- 3 jam yang lalu
- #iran
- #israel
- #negosiasi
KOMPAS.TV - Saat negosiasi damai masih berlangsung, Amerika kembali melancarkan serangan ke wilayah Iran. Apa implikasi serangan ini terhadap proses gencatan senjata dan proses kesepakatan damai Amerika dan Iran?
Kita ulas bersama pakar hubungan internasional dari Universitas Parahyangan, Yulius Purwadi, dan peneliti Asia Middle East Center, Pizaro Gozali.
#iran #israel #negosiasi
Baca Juga Hari Jadi Lamongan ke-457: Bupati Tegaskan Visi Ketahanan Pangan dan Sosial di https://www.kompas.tv/advertorial/671225/hari-jadi-lamongan-ke-457-bupati-tegaskan-visi-ketahanan-pangan-dan-sosial
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/671233/full-pakar-peneliti-ulas-soal-serangan-baru-as-ke-iran-di-tengah-negosiasi-sapa-malam
Kita ulas bersama pakar hubungan internasional dari Universitas Parahyangan, Yulius Purwadi, dan peneliti Asia Middle East Center, Pizaro Gozali.
#iran #israel #negosiasi
Baca Juga Hari Jadi Lamongan ke-457: Bupati Tegaskan Visi Ketahanan Pangan dan Sosial di https://www.kompas.tv/advertorial/671225/hari-jadi-lamongan-ke-457-bupati-tegaskan-visi-ketahanan-pangan-dan-sosial
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/671233/full-pakar-peneliti-ulas-soal-serangan-baru-as-ke-iran-di-tengah-negosiasi-sapa-malam
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Saat negosiasi damai masih berlangsung, Amerika Serikat kembali melancarkan serangan ke wilayah Iran.
00:07Apa implikasi serangan ini terhadap proses gencatan senjata dan proses kesepakatan damai Amerika dan Iran?
00:14Kita ulas bersama pakar hubungan internasional dari Universitas Farahyangan, Julius Purwadi,
00:19dan peneliti Asia Middle East Center, Pizarro Gozali.
00:23Selamat malam Pak Julius, Mas Pizarro.
00:26Selamat malam Mbak Priska.
00:28Selamat malam Mbak Priska.
00:30Terima kasih sudah hadir saya ke Mas Pizarro.
00:33Baru kita berbincang beberapa waktu lalu, apa sih yang diinginkan Amerika Serikat?
00:38Tapi sekarang malah Amerika Serikat menarik pelatuk duluan kepada Iran.
00:42Iya, memang seperti sudah kita prediksi Friska ya, bahwa negosiasi walaupun diklaim ada progresif, ada kemajuan,
00:48ini masih 50-50, masih rentan ya, ini baru ada semacam kesepakatan awal atau MOU lah kalau kita bicara bisnis
00:56gitu ya.
00:57Tetapi belum masuk kepada detil-detil teknis, kesepakatan yang akan diambil seperti itu.
01:02Dan pertanyaan Friska tadi menarik, kenapa akhirnya Amerika mengambil pelatuk duluan untuk melakukan serang kepada Iran?
01:08Karena ada tekanan dari internal partai republik, ada tekanan dari internal kelompok kecil di pemerintahan Donald Trump,
01:16bahwa kesepakatan yang sudah ada, yang ada kesepakatan sekarang disepakati itu, itu sama sekali tidak menguntungkan bagi Amerika Serikat.
01:22Bahkan ini lebih buruk dari kesepakatan yang sudah ditekan di era Obama.
01:25Akhirnya, Donald Trump itu nggak bisa menjual kemenangan, dia nggak bisa mengklaim telah menundukkan Iran.
01:30Jika Mbak Friska, kalau kesepakatan MOU sekarang sudah sepakati dengan Iran, ini kemudian diketokpalu seperti itu.
01:35Kenapa? Karena Iran itu masih boleh melakukan pengajian uranium dan masih mengontrol setelah hormus gitu.
01:40Ini bisa kita coba refer nih Mbak Friska dengan pernyataan-pernyataan dari politisi partai republik ya.
01:46Kayak misalkan Ted Cruz ya, itu politisi hawkisnya partai republik dan mengatakan,
01:50ini menguntungkan Iran banget ini kesepakatan yang sekarang ini.
01:53Iran itu aset-asetnya dicairkan, dia bisa menumbuhkan lagi terorisme di kawasan,
01:58dan kemudian dia masih mengontrol setelah hormus gitu.
02:00Bahkan ada lagi nih anggota partai republik ya, misalkan kayak Roger Walker,
02:04dia bahkan memberikan opsi, kalau gitu serang aja udah Iran lagi, lakukan lagi opsi militer seperti itu.
02:08Nah, jadi ada intrupsi yang sangat kuat di internal partai republik,
02:12kesepakatan ini, ini jelas mencoreng citra partai republik,
02:15dan ini bukanlah sebuah kemenangan, bahkan lebih buruk dari kesepakatan yang di aranya Obama.
02:20Kalau kayak gitu kan, ini gak bisa keluar exit, exit strateginya gagal dong Friska ya,
02:24dia gak bisa jual dong, kalau kita meresikat bahwa Iran itu benar-benar diundukan.
02:27Saya kira ini salah satu faktor utama, kenapa akhirnya Donald Trump memutuskan,
02:31mengambil platuk lagi, melakukan serangan,
02:33walaupun dia katakan ini ada serangan dari Iran,
02:36menurut saya itu kita tidak bisa percaya Donald Trump,
02:38karena dia seringkali melakukan semacam rekayasa kejadian untuk kemudian membenarkan serangan ke Iran.
02:44Nah, kalau ada tekanan internal, akhirnya Amerika Serikat menarik platuk duluan.
