- 12 saat önce
Kategori
🎥
Kısa filmDöküm
00:00:00Pak Leon pasti suka ini.
00:00:01Bu Safira, seleramu bagus.
00:00:03Teşekkür ederim.
00:00:05Pak Damon, sudah datang?
00:00:135 tahun setelah cerai, di toko mewah aku bertemu mantan suamiku, Damon.
00:00:18Minggu lalu setelan jas yang dipilih istrimu sudah siap.
00:00:21Teşekkür ederim.
00:00:25Yang ini sekalian.
00:00:28Tidak usah.
00:00:31Safira, sudah lama.
00:00:34Masih benci.
00:00:36Mana ada waktu membencinya.
00:00:38Sudah kurelakan.
00:00:41Bu Safira, silakan.
00:00:43Terima kasih.
00:00:54Ayo, kuantar.
00:00:56Tidak usah, makasih.
00:00:58Aku naik bus saja.
00:00:59Bagaimana kabarmu?
00:01:01Baik.
00:01:05Naiklah, biar kuantar.
00:01:20Perumahan Ping An.
00:01:21Makasih.
00:01:23Perumahan Ping An?
00:01:24Kenapa tinggal di sana?
00:01:26Bukannya sudah terbengkalai.
00:01:29Kamu seorang wanita, dan...
00:01:33Ucapannya terpotong.
00:01:35Tapi aku tahu yang akan dikatakan.
00:01:37Perumahan Ping An itu tempat ibuku meninggal.
00:01:40Ibu!
00:01:41Jangan mendekat!
00:01:43Ibu, tenanglah.
00:01:45Apa yang ibu lakukan?
00:01:46Jangan menakutiku.
00:01:47Oh, Fira.
00:01:49Jangan meniru ibu.
00:01:50Menikahi orang yang terlalu bersinar.
00:01:53Hanya membuatmu hangkus.
00:01:55Ibu.
00:01:56Ibu!
00:01:57Ibu!
00:02:00Ibu, ibu!
00:02:03Tolong!
00:02:04Tolong, ibu!
00:02:07Hari ini 10 tahun lalu,
00:02:10ibu gak menghadiri pernikahan kami.
00:02:12Dari atap lantai 10,
00:02:13ibu melompat.
00:02:16Tutup saja jendelanya.
00:02:17Kamu gampang masuk angin.
00:02:19Kalau gerah,
00:02:20kuturunkan suhunya.
00:02:21Sekarang gak begitu.
00:02:23Terserah.
00:02:26Halo?
00:02:28Sayang,
00:02:28sudah ambil bajunya?
00:02:30Sekarang di mana?
00:02:31Sudah.
00:02:32Aku bertemu Safira.
00:02:33Sekarang mengantarnya.
00:02:34Safira sudah kembali.
00:02:35Sudah lama gak bertemu.
00:02:37Kenapa gak bilang dari tadi?
00:02:38Kenapa gak mengajak aku?
00:02:40Sejak mengenal Al ini,
00:02:42gak pernah ku dengar nada bicaranya begini.
00:02:45Dulu dia pendiam dan tenang.
00:02:48Hanya fokus pada melukis.
00:02:52Jangan menangis.
00:02:53Kuota diberikan pada si Sun itu.
00:02:55Buat apa menangis lagi?
00:02:57Sudahlah.
00:02:58Aku gak apa-apa kok.
00:03:00Kita gak bisa melawan mereka.
00:03:04Apa maksudmu gak apa-apa?
00:03:07Itu hasil kerja kerasmu setahun ini.
00:03:09Diberikan pada yang gak bisa melukis benda mati.
00:03:19Tunggu dulu.
00:03:24Safira!
00:03:25Safira!
00:03:26Ini bagus juga.
00:03:28Garisnya halus.
00:03:29Warnanya juga bagus.
00:03:32Lihat-lihat lagi yuk.
00:03:41Tunggu saja.
00:03:46Safira!
00:03:47Safira!
00:03:48Ini bagus juga.
00:03:50Garisnya halus.
00:03:51Warnanya juga bagus.
00:03:54Lihat-lihat lagi yuk.
00:04:04Kau bawa tong anus.
00:04:05Kau hajarkan karyanya di depan umum.
00:04:07Aku merusak fasilitas umum dan menggabung ketertiba.
00:04:11Tiga hari di penjara remaja.
00:04:18Benar.
00:04:19Kasih sayang membuat jadi lembut.
00:04:22Gadis penurut dalam ingatanku
00:04:25yang cuma bisa menangis di pojok studio lukis.
00:04:28Seolah jejaknya terhapus waktu.
00:04:32Kebetulan.
00:04:33Aku langsung pulang setelah mengantarnya.
00:04:36Itu namanya takdir.
00:04:37Apa salahnya mentraktir teman lama?
00:04:40Sudahlah.
00:04:41Sudah dulu ya.
00:04:42Damun gak berubah.
00:04:44Keputusannya gak bisa diubah.
00:04:47Arini pasti lebih tahu.
00:04:51Terima kasih.
00:04:57Safira?
00:05:00Boleh aku tanya?
00:05:02Dasi itu untuk siapa?
00:05:04Suamiku.
00:05:06Keluarga kalian bahagia.
00:05:08Aku pun sudah menikah.
00:05:12Model yang sama.
00:05:14Dulu kamu belikan untukku.
00:05:20Lalu,
00:05:22setelah kejadian tahun itu,
00:05:24aku ingin pergi dari tempat ini.
00:05:26Memulai di tempat baru.
00:05:29Pertama tiba di Amerika,
00:05:31aku menjual lukisan di jalan.
00:05:32Sampai suatu hari.
00:05:50Maaf ya.
00:05:51Anda gak apa-apa.
00:05:58Orang Tiongkok.
00:06:02Lukisan ini familiar.
00:06:05Goresan kuasnya juga.
00:06:10Pernah melihat ini?
00:06:12Bisa buat salinannya.
00:06:14Aku ingin yang butuh.
00:06:16Lukisan ini,
00:06:18bukannya ini karyaku waktu masih kuliah.
00:06:21Kemudian aku tahu.
00:06:22Dia lihat lukisanku di pameran internasional.
00:06:25Pesananmu?
00:06:27Dia cinta karya itu.
00:06:28Dan mencoba menghubungiku.
00:06:31Tapi gak bisa.
00:06:38Bagusnya.
00:06:41Leon selalu datang saat pulang kerja.
00:06:44Membawa bokal masakannya mencariku di tempatku melukis.
00:06:47Belum makan, kan?
00:06:48Makanlah.
00:06:49Terima kasih.
00:06:51Aku pergi dulu.
00:06:53Aku sering gak sengaja melihat dia memerhatikanku.
00:07:03Waktu utahnya,
00:07:04aku memberikan lukisan ini sebagai kadonya.
00:07:07Dia suka, kan?
00:07:08Sampai sekarang di dinding ruang kerjanya.
00:07:12Setengah tahun kami bersama.
00:07:13Bersulang.
00:07:14Dia tahu masa laluku.
00:07:16Aku pun tahu.
00:07:17Dia terkaya di kota Hai.
00:07:19Dia di Amerika untuk bisnis luar negeri.
00:07:22Waktu utahku,
00:07:24dia menyewa restoran dan melamarku.
00:07:29Safira,
00:07:31apa kamu takut aku menyakitimu seperti dia?
00:07:33Percayalah.
00:07:35Aku lebih baik.
00:07:36Saat itu,
00:07:38ku ingat semua yang dia lakukan untukku.
00:07:41Aku tahu betul,
00:07:42dia berbeda dari Damon.
00:07:52Kamu gak perlu berlaga kuat.
00:07:54Sudah selama ini,
00:07:56aku ingin kamu bahagia.
00:07:57Bukan begini.
00:08:06Apa menurutmu?
00:08:08Jadi orang biasa yang berjuang mencari nafkah itu,
00:08:11menyedihkan?
00:08:12Ku rasa ini baik.
00:08:16Kamu sudah berubah.
00:08:23Banyak yang bilang begitu.
00:08:47Bu,
00:08:49aku pulang.
00:09:00Ibu,
00:09:01tadi aku bertemu Damon.
00:09:03Jangan marah dulu.
00:09:06Dia gak bisa merundungku.
00:09:08Lagipula,
00:09:09aku gak bodoh seperti dulu.
00:09:17Aku tidak berubah.
00:09:21Yuk lihat betapa cantiknya ibu.
00:09:24Bosan melihat foto hitam putih.
00:09:43Musuh penas itu,
00:09:45di penagih hutan,
00:09:46sangi rumah Damon berteriak ngancang.
00:09:48Pinju yang seharusnya mengenai Damon.
00:09:51Malah mendarat di wajahku.
00:09:54Safira!
00:10:01Ibu memintaku menjauhi keluarga Damon.
00:10:05Safira,
00:10:06sudah berapa kali ibu bilang,
00:10:08jangan dekati keluarga Damon.
00:10:10Masalah mereka rumit.
00:10:14Gak disangka,
00:10:16ibu Damon menyeret kakinya yang lumpuh,
00:10:20berlutut di depan orangtuaku,
00:10:21dan berterima kasih.
00:10:22Akhirnya ibu luluh.
00:10:24Hampir 10 tahun,
00:10:26kami selalu mengajak Damon ikut makan.
