Avançar para o leitorAvançar para o conteúdo principal
  • há 2 dias

Categoria

🎥
Curtas
Transcrição
00:00:00Saat aku cerai dengan Darren,
00:00:02Kami berdua sangat tenang.
00:00:07Udá yakin?
00:00:10Mantap cerai.
00:00:12Aku mantap.
00:00:14Kamu minta apa?
00:00:16Mobil, rumah, tabungan, dan 50% saham.
00:00:26Kalau anak?
00:00:30Kamu nggak mau dua anak itu.
00:00:32Kamu kan paling sayang anak.
00:00:35Mau buang Kiano dan Kiana.
00:00:45Iya.
00:00:46Darren, mulai sekarang selain uang,
00:00:50apa yang berkaitan denganmu?
00:00:52Aku nggak mau lagi.
00:00:54Kali ini, kamu beneran mau ninggalin aku?
00:00:58Yaudah, kalau itu maumu.
00:01:09Saham ini tetap milikku.
00:01:12Tapi kamu ibu mereka.
00:01:15Kalau ada perlu,
00:01:17hubungi aku aja.
00:01:29Darren,
00:01:31seumur hidupku walaupun mati,
00:01:33aku ogah ketemu kamu lagi.
00:01:49selamat menikmati.
00:02:20A CIDADE NO BRASIL
00:02:22Tetap gak sempurna, tapi udah bisa diduga.
00:02:37Saat umur 18, aku masuk Universitas Jingbei dengan nilai tinggi kabupaten.
00:02:50Bu, aku masuk Universitas Jingbei!
00:02:54Mana?
00:02:56Hebat, nak. Kamu hebat banget.
00:02:58Bibi, kamu beruntung. Putrimu juara kabupaten. Yang pertama masuk Universitas Jingbei.
00:03:06Tahun itu juga, aku ketemu Darren yang balik investasi di kampus.
00:03:12Awal ceritanya selalu romantis.
00:03:16Selamat Selena, atas beasiswa-mahasiswa barunya.
00:03:32Buketnya kok beda sendiri ya?
00:03:34Memberi mawar, dia mau nyatain cinta.
00:03:40Darren langsung jatuh cinta padaku.
00:03:43Setelah acara penghargaan, dia mulai intens deketin aku.
00:03:47Kamu kan gak suka daun bawang. Kamu juga suka baja duras.
00:03:52Selena, cepat lihat!
00:03:54Selena, aku suka kamu!
00:03:58Maukah kamu bersamaku?
00:04:00Terima kasih! Jangan ragu! Terima kasih!
00:04:03Darren cuma main-main aja. Dia itu playboy kenamaan.
00:04:07Kamu jangan mimpi nikah dengan orang kaya. Darren cuma iseng aja.
00:04:11Semua orang merasa hubungan kami gak akan lama.
00:04:15Mereka yakin gadis desa yang miskin kaya aku gak pantas untuk Darren.
00:04:20Tapi Darren gak peduli.
00:04:23Dia lawan semua tekanan dan melamarku.
00:04:27Dia menghempas semua niat jahat yang mengganggu cinta kami.
00:04:30Walau apa kata orang, Selena, aku cuma mau bersamamu.
00:04:37Menikahlah denganku. Kamu kelindungi selamanya.
00:04:48Aku yang umur 20-an masih polos dan suka bermimpi.
00:04:53Karena rayuan manis Darren, aku jatuh cinta dan membuang masa depanku.
00:04:59Di tahun lulus kuliah, aku pun menikah.
00:05:02Cium! Cium! Cium! Ayo, Cium! Jangan malu-malu!
00:05:06Ayo, Cium!
00:05:08Wuhuu!
00:05:13Bu, silahkan masuk.
00:05:14Karena dia, hidup kami yang dulu susah, mendadak menjadi lebih baik.
00:05:20Segalanya gak perlu diminta.
00:05:23Ibuku dapat fasilitas medis terbaik.
00:05:26Proyek penelitianku yang mahal terus dapat kucuran dana.
00:05:30Ibu, mulai sekarang tinggal di sini ya.
00:05:32Selena bilang ibu kurang sehat. Aku udah dapet rumah sakit. Besok kesana cek ya.
00:05:37Makasih.
00:05:39Sudah kewajibanku.
00:05:41Oh iya, dana penelitianmu udah aku transfer ya.
00:05:46Pacaran, nikah, hamil, lahiran, semua berjalan lancar.
00:05:50Minum obat ya, sayang.
00:05:51Aku gak mau.
00:05:53Masa gak mau? Aku akan sedih.
00:05:56Kalau minum obat, aku yang sedih.
00:05:59Oke.
00:06:13Bagiku saat itu, hidup terasa sangat indah.
00:06:18Aku beneran dimabuk asmara.
00:06:19Terakhir kali kita membahas sosok ini.
00:06:24Cuma aku yang bisa lihat sosok ini gak pernah aku sebut.
00:06:30Tanpa ku sadari, hadiah dari takdir ada harganya masing-masing.
00:06:35Di hari Kiano lahir, Ratna yang gak pernah muncul, masuk ke kamar rawat dan bawa pergi anakku.
00:06:42Udah bangun.
00:06:43Bu.
00:06:48Kiano sangat sehat.
00:06:50Bu.
00:06:52Aku mau gendong dia.
00:06:55Kiano adalah penerus keluarga Huo.
00:06:58Statusnya tinggi.
00:07:00Dengan status dan pendidikanmu, kamu gak pantas mendidiknya.
00:07:04Pendidikannya akan ditangani tim pengasuh profesional.
00:07:07Untuk ketemu dia, kamu harus membuat janji.
00:07:15Bu.
00:07:17Bu.
00:07:20Bu.
00:07:23Mengandung sembilan bulan.
00:07:25Melahirkan dengan susah payah.
00:07:26Tapi aku gak diizinin menggendongnya.
00:07:34Darren.
00:07:35Darren.
00:07:36Tolong bicara dengan ibu.
00:07:38Itu anakku.
00:07:39Aku bisa rawat sendiri.
00:07:40Aku gak mau tim pengasuh.
00:07:42Aku cuma mau jadi ibu.
00:07:43Darren.
00:07:46Ibuku benar.
00:07:47Kamu memang gadis desa.
00:07:49Ibuku bilang,
00:07:50Aku boleh bertindak sesuka hati.
00:07:53Tapi kalau soal anak,
00:07:55Itu gue menang dia.
00:07:57Tapi kalau soal anak,
00:07:58Itu gue menang dia.
00:08:04Tapi itu anakku.
00:08:06Aku kandung sembilan bulan.
00:08:09Aku hampir mati saat akhiran.
00:08:11Aku lahirin dia susah payah.
00:08:14Darren.
00:08:15Kalau kalian begini padaku.
00:08:17Tiga sekali kalian padaku.
00:08:19Sudahlah.
00:08:20Sayang.
00:08:20Sudah.
00:08:22Kalau kamu suka anak-anak,
00:08:24Kita bisa punya satu lagi.
00:08:32Jangan.
00:08:34Jangan hari ini.
00:08:36Aduh, sayang.
00:08:36Gak apa-apa.
00:08:37Jangan.
00:08:38Lurut, ya.
00:08:39Jangan.
00:08:48Sudahlah.
00:08:49Istirahatlah.
00:08:52Tatapan Darren,
00:08:55Seperti tamparan keras,
00:08:57Membuyarkan semua mimpi indahku.
00:09:00Aku teringat penghinaan beratmu.
00:09:03Teringat penghinaan orang selama ini.
00:09:06Jadi ini gadis desa istri bos Darren.
00:09:09Eh, malu-maluin.
00:09:14Karena Darren suka dia.
00:09:18Biarlah dia di sini.
00:09:20Beberapa tahun.
00:09:24Kisah cinta yang katanya membara ini.
00:09:27Dari awal sampai akhir.
00:09:29Cuma playboy yang suka seenak udel dan manjat.
00:09:33Nasib pernah memberiku anugerah.
00:09:35Kini mulai menagih imbangan.
00:09:39Anak ini baru permulaan.
00:09:42Gak apa-apa.
00:09:43Tenanglah.
00:09:45Saat masa nifas,
00:09:46Aku kena depresi pasca lahiran.
00:09:53Nyonya,
00:09:55Udah malam.
00:09:56Cepatlah tidur.
00:09:58Darren belum pulang.
00:09:59Aku mau tunggu aja.
00:10:03Susi.
00:10:04Iya.
00:10:05Kau dia belum pulang.
00:10:07Kau gak balas pesanku.
00:10:13Katakan,
00:10:14Apa dia kecelakaan?
00:10:16Aduh.
00:10:17Nyonya,
00:10:18Jangan pikir macam-macam.
00:10:23Saat aku khawatir,
00:10:25Mungkin dia kecelakaan.
00:10:27Malah dapat kabar dia selingkuh.
00:10:31Foto ranjangnya dengan artis muda,
00:10:33Viral di internet dalam semalam.
00:10:53Kamu minum.
00:10:54Udah pulang.
00:10:56Senang-senang di luar.
00:10:58Kalau mabuk, cepat tidur, Gih.
00:11:00Kamu dan Mira serang-senang tadi.
00:11:06Siapa kasih tahu kamu?
00:11:10Seluruh dunia udah tahu.
00:11:13Darren,
00:11:14Aku depresi pasca lahiran.
00:11:16Kamu cuekin aku.
00:11:17Dan ngamar dengan artis itu.
00:11:20Kamu pikirin perasaanku.
00:11:23Kamu sudah gila.
00:11:26Curma servis klien.
00:11:28Kau percaya media.
00:11:29Klien.
00:11:35Kayak gitu kan.
00:11:37Kau sampai ciuman.
00:11:39Kau sampai ngamar.
00:11:40Kamu pikir,
00:11:42Aku ini bodoh.
