Tantangan Cinta dalam Ingatan Baru adalah drama romantis emosional yang mengisahkan perjuangan cinta ketika kenangan lama menghilang dan kehidupan harus dimulai kembali dari awal. Di tengah ingatan baru, rahasia masa lalu, dan perasaan yang perlahan tumbuh kembali, cinta diuji oleh waktu dan takdir. Film ini menyentuh hati dengan kisah tentang kesetiaan, harapan, dan kekuatan cinta sejati, kini hadir dalam versi sulih suara.
#tantangancinta #ingatansbaru #dramaremaja #filmromantis #cintasejati #dramapercintaan #filmsulihsuara #kisahcinta #filmemotional #dramapsikologis
#tantangancinta #ingatansbaru #dramaremaja #filmromantis #cintasejati #dramapercintaan #filmsulihsuara #kisahcinta #filmemotional #dramapsikologis
Category
š„
Short filmTranscript
00:00:00I'm sorry, I'm sorry.
00:00:30Jika aku berbohong padamu, aku akan ditabrak.
00:00:32Hei, cukup-cukup.
00:00:33Jangan mengatakan ucapan yang jelek lagi.
00:00:35Kali ini kamu sudah membuat aku shock, tahu?
00:00:38Hah, kamu benar-benar lupa ingatan.
00:00:41Dan malah sekarang melupakan kakakku seorang diri.
00:00:44Jadi, apa yang terjadi di antara kami?
00:00:47Dulu, kamu mengunjungi rumahku saat bertemu dengan kakakku.
00:00:51Kamu langsung jatuh cinta pada pandangan pertama.
00:00:53Kamu mengejarnya selama tujuh tahun.
00:00:55Cintamu sedalam lautan.
00:00:57Janji sehidup semati hingga kiamat.
00:01:00Cukup-cukup.
00:01:01Kalau begitu, sekarang dia adalah pacarku.
00:01:06Bukan.
00:01:08Kakakku sangat cuek padamu.
00:01:10Di hatinya, hanya ada mantan pacarnya, Yansen Tenandi.
00:01:13Sejak putus padanya, kakakku selalu mabuk setiap hari.
00:01:17Hingga masuk rumah sakit.
00:01:18Nyawanya hampir terancam.
00:01:20Dia mengalami patah hati selama bertahun-tahun.
00:01:23Kecelakaan ini juga terjadi gara-gara dia pergi menjemput tantang pacarnya itu.
00:01:27Lalu dia meninggalkanmu di jalan tol sendirian.
00:01:29Makanya kamu bisa ditabrak, kamu.
00:01:32Bulan.
00:01:34Bulan.
00:01:35Kamu tegas sekali.
00:01:37Apa sebenarnya salahku?
00:01:38Bulan.
00:01:39Bulan.
00:01:40Dona Bulan, apa kita nggak perlu menunggu padar?
00:01:42Bulan.
00:01:42Jika Yansen melihatnya, pasti nggak senang.
00:01:44Bulan.
00:01:44Bulan.
00:01:45Apa salahku?
00:01:46Aku akan berbaiki.
00:01:47Bulan.
00:01:48Bulan.
00:01:49Jalan saja.
00:01:50Baik.
00:01:51Bulan.
00:01:52Bulan.
00:01:56Bulan.
00:02:05Nggak.
00:02:07Kalau begitu berarti kakakmu cuek kepadaku, juga menyukai orang lain, dan menyakitiku demi dia.
00:02:13Jadi apa yang aku sukai darinya?
00:02:15Jangan-jangan kamu menipuku.
00:02:16Hah?
00:02:17Aku jadi anjing penjilatnya.
00:02:20Aku menipumu.
00:02:21Kak Dharma, semua orang juga tahu kamu itu cinta mati kepada kakakku.
00:02:27Ya benar saja.
00:02:2815 Juli adalah ulang tahun kakakku.
00:02:34Hmm?
00:02:46Bagaimana?
00:02:47Apa sekarang sudah ingat?
00:02:54Enggak.
00:02:55Tapi sekarang aku percaya pada omonganmu.
00:02:58Kakakmu...
00:02:59Memang tipe yang aku sukai.
00:03:04Hari Valentine ke-7, aku menghabiskan setengah bulan untuk latihan menyatakan cinta padanya.
00:03:09Paling pada akhirnya cintaku akan ditolak.
00:03:11Bulan, kamu bilang kita nggak akan mungkin bersama.
00:03:14Tapi aku tetap nggak bisa melupakanmu.
00:03:16Bulan, kita sudah berkenalan selama 7 tahun.
00:03:21Bersedia menerima cintaku?
00:03:26Nggak mau.
00:03:27Darman, apa kita nggak berteman saja?
00:03:30Kenapa kamu selalu begini?
00:03:31Hari ini kamu mabuk lagi.
00:03:36Kamu mengira aku adalah dia.
00:03:37Dan memanggil namanya ratusan kali.
00:03:40Kamu bilang nggak bisa melupakannya.
00:03:42Meskipun kamu tahu nggak ada balasan.
00:03:43Jansen.
00:03:44Kamu tetap saja rela menunggu dia.
00:03:47Aku sangat merindukanmu.
00:03:48Saat ini, aku merasa nasib kita sama.
00:03:52Sama-sama menyedihkan.
00:03:57Kak Darman, Kak Darman.
00:03:59Kamu nggak apa-apa kan?
00:04:01Nggak apa-apa.
00:04:02Meskipun sekarang aku sudah nggak ingat apa-apa lagi.
00:04:05Tapi jika membaca catatan ini,
00:04:08aku tetap merasa sakit hati.
00:04:10Jadi, bagaimana selanjutnya?
00:04:12Apa ingin melanjutkan pengobatan?
00:04:14Oh iya, pamanku adalah psikiater hebat.
00:04:17Dia bisa...
00:04:18Sudahlah.
00:04:19Meskipun aku lupa ingatan,
00:04:21tapi aku dapat merasakan.
00:04:24Dulu saat aku menyukai kakakmu,
00:04:27aku begitu menderita.
00:04:29Karena sekarang sudah melupakannya.
00:04:32Aku rasa ini adalah hal baik.
00:04:36Hei!
00:04:42Halo, ibu.
00:04:45Oh, oke.
00:04:47Kak Darman,
00:04:48aku hantar kamu kembali ya.
00:04:50Nggak perlu.
00:04:51Kamu pergi saja.
00:04:53Aku di sini dulu.
00:04:54Aku pergi dulu ya.
00:04:54Jangan dirimu baik-baik.
00:04:57Oke.
00:04:57Nanti aku datang menjungguk lagi.
00:05:03Halo, ibu.
00:05:05Darman.
00:05:06Bukankah ibu pernah bilang
00:05:08bahwa waktu kecil kamu pernah dijodohkan?
00:05:11Perjodohan ini sudah tertunda sejak lama.
00:05:13Apa kamu sudah pertimbangkan?
00:05:15Aduh.
00:05:16Mana mungkin
00:05:17dia menyetujuinya.
00:05:19Oke.
00:05:20Ibu,
00:05:21setelah aku selesai mengurus masalahku,
00:05:23aku akan pulang untuk menikah.
00:05:24Apa katamu?
00:05:28Kamu sudah nggak suka kakak sahabatmu lagi?
00:05:30Ah, dasar bocah tengih.
00:05:32Dulu demi mengejarnya,
00:05:33kamu bersikeras menetap di Johan
00:05:34dan nggak mau kembali ke Lumas.
00:05:36Kamu sudah mengejarnya begitu lama.
00:05:37Apa sekarang pikiranmu sudah terbuka?
00:05:39Sekarang aku sudah nggak suka dia.
00:05:41Kedepannya,
00:05:43aku juga nggak akan suka dia lagi.
00:05:45Darman,
00:05:46apa katamu?
00:05:55Wulan?
00:05:56Kenapa kamu ada di sini?
00:05:58Kamu bahkan kejar aku sampai rumah sakit.
00:05:59Jika kamu mencari tahu keberadaanku
00:06:01melalui adikku lagi,
00:06:02aku bisa saja melaporkanmu.
00:06:03Kamu salah paham.
00:06:06Aku nggak mengikuti kamu.
00:06:07Aku mengalami kecelakaan di jalan tol.
00:06:10Sekarang lagi nyerawat di rumah sakit.
00:06:11Kenapa?
00:06:12Kamu salahin aku
00:06:13karena tinggalin kamu di jalan tol.
00:06:15Wulan.
00:06:21Janssen,
00:06:22demamu baru turun.
00:06:23Aku menyuruhmu beristirahat.
00:06:25Kenapa kamu keluar?
00:06:27Bosan di kamar.
00:06:28Aku keluar untuk menghirup udara.
00:06:29Wulan.
00:06:31Dia...
00:06:32Dia adalah sahabat tadiku.
00:06:34Seorang perancang di perusahaan,
00:06:36Darman Susilo.
00:06:37Aku nggak begitu kenal.
00:06:40Pak Darman,
00:06:41salam kenal.
00:06:42Nama ku Yanssen Tenandi.
00:06:47Pak Darman,
00:06:49kepalamu diperban seperti itu
00:06:50apa kamu mengalami kecelakaan?
00:06:51Aku mengalami kecelakaan kecil.
00:06:56Sedikit kegaraan otak.
00:06:58Jadi aku...
00:06:58Pasien Darman Susilo,
00:06:59kabar 1124.
00:07:00Sudah harus diperiksa dokter.
00:07:01Ya.
00:07:03Maaf ya.
00:07:04Aku harus kembali diperiksa.
00:07:06Nggak apa-apa.
00:07:11Dulu setiap kali bertemu aku,
00:07:13bukankah dia selalu mengejarku?
00:07:16Hari ini dia malah pergi begitu saja.
00:07:25Pak Darman?
00:07:28Kebetulan sekali.
00:07:30Halo.
00:07:31Wulan baru saja menerima telpon,
00:07:33jadi pergi sebentar.
00:07:34Aku bosan sekali.
00:07:35Gimana kalau kita ngobrol saja?
00:07:38Boleh.
00:07:40Karena kamu adalah temannya Sovan,
00:07:42juga sudah bekerja bersama Wulan selama ini.
00:07:45Ada hal yang ingin ku tanyakan padamu.
00:07:47Hal apa itu?
00:07:49Dengar-dengar ada seorang cowok
00:07:51yang mengejar Wulan selama 7 tahun
00:07:52tanpa putus asa.
00:07:53Apa kamu tahu siapa cowok itu?
00:07:55Apa respon Wulan terhadapnya?
00:08:00Aku nggak tahu.
00:08:01Tapi meskipun cowok itu
00:08:03sudah mengejarnya selama 7 tahun,
00:08:05di hatinya hanya ada dirimu.
00:08:07Dengan begitu,
00:08:09kamu lah yang terpenting baginya.
00:08:11Yang lain nggak penting.
00:08:14Kamu tahu ceritaku sama dia?
00:08:16Dia sering cerita tentang aku padamu.
00:08:19Kecelakaan itu terjadi
00:08:20gara-gara dia pergi menjemput mantan pacarnya.
00:08:24Wulan! Wulan!
00:08:25Kamu tiga sekali!
00:08:27Apa sebenarnya salahku?
00:08:28Wulan!
00:08:29Benar.
00:08:32Dia sangat mencintainmu.
00:08:33Aku pacaran 4 tahun sama dia.
00:08:35Semua orang mengira
00:08:36aku adalah cinta sejatinya.
00:08:39Setelah putus,
00:08:40aku tahu dia nggak bisa lupain aku.
00:08:43Makanya aku pulang.
00:08:45Sewaktu tiba,
00:08:47sebenarnya aku sedikit khawatir.
00:08:49Tapi saat menerjang hujan
00:08:50dan menjeputku di bandara,
00:08:51di saat itulah aku tahu.