00:10:30Ibu sudah capek kerja.
00:10:33Anak pintar.
00:10:35Eh,
00:10:36tunggu dulu.
00:10:37Masih ada Damon.
00:10:39Nih,
00:10:40ibu menyiapkan kado untuk kalian.
00:10:42Ini untuk Safira.
00:10:43baju baru
00:10:45untuk hari raya.
00:10:46Juga untuk Damon.
00:10:47Terima kasih.
00:10:51Kurang ajar!
00:10:52Janda dan anak yatim kalian rundung!
00:10:54Saat senggang,
00:10:55ibu membantu ibu Damon dagang.
00:10:57Kalau ada yang merundung,
00:10:58ibu lawan sampai gak datang lagi.
00:11:01Kemudian,
00:11:02mereka saling memangju saudara.
00:11:10Tapi gak disangka.
00:11:18Adik penakut dan mengendah diri.
00:11:20Dari bicaranya gagap.
00:11:22Tidur dengan suami kakaknya.
00:11:24Kita cerai.
00:11:25Aku gak butuh lainnya.
00:11:26Cuma Ratna.
00:11:31Sepiran.
00:11:40Lepaskan anakku!
00:11:42Kalian sekeluarga bukan orang baik!
00:11:44Sekuang jaman!
00:11:48Aku juga menangis.
00:11:50Tapi kata-kataku menyakitkan.
00:11:52Ibu,
00:11:55Damon gak salah apa-apa.
00:11:58Kenapa ibu memukul Damon?
00:12:01Setelah cerai dengan Damon,
00:12:03ku bakar semua yang berhubungan dengannya.
00:12:05Ternyata,
00:12:07masih ada sisanya.
00:12:16Tante Cang?
00:12:22Safira,
00:12:23lama gak bertemu.
00:12:25Kamu gak berubah ya?
00:12:28Damon gak bisa menolak.
00:12:29Kami kesini,
00:12:31gak mengganggu kamu kan?
00:12:32Kita disini saja.
00:12:34Ada apa?
00:12:37Gak ada apa-apa.
00:12:39Arini ingin kesini.
00:12:40Dia bawa oleh-oleh.
00:12:44Safira,
00:12:45belakangan ini,
00:12:46aku pakai perawatan kulit ini.
00:12:49Kebetulan ada satu set.
00:12:52Kita dulu
00:12:52suka saling memberi hadiah, kan?
00:12:55Aku ingin memberikannya padamu.
00:12:57Semoga suka ya.
00:12:59Mirip dengan yang dipakai pengasuh di rumahku.
00:13:05Foto itu...
00:13:06Safira,
00:13:08kamu belum bisa melupakan.
00:13:13Gak juga.
00:13:15Cuma kertas gak berguna.
00:13:28Aku tahu,
00:13:29kamu masih menyimpan amarah.
00:13:31Kalau kamu dan Damon masih bersama,
00:13:34hari ini,
00:13:35ulang tahun pernikahan kalian.
00:13:39Hanya saja,
00:13:41waktu itu,
00:13:41aku gak punya pilihan.
00:13:44Safira,
00:13:45ayo ikut kami makan malam.
00:13:47Kalau kamu butuh sesuatu,
00:13:49katakan saja pada kami.
00:13:50Kita teman lama.
00:13:51Jangan sungkan.
00:13:53Enggak.
00:14:05Baiklah.
00:14:12Safira,
00:14:13kamu gak tahu,
00:14:15saat balon udaranya naik,
00:14:16pemandangan seluruh Kapadokia
00:14:18benar-benar sangat indah.
00:14:20Damon bahkan,
00:14:22sudah menyiapkan pemandu pribadi
00:14:23untuk kita lho.
00:14:29Setiap musim dingin,
00:14:31harusku ingatkan baru pakai.
00:14:33Yang lalu,
00:14:35ciumannya terlalu kuat
00:14:36sampai berdarah.
00:14:37Belum kapok ya?
00:14:40Jangan,
00:14:41aku menyitir.
00:14:43Lihat,
00:14:44aku sampai lupa ada Safira.
00:14:46Safira,
00:14:48kami memang
00:14:48selalu berinteraksi seperti ini.
00:14:51Kamu gak keberatan kan?
00:14:53Kebiasaan kami,
00:14:54jadi gak perhatian.
00:14:57Biasa saja.
00:14:58Dulu lebih pasrah saja,
00:15:00aku pernah melihatnya.
00:15:01yang begini,
00:15:03mana mungkin keberatan.
00:15:07Seandainya ibu masih ada,
00:15:10pasti takjub dengan perubahanku.
00:15:15Dulu ayah ngotot cerai
00:15:17demi Ratna.
00:15:18Membuat ibu hampir gila.
00:15:21Lalu diam-diam,
00:15:22aku menikahi Damon.
00:15:24Ibu jadi bunuh diri.
00:15:26Safira,
00:15:28ibunya mengkhianati ibu.
00:15:30Kamu malah bersama putranya.
00:15:32Gak merasa bersalah.
00:15:34Kamu gak merasa bersalah pada ibu.
00:15:37Ibu,
00:15:38ibu tenanglah.
00:15:41Damon dan aku saling mencintai.
00:15:43Kebahagiaan ibu hilang.
00:15:45Aku gak boleh mengejar kebahagiaanku.
00:15:50Pergi.
00:15:51Pergi kamu.
00:15:53Pergi kamu.
00:15:56Pergi kamu.
00:16:02Bu.
00:16:04Jangan mendekat.
00:16:05Ibu.
00:16:06Ibu tenanglah.
00:16:08Apa yang ibu lakukan?
00:16:09Jangan menakutiku.
00:16:11Safira,
00:16:12jangan meniru ibu.
00:16:14Menikahi yang terlalu bersinah.
00:16:17Kamu akan hampus.
00:16:22Jangan.
00:16:24Ibu.
00:16:28Ibu.
00:16:29Ibu.
00:16:30Awalnya,
00:16:31aku hanya membenci ayah dan Ratna.
00:16:34Mereka yang mengkhianati ibu.
00:16:36Membuat ibu tertekan.
00:16:37Dari wanita yang tangguh,
00:16:39menjadi wanita yang terlalu pendendam.
00:16:42Kemudian,
00:16:44aku benci diriku.
00:16:48Selama itu,
00:16:49Sudahlah.
00:16:50Hanya Damon yang gak kubenci.
00:16:52Aku gak apa-apa.
00:16:53Dia mutiara yang tertutup debu.
00:16:55Anak yang malang,
00:16:56namun gak berdaya.
00:16:58Setelah pemakaman selesai,
00:17:00saat seharusnya bulan madu,
00:17:02aku keselatan
00:17:03selama satu bulan.
00:17:05Bagaimana kalau ketemani?
00:17:07Aku sungguh khawatir.
00:17:10Benar.
00:17:11Kalau ada masalah,
00:17:12kita tanggung bersama.
00:17:13Jangan kamu simpan ya.
00:17:16Gak usah.
00:17:17Aku cuma ingin sendirian,
00:17:19sebentar.
00:17:21Arini,
00:17:23waktu aku pergi,
00:17:25tolong jaga Damon.
00:17:27Tenang saja.
00:17:29Setahun kemudian,
00:17:31hubungan kami bertiga
00:17:32jadi lebih erat.
00:17:34Damon makin baik padaku.
00:17:37Keuntungan pertama perusahaannya,
00:17:39dia pakai untuk gelang permata favoritku.
00:17:44Sudah sampai
00:17:45tiga, dua, satu.
00:17:48Otaku diarayakan
00:17:49dengan kembang api kotak.
00:17:51Wah.
00:17:55Saat aku menstruasi,
00:17:57dia batalkan rapat
00:17:58dan menemaniku kerja di rumah.
00:18:00Ini.
00:18:01Aku gak pernah meragukan,
00:18:03dia sangat mencintaiku.
00:18:05Sampai suatu ketika,
00:18:07aku pergi ke kantornya.
00:18:14Apa yang kalian lakukan?
00:18:16Leluhan.
00:18:17Kenapa masuk?
00:18:18Keluar!
00:18:20Ngapain kamu?
00:18:22Kamu gila!
00:18:24Ketit!
00:18:26Bagingan!
00:18:29Namun!
00:18:30Aku seperti gila.
00:18:31Ku hancurkan semua yang bisa dihancurkan.
00:18:33Dia pernah
00:18:34menjadi orang paling ku cintai
00:18:36dalam hidupmu.
00:18:38Hari ini,
00:18:39lihat aku.
00:18:40Kenapa kamu tega?
00:18:54Safira,
00:18:55aku minta maaf
00:18:57sedalam-dalamnya.
00:18:58Kami gak boleh begini.
00:19:00Tapi,
00:19:02tapi kami sudah
00:19:03saling cinta
00:19:04begitu dalam.
00:19:07Aku mohon,
00:19:08biarkan kami berdua
00:19:10bersama, ya?
00:19:11Sikap pemelasnya
00:19:13mirip saat pertama bertemu.
00:19:15Di sebuah gang gelap,
00:19:17dia dirundung sekelompok gadis.
00:19:19Gak berdaya
00:19:20dan butuh perlindungan.
00:19:22Kalian ngapain?
00:19:25Demi melindunginya,
00:19:27aku yang buruk teladan
00:19:29berkelahi.