00:11:44Aku korbanin semua untukmu.
00:11:45Sampai gak bisa ketemu anak kandungku.
00:11:48Mega banget sama aku.
00:11:50Cukup.
00:11:53Lihat kamu sekarang.
00:11:55Kayak cewek kasar.
00:12:03Cewek kasar.
00:12:06Apa katamu?
00:12:07Semalam bos Darren bawa artis itu ke rumah.
00:12:09Iya.
00:12:10Artis itu cantik banget.
00:12:12Kondisi Nyonya habis lahiran,
00:12:14Kalah jauh darinya.
00:12:16Hei, ngaco kalian.
00:12:21Nyonya.
00:12:24Pergi.
00:12:31Kapan gadis kampung itu akan diusir?
00:12:34Suaminya udah serigut terus.
00:12:36Kalau jadi dia,
00:12:37Aku pasti udah kabur.
00:12:39Kalau boleh milih,
00:12:40Pasti milih artis muda yang cantik lah.
00:12:42Siapa yang mau sama gadis kampung?
00:12:44Pipi tetaplah pipi.
00:12:45Bos setinggi apapun,
00:12:46Bukan Phoenix.
00:12:47Aku taruhan seminggu.
00:12:49Aku taruhan tiga hari.
00:12:50Tiga hari lagi,
00:12:51Bos Darren pasti cerai.
00:12:56Pelakor gak tau malu.
00:13:00Kamu gak apa-apa?
00:13:06Selena,
00:13:07Terlalu kamu.
00:13:12Gak apa-apa kan?
00:13:14Darren,
00:13:16Demi pelakor ini kamu,
00:13:17Tampar aku.
00:13:19Yuk pergi.
00:13:23Baik,
00:13:24Kamu akan menyesal.
00:13:26Aku gak terima semua ini.
00:13:28Depresi pasca lahiranku makin parah.
00:13:31Tenanglah.
00:13:31Lalu terjadi pertengkaran.
00:13:33Paling hebat sepanjang sejarah.
00:13:35Kamu!
00:13:37Deren,
00:13:39Hatiku sakitnya ribuan kali ini.
00:13:47Selena!
00:13:49Selena!
00:13:50Turunlah!
00:13:51Cepat turun!
00:13:53Darren,
00:13:54Aku menyerah.
00:13:56Mimpiku,
00:13:58Sirna sudah.
00:13:59Jangan mendekat.
00:14:00Ya,
00:14:01Aku gak gerak.
00:14:04Ibuku benar.
00:14:05Jadi istri kaya,
00:14:07Bagaimana menelan ribuan jarum.
00:14:09Harusnya aku gak bermimpi.
00:14:12Jangan!
00:14:18Jangan!
00:14:19Di detik terakhir,
00:14:21Darren memeluku dengan cemas.
00:14:23Gemetaran minta maaf.
00:14:24Aku salah.
00:14:25Aku ikutin apa maumu.
00:14:27Aku gak temuin dia lagi.
00:14:29Kayak semua suami yang selingkuh.
00:14:31Dia nangis dan aku salah.
00:14:33Bilang semua ini cuma salah paham.
00:14:36Jangan begini.
00:14:37Aku takut.
00:14:39Sayang!
00:14:40Maafin aku.
00:14:42Bilang dia cinta aku.
00:14:43Aku mencintaimu.
00:14:44Minta kesempatan sekali lagi.
00:14:46Sayang!
00:14:51Selena.
00:14:54Maafin aku.
00:14:56Ya?
00:14:57Aku janji.
00:14:58Gak akan kuulangi lagi.
00:15:00Aku dan Mira udah putus.
00:15:02Sungguh.
00:15:03Aku cinta kamu.
00:15:05Selalu kamu, Selena.
00:15:12Aku tahu.
00:15:15Semua salahku.
00:15:17Aku cuekin kamu.
00:15:19Aku pun ngatain kamu.
00:15:23Maafin aku kali ini.
00:15:25Ya?
00:15:27Demikian, Nuh.
00:15:29Dan keluarga kita.
00:15:30Nah.
00:15:33Nah.
00:15:34Nah.
00:15:38Angkatlah.
00:15:40Gak usah.
00:15:41Gak penting.
00:15:42Angkat.
00:15:46Halo?
00:15:50Apa?
00:15:51Kapan kejadiannya?
00:15:53Aku kesana.
00:15:59Selena.
00:16:02Ibumu.
00:16:05Kecelakaan.
00:16:07Lagi di UGD.
00:16:10Apa katamu?
00:16:12Ibumu.
00:16:14Dokter bilang lukanya parah.
00:16:16Mungkin...
00:16:17Mungkin gak selamat.
00:16:21Dokter.
00:16:23Gimana?
00:16:23Maaf.
00:16:24Kami sudah maksimal.
00:16:26Pendaraan otaknya parah.
00:16:28Cuma bisa pertahankan sementara tanah kita.
00:16:32Selena.
00:16:34Selena.
00:16:35Selena.
00:16:37Aku maafin kamu.
00:16:45Cuma kamu yang kupunya.
00:16:47Karena anak.
00:16:49Karena sisa rasa cinta yang sulit dibuang.
00:16:52Juga karena kecelakaan ibuku.
00:16:55Aku gak punya rumah lagi untuk pulang.
00:16:58Selena.
00:16:58Aku membuat pilihan salah.
00:17:00Yang kedua dalam hidupku.
00:17:03Aku pilih memaafkan.
00:17:08Aku dan Darren pun rucu.
00:17:10Lalu kami punya anak kedua.
00:17:13Kiana.
00:17:16Bu.
00:17:23Bawa dia pergi.
00:17:25Tidak.
00:17:26Jangan.
00:17:28Bu.
00:17:29Kenapa?
00:17:30Kenapa ibu rebut Kiana dariku?
00:17:32Bu.
00:17:32Ibu sudah mengambil Kiano.
00:17:34Darren.
00:17:35Kerja yang baik.
00:17:36Anak-anak itu berisik.
00:17:38Kamu mana bisa fokus kerja?
00:17:40Kiana harus ikut ke rumahku.
00:17:44Darren.
00:17:45Cepat bersuara.
00:17:51Kemudian.
00:17:52Demi bisa melihat anakku.
00:17:54Tiap subuh aku harus ke rumah utama untuk melayani.
00:17:57Kamu datang.
00:18:00Bu.
00:18:01Selamat pagi.
00:18:03Aku bawain sarang walet.
00:18:05Pijat bahuku.
00:18:07Pijat bahuku.
00:18:07Pijat bahuku.
00:18:12Lebih kuat.
00:18:14Emangnya kamu belum makan?
00:18:20Keanu.
00:18:21Keanu.
00:18:22Keanu.
00:18:22Keanu.
00:18:23Keanu.
00:18:23Yuk kita main di kamar.
00:18:27Aku dengar.
00:18:28Kamu keteka jemput Keanu hari ini.
00:18:30Iya.
00:18:31Hari ini wali murid berkumpul.
00:18:33Aku udah suruh sopir jemput.
00:18:35Tempat itu gak pantas kamu datangi.
00:18:38Perhatikan status-mu.
00:18:41Jangan te fazer malu,
00:18:42o argarhououou.
00:18:45Berlututlah.
00:18:46Cuci kakiku.
00:18:48Hoje, kaki harus rendam obat.
00:18:51Por que?
00:18:52Não quer.
00:18:54Jangan harap
00:18:55se encontrar um filho de novo.
00:18:56Menyajikan te,
00:18:57memijar bahu dan punggung,
00:18:59bahkan berlutut
00:19:00mencuci kaki buratna.
00:19:01Hanya agar dia berbelas-kasih.
00:19:04Izinin aku
00:19:04temuin kedua anakku.
00:19:06Nah, bagus.
00:19:08Kamu sangat beruntung
00:19:09menjadi menantu kelarga huang.
00:19:13Harus tahu diri.
00:19:15Abis cuci kaki hari itu,
00:19:17aku boleh ke kamar anak-anak
00:19:18setengah jam.
00:19:20Kiano, Kiana,
00:19:21ini ibu datang.
00:19:23Bibicen, Bibicen!
00:19:25Bibicen,
00:19:26wanita desa bodoh ini datang lagi.
00:19:28Aku ogah lihat dia.
00:19:29Tuan muda,
00:19:30ini adalah ibumu.
00:19:31Aku gak mau dengar.
00:19:33Nenek bilang,
00:19:34dia gak berguna.
00:19:35Ayah aja gak suka dia.
00:19:37Aku mau nenek!
00:19:40Mana nenek?
00:19:42Nyonya,
00:19:43sebaiknya nyonya pulang.
00:19:45Kiana takut sama orang asing.
00:19:48Baik.
00:19:49Eh, Kiano, Kiana,
00:19:51ntar ibu datang lagi ya.
00:20:03Kiana, jangan nangis.
00:20:04Akhirnya dia pergi juga.
00:20:05Walau udah berkorban,
00:20:08aku malah dibenci dua anak itu.
00:20:18Halo, Kiano.
00:20:19Ada apa?
00:20:21Aku lagi menggambar.
00:20:22Jangan ganggu.
00:20:26Kiano,
00:20:26hari ini,
00:20:28peringatan ayah dan ibu menikah.
00:20:30Mau kamu kesini makan bareng?
00:20:31Ibu masakin favoritmu.
00:20:33Aku udah,
00:20:33makan bareng nenek.
00:20:35Udah ya.
00:20:52Halo, ada apa?
00:20:53Darren,
00:20:54hari ini,
00:20:55peringatan kita menikah.
00:20:57Kamu pulang makan gak?
00:20:58Aku sibuk,
00:20:59kamu sendiri aja.
00:21:00Tapi,
00:21:00ada apa?
00:21:02Daya.
00:21:15Kak Darren,
00:21:17kamu gak dicari istrimu.