02:49Tadi kita bahas bersama Mas Pizarro, Pak Julius.
02:51Tapi implikasi terhadap negosiasi yang berlangsung,
02:54bisa jadi ini justru backfire untuk Amerika Serikat?
02:58Ya, bisa jadi ya, menjadi backfire untuk Amerika Serikat.
03:01Nah, kalau saya menangkap mungkin agak sedikit berbeda perspektifnya ya,
03:05dari hubungan internal ini yang kita sebut dengan last mini diplomasi ya,
03:09diplomasi menit-menit terakhir ya.
03:12Dan ini kan serangan itu dilakukan ketika beberapa jam baru delegasi Iran nyampe di Doha ya,
03:22sebelum nyampe lalu beberapa malam hari kurang lebih serangan itu dilakukan.
03:26Dan mungkin dalam perspektif last mini diplomasi ini memberikan tekanan
03:30supaya delegasi dari Iran yang dibimpin oleh Muhammad Khalibah,
03:36kemudian dihadiri juga oleh Abbas Argadzi dan juga Gubernur Bank Sentral,
03:41itu supaya benar-benar segera menyepakati.
03:44Nah, kalau kita lihat temponya dari Amerika Serikat,
03:47seolah-olah berniat baik ya,
03:50bahwa babak negosiasi akan segera berakhir dengan kesepakatan.
03:53Dan ini hanya ngitung beberapa hari.
03:55Itu kan disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Marco Rubio ya,
03:58bahwa nggak lama lagi nih,
04:00ini hanya masalah kata-kata gitu ya, language.
04:04Dan itu juga ditipali juga oleh Menteri Luar Negeri Abbas Argadzi ya,
04:09betul, over language.
04:10Tapi language itu masih panjang gitu.
04:12Dan kalau kita lihat dari Iran sendiri,
04:14kan explicit nyebut gitu ya,
04:16kalau Amerika Serikat nyebut sedikit lagi,
04:18kalau Iran masih sangat panjang percalanannya gitu.
04:22Jadi satu sisi ada yang ngebut,
04:24satu sisi yang renasih masih buying time,
04:28bermain-main dengan waktu.
04:29Nah, ini yang bisa saya curigai ya,
04:30apa yang bisa membuat waktu yang selalu-selalu masih panjang,
04:34lalu diperpendek gitu.
04:35Dan barangkali serangan kepada dua kapal yang disurigai,
04:39meletakkan ranjau di laut,
04:41itu bagian dari strategi ini.
04:43Barangkali ya,
04:44spekulasi yang muncul banyak sekali ya,
04:47banyak sekali terkait dengan serangan ini.
04:48Ini yang saya baca.
04:49Nah, apakah negosiasi akan gagal?
04:52Kemudian pertanyaan besar ya.
04:53Nah, kalau kita lihat,
04:54kita lihat kan masih jalan ya,
04:56Mbak Friska ya,
04:57masih tetap jalan.
04:57Dan kalau kita lihat,
04:59respon dari delegasi dan memang sangat hati-hati.
05:01Semuanya tutup mulut ya.
05:03Kecuali pemimpin-pemimpin politik yang ada di Teheran,
05:06mereka sudah bereaksi.
05:07Ya, di GZ tadi disebut sudah bereaksi
05:09dan siap untuk melakukan retaliasi.
05:11Lalu kemudian dari anggota parlamin juga sangat eksplisit.
05:14Ini tindakan pengecut gitu ya.
05:16Dan hak Iran kemudian membalas.
05:20Dan seperti itu kan sangat keras ya.
05:22Di Teheran sangat keras,
05:23sementara di Doha cukup berhati-hati.
05:26Atau bahkan diam, seluruh diam.
05:28Dan itu artinya apa?
05:30Negosiasi tetap berjalan gitu ya.
05:32Tetap berlangsung.
05:34Termasuk dengan,
05:36terutama ya,
05:37antara delegasi Iran dengan Perdana Menteri Qatar
05:39dan Perdana Menteri Luar Negeri Qatar.
05:42Itu kan yang terjadi gitu.
05:44Jadi apakah berhenti? Tidak gitu.
05:45Tapi pertanyaan berikutnya adalah,
05:47sekalipun terus berlangsung negosiasinya,
05:50apakah akan bersepakat?
05:51Saya nggak yakin ya,
05:52bahwa di Doha ini akan berakhir dengan kesepakatan
05:56seperti yang selalu diomongkan oleh Amerika Serikat.
05:59Jadi kalau ada Republikan berlesak
06:01supaya melakukan serangan supaya dia terjadi,
06:04mungkin tidak akan terjadi juga gitu.
06:05Tanpa adanya serangan kepada Bandar Abbas gitu.
06:10Itu spekulasi saya kira-kira ya,
06:12membaca situasi yang sedang berkembang di Iran sana.
06:16Dan dalam kondisi seperti ini,
06:19Mas Pizarro,
06:20IRGC tidak punya alasan untuk tidak melakukan retaliasi.
06:24Artinya bisa jadi dalam waktu dekat,
06:25IRGC akan membalas serangan Amerika Serikat.
06:29Ya, Friska, kita harus paham ya,
06:30bahwa sekarang segala macam keputusan,
06:32negosiasi, perang,
06:34itu diatur oleh Mustafa Khomeini.
06:36Dan Mustafa Khomeini ini benar-benar powerful,
06:39dia menentukan arah Iran ke depan.
06:41Dan kalau kita melihat pola kebijakan publiknya Mustafa Khomeini,
06:46dia lebih mengarah kepada security state.
06:48Dia lebih memfokuskan kepada militarisasi,
06:51keamanan,
06:51dan kemudian kedaulatan Iran.