00:08:53Sebenarnya semua nggak berubah.
00:08:54Dua hari ini aku masuk angin
00:08:57karena nggak biasa cuaca setempat
00:08:58dan Wulan yang merawatku.
00:09:01Aku bisa merasakan
00:09:02dia mau balikan sama aku.
00:09:04Tapi aku nggak tahu
00:09:05kenapa dia nggak ungkapin itu.
00:09:07Aku kira dia sudah jatuh cinta pada cowok itu.
00:09:09Makan aku bertanya padamu.
00:09:12Menurutku,
00:09:13jika kamu penting baginya,
00:09:17dia nggak mungkin minta balikan begitu saja.
00:09:19Dia pasti mau kasih kamu kejutan.
00:09:22Terima kasih.
00:09:23Mendengar perkataanmu,
00:09:25aku jadi merasa lebih baik.
00:09:31Wulan!
00:09:32Janssen,
00:09:33kamu di mana?
00:09:34Hah?
00:09:35Aku dan Pak Darman
00:09:36ada di tepi danau.
00:09:38Aku akan ke sana.
00:09:39Janssen!
00:09:48Janssen!
00:09:57Janssen!
00:10:05Janssen!
00:10:06Kamu sengaja mendorong Janssen ke danau.
00:10:08Kamu nggak berniat menolongnya
00:10:10dan malah kabur secara diam-diam.
00:10:14Kamu sengaja mendorong Janssen ke danau.
00:10:16Kamu nggak berniat menolongnya
00:10:17dan malah kabur secara diam-diam.
00:10:20Dia yang terjatuh sendiri.
00:10:22Aku nggak dorong dia.
00:10:23Aku juga berniat menolongnya.
00:10:25Terjatuh sendiri.
00:10:26Aku baru tinggalin dia sebentar.
00:10:29Mana mungkin Janssen jatuh sendiri
00:10:30jika bukan kamu siapa lagi?
00:10:33Darman,
00:10:34sebelumnya,
00:10:35karena kamu adalah teman Sofwan,
00:10:36aku bisa bersabar menghadapi dirimu
00:10:38yang terus mengganggu aku.
00:10:39Tapi Janssen adalah batas kesabaranku.
00:10:41Kamu malah nggak tahu diri.
00:10:43Kamu harus dapatin balasan
00:10:44atas perbuatanmu.
00:10:48Tolong!
00:10:50Tolong!
00:10:51Tolong!
00:10:53Tolong!
00:10:54Tolong!
00:10:55Tolong!
00:10:56Nggak ada yang boleh menolongnya!
00:11:02Nggak ada yang boleh menolongnya!
00:11:08Kenapa?
00:11:15Kak Darman?
00:11:16Kak Darman?
00:11:19Aku hanya pergi sebentar saja.
00:11:21Kenapa kamu bisa jatuh ke dalam danau?
00:11:23Dokter bilang,
00:11:24jika terlambat selamatkan kamu semenit saja,
00:11:26kamu mungkin nggak akan bisa sadar lagi.
00:11:28Bikin aku kaget saja.
00:11:32Aku nggak apa-apa.
00:11:35Jangan khawatir.
00:11:37Bagaimanapun juga,
00:11:39dia adalah kakakmu.
00:11:40Kak Darman,
00:11:42kamu sudah menyukainya
00:11:43selama bertahun-tahun.
00:11:46Jika itu orang lain,
00:11:48dia sudah mengusirnya sejauh mungkin.
00:11:50Tapi dia memaklumi kamu selama bertahun-tahun.
00:11:52Sebenarnya di hatinya hanya ada kamu.
00:11:55Cuma dia nggak menyadarinya.
00:11:58Kak Darman,
00:11:59apa kamu nggak mau mengingatnya kembali lagi?
00:12:04Selama ini,
00:12:06dia memaklumi aku karena
00:12:07aku adalah sahabatmu.
00:12:10Sekarang orang yang dia nantikan sudah kembali.
00:12:13Tuhan juga sudah membuatku melupakan semua hal tentang dia.
00:12:15Ini sudah saatnya.
00:12:19Aku mengakhiri cinta yang nggak berbuah ini.
00:12:23Kak Darman,
00:12:24aku sangat berharap kakakku bisa sadar dan mau pacaran sama kamu.
00:12:29Dengan begitu,
00:12:29kamu bisa jadi kakak iparku,
00:12:31dan hubungan kita bisa semakin dekat.
00:12:34Tapi,
00:12:35karena kamu sudah memilih untuk menyerah,
00:12:38aku pun nggak bisa memaksamu lagi.
00:12:40Kedepannya,
00:12:41aku nggak akan ikut campur dengan urusan kakakku
00:12:42dan mantan pacarnya lagi.
00:12:45Kalau nggak bisa,
00:12:46kita habiskan masa tua bersama saja.
00:12:47Bulan,
00:12:55bukankah kamu ingin minta maaf pada Darman?
00:12:58Kenapa nggak masuk?
00:13:00Aku rasa aku nggak perlu minta maaf.
00:13:02Meskipun bukan dia yang mendorongmu,
00:13:04tapi dia yang ajak kamu ke tepi danau.
00:13:06Dia harus mendapatkan pelajaran.
00:13:08Kak Darman,
00:13:09kamu sudah dirawat di rumah sakit cukup lama.
00:13:11Hatimu pasti penat sekali.
00:13:12Hari ini aku akan adakan pesta
00:13:14dan memanggil beberapa teman
00:13:15untuk meramaikan kepulanganmu.
00:13:17Kakak,
00:13:27kenapa kamu datang?
00:13:29Eh,
00:13:29bukankah kamu bilang semakin ramai semakin baik?
00:13:31Makanya aku ajak kak Ulan
00:13:33dan kak Yangchen.
00:13:34Bagaimana?
00:13:35Sekarang sudah ramai, kan?
00:13:37Iya,
00:13:38tapi bukan berarti.
00:13:40Sini, sini,
00:13:40ayo.
00:13:41Nggak apa-apa.
00:13:42Biarkan saja.
00:13:44Lagipula aku sudah lupa dengan masa lalu.
00:13:46Aku nggak kesedih lagi.
00:13:47Ayo, kak.
00:13:54Ayo, bersulang untuk Kak Darman.
00:13:56Kak Darman.
00:13:57Ayo.
00:13:58Aku saja.
00:14:03Keliatannya,
00:14:05melupakan hal tentang dirinya.
00:14:06Bagiku sebenarnya adalah sebuah berkah.
00:14:16Ayo, ayo, Kak Darman.
00:14:17Ayo main.
00:14:18Ayo, ayo, ayo.
00:14:19Minum.
00:14:19Aku duluan.
00:14:20Ayo.
00:14:23Ayo, ayo, ayo, ayo.
00:14:25Ayo.
00:14:2615, 15, 15, 10.
00:14:2815, 15, 10.
00:14:2915, 15, 10.
00:14:3115, 15, 10.
00:14:3315, 15, 10.
00:14:35Ayo kita main dadu.
00:14:37Minum, minum, minum.
00:14:40Dasar kamu, Pak.
00:14:41Dia benar-benar sudah melupakan aku.
00:14:47Akhirnya kamu kalah juga.
00:14:48Hukuman.
00:14:50Hukuman.
00:14:50Hukuman.
00:14:51Hukuman.
00:14:53Hukuman apa?
00:14:55Katakan.
00:14:56Jujur atau tantangan?
00:14:58Jujur saja.
00:14:59Jujur.
00:14:59Jujur.
00:15:00Jujur.
00:15:01Jujur.
00:15:02Jujur.
00:15:02Jujur.
00:15:03Jujur.
00:15:04Jujur.
00:15:05Jujur.
00:15:06Jujur.
00:15:06Jujur.
00:15:06Jujur.
00:15:06Jujur.
00:15:07Tanya saja.
00:15:08Oke.
00:15:08Coba katakan kisah cinta apa yang paling membekas di hatimu seumur hidup ini.
00:15:15Kisah cinta yang paling membekas di hatiku seumur hidupku.
00:15:19Mungkin adalah cinta pertamaku.
00:15:22Oh-oh.
00:15:24Dia adalah kakaknya sahabatku.
00:15:27Aku sepertinya jatuh cinta sama dia pada pandangan pertama.
00:15:31Suara cinta yang kutuliskan untuknya sudah bertumpuk seperti gunung.
00:15:34Diam-diam aku mengambil fotonya.
00:15:36Dan mencetaknya hingga beralbum-album.
00:15:39Semua orang tahu aku cinta mati sama dia.
00:15:43Tapi dia gak bunyi kayak aku.
00:15:45Sudah melupakan aku.
00:15:50Ternyata.
00:15:51Dia cuma lagi main tarik ulur.
00:15:54Wulan.
00:15:55Kamu dan Pak Darman.
00:15:56Aku gak ada hubungan apa-apa sama dia.
00:16:00Dari awal itu cuma perasaannya sepihak dan berpikir berlebihan.
00:16:04Ayo pergi.
00:16:04Kak Wulan.
00:16:10Kak Wulan.
00:16:12Kurang ajar.
00:16:16Hei, tunggu.
00:16:17Kak Wulan.
00:16:21Kamu jelas-jelas tahu Kak Darman adalah sahabatku.
00:16:24Kenapa kamu menghinanya di depan orang banyak?
00:16:27Dia menyukaimu selama bertahun-tahun.
00:16:29Apa kamu gak bisa bersikap baik padanya?
00:16:32Karena dia sudah tulus padamu.
00:16:34Aku sudah sabar hadapi dia tujuh tahun.
00:16:36Karena dia sahabatmu, maka aku sudah menolaknya berkali-kali.
00:16:39Apa aku masih kurang baik?
00:16:40Bagiku cara dia menyukaiku sudah sangat mengganggu.
00:16:43Kamu tenang saja.
00:16:44Mulai sekarang, dia gak akan menyukaimu lagi.
00:16:46Sejak kamu tinggalkan dia di jalan tol,
00:16:48Kak Darman mengalami kecelakaan dan kegar otak.
00:16:51Cukup.
00:16:53Karena dia adalah sahabatmu, makanya aku mengantarnya pulang.
00:16:55Kenapa aku gak boleh tinggalkan dia di tengah jalan?
00:16:58Meskipun dia kecelakaan, meskipun waktu berputar kembali seratus kali,
00:17:01aku akan tetap tinggalkan dia demi Hansen.
00:17:03Jika dia membenciku karena hal ini,
00:17:06beritahu dia.
00:17:07Jauhilah aku selamanya.
00:17:11Ayo pergi.
00:17:13Kak Wulan, kamu memang gak punya perasaan.
00:17:16Benar.
00:17:21Barang-barangku sudah dibereskan.
00:17:23Sebentar lagi aku mengundurkan diri.
00:17:38Yasmin.
00:17:39Eh, Darman.
00:17:40Bukankah kamu mengalami kecelakaan dan lagi cuti?
00:17:49Aku dengar-dengar jabatan direktur Departemen Desain sudah kosong.
00:17:52Wulan berniat menaikkan jabatanmu.
00:17:54Kenapa kamu tiba-tiba ingin berhenti kerja?
00:17:56Setelah lulus, demi bisa bertemu dengan Wulan setiap hari,
00:17:59aku bergabung dengan Departemen Desain Group Mogana.
00:18:00Selama tiga tahun ini, aku bekerja dengan baik,
00:18:04demi bisa lebih dekat dengannya.
00:18:06Tapi sekarang, aku sudah gak ingat dia lagi,
00:18:08jadi sudah lupa gimana rasa menyukainya.
00:18:11Aku sudah mau pulang.
00:18:12Kedepannya, aku mungkin akan tinggal di kampung halamanku.
00:18:15Baiklah, aku akan serahkan surat ini untuk ditandatangani Bu Wulan.