00:21:19Cewekin aja dia.
00:21:23Saat aku paling butuh dukungan dan bantuan,
00:21:28Darren malah bersama wanita lain.
00:21:44Dia ini gak berguna.
00:21:45Ayah aja gak suka dia.
00:21:47Kamu sangat beruntung,
00:21:49menjadi menantu keluarga huwa.
00:21:51Ma,
00:21:51kami sudah usaha maksimal.
00:22:01Nyonya?
00:22:02Nyonya di dalam ya?
00:22:05Nyonya?
00:22:07Nyonya di dalam gak?
00:22:08Nyonya?
00:22:13Nyonya?
00:22:14Nyonya?
00:22:15Apa yang terjadi?
00:22:17Nyonya?
00:22:18Nyonya?
00:22:20Nyonya?
00:22:22Bus Darren?
00:22:23Bus Darren?
00:22:24Cepatlah pulang.
00:22:25Nyonya kecelakaan.
00:22:26Dia pendarahan hebat.
00:22:28Apa?
00:22:29Aku akan pulang.
00:22:32Susie,
00:22:34aku lelah banget.
00:22:36Nyonya.
00:22:37Saat itu,
00:22:38aku ingin tidur selamanya.
00:22:40Rasanya tenang.
00:22:43Aku diselamatkan Susie.
00:22:45Dia menelpon Darren.
00:22:46Tapi Darren baru pulang besoknya.
00:22:56Kamu ini mau matikan?
00:22:58Kok semalaman masih tetap di rumah keluarga huwa?
00:23:01Tuan,
00:23:02kenapa marahi nyonya lagi?
00:23:04Nyonya hampir...
00:23:04Keluar!
00:23:07Selena,
00:23:09selain mengancam bunuh diri,
00:23:12kamu bisa apa lagi?
00:23:13Kamu kayak begini.
00:23:14Kiano pun ogah ketemu kamu.
00:23:17Darren,
00:23:18aku benci kamu.
00:23:20Benci aku?
00:23:21Kamu tetap harus tahan.
00:23:23Kamu lupa,
00:23:24ibumu masih diopnama.
00:23:2520 juta sehari.
00:23:27Kedua anakmu,
00:23:29Marga Huo.
00:23:31Kalau mau mati,
00:23:33menjauhlah.
00:23:34Jangan di rumah ini.
00:23:36Omongan Darren memicu emosiku.
00:23:38Aku yang baru aja tenang,
00:23:40kembali meledak.
00:23:42Nyonya!
00:23:45Kaki kiri patah.
00:23:47Luka memar jaringan lunak.
00:23:49Gegar rotak.
00:23:50Perlu rawat inap minimal sebulan.
00:23:54Kamu tahu berapa banyak wartawan yang datang?
00:23:57Kamu bikin malu,
00:23:58wartah Huo.
00:24:01Dengar ya, Selena.
00:24:03Kalau berani ulangi hal memalukan ini...
00:24:10Ada apa ini?
00:24:12Ya ampun.
00:24:13Malang sekali.
00:24:14Darahnya banyak sekali.
00:24:18Ibu.
00:24:20Sudah lihat jelas.
00:24:22Kalau bikin malu keluarga Huo lagi,
00:24:25aku bikin ibumu mati sepertimu.
00:24:28Saat itu aku baru sadar.
00:24:31Ternyata kematian.
00:24:33Juga sebuah kemewahan.
00:24:35Menyaksikan Darren gonta-ganti pasangan terus.
00:24:38Melihat mereka memakai ibuku,
00:24:41mengancang hidupku.
00:24:42Ternyata sepatu kaca Cinderella,
00:24:45harganya selangit.
00:24:46Juga melenggu yang berbahaya.
00:24:48Mulai hari ini,
00:24:51kamu harus tetap hidup.
00:24:53Jadilah nyonya yang baik.
00:24:56Kalau berani berulah lagi,
00:24:58aku cabut selang nampas, ibumu.
00:25:02Kamu paham?
00:25:04Jawab!
00:25:06Paham.
00:25:08Paham.
00:25:10Cinderella naik kasta dalam semalam
00:25:13menjadi istri Darren.
00:25:14Tapi sang pangeran asik bermain cinta.
00:25:17Di luar sana,
00:25:18dia selangetin satu demi satu gadis miskin yang cantik.
00:25:22Hingga suatu hari Darren bermain api.
00:25:25Lihat kelakuanmu!
00:25:27Sebagai nyonya keluarga Huo,
00:25:29hati suami pun gak bisa kamu jaga.
00:25:32Apa gunanya kamu?
00:25:34Fania,
00:25:35wanita penghibur yang udah cerai tiga kali,
00:25:38malah mengandung anak keluarga Huo.
00:25:41Kamu tahu apa omongan orang di luar sana?
00:25:44Ibu, aku...
00:25:45Diam!
00:25:46Cepat beresin masalah ini!
00:25:48Usir pelacur itu dari kota Jing,
00:25:50dan suruh aborsi.
00:25:52Kalau tidak,
00:25:53aku langsung hentikan pengobatan ibumu.
00:25:56Dan seumur hidupmu,
00:25:58jangan harap ketemu Kiano dan Kiana lagi.
00:26:00Jangan,
00:26:01jangan ibu.
00:26:02Aku mohon,
00:26:03jangan begini padaku.
00:26:04Jadi cepat beresin!
00:26:06Singkirin wanita itu.
00:26:07Ini kegunaan terakhirmu.
00:26:11Sebagai si deng!
00:26:14Setelah pernikahan hancur,
00:26:16satu-satunya tumbuhanku adalah ikatan keluarga yang tersisa.
00:26:21Aku gak boleh kehilangan ibuku.
00:26:23Akhirnya aku menemui Fania.
00:26:25Di luar dugaan,
00:26:27dia beda dari wanita lainnya yang sombong.
00:26:29Dia lembut dan sopan.
00:26:31Nyonya Huo,
00:26:32halo?
00:26:33Duduklah.
00:26:36Nyonya,
00:26:37maafkan aku.
00:26:38Aku bukan mau merusak rumah tangga kalian.
00:26:42Aku cuma,
00:26:43terlalu cinta Darren.
00:26:45Anak ini,
00:26:47gak direncanain.
00:26:49Tapi kalau anda gak suka,
00:26:51aku akan gugurin.
00:26:52Demi kepentingan Darren,
00:26:54aku rela pergi aja.
00:26:575 miliar untuk aborsi,
00:27:00dan pergi.
00:27:01Jangan pernah muncul lagi.
00:27:04Baik,
00:27:06Nyonya.
00:27:10Malam itu,
00:27:12Darren yang udah lama gak pulang,
00:27:13Darren?
00:27:14membuka pintu kamarku.
00:27:16Darren!
00:27:18Mau apa kamu?
00:27:24Kamu!
00:27:26Dia mendorongku ke tempat tidur,
00:27:28dan sangat kasar.
00:27:31Sebulan penuh,
00:27:32aku gak boleh turun dari ranjang.
00:27:35Aku pun hamil anak ketiga.
00:27:40Aku diberi hadiah,
00:27:41karena selesai masalah Darren,
00:27:43dan karena Darren betah di rumah.
00:27:45Untuk pertama kalinya,
00:27:47Ratna izinin aku merawat anakku ini.
00:27:50Kerjamu bagus.
00:27:52Akhirnya wanita itu pergi.
00:27:54Karena kamu udah hamil,
00:27:57jaga diri kamu baik-baik.
00:27:59Anak ini,
00:28:01boleh kamu asuh.
00:28:03Soal tim medis,
00:28:04udah aku atur semua.
00:28:06Mereka akan berusaha
00:28:07ngobatin ibu.
00:28:08Asal kamu nurut,
00:28:10dan gak berulah lagi.
00:28:11Kami akan baik padamu.
00:28:14Makasih, ibu.
00:28:16Tapi ingat satu hal.
00:28:19Tugasmu membuat Darren betah di rumah.
00:28:22Kalau terulang lagi,
00:28:24rasain kamu.
00:28:27Ibuku mulai pulih.
00:28:29Dirawat oleh tim medis khusus keluarga Huo.
00:28:32Aku sangat senang.
00:28:34Kupikir penderitaan udah usai.
00:28:39Kamu pulang.
00:28:42Hari ini,
00:28:43aku udah USG.
00:28:44Kata dokter bayinya sehat.
00:28:47Bayi perempuan.
00:28:51Oh ya?
00:28:55Saat aku hamil 8 bulan,
00:28:58Darren mendorongku jatuh dari tangga.
00:29:08Anakku.
00:29:10Anakku.
00:29:17Darren,
00:29:18selamatkan dia.
00:29:20Aku mohon.
00:29:21Selamatkan dia.
00:29:23Aku mohon.
00:29:25Ini anak kita.
00:29:29Kamu usir Fania dan bunuh anak Fania.
00:29:32Waktu itu,
00:29:33kamu terpikir hari ini.
00:29:35Apa kepikir sakitnya dia?
00:29:37Kamu tanggihawa sama Fania.
00:29:39Ini karmamu.
00:29:42Ah.
00:29:45Ah.
00:29:46Ah.
00:29:48Ah.
00:29:48Ah.
00:29:48Ah.
00:29:48Ah.
00:29:48Jangan pergi.
00:29:50Jangan pergi.
00:29:53Ah.
00:29:54Ah.
00:29:54Ah.
00:29:55Ah.
00:30:12Anakku.
00:30:14Dimana anakku?
00:30:16Anakku!
00:30:20Dokter.
00:30:21Mana anakku?
00:30:22Nyonya udah siuman.
00:30:25Maaf,
00:30:25bayimu gak selamat.
00:30:26Kamu pendarahan hebat.
00:30:28Kami operasi darurat.
00:30:29Rahimu pun terluka.
00:30:33Anakku.
00:30:35Anakku.