00:19:30Mundur!
00:19:30Akibatnya parah.
00:19:32Ngapain?
00:19:33Selama beberapa waktu,
00:19:34aku gak berani lewat situ.
00:19:37Sudah siap?
00:19:39Siap!
00:19:40Aku akan melempar,
00:19:41baiklah.
00:19:44Tiga,
00:19:45dua,
00:19:48satu.
00:19:52Aku bahkan memberikan
00:19:54rukit bunga
00:19:54simbol kebahagiaan
00:19:56langsung padanya.
00:19:57Mendoakan agar dia
00:19:59menemukan kebahagiaannya.
00:20:01Tapi sekarang,
00:20:03dia diperlukan suamiku.
00:20:05Memohon padaku.
00:20:07Kapan awalnya?
00:20:09Apa itu penting?
00:20:10Ini kantor,
00:20:11bukan rumahmu.
00:20:13Apa ini gak penting?
00:20:15Damun,
00:20:16ini gak penting!
00:20:20Kalian mempermainkanku
00:20:22seperti anjing!
00:20:24Kamu bilang
00:20:25ini gak penting!
00:20:27Baik,
00:20:28dengarkan.
00:20:29Maret tahun lalu,
00:20:31waktu kamu pergi
00:20:32ke selatan,
00:20:35kami sudah bersama.
00:20:36Aku gak mau bohong.
00:20:38Saat itu ibumu
00:20:39baru meninggal.
00:20:40Aku gak mau kamu syok.
00:20:41Kuturuti kemauanmu.
00:20:42Terpaksa bersamamu.
00:20:45hari ini banyak menderita.
00:20:48Aku gak mau dia ketakutan lagi.
00:20:50Rencananya setelah peringatan
00:20:51kematian ibumu,
00:20:52kita akan cerai.
00:20:53Sekarang kamu tahu.
00:20:56Kujelaskan semua ya.
00:20:57Kita cerai.
00:20:59Kulempas semuanya.
00:21:01Aku hanya menginginkan
00:21:03hari ini dikandang.
00:21:07Pada saat itu,
00:21:08aku benar-benar mengerti.
00:21:10Baru saat itu
00:21:12aku sadar.
00:21:13Berarti beban yang kuberikan
00:21:14pada imun
00:21:15karena aku membela Damun.
00:21:19Sebelum cerai dengan Damun,
00:21:21aku membuat keributan besar.
00:21:22Kupotret mereka
00:21:23saat bermesraan.
00:21:25Kucetak jadi selebaran.
00:21:28Kubagikan ke karyawan
00:21:29perusahaannya.
00:21:30Kupasang sepanduk
00:21:32di bawah gedung kantor
00:21:33untuk membongkar
00:21:34hubungan mereka.
00:21:36Kulaporkan ke sekolah
00:21:38hari ini merusak
00:21:38nama baik.
00:21:39Di acara wisudanya,
00:21:41diputar video
00:21:42kebersamaan kami
00:21:43yang penuh kawah.
00:21:44Kenangan yang dulu
00:21:46sangat kuhargaimu
00:21:48jadi senjata
00:21:49untuk menyerang mereka.
00:21:51Demi melindungi Arini,
00:21:53akhirnya Damun
00:21:54mau bertemu.
00:21:56Damun,
00:21:57hebat sekali kamu
00:21:58membuat pameran lukisan.
00:22:00Arini ingin sepertimu.
00:22:02Mimpinya hampir terwujud.
00:22:04Ini urusan yang lain.
00:22:06Jangan ganggu dia.
00:22:07Ganggu dia?
00:22:09Sudah kusiapkan
00:22:10orang-orang di pameran itu
00:22:12akan senang
00:22:13melihat karyanya.
00:22:15Coba kalau berani.
00:22:18Kamu pikir
00:22:19nggak berani?
00:22:22Damun,
00:22:23aku nggak rugi
00:22:25apa-apa.
00:22:26Masih ada.
00:22:31Pemakaman Sishan
00:22:33Blok C7
00:22:34nomor 12.
00:22:36Kalau mau ibumu
00:22:37istirahat dengan tenang,
00:22:38menurut saja,
00:22:39tanda tangani
00:22:40surat cerai itu
00:22:41lalu menjauh dari kami.
00:22:46Damun,
00:22:47apa kamu masih manusia?
00:22:49Dulu saat kamu
00:22:50dan ibumu miskin,
00:22:51ibuku yang menampung
00:22:53kalian.
00:22:57Tanda tangan.
00:22:59Lalu,
00:23:01pergilah.
00:23:04Setelah menyeram Damun
00:23:06dengan kopi,
00:23:07di depan lisan ibuku,
00:23:08aku menangis
00:23:09semalam.
00:23:13esok harinya
00:23:14kami bertemu
00:23:15di sidang.
00:23:16Tapi situasinya
00:23:17berbeda.
00:23:18Damun hanya
00:23:19memberiku
00:23:20sebuah rumah tua miliknya.
00:23:22Rumah tua
00:23:23di utara kota
00:23:24untukmu.
00:23:25Aset lainnya
00:23:26untuk menutup kerugian
00:23:27perusahaan
00:23:28karena kamu.
00:23:29Kalau bukan
00:23:30karena hari ini,
00:23:31kamu gak dapat
00:23:31apa-apa.
00:23:39Gak rela.
00:23:41Mana mungkin.
00:23:43Ayo kita makan.
00:23:46Dulu,
00:23:48kupikir balas dendam
00:23:50bisa menenangkan hatiku.
00:23:53Sampai dia
00:23:54mengeluarkan triknya,
00:23:55baru aku mengerti.
00:23:57Aku bukan panggilan dendam
00:23:59sejak dulu begitu.
00:24:01Semua kemarahan
00:24:02dan perjuanganku
00:24:03dihadapannya
00:24:04terang.
00:24:10Kunci hati.
00:24:12Itu kata
00:24:13yang paling sering muncul
00:24:14dalam surat masa remaja kami.
00:24:16Itu melambangkan
00:24:18persahabatan abadi.
00:24:20Pak,
00:24:21ke galeri seni.
00:24:23Sebelum ke selatan,
00:24:24aku ke pameran
00:24:25lukisan hari ini.
00:24:28Dengan sisa
00:24:29kenangan terakhir
00:24:30yang terasa
00:24:31menyiksa.
00:24:33Aku
00:24:33mempersiapkan diri.
00:24:38Sangat inovatif ya.
00:24:40Saat masuk
00:24:41ke aula,
00:24:41aku seperti
00:24:42mengintip
00:24:43kebahagiaan
00:24:44orang lain.
00:24:47Wah,
00:24:49lihat komposisinya.
00:24:51sampai
00:24:52aku melihat
00:24:53lukisan
00:24:54berjudul
00:24:55kunci hati itu.
00:24:57Sepasang tubuh
00:24:59tanpa benang,
00:25:00punggung damon,
00:25:02sepray tempat tidurku,
00:25:04bunga magnolia
00:25:05yang kutanam.
00:25:07Saat itulah
00:25:08aku tahu
00:25:09pertama kali
00:25:10Arini dan damon
00:25:11berhubungan intim itu
00:25:13di rumahku.
00:25:21Bu,
00:25:22apa yang terjadi?
00:25:24Ada yang bisa dibantu?
00:25:34Beraninya merusak lukisan.
00:25:51Arini,
00:25:52kamu gak apa-apa?
00:26:00Lapor polisi.
00:26:12Karena nilai kerugian
00:26:14melebihi 10 ribu yuan,
00:26:16aku kena 3 tahun penjara.
00:26:19Dengan ganti rugi,
00:26:20materi,
00:26:21dan imaterial,
00:26:23ku coba bunuh diri
00:26:24berkali-kali,
00:26:25selalu berhasil
00:26:26diselamatkan.
00:26:27Setahun kemudian,
00:26:29karena berkelakuan baik,
00:26:31hukumanku dikurangi.
00:26:39Maaf.
00:26:41Tadi itu kesalahan kami.
00:26:43Akanku minta
00:26:44Arini menjaga sikapnya.
00:26:46Gak perlu.
00:26:49Kalian suami istri
00:26:50tentu saja mesra.
00:26:51Itu membuatku
00:26:53ingat kejadian dulu.
00:26:55Gak ada yang lain.
00:26:59Baru memperbaiki riasan.
00:27:01Maaf ya,
00:27:02agak lama.
00:27:03Sedam didih.
00:27:04Ayo makan.
00:27:04Dulu,
00:27:06kita bertiga paling suka
00:27:07makan hot pot.
00:27:09Makan.
00:27:10Jangan sungkan.
00:27:11Aku yang traktir.
00:27:12Dulu Safira selalu mengalah.
00:27:14Dia gak bisa makan pedas.
00:27:17Gak apa-apa.
00:27:19Sekarang lampunku sehat.
00:27:21Setelah dirawat
00:27:22selama bertahun-tahun,
00:27:24fisik dan mentalku
00:27:25kembali ke kondisi terbaik.
00:27:39Halo, sayang.
00:27:40Sayang?
00:27:41Safira,
00:27:43kamu sudah menikah?
00:27:47Mengajak si kecil ke stasiun TV
00:27:49lebih lelah daripada kerja 10 hari.
00:27:52Saat kamu pulang dan melihatku,
00:27:53pasti bilang aku kurusan.