00:18:20Dengan begitu, kamu bisa pergi.
00:18:25Darman, Bu Wulan tadi kumpulkan semua pegawai Departemen Desain.
00:18:29Sepertinya mau mengumumkan direktur baru.
00:18:31Rapatnya sudah mau dimulai.
00:18:32Gimana kalau kamu ikut rapat dengan kami?
00:18:34Darman, kamu sudah ikut berpartisipasi
00:18:37dalam berbagai proyek besar desain pusat.
00:18:39Karyamu juga meraih banyak penghargaan emas.
00:18:41Seharusnya, kamu yang menjabat sebagai direktur.
00:18:44Benar, kamu begitu berprestasi.
00:18:47Bu Wulan juga sangat mengendalkanmu.
00:18:49Jika kamu yang jadi direktur baru,
00:18:51kami semua terima.
00:18:53Jika nanti sudah diumumkan,
00:18:55kamu harus menraktir kami makan ya.
00:18:57Siapapun direktur yang baru,
00:18:59itu gak penting.
00:19:00Tapi, aku harus menraktir kalian makan.
00:19:03Aku juga ingin memberitahu kalian sebuah kabar.
00:19:06Ayo, rapat dulu.
00:19:14Aku rasa kalian semua sudah mendengar kabarnya.
00:19:22Pada rapat hari ini,
00:19:24aku ingin mengumumkan direktur baru Departemen Desain.
00:19:27Apa ada yang ingin kalian ungkapkan?
00:19:28Silahkan katakan.
00:19:36Bu Wulan,
00:19:38beberapa tahun ini,
00:19:39berkat kepercayaan dari perusahaan,
00:19:41banyak proyek yang telah dipercayakan kepada aku.
00:19:42Aku dan rekan lainnya,
00:19:44juga sudah berusaha keras,
00:19:46mengesahkan dengan baik.
00:19:47Aku gak tahu siapa direktur baru yang ibu pilih.
00:19:50Tapi sebelum resmi diumumkan,
00:19:53aku ingin mengajukan...
00:19:54Mengenai calon direktur baru,
00:19:55ada banyak perancang di Departemen Desain
00:19:56yang karyanya memang kalah dari milikmu.
00:20:00Tapi kamu masih kurang pengalaman.
00:20:02Jadi aku memutuskan menunjuk seorang direktur baru
00:20:05yang kaya pengalaman
00:20:05untuk menjabat di posisi penting ini.
00:20:08Selanjutnya,
00:20:12aku perkenalkan Direktur baru Departemen Desain,
00:20:15Yanshenten Andi.
00:20:15Halo semuanya,
00:20:29nama ku Yanshenten Andi,
00:20:30lulusan S3 Universitas Desain Milano.
00:20:32Aku pernah meraih penghargaan Desain Pemuda Eropa.
00:20:35Juara dua Desain Kuyoto.
00:20:36Siapa yang gak pernah meraih penghargaan itu
00:20:37atas dasar apa di menjabat?
00:20:38Juara tiga penghargaan Desain Berpengaruh dan lain-lain.
00:20:41Masalah Direktur baru Departemen Desain,
00:20:50apa masih ada yang ingin disampaikan?
00:20:52Bulan.
00:20:53Kami semua merasa
00:20:54apa Yanshenten masih kurang pengalaman kerja
00:20:56dan masih perlu berhati selama dua tahun
00:20:58baru bisa menjabat sebagai Direktur baru.
00:21:00Jika dibandingkan,
00:21:01aku merasa
00:21:02Darman lebih cocok menjabat.
00:21:05Yanshenten lulusan dari sekolah ternama
00:21:12dan pernah meraih penghargaan internasional
00:21:13yang gak terhitung jumlahnya.
00:21:15Wawasan dan kemampuannya
00:21:16gak bisa dibandingkan dengan Darman.
00:21:19Darman memang pernah memegang beberapa proyek,
00:21:22tapi semua ini didukung fondasi kuat grup Monggana.
00:21:25Barulah dia bisa mencapai prestasi itu.
00:21:26Jika menyerahkan semuanya kepada Yanshenten,
00:21:29aku yakin
00:21:29dia bisa mendapatkan gelaih sempurna.
00:21:31Bahkan,
00:21:32lebih dari itu.
00:21:35Maka dari itu,
00:21:36hanya Yanshenten yang pantas menjabat sebagai Direktur baru.
00:21:39Gak ada yang boleh menentak.
00:21:47Bu Wulan,
00:21:49ini ada surat pengunduran diri yang perlu tanda tangan ibu.
00:21:52Surat pengunduran diri?
00:21:53Wulan,
00:21:55apa aku sudah merepotkanmu?
00:21:58Enggak.
00:21:59Mengangkatku menjadi Direktur adalah keputusanku
00:22:01yang paling tepat selama aku menjalankan bisnis.
00:22:05Ayo.
00:22:12Darman,
00:22:14Bu Wulan tadi hanya hilap sesaat.
00:22:16Kamu tenang saja.
00:22:16Kami hanya mengakuimu sebagai Direktur Departemen Disin.
00:22:19Benar-benar.
00:22:20Atas dasar apa dia menjadi Direktur?
00:22:23Darman,
00:22:23Bu Wulan sudah menandatanganinya.
00:22:25Sebenarnya,
00:22:30siapapun yang jadi Direktur baru itu gak penting.
00:22:33Aku sudah mengundurkan diri.
00:22:36Tadi yang ditandatangkan ibu Wulan,
00:22:38adalah surat pengunduran diriku.
00:22:41Hari ini,
00:22:43adalah hari terakhir aku bekerja.
00:22:44Rekan-rekan semua,
00:22:48perjalanan kita masih panjang.
00:22:50Jagalah diri kalian dengan baik.
00:22:53Semoga bisa berjumpa kembali.
00:22:54Pak Darman,
00:22:57apartemenmu sudah terjual.
00:22:58Ini dokumen untuk proses balik nama.
00:23:00Silahkan ditandatangani.
00:23:09Halo, Sofan.
00:23:10Kak Darman,
00:23:11hari ini adalah ulang tahunku.
00:23:13Jangan-jangan kamu sudah lupa.
00:23:14Aku sudah menantikan hadiah dari kamu.
00:23:17Mana mungkin,
00:23:17aku melupakan ulang tahunmu.
00:23:20Aku sudah menyiapkan hadiah sejak awal.
00:23:21Hari ini pasti akan kuberikan padamu.
00:23:23Selamat ulang tahun.
00:23:26Selamat ulang tahun.
00:23:29Selamat ulang tahun, Sofan.
00:23:33Semoga panjang umur.
00:23:37Berdoa.
00:23:37Berdoa.
00:23:38Sebut keinginan.
00:23:39Nona Wulan dan Pak Yansen sudah putus sejak lama.
00:23:42Aku kira mereka sudah tidak mungkin balikan.
00:23:44Tidak disangka setelah beberapa tahun,
00:23:46mereka balikan lagi.
00:23:47Setia sekali ya.
00:23:49Iya, benar sekali.
00:23:50Sahabatnya Pak Sofan sudah mengejarnya bertahun-tahun.
00:23:52Tapi hati Nona tidak pernah tergerak.
00:23:54Bisa dilihat,
00:23:55Bu Wulan benar-benar menyukai Pak Yansen.
00:23:58Ayo bekerja.
00:24:00Oh, Pak Darman.
00:24:02Maaf ya, maaf.
00:24:04Kenapa harus minta maaf?
00:24:05Tidak apa-apa.
00:24:07Siapapun cewek yang disukai Wulan,
00:24:08dan dia mau menikah,
00:24:10juga tidak ada hubungannya denganku.
00:24:11Itu adalah urusannya.
00:24:12Sofan.
00:24:19Kak Darman.
00:24:21Selamat uang tahun.
00:24:22Kenapa baru datang?
00:24:23Aku nunggu dari tadi.
00:24:25Ayo, makan kue.
00:24:26Terlalu ramai.
00:24:27Ribut sekali.
00:24:28Aku tidak mau bergabung.
00:24:30Kalian lanjutkan saja.
00:24:31Aku tunggu di kamarmu.
00:24:32Ada yang ingin aku sampaikan.
00:24:33Bukankah kamu bilang sudah mau nyerah?
00:24:53Kenapa kamu masih terus-menerus mendekati Wulan?
00:24:56Aku beritahu kamu.
00:24:58Di hatinya hanya ada aku.
00:25:00Meskipun kamu menarik perhatiannya dengan berbagai cara,
00:25:02dia tidak akan menyukainmu.
00:25:04Selamanya kamu tidak akan bisa kalahkan aku.
00:25:06Aku datang mengantarkan kado untuk Sofan.
00:25:09Aku sebentar lagi pergi.
00:25:11Selama ini kamu bisa terus menempel sama dia dengan tidak tahu malu.
00:25:15Karena kamu tahu Sofan itu adiknya.
00:25:17Wulan punya adik yang tidak bisa bedain baik dan buruk.
00:25:19Memihak pada orang luar.
00:25:20Dia memang sial sekali.
00:25:23Apakah Wulan tahu?
00:25:24Kamu ngomong seperti itu tentang adiknya yang dia sayang?
00:25:29Wulan itu cinta mati sama aku.
00:25:31Kalau aku hina adiknya kenapa?
00:25:33Dia setiap hari memikirkan cara untuk mencarikan cowok untuk kakaknya.
00:25:36Memangnya dia kira semua orang sama seperti dia murahan dan menjijikan.
00:25:42Dulu saat kalian putus,
00:25:45Wulan hampir saja mati.
00:25:47Sebagai adiknya, Sofan sayang sekali sama kakaknya.
00:25:50Bahkan gak pernah memakimu sama sekali.
00:25:52Sekarang kamu mau balikan sama Wulan.
00:25:54Tapi di belakangnya kamu menghina Sofan seperti itu.
00:25:57Yang menjijikan itu sebenarnya siapa?
00:25:59Kenapa?
00:26:02Yang kukatakan benar kan?
00:26:04Sampai marah-marah begitu.
00:26:06Atau jangan-jangan kamu malah ingin Sofan lepas bajumu.
00:26:10Agar kamu bisa tidur bersama Wulan.
00:26:12Jansan!
00:26:34Jansan!
00:26:34Jansan!
00:26:41Darman!
00:26:43Jika terjadi sesuatu pada Jansan,
00:26:44aku gak akan memaafkanmu!
00:26:47Ayo pergi Jansan!
00:26:47Darman!
00:27:06Darman!
00:27:08Beraninya!
00:27:09Kamu memukul Jansan!
00:27:11Hmm!
00:27:13Kamu percaya pada semua omongannya?
00:27:16Apa kamu gak melihat bukti?
00:27:17Benar!
00:27:18Gak peduli apapun yang Jansan katakan.
00:27:20Aku akan percaya padanya tanpa syarat.
00:27:21Gak perlu bukti apapun.
00:27:23Jadi,
00:27:24sekarang kamu menemui aku untuk apa?
00:27:27Cepat minta maaf pada Jansan!
00:27:30Ayo!
00:27:30Kau Wulan!
00:27:35Kau Wulan!
00:27:37Lepaskan dia!
00:27:40Minggir!
00:27:41Hari ini dia harus minta maaf pada Jansan!
00:27:43Aku gak izinkan!
00:27:45Aku percaya,
00:27:45Kak Darman gak bersalah!
00:27:47Kamu terlalu berbahagia pada Jansan!
00:27:49Di kamarku ada CCTV!
00:27:51Semua kejadian tadi malam ada buktinya!
00:27:54Kalau kamu memaksa Kak Darman untuk minta maaf,
00:27:56oke!
00:27:57Kamu lihat dulu rekaman CCTV-nya!
00:27:59Oke!
00:28:04Malam ini aku akan lihat rekaman CCTV-nya!
