00:03Di Indonesia, ikan sapu-sapu kini semakin banyak ditemukan karena kemampuan berkembang biaknya yang cepat,
00:10terutama di perairan yang sudah tercemar dan minim predator alami.
00:13Kondisi ini membuat populasinya sulit dikendalikan dan terap mendominasi ekosistem perairan.
00:18Meski begitu, di sejumlah negara lain, ikan sapu-sapu ini justru dimanfaatkan dan dikonsumsi sebagai sumber pangan.
00:24Yuk kita bahas!
00:26Alas sobat MCT Mlines, kembali lagi bersama saya Jessica Narfadila.
00:29Pertanyaan apakah ikan sapu-sapu bisa dimakan sering banget muncul dan jawabannya bisa.
00:34Di beberapa negara ini, ikan sapu-sapu bisa dikonsumsi.
00:38Kita mulai dari rumah asalnya, yaitu Amerika Selatan.
00:41Di Brazil, warga di sekitar sumai Amazon biasa memanggangnya utuh atau mengolahnya menjadi subtradisional.
00:46Bahkan di Brazil, dagingnya digilirin jadi tepung ikan bernama pina cuy untuk bahan pangsit gareng.
00:52Dan di Venezuela dan Colombia, kondisinya hampir sama.
00:55Karena jumlahnya yang melimpah, ikan ini jadi solusi tangan saat harga daging mahal.
01:00Mereka mengolahnya dengan bumbu lokal khas setempat yang kaya akan rempah.
01:05Dan di Brazil, dikenal sebagai Pesdiablo atau Pesetan.
01:09Konsumsi ikan ini sangat masif, terutama di negara bagian Tabesco dan daerah sekitarnya.
01:15Nah, pertanyaan, kenapa mereka berani makan sedangkan di Indonesia takut untuk dikonsumsi?
01:21Kuncinya adalah kualitas air di Amazon dan perairan asalnya, ikan yang ditangkap berasal dari sungai alami yang masih bersih.
01:28Jauh dari limbah industri berat.
01:30Selain itu, di sana mereka punya predator alami sehingga ekosisurnya tetap seimbang.
01:35Secara gizi, ikan sapu-sapu dari air bersih ternyata kaya akan protein, omega-3, dan kalsium.
01:42Tapi jika sobat anti-tieners menemukannya di sungai kotak yang kotor, lebih baik hindari.
01:47Karena efek sampingnya bisa menyebabkan keracunan hingga gangguan organ jangka panjang.
01:51Sampai jumpa di informasi menarik lagi.
01:53Terima kasih telah menonton!
Komentar