00:27:54Mana ada, Mama.
00:27:56Papa diajak mengobrol oleh tante.
00:27:59Ngobrolnya seru sekali.
00:28:01Anak nakal,
00:28:02sengaja menjebak ayahmu ya.
00:28:04Itu ayah diwawancarai.
00:28:06Awas ya.
00:28:13Tunggu ibu pulang,
00:28:14biar ibu hukum.
00:28:16Safira,
00:28:18kamu
00:28:19benar-benar sudah menikah?
00:28:22Siapa dia?
00:28:24Orang sini.
00:28:25Kalau hidupmu benar-benar kekurangan,
00:28:28beritahu kami ya.
00:28:30Aku dan Damon akan membantumu.
00:28:32Kita teman lama.
00:28:33Jangan sungkan ya.
00:28:37Mereka nggak tahu.
00:28:38Orang terkaya di kota Hai,
00:28:40mana mungkin butuh bantuan mereka.
00:28:42Cukup hari ini.
00:28:44Bicaramu hari ini agak nggak sopan.
00:28:46Kalau Safira memang sudah menikah,
00:28:48lalu kenapa masih tinggal di tempat itu?
00:28:50Di rak sepatu terasnya,
00:28:51juga nggak ada sandal pria.
00:28:53Safira,
00:28:55aku nggak tahu siapa yang menelponmu.
00:28:57Tapi kalau itu suamimu,
00:28:58dan membiarkanmu di sana,
00:29:00dia nggak layak sama sekali.
00:29:07Lihat ini.
00:29:17Bukannya kabarnya akan digusur.
00:29:21Kutukar dengan tanah di timur kota,
00:29:23yang diincar orang.
00:29:25Sekarang,
00:29:26tanah ini dan rumahnya,
00:29:28sepenuhnya milikmu.
00:29:29Aku tahu,
00:29:31di sana ada kenangan ibumu,
00:29:33tumpuanmu.
00:29:35Jangan sampai hilang.
00:29:42Rumah tua itu tempat untuk mengenang ibuku.
00:29:46Setiap tahun aku pulang ke sana,
00:29:49memasak dan mengobrol dengan ibu.
00:29:52Tahun ini,
00:29:54kebetulan bertemu Damon.
00:29:56Damon,
00:29:57kenapa kamu emosi?
00:29:59Safira sudah menikah.
00:30:01Kamu nggak ikut senang.
00:30:03Mungkin bahkan,
00:30:04dia sudah punya anak.
00:30:05Itu juga bagus.
00:30:07Hei, Safira.
00:30:08Lihatlah,
00:30:09itu Leon,
00:30:10CEO grup G.
00:30:11Mudah dan berbakat.
00:30:12Wajahnya juga ganteng.
00:30:14Menurutku,
00:30:15Safira cari orang seperti dia.
00:30:18Baru pantas.
00:30:20Kalau hidupmu nggak bahagia,
00:30:22lebih baik cerai saja.
00:30:24Wanita itu harus baik pada diri sendiri.
00:30:28Leon memang hebat,
00:30:29dalam taktik kemampuan dan visinya.
00:30:32Wanita yang disukainya,
00:30:34pasti sangat hebat.
00:30:35Entah orang seperti Leon,
00:30:37nanti akan menikahi wanita seperti apa.
00:30:40Safira,
00:30:42ku rasa suamimu,
00:30:43kurang menjagamu.
00:30:44Sampai kamu tinggal di sana.
00:30:46Sebagai teman lama,
00:30:48aku jadi nggak tega.
00:30:54Ini ada kartu.
00:30:55Ada isinya.
00:30:57Jangan dikembalikan.
00:30:58Nanti akan selalu kuisi.
00:31:00Benar, Safira.
00:31:01Terima saja.
00:31:03Anggap saja,
00:31:04niat baik dariku dan damun.
00:31:10Kenapa mendadak memberiku uang?
00:31:12Ada hal
00:31:14yang harus ku tebus.
00:31:16Waktu cerai,
00:31:18dia mengusirku seperti pengemis.
00:31:20Dia tahu aku nggak berdaya.
00:31:22Sekarang masing-masing berkeluarga,
00:31:25dia memberiku uang.
00:31:26Apa dia pikir aku nggak menolak?
00:31:30Damun,
00:31:32kalau benar-benar menyesal,
00:31:35ajak ibumu ke makam ibuku
00:31:36dan bersujud
00:31:37seratus kali.
00:31:39Itu bukti kamu tulus.
00:31:41Kamu.
00:31:47Eh, Safira.
00:31:49Ambil kartunya.
00:31:51Lepaskan.
00:31:52Anggap demi diri sendiri.
00:31:53Jangan sob.
00:31:54Damun,
00:31:55kamu keterlaluan.
00:31:59Kalau begitu kuantar.
00:32:00Hari sudah gelap.
00:32:02Dan kamu sendirian.
00:32:03Iya, Safira.
00:32:05Biar damun yang mengantarmu
00:32:06lebih aman.
00:32:08Jangan repot.
00:32:10Aku dijemput suami.
00:32:13Terima kasih jamuannya.
00:32:15Nikmat.
00:32:19Terima kasih atas jamuannya.
00:32:21Nikmat.
00:32:21Bohong.
00:32:22Mana mungkin sudah menikah.
00:32:23Dulu demi aku,
00:32:24kamu rela mati.
00:32:25Kenapa sekarang sudah menikah?
00:32:26Jangan sok, Safira.
00:32:27Safira,
00:32:28aku tahu dulu aku salah.
00:32:30Seharusnya aku nggak merebut damun.
00:32:32Aku selalu merasa bersalah.
00:32:34Aku ingin menebusnya.
00:32:35Tapi jangan karena membenciku.
00:32:37Kamu bohong dan merendahkan diri.
00:32:40Untuk apa?
00:32:44Bohong?
00:32:45Merendahkan diri?
00:32:47Apa kalian terlalu percaya diri?
00:32:50Biar kutugaskan lagi.
00:32:52Aku sudah menikah.
00:32:54Suamiku mencintaiku.
00:32:55Kami sangat bahagia.
00:32:57Kalian nggak perlu pura-pura peduli
00:32:59untuk mengadu domba.
00:33:01Safira,
00:33:03kamu ini bilang apa?
00:33:04Kami kan sudah ke rumahmu.
00:33:06Nggak ada tanda-tanda keberadaan pria.
00:33:08Jujur saja.
00:33:09Apa jangan-jangan
00:33:11kamu menjadi simpanan orang
00:33:13yang nggak terhormat?
00:33:14Safira,
00:33:16jangan merendahkan diri.
00:33:17Jangan merusak pernikahan orang lain.
00:33:19Daripada buang waktu
00:33:20melontarkan spekulasi jahat
00:33:22yang penuh imajinasi.
00:33:24Urusi saja
00:33:25pameran kisahmu
00:33:27yang dibangun
00:33:27atas radialisme
00:33:29dan permainan modal.
00:33:30Lihat berapa lama bertahan.
00:33:33Cukup.
00:33:33Katamu sudah menikah.
00:33:35Baik,
00:33:35siapa suamimu sebenarnya?
00:33:37Katakan.
00:33:40Damon,
00:33:41dengar baik-baik.
00:33:42Suamiku,
00:33:43orang yang kalian sebut
00:33:44orang terkaya di kota Hai.
00:33:46Leon.
00:33:52Damon,
00:33:54dengar baik-baik.
00:33:56Suamiku,
00:33:56orang yang kalian sebut
00:33:58orang terkaya di kota Hai.
00:34:01Leon.
00:34:02Leon?
00:34:03Leon mana?
00:34:04Yang terkaya di kota Hai?
00:34:10Safira,
00:34:12bercanda harus ada batasnya.
00:34:14Leon baru kembali ke tanah air.
00:34:16Dia jarang muncul di media.
00:34:17Mana mungkin sudah menikah?
00:34:19Iya sih.
00:34:20Keluarga Leon yang kaya
00:34:21selalu rendah hati.
00:34:22Pernikahan kami sederhana
00:34:24dan indah di luar negeri.
00:34:25Gak banyak yang dipanggil.
00:34:27Benar juga.
00:34:28Status keluarga Leon
00:34:29terpandang
00:34:31dan kaya raya.
00:34:32Orang seperti Leon
00:34:33kalau menikah
00:34:35pasti dengan sosialita
00:34:37kelas atas,
00:34:38bukan dengan kamu.
00:34:40Yang orang biasa
00:34:42gak punya apa-apa.
00:34:44Safira,
00:34:45status istri Leon
00:34:46gak semudah itu dipalsukan.
00:34:48Leluconmu
00:34:48sudah keterlaluan.
00:34:50Baik,
00:34:51katakanlah kamu menikah
00:34:53dengan Leon itu.
00:34:54Mana mungkin dia
00:34:55membiarkan kamu tinggal
00:34:56di kompleks Ping'an
00:34:58dan memakai tas yang butut ini.
00:35:05Safira,
00:35:06mumpung belum banyak yang dengar,
00:35:08tarik saja ucapanmu.
00:35:09Aku dan Damon
00:35:10menganggapnya lelucon.
00:35:11Gak akan tersebar
00:35:13kalau sampai ini didengar
00:35:15oleh keluarga Leon
00:35:16mengaku istri Leon
00:35:17merusak reputasi mereka.