00:28:07Jika sudah terbukti,
00:28:09aku mau lihat gimana dia membatah lagi!
00:28:18Kedarman!
00:28:19Aku sudah mencari dokter terbaik di seluruh kota!
00:28:21Dijamin gak akan meninggalkan bekas luka!
00:28:23Ah!
00:28:24Gak separah itu!
00:28:26Hanya luka kecil saja!
00:28:27Gak perlu khawatir!
00:28:29Sebenarnya,
00:28:33kemarin aku pergi menemuinmu
00:28:34karena ada yang mau aku sampaikan!
00:28:37Sore ini,
00:28:38aku sudah mau pulang ke Lumas!
00:28:41Keluarga ku jodohkan aku sama cewek sejak kecil
00:28:43dan meresak aku untuk menikah!
00:28:44Nanti antaraku ke bandara, ya?
00:28:50Maafkan aku, semua ini salahku!
00:28:54Minta maaf apanya!
00:28:57Kita berdua gak bersalah!
00:29:00Sudahlah!
00:29:02Setelah aku pergi,
00:29:03jaga dirimu baik-baik, ya?
00:29:07Ya!
00:29:10Kamu pria sejati!
00:29:12Buat apa menangis?
00:29:13Memangnya kamu anak gadis!
00:29:19Penerbangan menuju Johar
00:29:20sudah mulai mengecekkan tiket!
00:29:22Silahkan pergi ke loket nomor 3!
00:29:24Kak Darman,
00:29:26setelah pulang,
00:29:26kamu harus hidup bahagia!
00:29:28Tenang saja!
00:29:29Malam ini,
00:29:30aku akan menyelidikinya dengan baik
00:29:31dan memulihkan rambut baikmu!
00:29:33Apapun itu,
00:29:35kebenarannya,
00:29:36semuanya sudah gak penting bagiku!
00:29:39Bagaimanapun,
00:29:40semua rasa sakit yang dia berikan secara cuma-cuma
00:29:42sudah lenyap dari ingatanku!
00:29:45Sampai jumpa!
00:29:47Wulan!
00:29:48Selamanya!
00:29:50Tanpa sisa!
00:29:50Sampai jumpa, ya?
00:30:12Halo!
00:30:13Kau Wulan!
00:30:15Kak Darman sudah meninggalkan Johar!
00:30:17Kamu yakin gak mau datang antar dia?
00:30:19Apa?
00:30:20Sampai jumpa!
00:30:28Halo!
00:30:29Kau Wulan!
00:30:30Kak Darman sudah meninggalkan Johar!
00:30:32Kamu yakin gak mau datang antar dia?
00:30:33Apa?
00:30:35Ada apa?
00:30:37Ini pasti trik tarik ulurnya Darman lagi!
00:30:41Sofan,
00:30:42sekarang aku sangat sibuk!
00:30:43Gak ada waktu menemani kalian bermain trik membosankan itu!
00:30:45Sampai jumpa!
00:30:50Ingat Kak Wulan!
00:30:55Kamu akan menyesalinya!
00:30:56Hah!
00:30:57Harusnya!
00:30:59Hah!
00:31:10Tuh!
00:31:10Merawat!
00:31:11Kau!
00:31:11Kau!
00:31:13Kau!
00:31:14Kau!
00:31:14Kau!
00:31:15Oh, Darman.
00:31:26Kamu benar-benar pulang.
00:31:29Ibu Kiral, kamu lagi berbohong pada ibu.
00:31:31Ah, syukurlah.
00:31:33Kamu dan Mulan.
00:31:35Ibu, aku kecelakaan dan mengalami gegar otak.
00:31:39Aku sudah melupakan kenanganku bersamanya.
00:31:42Kecelakaan? Aduh, coba ibu lihat.
00:31:44Bagian mana yang luka?
00:31:46Ibu, aku nggak apa-apa.
00:31:47Nggak perlu khawatir.
00:31:49Dulu aku sudah salah menilai orang.
00:31:51Sudah salah mencintai orang.
00:31:53Dan malah mengejarnya bertahun-tahun.
00:31:55Sekarang aku lupa ingatan ada baiknya juga.
00:31:57Anggap saja ini adalah balasan untukku.
00:32:02Bukankah kalian jorin aku sewaktu kecil?
00:32:05Sampai dewasa, aku belum pernah bertemu dengannya.
00:32:08Dia mungkin saja sudah nggak senang.
00:32:10Sekarang aku sudah pulang.
00:32:12Buatlah janji temu sama dia.
00:32:14Aduh, anak bodoh.
00:32:18Perjodohan apanya?
00:32:19Itu adalah karangan yang kami buat karena kisah cintamu dengan Mulan selalu nggak membuahkan hasil.
00:32:25Ibu bohong padamu.
00:32:29Darman, kamu mau menjalin hubungan sama siapapun, itu kebebasanmu.
00:32:34Ayah dan ibu nggak akan memaksamu.
00:32:36Tapi jangan sama kakaknya temanmu itu.
00:32:39Ibu, selama ini kamu sudah berkorban, tapi dia nggak pernah membalas cintamu.
00:32:44Dengan begitu, kamu akan kelelahan mencintainya.
00:32:47Ayah, ibu.
00:32:49Aku ngerti.
00:32:50Sekarang aku sudah lupa ingatan.
00:32:52Mungkin ini kesempatan yang diberikan Tuhan untukku.
00:32:56Mulai sekarang aku nggak akan mencintainya lagi.
00:32:58Oke.
00:33:00Ibu, hari ini aku mau makan pangsit.
00:33:03Oke, oke. Ayo masuk.
00:33:04Kita buat pangsit.
00:33:05Masuk, masuk.
00:33:13Kak Darman, lagi ngapain?
00:33:16Lagi beli kopi.
00:33:18Sebentar lagi aku mau wawancara di grup Songka.
00:33:21Pelanggan nomor 627, kopimu sudah jadi.
00:33:22Maaf.
00:33:39Kodonya nomor 626.
00:33:40Pegawainya mungkin salah panggil nomor.
00:33:43Oh, maaf, Pak.
00:33:44Tadi aku salah panggil nomor.
00:33:45Yang ini kopimu.
00:33:50Tunggu.
00:33:52Namaku Serena Songka.
00:33:58Aku juga bekerja di sini.
00:33:59Kedepannya, mungkin kita akan jadirkan kerja.
00:34:03Hai.
00:34:04Namaku Dharma Sosilo.
00:34:10Semoga wawancaramu lancar.
00:34:12Sampai jumpa.
00:34:14Sampai jumpa.
00:34:22Halo, Bapak, Ibu.
00:34:31Namaku Dharma Sosilo.
00:34:33Aku lulus jurusan desain Universitas Hokara.
00:34:44Eh, kebetulan sekali.
00:34:46Aku manajer grup Songka.
00:34:49Membawahi departemen desain.
00:34:50Kedepannya, kita akan jadirkan kerja.
00:34:53Kuliat sekarang sudah sore.
00:34:55Kutraktir makan, ya.
00:34:58Gak perlu repot-repot.
00:34:59Nanti malam aku masih ada janji.
00:35:01Bersama pacarmu?
00:35:03Oh, bukan.
00:35:07Aku pergi dulu.
00:35:10Yang penting bukan dengan pacarmu.
00:35:14Bagaimana, Pak Darman?
00:35:16Apa nyaman bekerja di grup Songka?
00:35:18Semuanya sangat lancar.
00:35:22Tapi...
00:35:22Hei, kakak Ganteng.
00:35:24Ada apa?
00:35:24Apa ada cewek cantik yang kirim bunga lagi?
00:35:26Jika setiap hari ada cewek yang selalu kirim bunga ke aku,
00:35:28aku nggak akan menghala nafas.
00:35:31Ini untukmu.
00:35:33Semoga bisa lepas masalah jangmu.
00:35:40Ada orang yang kasih kamu bunga.
00:35:42Siapa?
00:35:42Aku kirim pesan saja.
00:35:47Saya Rena Songka.
00:35:48Putri kedua grup Songka.
00:35:53Apa yang kau pikirkan?
00:35:59Aku masih belum berniat untuk pacaran.
00:36:01Sekarang dia adalah bosku.
00:36:06Darman,
00:36:07apa nanti malam bisa makan bersama?
00:36:17Boleh.
00:36:18Aku yang pesan restorannya.
00:36:20Gimana dengan masakan digitalian?
00:36:21Boleh.
00:36:23Aku harus jelaskan padanya.
00:36:24Nanti malam.
00:36:27Di sini.
00:36:37Aku melihatmu memberikan bunga itu kepada orang lain.
00:36:41Apa kamu nggak suka?
00:36:42Aku suka.
00:36:44Kalau gitu,
00:36:46gimana dengan pengirimnya?
00:36:48Aku rasa
00:36:50kita nggak cocok.
00:36:55Darman,
00:36:56aku serius terhadapmu.
00:37:01Makan saja dulu.
00:37:02Jangan minum lagi.
00:37:14Nanti kamu mabuk.
00:37:16Nggak apa-apa.
00:37:18Aku kuat minum.
00:37:19Aku menurutmu.
00:37:20Aku jelas-jelas sudah melupakannya.
00:37:32Tapi kenapa hatiku masih terasa begitu sakit?
00:37:35Apa yang dia lakukan padamu?
00:37:42Aku akui.
00:37:43Aku mengejarnya sejak lama.
00:37:45Itu adalah salahku.
00:37:47Tapi sejak aku lupa ingatan,
00:37:48aku sudah merelakannya.
00:37:50Kenapa?
00:37:51Kenapa dia nggak mendengar penjelasanku
00:37:54dan langsung mendorongku ke danau?
00:37:56Kenapa aku disalahkan hanya karena
00:37:58omongan cowok itu secara sepihak?
00:38:01Darman?
00:38:26Pantas saja kamu begitu mendolak suatu hubungan.
00:38:28Ternyata kamu begitu menderita.
00:38:33Aku akan buat mengelupakan dia sepenuhnya
00:38:35dan menerima diriku.
00:38:41Pak Janssen,
00:38:43ini adalah sketchup produk
00:38:44yang siap diluncurkan perusahaan kali ini.
00:38:46Silahkan dilihat.
00:38:47Jika nggak ada masalah,
00:38:48aku akan serahin untuk ditandatangani.
00:38:51Desain seperti ini mau ditandatangani direktur?
00:38:54Ini diputuskan oleh tim desain.
00:38:57Di bawah pimpinan Pak Darman.
00:39:04Beritahu, Bu Wulan,
00:39:06semua desain Pak Darman sebelumnya ada kecacatan.
00:39:08Aku akan memimpin tim desain
00:39:09untuk merancang ulang.
00:39:10Tapi...
00:39:11Cukup.
00:39:11Kurang jelas ya.
00:39:13Keluar sana.
00:39:13Jika,
00:39:27apa kata Pak Janssen?
00:39:29Kata Pak Janssen nggak bagus.
00:39:31Dia akan memimpin kita untuk beri desain ulang.
00:39:34Kenapa menangis lagi?
00:39:35Kamu dimarahi lagi.
00:39:36Hapus air matamu.
00:39:37Dasar!
00:39:38Baru kerja beberapa hari.
00:39:39Setiap melapor kerjaan padanya,
00:39:41pasti selalu dimarahi.
00:39:42Benar.
00:39:43Semua sketsa desain dikembalikan.
00:39:45Tapi tanpa kasih alasan.
00:39:48Aku...
00:39:49Sekarang benar-benar nggak ingin bekerja lagi.
00:39:52Aku juga.
00:39:53Dengan pengalaman kerja yang aku punya,
00:39:55aku bisa cari pekerjaan dengan mudah.
00:39:56Nggak ada waktu temani dia bermain-main di sini.