06:53Maka sangat mungkin,
06:54IRGC akan melakukan retaliasi.
06:57Dan kita sudah melihat ya,
06:58statement-statement para petinggi Iran,
07:00bahwa mengatakan ini pelanggaran hitam senjata,
07:02dan Iran tidak bisa diam.
07:03Karena kalau dia tidak melakukan retaliasi,
07:05kalau dia tidak melakukan respon,
07:06ini sama saja seperti bentuk kekalahan dari Iran.
07:09Dan ini yang kemudian juga tadi,
07:12memang betul,
07:13Trump ini sekarang mencoba mempush Iran
07:15untuk segera menyempakati deal yang sudah ada,
07:18tetapi kita mengetahui ya,
07:19bahwa Iran baru akan menyempakati,
07:21kalau kemudian butir-butir klausul yang dia minta,
07:23itu dipenuhi dulu oleh Donald Trump.
07:25Nah, ini problematikanya.
07:27Misalkan pencairan aset,
07:28pencairan dana-dana yang ditahan oleh Iran.
07:31Dan ini memang agak sensitif di Amerika Serikat.
07:32Karena bagi Amerika Serikat,
07:34jika dia mencairkan dana-dana untuk Iran,
07:36itu sama saja,
07:36Iran itu bisa memperpanjang nafas proksi-proksi dia.
07:39Di Isbuloh lagi perang sekarang sama Israel,
07:42di Houthi lagi mengancam Babul Manip, gitu.
07:43Ini yang kemudian menciptakan rasa sensitifitas
07:46berbagai kelompok mendukung Trump,
07:47Partai Republik,
07:48atau kelompok kecil yang pro-Jionisme
07:49yang ada di Amerika Serikat, seperti itu.
07:51Kemudian meminta untuk betul-betul
07:53mencabut nafal blokade,
07:54dan juga menarik pasukannya dari wilayah Timur Tengah.
07:56Ini juga menjadi salah satu ganjel utama
07:58kenapa Amerika Serikat
07:59itu belum bisa memenuhi tuntutan Iran.
08:02Karena kalau dia menarik mundur pasukannya,
08:03itu sama saja bentuk kekalahan.
08:05Jadi memang tampaknya,
08:06sayangnya sekali lagi Friska,
08:08kita belum bisa melihat secara lebih dekat
08:09akankah terjadi kesepakatan deal
08:12di antara Amerika Serikat dengan Iran.
08:14Apalagi kalau kita setelah
08:14setelah Marco Rubio,
08:16setelahnya Donald Trump,
08:18Marco Rubio saja mengatakan
08:19bahwa Iran itu sponsor terorisme terbesar
08:21di kosan Timur Tengah.
08:22Nggak bisa kita mengharapkan
08:23akan terjadi kesepakatan
08:24kalau misalkan kayak model Marco Rubio saja
08:26masih menuduh Iran itu
08:27sebagai negara teror seperti itu.
08:29Dan ini memang
08:29ada titik-titik poin
08:31yang sangat ketat sekali
08:32untuk disepakati
08:33tersebut oleh masalah uranium gitu ya.
08:35Misalkan tadi
08:35Amerika Serikat menuntut
08:37bahwa Iran itu
08:38sekarang udah agak berbeda tuh
08:39Donald Trump.
08:39Iran itu benar-benar
08:40nggak boleh memiliki cadangan uranium
08:42dan fasilitas nuklnya terbongkar.
08:43Kalau kita lihat gaya statement
08:44dari Trump ini,
08:45kita kelihatan banget
08:45ini bisikan yang netah nyawa nih Friska.
08:47Ini bukan
08:48Israel first,
08:49tetapi Israel first
08:49dan juga netah nyawa first gitu.
08:51Dan ini tampaknya
08:51akan menjadi titik-titik
08:53yang sangat berat sekali.
08:54Dan sekarang
08:54bahkan ada klausul terbaru
08:56dari Donald Trump
08:57jika kemudian
08:58Amerika Serikat
08:58menyepakati kesempatan Iran,
09:00negara-negara teluk
09:01itu harus melakukan
09:01normalisasi dengan Israel.
09:02Wah ini
09:03satu lagi tuntutan yang berat
09:04dipenuhi oleh Saudi,
09:06oleh Qatar,
09:06oleh Pakistan,
09:07dan lain sebagainya.
09:08Ini tuntutan yang berat
09:09dan hampir tidak mungkin.
09:10Pak Julius,
09:11dalam kondisi seperti ini
09:13membaca faktor Israel
09:14sampai hari ini
09:15untuk memengaruhi
09:16negosiasi
09:17antara Amerika Serikat
09:18dan Iran
09:18seperti apa?
09:19Karena sebelumnya
09:20di Islamabad
09:21juga ini jadi salah satu
09:22faktor gagalnya
09:23negosiasi saat itu.
09:25Mungkin biang keladinya
09:27yang kita bisa
09:29blame ya
09:30ke Israel
09:31kalau negosiasi
09:33tidak menghasilkan
09:35kesepakatan apa-apa.
09:36Dan ini
09:38kelihatannya
09:39by design
09:40Israel juga
09:41yang saya khawatirkan.
09:43Tiap hari kan
09:44berkomunikasi
09:45antara Netanyahu
09:47dengan Trump
09:48lalu kemudian
09:49pasti ada
09:49deal-deal
09:50yang sudah dibuat
09:51dan Trump akan
09:52mencoba meyakinkan
09:53kepada Netanyahu
09:54kesepakatan akhir
09:55adalah tidak ada
09:56ancaman nuklir
09:58dari Iran
09:58dan itu artinya
09:59sangat eksplisit.