00:35:19Seperti apa
00:35:20keluarga Leon
00:35:22akan menghukumu.
00:35:23Kamu sanggup menanggung.
00:35:39Mama!
00:35:41Kiano!
00:35:47Mama,
00:35:48apa Mama lihat aku di TV tadi, Mak?
00:35:51Kiano pintar,
00:35:52gak banyak gerak, loh.
00:35:54Kiano memang paling hebat.
00:35:56Kiano anak pintar,
00:35:58penurut,
00:35:58dan paling hebat, deh.
00:36:02Ternyata begitu.
00:36:04Bukan cuma bohong.
00:36:05Malah hamil sebelum menikah.
00:36:07Anakmu saja sudah besar begini.
00:36:09Kamu berubah.
00:36:09Safira,
00:36:10kenapa jadi seperti ini?
00:36:12Kamu sudah gak bermoral.
00:36:14Kamu malah punya anak
00:36:15dengan ayah
00:36:16yang gak jelas.
00:36:18Masa depannya bisa hancur.
00:36:19Aku bukan anak haram.
00:36:21Aku punya papa.
00:36:23Papa itu baik banget
00:36:25sama Kiano.
00:36:26Papa Mama sayang
00:36:27sama Kiano.
00:36:29Nah,
00:36:30coba,
00:36:30siapa papamu?
00:36:32Nama papaku Leon.
00:36:34Safira,
00:36:36bukan hanya berbohong.
00:36:37Kamu bohongi anakmu.
00:36:39Kamu tahu,
00:36:40kalau omonganmu didengar oleh Leon,
00:36:42apakah mereka akan
00:36:43membiarkan kalian
00:36:44mencebarkan nama baik
00:36:45mereka begitu saja?
00:36:46kalian pasti dihukum.
00:36:51Siapa berani
00:36:52menuduh anak istri?
00:36:58Kenapa Leon disini?
00:37:01Gawat,
00:37:02Leon pasti sudah mendengar
00:37:03semua omong kosong Safira.
00:37:06Damon,
00:37:07jangan sampai Leon mengira
00:37:08kita teman Safira.
00:37:09Kita harus jaga jarak.
00:37:13Pak Leon.
00:37:14Pak Leon,
00:37:15jangan salah paham.
00:37:17Wanita ini
00:37:17mengalami trauma
00:37:19beberapa tahun yang lalu.
00:37:20Mungkin mentalnya sakit.
00:37:22Benar.
00:37:22Sering berhalusinasi
00:37:24yang nggak masuk akal.
00:37:25Bahkan ngotot
00:37:26bilang dia itu
00:37:27istri bapak.
00:37:28Benar, Pak Leon.
00:37:29Biarpun kami
00:37:29teman masa kecilnya,
00:37:31kami cuma bertemu
00:37:32secara nggak sengaja.
00:37:33Dia ngotot bilang
00:37:34mereka anak istri bapak.
00:37:35Kami sudah menasihatinya,
00:37:37tapi dia nggak peduli.
00:37:40Kami sudah menasihatinya,
00:37:42tapi dia nggak peduli.
00:37:43Benar sekali.
00:37:44Anak ini
00:37:45asal-usulnya
00:37:46nggak jelas.
00:37:47Nggak boleh sembarangan.
00:37:49Bisa merusak
00:37:49reputasi Pak Leon.
00:37:51Meskipun kami teman lama,
00:37:52kami lama nggak berhubungan.
00:37:54Malam ini
00:37:55benar-benar kebetulan.
00:37:56Benar, Pak Leon.
00:37:58Mereka bicara sembarangan.
00:38:00Kalau menyinggung Pak Leon,
00:38:02mohon dimaafkan.
00:38:03Jangan dimasukkan hati.
00:38:07Sini.
00:38:09Sudah besar,
00:38:10masih digendong istri Papa.
00:38:12Kamu berat tahu.
00:38:13Kalau Mama capek,
00:38:15kamu yang salah.
00:38:16Papa ngomong sembarangan,
00:38:18padahal ingin dibeluk Mama, kan?
00:38:21Memalukan.
00:38:24Izinkan,
00:38:25kuperkenalkan pada kalian.
00:38:27Ini suamiku,
00:38:29Leon.
00:38:34Aku memang suaminya.
00:38:36Dan ini anak kami.
00:38:38Baik.
00:38:39Tapi,
00:38:40tadi sepertinya aku dengar.
00:38:42Kalian bilang istriku sakit mental.
00:38:45Juga menyebut anak haram.
00:38:47Bukan, bukan, bukan.
00:38:48Kami hanya asal bicara.
00:38:50Ini salah paham besar.
00:38:51Benar.
00:38:52Pak Leon,
00:38:53kami minta maaf.
00:38:54Kami benar-benar nggak tahu
00:38:55yang Safira katakan itu benar.
00:38:57Jangan ku dengar lagi
00:38:58ucapan yang menghina istri dan anakku.
00:39:01Terutama di depan mereka.
00:39:03Kalau enggak.
00:39:08Sayang.
00:39:09Ayo, pulang.
00:39:23Safira!
00:39:28Safira!
00:39:29Apa yang kamu lakukan?
00:39:30Ini salahmu.
00:39:31Kalau bukan karena mau memberinya uang,
00:39:33kita nggak akan bertemu Leon
00:39:35dan semalu ini.
00:39:36Salahku.
00:39:37Siapa yang terus menyindir?
00:39:39Siapa yang kasar
00:39:41menunjuk anaknya anak haram?
00:39:42Kamu pikir belum cukup hancur?
00:39:44Aku kasar.
00:39:45Damun,
00:39:47di depanku,
00:39:48kamu beri kartu ke wanita lain.
00:39:50Kamu pikir aku nggak?
00:39:51Itu kartu tambahanmu.
00:39:53Waktu ibumu sakit,
00:39:55dengan banyak alasan,
00:39:57nggak kamu kasih.
00:39:58Sekarang,
00:39:59malah kamu kasih ke dia.
00:40:01Memangnya aku apa?
00:40:02Tutup mulutmu!
00:40:03Kenapa aku harus diam?
00:40:04Kenapa aku harus melihat suamiku
00:40:06memperhatikan wanita lain?
00:40:08Damun,
00:40:09kamu punya hati.
00:40:11Sejak sampai di sini,
00:40:12kamu sudah nggak fokus.
00:40:14Saat dengar dia sudah menikah
00:40:16dan punya suami,
00:40:20kamu mengepalkan tangan.
00:40:22hari ini.
00:40:23Damun,
00:40:24memangnya aku apa?
00:40:26Kita sudah lama menikah.
00:40:27Aku ini apa?
00:40:29Salahmu sendiri!
00:40:33Sudah lama kita menikah.
00:40:34Aku ini apa?
00:40:36Salahmu sendiri!
00:40:38Ya itu sahabatmu.
00:40:39Kamu merebut suaminya.
00:40:40Kamu menikmati kepewahan.
00:40:42Apa kamu nggak kasihan padanya?
00:40:44Aku cuma memberi sedikit uang.
00:40:46Kamu sudah rewel.
00:40:47Waktu dia tahu kita dulu,
00:40:48hatinya hancur.
00:40:49Kami sudah nggak ada hubungan.
00:40:51Lepaskan dia!
00:40:53Damun,
00:40:54kenapa pura-pura setia?
00:40:56Kamu yang mulai duluan.
00:40:59Kamu bilang
00:41:00nggak tahan sikap angkuh dan soknya.
00:41:03Kamu bilang
00:41:04bersamaku lebih nyaman.
00:41:06Sekarang,
00:41:08pura-pura setia.
00:41:10Hari ini,
00:41:11kenapa begitu jahat?
00:41:13Aku jahat?
00:41:15Demi siapa aku melakukannya?
00:41:17Safira sudah jadi istri Leon yang hebat.
00:41:20Kenapa?
00:41:21Kamu menyesal.
00:41:23Aku pengganggu.
00:41:24Sudah!
00:41:29Pulang sendiri.
00:41:31Aku cari satiran.
00:41:34Damun!
00:41:41Kamu ini bikin kaget.
00:41:44Keanu sudah tidur.
00:41:46Baru saja.
00:41:47Ada apa?
00:41:48Nggak apa-apa.
00:42:10Ada apa sih?
00:42:12Sejak pulang sikapmu aneh.
00:42:14Tadi aku cuma makan bersama.
00:42:16Kami bertiga terus.
00:42:18Di depan orang banyak.
00:42:20Aku tahu.
00:42:22Sebelum menjemputmu,
00:42:23petugas kebersihan kompleks Ping'an
00:42:25menemukan ini.
00:42:27Ditaruh di pintu masuk.
00:42:29Dia tanya,
00:42:30apa perlu dibuang?
00:42:34Ini ya?
00:42:35Aku hampir lupa.
00:42:37Mereka ngontot memberikan.
00:42:39Aku terima saja.
00:42:44Kebetulan,
00:42:46Bibi Ming bilang skincarenya habis.
00:42:49Sepertinya dia suka merek itu.
00:42:51Untuk dia saja.
00:42:52Bermanfaat.
00:42:55Aku juga membelikanmu hadiah.
00:43:00Lihat?
00:43:02Sini kupakaikan.
00:43:04Kamu suka?