00:30:37Udah 8 bulan.
00:30:39Udah bisa nendang.
00:30:40Kenapa dia tiba-tiba tiada?
00:30:45Nyonya,
00:30:46jangan bergerak.
00:30:47Kamu baru operasi.
00:30:48Aku mau melihatnya.
00:30:50Aku mau lihat dia.
00:30:51Aku mohon.
00:30:53Aku mau lihat.
00:30:54Sekali saja.
00:31:00Dia mirip aku gak?
00:31:02Kalian kasih pakai baju.
00:31:05Kamar itu dingin.
00:31:06Dia kedinginan.
00:31:09Bayimu perempuan.
00:31:11Sangat cantik.
00:31:12Dia prematur dan kebentur keras.
00:31:14Jadi gak bertahan.
00:31:15Kamu sudah mengurusnya.
00:31:18Istirahatlah.
00:31:28Sayang.
00:31:31Maaf.
00:31:33Ibu gak bisa melindungimu.
00:31:35Deren sendiri membunuh anakku.
00:31:38Tapi musibah datang beruntun.
00:31:40Dokter yang tangan ibuku menemuiku.
00:31:44Ibumu kemarin sadar sebentar.
00:31:47Tapi entah gimana dia dengar kamu keguguran.
00:31:50Dia emosional.
00:31:51Jadi penerahan otak lagi.
00:31:53Kondisinya memburuk drastis.
00:31:55Dokter.
00:31:57Ibuku.
00:31:58Gimana ibuku sekarang?
00:31:59Harus cepat operasi.
00:32:00Atau gak bisa lewat malam ini.
00:32:03Ya operasi aja.
00:32:04Perlu biaya 200 juta.
00:32:07Jangankan 200 juta.
00:32:0810 miliar.
00:32:09100 miliar pun harus operasi.
00:32:11Bagian keuangan grup Huo kasih tahu kami.
00:32:14Rekening medis ibumu.
00:32:16Saldunya gak cukup.
00:32:19200 juta.
00:32:20Itu aja gak ada.
00:32:22Grup Huo gak kirim uang.
00:32:24Bagian keuangan bilang.
00:32:25Perlu tanda tanganmu.
00:32:26Tapi rekening itu memang kosong.
00:32:30Aku mengerti.
00:32:33200 juta.
00:32:34Itu uang sekali makan keluarga Huo.
00:32:37Tapi Darren gak mau setor itu ke rekening bank untuk selamatin ibuku.
00:32:48Ada apa?
00:32:49Ada apa Darren?
00:32:51Darren, tolong ibuku.
00:32:54Dia perlu 200 juta untuk operasi.
00:32:56Kasih aku uangnya.
00:32:58Aku bersedia lakukan apa aja untukmu.
00:33:01Selena, jangan kepedean.
00:33:03Darren, itu ibuku.
00:33:06Dia hampir mati.
00:33:09Cukup.
00:33:09Ibumu mati pun bukan urusanku.
00:33:11Fanny lagi galau.
00:33:12Aku harus bareng dia.
00:33:13Ini nyawa manusia.
00:33:16200 juta bagimu cuma uang receh.
00:33:19Selena, jaga sikapmu.
00:33:21Uangku terserah mau aku kasih siapa.
00:33:24Soal ibumu, kamu beresin sendiri.
00:33:26Kak Darren, siapa itu berusia banget?
00:33:28Biasa.
00:33:28Orang gila.
00:33:29Sayang.
00:33:30Ayo lanjut.
00:33:48Pokoknya ibuku harus selamat.
00:33:58Bos, semua ini laku berapa?
00:34:01Aku perlu 200 juta bisa.
00:34:03Maaf, Nyonya.
00:34:05Hak milik tas ini bukan atas namamu.
00:34:07Kami harus lapor bos Darren.
00:34:09Apa?
00:34:11Semua aset keluarga Huo bukan atas namaku.
00:34:14Tas dan perhiasan bermerak terlihat mewah saat aku pakai.
00:34:18Tapi aku gak punya hak milik.
00:34:25Pasti baik-baik aja.
00:34:30Dokter, gimana ibuku?
00:34:32Maaf.
00:34:33Kami udah usaha maksimal.
00:34:35Pendarahannya parah.
00:34:36Belum operasi udah.
00:34:42Nyonya, aku turut berduka.
00:34:44Ibumu sangat tenang saat pergi.
00:34:46200 juta bagi Darren cuma uang sekali makan.
00:34:49Tapi bagiku, itu adalah harapan terakhir.
00:34:54Tenang.
00:34:55Mana mungkin dia tenang.
00:34:57Dia kehilangan cucunya.
00:35:00Putrinya diinjek-injek di keluarga Huo.
00:35:03Mana mungkin dia tenang.
00:35:08Tunggu sebentar.
00:35:26Ibu.
00:35:29Maafkan aku.
00:35:31Putrimu gak berguna.
00:35:34Gak punya uang.
00:35:36Selametin ibu.
00:35:37Maafkan aku.
00:36:02Nyonya Huo.
00:36:03Tanda tangan untuk remasi.
00:36:04Iya.
00:36:11Nyonya, mau kotak abu yang mana?
00:36:19Kotak abu paling murah?
00:36:21800 ribu.
00:36:26Perlu dibantu?
00:36:33Aku turut menyesal soal ibumu.
00:36:35Ini 2 miliar.
00:36:36Anggap aja kompensasi.
00:36:40Aku kabarin ntar setelah putusin.
00:36:43Ya.
00:36:47Bagi dia, kirim 2 miliar, semua masalah pun beres.
00:36:52Dia ganti rugi aku 10 kali lipat.
00:36:55Jadi aku harus merasa puas.
00:36:59Inilah cinta penuh kesombongan dari Darren.
00:37:03Dia pikir aku harus berterima kasih.
00:37:06Tapi gak terpikir olehnya.
00:37:09Anakku telah tiada.
00:37:11Ibuku sudah meninggal.
00:37:12Gak ada lagi ikatan keluarga.
00:37:15Aku bebas.
00:37:19Darren.
00:37:21Kita cerai.
00:37:29Darren.
00:37:38Tekan surat cerai ini.
00:37:41Cerai?
00:37:43Kamu rela meninggalkanku.
00:37:46Tanpa aku, kamu gembel.
00:37:48Kamu bukan siapa-siapa.
00:37:52Benar saja.
00:37:53Dia tetap sama.
00:37:55Menganggapku Cinderella melarang.
00:37:57Yang gak mungkin membuang sepatu kaca berharga.
00:38:00Dia menatapku dengan rendah.
00:38:02Saat aku minta cerai.
00:38:04Aku minta cerai kedua kalinya, dia merasa kesal.
00:38:06Sudahlah cukup.
00:38:07Aku kan selalu pulang.
00:38:09Ke rumah.
00:38:11Sudah ya.
00:38:12Sayang.
00:38:14Dua hari lagi, kita liburan kesanya.
00:38:20Saat ketiga kalinya.
00:38:22Deren malu dan marah dan merobek surat cerai.
00:38:26Kamu mau sampai kapan?
00:38:31Kemudian, agar aku gak minta cerai lagi, Buratna menyuruh kurayain ulang tahun Kiano.
00:38:37Nyonya, dia sangat sedih karena kematian ibunya.
00:38:41Sebenarnya, kecelakaan ibunya itu, aku yang rencana.
00:38:47Tapi gak nyangka ya, sopir itu kelewat batas.
00:38:52Langsung membuat ibunya masuk UGD.
00:38:59Siapa di luar?
00:39:03Siapa di luar?
00:39:09Ibu, aku datang.
00:39:11Mau apa kesini?
00:39:13Kan ibu suruh aku rayain ulang tahun Kiano Sabtu depan.
00:39:17Ini acaranya.
00:39:18Lihatlah.
00:39:22Bagus juga.
00:39:23Kiano pasti suka.
00:39:25Lagipula hari itu, pasti banyak mitra bisnis yang datang.
00:39:30Buatlah pesta yang meriah.
00:39:32Jangan bikin malu keluarga Huo.
00:39:35Baik, Bu.
00:39:37Satu lagi.
00:39:38Deren sibuk kerja akhir-akhir ini.
00:39:40Kamu jangan berulah dan mengganggunya.
00:39:42Pesta ulang tahun ini, kamu urus sendiri.
00:39:46Baik, Ibu.
00:39:51Bu Ratna, apa Selena tadi dengar?
00:39:56Gak mungkin.
00:39:57Dia gak bisa sembunyiin rahasia.
00:40:00Kalau tahu, dia pasti ngamuk padaku.
00:40:03Ah, benar.
00:40:04Gak mungkin sikapnya tenang.
00:40:06Mereka merebut anakku, mencelakai ibuku.
00:40:10Semua ini cara mereka mengendalikanku.
00:40:12Ibu, ibu, anakku, bersabarlah.
00:40:17Aku akan buat mereka bayar harganya.
00:40:24Kalau gak periksa CCTV, aku gak tahu Darren suka gonte ganti pasangan.
00:40:30Bersenang-senang di ruang kaca ini.
00:40:32Sayang, kamu tahu rahasia ruangan ini?
00:40:36Rahasia apa?
00:40:38Kaca di ruangan ini bisa melihat semua yang di luar.
00:40:41Tapi dari luar, ini cuma tembuk biasa.
00:40:46Oh, iya?
00:40:51Kalau begitu...
00:40:57Nanti, kita di sini aja.
00:41:00Sambil lihat orang lalu lalang.
00:41:02Lebih seru, bukan?
00:41:04Kamu nakal.
00:41:14Jangan takut.
00:41:17Dia gak lihat.
00:41:23Darren.
00:41:26Karena kamu suka sensasi,
00:41:28aku akan kasih.
00:41:31Sambutlah kadu besarku.
00:41:35Nyonya, rumah kaca sudah direnovasi sesuai pesanan.
