00:00Spin it again.
00:30PKI Baru, udahlah.
00:31Pelakuan Anda itu sejalan dan mendukung
00:33demi dan untuk kepentingan.
00:34PKI Baru, siapa?
00:35Jokowi ujung tombaknya.
00:37Jadi, perusahaan apa?
00:38Jokowi itu PKI Baru, sudah selesai kok.
00:40Tukang bohong.
00:42AKN.
00:42Urusan apa?
00:43Gibran di pasar sana.
00:44Urusan apa?
00:45Siapa?
00:45SMP ya gagal lulus, langak, longong, ngangak gitu.
00:49Ke Singapura, matanya itu mata orang kena renak koba gitu.
00:52Jadi, udahlah ya.
00:54SMP juga gak lulus.
00:55Bapaknya pun ngaku kuliah di UBM dari mana?
00:58Ada videonya,
01:00eh, IPK saya di bawah 2.
01:02Dia gak tahu.
01:03Kalau IPK di bawah 2,
01:04lu gak bisa kuliah.
01:05Deo karena dia tidak kuliah, gak ngerti.
01:07Kalau IPK di bawah 2 itu,
01:09tidak boleh kuliah.
01:10Lihat Deo.
01:11Udah lah, saya kenal dia.
01:13Dia lihai, ngomong.
01:14Walaupun ya tukang bohongnya sangat.
01:17Dia bukan berbohong.
01:18Dia tukang bohong.
01:19Kalau tukang itu otaknya udah aturinnya bohong.
01:22Dan ngebohong itu bukan sesuatu yang memalukan
01:24atau dibalik.
01:26Jujur itu tidak penting.
01:27Jadi, simple.
01:28Nggak dipin orang apa itu.
01:30Pakai analis itu.
01:30Udah lah, getok kepalanya baru kelar.
01:32Gimana tanggapan soal rela gama kemarin?
01:34Tidak ditemui, katanya oleh Profesor Ova Emilia.
01:37Oh iyalah, oleh Ova Emilia dikendalikan.
01:39Bagaimana?
01:39Siapa yang ngelai praktik, no?
01:41Ya, perhatian udah saya naik.
01:43Tangan-tangan ini Jokowi.
01:44Yang ngatur Jokowi masuk UGM,
01:46kebukan praktik, no?
01:46Siapa?
01:47Doktor tuh.
01:48Waduh, Profesor, dokter, man.
01:49Udah.
01:50Jenjang apa ya?
01:52Titel akademis,
01:54itu gak ada urusan dan kelakuan orang.
01:56Kemampuan akademis itu urusannya kecerdasan intelektual.
01:59Kelakuan orang itu bukan cuma kecerdasan intelektual.
02:02Risetnya bilang kecerdasan intelektual,
02:05ayo kontribusinya terhadap kelakuan orang maksimal 20%.
02:08Jadi yang menentukan siapa?
02:10Kecerdasan spiritual.
02:11Jadi kalau S.U. nya Jokowi, ya itu praktik, no?
02:14Itu Jokowi.
02:15Kalau pendapat soal Profesor Natu lagi, Pak?
02:17Profesor Pak Iman Raharjo?
02:19Cek aja lah, Profesor dari mana Pak Iman Jokowi.
02:22Pada ributin titel, kenapa sih embel-embel?
02:25Kelakuan lu bukan dari titel.
02:26Pak Arto gak ada titel.
02:27Bukannya cuma insinyur doang.
02:29Jadi berlindung.
02:30Orang yang berlindung sibuk dengan titel,
02:32ada orang yang tidak punya kemampuan,
02:33dia berlindung dibalik itu.
02:35Karena dia kalau punya titel, langsung jago.
02:37Lalu ditanya, kenapa?
02:39Jawabannya gampang.
02:39Prat.
02:40Aduh gitu aja.
Komentar