasa gak akan bisa berkendalikan,
00:17:13dimensi ruang pribadi RV,
00:17:14dan mengeluarkan drone milita,
00:17:16ini bonus tambahan saat aku membeli senjata,
00:17:18karena penjual melihatku transfer uang tanpa ragu,
00:17:21ternyata benda ini sangat berguna,
00:17:22aku kendalikan drone menuju pusat kota,
00:17:24sekejap gambaran pertumpahan darah,
00:17:26langsung muncul di layar monitor,
00:17:28tejalanen,
00:17:28para zombie kejar dan gigit orang-orang,
00:17:30banyak zombie yang berkumpul melingkah,
00:17:32sepertinya lagi berebut potongan tubuh manusia,
00:17:34yang paling mengerikan adalah,
00:17:35ada orang yang demi hindari kejaran zombie,
00:17:38sengaja menjatuhkan rekannya sendiri,
00:17:39hanya untuk kasih waktu bagi dirinya untuk lari,
00:17:42tiba-tiba seekor zombie,
00:17:43tampaknya menyadari keberadaan drone ku,
00:17:45dengan sisa darah di mulutnya,
00:17:46tubuhnya kaku,
00:17:47dia mengerang ke arah kamera drone,
00:17:49aku segera mengendalikan drone untuk menjauh,
00:17:51telapak tanganku mulai berkeringat dingin,
00:17:53karena di kehidupan sebelumnya,
00:17:54aku tewas karena gigitan monster-monster ini,
00:17:57aku mengarahkan,
00:17:58drone menuju lokasi rumah Slim,
00:17:59aku melihat Slim sudah keluar rumah,
00:18:01dia dikelilingi beberapa pria berbadan besar,
00:18:03dan terus menatap ponselnya,
00:18:04seolah-olah zombie di sekitarnya gak nyata,
00:18:06tiba-tiba seekor zombie menerjang dari samping,
00:18:09tapi dia mendekati Slim,
00:18:10zombie itu langsung tewas tertembak peluru,
00:18:12sepertinya,
00:18:13orang-orang yang direkrut Slim bukan sembarangan,
00:18:15hal yang lebih mengerikan menyusul kemudian,
00:18:17seseorang,
00:18:17entah dari mana,
00:18:19mendorong keluar sebuah motor salju,
00:18:20tampaknya inilah kartu as milik Slim,
00:18:22untuk rampas persediaanku,
00:18:24saat itu,
00:18:25Slim sepertinya sadar keberadaan droneku,
00:18:27dia tersenyum tipis ke kamera,
00:18:28aku tahu,
00:18:29saat penentuan bagi kami berdua sudah hampir,
00:18:31tiba,
00:18:32di antara kami,
00:18:33hanya satu yang bisa bertahan hidup,
00:18:35setelah kiamat tiba,
00:18:36aku hadapi cobaan hidup dan mati yang pertama,
00:18:38Slim bawa 10 orang perampok,
00:18:40mengendarai 6 buah motor salju,
00:18:42melaju kencang ke arahku,
00:18:43aku menginjak gas dalam-dalam,
00:18:44berusaha,
00:18:50tebal,
00:18:50beberapa kali aku hampir tabrak pagar pembatas,
00:18:53aku berpikir,
00:18:54risikonya terlalu besar jika terus begini,
00:18:56aku bahkan bisa terlempar keluar dari jalanan,
00:18:58dan jari ke daun jurek,
00:18:59aku pun perlambat kecepatanku,
00:19:01dan mereka berhasil hentikan perjalananku,
00:19:0311 orang yang dipimpin oleh Slim,
00:19:05perlahan-lahan turun,
00:19:06dari motor salju mereka,
00:19:07mengelilingi mobil RVku,
00:19:09sambil hitung berapa banyak persediaan,
00:19:11Slim menatap kameraku,
00:19:12dan memperingatiku,
00:19:13bahwa di kelompok mereka ada pembunuh bayaran,
00:19:15bahkan ada buronan yang melarikan diri,
00:19:17masing-masing dari mereka orang yang kejam,
00:19:19kalau aku gak mau mati tragis,
00:19:20lebih baik aku segera buka pintu mobil,
00:19:23aku gak akan menyerah,
00:19:24RV ini benteng berjalanku,
00:19:25buka pintu mobil,
00:19:26sama saja cari mati,
00:19:27melihatku gak bergeming,
00:19:29salah satu dari mereka mendorong Slim,
00:19:30dia ambil batang besi,
00:19:32lalu kukul ke mobilku dengan keras,
00:19:33tapi reaksi yang sangat besar,
00:19:35membuat tangannya bergetar hebat,
00:19:37hingga dia gak sanggup memegang besi itu lagi,
00:19:39pintu mobilku bahkan gak tinggalkan bekas,
00:19:41wajahnya gak percaya,
00:19:42saat itu,
00:19:43seorang pria lain yang bertubuh relatif kurus,
00:19:45Melenka Maju,
00:19:46dia amati kunci mobilku,
00:19:48setelah menyadari bahwa itu kunci sidik jari,
00:19:50Jill Leper Paracelan,
00:19:51Selin mendengarnya langsung tertawa,
00:19:52entah apa yang dia cari di dalam tasnya,
00:19:54lalu dengan yakin dia berjalan ke pintu mobil,
00:19:56dan menekan bagian verifikasi sidik jari,
00:19:59tapi aku sama sekali gak anggap serius,
00:20:01dia don't consider it you,
00:20:02hanya ada sidik jariku seorang diri,
00:20:04kami gak punya hubungan,
00:20:05mustahil dia bisa buka,
00:20:06namun detik berikutnya,
00:20:08kunci sidik jari itu berbunyi dan terbuka,
00:20:10sejak kiamat dimulai,
00:20:11ini pertama kalinya aku merasa sangat merinding,
00:20:13apakah tragedi kehidupan lalu,
00:20:15akan terulang kembali,
00:20:16pintu mobil perlahan terbuka,
00:20:17hitung mundur kematian telah dimulai,
00:20:19di kehidupan sebelumnya,
00:20:21Selin yang licik demi menjebakku,
00:20:22sengaja kumpulkan sidik jariku,
00:20:24gak disangka di kehidupan ini,
00:20:25ternyata hal itu,
00:20:26jadi jurus mautnya untuk hancurkanku,
00:20:28ternyata dulu saat bekerja,
00:20:29sang tiga lapis pintu tahan ledakan,
00:20:31untuk lapisan kedua,
00:20:32sensor pengenalan wajah,
00:20:33dia sama sekali gak bisa tembus,
00:20:35pria di sampingnya mulai hilang kesabaran,
00:20:37dia hentas insalen jengen kezar,
00:20:39hingga Selin tersungkur,
00:20:40tampaknya hubungan di dalam kelompok mereka,
00:20:42gak terlalu harmonis,
00:20:43pria besar itu angkat senapan,
00:20:44dan menembak ke arah pintu mobilku,
00:20:46namun setelah asap tembakan meredah,
00:20:48pintu mobilku,
00:20:49cuma menyisakan bekas putih,
00:20:50sedangkan pria yang pegang batang besi tadi,
00:20:52jelas sudah habis kesabaran,
00:20:54dia mundur beberapa langkah,
00:20:55menarik napas dalam-dalam,
00:20:56lalu menerjang pintuku seperti anjing gila,
00:20:59terdengar suara benturan yang sangat keras,
00:21:00bahkan aku yang di dalam mobil,
00:21:02bisa merasakan getaran kecil,
00:21:03aku pun sadar bahwa ini saatnya membalas,
00:21:05aku menekan tombol pada remoteku,
00:21:07ketika aliran listrik berwarna biru,
00:21:09menyelimuti seluruh bagian mobil,
00:21:11pria yang masih berusaha mendobrak pintu itu,
00:21:13langsung terpanggang hingga hangus,
00:21:15kejadian yang tiba-tiba itu,
00:21:16buat semua orang terpaku ketakutan,
00:21:18selin bahkan teriak histeris,
00:21:19mereka semua berebut,
00:21:20berlari menuju motor salju,
00:21:22berusaha kabur dari air keberaliran listrik ini,
00:21:24hanya menyisakan pria besar yang tertegun,
00:21:26dan selen yang lagi kerkutin,
00:21:28namun keduanya segera tersadar kembali,
00:21:30suara tembakan dan benturan keras tadi,
00:21:33sebelum pergi,
00:21:34pria besar itu mengacungkan senapannya,
00:21:36dan hancurkan semua kamera pengawas milikku,
00:21:38ternyata dia lebih sulit dihadapi dari dugaanku,
00:21:40tanpa kamera pengawas,
00:21:42aku gak bisa mengintai situasi,
00:21:43apalagi berani membuka pintu mobil sembarangan,
00:21:46untuk meluncurkan drone,
00:21:47karena gelombang zombie yang masih,
00:21:48lagi bergerak menyapu ke arahku,
00:21:52gelombang zombie masih belum surut,
00:21:53dari dalam mobil,
00:21:54aku masih bisa dengar erangan para zombie,
00:21:56awalnya aku mau menerjang kepungan mereka,
00:21:57tapi aku takut kalau gegabah,
00:21:59tubuh zombie akan tersangkut di roda,
00:22:05satu-satunya pilihanku adalah menekan tombol,
00:22:07untuk menyalakan listrik tegangan tinggi,
00:22:09sekerja suara irangin kesakitan di lure,
00:22:11bercampur aduk menjadi satu,
00:22:12setelah sekitar 3 menit berlalu,
00:22:13suara-suara itu perlahan menghilang,
00:22:15aku gak sanggup bayangkan,
00:22:16erpah banyak,
00:22:17zombie yang baru saja kepung dan menyerangku,
00:22:19namun untungnya,
00:22:19sepertinya sekarang semuanya sudah teratasi,
00:22:21setelah menyelesaikan dua masalah berturut-turut,
00:22:23sarafu yang tegang,
00:22:24akhirnya bisa sedikit rilek saat ini,
00:22:25sejak menjadi incaran seling,
00:22:27aku sudah gak makan atau minum semalaman,
00:22:28sekarang,
00:22:29aku cuma mau makan enak sebagai hadiah untukku,
00:22:31aku mengambil bumbu hotpot,
00:22:32dari dalam dimensi ruang pribadiku,
00:22:34memilih daging domba,
00:22:34sapi,
00:22:35babat dan lainnya,
00:22:36siap untuk pesa makan besar,
00:22:37sambil menikmati hotpot,
00:22:38aku mulai menyusun rencana untuk besok,
00:22:40meski zombie telah disingkirkan,
00:22:41tumpukan mayat mereka,
00:22:42ini telemenjari barricade jalan alami,
00:22:44aku harus turun untuk memindahkan mereka,
00:22:46kalau gak mobil ini gak bisa melaju,
00:22:47tapi aku gak tahu situasi sekitarku,
00:22:49bukan hanya takut masih ada sisa-sisa zombie,
00:22:50aku juga,
00:22:51khawatir selin dan rekan sembunyi di dekat sini,
00:22:53karena pikiranku sedang gak fokus,
00:22:54lidahku kena kuah panas saat makan darah bebek,
00:22:56dan pada saat itulah,
00:22:57suara yang paling kunantikan akhirnya terdengar,
00:22:59terdengar bunyi ponsel,
00:23:00selamat,
00:23:00tuan berhasil melewati krisis hidup dan mati,
00:23:02fitur baru terbuka,
00:23:03sistem telemongko kembali,
00:23:05hadiah ini jauh lebih melimpah dari sebelumnya,
00:23:07memberiku lebih banyak pilihan untuk diambil,
00:23:08namun di saat yang sama,
00:23:09aku justru merasa ragu,
00:23:10hadiah seperti ini buatku sulit tentukan pilihan,
00:23:13aku hadapi dilema yang bahagia di tengah kiamat,
00:23:15hadiah dari sistem ini terlalu menggiurkan,
00:23:17hingga membuatku sulit memilih,
00:23:18karena,
00:23:19aku berhasil melewati invasi selim,
00:23:21si kewagus kepungan zombie,
00:23:22terpaksa berhenti karena jalanan terhalang,
00:23:25opsi dua,
00:23:26pemutahiran perangkat,
00:23:27dapat tingkatkan mesin mobil,
00:23:28dan komponen lainnya,
00:23:29selain peningkatan performa,
00:23:31ini juga bisa melenyapkan,
00:23:32alat pelacak yang ditinggalkan oleh selim,
00:23:34dan opsi terakhir sistem mata Tuhan,
00:23:36gak cuma bisa lihat situasi sekitar,
00:23:38tapi juga pemindai termal sejauh 1 km,
00:23:40bahkan seekor burung gereja pun,
00:23:41bisa ditangkap posisinya dengan sangat akurat,
00:23:43setelah berpikir sejenak,
00:23:45aku memilih mata Tuhan,
00:23:47tidak ada asal gak ada orang,
00:23:48aku bisa membereskannya,
00:23:49sementara seli baru saja lancarkan serangan besar,
00:23:52dalam waktu dekat,
00:23:53kurasa dia gak akan berani menyerangku lagi,
00:23:55sistem mata Tuhan,
00:23:56yang paling aku butuhkan saat ini,
00:23:57bersamaan dengan itu,
00:23:59aku mulai memahami prinsip kerja sistem ini,
00:24:01sepertinya sistem berikan hadiah kepadaku,
00:24:05pertama kali hanya saat jari ku terluka,
00:24:07makanya hanya ada satu pilihan,
00:24:08kedua kali saat kalahkan pria berbaju hitam,
00:24:10meski ada tiga hadiah,
00:24:12dua diantaranya bersifat misterius,
00:24:14dan yang ketiga kalinya ini,
00:24:15karena menyelesaikan dua masalah besar sekaligus,
