00:00Seorang pendaki asal Malaysia terjatuh saat mendaki Gunung Rinjani, Lombok, Timur, Nusa Tenggara Barat, Senin sore.
00:21Evakuasi pendaki perempuan asal Malaysia, Chey Konshin, yang terjatuh saat turun dari jalur pendakian Gunung Rinjani dilakukan menggunakan helikopter selasa
00:34pagi.
00:35Korban dievakuasi dari pelawangan Gunung Rinjani menuju rumah sakit di kawasan Sanur Bali untuk mendapat perawatan medis.
00:48Pendaki asal Malaysia ini saudara mengalami kecelakaan saat turun dari puncak Gunung Rinjani melalui jalur pendakian Sembalun, Lombok, Timur.
01:21Sebelumnya tim SAR gabungan sempat berupaya mengevakuasi pendaki asal Malaysia Senin kemarin.
01:29Namun evakuasi menggunakan helikopter sempat dilakukan pada Senin kemarin sejak korban terjatuh terkendala faktor cuaca.
01:38Pendaki asal Malaysia harus dievakuasi karena mengalami cedera tulang belakang.
02:21Berdasarkan data dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, pendaki asal Malaysia ini tercatat.
02:28Naik Rinjani Minggu 24 Mei 2026 ditemani porter dan guide.
02:36Hanya saja saat turun dari puncak ia terjatuh dan mengalami cedera sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan.
02:45Korban sempat dievakuasi guide yang mendampingi ke lokasi aman di Pelawangan 2 dengan cara digendong.
03:03Korban sempat dievakuasi terhadap satu orang keluarga negara Malaysia yang terjatuh di rute Gunung Rinjani.
03:14Pada pukul 8.25 Eli kembali take off menuju ke Benua Bali dan Alhamdulillah sudah tiba di Benua Bali pada
03:27pukul 09.05.
03:29Selanjutnya korban dievakuasi menuju ke Rumah Sakit Inmedica Sanur Bali.
03:42Lebih lengkap soal evakuasi pendaki asal Malaysia yang terjatuh di Gunung Rinjani.
03:47Kita terhubung dengan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas Ahmad Taram, Muhammad Haryadi.
03:53Selamat petang Pak Haryadi.
03:55Selamat petang Pak.
03:57Kami mau update Pak, bagaimana kondisi korban saat dievakuasi?
04:04Baik, dapat kami sampaikan terkait dengan kondisi korban saat pelaksanaan evakuasi dengan menggunakan helikopter.
04:15Kami selalu mengecek kondisi korban dari pelaksanaan dievakuasi oleh porter dan guide di jalur pendakian tersebut.
04:29Sampai dengan malam hari sehingga pagi hari sebelum pelaksanaan evakuasi dengan helikopter yang di hari kedua.
04:37Bahwa korban masih keadaan aman.
04:42Dengan kategori kami tetap mengindikasikan bahwa korban tersebut mengalami patah tulang belakang.
04:52Kondisinya pada saat dievakuasi memang ada cedera tulang belakang ya?
04:57Tapi kalau kondisi sikis pada saat itu seperti apa Pak?
05:00Pada saat pertama kali dievakuasikan ada kendala juga pada saat evakuasi pertama ya dengan menggunakan helikopter?
05:06Karena ada kendala cuaca saat itu.
05:07Baik untuk di hari Senin tanggal 25 kami mengupayakan untuk evakuasi dengan menunjukkan helikopter karena terkait dengan kendala cuaca kaputnya
05:20sangat tepat.
05:22Dan helikopter memutuskan untuk kembali karena sudah mendekati dengan tan set gitu Pak.
05:30Oke. Kronologi pada saat korban jatuh Pak hingga mendapat pertolongan seperti apa?
05:37Dan korban ini jatuh di titik sebelah mana Pak?
05:41Jadi begini Mbak, kami mengambil informasi dari Pak Pengelola Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani pada pukul 14.45.
05:54Input tersebut diteruskan ke kantor Sar Mataram bahwa telah terjadi kondisi membayakan manusia,
06:02satu orang warga negara Malaysia yang terjatuh di punggungan, di jalur bawah, kami ulangi korban ini dari puncak menuju ke
06:18pelawangan 2 sembalun.
06:19Lalu mengalami insiden jatuh di punggungan, di jalur Mbak, masih di jalur pendakian.
06:27Oke. Kondisi korban pada saat, kondisi cuaca pada saat penyelamatan korban, pada saat evakuasi korban, pada saat itu seperti apa
06:39Pak?
06:39Dan bagaimana kondisi korban saat ini? Apakah sudah kembali ke Malaysia?
06:43Korban pada saat terjadi eksiden itu masih dalam keadaan sadar, masih dalam keadaan sadar.
06:58Kami dilaporkan masih dalam keadaan sadar dan supayakan digendong oleh porter dan gaet menunjuk kepelawangan 2 sembalun.
07:09Dan untuk saat ini, korban atau kami sudah dibawa ke Rumah Sakit Inmedica Sanur Bali, Mbak.
07:20Baik, terima kasih. Sudah berbagi informasi bersama kami di Kompas Petang, Muhammad Haryadi, Kepala Kantor Suraklas Amata Ramsehat Selalu, Bapak.
Komentar