00:39:58Dia nggak pintar,
00:39:59tapi begitu emosi ya.
00:40:01Aku nggak mau kerja lagi.
00:40:03Aku juga.
00:40:04Aku juga.
00:40:04Aku juga.
00:40:05Aku juga.
00:40:06Aku temani kamu.
00:40:06Apa yang kalian ributkan?
00:40:18Kamu buat ulang apa lagi di Departemen Desain?
00:40:21Aku hanya merasa desain mereka jelek
00:40:23dan meminta mereka buat ulang.
00:40:25Nggak disangka mereka ancam aku dengan cara mengundurkan diri.
00:40:27Pulanglah dan cuti untuk beberapa waktu.
00:40:32Aku akan mencarikan Direktur Departemen Desain yang baru.
00:40:35Setelah kamu selesai cuti,
00:40:36kamu bisa mengurus bersamanya.
00:40:39Bulan,
00:40:40apa sekarang kamu nggak percaya aku lagi?
00:40:41Sebelumnya,
00:40:54waktu masih ada Darman,
00:40:55nggak pernah terjadi pengunduran diri masal seperti ini.
00:40:58Penjualan produk rancangannya juga bagus.
00:41:01Kenapa aku jadi memikirkannya?
00:41:03Halo,
00:41:13Janssen.
00:41:15Tadi aku terlalu emosi.
00:41:17Nanti malam kita makan bersama ya.
00:41:19Baiklah.
00:41:20Karena kamu sudah minta maaf,
00:41:21aku terwaksa maafin kamu.
00:41:23Kulihat suasana hatimu kurang baik.
00:41:24Gimana kalau besok kita pergi ke taman bermain?
00:41:27Taman bermain?
00:41:29Haduh kakak,
00:41:30cepatlah!
00:41:31Kita naik ke roller coaster!
00:41:32Aku nggak mau.
00:41:33Ayo,
00:41:36aku yang temani kamu.
00:41:37Kamu?
00:41:39Sudahlah,
00:41:39sudah.
00:41:40Kamu takut ketinggian,
00:41:41jangan dipaksakan.
00:41:42Aku nggak jadi naik.
00:41:43Kak,
00:41:44Kak Darman,
00:41:45kita jarang-jarang keluar bermain bersama.
00:41:47Di sana kebetulan ada sempurna foto untuk pasangan.
00:41:48Aku ambil foto untuk kalian ya.
00:41:50Aduh,
00:41:51ayo,
00:41:52ayo.
00:41:55Ayo cepat, cepat.
00:41:58Ya,
00:41:59lihat sini ya.
00:42:01Tersenyum dong.
00:42:03Tiga,
00:42:04dua,
00:42:04dua,
00:42:04satu.
00:42:08Senyum.
00:42:09Bulan.
00:42:12Bulan.
00:42:14Kenapa?
00:42:15Ada apa denganmu hari ini?
00:42:17Kenapa kamu selalu hilang fokus?
00:42:19Entah kenapa,
00:42:20belakangan ini setiap melihat tempat yang pernah kukunjungi,
00:42:23aku selalu teringat Darman.
00:42:24Kalau kamu nggak berniat datang,
00:42:26katakan dari awal.
00:42:28Maafkan aku,
00:42:29kita sudah lama nggak foto bersama.
00:42:31Ayo foto di sana.
00:42:33Ayo.
00:42:34Oke.
00:42:35Oke.
00:42:38Ini.
00:42:44Ternyata kamu hari ini nggak fokus karena memikirkan Darman.
00:42:50Kamu.
00:42:53Kamu,
00:42:55Yang Sen.
00:42:55Bulan,
00:43:12waktu itu aku terlalu emosional.
00:43:14Kamu jangan marah ya.
00:43:16Aku nggak marah.
00:43:17Nanti lanjut kerja saja.
00:43:19Terima kasih,
00:43:20Bulan.
00:43:21Kalau gitu ke depannya,
00:43:22kita jangan bertengkar lagi.
00:43:23Perusahaan akan ikut lomba desain tahun ini.
00:43:28Kamu sudah siap belum?
00:43:30Aku.
00:43:34Bulan.
00:43:36Skeksa ini punya siapa?
00:43:40Bulan.
00:43:41Ini cicin desain baruku.
00:43:42Aku kasih nama Yong.
00:43:44Desainnya terinspirasi dari...
00:43:45Darman.
00:43:46Sekarang adalah jam kerja.
00:43:47Jangan ganggu aku kerja.
00:43:50Oke.
00:43:53Ini punya Darman.
00:44:04Kalau begitu,
00:44:05Skeksa ini sudah diproduksi belum?
00:44:08Belum.
00:44:09Dulu dia desain ini untuk aku.
00:44:12Bulan.
00:44:13Kalau perusahaan pakai desain ini untuk lomba tahun ini bagaimana?
00:44:16Lagipula Darman juga sudah pergi.
00:44:18Meski ini karyanya,
00:44:20tetap bisa jadi produk kita.
00:44:21Terima kasih, Bulan.
00:44:27Ini jam kerja.
00:44:28Kalau nggak ada urusan,
00:44:28kamu bekerjalah.
00:44:33Darman,
00:44:34lomba desain nasional kali ini
00:44:35kami serahkan padamu.
00:44:36Apa bisa?
00:44:38Ini...
00:44:39Aku baru masuk kerja.
00:44:41Lebih baik ini dipegang senior saja.
00:44:43Ini hasil diskusi dengan yang lain.
00:44:45Darman,
00:44:46semua orang tahu
00:44:47kamu ini memang berbakat.
00:44:48Baiklah.
00:44:52Kalau begitu,
00:44:53aku akan lakukan yang terbaik.
00:44:54Aku nggak akan mengecewakan kalian.
00:44:57Darman,
00:44:58desainmu benar-benar keren.
00:44:59Terutama desain yang ini.
00:45:01Menurutku,
00:45:02lomba desain kali ini
00:45:03juara satu pasti jadi milikmu.
00:45:05Setuju, setuju.
00:45:07Lomba desain kali ini
00:45:08semuanya orang-orang yang mahir.
00:45:10Aku bisa dapat juara atau nggak,
00:45:12itu masih belum tahu.
00:45:12Nggak mungkin.
00:45:13Kamu ini merendah sekali.
00:45:15Kami pergi duluan ya.
00:45:20Darman,
00:45:21sepertinya hari ini
00:45:22Igu Lan akan datang juga.
00:45:24Bagaimana kalau...
00:45:25Nggak apa-apa.
00:45:26Aku sama dia sudah nggak ada hubungan.
00:45:29Darman,
00:45:31kebetulan sekali.
00:45:32Orang ini,
00:45:35jangan-jangan
00:45:35pacar barumu ya?
00:45:38Apa urusannya denganmu?
00:45:40Memang bukan urusanku.
00:45:41Tapi,
00:45:43jangan-jangan sampai sekarang
00:45:44kamu masih belum bisa lupain pacarku ya?
00:45:47Dengar ya, Pak.
00:45:49Pacarku sudah punya aku.
00:45:51Kamu ini percaya diri sekali.
00:45:55Darman?
00:45:58Halo, Bu Ulan.
00:45:59Kamu juga ikut
00:46:01lomba desain ini ya?
00:46:03Lama nggak ketemu.
00:46:04Lama nggak bertemu.
00:46:06Ini adalah...
00:46:08Dia...
00:46:10Pimpinan tertinggi
00:46:10Departemen Desain dari grup Songka.
00:46:12Serena Songka.
00:46:14Halo.
00:46:15Halo.
00:46:21Ayo,
00:46:22hasil lomba desain
00:46:23akan segera diumumkan.
00:46:28Hei.
00:46:29Kamu yakin cewek itu
00:46:30sungguhan pacarnya, Darman?
00:46:32Yang penting bukan urusanku.
00:46:36Maaf, Darman.
00:46:38Tadi mereka kelihatan
00:46:39menyebalkan sekali,
00:46:40makanya aku...
00:46:41Nggak apa-apa.
00:46:42Terima kasih
00:46:42sudah menolongku tadi.
00:46:45Darman,
00:46:46kamu belum tahu
00:46:47sejak Janssen itu
00:46:48gabung ke kantor,
00:46:50dia sombong sekali
00:46:51karena didukung
00:46:52sama Bu Ulan.
00:46:53Setiap hari
00:46:54sop rinta-perinta.
00:46:55Aku sama Cika
00:46:56sudah muak sekali.
00:46:57Kalau begitu,
00:47:00kamu sama Cika
00:47:02apakah tertarik
00:47:03untuk pindah ke perusahaan baru?
00:47:04Hah?
00:47:08Bu Serena,
00:47:09tambah kontak ya.
00:47:11Oke.
00:47:13Selamat datang
00:47:14di kompetisi desain
00:47:15tahun ini.
00:47:16Kami menjunjung tinggi,
00:47:18nilai adil,
00:47:19dan terbuka
00:47:19untuk kita semuanya.
00:47:20Gang, ya?
00:47:22Iya,
00:47:22lumayan.
00:47:23Soalnya desain ini
00:47:24aku kerjakan
00:47:26dengan sepenuh hati.
00:47:27Aku percaya kamu.
00:47:31Selanjutnya,
00:47:31akan kami umumkan
00:47:32hasil kompetisi.
00:47:37Para hadirin,
00:47:38di kompetisi kali ini
00:47:39ada kasus
00:47:40plagiarisme.
00:47:41Untuk keadilan,
00:47:42kami akan melakukan
00:47:43evaluasi ulang.
00:47:44Akan ada penilaian baru.
00:47:46Plagiarisme?
00:47:47Siapa yang berani-beraninya
00:47:48menjiplak di kompetisi
00:47:49nasional begini?
00:47:50Iya, benar.
00:47:51Itu sudah kelewatan sekali.
00:47:53Kalau sampai dicap
00:47:53sebagai plagiator,
00:47:55reputasinya bisa hancur.
00:47:56Para hasil di industri begini
00:47:57harus dibongkar.
00:47:58Betul sekali.
00:47:59Bongkar dia!
00:48:00Bongkar dia!
00:48:01Perhadirin,
00:48:01mohon menang dulu.
00:48:03Para juri kami
00:48:04menanggapi kasus ini
00:48:05dengan sangat serius.
00:48:06Kami putuskan
00:48:07untuk menampilkan karya
00:48:08dari dua peserta ini
00:48:09agar semuanya bisa menilai.
00:48:12Nama dan perusahaan
00:48:13dua desainer ini
00:48:14adalah
00:48:14Jansen Tenandi
00:48:16dari grup Monggana
00:48:17dan Darman Susilo
00:48:19dari grup Songka.
00:48:28Darman,
00:48:29desainmu apa pernah
00:48:30kamu kasih lihat
00:48:30ke orang lain?
00:48:31Aku...
00:48:32Darmanlah yang menjiplak
00:48:33desainku.
00:48:34Aku punya sketch
00:48:35aslinya.
00:48:35Gak apa-apa.
00:48:51Para juri pasti akan menyelidikinya.
00:48:52Aku percaya kamu.
00:48:59Setelah ditinjau juri,
00:49:01draft awal yang diajukan oleh Hansen
00:49:03ternyata lebih duluan
00:49:05daripada Darman.
00:49:08Mana mungkin?
00:49:13Sketch saya itu
00:49:14aslinya punya aku.
00:49:15Waktu mengundurkan diri,
00:49:17aku kelupaan bawa
00:49:18dari grup Monggana.
00:49:19Mana mungkin bisa
00:49:20kebetulan begitu?
00:49:21Pelagiat tetap saja pelagiat.
00:49:23Mau ngaku saja
00:49:23susah banget.
00:49:24Ngaku-ngaku itu punyamu.
00:49:25Mana buktinya?
00:49:26Benar!
00:49:27Dia kira kita ini
00:49:27semua bodoh.