00:24:18sistem memberiku tiga pilihan yang jelas,
00:24:19setelah memilih hadiah,
00:24:21aku langsung periksa situasi di sekitar RV,
00:24:23ternyata masih ada empat zombie tersisa,
00:24:25tapi sisa zombie itu,
00:24:26dengan persenjataanku,
00:24:27seharusnya bisa ku hadapi dengan sangat mudah,
00:24:29untungnya,
00:24:30Selin dan komplotannya,
00:24:31sudah menjauh dari sekitar RVku,
00:24:33aku memutuskan untuk beristirahat hari ini,
00:24:35dan baru akan pindahkan barikade besok pagi,
00:24:37aku pun tertidur dengan sangat lelap,
00:24:39tanpa tahu bahwa esok hari,
00:24:41aku akan berhadapan dengan,
00:24:42kekuatan jahat yang lebih reput daripada selir,
00:24:55aku menggunakan sistem mata Tuhan,
00:24:57untuk memindai area di sekitar mobil RV,
00:24:59semua makhluk hidup dalam radius 1 km,
00:25:02terlihat dengan sangat jelas,
00:25:04bahkan burung pun,
00:25:09dan mulai membersihkan mayat-mayat zombie,
00:25:12kemudian,
00:25:13aku meluncurkan drone ke udara,
00:25:15sambil mengendalikan drone tersebut,
00:25:17aku memulai patroli rutin terhadap situasi sekitar,
00:25:20aku berencana memetakan zona aman,
00:25:24dan mana yang merupakan zona terlarang,
00:25:26tiba-tiba,
00:25:27kulihat kepulan asap di kejauhan,
00:25:29segera kuatur ketinggian drone,
00:25:31dan terbang menuju ke sana,
00:25:32di dalam sebuah rumah,
00:25:33ada pria terkapar berdarah di lantai,
00:25:36seorang wanita dan seorang anak laki-laki,
00:25:38dengan mulut tersumpal,
00:25:40di samping mereka ada 5 atau 6 pria kekah,
00:25:45yang memegang pipa besi dan parah,
00:25:46gerakan orang-orang itu sangat rapi dan terlatih,
00:25:49memasukkan mie instan dan air mineral,
00:25:52hasil jarahan ke dalam tas gunung yang besar,
00:25:54wajah mereka sama sekali gak tunjukkan ekspresi,
00:25:57tak ada keraguan maupun rasa kasihan,
00:25:59mereka pasti dari tim yang sangat terlatih,
00:26:01aksi perampokan mereka,
00:26:03terlihat seolah sudah dipraktikkan ratusan kali,
00:26:05tampaknya komplotan penjahat ini,
00:26:07lebih profesional dari tim bentukan seling,
00:26:10dan juga,
00:26:11jauh lebih kejam,
00:26:12mereka sepertinya melakukan pembersihan,
00:26:14terhadap warga kota secara sistematis,
00:26:16menyita persediaan secara paksa,
00:26:18aku,
00:26:19meskipun masih di jarak tertentu dari mereka,
00:26:22tapi menghadapi lawan seperti ini,
00:26:23begitu menjadi incaran,
00:26:25maka niscaya akan jadi malapetaka besar lainnya,
00:26:28benar saja,
00:26:29kelompok yang terlatih ini,
00:26:30juga menyadari keberadaan drone ku,
00:26:32namun mereka gak peduli,
00:26:34seolah mereka sudah tahu keberadaanku sejak awal,
00:26:37aku mendadak teringat,
00:26:38mereka,
00:26:39mungkin adalah anggota dari organisasi,
00:26:41pria berbaju hitam yang menyerangku sebelumnya,
00:26:44aku sudah lama jadi salah satu target mereka,
00:26:46tampaknya permainan berburu di kiamat ini,
00:26:48baru saja dimulai,
00:26:50kelompok kriminal yang terdeteksi drone ku,
00:26:52jadi masalah yang paling memusingkan,
00:26:53mereka berbeda dari tim bentukan selin,
00:26:55bukan hanya efisien dan disiplin dalam bertindak,
00:26:58tapi juga punya rencana yang sangat matang,
00:26:59keadaanku,
00:27:00aku gak berani bertindak gegabah,
00:27:02lagi pula,
00:27:07ukuran mobil ini terlalu besar,
00:27:09mengendarainya di tengah kiamat,
00:27:11terlalu mencolok dan mengundang perhatian,
00:27:12aku memutuskan,
00:27:13sebelum mereka ambil langkah berikutnya,
00:27:15aku akan menunggu dan mengamati,
00:27:17sembari terus gunakan drone,
00:27:18untuk mengawasi setiap pergerakan mereka,
00:27:20dalam beberapa hari ke depan,
00:27:21kelompok ini,
00:27:22masih terus bergerak dengan sangat teratur,
00:27:24banyak apartemen yang telah mereka bersihkan,
00:27:26dengan metode yang sama seperti sebelumnya,
00:27:28dobrak pintu secara paksa,
00:27:30lalu mesak merampus senior presidian,
00:27:32apalagi mereka gak biarkan orang hidup,
00:27:34demi mencugah adanya balas dendam,
00:27:35mereka lagi bersihkan area,
00:27:37menggerogoti wilayah ini,
00:27:38lantai demi lantai,
00:27:39gedung demi gedung,
00:27:40kurasa tak lama lagi mereka akan mengincarku,
00:27:42aku harus dapat informasi lebih banyak dari mereka,
00:27:45jumlah personel,
00:27:45pola tindakan,
00:27:46hingga lokasi markas mereka,
00:27:48TTPI,
00:27:49organisasi ini punya intelijen yang kuat,
00:27:50selama beberapa hari,
00:27:52aku gak ada hasil,
00:27:53dan mereka pun gak peduli meski aku awasi,
00:27:55seolah-olah mereka sudah perhitungkan segalanya,
00:27:57aku menarik kembali drone ku,
00:27:58dan masuk ke dalam dimensi ruang pribadiku,
00:28:00meski aku telah membeli banyak senjata,
00:28:02tapi sebelumnya aku belum pernah menggunakannya,
00:28:04aku merasa inilah saatnya untuk mulai belajar,
00:28:07bagaimana cara memakai senjata-senjata itu,
00:28:09lebih baik berjuang daripada cuma duduk diam,
00:28:11sebab gak ada yang tahu,
00:28:12tindakan gila macam apa,
00:28:13yang akan dilakukan kelompok nekat ini,
00:28:15beberapa hari berikutnya,
00:28:17aku terus awasi mereka sambil,
00:28:18mempelajari kharap hengganan senjata API,
00:28:20di dalam dimensi ruang pribadiku,
00:28:22hari ini,
00:28:23saat aku sedang menyantap sarapan seperti biasa,
00:28:25tiba-tiba terdengar suara ketukan di pintu mobil,
00:28:27siapa yang datang di saat seperti ini,
00:28:29mungkinkah ada musuh baru yang menyerang,
00:28:31tak tesengka,
00:28:32sebelum berperang dengan komplotan kriminal itu,
00:28:34sebuah variabel baru muncul di depanku,
00:28:36seseorang lagi menggedor pintu mobilku,
00:28:38segera ku periksa melalui sistem mata Tuhan,
00:28:40dan ternyata yang berperang,
00:28:46sementara tangan lainnya menarik seutas tali,
00:28:49di ujung tali itu,
00:28:50Suyu terikat erat dengan kedua tangannya,
00:28:52saat ini,
00:28:52dia terduduk di atas salju dengan wajah penuh luka,
00:28:55pria kasar itu pasang ekspresi yang palsu,
00:28:57Dan Panukapur Puran,
00:28:58dia berkata bahwa sebelumnya,
00:29:00dia hanya terhasut oleh rayuan Selin,
00:29:02dia memohon agar aku membuka pintu,
00:29:04asal diberi makan,
00:29:05dia bersedia menjadi pengawal pribadiku,
00:29:07melihat gak adres pondariku,
00:29:08dia bilang tahu hubunganku dengan Selin buruk,
00:29:10jadi dia sengaja seret Selin kesini,
00:29:12aku tetap diam seribu bahasa,
00:29:14waktu berlalu menit demi menit,
00:29:15kesabaran pria itu akhirnya habis total,
00:29:17topping kerem dan palsu-nya penar-penar lapis,
00:29:19dia keluarkan senjatanya,
00:29:21dan mulai menembaki pintu mobilku,
00:29:22dia terus-menerus memaki namaku,
00:29:24tapi aku masih gak jawab,
00:29:26sikap dingin yang kutunjukkan,
00:29:27sepertinya malah memicu kemarahan,
00:29:29dia bilang baiklah,
00:29:30karena aku gak mau bagi logistik dengannya,
00:29:32maka lebih baik hancur bersama sekalian,
00:29:34dia merebut ponsel Selin dan mengancamku,
00:29:36dia akan segera,
00:29:36menyebarkan lokasi mobilku,
00:29:38ke publik,
00:29:39dia akan biarkan semua orang tahu,
00:29:40bahwa di mobilku ini,
00:29:42Trisimpen Jeton persidien kedenggan,
00:29:43dengan begitu,
00:29:44aku akan jadi incaran terbesar di kiamat ini,
00:29:47tapi Selin yang dilantai tampak makin ketakutan,
00:29:49dia cahujik ke lokasi,
00:29:50I need to sparken,
00:29:51mereka yang berada di luar karavan,
00:29:53tanpa perlindungan apapun,
00:29:54pasti akan habis tercabik-cabik,
00:29:56oleh orang-orang yang datang menyerbu,
00:29:57lagi pula,
00:29:58suara tembakan pelampiasannya tadi,
00:30:00serap hasti undang creation zombie sekitar,
00:30:02selen nangki's hysterus,
00:30:03dan pada saat itulah,
00:30:04di pikiranku,
00:30:05muncul sebuah rencana yang sangat berani,
00:30:07perkataan yang ku ucapkan selanjutnya,
00:30:09benar-benar menjujakin mereka,
00:30:10pasca serangan Selin gagal,
00:30:12dan mereka kembali ke markas,
00:30:13kelompok sementara itu,
00:30:15alami perpecahan internal,
00:30:16awalnya logistik masih cukup,
00:30:18jadi konflik belum terasa berat,
00:30:19namun seiring berjalannya,
00:30:25andai saja,
00:30:26dia menyelidiki lebih dulu,
00:30:27mereka takkan bertindak ceroboh,
00:30:29dan takkan ada kawan mereka,
00:30:30yang tewas dalam aksi itu,
00:30:32lembatlon,
00:30:33kubu mereka terbagi dua,
00:30:34lalu berujung baku hantam,
00:30:35Selin dan pria kasah,
00:30:37memang selamat,
00:30:38tapi mereka diusir paksa,
00:30:39oleh pahak yang menong,
00:30:40mereka mencoba bertahan,
00:30:41dengan merampas persidian lain,
00:30:43namun,
00:30:43kekuatan dua orang sangatlah kecil,
00:30:45hibangan mereka pun retak,
00:30:46hingga si pria menculik Selin,
00:30:48untuck member Jukutadi,
00:30:49aku memberi mereka doa,
00:30:50satu,
00:30:51hancur bersama,
00:30:52dua,
00:30:53ikuti arahanku,
00:30:53ke gudang pinggiran kota,
00:30:55setiap hari,
00:30:56ku beri sedikit makanan,
00:30:57untuk sekadar bertahan hidup,
00:30:58wajah mereka tanpa gak percaya,
00:31:00sekitika,
00:31:01rather senang dan tamek mengkul,
00:31:02tanpa ragu sedetipun,
00:31:04mereka memilih opsi kedua,
00:31:05ini merikas zamakin yakin,
00:31:06aku takut lokasi ku terbongkar,
00:31:08bahwa posisi mobil RV ku,
00:31:09kelemahan terbesar ku,
00:31:11tapi mereka salah besar,
00:31:12aku akan memanfaatkan mereka,
00:31:13sebagai senjata,
00:31:14melawan kelompok kriminal itu,
00:31:16di kiamat yang kejam ini,
00:31:17hanya dengan sedikit makanan,
00:31:18bisa menambah peluang menang,
00:31:20kesepakatan ini sangatlah untung,
00:31:22lewat mata Tuhan,
00:31:23kulihat,
00:31:23para zombie di sekitar,
00:31:24mulai mendekati karavan,
00:31:26kusuruh mereka segera pergi,
00:31:27tanpa pikir panjang,
00:31:28mereka memeke motor salju,
00:31:30di hari-hari berikutnya,
00:31:31aku harus bersiap lebih banyak,
00:31:32karena kiamat ini belum usai,
00:31:34karena kiamat ini belum usai,
00:31:36Selin dan si pria kasar,
00:31:37menatap gudang kosong itu,
00:31:39mata mereka penuh keputusasaan,
00:31:41rumah baru dari aku ini,
00:31:43berbau debu yang menyingat,
00:31:44kotor dan penuh debu tebal,
00:31:51akan sulit diatasi,
00:31:53Selin,
00:31:53sudah melepaskan tali ikatannya,
00:31:55dia berdiri di tengah gudang,
00:31:57Sambil melehat si Klyling,
00:31:59dia diam seribu bahasa,
00:32:00si pria kasar tampak lemas,
00:32:02dan duduk persander di dendeng,
00:32:04aku pun mengirim drone,
00:32:05ke gudang pinggiran kota,
00:32:07untuk mengantar logistik,
00:32:08pada drone itu,
00:32:10tergantung sebotol air dan biskuit,
00:32:12melihat drone datang,
00:32:13pria itu menyambut dengan girang,
00:32:15tapi saat melihat,
00:32:16hanya ada sedikit makanan,
00:32:18wajahnya berubah jadi marah,