00:41:38Makasih.
00:41:39Aku akan transfer uangnya ke rekeningmu.
00:41:44Nyonya, Huo.
00:41:47Mau ketemu saya?
00:41:49Pak Budi, duduklah.
00:41:52Pak Budi adalah suami Fania.
00:41:54Setelah Fania menerima uangku,
00:41:56dia menghilang delapan bulan,
00:41:57lalu nikah dengan Pak Budi.
00:41:59Pak Budi sangat cinta istrinya,
00:42:01tapi karena sudah tua,
00:42:02harga dirinya sangat tinggi.
00:42:03Dia pun salah satu investor grup Huo.
00:42:06Boleh tahu ada urusan apa?
00:42:07Saya mau kasih undangan ini
00:42:10atas permintaan Darren.
00:42:12Sabtu depan,
00:42:13Kiano putra saya ulang tahun.
00:42:15Darren berpaksaan khusus,
00:42:17mengundang Bapak dan istri datang bersama.
00:42:21Ulang tahun Kiano?
00:42:23Oh, saya ingat anak itu.
00:42:25Darren bilang,
00:42:26Bapak mitra bisnis paling penting baginya.
00:42:28Harap Bapak dan istri bisa hadir.
00:42:31Baik, saya pasti hadir.
00:42:33Darren pun bilang,
00:42:35dia siapin sebuah kado spesial,
00:42:37yang Anda pasti suka.
00:42:39Hahaha, saya menantikannya.
00:42:42Darren, kamu suka sensasi kan?
00:42:45Besok, aku kasih kamu kejutan sensasional.
00:42:53Silahkan masuk.
00:42:55Banyak media yang datang.
00:42:56Ini hari penting keluarga Huo.
00:42:58Jaga sikapmu dan jangan bikin malu.
00:43:00Ibu tenanglah, semua sudah kuatur.
00:43:02Biar aku temenin Kiano.
00:43:04Ibu istirahat.
00:43:07Nenek, aku nggak mau bareng dia.
00:43:09Baik, ya sudah.
00:43:11Hari ini Kiano bintang utamanya.
00:43:13Semua sesuai maumu.
00:43:16Ayo, main ke sana sama nenek.
00:43:19Ayo, Kiana.
00:43:23Eh, pelan-pelan sayang.
00:43:25Main di sana.
00:43:34Anak-anak sering sama neneknya.
00:43:36Wajar nggak dekat denganmu.
00:43:37Tapi pesta hari ini bagus juga.
00:43:40Nanti,
00:43:41biar mereka bersamamu sebulan.
00:43:43Nggak usah.
00:43:44Aku nggak peduli lagi.
00:43:50Pak Budi, Nyonya.
00:43:54Nyonya Huo cantik hari ini.
00:43:56Sebaliknya,
00:43:58Nyonya yang sangat memukau.
00:43:59Permisi sebentar.
00:44:01Ayo, Darren.
00:44:03Kita foto di sana.
00:44:07Ayo.
00:44:12Makasih semua.
00:44:14Sudah merayakan ulang tahun putraku.
00:44:16Selamat menikmati.
00:44:17Selamat datang.
00:44:20Selamat ulang tahun, Kiano.
00:44:31Sesuai dugaan.
00:44:33Bener-bener nggak sabaran.
00:44:41Sayang,
00:44:43ada apa?
00:44:45Ada urusan mendesak.
00:44:47Ada yang harus ku urus.
00:44:49Kamu urus ini.
00:44:52Mendesak ya?
00:44:52Kuenya belum dipotong.
00:44:54Aku segera balik.
00:45:09Sayang,
00:45:10aku ke toilet sebentar.
00:45:12Ya.
00:45:16Akan ada
00:45:17tontonan seru.
00:45:27Hari ini,
00:45:28banyak orang di luar.
00:45:30Mungkin
00:45:31kurang pantas ya.
00:45:33Banyak orang di luar.
00:45:35Lebih seru kan?
00:45:39Tenanglah.
00:45:40Mereka nggak bisa lihat.
00:45:50Ini lukisan Kiano.
00:45:51Juara pertama lomba lukis
00:45:53anak-anak kota ini.
00:45:54Kiano hebat sekali.
00:45:56Beneran jenius.
00:45:57Iya, lukisannya keren.
00:45:58Nyonya huo,
00:45:59sungguh sangat perhatian.
00:46:01Pesta ulang tahun tuan muda ini
00:46:02dibikin sangat hangat dan megah.
00:46:04Sudah kewajibanku.
00:46:06Tentu harus diatur sendiri.
00:46:09Biar semua orang melihat
00:46:11serunya pasangan selingkuh itu.
00:46:13Karena aku tahu
00:46:14mereka suka selingkuh di ruangan ini.
00:46:16Makanya aku sengaja
00:46:17adain pesta di sini.
00:46:19Kulihat,
00:46:21tamunya semua orang terpandang
00:46:22di kota jiang.
00:46:23Banyak juga wartawan dan media.
00:46:26Bu Ratna dan Bos Deren
00:46:27pasti sangat senang.
00:46:29Sudah seharusnya,
00:46:30sudah punya dua anak,
00:46:31masih cantik
00:46:32dan kompeten.
00:46:34Iya.
00:46:34Bos Deren,
00:46:35beruntung sekali menikahimu.
00:46:38Sudah kewajibanku.
00:46:41Siapa itu?
00:46:43Bukankah itu artis baru, Mira?
00:46:45Kok dia datang?
00:46:46Orangnya.
00:46:47Dia kan selingkuhan Bos Deren.
00:46:49Mau apa dia kemari?
00:46:51Beruntung atau sial?
00:46:52Harus tanya sama Bos Deren.
00:46:54Aku dengar Nyonya huo,
00:46:56sejak menikah,
00:46:57gak menerus anak,
00:46:59maupun rumah.
00:46:59Selain mengamuk dan ribut
00:47:01sama Bos huo,
00:47:02gak ada gunanya.
00:47:04Mira,
00:47:05seingatku dalam daftar undangan,
00:47:07gak ada namamu.
00:47:08Aku dan Bos Deren saling kenal.
00:47:10Wajar kan aku hadiri
00:47:11pesta ulang tahun anaknya.
00:47:13Undangan ini,
00:47:15Bos Deren sendiri yang kasih aku.
00:47:17Nyonya huo,
00:47:18benar apa kata Nona Mira?
00:47:19Sejak anak itu lahir,
00:47:21Anda gak pernah mengurusnya.
00:47:24Benar.
00:47:25Jadi,
00:47:25gak diurusin?
00:47:27Tiga sekali,
00:47:27ibu ini.
00:47:28Gak nyangka ya,
00:47:29Nyonya huo seperti itu.
00:47:30Tapak lembut di luar,
00:47:32ternyata menelantarkan anak.
00:47:33Ini berita besar.
00:47:35Masih berani adakan pesta,
00:47:36kayak ibu yang baik aja.
00:47:37Nyonya huo,
00:47:38apa penjelasanmu?
00:47:40Aku gak ada penjelasan.
00:47:42Karena anakku,
00:47:43sejak lahir,
00:47:45sudah diambil paksa mertuaku.
00:47:51Selena,
00:47:52kamu...
00:47:57Selena,
00:47:58kamu bilang apa?
00:47:59Kamu udah gila.
00:48:00Aku udah bilang,
00:48:02pesta hari ini sangat penting.
00:48:04Jangan bikin masalah.
00:48:05Tentu aku tahu.
00:48:07Tapi,
00:48:08pesta ini telah dirusak seseorang.
00:48:11Putra kesayanganmu,
00:48:12membawa semua wanita simpanannya,
00:48:15datang mengacaukan acara.
00:48:17Ini,
00:48:17salahku.
00:48:19Apa hari ini Selena salah minum obat?
00:48:21Kok tatapannya sangat tajam?
00:48:24Selena,
00:48:25itu karena kamu gak becus,
00:48:27makanya dirin tergoda banyak wanita.
00:48:29Kamu lalai sebagai menantu keluarga huo.
00:48:32Buratna,
00:48:33benar apa kata Selena?
00:48:35Anda rebut anak-anaknya.
00:48:38Mana mungkin,
00:48:40dia merasa anak-anak berisik,
00:48:42dan gak mau asuh mereka.
00:48:44Selena,
00:48:45hidupmu senang sekarang,
00:48:46berkat keluarga huo juga.
00:48:48Kamu sama sekali gak tahu bersyukur.
00:48:51Malah bikin ribut ke acara ini.
00:48:53Sejak Kiano dan Kiana lahir,
00:48:55kamu gak pernah asuh mereka.
00:48:58Kupikir,
00:48:58kamu tulus rayain ulang tahun anakmu.
00:49:01Gak aku sangka hari ini,
00:49:03di depan banyak orang,
00:49:05kamu permalukan aku yang udah tua.
00:49:08Sia-sia aku asuh anak-anakmu selama ini.
00:49:12Kok nyonya huo seperti itu ya?
00:49:14Sudah gak tahu sopan santun,
00:49:15terlantarin anak kandung pula.
00:49:17Gak punya hati.
00:49:18Ini hanya sepihak dari kamu saja.
00:49:21Bagaimana kenyataannya?
00:49:22Di rumah ini,
00:49:23banyak yang jadi saksinya.
00:49:25Kiano dan Kiana lahir dari rahimku,
00:49:27dan aku hampir mati saat lahiran.
00:49:30Bu,
00:49:31ibu mencapku sangat kejam.
00:49:34Ibu gak punya nurani.
00:49:35Aku yakin nyonya huo gak seperti itu.
00:49:37Di dunia ini,
00:49:38semua ibu pasti sayang anaknya,
00:49:40Buratna.
00:49:41Keluarga huo jahat sama menantu.