00:49:28Wulan,
00:49:31kamu yang kasih sketch aku
00:49:33ke Hansen, ya?
00:49:36Wulan,
00:49:38kamu bakal bantu aku, kan?
00:49:42Sketch saya ini
00:49:43adalah punya Hansen.
00:49:46Dasar tukang pelagiat.
00:49:47Tukang pelagiat.
00:49:48Enyahlah dari sini.
00:49:49Enyahlah dari sini.
00:49:50Enyahlah dari sini.
00:49:51Enyahlah dari sini.
00:49:53Enyahlah dari sini.
00:49:55Di depan Wulan,
00:49:56kamu gak akan pernah
00:49:57menang lawan aku.
00:49:59Gak disangka Bu Wulan,
00:50:01malah belain tukang pelagiat
00:50:02dan memutarbalikan fakta.
00:50:04Belain pacar sendiri.
00:50:06Apa salahnya?
00:50:07Kamu?
00:50:09Serena,
00:50:11aku akan mengundurkan diri.
00:50:13Semua masalah ini
00:50:14akan aku tanggung sendiri.
00:50:15Supaya saham grup Songgana
00:50:16gak berpengaruh.
00:50:17Bukan masalah saham.
00:50:19Aku cuma mau bela kamu.
00:50:23Wulan,
00:50:23selama ini aku terus
00:50:27gangguin kamu.
00:50:29Itu salahku.
00:50:31Mengenai masalah kamu
00:50:32dorong aku ke danau
00:50:32dan juga tuduhan
00:50:33masalah pelagiat ini.
00:50:35Anggap saja itu
00:50:35karimah buatku.
00:50:37Mulai hari ini,
00:50:39diantara kita berdua
00:50:40sudah selesai.
00:50:45Oke.
00:50:45Darman,
00:51:12kamu tenang saja.
00:51:13Masalah dewan direksi
00:51:15biar aku yang jelaskan.
00:51:16Kamu juga korban di sini.
00:51:18Kamu gak boleh menanggungnya.
00:51:20Nama baikmu rusak
00:51:21dicap lagi ya, Thor.
00:51:22Lalu kamu kerja
00:51:22di mana lagi?
00:51:25Terima kasih sudah pilihan aku.
00:51:27Tapi sebagai cowok,
00:51:29aku gak mau nyusahin kamu.
00:51:32Aku sudah kerja lama.
00:51:34Tabunganku sudah cukup.
00:51:36Aku mau istirahat dulu.
00:51:39Kalau begitu,
00:51:41kamu istirahat dulu.
00:51:42Nanti saat semuanya sudah reda,
00:51:43aku akan panggil kamu lagi.
00:51:51Tempat ini ternyata lumayan juga.
00:51:54Kamu suka gak?
00:51:56Makan di sini
00:51:57bikin perasaan jadi lebih baik.
00:51:59Tapi,
00:52:01kenapa sepi sekali ya?
00:52:02Darman,
00:52:08aku suka kamu.
00:52:11Kamu mau jadi pacarku?
00:52:14Ini adalah desain khusus
00:52:15dari aku untuk kamu.
00:52:17Darman,
00:52:19jangan tolak aku, oke?
00:52:21Bulan,
00:52:22mau terima atau enggak?
00:52:23Ternyata,
00:52:24takdir membuatku hilang ingatan
00:52:28supaya aku bisa melepaskan
00:52:29hal-hal yang bukan milikku
00:52:30dan mulai hidup baru.
00:52:33Gak apa-apa.
00:52:35Aku tahu kamu mungkin
00:52:36belum siap sepenuhnya.
00:52:37Oke.
00:52:49Kamu gak mau pakaikan gelang ya?
00:52:51Oke.
00:52:51Sejak bulan kemarin,
00:52:57bulan jadi makin dingin terhadapku.
00:52:59Pasti gara-gara Darman,
00:53:01orang itu jelas-jelas
00:53:02sudah jatuh seperti anjing
00:53:03yang kehilangan rumah.
00:53:04Tapi masih saja muncul.
00:53:07Bulan,
00:53:08sepertinya aku sakit.
00:53:09Apa kamu bisa jemuk aku?
00:53:21Bulan,
00:53:34kamu datang juga?
00:53:35Kamu bebek saja.
00:53:37Bulan,
00:53:39akhir-akhir ini
00:53:40kamu agak dingin terhadapku.
00:53:42Aku takut kamu meninggalkanku.
00:53:44Makanya aku pura-pura sakit.
00:53:47Bulan,
00:53:49temannya aku makan malam, oke?
00:53:52Ayo.
00:53:56Bulan,
00:53:58ini anggur yang aku bawa
00:53:59dari kebun anggur di luar negeri.
00:54:00Ayo cobain.
00:54:18Oke.
00:54:21Bulan,
00:54:32apa kamu merasa agak panas?
00:54:34Biar aku bawa kamu istirahat
00:54:35sebentar di ranjang.
00:54:40Bulan.
00:54:44Ternyata kamu kasih aku obat.
00:54:46Bulan.
00:54:52Bulan.
00:54:53Jangan pergi.
00:54:54Jangan pergi.
00:54:55Lepaskan.
00:54:59Yangsen.
00:55:00Selama ini,
00:55:02aku kira
00:55:03kamu adalah orang yang berhatian.
00:55:05Walaupun kamu sering bertindak berlebihan,
00:55:08aku pikir itu karena
00:55:09kamu peduli padaku.
00:55:11Tapi kamu malah menipuku.
00:55:12Aku gak menyangka
00:55:14ternyata kamu begini.
00:55:17Orang seperti apa?
00:55:18Selama sekian tahun ini,
00:55:19kamu gak pernah nerima aku.
00:55:21Itu karena masih memikirkan Darman, kan?
00:55:23Dengar, Jansen.
00:55:24Apa hubungannya dengan Darman?
00:55:26Bulan.
00:55:28Kamu selalu bilang
00:55:29Darman mengejarmu.
00:55:30Dan kamu jijik sama dia.
00:55:32Sekarang kulihat,
00:55:33kamu juga menikmati
00:55:35dikejar sama dia, kan?
00:55:36Kamu masih peduli sama dia, kan?
00:55:37Hah?
00:55:41Kamu tenangkan diri kamu dulu.
00:55:43Kamu juga menikmati
00:55:58dikejar sama dia, kan?
00:56:00Kamu masih peduli sama dia, kan?
00:56:02Hah?
00:56:02Darman.
00:56:29Darman.
00:56:31Darman.
00:56:32Darman.
00:56:39Ini.
00:56:44Tadi malam,
00:56:45kamu minum sama siapa?
00:56:46Sampai mabuk
00:56:47begitu di pinggir jalan.
00:56:48Kalau polisi gak telpon,
00:56:49kamu sendiri bahkan gak tahu
00:56:50kamu dalam kondisi bahaya.
00:56:53Dimana video CCTV
00:56:54yang kamu suruh lihat dulu?
00:56:55CCTV yang mana?
00:56:56Video Jansen
00:56:57yang berkelahi sama Darman
00:56:58di kamarmu.
00:57:00Bukannya dulu
00:57:00kamu percaya sekali
00:57:01sama Jansen.
00:57:03Jelas-jelas sudah janji
00:57:04malamnya mau lihat CCTV
00:57:05tapi begitu ditelepon sama dia
00:57:06kamu langsung percaya dia.
00:57:08Sekarang malam minta CCTV lagi.
00:57:10Kamu menyesal ya?
00:57:12Mau balikan sama Kak Darman?
00:57:13Sudah terlambat.
00:57:14Sekarang itu dia sudah punya pacar.
00:57:17Pacar?
00:57:18Sekarang Kak Darman
00:57:22pacaran sama Serena.
00:57:26Gak mungkin.
00:57:27Asti Darman sengaja
00:57:28pakai Serena buat aku cemburu.
00:57:31Kak,
00:57:32aku sungguhan gak mau
00:57:33membohongi kamu.
00:57:34Kak Darman kali ini sungguhan
00:57:35bukan lagi pura-pura.
00:57:36Aku sudah kirim videonya ke kamu.
00:57:48Setelah kamu lihat,
00:57:48pikirkan baik-baik.
00:57:50Kalau mau balikan sama Kak Darman,
00:57:52mungkin masih sempat.
00:57:53Selama ini kamu bisa terus
00:58:03nempel sama dia
00:58:04dengan gak tahu malu.
00:58:05Karena kamu tahu
00:58:06Sofan itu adiknya.
00:58:07Hulan punya adik yang
00:58:08gak bisa bedain baik dan buruk.
00:58:09Memihak pada orang luar.
00:58:11Dia memang sial sekali.
00:58:13Apakah Hulan tahu
00:58:14kamu ngomong seperti itu
00:58:16tentang adiknya
00:58:17yang dia sayangi?
00:58:19Hulan itu cinta mati sama aku.
00:58:21Kalau aku hina adiknya kenapa?
00:58:22Dia setiap hari
00:58:23memikirkan cara
00:58:24untuk mencarikan cowok
00:58:24untuk kakaknya.
00:58:25Memangnya dia kira
00:58:26semua orang sama seperti dia
00:58:27murah dan menjijikan.
00:58:29Dulu,
00:58:30saat kalian putus,
00:58:32Hulan hampir saja mati.
00:58:34Sebagai adiknya,
00:58:35Sofan sayang sekali
00:58:36sama kakaknya.
00:58:38Bahkan gak pernah
00:58:38memakimu sama sekali.
00:58:41Sekarang,
00:58:42kamu mau balikan
00:58:43sama Hulan.
00:58:45Tapi di belakangnya,
00:58:46kamu menghina Sofan
00:58:47seperti itu.
00:58:49Yang menjijikan itu
00:58:50sebenarnya siapa?
00:58:51Kenapa?
00:58:54Yang kukatakan benar, kan?
00:58:56Sampai marah-marah begitu.
00:58:58Atau jangan-jangan
00:58:59kamu malahimu?
00:59:00Sofan lepas bajumu
00:59:02agar kamu bisa tidur
00:59:03bersama Hulan.
00:59:04Darman!
00:59:20Darman!
00:59:21Hari ini asisten bilang ke aku
00:59:22Hulan lagi selidiki
00:59:23tentang dirimu.
00:59:24Rencanamu bagaimana?
00:59:25Kenapa dia tiba-tiba
00:59:26selidiki tentang diriku?
00:59:29Bukannya sekarang
00:59:30dia lagi bermesraan
00:59:32sama Jansen.
00:59:33Dengar-dengar
00:59:34Jansen sudah putus
00:59:35sama Hulan.
00:59:36Putus?
00:59:41Saat sudah putus,
00:59:42baru cari aku.
00:59:45Memangnya aku apa
00:59:46Mbak Seret Murahan?
00:59:49Aku beneran gak ngerti
00:59:50kenapa dulu
00:59:50aku bisa buta.
00:59:52Sampai mau mengejar
00:59:53cewek kayak dia
00:59:54selama tujuh tahun.
00:59:56Darman,
00:59:57kalau satu saat nanti
00:59:58kamu sudah ingat segalanya,
00:59:59kamu bakal...
01:00:01Serena,
01:00:02tenang saja.
01:00:04Aku sudah lihat
01:00:05dengan jelas
01:00:05watak aslinya.
01:00:06Meskipun dia mau
01:00:07balikan sama aku,
01:00:08aku gak bakal
01:00:09balikan sama dia.
01:00:12Bagaimana
01:00:12kalau kita liburan
01:00:13sejenak?
01:00:15Oke.
01:00:16Kamu mau kemana?
01:00:17Sampai jumpa di video selanjutnya.
01:00:47Kamu Wulan?
01:00:53Bibi,
01:00:53kenapa Bibi bisa kenal aku?
01:00:56Bagaimana aku gak kenal kamu?