10:01Nah, kemarin
10:02yang kita dengar
10:03sebetulnya
10:04agak sedikit merunak
10:05dari Trump
10:05bahwa negosiasi
10:07akan dilanjutkan
10:08lalu kemudian
10:09akan ada
10:10kesepakatan.
10:11Termasih yang kita dengar
10:12bahwa
10:13Trump pada akhirnya
10:14kan terkait dengan
10:15pengayaan uranium
10:16menyatakan bahwa
10:18tidak harus dibawakan
10:18Amerika Serikat
10:19tetapi
10:20bisa dihancurkan
10:21di satu tempat
10:21dengan pengawasan
10:23sangkat dari
10:24IAEA
10:25itu informasi
10:26yang kita terima.
10:27Sekalipun
10:28kadang-kadang
10:28informasi ini kan
10:29sipang siur sekali
10:30karena
10:31ini
10:32valid atau tidak
10:33tapi paling tidak
10:34mencari ruang
10:36yang bisa bersepakat
10:37itu kan
10:37sangat penting
10:39dan berita baik
10:40kalau ada
10:40satu pihak
10:42menurunkan
10:42keinginannya
10:43dan ketika
10:44kita dengar bahwa
10:46Trump akhirnya
10:46akan menurunkan
10:48tuntutannya
10:49terkait dengan
10:49di mana
10:50akan dibawa
10:51siapa yang akan membawa
10:52orang yang berkaya
10:53yang marah adalah
10:55Israel
10:55yang kita dengar juga
10:56ini
10:56Netanyahu tidak terima
10:57dan bahkan
10:58Netanyahu menyampaikan bahwa
11:00kalau terjadi deal
11:01Israel tetap siap
11:03untuk melakukan
11:03tindakan sendiri
11:04unilateral
11:05menyerang Iran
11:06dan seperti inilah
11:08perilaku yang
11:09saya kira bisa
11:10menghancurkan
11:11proses
11:12negosiasi yang sedang berlangsung
11:13dan saya kira
11:14Iran membaca itu
11:17bahwa Israel
11:18memang tidak pernah
11:19happy
11:20senang bahwa
11:21ujung dari
11:22proses negosiasi
11:23ini adalah kesepakatan
11:24sekalipun
11:25dari sisi Amerika Serikat
11:27dan Iran sendiri
11:28sangat sulit
11:29tetapi menjadi
11:30sangat sulit
11:30dan sangat pelik
11:31sangat complicated
11:32karena faktor Israel
11:33itu kita kawal
11:35ini sejak awal
11:37memang yang jadi complicated
11:39karena ada faktor Israel
11:41Mas Pizarro
11:42sebenarnya mana
11:43sejauh ini
11:44yang paling
11:45tanda kutip
11:46ditakutkan oleh Trump
11:47apakah
11:48desakan dari internal
11:49atau
11:50justru faktor Israel tadi
11:52yang tampaknya
11:52Trump tidak bisa
11:53lepas dari bayang-bayangnya
11:55ya menurut saya
11:56itu kombinasi
11:58dan perpaduan
11:58dari faktor-faktor tersebut
12:00Friska
12:00kita tidak bisa melihat
12:01faktor tunggal
12:02kenapa
12:03kemudian
12:03Donald Trump
12:04misalkan
12:05lebih memilih
12:05hanya karena faktor
12:06eksternal
12:07eksternal
12:07ataupun tekanan
12:08dari Israel
12:09problematiknya begini
12:10Friska
12:11bahwa
12:11kebijakan
12:12Donald Trump
12:13ataupun naiknya
12:14dia menjadi presiden
12:14itu tidak lepas
12:16dari kelompok-kelompok
12:17lobby-lobby projonis
12:18bahkan ada yang mengatakan
12:19kenapa
12:19Trump itu terus
12:20melakukan serangan
12:21pada Iran
12:21dia tidak takut
12:22misalkan reputasi
12:23dia runtuh
12:23karena ada garansi
12:25dari kelompok-kelompok
12:25pengusaha projonis
12:26kelompok-kelompok
12:27lobby projonis
12:28yang akan membackup full
12:29Donald Trump
12:30di dalam kampanye
12:30nanti
12:31mid-term election
12:31untuk tetap
12:32memenangkan partai
12:33republik
12:33untuk membuat
12:34partai republik
12:34tetap eksis
12:35seperti itu
12:35jadi ada garansi itu
12:37itu yang membuat
12:37kemudian
12:38kenapa Donald Trump
12:38itu seperti bernapsu
12:40dia menekan Iran
12:41melakukan serangan
12:41kepada Iran
12:41dan bahkan
12:42itu tidak mau
12:43mencari titik temu
12:44seperti itu
12:44karena apa
12:45kalau terjadi konsep
12:46win-win solution
12:46bagi Donald Trump
12:48itu sebuah kekalahan
12:49bagi Iran kemenangan
12:50tetapi bagi Donald Trump
12:51itu kekalahan
12:51karena dia tidak melihat
12:52ada sebuah kemenangan
12:53yang jelas kan
12:54kalau ketika win-win solution
12:55yang diinginkan oleh
12:56Donald Trump
12:57itu kesempatan
12:57kayak modi Libya dulu
12:58fasilitas nuklirnya itu
12:59dibongkar
13:00fasilitas senjatanya dibongkar
13:01fasilitas uran ini dibongkar
13:02itu diserahkan kepada
13:03Amerika Serikat
13:03nah itu betul-betul
13:04kemenangan
13:05bagi Amerika Serikat
13:05tetapi kalau sekarang
13:06Iran masih megang uraniumnya
13:08masih ngontrol selat hormus
13:09kemudian
13:10masih memiliki proksi
13:11itu jauh dari