00:32:20dia berteriak ke arah drone,
00:32:21mencaci karena aku dianggap pelik,
00:32:24melihat itu dari jauh,
00:32:25aku hanya merasa lucu,
00:32:27segera kupulangkan drone itu,
00:32:28melihat drone berputar balik,
00:32:30Selin langsung menerjang maju,
00:32:32dan mengambil air serta biskuitnya,
00:32:34dia tahu ini adalah kiamat,
00:32:36terlalu banyak pilih,
00:32:37hanya akan berakhir,
00:32:38melihat Selin bawa makanan,
00:32:40pria itu menjadi gelap mata,
00:32:42Danganhealer,
00:32:43dia merampas biskuit Selin,
00:32:45lalu memakannya dengan lahap,
00:32:46dia berkali-kali tersedak,
00:32:48sedangkan Selin,
00:32:49hanya diam meminum airnya,
00:32:51sambil terus mengamati sekitar,
00:32:52tiba-tiba,
00:32:53pria It mendekati Selin,
00:32:55mereka saling berbisik rahasia,
00:32:57mereka gak sadar,
00:32:58drone ku telediamorifikasi,
00:33:00kualitas audionya,
00:33:01setara alat sadap kelas 1,
00:33:03Selin berkata pada si pria,
00:33:05saat ini kewaspadaanku tinggi,
00:33:06tapi jika sudah dipercaya,
00:33:08dan masuk ke dalam karavan,
00:33:09maka semua air,
00:33:11dan persidia neken jari milik kita,
00:33:13tapi mereka gak kepikiran,
00:33:15mereka lah mangsanya,
00:33:16malam di masa kiamat sangat dingin,
00:33:18Selin dan si pria meringkuk di pojokan,
00:33:20tubuh mereka gemetar hebat,
00:33:21angin dingin serasa menyayat kulit,
00:33:22pikiran mereka,
00:33:23gak lagi fokus,
00:33:24untuk merebut mobilku,
00:33:25prioritas mereka sekarang,
00:33:31suhu ase kuatur di 28 derajat,
00:33:33ini berkat sistem dimensi ruang,
00:33:34pada mobil kiamatku,
00:33:35aku sudah menimbun banyak stock,
00:33:36termasuk bahan bakar yang melimpah,
00:33:38aku tak perlu pusing soal listrik,
00:33:39meski ruang geraku terbatas,
00:33:40karavan ini memenuhi,
00:33:41hampir semua kebutuhanku,
00:33:43aku berbaring di tempat tidur,
00:33:44mengecek ponsel,
00:33:45melihat berita terbaru,
00:33:46banyak media sudah tumbang,
00:33:47hanya ada selentingan kabar burung,
00:33:48ada yang melihat zombie mutasi kedua,
00:33:50ada prediksi cuaca akan menghangat,
00:33:51tapi info akurat sangatlah minim,
00:33:53aku pun mulai bosan,
00:33:54lalu tertidur dengan lelam,
00:33:55esok paginya, aku sarapan,
00:33:56tiba-tiba,
00:33:57aku membuat sebuah sandwich,
00:33:58sambil mengunyah,
00:33:59sebuah ide melintas di benakku,
00:34:00kuletakkan sandwich itu,
00:34:01lalu mengambil hotpot instant,
00:34:03dari dalam dimensi ruangku,
00:34:04banyak orang rela bertaruh nyawa,
00:34:05demi mcconon nyoal ini,
00:34:06happy temporary user kit hon,
00:34:07kugantungkan itu pada drone,
00:34:09tak lupa juga,
00:34:09air mineral dan biscuit,
00:34:11ke bucket into caravan,
00:34:12lalu kuterbangkan drone,
00:34:13menuju gudang selim,
00:34:14ini tes kemanusiaan bagi mereka,
00:34:15sekaligus awal rencanaku,
00:34:16jika berhasil,
00:34:17aku akan hancurkan mereka,
00:34:18eksperimen penjinakan pun dimulai,
00:34:25aku beri mereka makanan,
00:34:26kini masalah utama mereka,
00:34:27adalah cara cari kehangatan,
00:34:29dan bergantung pada mobil,
00:34:35konflik di antara mereka,
00:34:36saat drone tiba di gudang,
00:34:38bibir mereka sudah membiru kedinginan,
00:34:39mereka meringkuk lemas di pojokan,
00:34:41tapi saat melihat,
00:34:42barang yang dibawa oleh drone,
00:34:44wajah merika sekat kemanjari cemek,
00:34:45keduanya langsung bangkit,
00:34:47dan berlari gila mengejar drone,
00:34:48fisik si pria jelas lebih kuat,
00:34:50bak macan kelaparan,
00:34:51dia menyergap drone itu,
00:34:52dan mendekap rat hotpot instannya,
00:34:54tapi Selin yang kemarin penurut,
00:34:55kini meledakan tenaga luar biasa,
00:34:57dia menabrak si pria kasar,
00:34:59si pria tersungkur hingga terguling,
00:35:00amarahnya langsung terpancing,
00:35:03jika biasanya,
00:35:04Selin akan langsung menyerah,
00:35:06hari ini sisi buasnya justru bangkit,
00:35:08dia menggigit lengan pria itu,
00:35:09karena kesakitan,
00:35:10pria itu melepas hotpot instannya,
00:35:12Selin melihat celah,
00:35:13lalu merebut hotpot tersebut,
00:35:15tapi kesenangannya gak bertahan lama,
00:35:16dia didepak kasar oleh si pria,
00:35:18perbedaan kekuatan yang besar,
00:35:19membuatnya kehilangan semangat juang,
00:35:21dia hanya bisa pasrah melihat,
00:35:22si pria menikmati makanan itu sendiri,
00:35:24dia tebaring detain,
00:35:25air mata kecewa pun menetes,
00:35:27namun dia cepat sadar diri,
00:35:29dia emble air damn biscuit,
00:35:30sebab hidup adalah yang utama,
00:35:32tapi kejutan yang ku beri hari ini,
00:35:33ternyata gak berhenti di sini,
00:35:35mereka benar-benar terpaku,
00:35:36mendengar perkataanku selanjutnya,
00:35:38hari pertama kerjasama,
00:35:39gak cuma beri makanan gratis,
00:35:41aku bahkan meningkatkannya,
00:35:42aku juga bantu atasi,
00:35:43masalah terbesar merika,
00:35:45ku tunjukkan pada mereka,
00:35:46hutan di depan sana,
00:35:47bisa untuk cari,
00:35:48kuku beralasan mereka ada rahasia,
00:35:49jika mereka mari,
00:35:50aku akan ikut kesulitan,
00:35:51alasan itu berhasil,
00:35:53begitlah,
00:35:54mereka ikut arahan drone,
00:35:55menuju ke area hutan,
00:35:56mereka menembang danggan giant,
00:35:58tapi mereka gak berpengalaman,
00:35:59satu jam berlalu,
00:36:00hanya ada goresan tipis,
00:36:02padahal aku tak bilang,
00:36:035 km lagi ke depan,
00:36:04ada gudang kayu besar,
00:36:06banyak stok kayu siap pakai,
00:36:07sekaligus,
00:36:08biarkan kerja keras ini,
00:36:09menumpulkan pikiran mereka,
00:36:10sehingga,
00:36:11rencana lanjutanku lebih mudah,
00:36:13saat mereka bekerja keras,
00:36:14aku di mobil bingung,
00:36:15mau makan siang apa hari ini,
00:36:17di ruang dimensi,
00:36:18stok bahan melimpah,
00:36:19membuatku bingung memilih,
00:36:20setelah berpikir sejenak,
00:36:21aku membuat pangsit saja,
00:36:22tak ada yang lebih cocok,
00:36:24di musim dingin,
00:36:25selain makan pangsit hangat,
00:36:26sambil makan,
00:36:27aku menonton,
00:36:28mereka berdua yang,
00:36:29sedang banting tulang,
00:36:30aku menghitung waktu,
00:36:31seminggu lagi rencana ini,
00:36:32bisa resmi dimulai,
00:36:33tapi sebelumnya,
00:36:34perlu sedikit stimulasi,
00:36:36harus ku tanamkan benih,
00:36:37kebensian di antara mereka,
00:36:38hanya dengan begitu,
00:36:39agar kesel matanku,
00:36:40benar-benar terjamin,
00:36:42lalu,
00:36:42aku masuk ke ruang dimensi,
00:36:44mengambil senjata kemenanganku,
00:36:46bersambung,
00:36:56tiga hari berikutnya,
00:36:58Drown Millicube,
00:36:58terus mengirim makanan,
00:37:00untuk Selin dan si Preman,
00:37:01Mian's 10,
00:37:02makanan kaleng,
00:37:02hingga mie pedas,
00:37:04tapi jumlahnya cuma satu,
00:37:05Selin selalu ke bagian biskuit,
00:37:11si Preman sangat kegirangan,
00:37:13dia langsung merebut susu,
00:37:14dan kaleng persik di atasnya,
00:37:15melihat itu,
00:37:16Selin langsung berteriak marah,
00:37:18memaki karena jatahnya direbut,
00:37:19tapi si Preman gak peduli,
00:37:20dia hanya menunjuk,
00:37:21ke arah senapan burunya,
00:37:23Selin Merka,
00:37:24Jemensh Pultinju Capriman ITU,
00:37:26siap bertaruh nyawa,
00:37:27tapi si Preman,
00:37:27menatap tajam,
00:37:28dan mengancam Selin,
00:37:30instingnya berkata,
00:37:31lebih baik dia menyerah saja,
00:37:32Selin menarik rambutnya kesal,
00:37:34harusnya itu miliknya,
00:37:35karena dia yang punya informasi mobil RV,
00:37:37bukan si Preman itu,
00:37:38tapi kini dia hanya bisa menonton,
00:37:40hasil usahanya dicuri orang lain,
00:37:41waktu berlalu hingga siang hari,
00:37:43aku memasak steak di karavan,
00:37:44banyi tejing penggang berdises,
00:37:46aromanya memenuhi ruangan,
00:37:47ini adalah makan siangku,
00:37:49sekaligus senjata kemenanganku,
00:37:51kugantung steak pada drone,
00:37:52dan kubalut kertas aluminium,
00:37:54gak lupkah kuganti air,
00:37:55dengan sebotol kecil wine,
00:37:56begitu drone tiba di gudang,
00:37:58mereka terpikat aroma daging,
00:37:59si Preman segera membukanya,
00:38:01melihat isi di dalamnya,
00:38:02steak premium yang menggoda,
00:38:03dia menangis harum,
00:38:04dia bahkan,
00:38:05berlutut di depan drone itu,
00:38:07menggembal botol wine dengan taksa,
00:38:08kuyakin malam ini,
00:38:09adalah momen terindah baginya,
00:38:11sedangkan di sisi lain,
00:38:12Selin Hanya terpaka menonton,
00:38:13dunianya terasa runtuh,
00:38:15perbedaan kasta hidup ini,
00:38:16benar-benar membuatnya gila,
00:38:18waktunya sudah matang,
00:38:19Selin akhirnya jatuh,
00:38:20kejebakan yang kusiapkan,
00:38:22di satu sisi makan rakus,
00:38:23si Preman nikmati wine dan daging,
00:38:25di sisi lain kelaparan,
00:38:26bahkan seharian penuh,
00:38:27Selin gak minum setetes air pun,
00:38:28kesenjangan realita ini,
00:38:29runtuhkan pertahanan mentalnya,
00:38:31karena selama ini masalahnya,
00:38:37terbang pelan ke luar gudang,
00:38:38Selin pun langsung menikutinya,
00:38:39si Preman yang asyik makan,
00:38:40gak menyadari semua ini,
00:38:41lewat drone,
00:38:42kukanggakan padanya,
00:38:43aku butuh dia jadi mata manggaku,
00:38:44pantau gerak-gerik si Preman,
00:38:46serta beri informasi anggota lainnya,
00:38:47bantu aku kumpulkan diam-diam,
00:38:48data yang dibutuhkan saat kiamat,
00:38:50selama masa kerjasama ini,
00:38:51tiap hari di dalam biskutnya,
00:38:52akan kusulitkan makanan ekstra,
00:38:54seperti coklat atau kacak,
00:38:55bahkan sesuai kinerjanya,
00:38:56ku beri jatah setara si Preman,
00:38:58Selin orang yang rela,
00:38:58halalkan cara demi tujuan,
00:39:00dia juga sangat cerdas,
00:39:01dia paham maksud tindakanku,
00:39:02meski makanannya enak,
00:39:03dia gak bisa rebut dari si Preman,
00:39:05inilah rencana terbaik saat ini,
00:39:06dia setuju tanpa ragu sedikit pun,
00:39:07tentu saja,
00:39:08aku tahu kerjasama ini,
00:39:09hanyalah bersifat sementara,
00:39:11selin tipe yang sangat sabar,
00:39:12demi mencapai tujuannya,
00:39:13dalam perundingan ini,
00:39:14aku sama sekali gak bahas,
00:39:15soal lokasi koordinat mobilku,
00:39:16karena kami berdua tahu,
00:39:17itu adalah kartu as terbesarnya,
00:39:19tanpa infolokasi,
00:39:20dia hilang kendali atasku,
00:39:21nanti bukan cuma gak bisa makan,
00:39:23bahkan jatah biskut pun,
00:39:24gak akan bisa terjamin lagi,
00:39:25begitulah kami sepakat,
00:39:26aku pun lanjut nikmati setiap,
00:39:27daging sapi kualitas terbaik,
00:39:28sangat empuk dan berair,
00:39:30gak hanya tekstur yang kaya,
00:39:30tapi juga terasa sedikit manis,
00:39:32usai makan kenyang,
00:39:33aku cek peta yang ditandar,
00:39:34rencana lanjutanku resmi dimulai,
00:39:36cukup bermodalkan coklat,
00:39:37dan beberapa lembar roti,
00:39:39aku berhasil menjinakkan selin,
00:39:40lewat konflik yang sengaja ku buat,