00:49:43Kalau gak cabut fitnah ini,
00:49:45maka keluarga Zou
00:49:46akan memutuskan kerjasama dengan kalian.
00:49:50Aduh,
00:49:51Pak Budi,
00:49:52aku gak mungkin bohong untuk hal ini.
00:49:55Kalau gak percaya,
00:49:56tanya aja anak-anak.
00:49:58Anak kecil gak mungkin berbohong.
00:50:00Wanita kampungan,
00:50:02jangan ngatain nenekku!
00:50:05Pak Budi,
00:50:06udah lihat sendirikan.
00:50:08Cucuku pun memihaku.
00:50:10Keluarga huo,
00:50:11jujur dan adil.
00:50:13Keluarga kita,
00:50:15jangan sampai membatalkan kontrak.
00:50:17Nyonya huo,
00:50:18kok kamu seperti ini sama anakmu?
00:50:20Anak diasuh siapa?
00:50:21Pasti memihak siapa.
00:50:24Anak-anak memang polos,
00:50:26tapi tetap bisa menilai.
00:50:28Semuanya!
00:50:29Lihatlah lukisan ini!
00:50:31Kalian tahu apa isi lukisan ini?
00:50:34Lukisan ini adalah foto keluarga Kiano.
00:50:38Di sini,
00:50:39ada nenek,
00:50:41ada ayah,
00:50:42ada adik perempuan,
00:50:43ada pengasuh,
00:50:44ada pembantu.
00:50:46Tapi tidak ada kamu.
00:50:48Di hati anak-anak,
00:50:50kamu lebih rendah dari pembantu.
00:50:53Memang benar gak ada ibunya.
00:50:54Selena,
00:50:55aku ingetin ya,
00:50:56sebelum masalah ini membesar,
00:50:58cepat minta maaf sama Buratna dan Bos Darren.
00:51:01Ya,
00:51:02ayo minta maaf pada keluarga huo,
00:51:03di depan wartawan.
00:51:04Atau,
00:51:05empat keluarga besar kota Jing,
00:51:06akan mengusirmu dari keluarga huo.
00:51:08Minta maaf!
00:51:09Harus minta maaf!
00:51:10Harus minta maaf!
00:51:10Cepat maaf!
00:51:11Kacau nih,
00:51:11cepat minta maaf!
00:51:12Cepat minta maaf!
00:51:13Minta maaf,
00:51:13kejuang lagi,
00:51:14Kalian gak penasaran,
00:51:15kok gak ada aku di lukisan?
00:51:17Kenapa?
00:51:18Pasti karena kamu telantarin anakku.
00:51:20Nyanya huo,
00:51:20ayo jelaskan.
00:51:21Baik,
00:51:23sekarang aku jelaskan,
00:51:24kenapa di lukisan ini,
00:51:26gak ada aku.
00:51:45Gila,
00:51:46ini kan bos Darren dan istri Pak Budi,
00:51:47kok mereka bersama?
00:51:49Darren berani mesum di pesta ulang tahun anaknya.
00:51:52Beneran gak tahu malu.
00:51:56Ayo cepat,
00:51:57foto lagi yang banyak.
00:51:58Jangan foto!
00:51:59Ayo,
00:52:00nentikan!
00:52:01Jangan foto lagi!
00:52:03Jalan!
00:52:04Selingkuh di depan umum!
00:52:06Darren!
00:52:08Mulai sekarang,
00:52:09kerjasama keluarga Zhou dan keluarga huo,
00:52:12batal semua!
00:52:15Jangan sampai aku melihat Darren,
00:52:17atau setiap melihatnya,
00:52:20akan ku hajar!
00:52:22Pak Budi,
00:52:23dengar dulu!
00:52:24Ini gak kayak yang terlihat!
00:52:26Pergi!
00:52:27Pak Budi!
00:52:33Ada kejadian separah ini?
00:52:35Kok gak mau Tuhan muda pergi?
00:52:37Apa kalian digajik jadi pajangan?
00:52:40Jangan foto lagi!
00:52:42Turunkan!
00:52:43Turunkan kamera!
00:52:45Jangan foto!
00:52:46Jangan foto!
00:52:51Masing-masing satu M!
00:52:53Serahkan kameranya!
00:52:54Jangan sebarkan ke internet!
00:52:56Satu miliar?
00:52:58Satu miliar?
00:52:59Wah, banyak banget!
00:53:00Wah, banyak banget!
00:53:01Ayo pergi!
00:53:01Tinggalkan kameranya!
00:53:02Ayo pergi juga!
00:53:03Ayo pergi!
00:53:06Bu!
00:53:08Maaf!
00:53:15Biasanya aku bisa terima semua ulang!
00:53:19Tapi ini hari negoisasi kerjasama!
00:53:22Kamu pemimpin grup huo!
00:53:24Malah bikin malu begini!
00:53:25Apa?
00:53:26Kamu membuat grup huo hancur!
00:53:27Enggak begitu!
00:53:29Biasanya ini gak bisa dilihat dari luar!
00:53:36Ini ulahmu!
00:53:39Kamu yang sabotase, kan?
00:53:42Aku gak sehebat itu!
00:53:46Tapi siapa lagi selain kamu?
00:53:49Entahlah!
00:53:50Mungkin aja semua mantanmu yang berakhir gak baik itu!
00:53:55Kamu!
00:53:56Cukup!
00:54:00Sebagai istri Darren, gagal menjaga citranya itu salahmu!
00:54:05Suci tiga hari, tiga malam!
00:54:07Gak boleh makan!
00:54:08Aku gak akan pulang!
00:54:12Apa maksudmu?
00:54:14Darren, kita cerai!
00:54:19Kamu bikin ulah besar karena mau cerai dariku!
00:54:26Bisa dibilang begitu!
00:54:28Hebat sekali taktik tarik ulurmu!
00:54:31Oke?
00:54:32Aku ikutin maumu!
00:54:33Ntar kamu pasti mau mohon balik!
00:54:35Oke?
00:54:37Aku setuju!
00:54:41Aku setuju!
00:54:43Setelah kejadian ini, Darren akhirnya mau menceraikanku!
00:54:47Tapi setelah balas dendam, aku malah gak merasa puas dibanding yang hilang dariku!
00:54:53Hukuman yang diterima, Darren terlalu ringan!
00:54:59Semua sudah beres?
00:55:02Aduh, bos Darren ini nyonya udah minta cerai berkali-kali, tapi gak dikabulin!
00:55:09Gak nyangka kali ini dia...
00:55:15Rumah ini ku jual!
00:55:16Pemilik baru setuju kamu tetap kerja di sini!
00:55:25Susie, di rumah ini kamu paling baik padaku!
00:55:29Semoga selalu damai, bahagia!
00:55:38Aku pergi!
00:55:50Akhirnya aku tinggalin penjaraku selama 10 tahun!
00:56:26Selenah!
00:56:28Jangan pergi!
00:56:29Selenah!
00:56:30Selenah!
00:56:31Jangan pergi!
00:56:38Selenah!
00:56:40Selenah!
00:56:41Selenah!
00:56:42Selenah!
00:56:44Ada apa?
00:56:46Kamu mimpi buruk?
00:56:48Atau gak enak badan?
00:56:51Kenapa?
00:56:53Hatiku sangat gelisah!
00:56:57Aku mau pelan-bentar!
00:57:01Ada urusan!
00:57:03Kamu istirahatlah!
00:57:05Aku mohon padamu!
00:57:07Jangan pergi ya!
00:57:09Aku takut sendirian!
00:57:11Lepasin!
00:57:14Halo?
00:57:15Nomornya ada tujuh tidak aktif!
00:57:19Baru aja cerai udah cuekin aku!
00:57:22Mau bikin aku marah!
00:57:30Verifikasi gagal!
00:57:32Kok pinnya salah?
00:57:35Selenah!
00:57:36Kamu sengaja ya sampai ganti pin?
00:57:41Selenah!
00:57:43Selenah!
00:57:44Besok kamu ulang tahun!
00:57:45Aku mau bicara!
00:57:48Selenah!
00:57:49Kamu di rumah!
00:57:51Udah jelas!
00:57:53Walau kita cerai,
00:57:55kamu itu ibu Kiano dan Kiana!
00:57:57Besok kita ke rumah lama!
00:57:59Buka pintunya!
00:58:04Benar saja!
00:58:06Dia luluh kalau soal anak!
00:58:08Aku tahu kamu enggak!
00:58:11Siapa kamu?
00:58:14Siapa kamu?
00:58:15Kok kamu di rumahku?
00:58:17Mana Selena?
00:58:18Kamu siapa?
00:58:19Kok datang tengah malam?
00:58:20Hebat kamu Selena!
00:58:22Baru cerai dariku udah gaet pria lain!
00:58:24Minggir!
00:58:25Hei!
00:58:26Hei!
00:58:26Kamu!
00:58:27Selena!
00:58:30Kamu gila ya!
00:58:31Aku udah beli rumah ini!
00:58:33Kamu masuk tanpa izin!
00:58:34Ini belagar hukum!
00:58:35Ntar aku lapar polisi lho!
00:58:37Tenang sayang!
00:58:38Dijual?
00:58:39Kamu bilang Selena jual rumah ini!
00:58:43Ini rumah pernikahan aku dan Selena!
00:58:46Dia desain dan supervisi sendiri!
00:58:50Pilih bahan hingga dekorasi!
00:58:53Dicurahin segenap hati!
00:58:55Dia juga bilang...
00:58:57Ini tempat terindah yang pernah kulihat!
00:59:00Dan cuma milik kita berdua!
00:59:03Rumah yang paling hangat!
00:59:05Rumah ini sangat penting bagi Selena!
00:59:08Mana mungkin dia menjualnya?
00:59:09Kalian pasti aktor yang dibayar dia, kan?
00:59:12Dia mau main tarik ulur lagi!
00:59:16Pasti begitu!