13:12kata-kata kemenangan
13:13nah ini kemudian
13:13dipus terus oleh
13:14kelompok-kelompok kecil
13:15secret societies
13:16kelompok pro-jonis
13:17di internal pemerintahan
13:17Donald Trump
13:18untuk tetap
13:19memegang kendali
13:20melakukan serangan
13:20kepada Iran
13:21dan bukan tidak mungkin
13:22bisa saja
13:22ini kan sudah terbukti
13:23dulu kan kita bilang ya
13:24itu mungkin
13:25Amerika Serikat
13:25tetap akan melakukan serangan
13:26kepada Iran
13:26terbatas
13:27yang setelah itu
13:28dia bisa mengklaim kemenangan
13:29ini kan
13:29walaupun ini masih serangannya
13:31belum skala besar gitu
13:32tapi kan sudah tanda-tanda gitu ya
13:34bahwa negosiasi antara
13:35Amerika Serikat dan Iran
13:36itu belum rampung gitu
13:37karena
13:37kalau kemudian negosiasi
13:38sudah menikati kata sepakat
13:40kata damai
13:40gak mungkin dong
13:41Amerika Serikat melakukan
13:42serangan ini sekarang
13:43kepada Iran
13:43tetapi ini kan
13:44terbukti terjadi
13:45saya kira itu ya
13:46sampai sekarang
13:46Donald Trump masih belum
13:47bisa melihat kemenangan
13:48menjual ketika terjadi
13:49kesepakatan win-win solution
13:51dengan Iran
13:51tetapi kan problematiknya
13:52ini berat
13:53pilihannya
13:53apakah Amerika Serikat
13:55mau terlibat perang panjang
13:56dia akan mengulangi
13:57skenario di Irak
13:57dia akan mengulangi
13:58skenario di Afganistan
13:59dia bisa akan mengulangi
14:00skenario di Vietnam
14:01yang ongkosnya
14:02ongkos militer
14:03politiknya ekonomi
14:04itu terlalu sangat mahal
14:05Friska
14:05bagi Amerika Serikat
14:06dan itu akan berdampak
14:08terhadap situasi ekonomi
14:09yang ada di Amerika Serikat
14:10menurut saya sekarang
14:10memang Donald Trump
14:11itu lebih melayani
14:12kepentingannya Israel
14:13kepentingan kelompok-kelompok
14:14berjurus
14:15ketimbang kepentingan
14:16masyarakat Amerika itu sendiri
14:17karena terbukti kan
14:18kelompok-kelompok mendukung dia
14:19maka aja menolak
14:20dan menuntut terjadinya
14:21adanya kesepakatan
14:22gitar senjata dengan Iran
14:23ini yang membuat situasi
14:24menjadi sangat kompleks
14:25Friska sekarang
14:26dan kalau demikian
14:28dibandingkan dengan
14:29kondisi di Irak
14:30di Bia Afganistan
14:31tampaknya lawan
14:32yang dihadapi Amerika Serikat
14:33berbeda ya Pak Yulis
14:34lalu apa sebenarnya
14:35yang bisa dilakukan
14:36sebagai exit strategi
14:38yang memungkinkan
14:39dalam waktu singkat ini
14:40sebenarnya exit strategi
14:42yang paling memungkinkan
14:43saat ini apa sih
14:43apakah ya tadi
14:45mau tidak mau
14:46negosiasi masih berjalan
14:47tanpa kesepakatan
14:48dan menunggu siapa
14:50yang akan pergi
14:51dari gelanggang duluan
14:54pergi dari gelanggang duluan
14:56menarik ya
14:56dan tanpa syarat
14:58itu kan harapannya ya
14:59dan Amerika Serikat
15:00mengharapkan itu
15:01yang dilakukan oleh Iran
15:02sementara Iran itu
15:03yang diharapkan
15:04dari Amerika Serikat
15:05membuka belakang
15:06lalu pulang
15:07saya kira
15:08konsekuensinya kan
15:09sangat berat ya
15:10terutama dari Amerika Serikat
15:11ini sudah biayanya
15:13sangat besar
15:13inisiasi perang ini
15:15lalu biaya politiknya
15:17juga sangat besar
15:18nah Mbak Friska
15:19ada dua strategi
15:20yang sedang dikembangkan
15:21oleh Amerika Serikat
15:22dan di uji coba
15:23yang baru kita lihatkan
15:25yang disebut dengan
15:25self-defense strike
15:27strategi
15:27melakukan serangan terbatas
15:30ya
15:30skalanya kecil
15:32gitu ya
15:32dengan target yang spesifik
15:34yaitu misalnya
15:36kapal-kapal
15:37kecil dari Iran
15:39yang
15:40diduga
15:42dapat
15:43atau sedang
15:44menaruh
15:45ranjau
15:46gitu
15:46lalu kemudian juga
15:48pangkalan-pangkalan
15:49peluncur
15:50misal
15:51atau rudal
15:52dari Iran
15:53itu ada di
15:53Bandarabas ya
15:55itu yang disebut dengan
15:56proportionate self-defense
15:57di Patel Fit
15:58harapannya tidak akan
16:00di respon
16:01tidak akan dibalas
16:01gitu
16:02tetapi resikonya adalah
16:03kalau tidak dibalas
16:04nanti akan melakukan
16:05yang lain
16:05di tempat yang lain
16:06atau di sekitarnya
16:07ini yang sedang
16:08dimainkan
16:09dan self-defense
16:10strategi ini
16:11strategi ini
16:13dipakai untuk
16:14untuk mendukung
16:15apa yang disebut dengan
16:16pressure
16:17track
16:17diplomasi