00:39:42hubungan mereka kini pecah,
00:39:44dari rekan menjadi rival,
00:39:45ku perintahkan dia,
00:39:51jika dia bisa habis sisi berandal,
00:39:53stok miings dan suzu,
00:39:54bahkan daging sapi,
00:39:55akan jadi miliknya,
00:39:56dia juga membocorkan,
00:39:57identitas anggota tim lamanya,
00:39:59isinya sangat berbahaya,
00:40:00Ada Boss Mafia,
00:40:01Narapidana,
00:40:02hingga imigran gelap,
00:40:03Hazman Marika Heniela,
00:40:04punya catatan kriminal,
00:40:05dan berdarah dingin,
00:40:07akan kubereskan satu persatu,
00:40:08fokus utamaku sekarang,
00:40:09adalah memetakan personel,
00:40:11kelompok di dalam kota,
00:40:12dan rutinitas mereka,
00:40:13makin banyak info,
00:40:14makin besar peluanku,
00:40:16dalam beberapa hari ini,
00:40:17selin dan si berandal,
00:40:18akan ku sebar mencari stok,
00:40:19sekaligus intai situasi,
00:40:21setelah antar jatah mereka,
00:40:22ke dalam gudang,
00:40:23aku berniat,
00:40:24mengecek gudang senjataku,
00:40:25begitu masuk ruang dimensi,
00:40:27suara yang ku nantikan,
00:40:28akhirnya terdengar,
00:40:29selamat,
00:40:30misi selesai,
00:40:31regret selan,
00:40:32hadiah,
00:40:32upgrade ruang dimensi,
00:40:34aku segera memeriksa hadiahnya,
00:40:35ternyata modifikasi ruangan,
00:40:37layar panel menunjukkan,
00:40:38banyak sekali pilihan,
00:40:39toilet,
00:40:40ruang bilas,
00:40:41camera,
00:40:42dapet,
00:40:42ruang makan,
00:40:43bahkan tempat game,
00:40:44sistem sepertinya ingin,
00:40:45berbaiki taraf hidupku,
00:40:47semua pilihan ini menggoda,
00:40:48setelah berpikir sejenak,
00:40:49akhirnya ku pilih satu,
00:40:51di dunia kiamat ini,
00:40:52mungkin hanya aku,
00:40:53yang hidup semewah ini,
00:40:55bersambung,
00:40:55sistem mobil RV memberiku hadiah,
00:40:57dan aku memilih kamar bilas,
00:40:59sejak kiamat tiba,
00:41:01boro-boro mandi air panas,
00:41:02bisa cuci muka saja,
00:41:04sudah merupakan kemewahan,
00:41:10air panas,
00:41:11begitu pilihanku dikonfirmasi,
00:41:13di dalam ruang dimensi,
00:41:14tiba-tiba muncul sebuah pintu,
00:41:16sakibuka,
00:41:17gak hanya ada pancuran,
00:41:19ternyata ada bak mandi besar,
00:41:20aku sangat bersemangat,
00:41:22sederklavis pakaian,
00:41:23dan berendam air panas,
00:41:25di luar salju membekuk,
00:41:26dengan suhu ekstrim,
00:41:28tapi aku santai di bak mandi,
00:41:30menikmati ketenangan sejenak,
00:41:31kontras ini membuatku gak percaya,
00:41:33sedang berada di dunia kiamat,
00:41:35usai mandi,
00:41:36tubuhku terasa jauh lebih rileks,
00:41:38dan pikiranku makin jernih,
00:41:40sambil kerinkan rambut,
00:41:41kupantau kondisi selin,
00:41:43dan rekannya hari ini,
00:41:44aku pitaskan peraksi lebih awal,
00:41:46saat mereka kembali,
00:41:48ku beri jatah makan seperti biasa,
00:41:50tapi menunya kini hanyalah,
00:41:51dua biskuit darurat,
00:41:53dan dua botol air,
00:41:54si berandal yang sudah manja,
00:41:56mara-mara ke aerodrone,
00:41:57aku berpura-pura sedih dan berkata,
00:41:59karena harus memberi makan dua orang,
00:42:01stokku juga mulai,
00:42:02menipis dan gak cukup lagi,
00:42:04terutama masalah energi,
00:42:06karavanku hampir kehabisan bensin,
00:42:08tapi untungnya,
00:42:09aku tahu situasi di kota,
00:42:11aku bisa tunjukkan,
00:42:12lokasi perbekalin turdikat,
00:42:14syaratnya mereka harus,
00:42:15membawakanku satu jerikan bensin,
00:42:18tentu itu cuma alasanku saja,
00:42:19aku sudah memborong isi SPBU sekota,
00:42:22bensin mebelku,
00:42:23gak akan pernah habis,
00:42:24itu hanyalah alasan,
00:42:26agar mereka mau bergerak,
00:42:27setelah berdiskusi,
00:42:29mereka setuju dengan rencanaku,
00:42:31dan akan berangkat besok pagi,
00:42:32ronkin aku,
00:42:33bersambung,
00:42:34akhirnya resmi dimulai,
00:42:35keesokan subuhnya,
00:42:37aku berikan rencana baru,
00:42:38kepada selin dan rekannya,
00:42:40aku katakan,
00:42:41berdasarkan pantauan drone ku,
00:42:43ada rumah dengan stok melimpah,
00:42:45jika mereka,
00:42:51selin pun langsung berangkat,
00:42:52di saat yang sama,
00:42:54aku mulai memantau,
00:42:55gerakan organisasi kriminal itu,
00:42:57aku ingin benturkan mereka,
00:42:59dua jam kemudian,
00:43:00mereka tiba di kota,
00:43:01kuarahkan mereka untuk bersembunyi,
00:43:03begitu perintahku berikan,
00:43:05mereka langsung naik ke atas,
00:43:07si berandal tiba di depan pintu,
00:43:09tanpa banyak bicara,
00:43:10dia menembak hancur kunci pintu,
00:43:12lalu mendobrak pintu itu,
00:43:14melehat humpikin stok mcconnell,
00:43:16mata mereka langsung berbina,
00:43:17mereka pun menjarah dengan cepat,
00:43:19tiba-tiba,
00:43:20suara tembakan tadi,
00:43:21memancing geng kriminal datang,
00:43:23inem orang menjpeng tempat itu,
00:43:25melihat selin,
00:43:26tanpa ragu sedikit pun,
00:43:28salah satu dari mereka menyerang,
00:43:30perkelahian sengit pun terjadi,
00:43:32selin gak tinggal diam,
00:43:33dia menjeluarkan,
00:43:34tongkat kejut listriknya,
00:43:36musuh yang lengah,
00:43:37langsung tersengat listrik,
00:43:38dia kejang-kejang lalu tumbang,
00:43:40di sisi lain,
00:43:41anggota organisasi itu,
00:43:43mencekik leher si berandal,
00:43:44tapi si berandal jauh lebih kuat,
00:43:46dia membanting lawannya ke tanah,
00:43:48dua orang tambang sekataga,
00:43:50hal itu membuat mereka waspada,
00:43:52mereka memanggil bantuan lewat hati,
00:43:54sambil hinas kensencara,
00:43:56ternyata bukan cuma dia yang punya pistol,
00:43:58dengan satu tambakan lagi,
00:44:00si berandal tewaskan satu orang,
00:44:02tapi dia lengah,
00:44:03torp,
00:44:03si berandal pun ambruk bersimbah darah,
00:44:06sada engkmen besar kutala lenyap,
00:44:08selin dan rekannya bentrok dengan geng itu,
00:44:10dalam sik jab,
00:44:11ini hanya tersisa selin sendirian,
00:44:13awalnya ku kira,
00:44:14dendam ku dan selin akan berakhir hari ini,
00:44:16ternyata dia bawa pistol juga,
00:44:18mar senapan angin,
00:44:19kemampuan menembaknya,
00:44:20bahkan setara atlet,
00:44:21masyarakat nasional,
00:44:26tapi gak lama kemudian,
00:44:28sisa anggota organisasi itu,
00:44:29telah tiba di lokasi kejadian,
00:44:34gak mau lagi tahu,
00:44:35kelanjutannya gimana,
00:44:37aku bersandar dikemudi sambil menarik napas,
00:44:39akhirnya masalah selin selesai juga,
00:44:41setelah ini,
00:44:41tinggal fokus habisi geng kriminal itu,
00:44:43siapapun yang tahu lokasiku,
00:44:45tak akan kubiarkan lolos satupun,
00:44:47aku tak ingin diriku terancam bahaya,
00:44:49saat sedang santai,
00:44:50rasa lapar tiba-tiba menyerang,
00:44:51aku masuk ke ruang dimensi,
00:44:53dan mulai memilih bahan makanan,
00:44:54setelah satu jam memasak,
00:44:56sepansi jajing rivas angamara,
00:44:57akhirnya siap disajikan,
00:44:59aroma dagingnya sangat menggoda,
00:45:00sambil makan,
00:45:01aku,
00:45:02membaca berita di ponselku,
00:45:03tiba-tiba sebuah pesan,
00:45:04membuat bulu kuduku berdiri,
00:45:06ternyata saat kiamat tiba,
00:45:07bukan hanya manusia yang terdampak,
00:45:09banyak hewan juga mengalami mutasi,
00:45:11baru-baru ini,
00:45:12banyak orang memotret sosok mereka,
00:45:13dari beruang dan harimau,
00:45:15hingga serangga dan tikus,
00:45:16evolusi hewan ternyata lebih sempurna,
00:45:18dan ancamannya lebih besar,
00:45:19saat aku khawatir soal masa depan,
00:45:21di sisi lain,
00:45:22geng kriminal itu,
00:45:23sedang merayakan anggota baru mereka,
00:45:25dan orang itu ternyata adalah,
00:45:27kiamat kembali bermutasi,
00:45:28hanya dalam beberapa bulan,
00:45:30Kekekon Baru Telemungko,
00:45:31banyak hewan kini bermutasi,
00:45:33kekuatan dan tingkat ancaman,
00:45:34meningkat berlipat ganda,
00:45:36situasi ini,
00:45:36membuatku,
00:45:42namun di pinggiran kota,
00:45:43kini jadi sarang monster hewan,
00:45:45bahaya bisa datang kapan saja,
00:45:46kabar buruk gak berhenti di situ,
00:45:48seperti biasa,
00:45:49aku memakai drone,
00:45:50untuk memantau langit kota,
00:45:51tiba-tiba kulihat sosok familia,
00:45:53segera ku kejar dengan droneku,
00:45:54namun,
00:45:55aku kehilangan jejak di tikungan,
00:45:56perasaanku mulai gak enak,
00:45:58dan dugaanku benar,
00:45:59Selin ternyat belum mati,
00:46:00aku gak memastikan kematiannya,
00:46:02saat menarik drone waktu itu,
00:46:06dia membocorkan semua,
00:46:07informasiku ke mereka,
00:46:08dia bahkan menemukan,
00:46:10daftar belanjaanku dulu,
00:46:11dia menghasut mereka,
00:46:12bahwa di dalam mobilku,
00:46:13ada stok senilai ratusan juta,
00:46:15dia hanya meminta sedikit imbalan,
00:46:17bahkan kelemahan mobilku,
00:46:18dia ceritakan semuanya,
00:46:19tadinya ingin manfaatkan geng itu,
00:46:21untuk melenyapkan Selin,
00:46:22tapi siapa sengke,
00:46:23mereka malah bersekutu,
00:46:25dua masalah terberatku,
00:46:26kini bersatu melawanku,
00:46:27dan aku sama sekali gak tahu,
00:46:29saat ini aku hanya ingin kabur,
00:46:30dari tempat penuh risiko ini,
00:46:32penyelaki mobilku,
00:46:33dan menjauh dari kota,
00:46:34tapi tak lama,
00:46:35sistem sensor memberitahuku,
00:46:36ada makhluk mendekat dengan cepat,
00:46:38sangat cepat,
00:46:39saat ku perbesar gambarnya,
00:46:40ternyata seekor babi hutan mutan,
00:46:42dia lari menyeruduk,
00:46:43dan menghantam keras,
00:46:44body caravan cube,
00:46:45segera ku lakukan serangan balik,
00:46:47dengan menyalakan pagar listrik,
00:46:48tapi kejadian selanjutnya,
00:46:49membuatku benar-benar putus asa,
00:46:51babi hutan mutan itu terus menyerangku,
00:46:53dari jauh,
00:46:54zombie mulai berdatangan,
00:46:55berkumpul ke arah sini,
00:46:57sialnya,
00:46:57sistem pertahanan andalanku,
00:46:59malah gagal berfungsi saat ini,
00:47:00pagar listrikku sama sep,
00:47:01aku menginjak gas dalam-dalam,
00:47:03berharap bisa lolos dari hewan itu,
00:47:04gak sangka dia bisa melaju lebih cepat,
00:47:06satu serudukan telak,
00:47:07membuat mobilku hilang kendali,
00:47:09nyaris menghantam pohon besar,
00:47:10aku sadar gak bisa kabur terus,
00:47:12aku harus segera membereskannya,
00:47:13meski keluar mobil sangat berisiko,
00:47:15tapi membiarkannya menyerang,
00:47:16hanya akan menambah masalah besar,
00:47:18aku segera menuju,
00:47:19gudang senjata di ruang dimensi,
00:47:21huambel sebuah senepan mezen barang,
00:47:22dan memakai rompi anti peluru,
00:47:24setelah persiapan matang,
00:47:25kulihat saya sedajing sapi semelam,
00:47:27kumasukkan daging itu ke kantong,
00:47:29saat babi itu menyerang sisi lain,
00:47:30kubuka pintu mobil,
00:47:32lalu kulemparkan,
00:47:33kantong daging itu sejauh mungkin,
00:47:34aroma daging langsung memikatnya,
00:47:36dia berlari dan mulai memakannya,
00:47:37kesempat,
00:47:38aku siapkan senapan,
00:47:40dan langsung memberondongnya,
00:47:41meski tertembak berkali-kali,
00:47:42babi itu gak langsung tumbang,