00:59:18Ada apa ini?
00:59:19Bos Darren!
00:59:20Susie!
00:59:21Kamu di sini!
00:59:23Sudah kuduga!
00:59:24Dia gak mungkin jual rumah ini!
00:59:26Suruh dia keluar!
00:59:27Bos Darren!
00:59:28Setelah cerai dari Anda!
00:59:30Nyonya udah jual rumah ini!
00:59:31Cerai apa?
00:59:32Aku cuma bercanda!
00:59:33Suruh dia keluar!
00:59:34Tapi Bos Darren!
00:59:35Nyonya benar-benar udah pergi!
00:59:37Oke!
00:59:40Terusin aja sandiwara kalian!
00:59:41Dia gak akan kuat!
00:59:43Ninggalin aku!
00:59:46Eh!
00:59:47Kamu!
00:59:50Selena!
00:59:51Selena!
00:59:52Selena!
00:59:54Kapan dia ini berhenti?
00:59:56Kau datang tiap hari?
00:59:57Aku adepin!
01:00:01Begini, Tuan!
01:00:03Kalau Anda terus mengganggu,
01:00:05akulah perpolisi!
01:00:07Selena!
01:00:08Selena!
01:00:08Eh!
01:00:09Selena!
01:00:10Eh!
01:00:12Bos Darren!
01:00:13Susie!
01:00:14Eh!
01:00:14Kamu!
01:00:15Selena!
01:00:15Sembunyi di mana?
01:00:16Sebaiknya Anda pergi aja!
01:00:19Nyonya beneran udah pergi!
01:00:23Susie!
01:00:24Aku tahu,
01:00:26Selena kesel sama aku
01:00:27karena dua anak kami kan?
01:00:29Besok,
01:00:30aku bawa dia temuin anak kami.
01:00:32Aku gak akan unkit masa lalu.
01:00:34Asal dia kembali padaku.
01:00:36Panggil dia keluar.
01:00:38Susie!
01:00:39Selama ini Selena sering minta cerai.
01:00:42Kali ini aku memang tekan surat cerai.
01:00:45Tapi aku tahu,
01:00:46itu cuma taktik tarik ulurnya.
01:00:49Dia lama nempel pada keluarga Huo.
01:00:51Dia gak mampu hidup mandiri lagi.
01:00:53Dia gak bisa tanpaku.
01:00:55Dan keluarga Huo.
01:00:56Apalagi dua anak itu.
01:00:58Selena!
01:00:59Selena!
01:01:00Keluarlah!
01:01:01Dengarkan aku dulu!
01:01:03Nyonya benar-benar udah pergi!
01:01:05Nyonya bilang,
01:01:07gak mau lagi ketemu Anda
01:01:08dan anak-anak.
01:01:13Gak mau ketemu?
01:01:14Dia boleh marah padaku.
01:01:17Masa tega ninggalin anaknya?
01:01:20Tahun lalu Kiano sakit.
01:01:22Katanya gak ketolong lagi.
01:01:24Selena yang menjaganya di rumah sakit.
01:01:27Gak tidur berhari-hari.
01:01:29Dia bersujud
01:01:31dan gak putus berdoa.
01:01:33Mohon lindungi dia.
01:01:36Lindungi Kianoku
01:01:37agar selamat.
01:01:39Ambillah 10 tahun umurku
01:01:40untuk gantinya.
01:01:45Kakinya
01:01:46sampai sakit kronis.
01:01:51Saat lahirin Kiana,
01:01:53Selena pendarahan hebat.
01:01:54Hampir gak selamat.
01:01:56Begitu dia siuman.
01:01:57Bukannya takut.
01:01:58Dia malah tanyain anaknya.
01:02:00Baikku selamat.
01:02:01Tenanglah.
01:02:02Semuanya baik.
01:02:06Bos Darren,
01:02:08jadi anda tahu
01:02:08pengorbanan Yonya
01:02:10demi anak-anak.
01:02:11Tapi kalian tetap aja kejam.
01:02:13Dia gak boleh asuh anak-anaknya.
01:02:18Pantesan aja.
01:02:19Wajahmu gak asing.
01:02:21Kamu kan
01:02:21Bos Darren yang tidur
01:02:23dengan selingkuhan
01:02:24di ulang tahun anaknya.
01:02:26Ini pantas untukmu.
01:02:27Semua orang tahu
01:02:28Tuan Muda Darren itu playboy.
01:02:30Gadis kelas atas
01:02:31gak suka kamu.
01:02:31Gadis kelas bawah
01:02:32gak sepadan
01:02:33untuk keluarga.
01:02:34Jadi,
01:02:35Muratna hati-hati memilih.
01:02:37Dipilihlah Selena.
01:02:39Yang lugu,
01:02:40tapi terpelajar.
01:02:41Hati-hati dipilih.
01:02:43Aku dan Selena
01:02:44saling mencintai.
01:02:46Tapi kok kamu selingkuh?
01:02:48Kejadian itu
01:02:49sudah tersebar
01:02:50di kalangan kami.
01:02:52Kamu kan incir gadis itu.
01:02:54Mudah ditipu.
01:02:55Hanya dirayu sedikit.
01:02:56Dia akan langsung
01:02:58mabuk ke payang.
01:03:00Sayang sekali.
01:03:01Gadis sebaik itu
01:03:03gak kalian hargai.
01:03:04Keluargamu malah menyiksanya.
01:03:06Sampai dia memilih
01:03:07tinggalin kalian
01:03:08dan menjual rumahnya.
01:03:09Cukup!
01:03:11Apa?
01:03:12Omonganku salah.
01:03:14Memang benar.
01:03:15Selama ini
01:03:16aku gak menghargai
01:03:18semua kebaikan Selena.
01:03:19Dan saat dia memerlukanku,
01:03:22aku malah cuekin dia.
01:03:23Sekarang menyesal ya.
01:03:25Sayangnya,
01:03:26semua ini
01:03:27udah telat.
01:03:39Jangan gerak!
01:03:41Ayah, kenapa?
01:03:42Darren,
01:03:43tengah malam gini
01:03:44kamu gila ya?
01:03:45Anak-anak jadi takut.
01:03:47Aku mau bawa mereka
01:03:48ketemu Selena.
01:03:49Dia ibu kandung mereka.
01:03:50Mestinya dia yang asuh.
01:03:52Sini, Kiana.
01:03:53Pakai bajumu.
01:03:54Sudah,
01:03:54hentikan!
01:03:57Hentikan!
01:03:59Selena gak pantas asuh mereka.
01:04:01Pergilah!
01:04:02Kasih tau Selena,
01:04:04beberapa hari ini
01:04:05jangan jemput anak-anak.
01:04:06Dia harus ingat statusnya.
01:04:09Ternyata mendengar semua ini
01:04:10sangat menyakitkan.
01:04:1310 tahun ini,
01:04:14bagaimana Selena bisa bertahan?
01:04:16Hinaan ibu bertua,
01:04:18sikap pingin anak-anak
01:04:19ejekan orang sekitar,
01:04:20membebani Selena.
01:04:22Dia menanggung beban berat.
01:04:26Kamu gak dengar
01:04:27omonganku!
01:04:30Selena gak akan kembali.
01:04:34Kami sudah bercerai.
01:04:38Apa?
01:04:39Dia rela melepas
01:04:40kekayaan keluarga muo?
01:04:42Rela ninggalin
01:04:43dua anak kandungnya?
01:04:45Hati wanita ini
01:04:47sungguh sangat kejang.
01:04:50Gadis keluarga miskin ini
01:04:52benar-benar licik.
01:04:54Entah apalagi rencananya
01:04:56untuk tarik ulur.
01:04:58Cuekin aja dia.
01:04:59Blokir kartunya.
01:05:00Setelah menderita di luar,
01:05:02dia pasti kembali.
01:05:10Benarkah begitu?
01:05:12Tapi aku merasa,
01:05:14tanpa disadari,
01:05:17semuanya telah berubah.
01:05:32Selenya,
01:05:35aku sudah beli kembali
01:05:37rumah kita.
01:05:42Dekorasinya persis
01:05:43kayak dulu.
01:05:45cepatlah kembali.
01:05:59Selena,
01:06:01sudah berhari-hari.
01:06:02Kok kamu belum kembali?
01:06:04Aku harus gimana
01:06:06agar kamu kembali?
01:06:10J**am kembali.
01:06:12Semuanya...