16:18diplomasi dengan
16:19daya tekan tinggi
16:20terutama untuk
16:21mendukung negosiasi
16:22nah yang sedang
16:24sekarang kita lihat
16:24adalah
16:25bahasa baru
16:26memorandum of understanding
16:28ini kan sebetulnya
16:29harapan
16:30yang kita sebut
16:31merpresentasikan
16:32asist strategi
16:34yang
16:34yang lebih
16:35praktikel lah ya
16:36gitu
16:37daripada
16:38perjanjian
16:38yang legally banding
16:40yang sangat kuat
16:41nah
16:42daripada
16:43legally banding
16:44termasuk dalam hal ini
16:45Iran akan menyerah
16:46gitu ya
16:47surrender
16:47at all once
16:49itu saya kira
16:49sudah tidak bisa
16:50diharapkan lagi
16:51nah untuk itu
16:52kelihatannya
16:53Trump
16:53administrasi Trump
16:54itu melakukan
16:56kompromi
16:58termasuk di
16:59isu nuklir
16:59ini yang
17:00kita agak susah
17:02sebetulnya membaca
17:02Trump
17:03di satu sisi kan
17:04selalu berteriak
17:05dan lantang
17:06menyebut bahwa
17:07Iran tidak boleh
17:08mengembang
17:09kesintahan nuklir
17:09tetapi justru
17:11ini
17:11stalemate-nya
17:12jalan buntunya
17:13gitu
17:14kalau
17:15negosiasi bisa
17:16selesai
17:17gitu ya
17:17jadi harus menurunkan
17:18itu gitu
17:19nah
17:19itu barangkali
17:21posisi yang bisa
17:23diterima adalah
17:23oleh Trump
17:24adalah mungkin ya
17:26pengayaan uranium
17:27disuspend
17:28dalam jangka waktu
17:29yang cukup panjang
17:30lalu kemudian
17:31uranium yang sudah
17:32diperkaya
17:33gitu
17:34lalu akan
17:35dihancurkan
17:36atau dikontrol
17:36di bawah
17:37EIA
17:37nah pada saat yang sama
17:39ada
17:40keuntungan yang
17:41mau diberikan oleh
17:42Amerika Serikat
17:4312 miliar
17:45US dollar
17:46di bank
17:46bank Qatar
17:47itu akan
17:49diberikan
17:49kepada Iran
17:50jika Iran
17:51mau menyepakati
17:53tidak mengembangkan
17:53kesintahan nuklir
17:54syukur-syukur
17:55atau yang paling
17:57paling tadi ya
17:5720 tahun
17:58melakukan suspension
17:59itu yang ditawarkan
18:01harapannya cepat
18:02harapannya cepat
18:03dalam beberapa
18:04hal disepakati
18:05karena buat
18:05Amerika Serikat
18:06clock is ticking
18:07gitu ya
18:08mendekati
18:09selah
18:10lalu kemudian
18:10ada tekanan-tekanan
18:11publik
18:12apa
18:13yang cukup besar
18:14karena merespon
18:15biaya ekonomi
18:16yang cukup tinggi
18:17termasuk BBM
18:18nah ini
18:19ini dua strategi
18:20yang sedang dimainkan
18:21nah pertanyaan
18:22akan berhasil
18:23atau tidak
18:24gitu ya
18:24kelihatannya
18:25kalau melihat sinyal
18:26dari Iran
18:26pahlu alam ya
18:28kita masih belum
18:29bisa lihat
18:30kesepakatan
18:31baru bisa kita lihat
18:32disepakati
18:32kalau benar-benar disepakati
18:33gitu
18:34dan tampaknya
18:35belum ada
18:36sinyal baik
18:37bahwa
18:38akhir dari
18:38negosiasi adalah
18:39kesepakatan
18:40yang diterima
18:41khususnya untuk Iran
18:42atau
18:43bagaimana juga
18:44Mas Pizarro
18:45bisakah
18:46kemungkinannya
18:47sepakat untuk
18:48tidak sepakat
18:49dalam hal tertentu
18:50yang bisa jadi
18:51exit strategi
18:52karena sampai sekarang
18:53tampaknya tidak ada yang
18:54mau mengalah ya
18:54baik itu Iran
18:55maupun Amerika Serikat
18:56semua dengan
18:57terms and conditions-nya
18:58tidak ada yang mau
18:59terlihat lebih lemah
19:00dibandingkan
19:00satu sama lain
19:02ya Friska
19:03pertama
19:04kalau untuk
19:05mencari solusi
19:06damai dan masalah ini
19:06simple
19:07Friska ya
19:08Donald Trump
19:09harus memisahkan
19:09mana kepentingan
19:10Amerika Serikat
19:11mana kepentingan
19:11Israel
19:12mana kepentingan
19:13bagi publik
19:14Amerika Serikat
19:14mana kepentingan
19:15prozioni
19:15seperti itu
19:16karena kalau kita lihat
19:17poin dan juga
19:18syarat yang diajukan
19:19Donald Trump sebelumnya
19:20itu sebenarnya
19:21masih bisa diterima oleh Iran
19:22misalkan
19:23bahwa Iran
19:24tidak boleh punya
19:25senjata nuklir
19:25nuklir response
19:26tetapi Iran
19:27tetap memiliki hak
19:28untuk mengatur
19:29fasilitas nuklirnya
19:30dan menurut saya
19:30itu haknya Iran
19:31sebagai dalam NPT
19:33seperti itu
19:33tetapi kan problematikanya
19:34ini ada kemudian
19:36tekanan dari internal
19:37kelompok kecil
19:38misalnya Pete Hexcat
19:38itu kan jelas prozioni
19:39dia meminta
19:40misalkan Iran itu
19:41benar-benar tidak punya
19:42fasilitas nuklir
19:42kalau seperti itu