00:43:23Lumayan bagus.
00:43:25Pas.
00:43:26Seleraku memang bagus.
00:43:29Siapa peduli ini?
00:43:31Gak peduli ya.
00:43:34Kuk kembalikan saja.
00:43:42Sayang,
00:43:44kutemani kamu mandi ya.
00:43:48Sayang,
00:43:49kutemani kamu mandi ya.
00:43:51Aku
00:43:52bantu lebih bersih.
00:43:54Hampir saja kena kotoran.
00:43:57Apa Bos Leon ingin memeriksa?
00:44:00Masih ada kotoran?
00:44:02Hmm.
00:44:03Harusku periksa sendiri.
00:44:05Semua harus sempurna.
00:44:07Lalu,
00:44:09kalau gak lulus pemeriksaan,
00:44:12bagaimana dong?
00:44:14Gak lulus?
00:44:16Harus dimenikan lagi sih.
00:44:18Sampai safiraku,
00:44:19seluruh tubuhnya penuh aromaku.
00:44:37Safira,
00:44:39di dalam hatimu,
00:44:41siapa aku?
00:44:44Di dalam hatimu,
00:44:46siapa aku?
00:44:49CEO kita ini,
00:44:51ahli dalam strategi.
00:44:54Dia sangat tegas.
00:44:56Ternyata dalam urusan cinta,
00:44:59masih juga takut kehilangan.
00:45:01Proyek bisnisku,
00:45:03bisa diperbaiki.
00:45:06Bisa diulang.
00:45:07Tapi kamu cuma satu.
00:45:09Safira,
00:45:10aku gak boleh salah dan kehilanganmu.
00:45:13Kamu ini.
00:45:45Sub indo by broth3rmax
00:48:46Yang terakhir, jangan pernah kalian muncul lagi dalam kehidupanku.
00:48:52Safira, Safira, Safira dengarkan, Safira, Safira.
00:48:57Ayo.
00:49:00Yang menurut di sekolah ya.
00:49:03Baik, nanti jemput aku cepat ya, ma.
00:49:10Iya.
00:49:19Safira, Safira kan? Aku Ratna. Aku Ibu Damon. Kamu pasti masih ingat.
00:49:30Kita cerai. Aku nggak butuh yang lainnya. Aku cuma butuh Ratna.
00:49:40Safira.
00:49:43Banyak sekali kenalan lama muncul. Satu persatu, selalu menghantui.
00:49:48Ayo pergi.
00:49:53Tunggu.
00:49:55Ternyata kamu.
00:49:58Apa kamu menghasut Damon?
00:50:00Dia memaksaku mendatangi kuburan ibumu untuk bersujud.
00:50:05Tunggu Ibu sebentar ya.
00:50:08Hmm.
00:50:16Damon benar-benar menyampaikannya.
00:50:20Anak yang berbakti.
00:50:24Hahaha.
00:50:29Kamu pikir aku nggak tahu maumu.
00:50:31Keluarga kami sukses.
00:50:33Dan kamu cari keuntungan.
00:50:35Nggak masalah.
00:50:37Tapi kamu menghasut anakku.
00:50:39Dia mau aku minta maaf pada ibumu.
00:50:41Ku beritahu ya.
00:50:43Zulu, ayahmu itu yang memaksaku bersamanya.
00:50:47Aku cuma wanita lemah.
00:50:49Selain berpegangan pada satu-satunya harapan,
00:50:52aku bisa apa lagi?
00:50:54Siapa yang nggak punya masalah?
00:50:57Benar, kan?
00:50:58Tapi kamu sama saja dengan ibumu.
00:51:02Kalian munafik.
00:51:04Dulu dia bilang kasihan padaku.
00:51:07Tapi saat dia memukul kepalaku,
00:51:10sama sekali nggak ragu.
00:51:12Semua ini akibat berbuatannya sendiri.
00:51:15Pantas saja mati muda.
00:51:17Ku pikir selama ini hatiku sudah sekeras batu.
00:51:20Nggak akan sakit hati.
00:51:22Nggak akan peduli.
00:51:23Ternyata aku terpengaruh wanita ini.
00:51:26Yang berani menghina ibuku sampai amarahku memuncak.
00:51:30Amarah membakar akal sehatku.
00:51:32Membuat ujung jariku dingin.
00:51:40Mau apa?
00:51:41Mau apa kamu?
00:51:43Siang bolong begini.
00:51:44Kalian mau main pukul?
00:51:46Ratna,
00:51:48kamu lebih baik seperti dulu.
00:51:50Nggak banyak bicara.
00:51:52Kalau ayah masih hidup.
00:51:54Melihatmu begini,
00:51:56pasti cari istri lagi.
00:51:57Apa katamu?
00:51:59Hah?
00:51:59Beraninya kamu?
00:52:02Mau apa?
00:52:08Sungguh menampar.
00:52:10Awas ya.
00:52:12Ku tuntut kalian ke pengadilan.
00:52:16Kamu sungguh membalasanku.
00:52:19Kalau mau menuntut kami,
00:52:21hubungi nomor di kartu ini.
00:52:22Pengacara kami akan langsung menghubungimu.
00:52:28Mama, siapa sih nenek aneh itu?
00:52:32Kiano,
00:52:34sekolah dulu ya.
00:52:35Mama jemput yang paling cepat, oke?
00:52:37Oke.
00:52:38Jalan, Pak.
00:52:40Kamu!
00:52:43Berhenti!
00:52:44Berhenti!
00:52:48Dah, Bu Guru.
00:52:50Dah, sampai besok.
00:52:52Eh, biasanya Mama Kiano jemput cepat, kan?
00:52:55Kenapa belum datang?
00:53:03Oh, baiklah.
00:53:05Kiano, Mama ada masalah di jalan.
00:53:08Kita tunggu sebentar di sini, ya.
00:53:10Hmm, Kiano akan menunggu di sini.
00:53:12Tempunya aku.
00:53:13Bagus, pintar sekali.
00:53:14Tidak menengahku.
00:53:15Sana pergi.
00:53:16Eh, anak-anak jangan berkelahi.
00:53:18Bu Guru.
00:53:19Kiano.
00:53:22Eh, kenapa nenek aneh ini ada di sini?
00:53:25Kiano sayang,
00:53:27ibumu menyuruhku menjemputmu.
00:53:29Dia menyuruhku mengajakmu.
00:53:32Nggak mau.
00:53:33Aku mau tunggu ibu di sini.
00:53:36Bawa dia.
00:53:41Lepaskan aku!
00:53:43Lepaskan aku!
00:53:44Kamu orang jahat!
00:53:50Mobilnya kenapa?
00:53:52Sudah diperiksa, belum ketemu masalahnya.
00:53:54Sepertinya pipa cairan pendingin.
00:53:57Harus diperiksa di bengkar resmi.
00:53:59Saya panggilkan mobil lain untuk mengantar.
00:54:01Nggak usah.
00:54:02Naik taksis aja.
00:54:06Guru Kiano?
00:54:11Gawat, Mama Kiano.
00:54:12Kiano hilang!
00:54:13Apa?
00:54:18Kita mau kemana?
00:54:23Nanti juga kamu tahu.
00:54:25Kamu pasti pernah ke sana.
00:54:35Ibu sudah terima lokasiku.
00:54:37Sebentar lagi sampai.
00:54:39Kiano nggak takut.
00:54:40Rencana jahat ini nggak akan berhasil.
00:54:46Kenapa Leon belum datang?
00:54:49Orang-orang siap?
00:54:51Semuanya sudah siap.
00:54:53Tinggal menunggu perintahnya.
00:55:02Ini lokasi yang dikirim Kiano.
00:55:05Sementara dia aman.
00:55:11Saya sudah tahu lokasi Kiano.
00:55:13Langsung bawa orang ya.
00:55:14Siap.
00:55:20Ini lokasinya.
00:55:22Cepat.
00:55:23Beraninya menyentuh anakku.
00:55:25Sudah bosan hidup.
00:55:29Turun!
00:55:31Jangan bergerak!
00:55:32Sini!
00:55:32Sudah sampai.
00:55:34Di sini tempatnya.
00:55:40Kenapa ke sini?
00:55:44Lepaskan aku!
00:55:48Ibu pernah membawaku ke sini menjenguk nenek.
00:55:51Untuk apa membawaku ke sini?
00:55:53Awas ya!
00:55:54Menculik anak itu melanggar hukum.
00:55:58Tenang saja.
00:56:00Aku membawamu menjenguk nenekmu.
00:56:03Menyalakan dupa untuknya.
00:56:05Mana mungkin sebaik itu?
00:56:08Aku gak percaya nenek pasti orang jahat.
00:56:11Diam kamu!
00:56:12Berisik!
00:56:14Bekap mulutnya.
00:56:15Baik.
00:56:16Diam!
00:56:18Jalan!
00:56:23Kakak.
00:56:25Gak disangka ya?
00:56:27Kita bertemu secepat ini.
00:56:30Hari ini kau ajak cucu kesayanganmu.
00:56:33Cucu yang paling berharga.
00:56:36Keanu, gini.
00:56:37Bersujud pada nenekmu.
00:56:39Aku gak mau.
00:56:41Sialan.
00:56:42Sama saja dengan Safira.
00:56:44Sama-sama merepotkan.
00:56:45Seret dia ke sini.