01:00:59Gara-gara kamu,
01:01:00anak kami Darman,
01:01:01nyaris kehilangan nyawanya.
01:01:03Bibi,
01:01:04apa Darman ada di rumah?
01:01:06Aku mau bicara dengannya.
01:01:07Aku...
01:01:07Maaf.
01:01:08Sekarang Darman hidupnya
01:01:10baik-baik saja.
01:01:11Gadis bernama Serena itu
01:01:12kami juga sangat suka sama dia.
01:01:14Tolong mulai sekarang,
01:01:15jangan ganggu Darman lagi.
01:01:16Bibi,
01:01:18jangan ganggu Darman lagi.
01:01:20Bibi!
01:01:21Bibi!
01:01:27Kak,
01:01:28sudah ketemu Kak Darman?
01:01:30Dulu dia ngajar-ngajar kamu,
01:01:35kamu gak pernah hargai dia.
01:01:37Sekarang dia sudah gak butuh kamu.
01:01:39Akhirnya kamu tahu
01:01:40betapa capeknya ngejar seseorang.
01:01:42Aku tahu,
01:01:43ini semua memang salahku.
01:01:45Dulu akulah yang salah.
01:01:48Tunggu Kak Darman pulang liburan.
01:01:50Baru kamu temui dia.
01:01:56Bu Wulan,
01:01:57kamu sudah menunggu Darman
01:01:58tiga hari di depan rumah.
01:02:00Apa kamu yakin
01:02:01masih mau terus menunggu?
01:02:03Jangankan tiga hari.
01:02:04Tiga bulan pun aku akan tunggu.
01:02:06Duk!
01:02:15Duk!
01:02:23Hari ini senang gak?
01:02:25Senang.
01:02:26Dulu, senyuman seperti ini cuma buat aku
01:02:33Eh, Bu Bulan, kamu mau ke sana?
01:02:45Lihatlah, aku sudah tahu statusnya Rena sebagai pacarnya
01:02:49Pasti dia pakai buat aku cemburu
01:02:51Hari ini datangnya cepat sekali
01:02:56Darman
01:02:58Bulan, kamu tahu alamat rumahku dari mana?
01:03:03Kamu mengacak aku
01:03:04Darman, masalah dulu itu memang salahku
01:03:09Aku ke sini untuk minta maaf
01:03:16Bulan!
01:03:21Kamu mau apa lagi terhadap Darman?
01:03:27Darman, aku sudah putus sama Jansen
01:03:29Aku sadar, dengan kesalahanku, aku juga sudah mengerti isi hatiku
01:03:34Jangan pakai Serena untuk menyakitiku
01:03:36Bulan, aku pacarnya sama Serena karena dia orang yang baik
01:03:42Aku suka dia, ini gak ada hubungannya sama kamu
01:03:45Sebelumnya aku sudah katakan dengan jelas, hubungan kita sudah selesai
01:03:51Gak mungkin
01:03:52Kamu sudah suka sama aku selama tujuh tahun
01:03:56Mana bisa langsung lupa begitu saja
01:03:58Bulan
01:04:00Aku sudah melupakan semuanya
01:04:03Relakanlah aku
01:04:04Darman
01:04:06Lupa apanya?
01:04:09Dulu demi Jansen
01:04:10Kamu tinggalkan aku di jalan tol
01:04:12Kesalahan itu bikin aku hilang ingatan
01:04:14Semua hal tentang kamu sudah aku lupakan
01:04:17Gak mungkin
01:04:20Gak mungkin
01:04:22Bukannya kamu membenci aku karena aku salah ikutin kamu
01:04:24Bukannya sekarang lebih baik
01:04:26Aku sudah melupakanmu
01:04:28Kamu juga gak perlu menderita gara-gara aku
01:04:31Darman
01:04:33Aku benar-benar suka kamu
01:04:35Aku juga sudah mengerti isi hatiku sendiri
01:04:38Kumohon padamu
01:04:40Kumohon padamu
01:04:41Kasih aku kesempatan satu kali lagi, oke?
01:04:44Cukup
01:04:44Bulan
01:04:46Aku sudah katakan dengan jelas
01:04:49Aku sudah melupakanmu
01:04:51Dan gak suka kamu lagi
01:04:53Bulan
01:05:02Darman sudah menjelaskan semuanya
01:05:04Tolong jangan ganggu pacarku lagi
01:05:07Atau
01:05:08Kamu akan berurusan dengan polisi
01:05:09Darman
01:05:17Kalau ingatanmu sudah pulih
01:05:21Apa kamu bisa kembali ke sisiku?
01:05:23Benar
01:05:24Kalau ingatanmu kembali
01:05:26Kamu pasti akan kembali ke sisiku
01:05:29Kenangan kita
01:05:32Selama tujuh tahun ini
01:05:34Gak akan mudah untuk dilupakan
01:05:36Nona
01:05:46Anda kenapa?
01:05:48Lagi cari apa?
01:05:50Dimana barang-barang yang dulu diberikan oleh Darman?
01:05:52Nona
01:05:52Bukannya dulu Anda yang minta kami untuk membuangnya
01:05:55Semuanya sudah dibuang
01:05:56Seingatku di kamar Anda ada pengharum sasad
01:05:59Sepertinya itu pemberian Pak Darman
01:06:00Darman
01:06:20Apa kamu ingat pengharum sasad ini?
01:06:24Dulu kamu bilang kamu
01:06:25Aku sudah menjelaskan ya
01:06:29Aku sudah lupa semuanya
01:06:31Tolong jangan pernah ganggu aku lagi
01:06:33Aku gak mau ketemu kamu
01:06:37Darman
01:06:40Dengarkan aku dulu oke?
01:06:43Apa kamu gak dengar kalau Darman bilang gak mau ketemu kamu?
01:06:46Kamu gak berhagi ku campur
01:06:47Ini urusanku dengan Darman
01:06:49Kalau kamu masih berani nemui Darman lagi
01:06:57Aku akan memukulmu setiap melihatmu
01:06:59Apa sakit?
01:07:01Ayo pergi
01:07:02Ambilikan saja dia
01:07:03Ayo
01:07:04Darman
01:07:12Apa aku benar-benar gak punya kesempatan lagi?
01:07:21Jangan lihat-lihat aku
01:07:22Oh
01:07:23Eh kamu tahu gak?
01:07:26Bukannya mantan pacar wulan sudah keluar negeri ya?
01:07:28Ku dengar disana
01:07:29Dia selingkuh
01:07:30Buktinya sudah tersebar
01:07:31Oh ya?
01:07:32Sungguh?
01:07:33Apa dia seburuk itu?
01:07:37Apa yang kalian bicarakan?
01:07:39Apa kalian tahu menyebar hoax itu melanggar hukum?
01:07:41Siapa yang sebarkan hoax?
01:07:42Kamu lah yang gak tahu sifatnya seperti apa
01:07:44Eh bulan-bulan
01:07:45Jangan emosi
01:07:47Bicarakan baik-baik
01:07:48Kamu ini menyebalkan sekali
01:07:50Bisakah menjauh dariku?
01:07:52Ternyata
01:07:53Aku sendiri
01:07:54Yang secara sadar
01:07:56Mendorong Darman
01:07:57Kepada orang lain
01:07:58Bulan
01:08:05Bulan
01:08:09Bulan
01:08:12Kenapa kamu kemari?
01:08:15Bulan
01:08:15Aku minta maaf
01:08:17Masalah yang dulu adalah salahku
01:08:19Bulan
01:08:22Aku sudah salah sangka
01:08:23Bukannya dulu kamu sangat menyukaiku
01:08:25Kamu masih berani membahas masalah yang lalu
01:08:29Aku baik padamu
01:08:30Tapi kamu memanfaatkan aku
01:08:31Yang secara
01:08:32Kamu benar-benar membuatku jijik
01:08:34Kamu anggap aku gak tahu malu
01:08:39Karena membahas masalah lu
01:08:40Memangnya kamu gak malu
01:08:41Membahas masalah lu di depan Darman
01:08:42Kita berdua sama burunya
01:08:46Kamu mengikuti aku?
01:08:47Hah
01:08:47Benar
01:08:48Kalau enggak
01:08:49Mungkin aku akan melewatkan adegan menarik tadi
01:08:51Bulan
01:08:57Kenapa kamu malah menamparku?
01:09:00Kamu yang berulang kali menyakiti Darman
01:09:02Bukan aku
01:09:03Aku akan menyebarkan fakta
01:09:07Bahwa dulu kamu manfaatkan aku
01:09:10Gak boleh
01:09:15Bulan
01:09:16Tadi aku cuma asal bicara
01:09:17Aku tahu aku salah
01:09:19Lepaskan
01:09:20Bulan
01:09:22Kalau masalah itu disebarkan
01:09:23Kamu tahu hidupku akan tamat
01:09:25Bulan
01:09:26Aku mohon
01:09:27Aku mohon
01:09:28Maafkan aku
01:09:29Hal yang paling aku sesalih
01:09:31Adalah berpihak kepadamu
01:09:33Kenapa?
01:09:40Kenapa?
01:09:42Bulan
01:09:43Seandainya Darman mati
01:09:46Apa kamu akan kembali ke sisiku?
01:09:56Darman
01:09:57Ayo kita jalan-jalan sebentar
01:09:59Kalau mengurung diri
01:10:00Kamu akan kehilangan semangat
01:10:01Kalau dia datang lagi bagaimana?
01:10:06Gak apa-apa
01:10:06Aku akan melindungimu
01:10:08Baiklah
01:10:25Darman
01:10:26Menyingkir
01:10:27Darman
01:10:43Darman
01:10:44Panggil Ambulan
01:10:45Lihat apa yang dilakukan
01:10:49Yansen
01:10:49Darman
01:10:51Darman
01:10:55Darman
01:10:55Darman
01:10:56Beraninya kamu lakukan hal ini
01:11:04Kalau terjadi sesuatu pada Darman
01:11:06Kamu gak akan kulepaskan
01:11:08Bulan
01:11:09Kamu sudah lihat kan
01:11:11Sekarang Darman memperlakukan serena
01:11:13Seperti dulu dia bersikap kepadamu
01:11:15Aku kalah
01:11:17Kamu juga kalah
01:11:18Serena
01:11:31Serena
01:11:31Serena
01:11:32Darman
01:11:33Serena
01:11:36Apa kamu terluka?
01:11:39Aku baik-baik saja
01:11:40Syukurlah
01:11:41Syukurlah
01:11:42Dokter bilang kamu kena gegar otak ringan
01:11:44Harus setirah total selama beberapa waktu
01:11:46Jangan terlalu emosional
01:11:48Baiklah
01:11:51Darman
01:11:57Pergilah dari sini
01:12:00Darman
01:12:08Pergilah dari sini
01:12:10Ini perbuatan Yansen
01:12:11Aku gak tau apa-apa
01:12:13Pergilah
01:12:15Norting gak sih?
01:12:18Darman
01:12:18Kalau kamu mau memaafkan aku
01:12:21Kamu boleh lakukan apa saja
01:12:23Bulan
01:12:26Jangan kira dengan pura-pura sedih di hadapanku
01:12:30Lalu aku akan memaafkanmu
01:12:32Darman
01:12:33Aku gak begitu
01:12:34Aku cuma mau minta maaf
01:12:36Minta maaf?
01:12:38Jangan kira hanya dengan permintaan maaf
01:12:49Lalu kamu bisa menghapus semua peneritaan yang aku rasakan selama tujuh tahun ini
01:12:54Darman
01:12:57Apa ingatanmu Sudokule?
01:13:00Kamu sudah ingat kenangan kita?
01:13:04Benar
01:13:04Aku sudah ingat
01:13:07Tapi kamu tau, Bulan
01:13:09Apa kamu pikir aku akan kembali?
