00:00Now, if there's a crisis, whatever, whatever, there's a plus-minus, right?
00:06Now, where we can benefit from the situation.
00:11And I have to use the data.
00:13That means that President, there's a lot of things.
00:20But how many communities we export?
00:24We export.
00:25Bahkan, sebagian banyak, sebagian orang, ini sebagian perkebunan, pernah bertanya ke saya,
00:32kapan krisis?
00:33Karena ini nilainya naikkan, export ini. Benar nggak?
00:38Lihat nggak?
00:39Kan kemarin, ada yang tahu nggak?
00:41Sejak kapan itu? 16.500, 16.700.
00:45Ada yang tahu?
00:46Nggak tahun lalu.
00:47Tahun lalu kan?
00:48Mau lihat dampaknya pertanian?
00:50Nih, export kita.
00:53Jadi kita pakai data.
00:54Yang tadi, kembali yang tadi.
00:55Ini 32, dulu 26.
00:57Karena petani sederhana.
00:59Karena ini menguntungkan situasi.
01:01Tanamannya dipupuk dengan baik.
01:03Dipelihar dengan baik.
01:05Hamanya dijaga dengan baik.
01:07Airnya dijaga dengan baik.
01:08Benar nggak?
01:08Logik kan?
01:09Nah, hasilnya ini.
01:10Ini kesimpulan aja.
01:13Naik 166 triliun.
01:15Ini ekspor pertanian.
01:18Dan ini BPS.
01:19Impornya turun 41 triliun.
01:21Aku tanya kalian.
01:22Inilah yang dimaksud Bapak Presiden.
01:24Bahwa ada dampaknya iya.
01:26Tetapi dampak positifnya di desa khususnya.
01:29Di desa kan petani kan?
01:31Dampak positifnya jauh lebih tinggi.
01:33Nah, kita pakai data.
01:34Anda boleh cross-check ini data nanti.
01:36Nih, 166 triliun.
01:38Impornya turun 41 triliun.
01:41Dan termasuk beras di dalam.
01:42Kemudian Anda pasti bertanya.
01:44Korelasinya bagaimana dengan kesejahteraan petani?
01:47Terbaca di sini.
01:48Ini.
01:49Tertinggi selama 92.
01:52Tapi selama Republik ini merdeka.
01:54Nah, terus.
01:54Lihat lagi PDB-nya.
01:56Terbaca di sini.
01:57Sinkron kan?
01:58Pakai data.
01:58Clear.
02:00Menguntungkan enggak?
02:01Itu yang dimaksud Bapak Presiden.
02:02Bahwa bahasa sederhananya disampaikan Bapak Presiden.
02:06Saya pembantu Presiden menjelaskan secara detail.
02:09Ya dampak ada beli BBM.
02:12Tapi ingat.
02:12BBM subsidi kan?
02:14Tidak naik.
02:15Iya kan?
02:16Pupuk turun.
02:17Pupuk turun kan?
02:19BBM negara mana seperti itu?
02:21Ada.
02:22Coba tunjukkan saya negara kebijakan Bapak Presiden luar biasa.
02:25Itu yang dimaksud.
02:27Kan Bapak seorang Presiden tidak mungkin detail.
02:30Yang detail itu.
02:31Detailkan adalah menterinya.
02:32Clear.
02:32kamu yang dit kmはいそ mereka k homeb. Temp.
02:34Seport That.
02:34Temp. Temp.
02:36Temp.
02:36Temp.
Comments