00:56:46Sujud!
00:56:47Paksa dia!
00:56:48Beraninya merundungku di depan nenekku!
00:56:51Nenekku akan membalasmu!
00:56:58Nenekmu itu gak berguna.
00:57:00Jangankan aku merundungmu.
00:57:02Bahkan kalau kugali kuburnya, apa yang bisa dia lakukan?
00:57:06Waktu hidup gak bisa jaga suami.
00:57:08Mati pun tetap gak berguna.
00:57:12Jangan berani menghina nenekku!
00:57:17Ayo sujud sampai aku merasa puas.
00:57:20Lalu,
00:57:22akanku pindah nenek ini ke tempat yang lain.
00:57:25Akanku buat putrinya gak akan menemukan ibunya seumur hidup.
00:57:30Cepat sujud!
00:57:31Tahan dia!
00:57:32Sujud!
00:57:33Pasti mau digaji gak?
00:57:35Berlejut!
00:57:36Berlejut!
00:57:42Papa, mama, kenapa belum datang?
00:57:45Orang jahat ini merundung kami.
00:57:47Kami sudah gak kuat lagi.
00:58:04Kiano!
00:58:07Aku mau sujud pada nenekku, tapi bukan karena dipaksa orang.
00:58:12Baiklah.
00:58:14Berani juga ya?
00:58:16Bagaimana kalau makam nenekmu ku bongkar?
00:58:20Hah?
00:58:21Sabaranku sudah habis.
00:58:24Putuskan!
00:58:26Sujud atau enggak?
00:58:27Sujud atau enggak?
00:58:29Baik.
00:58:30Sepertinya,
00:58:31harga dirimu
00:58:33lebih penting daripada nenekmu.
00:58:35Jangan sentuh nenekku!
00:58:40Dasar bocanaka!
00:58:41Biar ku beri pelajaran ya!
00:58:44Kiano!
00:58:46Mama!
00:58:53Binatang!
00:59:01Mama takut.
00:59:06Mama takut.
00:59:08Mama, jangan takut lagi.
00:59:10Yano gak apa-apa.
00:59:15Pintar dan berani.
00:59:17Anak papa.
00:59:19Bagaimana kalian tahu kami di sini?
00:59:22Aku dong mengirim pesan ke mama.
00:59:24Gak tahu, kan?
00:59:31Maaf, bos.
00:59:32Nyonya.
00:59:33Kami telat.
00:59:34Tangkap mereka.
00:59:35Lalu bawa ke kantor polisi
00:59:37untuk diproses.
00:59:39Tunggu.
00:59:41Melihatmu peduli pada ibu.
00:59:43Di depan batu nisannya,
00:59:45sujud dan minta maaflah.
00:59:48Lakukan.
00:59:49Pergi sana!
00:59:50Pergi sana!
00:59:53Lepaskan!
00:59:54Zafira!
00:59:55Suruh orangmu melepaskan aku!
00:59:57Kalau enggak,
00:59:58enggak akan kumaafkan!
01:00:00Kamu sudah kalah.
01:00:02Berani mengancam.
01:00:04Bajingan!
01:00:05Sama dengan ibumu!
01:00:07Sama-sama sampah!
01:00:10Kalau bukan karena kamu,
01:00:12ibuku enggak akan mati.
01:00:14Beraninya kamu menyandar cucunya
01:00:16dan berulah di depannya.
01:00:18Sama-sama
01:00:19akan kulaporkan
01:00:21atas pengadiayaan lansia!
01:00:23Siapa bisa buktikan
01:00:24lukamu karena aku?
01:00:26Kamu.
01:00:33Laptangan.
01:00:35Kotor.
01:00:36Makasih, sayang.
01:00:46Bu.
01:00:47Maaf ya.
01:00:49Maaf mengganggu ibu.
01:00:51Lain kali kesini lagi.
01:00:55Ayo.
01:01:01Bawa dia.
01:01:03Lepaskan aku!
01:01:04Lepaskan aku!
01:01:06Lepaskan aku!
01:01:07Diam!
01:01:07Lepaskan aku!
01:01:10Lepaskan aku!
01:01:11Aku bicara padamu!
01:01:13Kamu dengar!
01:01:14Kenapa menahanku?
01:01:16Harusnya dia yang ditangkap.
01:01:18Perempuan itu!
01:01:21Kamu.
01:01:22Dia menyiksaku.
01:01:23Menyakiti orang tua.
01:01:25Kalian tahu enggak?
01:01:26Harusnya tangkap dia.
01:01:27Lihatlah.
01:01:29Aku luka di seluruh badan.
01:01:31Semua perbuatannya.
01:01:33Pak polisi!
01:01:34Nenek jahat itu bohong!
01:01:38Boca sialan!
01:01:39Tunggu saja.
01:01:40Ku habisi kamu!
01:01:43Pak polisi.
01:01:44Wanita ini menculik anak saya dari TK.
01:01:47Lalu membawanya ke makam ibu.
01:01:49Memaksanya.
01:01:50Ini memberikan dampak sikis yang buruk.
01:01:53Baik.
01:01:54Terima kasih atas kerjasamanya.
01:01:57Pak polisi.
01:01:58Hei!
01:01:59Kalian ini buta atau tuli ya?
01:02:02Hah?
01:02:02Sudah kubilang lepaskan!
01:02:04Kalian dengar tidak?
01:02:05Hah?
01:02:06Apa kalian tahu siapa putraku?
01:02:08Begitu dia datang.
01:02:10Kalian akan tanggung sendiri akibatnya!
01:02:13Hah?
01:02:13Sudah menculik anak?
01:02:15Mengancam polisi?
01:02:16Mau diperberat?
01:02:24Aku nggak menculik anak itu.
01:02:26Aku cuma ingin
01:02:27membawanya ke makam neneknya
01:02:29untuk bersujud.
01:02:30Apa itu salah?
01:02:31Pak polisi!
01:02:33Hah?
01:02:34Damon!
01:02:35Cepat-cepat!
01:02:35Cepat minta mereka melepaskan ini!
01:02:37Nyanya?
01:02:38Lihat mereka semua!
01:02:39Yang katanya pelayan rakyat!
01:02:41Palah menindas ibu seperti ini!
01:02:43Bela ibu!
01:02:44Biar ibu!
01:02:45Hah!
01:02:45Hei!
01:02:47Bu!
01:02:48Soal ibu dan Pak Mansi,
01:02:50aku pura-pura nggak tahu.
01:02:51Ibu Safira mati
01:02:53karena ibu mendesak.
01:02:55Sekarang ibu malah menculik cucunya.
01:02:57Apa ibu ingin aku mati?
01:02:58Ibu lakukan demi kebaikanmu.
01:03:00Ibu bukan menculik.
01:03:02Cuma ingin memberi pelajaran.
01:03:04Tapi mereka mau ibu...
01:03:06Pak Damon,
01:03:08masalah ini nggak kami biarkan.
01:03:10Kata Bos Leon,
01:03:11yang mengancam keselamatan Nyonya dan Tuhan Muda.
01:03:14Nggak boleh berjalan bebas di kota Hai.
01:03:18Beraninya mengancamku.
01:03:19Memangnya.
01:03:21Kamu mau membunuhku?
01:03:22Hah?
01:03:23Keluarga Cita hukum.
01:03:25Kalau nggak,
01:03:26apa kamu pikir masih bisa duduk dengan aman?
01:03:28Kalian pikir kalian siapa?
01:03:30Biar ku perkenalkan.
01:03:32Beliau ini,
01:03:33istri orang terkaya di kota Hai.
01:03:35Istri Pak Leon.
01:03:37Apa?
01:03:41Orang terkaya di kota Hai?
01:03:43Hahaha!
01:03:44Wanita murahan yang anakku sudah bosan.
01:03:47Mana mungkin istri orang terkaya?
01:03:49Sudah, Bu!
01:03:52Maaf,
01:03:54hukuman ibu saya berapa lama?
01:03:56Tergantung keputusan pengadilan.
01:04:00Bu,
01:04:02maaf aku terlambat.
01:04:03Kenapa terluka?
01:04:05Arin,
01:04:06Damon.
01:04:07Damon nggak menganggap aku ibunya lagi.
01:04:10Damon nggak mengakuiku lagi.
01:04:13Bu,
01:04:14mana mungkin ibu bukan cuma ibunya Damon,
01:04:18tapi juga nenek bagi anaknya.
01:04:20Anak?
01:04:23Maksudmu kamu...
01:04:26Kamu hamil ya?
01:04:28Baru ketahuan tadi pagi.
01:04:29aku belum sempat cerita.
01:04:36Bagus,
01:04:37Damon!
01:04:38Damon!
01:04:39Apa kamu dengar?
01:04:40Arini hamil!
01:04:41Damon!
01:04:42Damon!
01:04:43Apa kamu dengar?
01:04:44Arini hamil!
01:04:45Bu,
01:04:45ini kantor polisi,
01:04:46bukan pasar.
01:04:47Jangan berisik!
01:04:49Pak polisi,
01:04:50kalau nggak ada lagi,
01:04:51saya pergi.
01:04:53Baik,
01:04:54silakan ditanda tangani dulu.
01:04:56Ini.
01:04:57Bu,
01:04:58jangan bicara dulu ya,
01:05:00biar Damon tangani masalah ini.