00:47:44tindakanku justru membuatnya murka,
00:47:45dia berbalik menyerang ketenging genis,
00:47:47aku sangat ketakutan,
00:47:48tapi terus menembak sekuat tenaga,
00:47:50tepat beberapa meter,
00:47:51sebelum dia mengenai ku,
00:47:53dia akhirnya tersungkur mati,
00:47:54aku terduduk lemas karena ngeri,
00:47:56tapi krisis ini belum usai,
00:47:57masih banyak zombie yang mendekat,
00:47:59saat itulah notifikasi hadiah muncul,
00:48:01tapi hadiah kali ini,
00:48:02membuatku benar-benar kecewa,
00:48:13makhluk mutan itu memang sudah beres,
00:48:15TAPI,
00:48:16sistem mobil RV justru,
00:48:18memberiku hadiah sistem audio,
00:48:19siapa yang ingin dengar lagu saat kiamat,
00:48:21dengan kesal ku terima hadiah itu,
00:48:23aku kembali,
00:48:28setelah zombie habis,
00:48:29aku merasa sangat kelelahan,
00:48:31kuputuskan untuk membereskan,
00:48:32bangkai zombie besok pagi saja,
00:48:34namun keputusan ini,
00:48:35menjadi ancaman baru bagiku,
00:48:37saat terbangun esok harinya,
00:48:38aku baru menyadari,
00:48:39bagian bawah mobilku,
00:48:40sudah penuh kayu dan jerami,
00:48:42di depan pun ada barikade berduri raksasa,
00:48:44belasan orang geng kriminal,
00:48:45telah kepung mobil RVku,
00:48:47salah satu memakai topeng aneh,
00:48:48terlihat sangat mengerikan,
00:48:50aku sadar dalam sekejap,
00:48:51mereka ingin membakarku hidup-hidup,
00:48:53TAPI,
00:48:54sudah di bawah minus 100 derajat celcius,
00:48:57bahkan pemantik pun gak akan menyala,
00:48:59apa mereka punya senjata rahasia,
00:49:00selagi aku berpikir,
00:49:01seperti musuh yang sebelumnya,
00:49:03mereka mengirim utusan negosiasi,
00:49:05tentu saja gak kuhiraukan,
00:49:06namun,
00:49:07mereka rupanya sudah tahu,
00:49:08soal adanya pagar listrik,
00:49:09gak ada yang berani mendekat,
00:49:11kira mereka akan mundur,
00:49:12tapi setelah orang tersebut,
00:49:14dan berjalan mendekat,
00:49:15dia mengeluarkan sesuatu dari tasnya,
00:49:17aku melihatnya,
00:49:18ternyata blok pembakar militer,
00:49:21dan bisa menyala di cuaca ekstrim,
00:49:24api besar langsung berkobar hebat,
00:49:26sekaligus,
00:49:27menyambar jerami dan kayu,
00:49:28yang sudah mereka siapkan,
00:49:29karakanku gak punya sistem pemadam,
00:49:31suhu di dalam mulai melonjak drastis,
00:49:33rencana mereka sangat matang,
00:49:35aku benar-benar putus asa,
00:49:36lalu,
00:49:37hal yang lebih buruk terjadi,
00:49:38si pria bertopeng misterius itu,
00:49:40perlahan membuka topengnya,
00:49:41ternyata Selin,
00:49:42rupanya di gak mati hari itu,
00:49:43malah menemukan majikan baru,
00:49:45suhu di dalam teras luminos,
00:49:47di luar gong bersenjata menjpung,
00:49:48Selin,
00:49:49telah menyudutkanku habis-habisan,
00:49:51dengan tim barunya,
00:49:52Selin kembali,
00:49:53menyeretku ke jurang kematian,
00:49:54jika aku tetap di dalam mobil,
00:49:55suhu yang terus melonjak ini,
00:49:57akan membuatku dehidrasi dan pingsan,
00:49:59namun jika aku keluar dari karavan,
00:50:06hanya dalam si japsaja,
00:50:07mereka pasti akan menembakku mati,
00:50:09suhu di dalam semakin panas,
00:50:11kesadaranku perlahan mulai kabur,
00:50:13tepat saat aku sudah gak tahan lagi,
00:50:14dan ingin membuka pintu untuk menyerah,
00:50:16tiba-tiba muncul sebuah,
00:50:17ide yang sangat berani di benakku,
00:50:19kunyalakan sistem adiu,
00:50:21hasil peningkatan sistem kemarin,
00:50:22aku memutar musik keras-keras,
00:50:24dengan volume maksimal,
00:50:25di pinggiran kota yang sunyi,
00:50:26suara musik yang keras ini,
00:50:28meledak bagaikan dentuman bom,
00:50:29Selin yang berada di luar melihat ini,
00:50:31langsung mengejakku tanpa henti,
00:50:33dia bilang aku memutar lagu kematianku sendiri,
00:50:35dan memaksaku untuk segera menyerah,
00:50:37melepaskan perlawanan,
00:50:38dan keluar dari karavan,
00:50:39beberapa orang dari geng tersebut,
00:50:41juga ikut tertawa terbahak-bahak,
00:50:43tapi saat ini aku gak memedulikan mereka,
00:50:45Melalui System Model Anguid,
00:50:46Makin banyak makhluk mendekati karavan,
00:50:48hingga akhirnya tekadku sudah bulat,
00:50:50aku masuk ke dalam ruang dimensi,
00:50:51mengambil sepotong daging segar,
00:50:53untuk memancing monster mutan nanti,
00:50:55lalu dari gudang senjataku pilih,
00:50:57rompi anti peluru dan helm,
00:50:58serta sebuah senapan yang mumpuni,
00:51:00siap untuk bertaruh nyawa,
00:51:01geng kriminal di luar akhirnya tersadar,
00:51:03bahwa aku berniat memancing zombie,
00:51:05agar kami semua mati bersama,
00:51:06tapi mereka sama sekali gak panik,
00:51:08sebab dengan senjata di tangan,
00:51:10zombie bias api can't let's hand in America,
00:51:12benar saja,
00:51:12rombongan zombie itu,
00:51:13dihabisi dengan mudah sebelum mendekat,
00:51:15tiba-tiba terdengar suara jeritan melengki,
00:51:17yang seolah-olah membelah langit,
00:51:19aku menyadari inilah saatnya,
00:51:20kumatikan musiknya,
00:51:21dan perlahan berjalan ke pintu,
00:51:23situasi pertempuran ikan berriba sekali lagi,
00:51:25saat aku bersiap membuka pintu,
00:51:27untuk bertarung,
00:51:28suara pekikan tajam menghentikanku,
00:51:30tiba-tiba di langit muncul,
00:51:31seekor langmutan raksasa,
00:51:33ayah menepik sasakak peluru,
00:51:34langsung menyambar ke arah,
00:51:40sulit untuk dibidik,
00:51:41mereka hanya bisa menembak asal,
00:51:43sembari terus diserang,
00:51:44karena mutasi tersebut,
00:51:45bulunya sekeras bilah baja,
00:51:47hanya dengan gesekan sayapnya,
00:51:48tubuh mereka langsung robek,
00:51:50beberapa anggota geng,
00:51:51kini terluka parah,
00:51:52saat mereka lengah,
00:51:53zombie pun semakin mendekat,
00:51:55pasukan yang tadinya sigap,
00:51:56akhirnya mulai kocar kacir,
00:51:58keadaan berbalik total,
00:51:59Selim merasa terancam,
00:52:00dia lari menuju motor saljunya,
00:52:02saking paniknya,
00:52:03dia nyaris diterkam zombie,
00:52:04anggota geng lainnya ikut sadar,
00:52:06dan mulai mundur perlahan,
00:52:07namun makhluk mutan terus memburu,
00:52:09akhirnya geng itu tersisa tiga orang,
00:52:11bersama Selin,
00:52:12kabur dengan panik,
00:52:13kabar baiknya gak cuma itu,
00:52:15angin kencang di luar,
00:52:16memadamkan api di bawah mobilku,
00:52:17segera ku nyalakan AC mobil,
00:52:19ke mode pendingin,
00:52:20suhu di dalam turun drastis,
00:52:22di kiamat beku begini,
00:52:23mungkin cuma aku,
00:52:24yang menyalakan AC dingin,
00:52:25sekarang aku hanya perlu,
00:52:26menghabisi sisa zombie,
00:52:28dan menunggu ulang itu pergi,
00:52:29gak disangka,
00:52:30hadiah yang kukira gak berguna,
00:52:31justru menyelamatkan nyawaku,
00:52:33setelah berhasil melewati,
00:52:34bencana besar ini,
00:52:35pasti ada hadiah yang melimpah,
00:52:37saat itu juga,
00:52:38notifikasi sistem muncul,
00:52:39hadiahnya ternyata berlipat ganda,
00:52:41berkat bantuan makhluk mutan itu,
00:52:44aku berhasil lolos dari mau,
00:52:45sistem mobil RV naik level lagi,
00:52:47dan langsung memberiku hadiah,
00:52:49di hadapanku sekarang,
00:52:50muncul dua panel,
00:52:55sistem akan perlahan,
00:52:57memperbaiki bagian yang rusak,
00:52:59bagian bawah mobil yang tadi terbakar,
00:53:02kini sudah terlihat baru kembali,
00:53:03panel kanan adalah kunci fitur baru,
00:53:06saat aku membukanya,
00:53:07ternyata aku telah membuka,
00:53:09sistem perkebunan ruang dimensi,
00:53:11aku bergegas masuk ke ruang dimensi,
00:53:13di samping pintu kamar mandi,
00:53:15muncul sebuah pintu kayu besar,
00:53:17begitu aku membukanya,
00:53:18cahaya putih menyelaukan muncul,
00:53:20saat aku membuka mata,
00:53:22aku sudah berada di lahan sayur,
00:53:24ada matahari yang bersinar terang,
00:53:25dengan lahan luas di depanku,
00:53:27aku mengambil segenggam tanah,
00:53:29menghirup aromanya yang segar,
00:53:31aku sangat cembara,
00:53:32aku ingat kentang tumbuh sangat cepat,
00:53:34dan bisa tumbuh dari umbinya,
00:53:36di dalam gudang dimensiku,
00:53:37masih ada stoh yang cukup banyak,
00:53:39aku memutuskan coba menanam kentang,
00:53:42jika ini berhasil,
00:53:43meski stok makanan suatu saat habis,
00:53:45aku bisa hidup mandiri dari kebun ini,
00:53:48setelah selesai,
00:53:49aku kembali ke mobil RV,
00:53:50meski hari ini nyawaku hampir melayang,
00:53:53tapi hasilnya berakhir dengan indah,
00:53:55selain ruang dimensi yang luas,
00:53:57sistem mobilku juga makin canggih,
00:53:59sekarang aku merasa lebih siap,
00:54:00menghadapi krisis yang lebih besar,
00:54:02jadi aku memutuskan untuk,
00:54:04memanjakan diri hari ini,
00:54:06aku makan Bob Wohan Seeker,
00:54:07lalu mandi air hangat dengan tenang,
00:54:09sambil beristirahat,
00:54:10aku membaca berita,
00:54:12kejadian tadi menyadarkanku,
00:54:14bahwa di dunia kiamat,
00:54:15informasi adalah senjata terkuat,
00:54:17semakin banyak informasi,
00:54:19semakin besar keuntunganku,
00:54:21tepat saat itu,
00:54:22sebuah pesan menarik perhatianku,
00:54:24setelah serangan Selin dan gengnya,
00:54:26tiga hari telah berlalu,
00:54:27akhirnya aku selesai membersihkan,
00:54:29zombie danger bacon panggling,
00:54:30di sekitar mobilku,
00:54:31aku putuskan untuk pergi hari ini,
00:54:33sebab belakangan ini,
00:54:38aku harus cari tempat yang sepi,
00:54:40ada satu info penting semalam,
00:54:42yang sangat menarik perhatianku,
00:54:43CV rank element unit,
00:54:45catalog makhluk Newton,
00:54:46makhluk mutan dibagi berdasar bahaya,
00:54:48diurutkan mulai dari level F,
00:54:49level F adalah yang terlemah,
00:54:51seperti semut atau pipit mutan,
00:54:53level B adalah,
00:54:54makhluk yang sulit bagi orang biasa,
00:54:55seperti babi hutan waktu itu,
00:54:57sedangkan elang kemarin,
00:54:58adalah makhluk level A,
00:54:59bahkan kelompok bersenjata pun,
00:55:01akan sulit melawannya,
00:55:02untuk level S,
00:55:03berisi predator besar seperti beruang,
00:55:05jika bertemu mereka,
00:55:06lebih baik menyerah saja,
00:55:08tapi yang paling meresahkan,
00:55:09di atas level S masih ada,
00:55:11level SS dan level SS,
00:55:12makhluk sekuat apa sebenarnya,
00:55:14yang jauh lebih ngeri dari itu,
00:55:15memikirkannya saja,
00:55:16membuatku merinding,
00:55:17aku sudah memakai drone,
00:55:19untuck mementar kitten sekitar,
00:55:20dan menandai titik yang aman,
00:55:22aku putuskan berangkat hari ini,
00:55:24sementara itu,
00:55:25akibat kegagalan kemarin,
00:55:26geng kriminal itu rugi besar,
00:55:28banyak orang tewas,
00:55:28dan amunisi habis,
00:55:29mereka menyalahkan aku,
00:55:31atas semua kerugian itu,
00:55:32Selim bahkan bersumpah,
00:55:33akan membuatku mati berdarah,
00:55:35aku harus segera menemukan,
00:55:36pelacak yang dipasang Selim,
00:55:38kalau enggak,
00:55:38aku akan terus diguru,
00:55:39dan diteror oleh mereka,
00:55:41kini aku berpacu dengan waktu,