19:44tentuannya
19:44hak kuliyakin
19:45saya Friska
19:45sampai kiamat pun
19:46Iran itu tidak mau
19:47seperti itu
19:48untuk bukan fasilitas nuklirnya
19:49karena ini juga akan
19:50menciptakan keos
19:50di internal pemerintahan Iran
19:51RGC pasti akan protes
19:53Mustafa Khomeini tidak setuju
19:54dan ini tidak akan
19:54menciptakan kesatuan
19:55seperti itu
19:56itu yang terjadi
19:56kemudian
19:57fokus yang pertama
19:58ialah kepada
19:58selat hormus gitu
19:59memang saya sepakat
20:00nuklir itu
20:00dikita kesampingan
20:01karena sangat rumit
20:02dan terbukti
20:03tahun 2015 itu
20:04belum sepenuhnya selesai
20:05fokus kepada selat hormus
20:07Amerika sikat mencabut
20:08blokade lautnya
20:09tetapi Iran juga harus fair
20:10untuk kemudian
20:11membuka selat hormus
20:12sepenuhnya
20:12dan tidak boleh ada
20:13consent fee
20:14saya kira itu win-win solution
20:15yang disepakati oleh
20:16banyak negara
20:16Eropa
20:17Asia
20:17termasuk juga Indonesia
20:18tetapi pernyataan
20:20apakah
20:20Donald Trump mau
20:22apakah Donald Trump
20:23itu setuju
20:23pada hal ini
20:24karena menurut saya ini
20:24Iran kalau kayak gitu
20:25sudah banting harga banget
20:26Friska
20:27dia kemudian
20:28membuka selat hormusnya
20:29kemudian Amerika juga
20:30membuka naval blokadnya
20:31dan menurut saya
20:32ini yang kemudian
20:33bisa kita lakukan
20:34yang satu lagi
20:35pencairan aset Iran
20:36mungkin tidak usah semuanya
20:3720% dulu
20:3825% dulu
20:39dan kemudian ditujukan memang
20:40pencairan aset ini
20:41memang untuk
20:42bukan pada hal militer Iran
20:43tetapi ekonomi sipil
20:44kepada
20:45prasitas pembangunan
20:46yang dihancun oleh
20:47Amerika Serikat
20:47kepada kemudian
20:48infrastruktur sipil
20:49pendidikan dan sebagainya
20:50kalau kemudian
20:51misalkan dana-dana aset ini
20:52memang digunakan oleh Iran
20:53demi tujuan sipil dan ekonomi
20:55saya kira
20:55Amerika Serikat juga
20:56gak boleh menolak
20:57apalagi itu
20:57memang haknya Iran
20:58dana mereka yang ditahan
20:59selama ini oleh Amerika Serikat
21:00saya kira itu titik kompromi
21:01yang saya kira fair
21:02Friska
21:03bagi Amerika fair
21:04bagi Iran fair
21:05untuk kemudian
21:06menciptakan
21:08menciptakan
21:09terobosan bagi kemudian ini semua
21:10dan menurut saya
21:10harus dikawal juga
21:11oleh banyak-banyak negara
21:12kalau kita lihat
21:13perjanjian JPY Obama
21:14ada Cina terlibat di situ
21:15ada Rusia terlibat di situ
21:17ada Eropa gitu
21:18dan ini tidak bisa
21:19hanya Pakistan
21:19makanya sekarang
21:20Iran itu mengunjungi Qatar
21:22Seba Sarif itu juga
21:23berkomunikasi kepada Saudi
21:24dan sebagainya
21:24saya kira
21:25untuk kemudian memastikan
21:26bagaimana kesepakatan ini
21:28langgang dan tidak rusak
21:29harus ada juga
21:30keterlibatan negara-negara teluk
21:31keterlibatan negara-negara lain
21:33juga Eropa
21:34untuk memastikan
21:35keputusan ini
21:36bisa sustainable
21:36seperti itu
21:37tetapi lagi-lagi
21:38Amerika Serikat
21:39harus menjauhkan
21:40kepentingan politiknya
21:41dari Israel
21:42Donald Trump
21:43harus mempentingkan
21:44kepentingan publik
21:44Amerika Serikat
21:45dunia secara luas
21:46alih-alih ketimbangnya
21:47ketimbang kepentingannya Israel
21:48karena kalau ada kepentingan Israel masuk
21:49menurut saya sangat berat
21:50terbukti
21:51Genosida Gaza
21:52dimediasi oleh Amerika Serikat
21:53kintang senjata
21:53tetap itu Israel
21:54melakukan serangan kepada Gaza
21:55kesepakatan kintang senjata
21:57pemerintah Libanon
21:58dengan Israel
21:58itu ditengahi oleh Washington
21:59bahkan ketuk palunya
22:00oleh Marco Rubio
22:01tetap sampai sekarang
22:02Israel itu melakukan serangan
22:03kepada Hezbollah
22:04seperti itu
22:04jadi Amerika Serikat
22:06harus menjauhkan
22:06kepentingannya Netanyahu
22:07kepentingannya Zionis
22:09karena jangan ingat
22:09jangan lupa Friska
22:10Oktober itu ada pemilu Israel
22:12Netanyahu
22:13sangat berkepentingan
22:14bagaimana dia
22:15menjual kesepakatan ini
22:16demi keuntungan dia
22:17dan salah satu target dia
22:18untuk kemudian
22:19bisa menaikkan citra politik
22:21Netanyahu
22:21bagaimana kemudian
22:22Israel bisa memiliki
22:23konsesi dari kesepakatan ini
22:26karena itulah
22:27yang harus dihindari
22:28Pak Julius
22:29jangan sampai