01:13:14Benar
01:13:15Aku sudah ingat
01:13:17Tapi kamu tau, Bulan
01:13:20Apa kamu pikir aku akan kembali?
01:13:23Selama tujuh tahun ini
01:13:24Apa kamu pernah
01:13:26Bersikap lembut padaku
01:13:28Sekali saja
01:13:29Darman
01:13:31Bahkan barang yang kamu pakai
01:13:35Untuk bantu memulihkan ingatanku adalah
01:13:37Barang yang aku paksakan berikan padamu dengan tanpa tau maaf
01:13:41Apa kamu punya barang yang mengiatkan kenangan kita?
01:13:46Gak ada
01:13:46Sudah tujuh tahun
01:13:50Kamu terganggu
01:13:53Aku juga lelah
01:13:55Sekarang aku sudah bertemu orang yang ingin kutemani seumur hidup
01:13:58Tolong lepaskan aku
01:14:02Sudah tujuh tahun
01:14:06Kamu terganggu
01:14:08Aku juga lelah
01:14:10Sekarang aku sudah bertemu orang yang ingin kutemani seumur hidup
01:14:14Tolong lepaskan aku
01:14:16Kenapa?
01:14:18Kenapa kamu bisa sejati nih?
01:14:22Tujuh tahun
01:14:23Mudah sekali kamu minta aku melepasmu
01:14:25Apa maksudmu tujuh tahun ini tidak masuk?
01:14:26Bagaimana dengan kamu?
01:14:32Tujuh tahun aku gak bisa mendapatkanmu
01:14:34Sekarang aku mau menyerah
01:14:37Aku mau memulai hidup yang baru
01:14:38Kenapa?
01:14:42Kenapa kamu datang dan menghancurkan kebahagiaan yang susah payah aku dapatkan?
01:14:46Wulan
01:14:48Kamu sangat egois
01:14:51Dari dulu sampai sekarang
01:14:53Kamu gak pernah memikirkan perasaanku
01:14:57Baiklah
01:14:59Aku pergi
01:15:01Maaf
01:15:02Darman
01:15:08Apa orang yang kamu mau temani seumur hidup
01:15:12Adalah aku?
01:15:16Serena
01:15:20Aku Darman
01:15:22Mau menemaninmu seumur hidup
01:15:26Wulan
01:15:35Maafkan aku
01:15:36Kumohon maafkan aku
01:15:37Aku benar-benar kamu di penjara
01:15:39Wulan
01:15:40Kamu bikin grup Monggana memecatku
01:15:42Warganet bahkan mengingin aku lebih gana saat-saat perbuatanku
01:15:45Sekarang kasusnya Darman akan diselidiki
01:15:47Aku gak sanggup
01:15:49Aku benar-benar gak sanggup
01:15:51Kamu sudah seberani itu melakukan semuanya
01:15:55Jadi kamu harus sanggup menerima konsekuensinya
01:15:57Wulan
01:15:59Aku mohon tolong bantu aku
01:16:01Aku cuma kilat saat
01:16:02Aku gak berniat membunuhnya
01:16:03Aku sungguh gak berniat membunuhnya
01:16:06Katakan saja
01:16:08Pada polisi
01:16:10Wulan
01:16:12Wulan
01:16:13Darman
01:16:23Ada yang mau kukatakan padamu
01:16:25Ada apa?
01:16:27Beberapa hari ini
01:16:28Wulan datang mencarimu
01:16:29Sudah tiga bulan berlalu
01:16:33Kenapa masih membahasnya?
01:16:36Dia bilang
01:16:36Masalah yang dulu sudah selesai diselidiki
01:16:38Janssen
01:16:39Sudah dipencara
01:16:40Dia bilang
01:16:42Dulu dia sudah menginjak-injak perasaanmu
01:16:44Jadi sekarang dia yang akan mengejarmu
01:16:47Darman
01:16:54Kamu sungguh gak mencintainya lagi
01:16:57Kamu tahu Serena
01:17:00Pertanyaan ini
01:17:01Sudah ku jawab berkali-kali
01:17:04Aku akan menjawab untuk yang terakhir kali
01:17:07Aku Darman
01:17:10Hanya mencintai
01:17:12Serena seorang
01:17:13Untuk sekarang
01:17:14Mampu nanti di masa depan
01:17:15Aku tahu lamaran dari wanita
01:17:21Sangat jarang terjadi
01:17:22Bahkan terkesan main-main
01:17:24Tapi aku sudah gak sabar
01:17:25Darman
01:17:28Apa kamu bersedia menikah denganku?
01:17:30Serena
01:17:37Aku bersedia
01:17:39Pimpi Yuli
01:17:45Ada apa ini?
01:17:47Kenapa berantakan sekali?
01:17:49Astaga Pak Sovan
01:17:50Akhirnya kamu pulang
01:17:51Sejak terakhir kali pulang dari Lumas
01:17:54Nona Wulan minum-minum seharian
01:17:55Aku gak boleh masuk kamarnya
01:17:57Jadi gak tahu apa yang terjadi
01:17:59Baiklah
01:18:00Aku mengerti
01:18:02Biar kulihat dia
01:18:03Kenapa datang kesini?
01:18:13Kakak
01:18:13Jangan minum lagi
01:18:20Nanti kamu bisa mati
01:18:22Itu racikan dari Kak Darman
01:18:33Bisakah kamu bantu aku memohon pada Darman?
01:18:45Aku benar-benar merasa bersalah
01:18:48Kakak
01:18:48Aku sudah berjanji padanya
01:18:50Baiklah
01:18:52Aku akan bantu menanyakan kabar Kak Darman
01:18:55Halo Kak Darman
01:19:14Ada apa menelpon?
01:19:16Sovan
01:19:17Aku akan menikah
01:19:18Aku mau kamu jadi pendamping pengantin pria
01:19:19Sovan
01:19:22Bagaimana?
01:19:24Kak Darman
01:19:24Tentu saja
01:19:26Aku akan jadi pendamping pengantin pria
01:19:28Ada apa?
01:19:31Ada yang mau kamu katakan?
01:19:35Oh
01:19:35Enggak
01:19:36Enggak
01:19:36Enggak ada
01:19:37Kamu sudah mau menikah
01:19:40Pasti sudah menemukan orang yang tulis mencintaimu
01:19:43Dulu kamu sering menderita
01:19:45Karena kakakku
01:19:46Sekarang kamu sudah temukan kebahagiaan
01:19:49Selamat ya Kak Darman
01:19:51Itu masa lalu
01:19:53Benar
01:19:55Itu masa lalu
01:19:57Apa Darman sudah menjawab?
01:20:14Kak Darman
01:20:15Akan menikah
01:20:18Kak
01:20:28Dia sudah melepaskan dirimu
01:20:31Lepaskanlah dia
01:20:33Bisa gak?
01:20:34Ini sisir buatanku
01:20:39Tolong berikan padanya sebagai hadiah pernikahan
01:20:42Aku akan menyampaikannya
01:20:45Jangan bilang menyampaikan
01:20:47Bilang kamu yang kasih
01:20:48Kalau tahu hadiah ini dariku
01:20:51Dia gak akan mau terima
01:20:53Kak Darman
01:20:55Selamat ya
01:20:56Ini hadiah pernikahan yang aku siapkan untukmu
01:20:58Semoga kalian hidup bahagia
01:21:04Apa Wulan yang menitipkannya padamu?
01:21:07Kenapa kamu bisa tahu?
01:21:10Wulan
01:21:10Mau apa lagi?
01:21:14Belakangan ini lagi ada tren
01:21:15Memberi hadiah buatan tangan untuk orang yang disukai
01:21:17Ini pengaruh saset untukmu
01:21:19Aku gak butuh
01:21:20Darman
01:21:21Tindakanmu ini membuatku terganggu
01:21:23Apa kamu tahu?
01:21:26Wulan
01:21:27Walau kita cuma teman
01:21:28Tapi aku harap kamu mau menerimanya
01:21:31Biasanya setelah menerima hadiah
01:21:36Kamu mau dibalas dengan apa?
01:21:39Sisir
01:21:40Wulan
01:21:41Aku gak meminta lebih
01:21:43Kalau kamu memberiku sisir
01:21:45Aku sudah sangat senang
01:21:46Hadi yang dulu aku nantikan
01:21:51Ternyata datang pada aku
01:21:53Dengan cara yang gak terduga
01:21:54Aku sudah menikah
01:21:58Gak patah menerimanya
01:21:59Tolong kembalikan padanya
01:22:00Darman
01:22:02Darman
01:22:09Aku tinggal dulu ya
01:22:15Nanti kita minum bersama
01:22:16Bye
01:22:17Pengantin pria dipersilahkan
01:22:41Bertukar cincin dengan pengantin wanita
01:22:43Darman
01:22:44Siapa dia?
01:23:03Apa dia datang untuk merebut pengantin?
01:23:05Gak mungkin
01:23:05Memangnya terang-terang begini
01:23:06Mereka baru menikah
01:23:07Wulan
01:23:12Kenapa datang kemarin?
01:23:15Darman
01:23:15Aku gak punya niat lain
01:23:17Aku cuma mau bertanya untuk terakhir kalinya
01:23:20Apa kamu bersedia menikah denganku?
01:23:22Wulan
01:23:22Kamu pernah bilang
01:23:25Asalkan aku bersedia
01:23:27Kamu akan setia menungguku
01:23:29Wulan
01:23:30Wulan
01:23:31Wulan
01:23:31Ini peringatan tujuh tahun kita saling kenal
01:23:34Apa kamu mau menerimaku?
01:23:40Gak mau
01:23:41Darman
01:23:43Apa gak cukup kita jadi teman saja?
01:23:45Kenapa harus begini?
01:23:49Wulan
01:23:49Asalkan kamu bersedia
01:23:52Aku akan setia menunggumu
01:23:54Bodoh
01:23:56Wulan
01:24:00Aku akan kembali
01:24:02Sebenarnya
01:24:09Saat kamu ungkapin cinta yang ketujuh kalinya
01:24:12Aku sudah menerimamu dalam hati
01:24:14Karena di hatiku ada obsesi konyol
01:24:17Aku jadi menolakmu lagi
01:24:19Aku ngaku bersalah
01:24:21Aku gak seharusnya memanfaatkan perasaan cintamu
01:24:24Aku juga gak seharusnya melepas dirimu
01:24:27Bisakah kamu
01:24:29Bisakah kamu memberiku satu kesempatan?
01:24:33Bisakah kamu memberiku satu kesempatan?
01:24:35Cukup
01:24:36Wulan
01:24:37Kamu sudah tolak aku berkali-kali
01:24:39Juga melarang aku mengganggumu
01:24:41Sekarang
01:24:44Anggap saja ini balasan atas perbuatanmu di masa lalu
01:24:47Biar aku beritahu yang terakhir kalinya
01:24:49Kita gak mungkin bersama
01:24:51Sovan
01:24:56Bau kakamu pergi
01:24:57Kak
01:24:58Kak
01:24:59Kak
01:25:00Ayo pergi
01:25:01Kalau begini terus hubunganku dengan kak Darman akan rusak
01:25:04Kumohon padamu
01:25:06Lepaskanlah kak Darman
01:25:07Sekaligus juga lepaskan dirimu sendiri
01:25:09Bisa kan
01:25:10Serena
01:25:11Maaf ya
01:25:12Kalau sejak awal tawakan begini
01:25:31Kenapa masih melakukannya?
01:25:33Kesalahan tetaplah kesalahan
01:25:36Berbuat salah ditanggung sumur hidup
01:25:39Darman
01:25:41Semoga kamu bahagia
01:25:43Di kehidupan selanjutnya
01:25:44Akulah yang akan mencintaimu duluan
01:25:46Terima kasih telah menonton
01:25:50Sampai jumpaquya
Comments