00:55:43aku harus lolos dari pantauan Selim,
00:55:44sebelum serangan kedua tiba,
00:55:46demi menjauh dari bahaya,
00:55:47aku berkendara semalaman ke zona aman,
00:55:49setelah sampai di tujuan,
00:55:51aku makan dengan lahap,
00:55:52lalu pergi ke ke kebun ruang dimensiku,
00:55:53aku terkejut melihat,
00:55:55kentang yang ku tanam kemarin,
00:55:56dan APA Ponyong Dynam di sini,
00:56:02akan tumbuh jauh lebih cepat,
00:56:04aku pun segera bergegas ke,
00:56:05gudang penyimpanan dimensi,
00:56:07untuk mencari benih lainnya,
00:56:08enggak disangka aku ketemu sekantong benih,
00:56:10sepertinya ini bonus dari petani,
00:56:12saat aku belanja besar-besaran,
00:56:13sebelum kiamat dimulai,
00:56:14ternyata benih ini sangat berguna sekarang,
00:56:16melihat isi kantong yang warna-warni,
00:56:18pasti isinya berbagai macam tanaman,
00:56:20sambil coba peruntungan,
00:56:22aku habiskan waktu seharian,
00:56:23untuk menanam semuanya,
00:56:24setelah kembali ke mobil,
00:56:26aku mandi air panas,
00:56:27sambil memikirkan kejadian belakangan ini,
00:56:29ancaman terbesarku saat ini,
00:56:30adalah pelacak dari seling,
00:56:32selain itu,
00:56:33kelemahan terbesar mobil ini,
00:56:34hanya bisa bertahan secara pasif,
00:56:36sistem pagar listrik enggak selalu efektif,
00:56:38aku harus cari cara untuk menyerang,
00:56:40namun akhirnya aku memutuskan,
00:56:41beresan GPS Alan Delew,
00:56:43padahal sebelum kiamat tiba,
00:56:44aku sudah memeriksa seluruh mobil,
00:56:46tapi enggak menemukan apapun,
00:56:47sepertinya,
00:56:48posisi pastinya,
00:56:49ada di dekat mesin mobil,
00:56:50dulu aku takut rusak mobil,
00:56:52jadi aku enggak berani memeriksanya,
00:56:53tapi karena sekarang,
00:56:55ada fitur perbaikan otomatis,
00:56:56mau dihancurkan seperti apapun,
00:56:58I can't can't believe security similar,
00:57:00aku pun langsung membongkar mesinnya,
00:57:01dan benar saja,
00:57:02ada sebuah jeep kecil,
00:57:03ini artinya,
00:57:04aku resmi lepas dari kejaran Selin,
00:57:06dan sekarang aku punya rencana baru,
00:57:08aku akan memberikan,
00:57:12kini di dunia kiamat,
00:57:13posisiku tak akan mudah terlacak,
00:57:14aku merasa jauh lebih aman,
00:57:16tapi aku enggak akan membiarkan Selin,
00:57:17sejak kiamat bermula,
00:57:18dia selalu ingin membunuhku,
00:57:19kini saatnya aku menyerang balik,
00:57:26monster mutan di dalam sana,
00:57:27pasti akan mencabit-cabitnya,
00:57:28setelah urusan itu selesai,
00:57:30aku bisa bernapas lega,
00:57:31ku nyalakan sistem audio mobil,
00:57:32memutar musik yang menenangkan,
00:57:33sambil mendengarkan lagu,
00:57:34aku memilih bahan makanan di dimensi,
00:57:36dulu aku enggak tahu,
00:57:37kalau mobil ini punya sistem pengawet,
00:57:38stok makanan lautku enggak banyak,
00:57:40tapi hari ini,
00:57:40untuk merayakannya,
00:57:41aku akan makan sedikit mewah,
00:57:43aku memilih teripang,
00:57:44abalon dan lobster besar,
00:57:45ditambah pelengkap,
00:57:46aku memasak misi food yang mewah,
00:57:47akhirnya ku nikmati kelezaran langka,
00:57:48di tengah dunia kiamat ini,
00:57:50aku juga berpikir,
00:57:51jika kebun di ruang dimensi,
00:57:52ini benar-benar berhasil,
00:57:53maka kedepannya,
00:57:54aku enggak hanya punya sayur segar,
00:57:55tapi juga buah-buahan yang melimpar,
00:57:57tugas harianku nanti,
00:57:58selain rutin mengecek sistem,
00:57:59adalah fokus berkebun,
00:58:00pengumpulan informasi pun,
00:58:10tidak pernah terpikir olehku bahwa,
00:58:27kelompok semacam ini ternyata,
00:58:28bisa berkuasa di masa kiamat,
00:58:29dengan rasa penasaran,
00:58:30kubuka data kekuatan keempat itu,
00:58:32yang mengkau,
00:58:38namun yang enggak disangka adalah,
00:58:39mereka ternyata patuh pada manusia,
00:58:41sirkus ini enggak hanya punya lang dan gajah,
00:58:43bahkan ada harimau, singa,
00:58:44hingga beruang hitam yang,
00:58:45sangat agresif dan mematikan,
00:58:46para anggota sirkus ini,
00:58:47mengandalkan pasukan mutan kuat mereka,
00:58:49kini telemen di Kikota Zoro Sepenanya,
00:58:51kota Zoro berjarak ratusan mil dariku,
00:58:53seharusnya belum jadi ancaman nyata,
00:58:54TAPI,
00:58:55informasi ini juga,
00:58:56memberiku sebuah ide baru,
00:58:57jika makhluk mutan bisa dijinakkan,
00:58:58apakah aku juga bisa punya,
00:59:00hewan peliharaan eklusif sendiri,
00:59:01tetapi ide itu langsung kutepis,
00:59:03sejak diserang elang dan babi hutan,
00:59:04aku sudah telanjur trauma pada mereka,
00:59:06cengengken menjinakken,
00:59:07mendekat pun aku gak berani,
00:59:08usai membaca berita terbaru,
00:59:09aku kembali ke kebun dimensi,
00:59:11untuk mengecek hasil tanamanku,
00:59:12benar saja dugaanku,
00:59:13meskipun tanpa diberi pupuk,
00:59:14kecepatan tumbuh di sini,
00:59:15jauh lebih cepat dari dunia nyata,
00:59:17banyak bibit sudah mulai bertunas,
00:59:18aku mengecek jenisnya melalui internet,
00:59:20hasilnya membuatku sangat gembira,
00:59:21benih ini mayoritas adalah buah,
00:59:22ada anggur, semangka, apel, dan lainnya,
00:59:25hingga 20 jenis buah-buahan,
00:59:26aku akan punya kebebasan buah di kiamat,
00:59:28sambil riang menyerami tanaman,
00:59:29hejember 9,
00:59:30membuatku lupa bahaya yang mengintai,
00:59:31tanpa disadari,
00:59:32kecerobohan ini akan segera,
00:59:33mendatangkan bencana besar bagiku,
00:59:35sejak melepas GPS selin,
00:59:37hidupku jadi tenang luar biasa,
00:59:39kecuali serangan zombie sesekali,
00:59:41sepanjang hari terasa sangat damai,
00:59:43aku akhirnya punya waktu tenang,
00:59:50sorenya memantau sekitar dengan drone,
00:59:52sisa waktunya,
00:59:54kugunakan untuk menikmati hidup,
00:59:55dulu karena seluruh energiku,
00:59:57habis untuk melawan kelompok selin,
00:59:59aku lebih sering makan mie instan,
01:00:01tapi dua hari ini,
01:00:02aku mencoba memasak menu baru,
01:00:05supayang,
01:00:05sayap ayam cola,
01:00:06hingga daging kecap,
01:00:08gak ada yang menyangka,
01:00:09aku hidup di kiamat beku 80 derajat,
01:00:12namun aku gak boleh lengah,
01:00:13berita sirkus malam di internet,
01:00:15sangat ganggu pikiranku,
01:00:17aku sudah melihat betapa ngerinya,
01:00:19makhluk mutant level A,
01:00:20sulit membayangkan betapa ngerinya,
01:00:22makhluk level S nantinya,
01:00:24aku harus segera mencari cara,
01:00:26untuk bisa menyerang dari dalam mobil,
01:00:28aku masuk ke gudang senjata,
01:00:30melihat berbagai perlengkapan,
01:00:31lalu menarik napas panjang,
01:00:33meski di gudang senjataku,
01:00:35banyak perlating kenggi,
01:00:36tapi ada satu kelemahan fatal,
01:00:38semuanya mengharuskan aku keluar,
01:00:40sebelum kitin benar-benar dera,
01:00:42aku tak akan meninggalkan benteng ini,
01:00:44hanya untuk menghadapi musuh,
01:00:46saat sedang berpikir keras,
01:00:48tiba-tiba muncul sebuah,
01:00:49ide yang sangat berani,
01:00:51jika setiap hadiah upgrade mobil,
01:00:52muncul setelah aku melewati krisis,
01:00:55maka jika aku bisa,
01:00:56mengatasi krisis lagi,
01:00:58sistem mobilku akan naik level lagi,
01:01:00mungkin saja nanti ada,
01:01:01sistem untuk menyerang,
01:01:03tapi sengaja mencari bahaya,
01:01:05sangat bertolak belakang,
01:01:06dengan prinsipku untuk tetap aman,
01:01:08aku menatap gudang senjataku,
01:01:10bersambung dan mulai merasa bimbang,
01:01:12aku mendatap perlengkapan di gudang senjata,
01:01:14pistol, sinep hand,
01:01:15senapan mesin,
01:01:16grenade,
01:01:16hingga bom waktu,
01:01:17meski daya ledaknya sangat dahsyat,
01:01:19tapi sejak kiamat,
01:01:19semua ini hampir gak pernah berguna,
01:01:21aku menarik nafas panjang,
01:01:27progres misi telah mencapai 100%,
01:01:29a pocket one engine menggembil hadiah,
01:01:30hadiah yang tiba-tiba ini,
01:01:32membuatku sedikit bingung,
01:01:33sebelumnya aku gak pernah,
01:01:34melehat misai samping ke 90,
01:01:35entah dari mana datangnya misi ini,
01:01:37saat aku sedang kebingungan,
01:01:38aku melihat di pojok kanan bawah panel,
01:01:39turdip hat-tend the server warner connect,
01:01:41aku menekannya,
01:01:42dan segera konfirmasi misi tersebut,
01:01:43cahaya putih menyelaukan melintas,
01:01:45firasat kuat muncul di dalam hatiku,
01:01:46hanya dengan misi ini,
01:01:47masalah kepiadaan sistem serangan,
01:01:49di dalam mobil akan teratasi,
01:01:50suara sistem kembali berbunyi,
01:01:52selamat kepada tuan rumah,
01:01:53hadiah,
01:01:53upgrade kaca mobil menyeluruh,
01:01:54fitur kaca satu arah telah aktif,
01:01:56aku membaca teliti fungsi kaca ini,
01:01:57ternyata kaca jenis ini,
01:01:58bukan hanya 10 kali lebih kuat,
01:02:00daripada kaca temper biasa,
01:02:01tapi juga punya fungsi ajaib,
01:02:03layaknya sebuah cermin,
01:02:04bagian dalam bisa melihat luar,
01:02:05tapi luar gak bisa melihat dalam,
01:02:07serangan hanya bisa dilepaskan dari dalam,
01:02:08aku gak sabar untuk mencobanya,
01:02:10ku tempelkan pistol ke kaca,
01:02:11dan seiring suara tembakan,
01:02:12peluru berhasil melesat keluar,
01:02:13hak itu serapan di kesejik,
01:02:14aku keluar mobil untuk mengujinya,
01:02:16meski ku tembaki dengan senapan mesin,
01:02:18tak ada goresan sedikitpun di sana,
01:02:19aku sangat bersemangat,
01:02:21benten berjalanku ini,
01:02:22akhirnya resmi berubah menjadi,
01:02:23kendaraan lapis baja tempur,
01:02:24dan kendaraanku,
01:02:25akan segera menghadapi pertempuran pertama,
01:02:27usai menuntaskan misi pembersihan zombie,
01:02:29tak sengaja ku buka sistem serang RV,
01:02:31demi memahami prinsip kaca satu arah ini,
01:02:33ku rekam pistol dengan kamera kecepatan tinggi,
01:02:36saat peluru menembus kaca,
01:02:42kaca,
01:02:42kaca itu otomatis membuka celah kecil,
01:02:44lalu tertutup kembali seketika,
01:02:46aku melakukan pengujian berkali-kali,
01:02:48aku mencoba melempar benda dari dalam RV,
01:02:50tapi kali ini benda itu justru,
01:02:52terbentur kaca dan jatuh ke lantai,
01:02:53kesimpulanku adalah benda itu,
01:02:55harus memiliki kecepatan tinggi tertentu,
01:02:57saat mendekati kaca agar,
01:02:58celah otomatisnya bisa terbuka,
01:03:00namun informasi ini,
01:03:01sudah cukup bagiku,
01:03:02usai menguji sistem baru RV,
01:03:04aku kembali ke kebun dimensi,
01:03:06untuk memantau pertumbuhan tanaman,
01:03:07kentang yang ku tanam tempo hari,
01:03:09semuanya sudah mulai bertunas,
01:03:10per desarkin pond 110D internet,
01:03:12kecepatan tumbuh di sistem kebun ini,
01:03:14sekitar 3 hingga 4 kali lebih cepat,
01:03:16aku berkeliling sejenak,
01:03:17tanaman lainnya pun dalam kondisi serupa,
01:03:19ku prediksi sebulan lagi,
01:03:21termasuk kentang ini,
01:03:22banyak tanaman sudah siap dipanen,
01:03:24hurry on tuck mokin poa dance air seeker,
01:03:25terasa semakin nyata,
01:03:27memikirkan itu,
01:03:27aku memutuskan memanjakan diri,