22:31poin-poin kesepakatan
22:32yang nanti akan dibahas
22:34atau yang saat ini berlangsung
22:35ngadi-ngadi
22:36alias mengada-ngada
22:37akhirnya jadi
22:38bottleneck lagi
22:39karena menjembatannya
22:41misalnya
22:41keinginannya Israel
22:42atau padahal juga
22:43Amerika Serikat
22:44punya waktu yang sangat sempit
22:45kan untuk menjelang
22:46pemilu selayang
22:47sudah kita bahas tadi
22:48di bulan November
22:50betul ya
22:51sangat sempit ya
22:52untuk Amerika Serikat
22:53hanya beberapa bulan ini
22:54dan butuh waktu
22:55saya kira untuk
22:56merestore ya
22:57mengembalikan lagi
22:57situasi gitu ya
22:58lalu kemudian
22:59baru ngegas
23:00kampanyenya ya
23:01tapi kita tidak tahu
23:03tidak tahu
23:04apa
23:05yang ada di penak
23:06pikiran Trump
23:06saat ini ya
23:07kalau kita membaca
23:09sebetulnya ya
23:10ada harapan yang
23:11yang
23:12apa
23:12dimunculkan beberapa kali ya
23:14oleh Trump
23:15gitu
23:15lalu kemudian juga
23:17oleh Marco Rubio
23:18gitu
23:18sementara di Iran
23:19tidak ada harapan kan
23:20gitu
23:20nah ini tadi
23:22saya sepakat dengan
23:22Mas Fisaro tadi ya
23:23bahwa Israel
23:24itu menjadi faktor
23:25yang sangat penting ya
23:26gitu
23:26dan tampaknya
23:28apa
23:29kalau ada satu negara
23:30yang tidak bisa
23:31diketok kepalanya
23:33gitu
23:33kepala pemimpinnya
23:35itu Israel
23:35coba kita lihat
23:37kepakatan terkait
23:38dengan Libanon
23:39ya
23:39sudah tiga kali ya
23:41diperpanjang ya
23:42gitu
23:42lalu apa yang terjadi
23:44gitu
23:44tetap aja Israel
23:45menggembur
23:45Libanon Selatan
23:47dan nyatanya
23:49Trump tidak bisa
23:50berbuat apa-apa
23:51gitu
23:51ini lagi
23:52satu hal yang
23:53yang Amerika Serikat
23:54tampaknya
23:55untuk di aspek ini
23:56mengikuti jalan
23:58berpikir
23:59apa
23:59Netanyahu
24:01gitu
24:01bukan jalan berpikirnya
24:02sendiri
24:03dan ini yang
24:03yang kita khawatir
24:04nah sekarang
24:05kalau kita melihat
24:06tadi kembali
24:07ke pernyataan saya
24:09bahwa
24:09Biang Keladi
24:10dari segala macam
24:10huru hara
24:11di Selat Hormuz
24:12sebetulnya adalah
24:13Israel
24:14nah kalau kita
24:15kembali ke situ
24:15artinya negosiasi itu
24:16harus menyampingkan
24:17Israel gitu
24:18sekalipun tidak mudah ya
24:20tetapi harus ada
24:21yang dilakukan
24:22nah bayangan saya
24:23kalau Trump aja
24:25gak bisa gitu ya
24:26lalu siapa gitu
24:27nah mungkin
24:28mungkin perlu
24:29tekanan internasional
24:30yang jauh lebih besar ya
24:31mengisolasi Israel ya
24:33dan harus besar
24:34seperti yang dilakukan
24:35oleh kawan-kawan
24:36jurnalis
24:37aktivis kemanusiaan
24:38yang kemarin
24:39ditangkap gitu
24:40itu kan luar biasa
24:41dan itu kan
24:42non-aktor
24:43non-negara ya
24:44nah bayangkan
24:45kalau dilakukan oleh
24:46negara ya gitu
24:47lalu melikiner
24:48bahwa Netanyahu
24:50itu adalah war crime
24:51bayangkan gitu
24:52lalu siapapun
24:53akan menangkapnya
24:54ini akan menarik ya
24:55satu tekanan
24:56tekanan internasional
24:57yang sudah
24:57sangat besar
24:58jadi
24:59negosiasi berhasil
25:01atau tidak
25:01akan ditutupkan
25:02kemampuan untuk
25:03menyikirkan aspek Israel ya
25:04dalam proses ini
25:06ini menjadi sangat penting
25:07kecuali
25:08saya sepaka dengan
25:08Mas Pisaro
25:09bisa membedakan
25:10antara mana yang urgent
25:11yaitu pembukaan
25:12selatu hormus
25:13dan mana yang nanti
25:14bisa ditunda
25:15yaitu isu nuklir
25:17nah itu harapannya ya
25:18nah kalau itu bisa
25:20dilakukan gitu
25:21oleh Trump ya
25:22gitu
25:23itu saya kira
25:24akan terbuka
25:24jalan baik gitu
25:26untuk
25:26untuk kesepakatan
25:27gitu ya
25:28yang lebih
25:29lebih clear ya
25:30lebih mencerahkan
25:32seluruh dunia
25:32bukan hanya untuk Iran
25:33Amerika Serikat
25:34tetapi juga
25:35seluruh dunia
25:36selama itu tidak terjadi
25:38ya akan
25:39jauh panggang dari api
25:40soal kesepakatan negosiasi
25:42yang berlangsung
25:42sudah berkali-kali putaran
25:44dan akhirnya mandek juga
25:45terima kasih
25:46atas waktunya
25:47malam hari ini
25:48Pak Julius Purwadi
25:49Pakan Hubungan Internasional
25:51Universitas Parahyangan
25:52juga Mas Pizarro Gozali
25:53peneliti Asia Middle East
25:55Center
25:55sudah hadir di Sapa Indonesia
25:56malam
25:57terima kasih
25:57terima kasih
25:59Burishka
Komentar