01:05:03Nggak perlu ditangani.
01:05:05Dulu,
01:05:06Safira dipenjara satu tahun
01:05:07karena kalian.
01:05:08Ini karma.
01:05:09Aku nggak mungkin
01:05:10mempertaruhkan masa depan.
01:05:12Jaga diri baik-baik.
01:05:14Damon!
01:05:16Damon!
01:05:17Apa kamu mau jadi anak nurhaka?
01:05:20Damon!
01:05:24Damon!
01:05:26Kembali kamu, Damon!
01:05:27Safira.
01:05:31Jangan mendekati ibu ku!
01:05:34Nggak apa-apa, Kiano.
01:05:36Nggak apa-apa.
01:05:37Safira,
01:05:38ibu ku wanita desa
01:05:39yang kurang wawasannya.
01:05:41Aku minta maaf atas namanya.
01:05:43Silakan tempuh jalur hukum
01:05:45yang kamu perlukan.
01:05:46Aku nggak akan menghalanginya.
01:05:48Aku mau yang sudah menyakitimu.
01:05:49Dapat balasannya.
01:05:51Besok aku ceraikan hari ini.
01:05:52Anak itu
01:05:53nggak boleh lahir.
01:05:55Itu urusan keluargamu.
01:05:57Jangan lupa,
01:05:58yang menyakiti itu
01:06:01kamu juga.
01:06:03Aku tahu.
01:06:05Aku cuma
01:06:06menghukum diriku sendiri.
01:06:08Melihatmu bahagia,
01:06:09aku merasa senang.
01:06:11Kita sudah nggak kenal.
01:06:13Nggak usah
01:06:14pura-pura menyesal
01:06:15dan menderita
01:06:16demi cinta.
01:06:17Nggak ada yang peduli itu.
01:06:20Kiano,
01:06:21ayo pergi.
01:06:24Safira.
01:06:26Safira.
01:06:34Terdakwa ratna
01:06:35dengan tuntutan
01:06:36penipuan dan tipu muslihat
01:06:38menculik anak
01:06:39di bawah umur
01:06:40dari walinya.
01:06:41Tindakan penculikan tersebut
01:06:43terbukti kuat.
01:06:45Dakwaan penuntut umum
01:06:46dinyatakan sah.
01:06:47Mengingat terdakwa
01:06:48punya motif yang buruk
01:06:50dan tidak ada penyesalan
01:06:52sama sekali.
01:06:53Keamanan anak
01:06:55menjadi terancam.
01:06:56Berdasarkan
01:06:57KUHP
01:06:58Pasal 262
01:07:00memutuskan bahwa
01:07:01terdakwa ratna
01:07:03bersalah menculik
01:07:04anak
01:07:05dijatuhi hukuman penjara
01:07:06tiga tahun.
01:07:09Pak Hakim,
01:07:11yang mulia,
01:07:12ibu mertuaku sudah tua.
01:07:14Kesehatannya buruk.
01:07:15Dia cuma sedang hilaf
01:07:16dan
01:07:17aku sedang hamil.
01:07:19Mungkin kata-kataku
01:07:20menyinggungnya.
01:07:21Mohon hanya demi
01:07:23niat,
01:07:24niat tulusnya.
01:07:26Damun,
01:07:27katakan sesuatu.
01:07:28Bantu ibu bicara.
01:07:30Damun.
01:07:33Permohonan keringanan.
01:07:35Pengadilan telah mendengar,
01:07:36tapi hukum
01:07:37tidak pandang bulu.
01:07:38Fakta kejahatan
01:07:39terdakwa sudah jelas.
01:07:40Bukti-bukti kuat
01:07:42harus dihukum
01:07:42sesuai hukum.
01:07:43Sidang ditunda.
01:07:52Arini,
01:07:54Damun,
01:07:56bantu ibu.
01:07:57Ibu lakukan ini
01:07:58demi kamu, Damun.
01:08:00Demi keluarga kita.
01:08:02Gara-gara ibu,
01:08:04semua salah ibu.
01:08:06Apa katamu?
01:08:07Kamu menyalahkanku.
01:08:09Benar, kan?
01:08:13Kalau bukan karena ibu
01:08:15dulu gak malu
01:08:16tidur dengan
01:08:16ayah Safira,
01:08:17mana mungkin
01:08:18kami jadi
01:08:19seperti ini?
01:08:22Dasar anak durhaka!
01:08:27Hei,
01:08:28Bu!
01:08:36Damun,
01:08:37apa yang harus kita lakukan?
01:08:39Ibu difonis tiga tahun.
01:08:41Kita harus cari
01:08:41cara banding.
01:08:42Jangan diam saja.
01:08:44Damun!
01:08:54Damun,
01:08:55kita mau pulang ya?
01:09:02Damun,
01:09:03ini bukan jalan pulang.
01:09:05Kita ke mana?
01:09:06Bicaralah, Damun.
01:09:20Damun,
01:09:21tempat apa ini?
01:09:24Damun,
01:09:26tempat apa ini?
01:09:27Untuk apa kesini?
01:09:28Lepaskan aku!
01:09:29Lepaskan!
01:09:30Lepaskan aku!
01:09:32Ini dia.
01:09:34Bereskan.
01:09:35Jangan begini.
01:09:37Aku mengandung anakmu.
01:09:38Darah dagingmu!
01:09:40Lepaskan!
01:09:41Lepaskan!
01:09:43Damun!
01:09:44Damun!
01:09:45Aku memang salah.
01:09:47Aku menyesal.
01:09:48Akanku turuti semua maumu.
01:09:50Jangan sakiti anak kita.
01:09:52Aku mohon.
01:09:53Aku salah.
01:09:54Aku menyesal.
01:09:56Kamu akan mati pengendaskan, Damun.
01:09:59Lepaskan!
01:10:00Jangan apa-apa kan anakku.
01:10:01Lepaskan!
01:10:03Lepaskan!
01:10:09Padamun,
01:10:10akhirnya datang.
01:10:12Sejak kemarin,
01:10:13ada tujuh surat pemutusan kontrak.
01:10:16Termasuk,
01:10:17mitra kerja,
01:10:18lima tahun kita,
01:10:19Ciming Teknologi.
01:10:21Selain itu,
01:10:23pihak bank,
01:10:23menelepon.
01:10:24Pinjaman kuartal depan kita
01:10:26ditolak.
01:10:27Aliran dana kita
01:10:28benar-benar putus.
01:10:30Bagian keuangan menghitung
01:10:32dana likuid perusahaan dan aset
01:10:34sulit menutupi kerugian.
01:10:36Kecuali,
01:10:37kita segera menjual properti
01:10:39dan mencairkan saham.
01:10:42Kalau tidak,
01:10:42perusahaan harus dilikudasi.
01:10:45Keluar!
01:10:48Keluar dari sini!
01:11:06Bibi,
01:11:08bukan.
01:11:10Ibu,
01:11:12maafkan aku.
01:11:13Aku salah.
01:11:15Aku sungguh bersalah.
01:11:17Bersalah pada Safira.
01:11:19Orang sepertiku
01:11:22pantas ditinggalkan
01:11:23semua orang.
01:11:24Pantas kehilangan.
01:11:30Maafkan aku.
01:11:33Maafkan aku.
01:11:38Maafkan aku.
01:11:41Aku.
01:11:43Aku.
01:11:50Maafkan aku.
01:12:16Maafkan.
01:12:24Istirahatlah.
01:12:26Matamu lelah.
01:12:31Nyonya.
01:12:32Ada surat
01:12:34dari Pak Damon.
01:12:48Nolibaca.
01:12:52Nolibaca.
01:12:57Nolibaca.
01:13:06Dilupa.
01:13:08Baah.
01:13:10Hehehe.
01:13:12Hehehe.
01:13:13Hehehe.
01:13:16Hehehe.
01:13:16Hehehe.
01:13:19Mas, mbak.
01:13:21Mau beli lukisan?
01:13:22Aku lulusan Akademi Seni.
01:13:24Nah, ini suamiku
01:13:27Suamiku mencintaiku
01:13:29Kami juga punya anak yang lucu
01:13:33Namanya...
01:13:34Ayo pergi
01:13:37Namanya...
01:13:40Halo mas, mbak
01:13:42Mau beli lukisan?
01:13:44Aku lulusan Akademi Seni
01:13:50Sayang, anak kalian lucu sekali
01:13:52Aku juga punya bayi
01:13:54Suamiku cinta sekali
01:13:56Tapi dia agak sibuk
01:13:58Tapi begitu ada waktu dia...
01:14:05Lukisanku...
01:14:06Lukisanku akan dipamerkan
01:14:08Jangan sampai kotor
01:14:17Mama, tante itu bicaranya aneh sekali
01:14:20Kayaknya aku kenal
01:14:22Mama kenal dia
01:14:24Gak kenal
01:14:26Mama, aku mau manisan buah
01:14:28Oke
01:14:29Ini uangnya, beli sendiri ya
01:14:32Oke
01:14:33Sana, awas pelan-pelan
01:14:38Leon
01:14:41Makasih ya
01:14:43Makasih sudah membuatku mengerti cinta sejati
01:14:47Kamu pantas menerimanya
01:14:56Mama, lihat
01:14:58Mama, lihat
01:14:59Mama, lihat
Yorumlar