01:03:29ku ambil buah yang selama iniku simpan,
01:03:31semangka,
01:03:32stroberi,
01:03:32dan anggur,
01:03:33setelah dipotong lalu disiram yoghurt,
01:03:35salad buah sederhana pun tersaji,
01:03:36karena belakangan gak ada gangguan seling,
01:03:38akhirnya aku punya waktu luang,
01:03:40untuk mendalami sistem RV milikku,
01:03:42aku merasa,
01:03:42masih banyak fungsi yang belum kugali,
01:03:44aku berencana saat ini,
01:03:46fokus mengembangkan sistem tersebut,
01:03:47apalagi sekarang sudah punya alat serang,
01:03:49rencana sebelumnya untuk,
01:03:50upgrade RV secara aktif,
01:03:52akhirnya bisa mulai ku jalankan,
01:03:54namun saat aku memakai sistem drone,
01:03:55untuk memantau situasi sekitar,
01:03:57sebuah insiden baru mendadak muncul,
01:03:59kiamat beku,
01:04:00drone yang kugunakan mencari info,
01:04:02siapa steng ke Kelly Iani,
01:04:03malah mendatangkan masalah besar,
01:04:05pagi hari seperti biasanya,
01:04:06kupantau sekitar RV dengan drone,
01:04:08setelah memastikan,
01:04:14aku merasa sedang diincar sesuatu,
01:04:16lalu kuputar arah kamera drone,
01:04:18ternyata 100 meter di belakang,
01:04:20ada seekor elang mutan,
01:04:21aku langsung berkeringat dingin,
01:04:22dan memacu kecepatan drone,
01:04:24sebab ini adalah satu-satunya,
01:04:25alatku untuk memantau,
01:04:27situasi sekitar RV,
01:04:28jangan sampai drone ini rusak,
01:04:30tapi yang aneh adalah,
01:04:31elang ini,
01:04:32gak berniat menyerang drone-nya,
01:04:33ia lebih seperti membuntuti,
01:04:35saat drone tiba kembali di RV,
01:04:36elang mutan itu hanya,
01:04:38berputar sejenak di atas mobil,
01:04:39lalu terbang pergi sendiri,
01:04:40aku pun gak menghiraukannya,
01:04:42setelah selesai mengurus kebun,
01:04:43hari sudah tunjukkan waktu sore,
01:04:45baru saja keluar dari dimensi itu,
01:04:47RV ku bergetar dengan hebat,
01:04:49aku sadar RV ku sedang diserang sesuatu,
01:04:51tirasat bahaya yang akrab itu,
01:04:52kembali muncul di hatiku,
01:04:54segera ku periksa lewat jendela,
01:04:55ternyata silang mutan tadi,
01:04:56sedang hantam mobil ku,
01:04:58tirasat ku bilang ini gawat,
01:04:59aku lari ke gudang senjata,
01:05:00dan bersiap untuk melawan balik,
01:05:02awalnya ku gunakan pistol,
01:05:03untuk coba menembaknya,
01:05:05tapi ia mirip babi hutan mutan,
01:05:06kulitnya luar biasa keras,
01:05:07pistol gak berguna sama sekali,
01:05:09ku coba gunakan shotgun,
01:05:11tapi jarak kembaknya terlalu pendek,
01:05:13apalagi elang itu terlalu gesil,
01:05:14sama sekali gak kena sasaran,
01:05:16terakhir,
01:05:16ku keluarkan senapan mesin,
01:05:18untuk menghujani dengan peluru,
01:05:19tapi elang itu menghindar dengan presisi,
01:05:21aku benar-benar buntu sekarang,
01:05:23rasa putus asa kembali,
01:05:24menyelimuti seluruh isi RV,
01:05:26aku dan elang mutan itu masih buntu,
01:05:28di satu sisi ada elang yang sangat cepat,
01:05:30di sisi lain ada RV ku yang kokoh,
01:05:32dan punya sistem perbaikan otomatis,
01:05:34kami berdua sama-sama gak bisa,
01:05:35mengalahkan satu sisi,
01:05:41tapi yang satu ini,
01:05:42terus menyerang seolah keringka,
01:05:44ku tatap elang mutan di luar jendela,
01:05:46yang terus menukik tajam itu,
01:05:47sebuah pikiran terlintas di otakku,
01:05:49ada seseorang yang mengendalikannya,
01:05:50dan pelakunya pasti ada di sekitar sini,
01:05:52langsung kill attack in senapan mesin,
01:05:54lalu lari ke ruang kontrol RV,
01:05:56ke gunakan sistem drone untuck memento,
01:05:58benar saja 500 meter di balik pohon,
01:06:00ada bayangan hitam yang samar,
01:06:02dialah orang yang mengendalikan elang itu,
01:06:03seketika aku mengganti target serangan,
01:06:05dari si elang ke orang misterius itu,
01:06:07fumble stand-up hand sniper,
01:06:08dari gudang senjata,
01:06:09dan mulai membidiknya,
01:06:10tapi karena badai salju sangat lebat,
01:06:12dan kemampuan menembakku biasa saja,
01:06:14beberapa tembakanku meleset,
01:06:16dan hanya mengenai pohon,
01:06:17orang itu langsung sadar,
01:06:18bahwa posisinya telah ketahuan,
01:06:20karena dia gak tahu,
01:06:21dari mana arah seranganku,
01:06:22dia lari terbirit-birit,
01:06:24dia malah keluar dari persembunyian,
01:06:26dan mencoba kabur kekejauhan,
01:06:27celah besar ini memberiku peluang,
01:06:29kembali kubidik dia dengan teliti,
01:06:30seiring bunyi letusan peluru,
01:06:32kakinya berhasil kutembak,
01:06:33teriakan histerisnya membelah langit,
01:06:35aku gak akan memberinya ampun,
01:06:37saat dia sudah gak bisa bergerak,
01:06:38kutambah beberapa tembakan lagi,
01:06:40sampai dia akhirnya tewas,
01:06:41elang yang kehilangan perintah,
01:06:43langsung berhenti menyerang,
01:06:44ia terdiam kaku di tengah salju,
01:06:46kuhujani ia dengan senapan mesin,
01:06:47masalah besar ini pun beres sudah,
01:06:49baru saja aku ingin bernapas lega,
01:06:51ternyata bencana yang sesungguhnya,
01:06:52baru saja akan dimulai,
01:06:54saat aku sedang merasa lega,
01:06:55karena lolos dari maut,
01:06:57sebuah pikiran tiba-tiba muncul di benaku,
01:06:59orang misterius itu,
01:07:00mungkin saja adalah anggota,
01:07:01Sirkus Matira yang legendaris,
01:07:03aku kembali diinjirkan,
01:07:09mayat orang itu,
01:07:10dari saku bajunya,
01:07:11kutemukan kartu identitas,
01:07:12yang tertulis jelas dengan huruf besar,
01:07:14Sirkus Matira,
01:07:15aku tersadar bahwa,
01:07:16aku baru saja memicu masalah,
01:07:18dengan lawan yang sangat merepotkan,
01:07:19segera aku kembali ke RV,
01:07:21dan mulai mencari info di internet,
01:07:22mengenai Sirkus Matira ini,
01:07:24saat sedang asyik mencari petunjuk,
01:07:26tiba-tiba suara sistem bergemar,
01:07:28selamat,
01:07:28berhasil bunuh langmutan,
01:07:30hadiah misi,
01:07:30ruang dapur dimensi,
01:07:32ini adalah berita bagus bagiku,
01:07:33sebab selama ini aku memasak,
01:07:35hanya di kompor sederhana di RC,
01:07:37selain ruangannya sempit,
01:07:38api kompornya juga kecil,
01:07:39banyak masakan yang gak bisa dibuat,
01:07:41tak sabar aku masuk ke dapur dimensi,
01:07:43peralatan yang tertata rapi di sana,
01:07:44benar-benar membuatku terpukau,
01:07:46meja dapur berbahan baja anti karat,
01:07:48yang panjangnya 3 meter,
01:07:49dilengkapi 3 kompor gas bertenaga besar,
01:07:52di bawahnya terdapat oven tanam,
01:07:53bahkan mesin pencuci piring pun tersedia,
01:07:55di meja bagian samping,
01:07:57ada blender,
01:07:57mesin kopi,
01:07:58dampemengeng roti yang tercesen rapi,
01:08:00di rak pojok ruangan,
01:08:01berjejer puluhan toples bumbu dapur,
01:08:03mulai dari merica,
01:08:04bunga lawang,
01:08:05hingga jintan dan cabai,
01:08:06semuanya lengkap,
01:08:07ini setara dapur hotel bintang 5,
01:08:09ini aku bisa mencoba berbagai resep,
01:08:11kualitas hidupku akan meningkat drastis,
01:08:13hadiah usai pertarungan maut ini,
01:08:14jauh lebih baik dari dugaanku,
01:08:16namun di sisi lain,
01:08:17Sirkus Matira,
01:08:18telah menerima kabar kematian anggotanya,
01:08:20anggota lainnya menunjukkan wajah murka,
01:08:22sebuah balas dendam asli zaman,
01:08:24akan segera dimulai,
01:08:25aku mencari informasi di internet,
01:08:27tentang Sirkus Matira,
01:08:28organisasi ini sangat kejam,
01:08:30sangat sulit dihadapi,
01:08:31mereka menguasai seluruh kota,
01:08:32mereka penguasa yang zalim,
01:08:34ciri utama mereka,
01:08:40paksa,
01:08:41kota itu jadi taman bermain mereka,
01:08:42banyak warga asli,
01:08:43yang sudah melarikan diri,
01:08:44banyak wanita memilih,
01:08:46Maripika Dilur,
01:08:47daripada dilecehkan mereka,
01:08:48internet penuh dengan,
01:08:49cacian untuk organisasi ini,
01:08:51Diluprnaida Perlawanan,
01:08:52dari pasukan bela diri,
01:08:54tapi tak sampai setengah hari,
01:08:55ratusan orang,
01:08:56tewas oleh hewan mutan,
01:08:58sejak itu,
01:08:58tak ada lagi,
01:08:59yang berani melawan,
01:09:00hanya berani memaki di internet,
01:09:02dari sekian banyak makian,
01:09:03aku menemukan info penting,
01:09:05bos mereka bernama Lukas Adia,
01:09:06Jaman Jendaleket,
01:09:07singa dan macan tutul,
01:09:09gerakannya sangat cepat,
01:09:10dan daya hancurnya hebat,
01:09:11ratusan pasukan perlawanan,
01:09:13dihabisi oleh dua hewan ini,
01:09:14wakilnya bernama Lamos Adia,
01:09:16Adik Hendong Lukas,
01:09:17dia menguasai,
01:09:18gajah dan beruang hitam,
01:09:19tenaganya luar biasa,
01:09:21dan kulitnya sangat keras,
01:09:22senjata api biasa,
01:09:23gak mempan pada mereka,
01:09:24anggota tim yang lain,
01:09:25juga punya,
01:09:26mutan tingkat B ke atas,
01:09:28orang yang kebonitari,
01:09:29posisinya cukup tinggi di sana,
01:09:30aku merasa ngeri membaca ini,
01:09:32aku harus segera bersiap,
01:09:33saat ingin menutup laptop,
01:09:34sebuah poster buronan muncul,
01:09:36target buronannya adalah aku,
01:09:38si Mysterious Mary,
01:09:38kini organisasi terbesar,
01:09:40Sirkus Matira mengincarku,
01:09:42internet panel,
01:09:43dengan poster buronanku,
01:09:44hadiahnya sangat besar,
01:09:45penyakoreng,
01:09:46bersiap menyerangku,
01:09:47hidupku di internet,
01:09:53sepertinya sirkus matira,
01:09:54kini li,
01:09:55pelacak yang hebat,
01:09:56aku berhenti kabur,
01:09:57hanya bisa terus,
01:09:58menghabisi para pengganggu,
01:10:00ini berjalan seminggu,
01:10:01karena melihat airfeku,
01:10:02punya pertahanan kuat,
01:10:03dan pagar listrik,
01:10:04mereka mulai menyerah,
01:10:06ditambah cuaca sangat dingin,
01:10:07banyak zombie di sekitar airfek,
01:10:08semua jadi pelindung alamiku,
01:10:10hangat house,
01:10:11semakin sedikit,
01:10:11akhirnya aku punya,
01:10:12waktu istirahat,
01:10:13aku memasak makanan,
01:10:15lalu merawat,
01:10:15tanaman di kebunku,
01:10:17keep I care,
01:10:17malam ini bisa tidur nyenyak,
01:10:19saat buka internet,
01:10:20untuk pantau gerakan,
01:10:21Sirkus Matira,
01:10:22Hansel ke Perpuny,
01:10:23telepon dari Selim,
01:10:24orang yang paling ku benci,
01:10:26aku mengangkatnya,
01:10:27kukira dia mau mengeluh,
01:10:28ternyata dia malah,
01:10:29mengancam dengan sombong,
01:10:30dia menyuruh ku bersiap,
01:10:32kami segera bertemu,
01:10:33dendam lama akan dibalas,
01:10:34aku matikan teleponnya,
01:10:36tapi aku tersadar,
01:10:37Selim tahu lokasiku,
01:10:38dia bersekutu dengan mereka,
01:10:40Musu Masaleli,
01:10:40Persata Dengen Musu Turquat,
01:10:42Urasatura,
01:10:43muncul di hatiku,
01:10:44aku membuka mata,
01:10:45musuh bebuyutanku muncul,
01:10:46Selim di depan airfek,
01:10:48dia membawa pasukan bersenjata,
01:10:49Paraleling Marika sangat kenggi,
01:10:51tapi kali ini,
01:10:52mereka tidak memakai api,
01:10:53aku heran rencan,
01:10:59Marika menjpeng RBQ,
01:11:00Marika menjeluarkan pistol air,
01:11:02lalu menembaki airfeku,
01:11:03aku melihat,
