Skip to playerSkip to main content
  • 1 day ago
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjawab sejumlah kritik yang disampaikan terkait melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.Perry bilang rupiah memang cenderung melemah pada periode April hingga Juni, namun BI meyakini rupiah akan kembali menguat pada Juli-September.Hal itu disampaikan Perry Warjiyo saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Senin (18/5).
Transcript
00:02Tadi timbul pertanyaan, apakah stabilitas nilai tukar rupiah mau diukur Pak Dolphy
00:08dengan rentangnya yang asumsi nilai tukar?
00:13There are average times of the average, there are below,
00:17and at the times of the year for 2022,
00:19I remember when in the budget 16.500,
00:23as you can see, 16.200,
00:26as you can see, 16.800.
00:29800 ya
00:31Nah, nanti kami akan jelaskan bagian kedua
00:34Year to date sekarang
00:35Average year to date
00:37Rupiah sekarang adalah
00:3916.900 sekian
00:41Wah, berarti kan di atas nih
00:43Tapi yang kita bincangkan
00:45Average tahunan
00:46Dan kalau Pak Andres coba dilihat
00:48Dari tahun ke tahun, rupiah itu memang
00:51Umumnya dalam tekanan April, Mei, Juni
00:54Karena demannya tinggi
00:56Tapi biaya Juli, Agustus
00:57Akan menguat
01:00Coba
01:02Juli, Agustus
01:03September itu akan, kalau kita lihat grafik
01:05Itu akan, nah, kenapa kami masih
01:08Yakin gitu ya
01:09Tapi volatilitas ikutnya kita volatilitas
01:11Sekarang loh ya, tapi tahun depan
01:13Monggo, nanti kita diskusian, kecuali sepakati
01:15Tidak hanya volatilitas, tapi juga kisaran
01:1716.2, 16.7
01:19Ya, sesuai, monggo, nanti kita
01:21Berdiri Pak, supaya kita ada kesepakatan
01:25Kesepakatan
01:25Antara Komisi 11
01:27Dengan kami lah
01:29Seperti itu
01:30Tepsi
01:35Tepsi
Comments

Recommended