01:06:31A CIDADE NO BRASIL
01:07:10A CIDADE NO BRASIL
01:07:13Di harinya
01:07:17Ini hari pertama aku nikah dengan Darren
01:07:20Kami pindah ke rumah baru yang aku desain
01:07:28Empat tahun pacaran, akhirnya kami bersatu
01:07:32Aku akan membina keluarga kecil kami
01:07:36Selamanya mendampingi Darren
01:07:46Aku yakin hidup kami pasti bahagia
01:07:49Di tahun kedua pernikahan, aku melahirkan seorang putra
01:07:54Tapi aku mengasuh anak dirampas
01:07:56Bahkan menggendongnya aja, aku gak bisa
01:07:59Bu, aku mau gendong anakku
01:08:04Kiano penerus keluarga huo
01:08:06Statusnya tinggi
01:08:08Dengan status dan pendidikan, kamu gak pantas mendidiknya
01:08:22Aku depresi pasca lahiran
01:08:25Tapi aku gak nyangka, Darren malas selengkuh
01:08:34Begini cara servis klien
01:08:36Harus berciuman ya
01:08:37Harus sampai ngamar
01:08:39Kamu pikir, aku ini bodoh
01:08:42Kecelakaan ibu
01:08:46Maaf, kami udah usaha maksimal
01:08:54Bahkan anakku membenciku
01:08:56Aku gak mau dengar
01:08:58Nenek bilang dia gak berguna
01:09:00Ayah pun gak suka dia
01:09:01Setiap hari terasa berat
01:09:04Aku menderita
01:09:05Menyesalkan
01:09:08Aku udah histeris ribut dengan Darren
01:09:11Tapi dia cuekin aku
01:09:13Dan terus main perempuan
01:09:15Sebaiknya
01:09:16Aku mati aja
01:09:25Maafin aku
01:09:26Aku gak nyangka
01:09:27Kamu sangat menderita
01:09:31Cuma kamu yang tulus padaku
01:09:34Aku salah
01:09:37Selena, aku salah
01:09:48Aku bersumpah
01:09:50Akan menemukannya
01:09:52Aku akan lebih sayang kamu
01:09:56Aku pasti lebih sayang kamu
01:10:01Tiga hari kemudian
01:10:02Aku pindah ke apartemen luar kota
01:10:04Jauh dari rumah huo
01:10:22Dulu aku mahasiswi berprestasi
01:10:25Tiap tahun juara satu
01:10:27Di tahun kelurusan
01:10:28Profesor Lestari yang sayang aku
01:10:30Suruh aku lanjut S2 ke luar negeri
01:10:32Tapi karena menikah aku menolaknya
01:10:34Profesor Lestari
01:10:35Aku akan menikah
01:10:39Semoga
01:10:41Ibu bisa hadiri pernikahanku
01:10:44Selena
01:10:45Kamu mahasiswi berprestasi kedokteran
01:10:49Sebenarnya
01:10:50Kami mau membantumu studi ke luar negeri
01:10:52Tapi ini pilihanmu
01:10:54Yang penting kamu bahagia
01:10:56Terima kasih Profesor
01:11:01Profesor Lestari
01:11:02Aku menyesal
01:11:04Andai waktu itu
01:11:05Aku studi ke luar negeri
01:11:08Dan gak nyerah begitu aja
01:11:10Masa depanku
01:11:12Pasti lebih cemerlang
01:11:17Halo
01:11:18Profesor Lestari
01:11:19Ini Selena
01:11:26Selena
01:11:27Lihatlah
01:11:28Ini semua materi yang ibu siapkan untukmu
01:11:31Pelajarilah
01:11:32Kalau nilaimu lulus
01:11:34Kamu bisa studi ke luar negeri
01:11:36Apa?
01:11:37Aku masih ada kesempatan
01:11:39Selama
01:11:41Sepuluh tahun
01:11:43Aku cuma merawat ibu mertua
01:11:45Suami dan anak-anak
01:11:47Aku
01:11:47Udah ketinggalan banyak hal
01:11:50Masalahmu
01:11:51Ibu sudah dengar sedikit
01:11:54Selena
01:11:55Wanita harus memegang nasib
01:11:58Dan masa depan
01:11:58Di tangan sendiri
01:12:01Dulu
01:12:02Kamu mahasiswi terbaik
01:12:03Di fakultas ini
01:12:04Apapun hasilnya
01:12:06Cobalah dulu
01:12:06Ibu percaya kamu
01:12:30Terima kasih telah menonton!
01:12:33Terima kasih telah menonton!
01:13:03Terima kasih telah menonton!
01:13:17Akhirnya
01:13:18Aku masuk ke dokteran luar negeri
01:13:20Impianku
01:13:25Halo
01:13:26Profesor Lestari
01:13:28Aku diterima
01:13:28Selamat ya Selena
01:13:30Ibu yakin kamu bisa
01:13:31Empat tahun kemudian
01:13:32Aku lulus
01:13:33Berkat teknik klinisku
01:13:35Aku menjadi
01:13:35Ahli bedah ternama
01:13:37Di dalam dan luar negeri
01:13:39Dokter Selena
01:13:45Profesor Lestari
01:14:00Lihatlah inilah tempat kamu bekerja nanti
01:14:05Terima kasih Profesor
01:14:07Siapin pekerjaan
01:14:08Kamu sekarang ahli bedah yang hebat
01:14:11Kamu diperebutkan
01:14:14Andai ibumu melihat prestasimu sekarang
01:14:16Dia pasti bangga
01:14:18Andai dulu aku punya keahlian ini
01:14:20Ibuku pasti selamat
01:14:23Selama ini
01:14:24Darren terus mencarimu
01:14:26Dia sampai datang ke kampus
01:14:27Tapi kami gak kasih tau dia
01:14:30Kamu dimana
01:14:31Keluarga Huo kini hancur
01:14:33Kalau mereka tau prestasimu saat ini
01:14:36Pasti menyesal
01:14:39Sudahlah
01:14:40Bagus
01:14:41Kamu bekerjalah
01:14:43Ntar makan bareng ya
01:14:45Permisi
01:14:53Selanjutnya
01:15:00Gak nyangka baru pulang
01:15:02Aku langsung ketemu mereka
01:15:04Anaknya kenapa?
01:15:07Bu dokter
01:15:08Kepalaku sakit
01:15:09Suaranya gak sih
01:15:11Kenapa bisa sakit?
01:15:13Dia
01:15:14Di sekolah
01:15:16Berkelahi
01:15:17Kepalanya terbentur
01:15:19Kumpalan darah
01:15:21Dokter lain bilang gak bisa dioperasi
01:15:23Hanya anda yang bisa
01:15:26Darren
01:15:26Begini caramu merawat anak kita
01:15:29Kamu ayah yang baik
01:15:34Kondisinya parah
01:15:36Jangan ditunda lagi
01:15:37Cuman operasi kecil
01:15:39Jadwalkan malam ini
01:15:41Baik dokter Selena
01:15:44Dokter Selena?
01:15:46Apa dia?
01:15:49Kamu
01:15:57Suster
01:15:58Bagaimana?
01:15:59Operasinya sukses
01:16:01Kiano
01:16:02Sakit gak?
01:16:03Enggak
01:16:04Bu dokter sangat lembut
01:16:08Terima kasih dokter
01:16:10Biarkan dia istirahat
01:16:12Lain kali hati-hati
01:16:14Jangan kebentur lagi
01:16:18Ayah
01:16:19Ayah
01:16:20Bu dokter itu mirip banget sama ibu
01:16:26Iya
01:16:28Rasanya begitu
01:16:39Ibu
01:16:39Aku kaget
01:16:42Anak-anak mau ikut kemari
01:16:44Karena dulu
01:16:45Aku cuma mau ajak mereka
01:16:47Pergi ke taman hiburan
01:16:49Tapi selalu ditolak mentah-mentah
01:16:51Ibu
01:16:52Aku dan ayah tahu kami salah
01:16:54Pulanglah bersama kami
01:16:56Aku akan jadi anak baik
01:17:01Aku gak mau ganggu jam kerjamu
01:17:03Jadi aku datang sekarang
01:17:06Kiano pulih dengan baik
01:17:07Dia mau ketemu
01:17:09Ibu
01:17:10Makasih udah selamatin aku
01:17:16Aku mau istirahat
01:17:18Aku tahu
01:17:19Kamu masih marah padaku karena Fania
01:17:21Aku udah putus dengan semua wanita itu
01:17:23Ibuku tahun lalu
01:17:25Kena kanker
01:17:26Sudah meninggal
01:17:29Nanti kamu bisa rawat dua anak ini
01:17:31Kita sekeluarga bisa bersama
01:17:34Gak ada lagi yang pisahin kita
01:17:36Darren
01:17:37Kamu tahu ini hari apa?
01:17:39Aku lupa
01:17:40Ini peringatan
01:17:42Kematian
01:17:43Anak ketiga kita
01:17:48Anakku
01:17:50Kalau waktu itu aku lahirin dia
01:17:53Sekarang umurnya empat tahun
01:17:54Dulu dia hampir lahir ke dunia
01:17:57Kasih
01:17:59Padahal hampir lahir
01:18:01Dan besok
01:18:02Peringatan kematian ibuku
01:18:07Dulu aku memohon kepadamu
01:18:09Tapi kamu membabi buta mencintai Fania
01:18:12Dan mau membalasku
01:18:13Sekarang kamu gampang banget bilang udah putus dengannya
01:18:16Dan aku harus balik padamu
01:18:18Mencintai atau enggak
01:18:20Semua tergantung niat
01:18:21Sungguh ironis
01:18:23Selena
01:18:24Aku salah padamu
01:18:26Aku entah harus gimana kamu baru maafin
01:18:31Ini aku berlutut
01:18:32Aku terus mencarimu selama ini
01:18:35Aku kangen banget kamu
01:18:38Apa gunanya berlutut?
01:18:40Emangnya ibuku bisa hidup kembali?
01:18:43Emangnya anak ketigaku bisa hidup kembali?
01:18:46Aku tahu kamu benci aku
01:18:48Karena ibumu meninggal
01:18:50Tapi kita bisa punya anak lagi kan?
01:18:52Aku janji
01:18:53Akan menebusnya di sisa hidupku
01:18:55Dua nyawa manusia
01:18:58Gimana ditebus?
01:19:00Darren
01:19:01Kamu ini munafik
01:19:02Penakut dan egois
01:19:04Kamu enggak cinta aku atau Fania
01:19:06Bahkan anakmu sendiri
01:19:08Kamu ini cuma seorang playboy manja
01:19:10Sekarang
01:19:11Bawa anakmu
01:19:12Pergi sana
01:19:22Aku katakan sekali lagi
01:19:24Aku enggak akan balik padamu
01:19:26Mulai sekarang
01:19:27Aku enggak mau lihat kamu lagi
01:19:28Apalagi membencing
01:19:31Jangan pergi
01:19:32Jangan pergi
01:19:39Aku enggak akan pernah kembali
01:19:41Kisah Cinderella dan Pangeran
01:19:43Udah lama berakhir
01:19:44Masa depan
01:19:46Ada di tanganku
01:19:47Membangun dunia kau sendiri
01:19:50Terima kasih
01:19:52Amém.
Comentários

Recomendado