01:11:04cairan yang disemprotkan,
01:11:05ternyata asam sulfat pekat,
01:11:07mereka ingin menyikis,
01:11:08seluruh badan airfeku,
01:11:09serangan ini efektif,
01:11:10lebih ampuh dari dobrak pintu,
01:11:12pagar listrik luar,
01:11:13mulai hancur berkarat,
01:11:14Selim Dan Dark Noon Circus,
01:11:16sudah bekerja sama,
01:11:17selain membantu mereka,
01:11:18imbalannya,
01:11:19dia ingin aku dan airfeku,
01:11:21tapi museum many die can pair later,
01:11:22Dark Moon Circus,
01:11:23membajak pabrik kimia,
01:11:24mereka membuat tonan asam,
01:11:26tujuannya adalah,
01:11:27menghancurkan bentengku,
01:11:28serangan belum berhenti,
01:11:29kelompok lain datang,
01:11:30membawa pelontar api,
01:11:32api menyembur ke airfek,
01:11:33Selim tampak senang,
01:11:34aku tak bisa diam,
01:11:35aku lari ke gudang senjata,
01:11:37aku ambil senapan mesin,
01:11:38aku menarik pelatuk,
01:11:39banyak orang tewas,
01:11:40orang-orang di luar,
01:11:41menjadi panik seketika,
01:11:42formasi mereka hancur,
01:11:43Merika tadak tahu keriku,
01:11:45inilah serangan airfeku,
01:11:46saat mereka masih bingung,
01:11:48dari mana peluru berasal,
01:11:49aku tembak mati dua orang lagi,
01:11:51melihat rekan mereka tewas,
01:11:52para penyemprot asam itu,
01:11:54senyum mempwang senjata Merika,
01:11:55dan mulai kocar kacir,
01:11:57keangkuhan Selim pun lenyap,
01:11:58tatapannya berubah jadi ngeri,
01:11:59dia segera berbalik lari,
01:12:01saat kupikir kemenangan di tangan,
01:12:02serangan gelombang kedua datang,
01:12:04kelompok selen kakakasir,
01:12:05belum sempat aku merayakannya,
01:12:07musuh asli mulai menyerang,
01:12:08saat aku mengincar Selim,
01:12:10untuk menembak mati dia,
01:12:11airfek tiba-tiba berguncang hebat,
01:12:13sepertinya ada sesuatu,
01:12:19musuh M. Atira,
01:12:20ternyata ikut menyerang,
01:12:21jika gajah terus menabrak,
01:12:22airfeku akan segera terbalik,
01:12:24lalu aku ke gudang senjata,
01:12:25mengambil banyak senjata,
01:12:26mulai menyerang gajah itu,
01:12:28tapi seperti kata internet,
01:12:29pertahanan gajah luar biasa,
01:12:31listrik tegangan tinggi maupun mesin,
01:12:33tak ada yang melukainya,
01:12:34bahkan shotgun yang terkuat,
01:12:35hanya bisa memukulnya mundur,
01:12:37hanya memperlambat gerakannya,
01:12:38kabar buruk gak berhenti di situ,
01:12:40seekor beruang hitam,
01:12:41juga mulai ikut menyerang,
01:12:42airfeku akan terbalik,
01:12:43hanya masalah waktu,
01:12:45aku mencoba berbagai senjata,
01:12:46tapi semuanya gagal,
01:12:47aku ingin menembak wakil ketua,
01:12:49hadapi sistem,
01:12:50mata langit gak temukan musuh,
01:12:51sepertinya mereka sudah waspada,
01:12:53dia berada di kejauhan,
01:12:54mengatur dua hewan mutan itu,
01:12:56saat aku merasa buntu,
01:12:57aku menemukan sebuah ide,
01:12:58aku berlari ke dapur,
01:13:00mengambil dua botol medu,
01:13:01ku lempar keluar lewat jendela,
01:13:02untung tak tertahan kaca mobil,
01:13:04medu pakedi ada selju,
01:13:05aroma manisnya menyebar,
01:13:08aku berhenti menyerang airfek,
01:13:10lalu mulai memakan madu,
01:13:11melihat cara ini berhasil,
01:13:12aku segera ke kebun,
01:13:13memanen rumput dan daun,
01:13:14lalu melemparnya keluar,
01:13:16di kiamat musim dingin,
01:13:17dedaunan segar ini,
01:13:18lebih berharga dari emas,
01:13:20aroma rumput menghentikan gajah,
01:13:21aku selamat untuk sementara,
01:13:23aku berpikir dengan cepat,
01:13:24untuk rencana berikutnya,
01:13:25tiba-tiba,
01:13:26talentar API di Selju,
01:13:27memberiku inspirasi,
01:13:29aku akan mencoba hal nekat,
01:13:30lawan mutan ini sangat kuat,
01:13:32serangan biasa gak mempan,
01:13:33aku memutuskan untuk bertaruh,
01:13:35mencoba serangan api,
01:13:36saat mereka sedang makan,
01:13:37dari dalam airfek,
01:13:38aku menyeram banyak bensin,
01:13:40lalu kuat,
01:13:45dan tahan suhu dingin,
01:13:47mereka kala oliphanes,
01:13:48makhluk mutan itu melolong,
01:13:49mereka lari kesana kemari,
01:13:51aku terus menerus,
01:13:52menyemburkan api ke mereka,
01:13:53setelah bertarung 10 menit,
01:13:55beruang dan gajah itu,
01:13:56lemas dan jatuh tersungkur,
01:13:57tapi aku tahu,
01:13:58mereka gak mudah mati,
01:14:00keluarkan kartu asku,
01:14:01peluncur roket berkekuatan besar,
01:14:03tadi mereka teras bergerak,
01:14:04aku sulit membidik,
01:14:05sekarang mereka gak berdaya,
01:14:07waktunya menghabisi mereka,
01:14:08di atas salju,
01:14:09asap ledakan membubung tinggi,
01:14:10ledakannya sangat dahsyat,
01:14:12airfeku sampai bergetar,
01:14:13kena gelombang kejutnya,
01:14:14melihat mutan itu,
01:14:15gosong jadi arang,
01:14:16aku merasa lega,
01:14:17tapi tak ada notifikasi sistem,
01:14:19hedaya sistem rbq,
01:14:20ternyata belum diberikan,
01:14:22artinya bahaya belum berakhir,
01:14:23segera buka sistem mata langit,
01:14:25sekitar airfeku sudah sepi,
01:14:26aku sadar,
01:14:27selin dan si wakil ketua,
01:14:28pasti pergilaver,
01:14:29circus matira,
01:14:30akan menyerang total lagi,
01:14:32sering lolos dari maut,
01:14:33membuatku berpengalaman,
01:14:34mumpung gak ada orang,
01:14:35aku kalir sebentar,
01:14:36memasang banyak,
01:14:37bom c4 kendali jarang jauh,
01:14:39asal musuh mendekat,
01:14:40aku akan kirim mereka ke neraka,
01:14:42tadinya mau pasang lebih banyak,
01:14:43tapi sistem mata langit,
01:14:45mendadak kasih peringatan,
01:14:46ada yang mendekati airfeku,
01:14:47mereka sangat cepat,
01:14:48perang kiamat segera dimulai,
01:14:50circus matira maju,
01:14:51mereka siap bertarung,
01:14:52belajar dari pengalaman tadi,
01:14:54semua orang mereka,
01:14:55menjauh dari airfeku,
01:14:56mereka membiarkan para mutan,
01:14:58mendekati mobil airfeku,
01:14:59tunggu,
01:15:06beberapa mutan biasa,
01:15:07bahkan terpental ke langit,
01:15:08hanya dalam sekejap,
01:15:09pasukan mutan hampe musnah,
01:15:11tersisa singa sang ketua,
01:15:12dan juga macan tutul,
01:15:14nemen,
01:15:14mereka terluka parah,
01:15:15luka berdarah di sekujur tubuh,
01:15:17tak kubri waktu bernapas,
01:15:18hilajelon,
01:15:19aku tembak ke arah luka,
01:15:20kedua mutan tersebut,
01:15:21meskipun,
01:15:22serangan dan lari mereka cepat,
01:15:24tetapi pertahanan mereka,
01:15:25gak sekuat gajah tadi,
01:15:26ditambah efek bomku,
01:15:27stamina mereka terkuras habis,
01:15:29macan tutul tumbang duluan,
01:15:30sedangkan si singa,
01:15:31seolah mendapat perintah,
01:15:33mulai kabur menjauhi airfeku,
01:15:34tampaknya,
01:15:35sang ketua menyuruh mundur,
01:15:36ia ingin jaga sisa pasukan,
01:15:38tentu takanku beri peluang,
01:15:39aku percepat tembakanku,
01:15:41hujan peluru tajam,
01:15:42mengenai tubuh singa itu,
01:15:43ia berlari kencang ke depan,
01:15:44meski ada tuannya di sana,
01:15:46ia gak berhenti,
01:15:47sepertinya seranganku,
01:15:48membuatnya hilang akal,
01:15:49ia menyerbu kerumunan orang,
01:15:51mencabik apapun di depannya,
01:15:52di sana ada selin,
01:15:53satu cakar tajam singa,
01:15:54menggejem darah selin,
01:15:56selin tewas bersimbah darah,
01:15:57dendamku dengannya,
01:15:58akhirnya tuntas hari ini,
01:15:59orang lain pun gak selamat,
01:16:01hampir semuanya tewas,
01:16:02anggota tim yang tersisa,
01:16:03tanpa pelindung mutan,
01:16:05ditambah dendam warga kota,
01:16:06hidup mereka akan menderita,
01:16:07aku menyimpan senjata,
01:16:09suara akrab terdengar lagi,
01:16:10aku menurunkan waspada,
01:16:11mulai cek hadiah misi,
01:16:13tak kizengke,
01:16:13kali ini,
01:16:14hadiah terakhir yang kuterima,
01:16:16Circus Matera Temet,
01:16:18hadiah sistem Arjeshpon,
01:16:19datang tepat waktu,
01:16:21selamat tugas akhir selesai,
01:16:22anda mengalahkan musuh terkuat,
01:16:24hadiahnya,
01:16:25sinar pemurni,
01:16:31semua mutan dan zombie,
01:16:32akan kembali normal,
01:16:34ini artinya,
01:16:35mulai sekarang RFKU,
01:16:37tak perlu khawatir lagi,
01:16:38diserang makhluk seperti itu,
01:16:40dan jika aku mau,
01:16:41aku bahkan bisa,
01:16:42menjadi penyelamat dunia,
01:16:44aku terpana oleh hadiah ini,
01:16:46ku terima hadiah tugas itu,
01:16:47aku masuk ke kebun dimensiku,
01:16:49semua tanaman sudah panen,
01:16:51aku mulai memetiknya,
01:16:52ingin memanjakan diriku,
01:16:54setelah sibuk seharian,
01:16:55meja penuh dengan makanan,
01:16:57dengan kentang hasil tanamanku,
01:16:59ku buat tumis kentang pedas,
01:17:00ada ikan dan daging kecap juga,
01:17:03aku juga merebus sup ayam,
01:17:04bahkan buah pencuci mulut tersedia,
01:17:06sambil makan,
01:17:07aku menyusun rencana masa depan,
01:17:09meski gak pernah bermimpi,
01:17:11menjadi pahlawan manusia,
01:17:13tapi ku rasa,
01:17:13inilah arti reinkarnasiku,
01:17:16sudah menjadi takdir,
01:17:17kiamat beku ini,
01:17:18pasti akan berakhir suatu saat,
01:17:20jika mutan dan zombie musnah,
01:17:22masyarakat bisa normal kembali,
01:17:24walau RV sangat aman,
01:17:25aku rindu masa lalu,
01:17:27bebas berlari di bawah surya,
01:17:29akhirnya ku putuskan,
01:17:30berkeliling dunia dengan RV,
01:17:32sambil bertahan hidup,
01:17:33hingga kiamat usai,
01:17:355 tahun pun berlalu,
01:17:36aku sudah keliling dunia,
01:17:38selama itu,
01:17:38kebunku,
01:17:39menghasilkan banyak bibit baru,
01:17:41kahlian masaku pun hebat,
01:17:43suatu hari saat aku bangun,
01:17:44aku melihat matahari cerah,
01:17:46aku sangat bersemangat,
01:17:48langsung ku buka ponsel,
01:17:49ada berita resmi negara,
01:17:51suhu dunia mulai naik,
01:17:52para ahli memprediksi,
01:17:54dalam 3 bulan lagi,
01:17:55es akan cair sepenuhnya,
01:17:57paling lama setengah tahun,
01:17:59suhu akan kembali ideal,
01:18:00untuk tempat tinggal manusia,
01:18:02kiamat beku berakhir sudah,
01:18:04aku keluar dari mobil,
01:18:05Kibulai Baudi RVQ,
01:18:06mengingat semua rintangan,
01:18:08berkat mobil ini,
01:18:09aku selamat berkali-kali,
01:18:11di hidup kedua ini,
01:18:12aku benar-benar bertahan,
01:18:14setengah tahun kemudian,
01:18:15tatanan hidup mulai pulih,
01:18:17semua orang sibuk,
01:18:18membangun kembali rumah,
01:18:20dalam proses ini,
01:18:21aku bertemu,
01:18:22dengan belahan jiwaku,
01:18:24dan hari ini adalah,
01:18:25hari foto pernikahan kami,
01:18:27di depan gereja,
01:18:28Kami Bersander Bahagia,
01:18:30tiba-tiba fotografer berhenti,
01:18:31ia menatap ke langit,
01:18:33langit perriba Jodi Meridara,
01:18:35suhu naik secara aneh,
01:18:36sepertinya ada sesuatu,
01:18:38yang jatuh dengan cepat,
01:18:39terdengar tangisan dari jauh,
01:18:41pasanganku bereaksi cepat,
01:18:42I.A. Menariku ke bunker,
01:18:44hiamat datang kembali,
01:18:45ketakutan dan musuh menanti,
01:18:47akhir dunia,
01:18:48takter SIRV,
01:18:49Mohan Nantikan,
01:18:50Musim Kejua,
01:18:51Terima kasih telah menonton,
Comments

Recommended